View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

03/11/26

Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Babinsa Kloposawit Bersama Warga Bersihkan Jalan


Lumajang – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, Babinsa Kloposawit Koramil 0821-09/Candipuro, Serda Moh. Dedik Indra Irawan, bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan kanan dan kiri jalan menuju area pertanian di Dusun Jurang Geger RT 002 RW 003, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026).


Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan sepanjang kurang lebih 850 meter di kanan dan kiri jalan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan akses jalan yang digunakan masyarakat, khususnya para petani menuju area pertanian.


Disela kegiatannya, Serda Moh. Dedik Indra Irawan menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kerja bakti tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk terus hadir dan membantu masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti kerja bakti memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong.

 

“Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, khususnya akses jalan menuju area pertanian. Selain membuat lingkungan lebih bersih dan nyaman, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar dia.


Sementara itu, Kepala Dusun Jurang Geger, Suratman, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang turut menggerakkan dan bekerja bersama masyarakat. Ia berharap kebersamaan tersebut dapat terus terpelihara sehingga warga semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kondisi fasilitas jalan di desa. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan keterlibatan Babinsa yang selalu hadir bersama masyarakat. Dengan adanya kerja bakti ini, kami berharap akses jalan menuju area pertanian menjadi lebih bersih dan terawat, sehingga masyarakat, khususnya para petani, dapat lebih nyaman saat beraktivitas,” ungkapnya.


Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Kloposawit berupaya memperkuat paradigma kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan gotong royong yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sinergi antara Babinsa dan warga diharapkan terus terjalin dalam berbagai kegiatan pembangunan maupun pemeliharaan lingkungan, sehingga tercipta desa yang bersih, nyaman, serta memiliki semangat kebersamaan yang kuat. (Pendim0821)

Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Lumajang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi.

 


Lumajang – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Polres Lumajang bersama Forkopimda Kabupaten Lumajang melaksanakan Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026, bertempat di Halaman Mapolres Lumajang, Selasa (3/11/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama seluruh unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, dan instansi terkait dalam memperkuat kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta bencana alam lainnya yang dapat terjadi akibat meningkatnya intensitas curah hujan.


Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., dalam amanatnya menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana. Kesiapan personel, sarana prasarana, serta kecepatan koordinasi menjadi faktor penting dalam memberikan penanganan dan pelayanan kepada masyarakat saat terjadi bencana.


Senada dengan hal tersebut, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menegaskan bahwa TNI melalui jajaran Kodim 0821/Lumajang siap bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya mitigasi maupun penanganan bencana.


Menurutnya, kesiapsiagaan harus diwujudkan melalui langkah nyata, mulai dari pemantauan wilayah rawan bencana, peningkatan koordinasi lintas sektor, hingga kesiapan personel untuk bergerak cepat apabila terjadi keadaan darurat.


Melalui apel siaga tersebut, diharapkan terbangun kesamaan langkah dan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Lumajang. Dengan sinergi yang kuat, penanganan bencana dapat dilaksanakan secara cepat, terpadu, dan tepat sasaran.


Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan bahwa kehadiran TNI-Polri bersama pemerintah daerah merupakan wujud tanggung jawab bersama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. "Kesiapsiagaan dan sinergi menjadi kunci agar setiap potensi bencana dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat, sehingga keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama." (Pendim 0821).

Forkopimda Lumajang Salurkan Santunan dan Bantuan kepada Keluarga Korban Longsor, Sekaligus Tinjau DAS Curah Kobokan


Lumajang – Forkopimda Kabupaten Lumajang menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana dengan memberikan santunan dan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam memastikan kondisi wilayah pascabencana. 


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., bersama Ketua DPRD Kabupaten Lumajang dan Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., juga melaksanakan peninjauan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, pascabanjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi sekitar pukul 00.14 WIB.


Setelah meninjau kondisi DAS Curah Kobokan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pos Pantau proyek Semeru di Dusun Gemuk Mas, Desa Supiturang. Di lokasi tersebut, rombongan menerima paparan dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Jawa Timur mengenai perkembangan proyek Vulkanik Disaster Risk Reduction Sector Project (VDRRSLP).


Setelah meninjau kondisi DAS Curah Kobokan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pos Pantau proyek Semeru di Dusun Gemuk Mas, Desa Supiturang. Di lokasi tersebut, rombongan menerima paparan dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Jawa Timur mengenai perkembangan proyek Vulkanik Disaster Risk Reduction Sector Project (VDRRSLP).


Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa berdasarkan hasil peninjauan, kondisi masyarakat pascabanjir lahar dingin Semeru dalam keadaan aman. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat intensitas curah hujan di Kabupaten Lumajang dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi.


Bupati juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua warga akibat bencana tanah longsor di Desa Tamanayu pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana, Pemerintah Kabupaten Lumajang pada hari tersebut menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi.


Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menyampaikan bahwa TNI melalui Kodim 0821/Lumajang akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, serta seluruh unsur terkait dalam membantu masyarakat, baik dalam penanganan pascabencana maupun upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan.


Dandim menegaskan bahwa jajaran Babinsa akan terus meningkatkan pemantauan wilayah, memperkuat komunikasi dengan perangkat desa dan masyarakat, serta siap membantu proses penanganan apabila terjadi kondisi darurat. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dan ketika terjadi peningkatan debit aliran sungai.


Melalui kepedulian Forkopimda dalam memberikan santunan kepada keluarga korban serta peninjauan langsung wilayah terdampak, diharapkan kehadiran pemerintah dan TNI-Polri dapat memberikan dukungan moril kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi bencana. Hal ini menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan serta rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Lumajang. (Pendim 0821).

Gubernur Jatim Bersama Forkopimda Lumajang Salurkan Santunan Korban Longsor Tamanayu, Dandim 0821 Turut Dampingi

 


Lumajang – Kepedulian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.) Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama Forkopimda Kabupaten Lumajang dengan memberikan santunan dan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor di Dusun Manggisan, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Senin (2/11/2026).


Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB tersebut disambut Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., Ketua DPRD Lumajang Hj. Oktafiyani, S.H., M.H., serta jajaran Forkopimda dan instansi terkait. Dalam kesempatan itu, Gubernur bersilaturahmi dengan keluarga korban sekaligus menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Imron Rosadi (40) dan putrinya, Hilya (9), akibat bencana tanah longsor pada 31 Oktober 2026.


Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemulihan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan uang duka sebesar Rp20 juta, 75 sak semen, 5.000 buah bata merah, 1.500 buah genteng, 60 batang kayu balok, serta lima paket sembako. Sementara Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan uang duka sebesar Rp5 juta dan tiga paket sembako. Bantuan material tersebut diharapkan dapat mendukung penanganan rumah korban yang mengalami kerusakan berat.


Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.) Khofifah Indar Parawansa, M.Si., dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa perubahan cuaca perlu menjadi perhatian bersama. Berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau diperkirakan berakhir pada akhir November dan memasuki musim penghujan pada awal Desember 2026. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena peningkatan curah hujan dapat memicu bencana longsor di sejumlah wilayah. Gubernur juga menyampaikan doa agar kedua korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.


Sementara itu, Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan peninjauan DAS Curah Kobokan, Desa Supiturang, pascabanjir lahar dingin Semeru yang terjadi sekitar pukul 00.14 WIB. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi masyarakat pascakejadian dalam keadaan aman. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah Lumajang cukup tinggi. Pemkab Lumajang juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi mulai 2 November 2026 hingga 30 Januari 2027.


Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menegaskan bahwa Kodim 0821/Lumajang siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait dalam membantu penanganan dampak bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah rawan bencana. Melalui jajaran Babinsa, pemantauan kondisi wilayah dan komunikasi dengan perangkat desa serta masyarakat terus diperkuat guna mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan tanda-tanda potensi bencana.


Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari perhatian Forkopimda terhadap perkembangan kondisi Gunung Semeru. Sebelumnya, rombongan Bupati bersama Ketua DPRD dan Dandim 0821/Lumajang meninjau DAS Curah Kobokan serta menerima paparan perkembangan proyek Vulkanik Disaster Risk Reduction Sector Project (VDRRSLP) dari Kepala BBWS Provinsi Jawa Timur. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi aliran sungai sekaligus memastikan upaya pengendalian aliran lahar berjalan sesuai perencanaan.


Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI-Polri, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat upaya mitigasi serta penanganan bencana di Kabupaten Lumajang. Kehadiran Dandim bersama Forkopimda dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mengutamakan keselamatan warga di tengah ancaman bencana. (Pendim0821).

Polres Mamberamo Tengah Ajak Masyarakat Cegah Karhutla Melalui Patroli Dan Sambang Humanis


 

Jayapura – Mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membutuhkan kepedulian serta peran aktif seluruh elemen masyarakat. 


Untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap bahaya pembakaran hutan dan lahan, Kapolsek Kelila IPDA Alfius E. Simbiak, S.H., bersama delapan personel melaksanakan patroli pagi dan sambang masyarakat di wilayah hukum Polsek Kelila, Selasa (03/11/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.40 hingga 10.00 WIT tersebut menyasar sejumlah titik di Distrik Kelila. Dalam patroli dan sambang tersebut, Kapolsek bersama personel menyampaikan imbauan kamtibmas dengan memberikan perhatian khusus terhadap pencegahan Karhutla, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.


Kapolsek Kelila IPDA Alfius E. Simbiak, S.H. mengatakan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh masyarakat, terutama dalam menghindari aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran tidak terkendali.


“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Hutan dan lingkungan merupakan kekayaan alam yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai akibat pembakaran yang tidak terkendali, api meluas dan merugikan masyarakat sendiri,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan serta menghindari aktivitas lain yang dapat memicu munculnya titik api, khususnya saat kondisi cuaca panas dan lahan kering.


“Apabila melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat agar dapat ditangani secepat mungkin. Kami berharap masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan para pemuda dapat bersama-sama menjadi pelopor pencegahan Karhutla di Distrik Kelila,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek bersama personel juga menyambangi kediaman Bapak Opunik Pagawak. Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi serta mengajak warga dan para pemuda menjadi mitra kepolisian dalam mencegah terjadinya Karhutla.


Suasana keakraban semakin terasa ketika Bapak Opunik Pagawak bersama sejumlah pemuda mengajak Kapolsek dan personel menikmati buah merah, salah satu kekayaan alam khas Papua. Sambil berbincang santai, warga juga memperkenalkan berbagai jenis serta manfaat buah merah. Momen sederhana ini menjadi sarana mempererat hubungan sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.


Bapak Opunik Pagawak bersama para pemuda menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolsek Kelila beserta jajaran. Mereka menyambut baik kegiatan sambang tersebut karena menjadi ruang komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat, termasuk dalam menyampaikan imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.


Kapolsek Kelila menegaskan bahwa menjaga hutan bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam mengajak masyarakat menjaga keamanan sekaligus kelestarian alam.


Melalui kegiatan patroli dan sambang ini, Polsek Kelila berharap tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan, melindungi hutan sebagai kekayaan alam Papua, serta mencegah dampak kebakaran yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.


Perkuat Infrastruktur Desa, Babinsa dan Masyarakat Bersinergi Bangun Drainase

 


HULU SUNGAI TENGAH – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus diwujudkan melalui peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa). 


Kali ini, Babinsa Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan, Koptu Rama Karma, melaksanakan pendampingan kegiatan pembuatan drainase di Desa Limbar, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa (3/11/2026).


Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap pembangunan di wilayah binaan sekaligus upaya mempererat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.


Plh. Danramil 1002-01/Batang Alai Selatan, Peltu A. Turidi, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pendampingan pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus wujud dukungan TNI terhadap program pembangunan pemerintah daerah.


Menurutnya, pembangunan drainase memiliki peran penting dalam menunjang lingkungan desa yang lebih baik, terutama untuk memperlancar aliran air serta mengantisipasi terjadinya genangan saat hujan.


"Kami berharap melalui pendampingan Babinsa, pembangunan infrastruktur desa dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran Babinsa juga diharapkan mampu mendorong semangat kebersamaan dan gotong royong dalam setiap kegiatan pembangunan," ujarnya.


Ia menambahkan, TNI melalui jajaran Koramil akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat serta mendukung berbagai kegiatan positif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pembangunan drainase di Desa Limbar dapat berjalan lancar dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

(Pen1002)

Ops Sikat Cartenz II-2026, Polres Jayawijaya Amankan Target Operasi Curas di Wamena

 

 

Jayapura – Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Sikat Cartenz II-2026 melalui Subsatgas Pidana Umum (Pidum) Polres Jayawijaya berhasil mengamankan seorang pria berinisial W.K. yang masuk dalam Target Operasi kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Selasa (03/11/2026).


Pengamanan tersebut dilakukan pada Senin (2/11/2026) di kawasan Jalan Trans Kimbim, tepatnya di sekitar Lipi, Wamena. 


Petugas terlebih dahulu memperoleh informasi keberadaan pelaku yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Saat hendak diamankan, W.K. sempat berusaha melarikan diri sehingga petugas melakukan pengejaran hingga berhasil menangkapnya.


Kasubsatgas Pidum Polres Jayawijaya, IPTU Marcelino H. Rumambi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 dalam memburu para pelaku kejahatan konvensional, khususnya pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.


