View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

13/06/26

Dirreskrimum Polda Papua: Operasi Sikat Cartenz 2026 Berhasil Ungkap 31 Kasus dan Amankan 19 Pelaku

 


Jayapura – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kaops Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si. memaparkan perkembangan pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 saat diwawancarai awak media di Jayapura.


Dalam keterangannya, Dirreskrimum menjelaskan bahwa hingga saat ini pelaksanaan operasi yang dimulai sejak 1 Juni 2026 menunjukkan progres yang cukup baik. Dari total sekitar 35 target operasi yang telah ditetapkan, sebanyak 10 target operasi berhasil diungkap oleh jajaran Polda Papua.


Selain itu, aparat kepolisian juga berhasil mengungkap 21 kasus non-target operasi yang masih berkaitan dengan sasaran Operasi Sikat Cartenz 2026.


"Sampai dengan saat ini dari sekitar 35 target operasi yang telah ditetapkan, sebanyak 10 target operasi berhasil diungkap. Selain itu terdapat sekitar 21 kasus non-target operasi yang juga berhasil diungkap oleh jajaran selama pelaksanaan operasi," ujar Dirreskrimum.


Lebih lanjut, Dirreskrimum mengungkapkan bahwa dari berbagai kasus yang berhasil diungkap tersebut, sebanyak 19 pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk lebih dari 10 unit kendaraan bermotor yang diduga merupakan hasil tindak pidana.


Saat ditanya mengenai wilayah dengan pengungkapan kasus terbanyak, Dirreskrimum menjelaskan bahwa pengungkapan kasus selama Operasi Sikat Cartenz 2026 tersebar hampir merata di sejumlah wilayah hukum Polda Papua.


"Hampir semuanya. Baik di Jayapura, Keerom maupun Sentani sudah melakukan pengungkapan. Jadi pengungkapan kasus tidak terpusat hanya pada satu wilayah saja," jelasnya.


Terkait informasi yang menyebut wilayah Abepura menjadi daerah dengan angka kasus tertinggi, Dirreskrimum menegaskan bahwa yang menonjol di wilayah tersebut adalah tingginya jumlah laporan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), bukan semata-mata jumlah pengungkapan kasus.


"Untuk Abepura bukan pengungkapan kasus yang paling tinggi, tetapi laporan kejadian curanmor yang cukup tinggi. Karena itu menjadi salah satu fokus kami dalam langkah pencegahan maupun penindakan selama Operasi Sikat Cartenz 2026," ungkapnya.


Dirreskrimum menambahkan, jajaran Polda Papua akan terus mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 guna menekan angka kejahatan konvensional, khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor), sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Papua.

Polresta Jayapura Kota Ungkap Kasus Curanmor di Abepura, Delapan Unit Kendaraan Bermotor Berhasil Diamankan

 


Jayapura – Tim Resmob Numbay Satreskrim Polresta Jayapura Kota yang dibackup oleh Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan, Polsek Heram, dan Polsek Muara Tami berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Distrik Abepura, Kota Jayapura.


Pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait hilangnya satu unit sepeda motor Honda Beat Sporty yang diparkir di teras rumah korban di Jalan Nuri Awiyo, Distrik Abepura.


Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan pada Kamis (11/06), tim gabungan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan. Selanjutnya pelaku diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota selaku Subsatgas Pidum Polresta Jayapura Kota, AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H  menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan melalui serangkaian penyelidikan, pemetaan lokasi, serta pengumpulan informasi dari berbagai sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.


Selain mengamankan satu unit kendaraan yang dilaporkan hilang oleh korban, tim gabungan juga berhasil menemukan tujuh unit sepeda motor lainnya yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Saat ini kendaraan-kendaraan tersebut masih diamankan oleh penyidik untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut guna menemukan pemilik maupun laporan polisi yang berkaitan.


Adapun delapan unit kendaraan yang berhasil diamankan terdiri dari beberapa sepeda motor Honda Beat berbagai tipe dan warna serta satu unit Honda CB150R.


"Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Jayapura Kota dalam mendukung Operasi Sikat Cartenz 2026 guna menekan angka kejahatan 3C, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan maupun pelaku lainnya yang terlibat," ujarnya.


Dari hasil pengembangan sementara, pelaku juga diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya yang saat ini masih didalami oleh penyidik.


Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang ditemukan, serta memburu pihak lain yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.


Keberhasilan pengungkapan ini menjadi salah satu capaian penting dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 yang terus digelar jajaran Polda Papua untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Ketua Dewan Adat Iwol Betabip Ajak Masyarakat Pegunungan Bintang Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi

 


Oksibil, 12 Juni 2026 – Ketua Dewan Adat Iwol Betabip, Demianus Uropmabin, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu maupun informasi yang bersifat provokatif dan dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah.


Dalam keterangannya, Demianus Uropmabin menegaskan bahwa menjaga situasi yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar serta tidak mudah terhasut oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian yang selama ini telah terpelihara dengan baik. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan maupun mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar Demianus Uropmabin.


Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Oleh karena itu, seluruh komponen masyarakat perlu menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.


Sebagai tokoh adat, Demianus Uropmabin juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pegunungan Bintang. Ia menilai bahwa terciptanya kondisi yang aman dan damai membutuhkan kerja sama serta partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif demi kemajuan Kabupaten Pegunungan Bintang,” tambahnya.


Demianus Uropmabin menyatakan akan terus menyampaikan pesan-pesan perdamaian kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Ketua Presidium Pemuda Papua Wilayah Tabi Ajak Masyarakat Bijak Menyikapi Isu dan Jaga Kondusivitas Papua

 


Jayapura, Jumat 12 Juni 2026 - Ketua Presidium Pemuda Papua Wilayah Tabi, Fran Reynould Thejo, mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.


Dalam keterangannya, Fran Reynould Thejo menyoroti masih adanya berbagai dinamika yang berkembang terkait penolakan sejumlah kebijakan pemerintah di Tanah Papua, termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, masyarakat perlu memahami setiap kebijakan secara utuh dan tidak hanya melihat dari satu sudut pandang.


Ia menilai bahwa munculnya berbagai persepsi negatif terhadap program pembangunan, termasuk yang berkaitan dengan PSN di Kabupaten Merauke, dipengaruhi oleh beredarnya berbagai informasi yang belum memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai manfaat pembangunan bagi masyarakat.


“Banyak masyarakat yang hanya melihat satu sisi dari pembangunan yang sedang berjalan, padahal ada juga manfaat yang bertujuan untuk mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Fran Reynould Thejo juga berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa, terkait tujuan dan manfaat berbagai kebijakan pemerintah yang dilaksanakan di Papua.


Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi kesalahpahaman serta memperkuat dukungan terhadap program-program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.


Sebagai tokoh pemuda, ia berharap situasi keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Papua, khususnya Kota Jayapura, tetap aman dan kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.


“Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk lebih bijak dalam menilai berbagai informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat. Persatuan dan kesadaran bersama merupakan modal utama untuk mewujudkan Papua yang lebih maju, berkembang, dan sejahtera,” kata Fran Reynould Thejo.


Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kedamaian, memperkuat persatuan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif demi kemajuan Tanah Papua.

Ketua Wilayah Gereja Baptis Pirime Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan di Lanny Jaya

 



Pirime, Jumat 12 Juni 2026 - Tokoh gereja sekaligus Ketua Wilayah Gereja Baptis Pirime, Pdt. As Wakerkwa, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lanny Jaya, khususnya jemaat Baptis Papua di Distrik Pirime, Buguk Gona, dan wilayah sekitarnya, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.


Dalam keterangannya, Pdt. As Wakerkwa menyampaikan bahwa masyarakat Papua telah menerima Injil sebagai pedoman hidup dan mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati pemerintah serta berperan aktif dalam menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.


“Kita semua telah menerima Injil sebagai suatu kekuatan, dan pemerintah adalah wakil Allah di dunia. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga situasi keamanan di kampung dan distrik masing-masing,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan ruang kepada pihak-pihak yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Lanny Jaya. Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi kepentingan masyarakat luas.


“Jangan ada lagi yang memberikan ruang bagi orang-orang yang datang ke Lanny Jaya untuk mengacaukan situasi keamanan di daerah ini,” tegasnya.


Selain itu, Pdt. As Wakerkwa menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah serta upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.


“Kita semua mendukung langkah pemerintah dan upaya aparat keamanan TNI maupun Polri untuk menjaga program pembangunan di Kabupaten Lanny Jaya,” katanya.


Di akhir penyampaiannya, Pdt. As Wakerkwa mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.


“Mari kita bersatu dalam Kristus untuk menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Lanny Jaya,” tutupnya.

KSP RI Highlights Education, Nutrition, and Cooperative Development in Malang

   

Malang - visited Malang City accompanied by as part of a working visit focused on strengthening human development through health, education, and community welfare programs.

The visit began at the Nutrition Program Service Unit (SPPG) in Sawojajar, where the delegation reviewed the implementation of government nutrition initiatives aimed at preparing a healthier and more productive Indonesian generation.


The delegation then continued to to hold discussions with university leaders and students regarding national development challenges and the strategic role of higher education in producing high-quality human resources.


The next destination was the People’s School in Tlogowaru. In a warm and interactive atmosphere, the KSP RI delegation and the Korem 083/Baladhika Jaya Commander observed student performances and discussed with educators efforts to provide inclusive and quality education for all segments of society.


The final agenda took place at the Red and White Village/Subdistrict Cooperative (KDKMP) in Arjowinangun. The visit focused on reviewing the implementation of community-based economic empowerment through cooperatives utilizing digital technology to improve public services and productivity.


According to the Commander of Korem 083/Baladhika Jaya, the visit reflected the government’s strong commitment to ensuring development programs are implemented effectively and reach the intended beneficiaries.


