View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

28/10/26

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Ditlantas Polda Papua Kedepankan Edukasi Humanis kepada Pengendara


Jayapura – Ditlantas Polda Papua menggelar kegiatan edukasi humanis kepada pengendara kendaraan bermotor dalam rangka Operasi Patuh Cartenz 2026 hari ketiga, yang berlangsung di Lapangan Papua Trade Center (PTC), Entrop, Kota Jayapura, Rabu (28/10/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh KBO Ditlantas Polda Papua, AKBP Martin W. Asmuruf, S.Sos., M.M., bersama Kasi SIM Ditlantas Polda Papua, Kompol La Liwuto, S.Sos., serta personel Ditlantas Polda Papua.


Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemeriksaan dan memberikan teguran kepada pengendara yang melanggar aturan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi langsung mengenai pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.


AKBP Martin W. Asmuruf menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 harus mengutamakan pendekatan humanis dengan menerapkan prinsip 3S, yaitu senyum, sapa, dan salam, sehingga masyarakat dapat menerima edukasi dengan baik.


“Dalam pelaksanaan operasi, saya tekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan sikap humanis dengan menerapkan senyum, sapa, dan salam. Berikan edukasi serta teguran secara santun kepada pengendara yang melanggar, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Edukasi tersebut menyasar sejumlah pelanggaran, di antaranya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, kendaraan roda dua yang berboncengan lebih dari satu orang atau melebihi ketentuan, serta penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan atau tidak berlaku.


Selain itu, personel mengajak masyarakat untuk melengkapi dokumen dan kelengkapan kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas saat berkendara.


“Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan helm bagi pengendara dan penumpang sepeda motor, tidak berboncengan melebihi ketentuan, serta memastikan kelengkapan kendaraan dan dokumen masih berlaku,” tambahnya.


Berdasarkan hasil pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 hari ketiga, Ditlantas Polda Papua memberikan 320 teguran lisan, terdiri atas 190 teguran kepada pengendara kendaraan roda dua (R2) dan 130 teguran kepada pengendara kendaraan roda empat (R4).


Sementara itu, teguran menggunakan blangko tercatat sebanyak 56 teguran, dengan rincian 41 untuk kendaraan roda dua dan 15 untuk kendaraan roda empat.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Martin juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga keselamatan selama bertugas, memperhatikan kerapian diri, serta melaksanakan setiap kegiatan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.


Polda Papua berharap pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan risiko kecelakaan, serta membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.


Ops Sikat Cartenz II 2026, Polresta Jayapura Kota Ungkap Kasus Jambret Ponsel, Dua Terduga Pelaku Diamankan


Jayapura – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Numbay Satreskrim Polresta Jayapura Kota mengungkap dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) berupa perampasan telepon genggam di Jalan Dr. Sam Ratulangi, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Rabu (28/10/2026).


Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua terduga pelaku serta menyita barang bukti berupa satu unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor.


Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026 Polda Papua untuk menekan angka kriminalitas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.


Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP Dr. Alamsyah Ali, S.H., M.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan dan pemetaan yang dilakukan personel di lapangan hingga diperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu terduga pelaku.


“Setelah menerima informasi dari hasil penyelidikan, tim URC Resmob Numbay segera melakukan penelusuran dan bergerak ke lokasi yang diinformasikan. Petugas kemudian mengamankan salah satu terduga pelaku dan melakukan pengembangan untuk mengetahui keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut,” ujar AKP Alamsyah Ali.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.13 WIT di depan Toko Gramedia Jayapura. Saat itu, korban berinisial IWD (19) sedang dibonceng menggunakan sepeda motor. Dua orang yang mengendarai sepeda motor datang dari arah belakang dengan kecepatan tinggi, kemudian merampas telepon genggam yang sedang dipegang korban.


Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit telepon genggam merek CAMON 40 PRO berwarna hitam. Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polresta Jayapura Kota untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim URC Resmob Numbay melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi keberadaan salah satu terduga pelaku di sekitar Gereja Polimak IV. Petugas kemudian mengamankan yang bersangkutan dan membawanya ke Polresta Jayapura Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dari hasil pengembangan terhadap terduga pelaku pertama, polisi memperoleh informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang lainnya. 


Tim selanjutnya melakukan pendekatan kepada keluarga terduga pelaku kedua. Pihak keluarga bersikap kooperatif dengan mengantarkan yang bersangkutan ke Polresta Jayapura Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam CAMON 40 PRO berwarna hitam dan satu unit sepeda motor Yamaha Vega berwarna hitam yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.


