View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

25/04/26

Cegah Bullying, Babinsa Sumberrejo Berikan Sosialisasi Dilingkungan Sekolah

 


Lumajang - Dalam rangka menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, Babinsa sumberrejo Koramil 0821-02/Sukodono Serka Lolok Wahyudi melaksanakan kegiatan sosialisasi perundungan dan bullying kepada siswa SDN Sumberejo 02 Dusun klingsi RT 035 RW 009 Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (25/4/2026).


Dalam kesempatan itu, Sertu Lolok Wahyudi menjelaskan pengertian bullying, dampak negatifnya, dan langkah-langkah pencegahan. Fokus utama penyuluhan adalah edukasi tentang bahaya bullying dan kenakalan remaja, Ia menekankan pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan bebas intimidasi.


“Bullying tidak hanya merusak hubungan sosial, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam, Mari bersama-sama kita ciptakan suasana sekolah yang penuh dengan rasa saling menghormati, kami juga mengajak para siswa untuk menghindari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka," ujar dia 


Sementara itu Kepala sekolah : Arya Rangga Pramita, S.Pd.SD mengatakan bahwa dengan edukasi yang membangun agar tercipta generasi yang kuat, berkarakter, dan kompetitif di masa depan.


"Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak sekarang lebih memahami apa itu bullying dan bagaimana cara menghindarinya. Ini sangat membantu kami sebagai pendidik, sehingga anak anak kami dapat termotivasi dalam kepribadian yang baik," pungkasnya.


Sosialisasi anti-bullying tersebut, diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam membangun kesadaran anti-bullying dan meningkatkan kedisiplinan siswa, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang harmonis dan positif. (Pendim0821)

Pembukaan Badan Jalan TMMD Ke-128 Perkuat Akses dan Harapan Warga Luso

    

MALINAU, Kalimantan Utara – Di tengah hamparan hijau dan sunyi pedalaman, suara deru alat berat memecah pagi di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (25/4/2026). Excavator perlahan membuka badan jalan baru, menyingkirkan tanah dan semak belukar yang selama ini menjadi penghalang mobilitas warga. Di balik pekerjaan fisik itu, tersimpan harapan besar masyarakat akan kehidupan yang lebih baik.


Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0910/Malinau kembali membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan harapan bagi masyarakat di pelosok negeri.


Pembukaan badan jalan menjadi salah satu sasaran utama TMMD kali ini, dengan ukuran lebar jalan 6 meter dan panjang mencapai 1.200 meter. Jalan tersebut nantinya akan menjadi jalur vital bagi warga Desa Luso untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga memperlancar hubungan antarwilayah yang selama ini terkendala kondisi medan.


Satgas TMMD Ke-128 bersama masyarakat setempat bekerja bahu-membahu di lapangan. Di bawah terik matahari, semangat gotong royong tetap menyala. Warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat langsung, membuktikan bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan badan jalan ini merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat.

“Jalan adalah urat nadi kehidupan desa. Ketika akses terbuka, maka ekonomi bergerak, pendidikan lebih mudah dijangkau, pelayanan kesehatan semakin cepat, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat. Inilah tujuan utama TMMD, menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan rakyat,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa semangat kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam setiap pelaksanaan TMMD.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat. Kemanunggalan itu bukan sekadar slogan, tetapi dibangun melalui kerja nyata, gotong royong, dan kepedulian yang tulus,” tambahnya.


Bagi warga Desa Luso, pembukaan jalan ini bukan hanya proyek pembangunan biasa. Ini adalah jawaban atas penantian panjang. Selama bertahun-tahun, mereka harus menghadapi sulitnya akses transportasi, terutama saat musim hujan tiba, ketika jalan setapak berubah menjadi lumpur yang menyulitkan aktivitas sehari-hari.


Kini, harapan itu mulai terlihat. Jalan yang perlahan terbuka seakan menjadi simbol masa depan yang lebih cerah—bahwa desa mereka tidak lagi terisolasi, hasil kebun dapat lebih mudah dipasarkan, dan anak-anak mereka dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman.


(Pendim0910)

TMMD Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau Hadirkan Layanan Kesehatan, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

 

MALINAU, Kalimantan Utara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0910/Malinau kembali menunjukkan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (25/4/2026).