“Pengamanan target operasi ini merupakan hasil tindak lanjut informasi dan penyelidikan yang dilakukan anggota di lapangan. Setelah diamankan, pelaku dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan menunjukkan sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya tindak pidana curas. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kejadian lainnya,” ujar IPTU Marcelino.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, W.K. diduga terlibat dalam sejumlah kasus curas di wilayah Wamena. Salah satunya adalah pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan SD Percobaan pada 6 Agustus 2026. 


Dalam kejadian tersebut, pelaku diduga melakukan pengancaman terhadap korban menggunakan senjata tajam berupa pisau, kemudian membawa sepeda motor milik korban dan menjualnya kepada pihak lain.


Selain itu, W.K. juga diduga terlibat dalam kasus curas di Jalan Trans Kimbim pada 25 Agustus 2026 bersama sejumlah orang lainnya. Keterlibatan pelaku dalam kedua perkara tersebut masih terus didalami oleh penyidik berdasarkan laporan polisi yang telah diterima Polres Jayawijaya.


Dari hasil pengembangan, W.K. diketahui merupakan residivis kasus curas pada 2021. Sebelumnya, polisi juga telah mengamankan seorang terduga pelaku lain berinisial W.K. dalam perkara curas di Jalan SD Percobaan pada 2 September 2026. Pengembangan terhadap kelompok yang diduga terlibat masih terus dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya tempat kejadian perkara dan pelaku lainnya.


IPTU Marcelino menegaskan bahwa Operasi Sikat Cartenz II-2026 menjadi langkah konkret kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta meningkatkan rasa aman masyarakat.


“Kami tidak akan berhenti pada satu penangkapan. Setiap informasi dan perkembangan kasus akan terus ditindaklanjuti untuk mengungkap jaringan maupun pelaku lain yang diduga terlibat. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana,” tegasnya.


Keberhasilan pengamanan target operasi ini menjadi bagian dari komitmen Polres Jayawijaya bersama Satgas Gakkum Polda Papua dalam mendukung Operasi Sikat Cartenz II-2026, khususnya memberantas kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor, demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua tetap kondusif.

 

Tekan Kejahatan 3C, Ops Sikat Cartenz II-2026 Polresta Jayapura Kota Amankan Terduga Pelaku Curanmor

  

Jayapura – Pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 yang digelar Polda Papua terus menunjukkan hasil dalam upaya pemberantasan kejahatan konvensional, khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C), Selasa (03/11/2026).


Kali ini, Tim URC Resmob Numbay Satreskrim Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang pria berinisial ISMM (19) yang masuk dalam Target Operasi kasus curanmor.


Pelaku diamankan pada Senin (2/11/2026) saat sedang bekerja sebagai juru parkir di depan Toko Saga, Kota Jayapura. 


Penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan personel Satgas Gakkum Ops Sikat Cartenz II-2026 dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kasus pencurian kendaraan bermotor.


Dari hasil penyelidikan awal, ISMM diduga terlibat dalam dua kasus curanmor. Kasus pertama terjadi di Jalan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, pada 21 Juni 2026, dengan barang bukti satu unit Honda Supra 100 warna hitam merah bernomor polisi DS 2946 AM. 


Sementara kasus kedua terjadi di Kompleks Aspol Kloofkamp, Jalan Ahmad Yani, Distrik Jayapura Utara, pada 16 September 2026, dengan kendaraan Honda Supra X 125 warna hitam bernomor polisi PA 4848 AR.


Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan tindak pidana curanmor, yakni Honda Supra 100 warna hitam merah, Honda Supra X 125 warna hitam, serta Honda Beat warna biru. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.


Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota sekaligus Kasubsatgas Gakkum Ops Sikat Cartenz II-2026, AKP Dr. Alamsyah Ali, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas Gakkum dalam mengejar target operasi serta menekan angka kejahatan 3C di wilayah hukum Polda Papua.


“Operasi Sikat Cartenz II-2026 dilaksanakan secara terarah melalui kegiatan penyelidikan, penindakan, dan pengembangan terhadap para pelaku kejahatan. Pengamanan salah satu target operasi ini merupakan hasil kerja personel di lapangan dalam menindaklanjuti kasus curanmor. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya,” tegas AKP Alamsyah.


Ia menambahkan, kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Melalui operasi ini, jajaran Satgas Gakkum terus meningkatkan upaya penegakan hukum guna menciptakan rasa aman serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


AKP Alamsyah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkirkan kendaraan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun tindak pidana.


Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Papua melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026 dalam memberantas kejahatan 3C, mengamankan pelaku yang menjadi target operasi, serta memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.