View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

20/09/26

HUT TNI KE-81, Kodim 0904/Paser Gelar Bakti Kesehatan Bersama Masyarakat

 



Kodim 0904/Paser, Tanah Grogot - Dalam rangka memperingati HUT TNI ke - 81, Kodim 0904/Paser menggelar Bakti Sosial Kesehatan (Baksoskes) gratis bagi masyarakat. Minggu (20/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan dan kegiatan ini dilaksanakan secara Serentak seluruh jajaran TNI di Indonesia.


Kegiatan tersebut melibatkan Kodim 0904/Paser, Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Polkes 06.10.03 Paser dan PMI Paser. Dimana kegiatan pagi hari ini juga dilaksanakan secara live melalui daring bersamaan seluruh jajaran TNI di Indonesia.


Kolaborasi tersebut menghadirkan sejumlah layanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat secara gratis. 


Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan mata, pemeriksaan kesehatan jantung, Pengecekan Tekanan Darah, Gula Darah, kolesterol, kesehatan jantung dan donor darah. 


Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut secara gratis sesuai kebutuhan dalam kegiatan yang digelar di Aula Panglima Sentik Makodim 0904/Psser sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 ini.


Ratusan warga beserts instansi gabungan se Kabupaten Paser mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Selain memberikan pelayanan kesehatan, Baksos Kesehatan TNI menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI, Instansi lain dan masyarakat melalui kegiatan sosial yang dapat dirasakan secara langsung.


Salah seorang warga, Andi (42 tahun), menyampaikan bahwa  merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan dalam kegiatan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada TNI khususnya Kodim 0904/Paser karena menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.


PMI Paser juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar oleh Kodim 0904/Paser, dimana dengan adanya kegiatan ini Bank Darah di PMI Paser dapat terisi untuk memberikan stok Darah bagi yang membutuhkan.


Dim 0904/Psr

Bripda Faradila Kembali Harumkan Nama Polda Papua, Pertahankan Emas Selam OBA

 


Jayapura – Personel Polwan Bintara Ditpolairud Polda Papua, Bripda Faradila A. Hehanussa, kembali mengharumkan nama Polda Papua dengan mempertahankan medali emas pada cabang olahraga Selam Orientasi Bawah Air (OBA) dalam Open Turnamen Piala Panglima TNI Tahun 2026 yang digelar pada 19–20 September 2026 di perairan Teluk Ambon, tepatnya di depan Mako Kodaeral IX Ambon.


Prestasi tersebut menjadi capaian membanggakan bagi Polda Papua setelah Bripda Faradila kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang olahraga selam yang menguji kecepatan sekaligus ketepatan peserta dalam menyelesaikan setiap tahapan perlombaan.


Cabang olahraga Selam OBA yang dipertandingkan dalam turnamen tersebut menggabungkan dua kategori, yakni terukur dan akurasi, sehingga peserta dituntut mampu memadukan kecepatan dengan ketepatan dalam pelaksanaannya.


Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kemampuan yang dibutuhkan dalam Selam OBA juga memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas Pencarian dan Pertolongan (SAR) di air. 


Personel dituntut memiliki kondisi fisik dan mental yang prima, menguasai teknik penyelaman serta mampu menggunakan kompas sebagai alat navigasi ketika berada di bawah permukaan air.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan Bripda Faradila A. Hehanussa yang kembali mempertahankan medali emas pada ajang tersebut.


“Selamat kepada Bripda Faradila A. Hehanussa atas prestasi yang kembali diraih dengan mempertahankan medali emas pada cabang olahraga Selam OBA Piala Panglima TNI Tahun 2026. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Polda Papua sekaligus mengharumkan nama institusi di tingkat nasional,” ucap Kabid Humas, Minggu (20/09/2026).


Kombes Cahyo menambahkan, prestasi tersebut menunjukkan bahwa personel Polri, khususnya Polwan, memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan kemampuan di berbagai bidang, termasuk olahraga yang juga dapat menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.


“Olahraga selam membutuhkan kecepatan, ketepatan, konsentrasi serta ketahanan fisik dan mental. Kemampuan tersebut juga sangat relevan dalam mendukung tugas SAR di perairan,” ungkapnya. 


“Kami berharap prestasi Bripda Faradila dapat menjadi motivasi bagi personel Polda Papua lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan dan memberikan prestasi terbaik bagi institusi,” imbuhnya.