Dalam rangkaian kegiatan nonfisik TMMD tersebut, Satgas TMMD Ke-128 bersama tenaga kesehatan setempat menggelar sosialisasi pencegahan stunting, pelayanan Posyandu, Posbindu, serta edukasi mengenai Penyakit Tidak Menular (PTM), yang menjadi perhatian penting bagi kesehatan masyarakat pedesaan.


Kegiatan ini disambut antusias oleh warga, khususnya para ibu, balita, dan lansia yang hadir untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan, penimbangan balita, konsultasi gizi, hingga penyuluhan tentang pola hidup sehat dan pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., mengatakan bahwa program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor kesehatan.


“TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas fisik, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Melalui pelayanan kesehatan ini, kami ingin membantu masyarakat agar lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga, terutama dalam upaya pencegahan stunting dan penyakit tidak menular,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi solusi atas kebutuhan warga di lapangan.


“Kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata seperti ini. Ketika TNI hadir membantu masyarakat, di situlah kepercayaan dan kebersamaan semakin kuat,” tambahnya.


Dalam suasana penuh kehangatan, personel Satgas TMMD juga tampak aktif membantu proses pelayanan, mulai dari pendampingan warga, pembagian bantuan tambahan gizi, hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang hadir.


Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah warga Desa Luso, menjadi bukti bahwa perhatian sederhana yang diberikan mampu menghadirkan harapan besar bagi masyarakat di pelosok.


Melalui kegiatan ini, TMMD Ke-128 wilayah Kodim 0910/Malinau kembali menegaskan bahwa pengabdian TNI kepada rakyat tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


(Pendim0910)

TMMD ke-128 Kodim 0910/Malinau Gelar Sosialisasi Kesehatan di Desa Luso


Malinau – Dalam rangka kegiatan non fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Wilayah Perbatasan Tahun Anggaran 2026, Kodim 0910/Malinau melaksanakan sosialisasi kesehatan yang meliputi stunting, Posyandu, Posbindu, serta penyakit tidak menular (PTM), bertempat di Gedung Sekretariat Desa Luso, ruang Posyandu Stabun, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (25/4/2026).


Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 Wita tersebut melibatkan berbagai unsur tenaga kesehatan dan kader Posyandu. Hadir dalam kegiatan ini antara lain 10 orang petugas Posyandu balita, 5 orang kader Posyandu balita, 5 orang petugas Posyandu lansia dari Puskesmas, anggota Kodim 0910/Malinau, 5 orang kader Posyandu lansia, serta 2 orang kader Posyandu ibu hamil.


Selain itu, masyarakat juga turut berpartisipasi aktif sebagai peserta, yang terdiri dari 54 balita aktif, 34 lansia, dan 6 ibu hamil.


Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya pencegahan stunting, pemantauan kesehatan melalui Posyandu dan Posbindu, serta deteksi dini penyakit tidak menular. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatan diri dan keluarga.


Salah satu warga peserta, Yoana, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi yang diberikan mudah dipahami dan menambah wawasan, khususnya terkait pencegahan stunting dan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.


“Kami jadi lebih mengerti bagaimana menjaga kesehatan anak dan keluarga. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat,” ujarnya.


Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 10.10 Wita. Program non fisik dalam TMMD ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan.

Kebersamaan Satgas TMMD ke-128 di Desa Luso Kian Erat dalam Pengerjaan RTLH

 


Malinau – Di tengah progres pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0910/Malinau, suasana kebersamaan dan kekompakan terlihat nyata di lokasi kegiatan. Hal tersebut tampak saat personel yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat melaksanakan pekerjaan pada sasaran fisik rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (25/4/2026).


Personel yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, serta warga setempat menunjukkan semangat yang sama dalam menyelesaikan pekerjaan. Mereka saling bahu membahu, bekerja tanpa mengenal lelah demi mencapai target yang telah ditentukan.


Pada sasaran lima unit RTLH, kegiatan pengerjaan terus dikebut dengan mengedepankan gotong royong. Selain mempercepat proses pembangunan, interaksi yang terjalin juga menciptakan kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.


