View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

24/10/26

Satgas Ops Sikat Cartenz II-2026 Polres Biak Numfor Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pendidikan


Jayapura – Personel Subsatgas Penegakan Hukum (Pidum) Polres Biak Numfor berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan di lingkungan perkantoran SPNF SKB Biak, Kabupaten Biak Numfor. 


Pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua dalam upaya penindakan terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.


Dalam pengungkapan tersebut, seorang pria berinisial F.H.J. diamankan pada Jumat (23/10/2026) di Jalan Sungai Ciliwung, Kelurahan Brambaken, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor.


Kasus ini bermula dari dugaan pencurian yang terjadi pada 18 Agustus 2026 di lingkungan perkantoran SPNF SKB Biak. Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang dilaporkan hilang, yakni delapan pipa besi horden, sembilan terali besi jendela, dua meja belajar PAUD, satu mimbar, dan 58 kursi futura. Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp27.650.000.


Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/545/IX/2026/SPKT/POLRES BIAK NUMFOR/POLDA PAPUA, tertanggal 29 September 2026. Laporan tersebut menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penanganan dan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana tersebut.


Dalam perkembangan penanganan perkara, personel Subsatgas Pidum Polres Biak Numfor melakukan upaya pengungkapan hingga akhirnya mengamankan F.H.J. pada 23 Oktober 2026 di kawasan Jalan Sungai Ciliwung, Kelurahan Brambaken. Setelah diamankan, terduga pelaku dibawa ke Polres Biak Numfor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dari penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua meja belajar PAUD dan satu mimbar yang berkaitan dengan kasus yang dilaporkan. Penyidik selanjutnya melakukan pendalaman terhadap perkara, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan terduga pelaku dalam tindak pidana lainnya.


Kasat Reskrim Polres Biak Numfor selaku Kasubsatgas Pidum Res Biak Numfor Ops Sikat Cartenz II-2026, Iptu Daniel Zeth Rumpaidus, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua.


“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang kami tangani melalui proses penegakan hukum. Setelah terduga pelaku diamankan, penyidik melakukan pemeriksaan dan mengamankan barang bukti untuk mendukung proses penyidikan. Kami juga terus mendalami perkara ini guna mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan dalam tindak pidana lainnya,” ujar Iptu Daniel.


Saat ini, penyidik Polres Biak Numfor melanjutkan proses penyidikan dengan melengkapi administrasi perkara dan melakukan pengembangan berdasarkan hasil pemeriksaan. Perkara tersebut ditangani terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHP.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua terus mengoptimalkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dan kejahatan lainnya guna menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Dukung Akses Masyarakat, Kodim 1002/HST Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda

 



HULU SUNGAI TENGAH – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, terus berlanjut. 


Hingga Sabtu (24/10/2026), personel yang terlibat dalam pengerjaan di lapangan melaksanakan pemasangan lantai dan pagar jembatan sebagai bagian dari tahapan pembangunan infrastruktur tersebut.


Pemasangan lantai dan pagar menjadi bagian penting dalam penyelesaian konstruksi jembatan. 


Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas konstruksi dan faktor keselamatan, sehingga nantinya jembatan dapat berfungsi dengan baik untuk menunjang aktivitas masyarakat.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda terus dikerjakan sesuai tahapan yang telah direncanakan.


Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan menjadi perhatian agar pembangunan berjalan lancar dan menghasilkan konstruksi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.


“Pemasangan lantai dan pagar jembatan saat ini terus dilaksanakan. Kami berupaya agar setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan baik, dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja,” ujarnya.


Keberadaan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempermudah mobilitas warga.


Infrastruktur ini juga diharapkan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat, termasuk kelancaran distribusi hasil pertanian dan akses terhadap berbagai kebutuhan sehari-hari.


Sinergi dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat terus dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan. 


Dengan berlanjutnya pemasangan lantai dan pagar, pengerjaan Jembatan Garuda diharapkan dapat terus berjalan sesuai rencana hingga nantinya siap dimanfaatkan masyarakat.


Melalui pembangunan infrastruktur ini, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah terus mendukung upaya peningkatan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Haruyan.

(Pen1002/HST)

Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan

  


Paniai, 22 Oktober 2026 – Kepala Suku Moni Kabupaten Paniai, Ayub Kobogau, menyatakan kesiapannya mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi keamanan dan kedamaian masyarakat agar tetap aman dan kondusif, khususnya di Distrik Bibida.


Ayub menyampaikan bahwa situasi di Distrik Bibida hingga Kamis, 22 Oktober 2026, masih terpantau aman dan kondusif. Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diketahuinya, hingga saat ini belum terdapat kelompok-kelompok pengacau  dari luar Kabupaten Paniai yang datang dan singgah di wilayah tersebut.


