View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

09/05/26

Dulu Bocor dan Lapuk, Kini Rumah Bapak Firdaus Jadi Hunian yang Nyaman


MALINAU, Kalimantan Utara – Program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (9/5/2026), pengerjaan rumah milik Bapak Firdaus di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, telah mencapai 80 persen.


Rumah yang sebelumnya mengalami banyak kerusakan kini mulai tampak lebih layak dan nyaman untuk ditempati. Atap yang dulu bocor saat hujan turun kini telah diperbaiki, sementara dinding rumah yang lapuk dan rapuh diganti dengan material baru yang lebih kokoh.


Personel Satgas TMMD bersama warga terus bekerja secara gotong royong untuk mempercepat penyelesaian sasaran RTLH tersebut agar segera dapat ditempati dengan nyaman oleh pemiliknya.


Anggota Satgas TMMD menyampaikan bahwa pengerjaan RTLH terus dimaksimalkan demi mencapai target sesuai waktu yang telah ditentukan.


“Kami terus berupaya menyelesaikan seluruh sasaran fisik dengan maksimal. Saat ini progres RTLH rumah Bapak Firdaus sudah mencapai 80 persen dan kami optimis dapat selesai tepat waktu,” ujar Sertu Fahmi, salah satu personel Satgas TMMD di lokasi kegiatan.


Sementara itu, Bapak Firdaus mengaku senang melihat perkembangan rumahnya yang kini sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.


“Dulu rumah kami banyak yang rusak dan kurang nyaman ditempati. Sekarang sudah mulai bagus dan rapi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Satgas TMMD yang sudah membantu kami,” ungkapnya.


Program TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan rumah layak huni dan fasilitas umum di wilayah pedesaan.


(Pendim0910

Dua dari Lima Sasaran MCK TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Rampung 100 Persen


MALINAU, Kalimantan Utara – Program pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (9/5/2026), dua dari lima sasaran pembangunan MCK di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, telah selesai dikerjakan 100 persen.


Pembangunan fasilitas MCK tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat desa.


Dengan semangat gotong royong, personel Satgas TMMD bersama warga terus bekerja menyelesaikan seluruh sasaran fisik yang telah direncanakan. MCK yang telah rampung kini sudah dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.


Anggota Satgas TMMD menyampaikan bahwa pembangunan MCK menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap pola hidup sehat masyarakat, khususnya di daerah pedalaman yang masih membutuhkan fasilitas sanitasi yang layak.


“Pembangunan MCK ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan pola hidup sehat,” ujar Sertu Fahmi, salah satu personel Satgas TMMD di lokasi kegiatan.


Sementara itu, warga Desa Luso mengaku senang dan bersyukur dengan adanya bantuan pembangunan MCK tersebut. Menurut mereka, fasilitas yang dibangun sangat membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari.


Selain pembangunan MCK, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau juga terus melaksanakan berbagai sasaran fisik lainnya seperti rehab rumah tidak layak huni dan pembangunan infrastruktur desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


(Pendim0910)

Wujud Nyata TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, TNI Selalu di Hati Rakyat

MALINAU, Kalimantan Utara – Senyum bahagia tak dapat disembunyikan dari wajah Bapak Firdaus saat melihat rumahnya yang dulu sederhana dan penuh kerusakan, kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman untuk keluarganya. Kehangatan itu terasa di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (9/5/2026), saat personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau bersama warga bergotong royong menyelesaikan rehab rumah miliknya.


Di dalam rumah yang masih dipenuhi aroma kayu baru itu, tampak personel Satgas TMMD membantu memasang pintu rumah bersama warga. Candaan ringan dan tawa kecil di sela pekerjaan menciptakan suasana penuh kekeluargaan, seolah tidak ada jarak antara TNI dan masyarakat.


Bagi Bapak Firdaus, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi juga harapan baru bagi keluarganya. Ia mengenang bagaimana selama ini keluarganya harus bertahan di rumah dengan atap bocor dan dinding yang mulai lapuk, terutama saat hujan turun pada malam hari.


