View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

27/07/26

Ketua LMA Yahukimo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI ke-81


Dekai – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Yahukimo, Paulus Senik, mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan situasi yang kondusif di Kabupaten Yahukimo, khususnya di Kota Dekai, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.


Dalam keterangannya pada Senin (27/07), Paulus Senik menegaskan bahwa momentum peringatan Hari Kemerdekaan merupakan waktu yang tepat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, keamanan yang selama ini terjaga merupakan tanggung jawab bersama yang harus dipertahankan demi kelancaran aktivitas masyarakat.


"Saya mengajak seluruh masyarakat Yahukimo, khususnya yang berada di Kota Dekai, untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif menjelang HUT RI ke-81. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Yahukimo mampu menjaga persatuan dan hidup berdampingan dalam suasana yang penuh kedamaian," ujar Paulus Senik.


Paulus juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh berbagai isu yang belum tentu benar. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berpotensi memicu keresahan dan mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo.


"Jangan mudah percaya dengan isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Jika ada informasi yang meresahkan, mari kita saring terlebih dahulu dan serahkan kepada pihak yang berwenang untuk menanganinya. Jangan sampai kita terpecah karena provokasi yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.


Lebih lanjut, Ketua LMA Yahukimo mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat komunikasi dan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan daerah. Menurutnya, keterlibatan semua pihak menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.


"Mari kita jaga rumah kita bersama. Yahukimo adalah milik kita semua, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga keamanan dan ketenteramannya. Dengan tetap baku jaga dan saling mengingatkan, saya yakin kita bisa menciptakan Yahukimo yang aman, damai, dan sejahtera," tutup Paulus Senik.

Kepala Suku Besar Puncak Dorong Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Menjaga Stabilitas Keamanan


Ilaga – Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, mengimbau seluruh masyarakat, termasuk OPM (Organisasi Papua Merdeka), agar menghentikan segala bentuk tindakan yang dapat merugikan masyarakat serta mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Puncak.


Dalam keterangannya di Ilaga, Senin (27/7/2026), Abelom menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Ia meminta agar tidak ada lagi aksi yang mengancam keselamatan masyarakat maupun mengganggu fasilitas umum, khususnya aktivitas penerbangan yang menjadi penyokong kehidupan masyarakat di wilayah pegunungan.


Menurut Abelom, transportasi udara memiliki peran yang sangat vital bagi Kabupaten Puncak karena menjadi satu-satunya akses utama untuk distribusi kebutuhan pokok, pelayanan kesehatan, serta mobilitas masyarakat dari dan menuju wilayah Puncak.


"Apabila terdapat aksi gangguan terhadap aktivitas penerbangan sehingga mengakibatkan terhentinya pesawat yang masuk maupun keluar Kabupaten Puncak, maka dapat dipastikan bahwa hal itu akan berdampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Pasokan bahan pokok, obat-obatan, dan berbagai kebutuhan lainnya hanya dapat didistribusikan melalui jalur penerbangan," ujarnya.


Ia menambahkan, seluruh fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah harus dijaga bersama karena keberadaannya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Menurutnya, tindakan perusakan terhadap sekolah, puskesmas, kantor pemerintahan maupun fasilitas publik lainnya hanya akan menyulitkan masyarakat Kabupaten Puncak sendiri.


"Fasilitas-fasilitas tersebut dibangun untuk melayani masyarakat. Jangan lagi ada pembakaran atau perusakan terhadap sekolah, puskesmas, maupun kantor pemerintah, karena yang akan merasakan dampaknya adalah masyarakat kita sendiri," kata Abelom.


Abelom juga menyoroti berbagai aksi kekerasan yang selama ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia meminta kelompok yang berseberangan untuk menghentikan tindakan yang mengancam keselamatan warga sipil, terutama terhadap tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Kami meminta dengan tegas kepada kelompok yang berbeda pandangan agar tidak lagi melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat, terlebih kepada guru dan tenaga kesehatan yang datang dengan niat mengabdi serta membantu masyarakat Kabupaten Puncak. Mereka hadir untuk membangun daerah ini, bukan untuk menjadi korban kekerasan," tegasnya.


Lebih lanjut, Abelom menilai pembangunan yang sedang berlangsung di Kabupaten Puncak merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung terciptanya situasi yang aman sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.


"Kemajuan daerah hanya dapat terwujud apabila situasi keamanan tetap kondusif. Mari kita hentikan segala bentuk gangguan yang dapat menghambat pembangunan dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta saling menghormati," ujarnya.


Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Abelom juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta mendukung terciptanya keamanan bersama. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci agar aktivitas sosial maupun ekonomi dapat berjalan dengan baik.


"Seluruh masyarakat Kabupaten Puncak harus memiliki prinsip yang sama bahwa Papua, khususnya Kabupaten Puncak, bukanlah wilayah konflik, melainkan tanah yang menjunjung tinggi kedamaian. Mari kita tunjukkan bahwa Kabupaten Puncak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita harus menjaga persatuan, menghormati nilai-nilai Pancasila, dan mewariskan kedamaian bagi generasi yang akan datang," tutup Abelom Kogoya.