AKP Alamsyah Ali menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi, melengkapi alat bukti, serta mengungkap peran masing-masing terduga pelaku.


“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dan mengungkap tindak pidana yang meresahkan warga. Melalui pelaksanaan Ops Sikat Cartenz II 2026, kami terus meningkatkan upaya penegakan hukum secara profesional dengan tetap memperhatikan prosedur yang berlaku,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat menggunakan telepon genggam di tempat umum dan segera melapor kepada kepolisian apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak kriminalitas.


Polresta Jayapura Kota akan melanjutkan proses pemeriksaan dan melengkapi administrasi penyidikan guna menentukan langkah hukum selanjutnya sesuai ketentuan perundang-undangan.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026, Polda Papua terus mendorong upaya penindakan terhadap tindak kriminalitas guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Papua.

Ops Sikat Cartenz II 2026, Polres Biak Numfor Amankan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Curanmor


Jayapura – Tim Subsatgas Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Biak Numfor mengamankan seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta menyita satu unit sepeda motor Honda Revo berwarna silver yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian. 


Pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II 2026 Polda Papua untuk menekan angka kejahatan pencurian, pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).


Kasubsatgas Pidum Polres Biak Numfor, IPTU Dr. (c) Daniel Zeth Rumpaidus, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi Polres Supiori mengenai sepeda motor yang diamankan setelah diduga diperjualbelikan di wilayah Kabupaten Supiori.


“Setelah menerima informasi dari rekan-rekan Polres Supiori, tim melakukan pengecekan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kendaraan tersebut berkaitan dengan laporan kehilangan yang diterima Polres Biak Numfor pada Februari 2026. Kami kemudian berkoordinasi untuk mengamankan barang bukti dan melakukan pengembangan guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat,” ujar IPTU Daniel Zeth Rumpaidus.


Pengungkapan tersebut dilakukan pada Selasa (27/10/2026). Sekitar pukul 09.00 WIT, tim menerima informasi bahwa personel Polres Supiori telah mengamankan satu unit sepeda motor yang diduga dijual di Kabupaten Supiori. Setelah nomor rangka dan nomor mesin diperiksa, kendaraan tersebut diketahui sesuai dengan sepeda motor yang dilaporkan hilang di wilayah hukum Polres Biak Numfor.


Tim kemudian berkoordinasi dengan Polres Supiori untuk menjemput dan mengamankan kendaraan tersebut ke Mapolres Biak Numfor. Berdasarkan informasi yang dikembangkan bersama personel di lapangan, penyidik selanjutnya menelusuri identitas orang-orang yang diduga terlibat dalam pencurian maupun penjualan kendaraan tersebut.


Dari hasil pengembangan, tim memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di wilayah Kampung Sorido, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Petugas kemudian melakukan penindakan dan mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Revo berwarna silver, yang berdasarkan laporan awal memiliki warna asli hijau, dengan nomor polisi DS 2242 CH. Kendaraan tersebut kini diamankan di ruang operasional Satreskrim Polres Biak Numfor untuk kepentingan penyidikan.


IPTU Daniel menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil koordinasi antarkepolisian dan pengembangan informasi di lapangan. 


Menurutnya, kerja sama lintas wilayah menjadi salah satu faktor penting dalam menelusuri keberadaan kendaraan hasil dugaan tindak pidana.


“Melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026, kami terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengoptimalkan koordinasi dengan jajaran kepolisian lainnya agar setiap informasi yang berkaitan dengan tindak pidana dapat ditindaklanjuti secara cepat dan profesional,” tegasnya.


Ia turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pencurian kendaraan bermotor, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta tidak membeli atau menjual kendaraan tanpa dokumen kepemilikan yang sah.


Polres Biak Numfor akan terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan melengkapi alat bukti guna mendukung proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II 2026 menjadi bagian dari komitmen Polda Papua dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menindak tindak pidana yang meresahkan warga di wilayah Papua.

Lewat Ops Sikat Cartenz II 2026, Polres Biak Numfor Ungkap Kasus Pencurian Motor


Jayapura – Tim Subsatgas Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Biak Numfor mengamankan seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan menyita satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 berwarna hitam sebagai barang bukti. 


Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan angka kejahatan pencurian, pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C) di wilayah hukum Polres Biak Numfor melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026 Polda Papua.