“Untuk situasi dan kondisi saat ini di Distrik Bibida masih aman dan kondusif. Sampai sekarang belum ada kelompok dari luar Paniai yang datang dan singgah untuk beristirahat,” ujar Ayub.


Sebagai tokoh adat yang kerap hadir di tengah masyarakat ketika terjadi persoalan maupun konflik, Ayub menegaskan kesediaannya untuk terus membantu menjaga keamanan melalui komunikasi dan penyampaian imbauan kepada warga. Ia mengajak masyarakat agar tidak melakukan tindakan kriminal maupun aktivitas lain yang dapat memicu keributan dan mengganggu ketertiban umum.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian selama masa perayaan Paskah, dengan mengutamakan sikap saling menghormati dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.


Ayub berharap kerja sama antara tokoh adat, masyarakat, dan aparat keamanan dapat terus terjalin untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Distrik Bibida maupun wilayah Kabupaten Paniai secara umum. Dengan komunikasi yang baik dan kepedulian bersama, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dalam suasana aman dan damai.

23/10/26

Pemkab Yahukimo Gelar Sosialisasi Optimalisasi Opsen PKB untuk Tingkatkan PAD

 



Dekai – Bertempat di Aula Kantor Bupati Yahukimo, Pemerintah Kabupaten Yahukimo menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor.

pada Jumat (23/10/26). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo, KBO Sat Lantas Polres Yahukimo, Kepala Samsat Kabupaten Yahukimo, Kepala Bank Papua Yahukimo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Aset, serta Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Yahukimo.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Yahukimo, Matius, S.Hut., M.H., menyampaikan materi mengenai optimalisasi opsen pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Yahukimo. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari para asisten serta penyampaian saran dan masukan dari peserta yang hadir.


Dalam kesimpulan kegiatan, Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan program optimalisasi pajak kendaraan bermotor. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD untuk mendukung pembangunan daerah.


Selain membahas optimalisasi penerimaan pajak, kegiatan ini juga menyoroti sejumlah kendala dalam pelayanan Samsat Kabupaten Yahukimo. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan alat cetak STNK, fasilitas kantor, serta tempat tinggal bagi pegawai Samsat.


Pemenuhan sarana dan prasarana tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan koordinasi antarlembaga, optimalisasi penerimaan pajak diharapkan dapat berjalan lebih efektif.


Kegiatan sosialisasi secara resmi ditutup oleh Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo pada pukul 12.00 WIT dan dilanjutkan dengan doa bersama serta foto bersama para peserta.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Yahukimo demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Yahukimo Gelar Sosialisasi Optimalisasi Opsen PKB untuk Tingkatkan PAD

 



Dekai – Bertempat di Aula Kantor Bupati Yahukimo, Pemerintah Kabupaten Yahukimo menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor.

pada Jumat (23/10/26). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo, KBO Sat Lantas Polres Yahukimo, Kepala Samsat Kabupaten Yahukimo, Kepala Bank Papua Yahukimo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Aset, serta Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Yahukimo.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Yahukimo, Matius, S.Hut., M.H., menyampaikan materi mengenai optimalisasi opsen pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Yahukimo. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari para asisten serta penyampaian saran dan masukan dari peserta yang hadir.


Dalam kesimpulan kegiatan, Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan program optimalisasi pajak kendaraan bermotor. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD untuk mendukung pembangunan daerah.


Selain membahas optimalisasi penerimaan pajak, kegiatan ini juga menyoroti sejumlah kendala dalam pelayanan Samsat Kabupaten Yahukimo. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan alat cetak STNK, fasilitas kantor, serta tempat tinggal bagi pegawai Samsat.


Pemenuhan sarana dan prasarana tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan koordinasi antarlembaga, optimalisasi penerimaan pajak diharapkan dapat berjalan lebih efektif.


Kegiatan sosialisasi secara resmi ditutup oleh Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo pada pukul 12.00 WIT dan dilanjutkan dengan doa bersama serta foto bersama para peserta.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Yahukimo demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

20/10/26

POLRES LANNY JAYA GELAR PENGOBATAN GRATIS BAGI MASYARAKAT DALAM RANGKA HUT HUMAS POLRI KE-75


 

LANNY JAYA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75, Humas Polres Lanny Jaya menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (20/10/2026), mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di depan Mako Polres Lanny Jaya ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.


Pelaksanaan pengobatan gratis tersebut melibatkan personel Sie Humas Polres Lanny Jaya, personel Sie Urkes Polres Lanny Jaya, serta tenaga kesehatan dari Bhayangkari Polres Lanny Jaya yang juga bertugas sebagai tenaga kesehatan di RSUD Lanny Jaya. Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis sebagai bentuk pelayanan Polri yang humanis, peduli, dan dekat dengan masyarakat.


