View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

27/04/26

Polda Papua Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Merauke, Dua Orang Diperiksa



Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Subdit IV Tipidter berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.


Pengungkapan tersebut dilakukan di Gudang UPJA Center Bina Tani, Kampung Amun Kay, Distrik Tanah Miring, dan merupakan hasil operasi penyelidikan yang telah berlangsung sejak Februari 2026 hingga berhasil diungkap pada 16 April 2026.


Kasus ini kemudian dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (27/04/2026) di lokasi kejadian, dipimpin oleh Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, S.I.K., M.H., dengan pengamanan personel Polres Merauke.


Dalam keterangannya, Kompol Agus mengungkapkan bahwa praktik ilegal tersebut telah berlangsung secara terorganisir.


“Praktik ini dilakukan secara terorganisir oleh oknum pengurus Gapoktan Bina Tani bersama pengelola UPJA dengan memanfaatkan celah distribusi BBM subsidi,” ucap Kompol Agus.


Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua orang terlapor masing-masing berinisial M.R. dan M.S. Keduanya diduga memanfaatkan surat rekomendasi tidak sah yang mengatasnamakan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, yang seharusnya diperuntukkan bagi petani.


Dengan menggunakan surat tersebut, para pelaku membeli BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite di sejumlah SPBU di wilayah Distrik Tanah Miring dan Kurik dengan harga resmi, yakni Rp6.800 per liter untuk Biosolar dan Rp10.000 per liter untuk Pertalite. Dalam praktiknya, pelaku juga memberikan imbalan kepada pemilik surat rekomendasi.


Selanjutnya, BBM yang diperoleh ditampung secara ilegal di gudang menggunakan beberapa tangki berkapasitas masing-masing 700 liter. Padahal, UPJA bukan merupakan penyalur resmi yang ditunjuk oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).


BBM tersebut kemudian dijual kembali kepada masyarakat umum menggunakan mesin dispenser jenis pom mini dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp9.000 per liter untuk Biosolar dan Rp11.000 per liter untuk Pertalite.


Dalam penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit dispenser BBM, sekitar 1.700 liter Biosolar, mesin pompa, selang, drum, corong, profil tank, serta dokumen transaksi dan buku catatan penjualan periode Februari hingga April 2026, termasuk sejumlah surat rekomendasi.


Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPH Migas, kerugian negara akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp197,89 juta dan masih berpotensi bertambah seiring pendalaman perkara.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polda Papua dalam memberantas penyalahgunaan BBM subsidi.


“Penyaluran BBM subsidi harus tepat sasaran sesuai dengan kebijakan pemerintah. Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik penyimpangan yang merugikan masyarakat dan negara,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap distribusi energi akan terus ditingkatkan guna mencegah terulangnya kasus serupa.


“Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, profesional, dan proporsional terhadap setiap pelaku penyalahgunaan BBM subsidi, termasuk jika ditemukan keterlibatan pihak lain,” tambahnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan distribusi BBM subsidi.


“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi di lingkungannya. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara serius demi melindungi hak masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.


Atas perbuatannya, para terlapor dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.


Saat ini, proses hukum masih terus berjalan, termasuk pendalaman terhadap potensi kerugian negara serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Kolaborasi Satgas Damai Cartenz dan Media Jadi Kunci Jaga Situasi Aman di Papua

 


Jayapura –Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan silaturahmi dan makan bersama dengan wartawan di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/4) lalu, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas informasi di wilayah tersebut.


Kegiatan yang berlangsung di Resto Wong Solo, Jayapura, itu dipimpin oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., dan dihadiri sekitar 30 jurnalis dari berbagai media lokal Papua.


Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para insan pers atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berimbang dan konstruktif,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas informasi, khususnya di Papua, sehingga sinergi antara aparat keamanan dan insan pers perlu terus diperkuat.


Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi ringan terkait dinamika pemberitaan di Papua, termasuk tantangan dan peran media dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.


Menurut dia, pendekatan komunikasi yang terbuka dan humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, termasuk melalui kemitraan dengan media.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat dan terbuka dengan rekan-rekan jurnalis,” katanya.


Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa sinergi dengan media merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.


“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan menyejukkan kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus diperkuat demi menjaga stabilitas kamtibmas di Papua,” ujarnya.


Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan insan pers dalam menciptakan suasana yang kondusif.


“Kolaborasi yang baik antara Satgas dan media akan berdampak positif dalam membangun kepercayaan publik serta menjaga situasi tetap aman dan damai,” katanya.


Ia berharap, melalui kegiatan silaturahmi ini, hubungan antara Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan media semakin solid serta mampu mendukung terciptanya Papua yang aman dan kondusif.

Jalin Komunikasi, Jalin Silaturahmi: Peran Aktif Babinsa Desa Luso Jadi Pilar Kedekatan TNI dengan Masyarakat


MALINAU, Kalimantan Utara – Kehadiran Babinsa Koramil jajaran Kodim 0910/Malinau di tengah masyarakat terus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Desa Luso, Serka Masito, yang dikenal aktif menjalin komunikasi sosial (Komsos) dan silaturahmi dengan warga hingga menjadi salah satu pilar penting di tengah kehidupan masyarakat desa.