Kasubsatgas Pidum Polres Biak Numfor, IPTU Dr. (c) Daniel Zeth Rumpaidus, S.H., M.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah tim melaksanakan penyelidikan dengan menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV milik masyarakat untuk mengidentifikasi terduga pelaku dan mengetahui jalur yang dilaluinya.


“Berbekal hasil penyelidikan dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, tim berhasil mengidentifikasi terduga pelaku. Setelah melakukan pemantauan, personel kemudian bergerak ke kediaman yang bersangkutan dan mengamankannya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar IPTU Daniel Zeth Rumpaidus.


Penindakan dilakukan pada Selasa (28/10/2026) dini hari. Kasus tersebut berawal dari pencurian sepeda motor yang dilaporkan pada 17 Maret 2026 di rumah korban, Jalan Sorido, Kampung Insrom, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor.


Dalam proses penyelidikan, tim memanfaatkan rekaman CCTV yang mengarah ke jalan untuk menelusuri jalur yang diduga dilalui pelaku. Dari hasil penelusuran tersebut, petugas memperoleh informasi mengenai identitas dan keberadaan terduga pelaku.


Tim kemudian mengamankan seorang laki-laki berinisial LNM di kediamannya di Kelurahan Brambaken, Distrik Biak Samofa, Kabupaten Biak Numfor. Setelah pengamanan, personel melanjutkan pencarian dan pengumpulan barang bukti sebelum membawa terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolres Biak Numfor.


Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 berwarna hitam. Kendaraan tersebut kini berada di Mapolres Biak Numfor untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.


IPTU Daniel menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui keterlibatannya dalam peristiwa pencurian kendaraan bermotor tersebut. Meski demikian, penyidik tetap melakukan pendalaman untuk melengkapi keterangan dan alat bukti sesuai prosedur hukum yang berlaku.


“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dan melakukan pengembangan terhadap kasus yang ditangani. Kami juga mengapresiasi peran masyarakat yang membantu proses penyelidikan, termasuk melalui rekaman CCTV yang dapat menjadi petunjuk bagi kepolisian dalam mengungkap tindak pidana,” tegasnya.


Ia menambahkan, upaya penindakan terhadap pelaku kejahatan akan terus dilakukan secara profesional guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Biak Numfor.


Polres Biak Numfor mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengalami atau mengetahui tindak pidana pencurian.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026, Polda Papua terus mengintensifkan langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap tindak kriminalitas guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Ops Sikat Cartenz II 2026, Polres Merauke Ungkap Kasus Pencurian Motor Honda CRF


Jayapura – Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Merauke mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap satu unit sepeda motor Honda CRF berwarna hitam di Jalan Tidore, Kabupaten Merauke. Pengamanan dilakukan pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIT di Jalan Sultan Syarif, Kabupaten Merauke.


Pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II 2026 Polda Papua dalam upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.


Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Gema Brajaksono, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan korban terkait kehilangan sepeda motor Honda CRF bernomor polisi PA 6525 FC yang terparkir di tempat kosnya di Jalan Tidore.


“Setelah menerima laporan dari korban, kami melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan menelusuri keberadaan barang yang dilaporkan hilang. Berdasarkan informasi yang diperoleh, tim Resmob kemudian bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan pelaku,” ujar AKP Gema Brajaksono.


Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 04.12 WIT. Korban, Febi Nafiansyah (27), mengetahui sepeda motornya telah hilang dari tempat parkir di kos tempat tinggalnya. Setelah memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV, korban melihat seseorang yang tidak dikenal mengambil sepeda motornya.


Korban selanjutnya mendatangi SPKT Polres Merauke pada hari yang sama untuk membuat laporan polisi agar kasus tersebut dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan terduga pelaku, personel Resmob Polres Merauke melakukan koordinasi dan pengarahan sebelum bergerak ke Jalan Sultan Syarif. Setibanya di lokasi, petugas mengamankan seorang terduga pelaku berinisial YM (17), yang selanjutnya dibawa ke ruang Satreskrim Polres Merauke untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dalam penanganan perkara ini, polisi turut menelusuri keberadaan sepeda motor Honda CRF yang dilaporkan hilang. Berdasarkan informasi awal, kendaraan tersebut diduga berada di Kabupaten Boven Digoel. 


Petugas masih melakukan pengembangan untuk memastikan keberadaan kendaraan serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui perkara tersebut.


AKP Gema menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan guna melengkapi proses penanganan perkara.