Tokoh Agama Papua Pdt. MPA Maury Serukan Penghentian Kekerasan dan Kedepankan Dialog Damai

 



Opini, Papua - Pdt. MPA Maury dari Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Papua Provinsi Papua, mewakili tokoh-tokoh agama di Tanah Papua, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di sejumlah wilayah Papua, khususnya di Provinsi Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.


Menurutnya, peristiwa kekerasan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir sangat menyayat hati, terlebih korban merupakan masyarakat yang datang untuk bekerja, mencari kehidupan, maupun memberikan bantuan kepada masyarakat di daerah pedalaman. Ia menegaskan bahwa para korban juga merupakan sesama manusia yang memiliki keluarga, saudara, serta hak untuk hidup dan bekerja dengan aman.


Sebagai tokoh agama, Pdt. MPA Maury menyampaikan penyesalan yang mendalam atas terjadinya tindakan kekerasan tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat Papua, baik yang berada di wilayah pesisir, perkotaan, kepulauan maupun pedalaman, untuk menyadari bahwa semuanya merupakan bagian dari masyarakat Papua dan Indonesia yang hidup bersama di atas tanah yang diberikan Tuhan.


Ia juga mengimbau kepada pihak-pihak yang memiliki perbedaan pandangan atau pemikiran terkait Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar menyampaikan aspirasi melalui dialog dan cara-cara yang damai. Menurutnya, berbagai persoalan dan perbedaan pandangan seharusnya dapat dibicarakan bersama dengan pemerintah maupun pihak-pihak terkait, tanpa harus menggunakan kekerasan dan mengorbankan nyawa manusia.


“Bicaralah kepada bangsa ini, kepada para pemimpin, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, TNI, Polri maupun seluruh pihak yang ada di Indonesia. Mari membuka diri dan membuka hati untuk berbicara bersama,” ujarnya.


Pdt. MPA Maury juga mengingatkan bahwa masyarakat yang datang dari daerah lain untuk bekerja dan membantu masyarakat Papua merupakan bagian dari bangsa Indonesia. Karena itu, keberadaan mereka tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan tindakan kekerasan yang dapat menghilangkan nyawa.


Ia kembali menyoroti adanya korban lain dalam peristiwa kekerasan yang terjadi setelah kejadian sebelumnya di wilayah Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, termasuk seorang sopir kendaraan dalam perjalanan menuju wilayah Intan Jaya. Menurutnya, setiap korban meninggalkan keluarga yang merasakan kehilangan dan duka yang mendalam.


Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk menghentikan kekerasan dan mengedepankan kehidupan yang damai. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki perasaan, keluarga dan orang-orang yang mencintainya, sehingga setiap tindakan yang merenggut nyawa seseorang juga meninggalkan luka bagi keluarga yang ditinggalkan.


Di akhir pesannya, Pdt. MPA Maury mengajak seluruh masyarakat Papua untuk berserah diri kepada Tuhan, menjaga kehidupan, serta bersama-sama membangun Tanah Papua dengan cara-cara yang damai.


“Marilah kita semua sadar bahwa Tuhan menyayangi kita semua. Dari ujung ke ujung Tanah Papua, saya berharap kita semua berserah diri kepada Tuhan dan mengikuti kehendak Tuhan bagi bangsa kita dan bagi Tanah Papua,” tuturnya.

Jaga Kedamaian Papua Pegunungan, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

 


Jayapura – Upaya menjaga keamanan dan kedamaian di Papua Pegunungan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan serta masyarakat.


Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP), John Wempi Wetipo, mendorong para pimpinan daerah untuk merangkul seluruh pihak dan memperkuat komunikasi sebagai bagian dari upaya menyelesaikan berbagai persoalan konflik yang terjadi di wilayah Papua Pegunungan.


John Wempi Wetipo mengatakan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dengan seluruh pihak, termasuk para kepala daerah di wilayah Papua Pegunungan. 


Menurutnya, persoalan keamanan yang terjadi di sejumlah daerah perlu dibicarakan secara bersama sehingga langkah penyelesaiannya dapat dilakukan secara terkoordinasi.


“Pimpinan daerah harus merangkul semua pihak dan membangun komunikasi yang baik. Jangan sampai persoalan yang terjadi di satu wilayah berkembang menjadi persoalan yang lebih luas. Karena itu, perlu ada ruang untuk duduk bersama, membicarakan persoalan yang ada dan mencari solusi secara bersama,” ujar John Wempi Wetipo.