“Health, education, and the economy are three important foundations in building a developed nation. We are ready to synergize and support every program that provides direct benefits to the community,” he stated.


The working visit also illustrated that national development efforts continue to be carried out comprehensively, focusing not only on physical infrastructure but also on human development as the nation’s primary asset. :::


12/06/26

Mudahkan Pengurusan Dokumen, Imigrasi Denpasar Buka Layanan Khusus di Plaza Renon

 


Denpasar, 12 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperluas akses layanan keimigrasian bagi masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar membuka layanan Paspor dan Perpanjangan Izin Tinggal di Plaza Renon, Denpasar. Layanan tersebut diselenggarakan di Lantai 3 Plaza Renon mulai tanggal 12 Juni hingga 10 Juli 2026 dan beroperasi setiap hari Senin sampai dengan Jumat pukul 10.00–16.00 WITA. Kehadiran layanan ini merupakan upaya Kantor Imigrasi Denpasar untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan keimigrasian tanpa harus datang langsung ke Kantor Imigrasi.


Adapun layanan yang tersedia meliputi permohonan paspor baru, penggantian paspor, serta perpanjangan izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA). Untuk layanan Paspor RI, Kantor Imigrasi Denpasar menyediakan kuota sebanyak 60 permohonan per hari yang dapat diakses melalui aplikasi M-Paspor. Sedangkan untuk pelayanan bagi WNA, diberikan kuota 25 permohonan per hari dengan pengambilan nomor antrean secara langsung paling lambat pukul 11.00 WITA.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, menyampaikan bahwa penyelenggaraan layanan keimigrasian di pusat perbelanjaan merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat, baik WNI maupun WNA.


“Kehadiran Kantor Imigrasi Denpasar di Plaza Renon merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh kemudahan akses dalam mengurus dokumen keimigrasian. Hal ini sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang senantiasa menekankan prinsip ‘Imigrasi Untuk Rakyat’,” ujarnya.


Masyarakat, baik WNI maupun WNA, yang akan memanfaatkan layanan tersebut diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum mendatangi lokasi pelayanan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pelayanan serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan layanan.


Melalui penyelenggaraan layanan di Plaza Renon, Kantor Imigrasi Denpasar berharap dapat mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, mengurangi kepadatan pemohon di kantor utama, serta memberikan pengalaman pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien, khususnya di wilayah Denpasar.


Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menyampaikan bahwa penyelenggaraan layanan keimigrasian di pusat perbelanjaan merupakan salah satu bentuk inovasi pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


“Kami ingin memastikan bahwa layanan keimigrasian dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk di pusat-pusat aktivitas warga. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman,” ungkapnya.


Melalui inovasi pelayanan ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali bersama Kantor Imigrasi Denpasar terus berupaya mewujudkan pelayanan keimigrasian yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (*) 

Seleksi Tamtama Polri T.A. 2026 di Polda Papua Berjalan Transparan, 27 Peserta Penuhi Syarat

 


Jayapura – Polda Papua melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani (UKJ) dalam rangka Seleksi Penerimaan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Rastra Samara dan Gedung Dojo SPN Polda Papua, Jumat (12/06/2026).


Kegiatan dipimpin oleh Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Papua, Kombes Pol Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., serta dihadiri Ps. Kasubbagrohjashor Biro SDM Polda Papua AKP Djadik, Paur Subagbagselek Bagdalpers Biro SDM Polda Papua IPTU Sudirman, S.H., panitia jasmani, dan pengawas internal.


Pada pelaksanaan apel pembukaan, Ka SPN Polda Papua memberikan arahan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta kejujuran dalam setiap proses yang dijalani.


“Kepada seluruh peserta, saya mengingatkan agar mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kejujuran. Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hasil yang baik hanya dapat diraih melalui persiapan yang matang, kerja keras, dan doa,” ujar Kombes Pol Andreas Luhut Jaya Tampubolon.


Selain itu, peserta juga diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan selama pelaksanaan kegiatan dan segera melaporkan kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan fisik. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan aman dan mengutamakan keselamatan peserta.


Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengisian daftar hadir dan pemeriksaan kesehatan awal berupa pengecekan tekanan darah, pemanasan, lari selama 12 menit, pull up, push up, sit up, shuttle run (lari angka delapan), uji renang, hingga pemeriksaan antropometrik.


Pelaksanaan Uji Kesamaptaan Jasmani ini bertujuan untuk mengukur kesiapan fisik para peserta sebagai salah satu syarat utama dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri. Seluruh tahapan dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan humanis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Dari jumlah keseluruhan 30 peserta yang hadir mengikuti seleksi, sebanyak 27 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 3 peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).


Diharapkan melalui proses seleksi yang berkualitas ini akan terjaring calon-calon Tamtama Polri yang memiliki fisik prima, mental yang kuat, integritas tinggi, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.