“Kami akan terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri keberadaan barang bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana,” tegasnya.


Terduga pelaku saat ini masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polres Merauke. Penyidik akan mendalami keterlibatan terduga pelaku serta melengkapi alat bukti untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.


Atas perbuatannya, terduga pelaku diselidiki terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


Polda Papua melalui pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II 2026 terus mendorong upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Semangat Gotong Royong Warnai Penyelesaian Pembangunan Jembatan Garuda



HULU SUNGAI TENGAH – Personel TNI bersama masyarakat terus melanjutkan pengerjaan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Rabu (28/10/2026).


Pada tahap pengerjaan kali ini, kegiatan difokuskan pada penyelesaian dan penyempurnaan sejumlah bagian jembatan, meliputi perapian permukaan lantai jembatan, pengecatan pagar pengaman, serta penyelesaian bagian konstruksi agar tampak lebih rapi dan siap digunakan.


Personel TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan di lapangan. Semangat gotong royong tersebut mencerminkan kebersamaan dan sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.


Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kerapian hasil pekerjaan. Penyelesaian lantai jembatan dan pengecatan pagar pengaman menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas serta tampilan jembatan sebelum nantinya dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas warga.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa keterlibatan personel TNI bersama masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Menurutnya, kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Garuda hingga seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.


“Pembangunan Jembatan Garuda terus kami lanjutkan bersama masyarakat. 


Saat ini, pengerjaan difokuskan pada penyempurnaan sejumlah bagian jembatan, termasuk perapian lantai dan pengecatan pagar pengaman. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya.


Keberadaan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.


Infrastruktur tersebut juga diharapkan mendukung perkembangan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di Kecamatan Haruyan dan sekitarnya.


Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah terus berkomitmen mendukung pembangunan Jembatan Garuda sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Pen1002/HST)

Cegah Api Meluas, Polsek Kurik Bersinergi dengan TNI dan Warga Tangani Karhutla



Jayapura – Personel Polsek Kurik bersama TNI dan masyarakat bergerak membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Kurik, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (27/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.56 WIT tersebut melibatkan Kanit Sabhara, Kanit Binmas, serta anggota piket Polsek Kurik yang mendatangi lokasi untuk melakukan upaya pemadaman bersama unsur TNI dan warga setempat.


Kehadiran aparat kepolisian bersama TNI dan masyarakat merupakan bentuk kepedulian serta sinergi dalam menangani kebakaran lahan, sekaligus mencegah api meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun aktivitas masyarakat di sekitarnya.


PS Kapolsek Kurik, IPDA Widi Mulyono, S.Sos., menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas.


“Penanganan kebakaran lahan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengapresiasi keterlibatan TNI dan masyarakat yang bersama-sama membantu proses pemadaman. Kami juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungannya,” ujar IPDA Widi Mulyono.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko kebakaran.


“Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan. Dampaknya bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat akibat asap yang ditimbulkan,” tegasnya.


Polda Papua mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila menemukan kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.

Wakapolda Papua Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Kedamaian



Jayapura – Polda Papua menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 di Lapangan Apel Mapolda Papua, Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (28/10/2026). 


Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”


Upacara tersebut dipimpin Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti para PJU Polda Papua, perwira, bintara, serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polda Papua.


Turut hadir Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., Dirreskrimsus Polda Papua Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Dirresnarkoba Polda Papua Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Arton, S.H., S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., serta sejumlah pejabat utama lainnya.


Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan, penghormatan kepada Inspektur Upacara, pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, dan pembacaan Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928. Kegiatan dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara, menyanyikan lagu nasional Bangun Pemudi Pemuda dan Satu Nusa Satu Bangsa, pembacaan doa, serta rangkaian penutup upacara.


Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum penting untuk menanamkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan kepedulian sosial, khususnya bagi generasi muda di Papua.


“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita jaga dan wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya mengajak seluruh generasi muda Papua untuk menjadi pribadi yang patriotik, gigih dalam meraih cita-cita, serta memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama. Perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan untuk membangun bangsa,” ujar Wakapolda.


Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, generasi muda diharapkan aktif dalam kegiatan positif, menjunjung tinggi toleransi, menghormati perbedaan, serta menjadi pelopor perdamaian di lingkungan masing-masing.


Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Polda Papua mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan, memperkuat kebersamaan, dan berkontribusi bagi terciptanya Papua yang aman serta Indonesia yang semakin maju.