“Dulu kalau hujan kami sering khawatir karena air masuk dari atap. Sekarang rumah kami sudah jauh lebih baik. Saya dan keluarga sangat bersyukur, terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli membantu kami,” ucap Firdaus dengan mata berbinar.


Kehadiran Satgas TMMD di Desa Luso tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan kebersamaan yang begitu dekat dengan masyarakat. Dengan tangan yang bekerja dan hati yang tulus membantu, personel TNI menunjukkan bahwa pengabdian kepada rakyat bukan hanya tugas, tetapi juga bentuk kasih sayang kepada sesama.


Melalui program TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus membuktikan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, membantu mereka yang membutuhkan, serta menjadi bagian dari harapan dan kebahagiaan rakyat di pelosok negeri.


(Pendim0910)

Tahap Demi Tahap Finishing Pengerjaan Jaring Pengaman Kanan Kiri Jembatan Desa Tanjung Agung Terus Dimatangkan


Bulungan – Upaya peningkatan keamanan dan kenyamanan akses masyarakat terus dilakukan melalui penyiapan pengerjaan jaring pengaman pada sisi kanan dan kiri jembatan di Desa Tanjung Agung, Sabtu (09/05).


Dalam kegiatan tersebut, tim pekerja melaksanakan berbagai persiapan teknis mulai dari pengukuran, pengecekan material, hingga pemasangan awal jaring pengaman pada bagian sisi jembatan gantung. Selain itu, beberapa pekerja juga terlihat melakukan penyiapan perlengkapan dan material pendukung di sekitar lokasi guna memastikan proses pemasangan berjalan lancar dan sesuai perencanaan.


Pemasangan jaring pengaman ini bertujuan untuk meningkatkan faktor keselamatan bagi masyarakat yang melintas, terutama pejalan kaki dan pengendara roda dua yang setiap hari menggunakan jembatan sebagai akses utama penghubung antarwilayah.


Meski di bawah terik matahari, para pekerja tetap semangat menyelesaikan tahapan demi tahapan pengerjaan. Kekompakan dan kerja sama di lapangan menjadi salah satu faktor penting agar proses rehabilitasi dan peningkatan fasilitas jembatan dapat selesai tepat waktu.


Diharapkan, dengan adanya penambahan jaring pengaman di sisi kanan dan kiri jembatan, keamanan pengguna jembatan akan semakin terjamin serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat Desa Tanjung Agung dan sekitarnya.

Kericuhan Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC, Polda Papua Bergerak Cepat Pulihkan Situasi


Jayapura – Polda Papua bergerak cepat melakukan pengamanan dan penanganan situasi pasca terjadinya kericuhan usai pertandingan sepak bola antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (08/05/2026).


Pertandingan yang berlangsung sejak sore hari tersebut berakhir dengan kemenangan Adhyaksa FC atas Persipura Jayapura dengan skor 1-0. Usai pertandingan, situasi di dalam maupun di sekitar stadion sempat memanas akibat luapan kekecewaan sejumlah suporter terhadap hasil pertandingan dan keputusan wasit.


Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama Polda Papua dan didukung sekitar 700 personel gabungan pengamanan.


Adapun rangkaian kejadian bermula saat pertandingan dimulai pada pukul 17.00 WIT. Pada menit ke-46 babak pertama, Adhyaksa FC berhasil mencetak gol dan unggul 1-0 hingga pertandingan berakhir pada pukul 19.00 WIT.


Tidak lama setelah peluit panjang dibunyikan, sekitar pukul 19.16 WIT, sejumlah massa suporter yang berada di tribun turun ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan.


Situasi kemudian berkembang menjadi memanas sekitar pukul 20.00 WIT. Massa di sekitar stadion melakukan aksi perusakan fasilitas umum dan pembakaran sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar area Stadion Lukas Enembe.


Polda Papua bersama personel gabungan TNI-Polri segera melakukan langkah pengamanan, pengendalian massa, serta upaya pemulihan situasi guna mencegah meluasnya gangguan kamtibmas.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa aparat keamanan langsung bergerak melakukan pengamanan dan pengendalian situasi agar kondisi dapat segera kembali kondusif.


“Personel gabungan langsung melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa guna mencegah situasi berkembang lebih luas. Hingga saat ini situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Papua.


Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan sementara, kericuhan dipicu oleh tingginya emosi dan kekecewaan sejumlah suporter terhadap hasil pertandingan serta keputusan wasit yang dianggap merugikan tim Persipura Jayapura.


Selain itu, kondisi keramaian di lokasi pertandingan juga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan provokasi sehingga memicu tindakan perusakan fasilitas dan pembakaran kendaraan di sekitar stadion.


“Polda Papua mengimbau seluruh masyarakat dan suporter untuk tetap menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penanganan situasi kepada aparat keamanan,” tambahnya.


Kabid Humas juga menegaskan bahwa Polda Papua akan melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi provokasi maupun perusakan fasilitas umum selama kericuhan berlangsung.


Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendataan terkait kerugian material maupun kemungkinan adanya korban luka akibat insiden tersebut. Sejumlah fasilitas umum, kios milik masyarakat, serta kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan dan pembakaran.


Situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe dilaporkan mulai berangsur kondusif sekitar pukul 23.45 WIT dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi personel pengamanan pada pukul 00.20 WIT.


Polda Papua memastikan akan terus melakukan pengamanan dan patroli di sekitar lokasi guna menjaga stabilitas keamanan serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas lanjutan.

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kawal Penyaluran Bantuan Pangan Bulog bagi Warga Kampung Waninggap Say


Jayapura – Bhabinkamtibmas Kampung Waninggap Say, Aipda Marius Badeng, melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari Pemerintah Pusat melalui Bulog kepada masyarakat Kampung Waninggap Say, Kabupaten Merauke, Kamis (07/05/2026).


Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung di Balai Kantor Kampung Waninggap Say dan dihadiri oleh Kepala Kampung Waninggap Say Slamet Budiono, Babinsa Kampung Waninggap Say Sertu Lantris, pegawai Bulog, serta masyarakat penerima bantuan.


Penyaluran bantuan tersebut diberikan kepada 113 Kepala Keluarga (KK) yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras sebanyak 226 karung dengan total berat 2.260 kilogram serta minyak goreng sebanyak 452 liter.


Bantuan tersebut merupakan alokasi bantuan pangan untuk periode dua bulan, yakni Februari dan Maret Tahun 2026.


Bhabinkamtibmas Kampung Waninggap Say Aipda Marius Badeng menjelaskan bahwa setiap kepala keluarga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.


“Masing-masing KK menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Total penerima bantuan untuk warga Kampung Waninggap Say berjumlah 113 KK,” ujar Aipda Marius Badeng.


Ia mengatakan bahwa kehadiran aparat keamanan dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran sesuai data penerima yang telah ditentukan.


Selain itu, pengamanan juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung sehingga masyarakat dapat menerima bantuan dengan nyaman dan tertib.


“Kehadiran kami bersama Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak,” tambahnya.


Sementara itu, masyarakat penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas bantuan pangan yang diberikan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.


Kepala Kampung Waninggap Say Slamet Budiono juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Bulog, TNI-Polri, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses penyaluran bantuan kepada masyarakat kampung.


Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan.


Selama kegiatan penyaluran bantuan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara aparat kampung, Bulog, TNI, dan Polri diharapkan terus terjalin dalam mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Polres Biak Numfor, Dukung Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan



Jayapura – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program BRI Peduli – Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada Polres Biak Numfor. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di halaman Mako Polres Biak Numfor, Jumat (08/05).


Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung penuh kebersamaan dan turut dirangkaikan dengan senam bersama personel Polres Biak Numfor. Hadir dalam kegiatan tersebut Area Head BRI Jayapura Rahardian Umar Dani, Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., Pimpinan Cabang BRI Biak Suwono beserta jajaran, para pejabat utama, serta personel Polres Biak Numfor.


Dalam sambutannya, Area Head BRI Jayapura Rahardian Umar Dani menyampaikan bahwa bantuan ambulans tersebut merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan dan penanganan keadaan darurat di Kabupaten Biak Numfor.


Menurutnya, keberadaan ambulans sangat penting untuk membantu proses evakuasi medis maupun penanganan masyarakat yang membutuhkan pertolongan secara cepat.