Keakraban yang terbangun di lapangan bahkan terasa layaknya hubungan persaudaraan. Hal ini menjadi salah satu nilai penting dalam pelaksanaan TMMD, yakni memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Komandan Kodim 0910/Malinau selaku Dansatgas TMMD ke-128 menyampaikan bahwa semangat kebersamaan tersebut merupakan modal utama dalam menyukseskan program TMMD.


“Sinergi dan kekompakan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Kami berharap seluruh sasaran dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.


Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pelaksanaan TMMD ke-128 di Desa Luso diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara aparat dan masyarakat.

Rumah Tidak Layak Huni di Desa Luso Direhab, Progres TMMD ke-128 sesuai progres.

 


Malinau – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Bapak Yosua di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, kini berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.


Kegiatan rehab rumah tersebut melibatkan sinergi antara personel TNI, Polri, Satpol PP, serta masyarakat setempat. Mereka bahu membahu melaksanakan pengerjaan, mulai dari pembongkaran hingga perbaikan struktur rumah agar menjadi lebih layak huni.


Di lapangan, terlihat semangat kebersamaan yang kuat antara aparat dan warga. Gotong royong menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Komandan Kodim 0910/Malinau selaku Dansatgas TMMD ke-128 menyampaikan bahwa rehabilitasi RTLH ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak dan aman.


“Melalui program TMMD ini, kami berharap hasil pembangunan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta mampu meningkatkan kualitas hidup warga,” ujarnya.


Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan pengerjaan rehab rumah milik Bapak Yosua dapat segera rampung tepat waktu, sehingga dapat segera ditempati dengan kondisi yang lebih layak dan nyaman.

Proses Pembongkaran Lantai Jembatan Gantung dan Membantu Menyebrangkan Anak Sekolah di Sajau Hilir

  


Bulungan – Kegiatan rehabilitasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, terus berjalan. Memasuki tahap pembongkaran lantai lama, personel bersama tim teknis melaksanakan pekerjaan dengan penuh kehati-hatian demi mempercepat proses perbaikan jembatan, Sabtu (25/04).


Pembongkaran lantai dilakukan pada bagian papan lama yang sudah mengalami kerusakan dan akan diganti dengan material baru yang lebih kokoh. Proses ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi jembatan tersebut setiap hari.


Di sela-sela pengerjaan, personel juga membantu masyarakat dengan menyebrangkan anak-anak sekolah yang hendak berangkat belajar. Bantuan tersebut diberikan agar para pelajar tetap dapat beraktivitas dengan aman meskipun jembatan sedang dalam proses perbaikan.


Kehadiran personel di lokasi mendapat apresiasi dari warga setempat, karena selain memperbaiki sarana penghubung desa, juga memberikan perhatian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.


Diharapkan, rehabilitasi Jembatan Gantung Garuda dapat segera selesai sehingga akses transportasi warga Desa Sajau Hilir kembali lancar dan aktivitas masyarakat berjalan normal.

Satlantas Polres Jayapura Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polsanak di Sentani

 


Jayapura – Dalam upaya menanamkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas sejak usia dini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayapura melalui Unit Pendidikan Masyarakat dan Keamanan dan Keselamatan (Dikmas/Kamsel) menggelar kegiatan Sosialisasi Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di SD MI DDI Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (24/04/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut dipimpin oleh Kanit Dikmas/Kamsel Satlantas Polres Jayapura, Aiptu Bahtiar Yusuf, S.H., bersama dua personel, yakni Aipda Muh. Saing dan Aipda I Kadek Karyata, S.H.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan materi pengenalan rambu-rambu lalu lintas kepada para siswa dengan metode interaktif dan edukatif. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, terutama saat penyampaian materi dikemas melalui permainan dan nyanyian, sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.


Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta perilaku tertib di jalan raya. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk karakter anak sejak dini agar menjadi generasi yang sadar hukum dan mengutamakan keselamatan.


Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melalui Kanit Dikmas/Kamsel Satlantas Polres Jayapura, Aiptu Bahtiar Yusuf, S.H., menyampaikan bahwa program Polsanak merupakan salah satu upaya preventif kepolisian dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin dan keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak. Harapannya, mereka dapat memahami pentingnya tertib berlalu lintas, mengenal rambu-rambu, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Kehadiran program Polsanak ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran anak-anak terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitar.