View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

08/02/26

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

  


Jayapura – Semangat persaudaraan dan kedamaian di Tanah Papua terus tumbuh seiring pendekatan humanis yang secara konsisten dijalankan oleh anggota Polri. Kehadiran aparat kepolisian yang mengedepankan dialog, empati, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat menjadi energi positif yang membangkitkan optimisme di kalangan generasi muda Papua.


Tokoh Pemuda Papua, Marten Satya, menilai pendekatan yang dilakukan anggota Polri tidak hanya berfokus pada upaya menjaga keamanan, tetapi juga menanamkan harapan serta membangun kepercayaan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pemuda.


Menurut Marten, anggota Polri telah menunjukkan wajah kepolisian yang bersahabat dan membumi. Mereka hadir bukan semata sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mau mendengar, memahami, dan berjalan bersama warga.


“Kami merasakan perubahan yang nyata. Anggota Polri bekerja dengan hati. Mereka menghormati adat, menyapa masyarakat dengan santun, dan benar-benar memahami keberagaman Papua,” ujar Marten.


Ia menegaskan bahwa pemuda Papua membutuhkan keteladanan, bukan sekadar instruksi. Pendekatan humanis tersebut dinilai mampu menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kedamaian.


“Ketika aparat hadir dengan pendekatan kemanusiaan, pemuda merasa dihargai. Dari situlah tumbuh kesadaran untuk ikut menjaga tanah kelahiran, bukan karena rasa takut, tetapi karena cinta,” lanjutnya.


Marten juga mengajak generasi muda Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecah persatuan. Ia menekankan bahwa masa depan Papua sangat bergantung pada peran aktif pemuda sebagai agen perdamaian.


“Pemuda Papua harus menjadi penjaga kedamaian. Jangan mudah terhasut. Mari kita rawat sinergi antara Polri dan masyarakat. Inilah jalan menuju Papua yang aman, bermartabat, dan penuh harapan,” tegasnya.


Pendekatan humanis yang diterapkan anggota Polri menjadi bukti bahwa keamanan yang kokoh lahir dari kepercayaan, dan perdamaian sejati tumbuh dari sentuhan hati. Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga dan menginspirasi pemuda Papua untuk berada di garda terdepan dalam menjaga masa depan Tanah Papua yang damai dan sejahtera.

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung

  


Polri menggelar rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Rapat ini dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak.


Koordinasi ini diperlukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.


Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri, Jumat (6/2) ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.


Polri menggelar rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Rapat ini dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak.


Koordinasi ini diperlukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.


Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri, Jumat (6/2) ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.


"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," ujar Brigjen Langgeng.


Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).


Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.


Sedang menurut Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.


Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga.


Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.


Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.


"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog," beber Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.


Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional.


Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.


Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

07/02/26

Wujudkan Pemuda Papua yang Tangguh dan Berprestasi, Dankodaeral X Cup 2026 Resmi Ditutup dengan Semangat Kebersamaan

 


Jayapura – Turnamen Sepak Bola Dankodaeral X Cup U-23 Tahun 2026 resmi ditutup setelah partai final yang mempertemukan Soren FC dan Tunas Muda Hamadi di Lapangan Trisila Mako Kodaeral X, Hamadi, Kota Jayapura, Sabtu (07/02/2026). 


Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 1.000 penonton itu, Soren FC berhasil keluar sebagai juara dengan kemenangan tipis 1–0.


Penutupan turnamen yang mengusung tema “Melalui Turnamen Sepak Bola U-23 Dankodaeral X Cup, Lahir Generasi Muda Papua yang Tangguh dan Berprestasi” dipimpin oleh Aster Dankodaeral X, Kolonel Mar Donny Ivan, M.Tr.Hanla., M.M.


Hadir mewakili Kapolda Papua, Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Forkopimda Papua, di antaranya Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon, Wadan Kodaeral X Laksamana TNI Dadang Somantri, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.


Dankodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Werijon, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan langkah nyata dalam membina karakter dan fisik generasi muda Papua.


“Alhamdulillah, turnamen ini melahirkan pemenang, namun yang lebih membanggakan adalah terpilihnya 12 pemuda Papua untuk mengikuti program pelatihan profesional di Yogyakarta. Mereka akan dibina langsung oleh Coach Roberto Kuate untuk kemudian diproyeksikan ke klub-klub profesional di Indonesia,” ujar Dankodaeral X.


Keberhasilan turnamen ini terbukti dengan terjaringnya sejumlah pemain unggul. Selain 12 pemain yang dikirim ke Yogyakarta, dua pemain berbakat yakni Daniel Imanuel Yopo dan Oktavianus Awi telah mendapatkan rekomendasi khusus untuk mengikuti seleksi di Persipura U-20. Hal ini turut disaksikan langsung oleh pelatih kawakan Persipura, Rahmad Darmawan, yang turut hadir di lokasi kegiatan.


Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ajang ini. Kehadiran personel Kepolisian dalam memberikan pengamanan dan peliputan memastikan seluruh rangkaian pertandingan sejak babak penyisihan hingga final berjalan aman dan kondusif.


“Kami dari jajaran Kepolisian mendukung penuh wadah-wadah positif seperti ini. Olahraga adalah sarana efektif untuk menjaga persatuan, kedisiplinan, dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif,” ujarnya.


Wujudkan Pemuda Papua yang Tangguh dan Berprestasi, Dankodaeral X Cup 2026 Resmi Ditutup dengan Semangat Kebersamaan

 


Jayapura – Turnamen Sepak Bola Dankodaeral X Cup U-23 Tahun 2026 resmi ditutup setelah partai final yang mempertemukan Soren FC dan Tunas Muda Hamadi di Lapangan Trisila Mako Kodaeral X, Hamadi, Kota Jayapura, Sabtu (07/02/2026). 


Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 1.000 penonton itu, Soren FC berhasil keluar sebagai juara dengan kemenangan tipis 1–0.


Penutupan turnamen yang mengusung tema “Melalui Turnamen Sepak Bola U-23 Dankodaeral X Cup, Lahir Generasi Muda Papua yang Tangguh dan Berprestasi” dipimpin oleh Aster Dankodaeral X, Kolonel Mar Donny Ivan, M.Tr.Hanla., M.M.


Hadir mewakili Kapolda Papua, Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol Andi Anugrah, S.I.K., bersama jajaran Forkopimda Papua, di antaranya Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon, Wadan Kodaeral X Laksamana TNI Dadang Somantri, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.


Dankodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Werijon, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan langkah nyata dalam membina karakter dan fisik generasi muda Papua.


“Alhamdulillah, turnamen ini melahirkan pemenang, namun yang lebih membanggakan adalah terpilihnya 12 pemuda Papua untuk mengikuti program pelatihan profesional di Yogyakarta. Mereka akan dibina langsung oleh Coach Roberto Kuate untuk kemudian diproyeksikan ke klub-klub profesional di Indonesia,” ujar Dankodaeral X.


Keberhasilan turnamen ini terbukti dengan terjaringnya sejumlah pemain unggul. Selain 12 pemain yang dikirim ke Yogyakarta, dua pemain berbakat yakni Daniel Imanuel Yopo dan Oktavianus Awi telah mendapatkan rekomendasi khusus untuk mengikuti seleksi di Persipura U-20. Hal ini turut disaksikan langsung oleh pelatih kawakan Persipura, Rahmad Darmawan, yang turut hadir di lokasi kegiatan.


Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ajang ini. Kehadiran personel Kepolisian dalam memberikan pengamanan dan peliputan memastikan seluruh rangkaian pertandingan sejak babak penyisihan hingga final berjalan aman dan kondusif.


“Kami dari jajaran Kepolisian mendukung penuh wadah-wadah positif seperti ini. Olahraga adalah sarana efektif untuk menjaga persatuan, kedisiplinan, dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif,” ujarnya.


Polda Papua Hadiri Pembukaan Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Cup

 


Jayapura – Ribuan atlet domino dari berbagai penjuru Indonesia memadati GOR Waringin, Kota Jayapura, untuk mengikuti Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Papua Cup 2026, Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini mengusung tema inspiratif: “Domino Merekatkan Persaudaraan Menuju Papua Cerah yang Harmonis.”


Kegiatan ini dihadiri oleh Karo Log Polda Papua Kombes Pol Dafcoriza, S.I.K., M.Sc., didampingi Irwasda Polda Papua Kombes Pol Herzoni Saragih, S.I.K., M.H., serta Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., M.H.


Selain itu, hadir pula Ketua Umum PB PORDI (Persatuan Olahraga Domino Indonesia) Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si., Kadispora Provinsi Papua Laurens Wantik, S.Pd., M.Pd., serta perwakilan dari TNI AL, Lanud Silas Papare, dan BINDA Papua.


Dalam sambutannya, Ketua Panitia Cintiya Rulian Talanta melaporkan bahwa turnamen berskala nasional ini mencatat sejarah baru di Tanah Papua. Sebanyak 1.216 atlet berpartisipasi, yang terbagi dalam kategori reguler dan eksekutif, dengan total hadiah mencapai Rp335.000.000,-.


"Domino yang dahulu dikenal sebagai permainan rakyat di pos ronda, kini telah bertransformasi di bawah naungan PORDI menjadi cabang olahraga prestasi yang terukur dan menjunjung tinggi sportivitas," ujar Cintiya.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengprov PORDI Papua, H. Supriyadi, menegaskan bahwa antusiasme peserta sangat luar biasa. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Papua seperti Nabire, Merauke, dan Biak, tetapi juga datang jauh dari Gorontalo, Kalimantan, hingga Sulawesi.


Gubernur Papua dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadispora Provinsi Papua, Dr. Laurence Wantik, sekaligus membuka secara resmi perlombaan ini. Pembukaan ditandai dengan tradisi lokal "Colo Sagu" dan prosesi "Banting Gaplek" sebagai simbol dimulainya pertandingan.


Polda Papua menyambut positif terselenggaranya ajang ini. Kehadiran personel Polri dalam peliputan dan pengamanan memastikan bahwa kegiatan berjalan aman dan tertib. Olahraga domino dinilai menjadi ruang relaksasi sekaligus jembatan komunikasi antar paguyuban dan komunitas di Papua guna memperkuat kebersamaan.


Dengan adanya turnamen ini, diharapkan lahir atlet-atlet domino berbakat dari Papua yang siap bersaing di kancah nasional, sekaligus membuktikan bahwa Papua adalah rumah yang aman dan harmonis bagi penyelenggaraan ajang olahraga nasional.



Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

  


Jayapura – Tokoh pemuda Papua, Doni Donatus Gobai, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun rasa aman di tengah masyarakat Papua.


Menurut Doni, situasi di sejumlah wilayah Papua belakangan ini menunjukkan perkembangan yang semakin kondusif. Aktivitas warga berangsur normal, kegiatan ekonomi kembali bergerak, serta kehidupan sosial masyarakat berjalan lebih tertib.


Ia menilai pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz tidak semata berorientasi pada aspek penegakan keamanan, tetapi juga mengedepankan komunikasi, pembinaan, dan perlindungan terhadap masyarakat sipil.


“Saya melihat kehadiran Satgas Damai Cartenz bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga bagaimana mereka membangun komunikasi dengan warga. Pendekatan seperti ini membuat masyarakat merasa lebih tenang dan dihargai,” ujar Doni Donatus Gobai.


Doni juga mendukung langkah aparat dalam menegakkan hukum terhadap kelompok bersenjata yang selama ini mengganggu ketertiban masyarakat. Namun, ia menekankan pentingnya pendekatan yang tetap menjunjung nilai kemanusiaan.


“Penegakan hukum memang perlu, tapi yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat tetap merasa dilindungi. Jika keamanan dijaga dengan cara yang humanis, kepercayaan publik akan tumbuh,” katanya.


Lebih lanjut, Doni mengimbau masyarakat Papua agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan berpotensi memecah persatuan. Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.