Belajar Bersama Ceria Menjadi Salah Satu Program TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser

  


Paser - Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Kegiatan Satgas TMMD Ke 129 Tahun 2026 Kodim 0904/Paser ini tidak hanya melakukan kegiatan fisik saja. Satgas TMMD di Desa Biu Kecamatan Muara Kabupaten Paser ini juga melakukan kegiatan Non Fisik, salah satunya BBC (Belajar Bersama Ceria). Senin (27/7/2026)


Belajar Bersama Ceria yang biasa disebut BBC merupakan salah satu Program Unggulan Bapak Panglima Kodam VI/Mlw Mayjen TNI Krido Pramono. 


Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan pembelajaran tambahan yang diterima oleh anak-anak baik berumur dari 7 sampai 15 Tahun khususnya bagi anak-anak Kecamatan Muara Samu.


Kapten Inf Hari Subagyo selaku Ketua Koordinator kegiatan BBC menyampaikan bahwa program unggulan Bapak Pangdam VI/Mlw ini sudah berjalan diwilayah Paser namun baru di Desa Senaken Kecamatan Tanah Grogot saja.


"Hari ini akan diberlakukan juga di Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser, dimana siswanya dari tingkat jenjang pendidikan TK, SD sampai SMP" ujar Kapten Inf Hari.


Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang menunjang pendidikan bagi siswa-siswi di wilayah Muara Samu dengan tujuan untuk membentuk calon penerus bangsa yang berpendidikan luas serta modern.


Belajar Bersama Ceria di Desa Biu Kecamatan Muara Samu ini juga didukung oleh tenaga pendidik/pengajar yang sudah menjadi Guru dibeberapa Sekolah di Kecamatan Muara Samu.


Siswa siswi yang hadir dalam pembelajaran tersebut sangat antusias dengan cara Belajar Bersama Ceria ini, dikarenakan teknik dan pembelajaran yang berbeda serta menarik bagi anak-anak.


Diharapkan kedepannya kegiatan BBC di Desa Biu dapat berjalan lancar, berkelanjutan serta bermanfaat bagi anak-anak penerus Bangsa. 


Dim 0904/Psr

Cuaca Hujan Tidak Mengurangi Semangat Personel TMMD 129 Di Desa Biu

 


Kodim 0904/Paser, cuaca di Sasaran tidak menentu. Para Personel Satgas tetap semangat khususnya saat pemasangan gorong-gorong di lokasi pembukaan jalan baru. Senin (27/7/2026)


Tidak hanya prajurit TNI saja yang terlibat dalam kegiatan tersebut, masyarakat Desa Biu Kecamatan Muara Samu juga ikut terjun dalam pemasangan gorong-gorong.


Lumpur dan air bercampur menjadi 1 mengubur kaki para Personel Satgas beserta Warga saat bergotong-royong meluruskan gorong-gorong yang akan ditaruh di aliran air.


Dansatgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026 Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., menyampaikan fungsi gorong-gorong ini nantinya untuk membuat aliran air tetap mengalir, guna menghindari terjadinya arus air yang baru di jalan yang dibuka oleh Tim Satgas.


Kegiatan ini tidak hanya melakukan pembukaan jalan saja, namun memastikan agar jalan yang dibuat/dibuka ini dapat bertahan dan layak untuk digunakan oleh Masyarakat Biu, beliau menambahkan.


"Ini adalah pemasangan gorong-gorong dititik yang kedua, dari 5 sasaran yang sudah ditentukan" Dansatgas menegaskan.


Dim 0904/Psr

Tokoh Papua Kecam Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo, Serukan Perlindungan Masyarakat dan Penegakan Hukum

  


Jayapura – Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP-RI) Kabupaten Mimika, Panius Kogoya, mengecam keras aksi pembunuhan terhadap tiga warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. 


Ia menilai tindakan kekerasan terhadap masyarakat yang tidak terlibat dalam konflik merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.


Pernyataan tersebut disampaikan Panius sebagai bentuk keprihatinan atas peristiwa yang menewaskan tiga warga sipil di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo. 


Menurutnya, para korban merupakan masyarakat sipil yang tidak memiliki keterlibatan dalam konflik bersenjata sehingga harus mendapatkan perlindungan.


"Saya sangat prihatin dan mengecam keras penembakan terhadap warga sipil yang tidak bersalah. Tindakan seperti ini tidak dapat dibenarkan karena telah merenggut nyawa masyarakat yang tidak terlibat dalam konflik," ujar Panius.


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk menjaga persatuan, menolak segala bentuk kekerasan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memperkeruh situasi keamanan di daerah.


Panius juga menyampaikan dukungannya terhadap aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 


Menurutnya, penegakan hukum yang profesional menjadi langkah penting untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Papua.