Bripda Joelens Wapai, personel Sie Humas Polres Lanny Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan pengobatan gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga di wilayah Tiom. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin Humas Polri semakin dekat dengan masyarakat serta terus membangun hubungan yang harmonis melalui kegiatan positif dan bermanfaat,” ungkap Bripda Joelens Wapai.


Kegiatan tersebut turut didukung oleh Bripda Juandino Almendo dari Sie Urkes Polres Lanny Jaya, personel Sie Humas lainnya, serta tenaga kesehatan Bhayangkari yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi antara personel Polri dan tenaga kesehatan ini menjadi wujud kerja sama dalam memberikan pelayanan yang mudah dijangkau dan bermanfaat bagi warga, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.


Melalui kegiatan pengobatan gratis dalam rangka HUT Humas Polri ke-75 ini, Polres Lanny Jaya berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Lanny Jaya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang tulus, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan warga, sejalan dengan semangat Polri yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena

 


Jayapura - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Pegunungan, Tias Urnom Kogoya, mengajak masyarakat di delapan Kabupaten di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, menjaga keamanan dan ketertiban menjelang kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada 28–29 Oktober 2026.


Tias mengatakan, situasi keamanan perlu dijaga, terutama setelah konflik sosial antara kelompok masyarakat Lanny Jaya dan Kurima Woma di Wamena pada Mei 2026. Ia mengimbau seluruh pihak menahan diri agar tidak terjadi aksi saling serang yang dapat mengganggu keamanan dan proses pemulihan pascakonflik.


“Saya mengimbau seluruh masyarakat dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, khususnya yang berada di Kabupaten Jayawijaya, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kita dukung pemerintah, Polri, dan TNI dalam menjaga situasi keamanan di wilayah kita,” kata Tias Urnom Kogoya.


Ia juga menyebut pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap pembangunan kembali rumah warga yang terdampak konflik sosial di Wamena. Menurutnya, masyarakat perlu mengedepankan ketenangan dan menyelesaikan persoalan secara damai agar proses pemulihan berjalan baik.


“Marilah kita duduk bersama dengan kepala dan hati yang dingin. Masalah ini telah selesai, sekarang saatnya kita melanjutkan pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan,” ujarnya.


Menjelang kunjungan Menko Polkam, Tias mengajak masyarakat Lanny Jaya dan Kurima Woma menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik baru. Ia juga meminta tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga memperkuat komunikasi serta persaudaraan demi menjaga kedamaian di Jayawijaya.


Tias menegaskan, keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap situasi yang kondusif dapat mendukung pemulihan pascakonflik sekaligus memperlancar pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan.

Tokoh Pemuda Kamoro Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas Jelang Natal 2026

 


Timika, 19 Oktober 2026 – Tokoh pemuda Kampung Iwaka dari suku Kamoro, Kabupaten Mimika, Yustinus Amereyau, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat di Kab. Mimika, terutama menjelang perayaan Natal 2026 dan akhir tahun. Ia menekankan pentingnya persatuan, kegiatan positif, serta kewaspadaan terhadap isu provokatif yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.


Yustinus menyampaikan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Mimika secara umum masih aman dan terkendali. Meski demikian, ia menyoroti konflik internal suku Damal di Kwamkinarama, Kabupaten Puncak, yang masih menjadi perhatian bersama. Ia berharap konflik tersebut dapat segera berakhir sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dalam suasana damai dan penuh sukacita.


“Harapan kami, menjelang perayaan Natal 2026, konflik bisa dihentikan dan kita semua dapat menyambut Natal dengan damai dan sukacita,” ujar Yustinus.


Sebagai tokoh pemuda Kamoro, Yustinus mengatakan dirinya terus berkoordinasi dengan para tetua adat serta merangkul generasi muda, khususnya di Distrik Mimika Timur dan sejumlah wilayah pesisir Mimika. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong pemuda menjadi teladan dalam berperilaku positif, menjaga kedisiplinan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan lingkungan.


Ia juga menilai bahwa menjelang akhir tahun diperlukan berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah. Tokoh masyarakat dari tujuh suku di Mimika, bersama paguyuban Nusantara, diharapkan aktif menyampaikan imbauan kamtibmas melalui media sosial, grup kerukunan, maupun komunikasi langsung dengan warga.


“Kita harus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terhasut oleh isu atau provokasi dari kelompok tertentu yang dapat memecah belah persatuan serta merusak nama baik Mimika,” tegasnya.


Yustinus menambahkan, koordinasi antara tokoh adat, tokoh pemuda, pemerintah daerah, masyarakat, dan aparat keamanan perlu terus diperkuat. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil peran dalam menjaga keharmonisan, mencegah potensi konflik, dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif di Kabupaten Mimika.


Menurutnya, komitmen bersama untuk menjaga kedamaian menjadi hal penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan menyambut Natal 2026 dalam semangat persaudaraan.