“Papua adalah rumah kita bersama. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Mari kita pelihara situasi yang sudah semakin baik ini dengan semangat persaudaraan,” tutupnya.


Ia berharap kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz terus memberi dampak positif bagi masyarakat serta mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan di Tanah Papua melalui situasi yang aman dan damai.

Operasi Keselamatan Cartenz 2026, Polda Papua Beri Teguran Simpatik kepada Ratusan Pengendara di Jayapura

 


Jayapura – Memasuki hari kelima Kepolisian Daerah Papua terus mengintensifkan upaya menciptakan ketertiban berlalu lintas melalui Operasi Keselamatan Cartenz - 2026. 


Pada Sabtu (07/02/2026) pagi, personel Dit Lantas Polda Papua menggelar razia dan pemantauan arus lalu lintas di kawasan strategis Pertigaan RingRoad, Distrik Jayapura Selatan.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Papua, AKBP Martin W. Asmuruf, S.Sos., M.M., didampingi Kasubdit Regident Ditlantas Polda Papua, Kompol Viky Pandhu Widhapermana, S.H., S.I.K., M.H.


Dalam arahannya saat apel persiapan, AKBP Martin W. Asmuruf menekankan bahwa operasi ini merupakan tindakan represif yang tetap mengedepankan sisi humanis. Sasaran utama operasi adalah pengendara roda dua (R2) yang tidak memenuhi kriteria standar keselamatan berkendara.


"Fokus kita adalah imbauan, peneguran, dan tindakan terhadap pelanggaran kasat mata, seperti pengendara tanpa helm, penggunaan kaca spion, hingga masa berlaku plat nomor yang telah mati," ujar AKBP Martin.


Menariknya, dalam operasi ini, petugas ditekankan untuk tidak melakukan pengejaran secara paksa terhadap pengendara yang mencoba melarikan diri guna menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan. 


"Keselamatan pribadi personel dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami di lapangan," tambahnya.


Berdasarkan data hasil kegiatan di lokasi, sebanyak 220 pengendara terjaring dalam razia kali ini. Meskipun belum dilakukan tindakan tilang secara fisik, petugas memberikan teguran tegas sebagai bentuk edukasi. Rinciannya, terdapat 63 teguran tertulis dan 157 teguran lisan yang diberikan kepada para pelanggar.


Beberapa poin pelanggaran prioritas yang menjadi target dalam Operasi Keselamatan Cartenz 2026 ini antara lain penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan Helm SNI atau sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alcohol serta melawan arus dan melebihi batas kecepatan.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap tingkat kesadaran warga Kota Jayapura dalam mematuhi aturan lalu lintas terus meningkat, sehingga angka kecelakaan di jalan raya dapat ditekan seminimal mungkin.

Babinsa Malinau Kota Turun ke Sawah, Bantu Warga Panen Padi.

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Anggota Koramil 0910-03/Malinau Kota, Kopda Okvian Pratama, turun langsung ke sawah membantu warga melaksanakan panen padi di Desa Semenggaris, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (07/02/2026).


Babinsa Kopda Okvian Pratama tampak membaur bersama para petani dengan penuh kebersamaan, memanen padi secara manual serta mengumpulkan hasil panen. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah aktivitas pertanian tersebut disambut hangat oleh warga karena sangat membantu meringankan beban kerja petani.


Kopda Okvian Pratama menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa, sekaligus bentuk dukungan nyata TNI AD dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.


“Kami hadir untuk membantu dan mendampingi masyarakat, khususnya para petani, agar kegiatan pertanian berjalan lancar. Ini juga sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.


Sementara itu, Robert, salah satu petani Desa Semenggaris, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang turun langsung membantu proses panen. Menurutnya, kehadiran TNI di sawah memberikan motivasi tersendiri bagi petani serta mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Koramil 0910-03/Malinau Kota berharap dapat terus berperan aktif mendukung ketahanan pangan di wilayah, sekaligus memperkuat sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.


(Pendim 0910)