“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan dan penanganan darurat cukup tinggi, baik saat sakit maupun ketika terjadi kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, melalui program BRI Peduli kami menyerahkan bantuan ambulans ini agar dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Rahardian Umar Dani.


Ia berharap kendaraan ambulans tersebut dapat dirawat dan digunakan dengan baik, tidak hanya untuk kebutuhan internal kepolisian, tetapi juga untuk mendukung pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat luas.


Rahardian juga menegaskan bahwa BRI akan terus berkomitmen mendukung berbagai program sosial dan pelayanan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam pembangunan daerah.


Sementara itu, Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Bank BRI atas bantuan yang diberikan kepada Polres Biak Numfor.


Menurutnya, bantuan ambulans tersebut akan sangat membantu dalam meningkatkan pelayanan kepolisian, khususnya pada bidang kemanusiaan dan penanganan keadaan darurat di wilayah Kabupaten Biak Numfor.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Bank BRI atas bantuan ambulans ini. Kehadiran kendaraan ini tentunya sangat membantu dalam mempercepat pelayanan kepada masyarakat, baik untuk evakuasi medis, penanganan kecelakaan lalu lintas, maupun kebutuhan kemanusiaan lainnya,” jelas Kapolres.


Ia menambahkan bahwa ambulans tersebut nantinya juga dapat digunakan untuk membantu anggota Polri, keluarga personel, maupun masyarakat umum yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat dan pengantaran jenazah.


“Dengan adanya ambulans ini, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan maksimal. Kami berharap bantuan ini menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Biak Numfor,” tambahnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen serah terima bantuan TJSL antara pihak BRI dan Polres Biak Numfor sebagai simbol resmi penyerahan kendaraan ambulans.


Usai pelaksanaan penyerahan bantuan, kegiatan ditutup dengan senam bersama yang diikuti oleh jajaran BRI dan personel Polres Biak Numfor dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Tokoh Masyarakat Papua Ajak Suporter Persipura Jaga Ketertiban dan Sportivitas di Stadion Lukas Enembe


Jayapura – Antusiasme masyarakat Papua menyambut laga penentuan antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe terus meningkat. 


Di tengah tingginya euforia tersebut, tokoh masyarakat Papua mengajak seluruh suporter untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan nama baik Papua selama pertandingan berlangsung.


Salah satu tokoh masyarakat Papua, Ramses Wally, mengingatkan para pendukung Persipura agar tidak membawa maupun menyalakan flare di area stadion karena dapat merugikan tim kebanggaan Papua itu. 


Ia menilai dukungan kepada Persipura seharusnya diwujudkan melalui semangat positif dan sportivitas, bukan tindakan yang berpotensi memicu sanksi dari operator kompetisi.


“Jangan sampai karena euforia sesaat, Persipura justru terkena sanksi. Mari kita dukung tim ini dengan cara yang dewasa dan tertib,” ujarnya di Jayapura, Jumat (8/5/2026).


Selain itu, ia juga meminta panitia pelaksana dan aparat keamanan untuk mengantisipasi praktik percaloan tiket yang dinilai merugikan masyarakat.


Tingginya animo penonton disebut membuka peluang bagi oknum tertentu mencari keuntungan dengan menjual tiket di atas harga resmi. 


Ramses turut mengimbau para suporter agar tidak melakukan konvoi dengan atribut negara lain seperti Brasil maupun Argentina saat pertandingan berlangsung. 


Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ajang menunjukkan kecintaan penuh terhadap Persipura sebagai simbol kebanggaan masyarakat Papua.


“Kalau datang ke stadion, mari tunjukkan identitas sebagai pendukung Persipura. Ini pertandingan penting untuk masa depan tim kebanggaan kita,” katanya.


Ia berharap seluruh masyarakat Papua dapat bersama-sama menciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan penuh persaudaraan sehingga laga berjalan lancar tanpa gangguan keamanan maupun tindakan yang merugikan klub.


Pertandingan antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC sendiri menjadi laga krusial dalam perebutan tiket promosi ke Liga 1 Indonesia. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan tiket yang telah habis terjual menjelang pertandingan.