Bertempat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (27/4/2026), Serka Masito kembali melaksanakan komunikasi sosial bersama warga sembari meninjau aktivitas masyarakat dan mendengarkan berbagai aspirasi serta kebutuhan yang ada di lapangan.


Melalui pendekatan yang humanis dan penuh keakraban, Serka Masito mampu membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Kehadirannya tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai sahabat, tempat bertukar pikiran, serta sosok yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan desa.


Tidak hanya aktif berkomunikasi dan menjalin silaturahmi, Serka Masito juga selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, seperti gotong royong, kerja bakti, kegiatan adat, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya. Seperti yang terlihat saat kegiatan gotong royong pembersihan dan pembenahan balai adat Desa Luso, Serka Masito turut hadir membantu warga, memberikan semangat, sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.


Kehadirannya di tengah warga menjadi bukti nyata kepedulian Babinsa terhadap kehidupan sosial masyarakat binaannya. Komunikasi sosial dan silaturahmi yang dilakukan secara rutin menjadi salah satu kunci keberhasilannya dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI. Tidak heran jika keberadaan Serka Masito sangat dikenal dan dihormati oleh warga Desa Luso.


Serka Masito mengatakan bahwa tugas seorang Babinsa bukan hanya melakukan pembinaan teritorial, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.


“Sebagai Babinsa, kami harus selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar, membantu, dan menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga. Hubungan yang baik dengan masyarakat adalah kekuatan utama dalam menjaga stabilitas dan kebersamaan di wilayah binaan,” ujarnya.


Kepala Desa Luso, Benidiktus, juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sudah menjadi hal yang sangat dekat dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.


“Babinsa kami, Serka Masito, memang selalu hadir dalam setiap kegiatan warga, baik gotong royong, kegiatan adat, maupun kegiatan sosial lainnya. Warga Desa Luso sangat mengenal baik bapak Babinsanya karena beliau selalu ada untuk masyarakat,” ungkap Benidiktus.


Benidiktus menambahkan, komunikasi sosial yang baik antara Babinsa dan masyarakat telah memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat serta menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan desa, termasuk dalam pelaksanaan program TMMD Ke-128 yang sedang berlangsung di Desa Luso.


Kehadiran Babinsa seperti Serka Masito menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir dalam aspek pertahanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun desa dan menjaga persatuan di wilayah perbatasan maupun pedalaman.


(Pendim0910)

Tak Hanya Dibuka, Badan Jalan TMMD Ke-128 Juga Ditimbun Agar Lebih Tahan Lama

MALINAU, Kalimantan Utara – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0910/Malinau terus mengoptimalkan pekerjaan fisik berupa pembukaan sekaligus penimbunan badan jalan di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (27/4/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran utama program TMMD guna membuka akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya menuju area perkebunan, pertanian, dan jalur penghubung antarwilayah desa.


Tidak hanya membuka badan jalan, Satgas TMMD juga melakukan penimbunan agar konstruksi jalan menjadi lebih kuat, kokoh, dan memiliki masa pakai yang lebih panjang. Langkah ini penting untuk memastikan jalan tetap dapat digunakan secara optimal, terutama saat musim hujan yang selama ini sering menjadi kendala bagi warga.


Dengan menggunakan alat berat excavator dan dump truck, personel Satgas TMMD bersama operator terus melakukan pemerataan tanah serta penimbunan badan jalan agar jalur yang dibangun benar-benar layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan badan jalan ini menjadi prioritas penting karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat.


“Tidak hanya membuka badan jalan, kami juga melakukan penimbunan agar jalan lebih kuat dan tahan lama. Kami berupaya maksimal agar proses pengerjaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.


Menurut Dansatgas, keberadaan akses jalan yang baik akan sangat membantu mobilitas warga dalam membawa hasil pertanian, mempercepat distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.


(Pendim0910)

Perehapan RTLH Sasaran 5 TMMD Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau Capai 10 Persen, Satgas Konsisten Kejar Target

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Proses perehapan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran 5 dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan progres yang positif. Hingga saat ini, pengerjaan rehab RTLH yang berada di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, telah mencapai 10 persen.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (27/4/2026), dengan melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat yang terus bekerja secara gotong royong untuk mempercepat proses pembangunan.


Tahapan pekerjaan meliputi pembongkaran bagian rumah yang sudah tidak layak, pemasangan tiang dan rangka utama, serta penyesuaian struktur bangunan agar rumah menjadi lebih kokoh, aman, dan layak huni bagi masyarakat penerima manfaat.


Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menegaskan bahwa seluruh personel Satgas tetap konsisten dalam bekerja guna memastikan seluruh sasaran fisik, khususnya perehapan RTLH, dapat selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan.


“Perehapan RTLH ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami terus berupaya maksimal agar pengerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai waktu yang telah direncanakan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga,” ujarnya.