Ia juga mendorong Gubernur Papua Pegunungan untuk memperkuat komunikasi dengan para bupati, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan pihak terkait lainnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyatukan langkah dalam menjaga keamanan sekaligus mencari penyelesaian terhadap persoalan yang terjadi di sejumlah wilayah.


Sejumlah wilayah di Papua Pegunungan, seperti Jayawijaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Nduga, masih menghadapi berbagai persoalan keamanan. 


Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan persoalan tidak hanya dilakukan secara parsial, tetapi melalui koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan.


“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir, tokoh-tokoh juga harus mengambil peran dan semua pihak harus membuka komunikasi. Dengan begitu, setiap persoalan bisa dibicarakan dan dicarikan jalan keluar dengan baik,” katanya.


Upaya membangun komunikasi dan merangkul seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat sinergi antarelemen masyarakat serta mencegah berkembangnya konflik. 


Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi dan turut menjaga situasi Kamtibmas dengan menyampaikan setiap persoalan melalui jalur komunikasi yang tepat.


Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan Papua Pegunungan yang aman, damai dan kondusif.

Satpolair Polres Pasuruan Kota Tindak Penggunaan Jaring Trawl, Seorang Nelayan Diamankan

 


Pasuruan Kota – Komitmen menjaga keamanan sekaligus kelestarian sumber daya kelautan terus diperkuat Polres Pasuruan Kota melalui Satpolair. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan patroli dan pengawasan di wilayah perairan guna mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ekosistem serta melanggar ketentuan perundang-undangan.


Penindakan dilakukan pada Sabtu, 19 September 2026, sekitar pukul 09.30 WIB, dimana sebelumnya personel Satpolair Polres Pasuruan Kota telah mendapatkan informasi dari masyarakat dan saat melaksanakan patroli rutin di wilayah perairan hukum Polres Pasuruan Kota petugas mendapati adanya aktivitas penangkapan ikan yang diduga menggunakan alat penangkap ikan yang dilarang berupa jaring trawl.


Menindaklanjuti temuan tersebut, personel segera melakukan pemeriksaan terhadap perahu nelayan yang berada di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan seorang nelayan berinisial HI, laki-laki berusia 35 tahun, warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.


Dalam pemeriksaan tersebut, petugas turut menemukan dan mengamankan barang bukti berupa satu set jaring trawl yang diduga digunakan untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan. Terlapor beserta barang bukti kemudian diamankan untuk menjalani proses penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Selanjutnya, terlapor dan barang bukti diamankan ke kantor Satpolair Polres Pasuruan Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut yang selanjutnya diserahkan ke Dinas Perikanan Kota Pasuruan.


Terlapor diduga melanggar Pasal 85 Jo Pasal 100 huruf (B) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan terkait penggunaan alat penangkap ikan yang dilarang.


Kasat Polair Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di perairan wilayah hukumm polres pasuruan kota. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan situasi perairan yang aman, tertib, sekaligus mendukung perlindungan sumber daya perikanan.


“Penindakan ini berawal dari kegiatan patroli yang kami laksanakan di wilayah perairan. Saat pelaksanaan patrol perairan tersebut, personel mendapati adanya dugaan penggunaan alat tangkap ikan yang dilarang oleh undang undang berupa jaring trawl. Kami kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan terlapor beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Edy Suseno.


Satpolair Polres Pasuruan Kota juga mengimbau kepada seluruh masyarakat nelayan agar menjalankan aktivitas penangkapan ikan secara legal dan bertanggung jawab dengan menggunakan alat tangkap yang sesuai dengan ketentuan Undang Undang yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan serta ekosistem laut bagi generasi mendatang.


Masyarakat turut diharapkan berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah perairan dengan memberikan informasi kepada petugas kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan perairan atau diduga melanggar hukum.


Informasi dan pengaduan dapat segera disampaikan melalui Call Center Polri 110, sebagai layanan kepolisian yang dapat diakses masyarakat secara gratis untuk mendapatkan bantuan maupun menyampaikan laporan secara cepat.

Semarak HUT Ke-81 TNI, Kodim 0903/Bulungan Gelar Donor Darah, Pengobatan Gratis dan Baksos Bersama Masyarakat

 


Bulungan – Dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI, Kodim 0903/Bulungan menggelar kegiatan sosial berupa donor darah, pengobatan gratis dan bakti sosial (baksos). Kegiatan tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, bertempat di Makodim 0903/Bulungan, Jl. Kol. Soetadji, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Minggu (20/09/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI, khususnya Kodim 0903/Bulungan, untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.


Donor darah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, pengobatan gratis memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan dan pemeriksaan kesehatan.


Selain itu, melalui kegiatan bakti sosial, Kodim 0903/Bulungan turut berbagi dengan masyarakat sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam momentum peringatan HUT Ke-81 TNI.


Komandan Kodim 0903/Bulungan yang diwakili Kasdim 0903/Bulungan Letkol Inf May Artantyo, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.


“Melalui kegiatan donor darah, pengobatan gratis dan bakti sosial ini, kami ingin terus mempererat hubungan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. TNI tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.


Menurutnya, semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat” merupakan cerminan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang semakin baik.


“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi momentum untuk semakin memperkuat silaturahmi, kepedulian serta semangat gotong royong di wilayah Kabupaten Bulungan,” tambahnya.


Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Momentum HUT Ke-81 TNI tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan bersama rakyat, demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

Sambangi Jamaah Masjid Andey, Polsek Biak Utara Ajak Warga Jaga Toleransi dan Kedamaian



Jayapura – Membangun kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu langkah Polri dalam menjaga keamanan sekaligus mempererat kerukunan di tengah kehidupan masyarakat. 


Hal tersebut dilakukan Kapolsek Biak Utara Iptu Ridwan Nanang bersama anggota piket melalui kegiatan patroli sambang dan silaturahmi dengan jamaah Masjid Kampung Andey, Distrik Biak Utara, Sabtu (19/09/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek berdialog langsung dengan para jamaah dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga toleransi dan kedamaian di lingkungan tempat tinggal.


Kapolsek mengajak masyarakat untuk saling menghormati, menjaga keamanan dan kenyamanan, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat memicu perselisihan di tengah masyarakat.


“Kita semua memiliki peran dalam menjaga kedamaian. Mari kita saling menghormati dan menjaga toleransi, karena kerukunan yang baik akan membuat masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Kapolsek Biak Utara Iptu Ridwan Nanang.


Ia juga mengajak jamaah dan seluruh masyarakat di wilayah Biak Utara untuk terus menjaga hubungan baik antarwarga tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.


Menurutnya, keberagaman yang ada di tengah masyarakat merupakan bagian dari kehidupan bersama yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan menghargai.


Selain menjaga toleransi, masyarakat juga diimbau untuk segera menyampaikan kepada Kepolisian apabila mengetahui adanya persoalan atau potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan sekitar.


“Jika ada persoalan atau hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, jangan ragu untuk berkomunikasi dengan pihak Kepolisian. Kami siap mendengarkan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan sambang tersebut mendapat sambutan hangat dari jamaah Masjid Kampung Andey. Dialog yang berlangsung secara langsung diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.


Polsek Biak Utara akan terus mengedepankan kegiatan sambang dan dialog dengan masyarakat sebagai sarana memperkuat komunikasi, menyerap informasi serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

 

Cegah Karhutla, Polsek Asiki Ajak Warga Jaga Lingkungan dan Waspadai Titik Api

 


Jayapura – Polsek Asiki Polres Boven Digoel terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan patroli sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah hukumnya, Sabtu (19/09/2026).


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Asiki melaksanakan patroli dan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sekitar Mako Polsek Asiki. Selain memastikan situasi tetap aman, personel juga menyempatkan diri berkomunikasi dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.


Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pencegahan Karhutla. Personel mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta aktivitas masyarakat.


Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dilakukan sebelum api muncul dan meluas.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila melihat adanya titik api atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar Kapolres.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama saat kondisi lingkungan mudah terbakar. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.


Selain memberikan imbauan Karhutla, personel juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing serta segera menyampaikan informasi kepada Kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.


Dari hasil pemantauan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Asiki hingga saat ini terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun titik api yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.


Polsek Asiki mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pencegahan Karhutla sebagai tanggung jawab bersama. Kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan dan segera melaporkan potensi kebakaran menjadi bagian penting dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.


Melalui patroli dan sambang Kamtibmas secara rutin, Polsek Asiki berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari ancaman Karhutla..