Selain itu, ia mengimbau seluruh pihak untuk mengedepankan dialog, persaudaraan, dan penyelesaian konflik secara damai demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.


"Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga Papua tetap damai. Jangan sampai masyarakat sipil menjadi korban dari konflik yang berkepanjangan. Mari kita dukung upaya penegakan hukum dan bersama-sama menjaga keamanan serta kedamaian di Tanah Papua," tegasnya.


Peristiwa pembunuhan terhadap tiga warga sipil di Yahukimo mendapat perhatian berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan pemerintah, yang sama-sama menyerukan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil serta penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan.

Tak Sekadar Mengawal Wilayah, Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota Turun ke Sawah Menanam Padi Bersama Warga

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota, Serka Agus, yang turun langsung ke sawah membantu petani menanam padi di lahan milik Bapak Asdi, warga Desa Malinau Hilir, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Senin (27/7/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan Babinsa kepada petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berperan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi mitra bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.


Sejak pagi hari, Serka Agus tampak membaur bersama para petani, menanam bibit padi secara gotong royong di lahan persawahan. Meski harus berjibaku dengan lumpur, semangat kebersamaan tetap terpancar dari seluruh peserta kegiatan. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi bukti eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.


Serka Agus mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap sektor pertanian yang menjadi penopang ketahanan pangan nasional.

"Babinsa akan selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan motivasi, meringankan pekerjaan petani, serta mendorong peningkatan hasil panen demi terwujudnya ketahanan pangan yang kuat," ujarnya.


Sementara itu, Bapak Asdi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat tanpa memandang waktu dan keadaan.

"Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga ikut bekerja bersama kami di sawah. Kehadiran Babinsa menjadi motivasi bagi kami untuk terus semangat mengelola lahan pertanian," ungkapnya.


Melalui kegiatan pendampingan pertanian ini, Koramil 0910-03/Malinau Kota terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Semangat gotong royong yang terjalin antara Babinsa dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Malinau.


Kehadiran Babinsa di tengah sawah menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


(Pendim0910)

26/07/26

"Alhamdulillah..." Reaksi Bapak Zaenal Saat Melihat Rumahnya Berubah Total Berkat Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser

 



Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Pada sasaran fisik Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026 ini, rumah Bapak Zaenal sudah memasuki tahap Pengecekan/tahap akhir dari kegiatan RTLH di Desa Biu Kecamatan Muara Samu. Minggu (26/7/2026)


Bapak Zaenal Abidin RT 3 Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser  ini mengucap syukur alhamdulillah dengan adanya kegiatan TMMD di Desanya.


Tidak hanya jalan saja yang dibangun, namun rumahnya ikut direhab bahkan dibuatkan kamar mandi/MCK.

Dalam mengucapkan rasa terimakasih Bapak Zaenal beserta Istri dan kedua anaknya juga ikut memberikan ucapan terima kasih khususnya kepada personel Satgas TMMD yang setiap hari merehab rumahnya.


Adapula Ketua RT 3 juga memberikan rasa terima kasih kepada Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser yang sudah merehab 2 rumah bagi warga RT 3 Desa Biu.


Dim 0904/Psr

Hadir di Poskamling, Babinsa Kebonsari Bangun Kedekatan dan Kepedulian Kamtibmas


Lumajang – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah binaan, Babinsa Kebonsari Koramil 0821-19/Sumbersuko Serda Agus Waskito melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di Poskamling Dusun Sarirejo I, Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (26/7/2026).


Kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan pendekatan humanis sebagai upaya membangun kedekatan serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Serda Agus Waskito menyempatkan diri berdialog bersama warga yang sedang melaksanakan ronda malam, sekaligus menyampaikan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.


Serda Agus Waskito menyampaikan bahwa keberadaan Poskamling memiliki peran penting sebagai wadah kebersamaan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


“Patroli dan Komsos ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap keamanan wilayah. Dengan komunikasi yang baik bersama warga, berbagai informasi dan potensi permasalahan di lingkungan dapat diketahui sejak dini sehingga dapat segera diantisipasi,” ujar dia.


Sementara itu, Ketua RT 007 Dusun Sarirejo I, Ahmad Munir, menyampaikan bahwa warga siap bersinergi dan membantu aparat keamanan dalam menjaga situasi lingkungan agar tetap aman dan kondusif.


Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi bagi warga untuk lebih aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda dan kepedulian antarwarga.


“Kami bersama warga siap mendukung dan membantu aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, dalam menjaga keamanan lingkungan. Melalui kegiatan ronda dan kepedulian antar warga, kami berharap wilayah Dusun Sarirejo I tetap aman, nyaman, serta terhindar dari berbagai gangguan kamtibmas,” ungkapnya.


Melalui patroli humanis dan kegiatan Komsos tersebut, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta tercipta lingkungan Desa Kebonsari yang aman, nyaman, dan kondusif. (Pendim0821)