Ia menambahkan, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program TMMD. Kehadiran warga yang turut membantu di lapangan menunjukkan kuatnya sinergi dalam membangun desa serta menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Melalui program TMMD Ke-128, TNI tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga berupaya memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat demi mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.


(Pendim 0910)

Di Antara Lelah dan Peluh, Sinergitas TNI-Polri di TMMD 128 Kian Kokoh dan Menyatu di Desa Luso


Malinau – Di tengah terik matahari dan padatnya pekerjaan pembangunan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0910/Malinau, terbangun pemandangan yang tak hanya menggambarkan kerja keras, tetapi juga kehangatan kebersamaan. Sinergitas antara TNI dan Polri semakin terlihat solid dan kuat, khususnya saat momen istirahat usai bekerja pada Senin (27/04/2026) di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.


Di sela-sela waktu melepas lelah, personel TNI dan Polri tampak duduk bersama, berbagi cerita, canda, dan tawa dalam suasana yang cair dan penuh keakraban. Sekat institusi seolah luluh, berganti dengan semangat persaudaraan dan tujuan yang sama, yakni membangun desa dan mengabdi untuk masyarakat.


Kebersamaan tersebut bukan sekadar momen santai, namun menjadi cerminan kuatnya soliditas dua institusi negara dalam menjalankan tugas. Dengan penuh semangat, mereka saling mendukung dan bahu-membahu menyelesaikan setiap sasaran pembangunan TMMD demi kesejahteraan warga.


Suasana hangat itu turut dirasakan oleh masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kekompakan aparat negara. Kehadiran TNI dan Polri yang menyatu dalam kerja dan kebersamaan memberikan rasa aman sekaligus harapan bagi warga Desa Luso.


Sinergitas yang terbangun dalam TMMD ke-128 ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan bangsa terletak pada persatuan. Di balik peluh yang jatuh, terpatri komitmen bersama untuk terus mengabdi, memperkuat kebersamaan, dan membangun negeri dari pelosok desa.


Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan nilai persaudaraan, solidaritas, dan semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa.

Di Tengah Peluh Pembangunan TMMD, Praka Amir Menyulut Harapan dan Cinta Tanah Air di Hati Anak-Anak Desa Luso

Malinau – Di balik kerasnya pekerjaan pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0910/Malinau, terselip momen hangat yang penuh makna. Praka Amir, salah satu personel Satgas TMMD, menyempatkan waktu untuk bercengkerama dengan anak-anak SD Negeri 003 Malinau Utara di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, pada Senin (27/04/2026).


Usai aktivitas sekolah, anak-anak tampak berkumpul dengan penuh antusias menyambut kehadiran sosok prajurit TNI tersebut. Dengan penuh kehangatan dan kesederhanaan, Praka Amir berbaur, berbagi cerita, serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda di wilayah perbatasan tersebut.


Di tengah suasana yang akrab, ia menyampaikan pentingnya mencintai tanah air, menghormati jasa para pahlawan, serta menumbuhkan semangat belajar demi meraih cita-cita. Kata-kata yang disampaikan dengan tulus itu seolah menjadi penyemangat baru bagi anak-anak Desa Luso untuk terus bermimpi dan berjuang meraih masa depan yang lebih baik.


“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena kalian adalah harapan bangsa. Jangan pernah takut bermimpi besar,” pesan Praka Amir yang disambut dengan senyum dan semangat dari para siswa.


Kegiatan sederhana tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh hati dan membangun karakter generasi penerus bangsa. Di tengah peluh dan kerja keras, prajurit TNI tetap menghadirkan kepedulian, menyalakan harapan, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Program TMMD ke-128 pun terus berjalan dengan semangat kebersamaan, membawa harapan baru bagi masyarakat Desa Luso, tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang akan terus hidup di hati generasi muda.

Polwan Polres Bandara Ngurah Rai Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Internasional di Jepang


Mangupura – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh personel Polwan Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai di kancah internasional. Bripda Nyoman A’ing Keizya Nanda Sahisma Dewanti, yang bertugas sebagai anggota Satlantas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, berhasil meraih medali emas dalam ajang The 22nd WATA International Championship 2026 yang digelar di Osaka, Jepang, pada 24–26 April 2026.


Bripda A’ing yang tergabung dalam Tim Pelatnas Polri tampil gemilang sepanjang pertandingan. Dalam perjalanannya menuju podium tertinggi, A’ing menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan atlet asal India di babak semifinal, sebelum akhirnya menundukkan wakil tuan rumah Jepang di partai final. Kemenangan tersebut sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Indonesia di ajang internasional tersebut.


Capaian ini menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, dan semangat juang tinggi yang dimiliki oleh personel Polri, khususnya Polwan.


Keberhasilan tersebut tidak hanya mengharumkan nama institusi Polri, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai serta Polda Bali di tingkat internasional.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., menyampaikan apresiasi atas prestasi gemilang yang diraih oleh Bripda A’ing.


“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi kami semua. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi institusi,” ujarnya.


Keberhasilan Bripda A’ing juga menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para Polwan, bahwa dengan disiplin, latihan, dan tekad yang kuat, prestasi di tingkat internasional dapat diraih. (hms26)