View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

06/08/26

Personel Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser Ciptakan Lingkungan Bersih

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, personel Satgas TMMD ke 129 Kodim 0904/Paser Bersihkan tampungan air yang berada di Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser. Kamis (6/8/2026)


Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan tambahan dalam rangkaian pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser tshun 2026 di Desa Biu.


Disamping kegiatan fisik dan non fisik, TMMD ke 129 ini juga memiliki kegiatan tambahan, seperti pembersihan Danau/tampungan air, Belajar Bersama Ceria (BBC) serta penanaman pohon.


Kegiatan itu menjadi salah satu pemicu kegiatan khususnya di wilayah Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser untuk terus melestarikan serta menjaga alam yang ditinggali.


Pembersihan ini bertujuan juga untuk menjaga ketersediaan air di lingkungan Desa Biu, karena apabila musim kemarau air sangatlah susah.


Kedepannya Kodim 0904/Paser akan bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Paser akan menebar bibit ikan sebanyak-banyaknya di Danau/tampungan air untuk menjaga ekosistem di wilayah Desa Biu.


Dim 0904/Psr

Sosialisasi Bahaya Narkoba Pada TMMD 129 Kodim 0904/Paser Disambut Positif

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Dalam rangka membangun karakter dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser menggelar penyuluhan kepada para pelajar SMAN 1 Muara Samu. Kamis (6/8/2026)


Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan SMAN 1 Muara Samu, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser.


Yang bertindak sebagai penyuluh Sosialisasi Bahaya Narkoba dalam rangka TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser adalah Pasi Intel Kodim 0904/Paser Kapten CKE Ahmad Suhadi dan dihadiri pula oleh Kepala Sekolah Ibu Raudatun Hasanah, M.Pd.


Penyuluhan ini merupakan salah satu program nonfisik TMMD ke-129 yang bertujuan memberikan edukasi kepada para generasi muda agar memahami akan penyalahgunaan narkoba, baik bagi kesehatan, masa depan, maupun kehidupan sosial sehari-hari.


Pasi Intel Kodim 0904/Paser menjelaskan berbagai jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum yang dapat menjerat para pelaku penyalahgunaan narkoba.


Dalam Sosialisasi, Pasi Intel juga mengajak seluruh siswa untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta berani menolak ajakan yang dapat menjerumuskan ke dalam pergaulan negatif. Ia menekankan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat, menjaga pola hidup positif, dan fokus mengejar cita-cita.


Kegiatan berlangsung dengan antusias, khususnya bagi siswa siswi SMAN 1 Muara Samu. Dalam hal ini guru-guru juga mendukung penuh dengan kegiatan ini khususnya dari Sosialisasi pihak TNI di lingkungan Sekolah.


Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser berharap para pelajar memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjauhi narkoba dan menjadi generasi muda yang sehat, berkarakter, serta mampu menjadi penerus bangsa yang berkualitas.


Dim 0904/Psr

Polda Papua Edukasi Pelajar SMK Negeri 1 Jayapura tentang Bijak Bermedia Sosial dan Pencegahan Kejahatan Digital


Jayapura – Polda Papua menggelar kegiatan edukasi digital bertajuk "Bijak Bermedia Sosial" kepada sekitar 180 pelajar SMK Negeri 1 Jayapura, Kamis (06/08/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Jayapura ini menghadirkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. sebagai narasumber. 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag Renmin Bid Humas Polda Papua Iptu Luqman Alwadud, S.H., para guru, serta ratusan siswa yang mengikuti kegiatan dengan antusias.


Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengajak para pelajar untuk lebih cerdas dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, ruang digital tidak hanya memberikan banyak manfaat, tetapi juga menyimpan berbagai risiko apabila digunakan tanpa pengetahuan dan tanggung jawab.


"Media sosial bisa menjadi tempat untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan. Namun, jika digunakan tanpa bijak, media sosial juga dapat menjadi ruang yang memunculkan hoaks, perundungan siber, hingga berbagai bentuk kejahatan digital. Karena itu, adik-adik harus menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab," ujarnya.


Dalam materi yang disampaikan, para siswa diberikan pemahaman mengenai cara mengenali berita bohong (hoaks), membedakan misinformasi dan disinformasi, memahami dampak cyberbullying terhadap korban, hingga mengenal aturan hukum yang mengatur aktivitas di ruang digital melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).


Kabid Humas menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar saat ini adalah mudahnya masyarakat mempercayai dan menyebarkan informasi tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Padahal, satu unggahan yang tidak benar dapat menimbulkan keresahan bahkan merugikan banyak orang.


"Ingat tiga hal sederhana ini, yaitu saring sebelum sharing, berpikir sebelum mengetik, dan kenali batas hukum. Apa yang kita tulis di media sosial akan meninggalkan jejak digital dan memiliki konsekuensi. Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, bukan untuk menyebarkan kebencian atau menyakiti orang lain," pesannya.


Selain membahas hoaks dan cyberbullying, para pelajar juga diberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kejahatan digital yang kini semakin berkembang, salah satunya Love Scamming, yaitu modus penipuan yang memanfaatkan hubungan emosional korban melalui media sosial atau aplikasi perpesanan.


Menurut Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, penanganan kejahatan berbasis gender secara elektronik maupun berbagai bentuk kejahatan siber lainnya tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata.


"Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi kejahatan digital. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Yang tidak kalah penting adalah peran para pelajar sebagai generasi muda untuk menjadi agen literasi digital, saling mengingatkan, dan berani mengatakan tidak terhadap penyebaran hoaks maupun tindakan cyberbullying," tegasnya.


Melalui kegiatan edukasi ini, Polda Papua berharap para pelajar tidak hanya memahami cara menggunakan teknologi secara bijak, tetapi juga mampu menjadi contoh di lingkungan sekolah maupun keluarga dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan penuh etika.


05/08/26

Siang Malam Bekerja, Satgas TMMD Percepat Penyelesaian Musholla Desa Awang

 



BARABAI – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Imbangan Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah terus mempercepat pengerjaan rehabilitasi musholla di Desa Awang, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (5/8/2026).


Dansatgas TMMD ke-129 Imbangan Kodim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Rehab Musholla Kapten Inf M. Fadillah mengatakan percepatan pekerjaan dilakukan agar rumah ibadah tersebut segera dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.


"Proses rehabilitasi terus kami kebut agar musholla dapat segera digunakan warga untuk beribadah. Seluruh personel Satgas bersama masyarakat bekerja secara maksimal agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu," ujarnya.


Ia menjelaskan, semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam pelaksanaan rehabilitasi. Personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan, bahkan hingga malam hari.


Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan plafon, penyelesaian dinding bagian dalam dan luar, serta penyempurnaan bagian atap musholla.


Seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pembangunan.


Menurut Kapten M. Fadillah, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi semangat pelaksanaan program TMMD.


Melalui percepatan rehabilitasi musholla tersebut, diharapkan masyarakat Desa Awang segera memiliki tempat ibadah yang lebih layak, nyaman, dan aman untuk digunakan dalam berbagai kegiatan keagamaan.(pen1002hst).

Tampilan Baru Rumah Bapak Sirajudi Setelah Direnovasi Satgas Tmmd-129

 



Paser - Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Kurang lebih sekitar 11 hari, personel Satgas TMMD ke 129 Kodim 0904/Paser melaksanakan renovasi rumah milik Bapak Sirajudin warga RT 3 Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser. Rabu (5/8/2026)


Kegiatan ini menjadi salah satu sasaran fisik pada kegiatan TMMD ke 129 di wilayah Kabupaten Paser pada tahun 2026.


Dengan kegiatan renovasi di Desa Biu, Babinsa beserta Kepala Desa menunjuk beberapa penerima manfaat yang kurang mampu baik secara ekonomi maupun memiliki rumah yang tidak layak huni.


Banyak perubahan bagi rumah Bapak Sirajudin, untuk sekarang rumah Bapak Sirajudin sudah memiliki teras, kamar mandi beserta wc untuk MCK.


"Sekarang keluarga Bapak Sirajudin tidak bingung untuk melakukan BAB maupun mandi, karena sekarang beliau sudah memiliki kamar mandi" ujar Ketua Koordinator Lapangan Lettu Inf Marso Edi.


Cat hijau menjadi penanda bahwa rumah Bqpak Sirajudin sudah berubah dan menjadi lebih layak dari sebelumnya.


Dim 0904/Psr

Personel Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser Bongkar Rumah milik Bapak Harim

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Bertempat di RT 3 Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser telah dilaksanakan pembongkaran pada Rumah Bapak Harim dalam rangka TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser. Rabu (5/8/2026)


Sasaran fisik berupa Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Biu merupakan sasaran ke 4 dari 5 sasaran yang sudah ditentukan.


Dengan material dan personel yang sudah siap untuk melaksanakan renovasi, kegiatan pembongkaran tidak butuh waktu lama. Dengan tujuan untuk mewujudkan keinginan Bapak Harim.


Banyak yang menjadi PR bagi personel Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser, diantaranya penggantinya dinding kayu, lantai kayu serta pembuatan MCK bagi rumah Bapak Harim.


Diharapkan dengan personel dan material yang sudah disediakan kegiatan dapat berjalan aman dan lancar sesuai waktu yang sudah ditentukan.


Dim 0904/Psr

Asah Fisik, Mental Para Prajurit, Kodim 0808/Blitar Gelar Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer

  


Blitar - Dalam rangka membina kemampuan fisik, mental, serta keterampilan bela diri prajurit, Kodim 0808/Blitar menggelar Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning. Kegiatan pembinaan wajib bagi seluruh prajurit TNI AD ini diselenggarakan secara terpusat dan khidmat bertempat di Lapangan Yonif 511/DY Jalan Maluku Karangtengah Kota Blitar, Rabu (5/8/2026).


Pelaksanaan UKT ini diikuti oleh puluhan personel prajurit Kodim 0808/Blitar yang telah menjalani masa latihan dasar secara intensif. Rangkaian ujian meliputi pengetesan jurus-jurus dasar PSM, ketahanan fisik, teknik pemecahan benda keras, hingga simulasi pertarungan jarak dekat (perkelahian perorangan). Seluruh tahapan materi diawasi dan dinilai secara ketat oleh tim penguji guna memastikan standar kemampuan bela diri militer setiap prajurit terpenuhi dengan baik.


Di sela-sela kegiatan tersebut Pasiops Kodim 0808/Blitar Kapten Ctp Guritno mengatakan bahwa Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer ini merupakan program pembinaan satuan yang sangat strategis untuk membina kedisiplinan dan jiwa korsa prajurit. Menurutnya, Pencak Silat Militer bukan sekadar olah raga atau tradisi bela diri biasa, melainkan salah satu keterampilan tempur perorangan yang wajib dikuasai oleh setiap prajurit TNI AD guna mendukung kesiapan pelaksanaan tugas di lapangan.


Lebih lanjut Kapten Ctp Guritno menegaskan bahwa perubahan tingkat dari sabuk putih ke sabuk kuning menandakan peningkatan tanggung jawab serta pematangan teknik bela diri bagi setiap personel. Melalui latihan yang terukur dan ujian berkelanjutan ini, diharapkan para prajurit Kodim 0808/Blitar memiliki kepercayaan diri yang tinggi, ketangkasan fisik yang prima, serta kesiapan mental dalam menghadapi berbagai dinamika tantangan tugas kewilayahan maupun tugas operasi.


Kegiatan Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer tersebut berlangsung dengan lancar, tertib dan aman dengan tetap menjunjung tinggi semangat pantang menyerah. Seluruh peserta ujian menunjukkan antusiasme dan stamina maksimal hingga akhir sesi penyamatan sabuk. Dengan suksesnya penyelenggaraan UKT ini, Kodim 0808/Blitar terus berkomitmen mencetak prajurit teritorial yang profesional, responsif dan siap menjaga kondusivitas serta keutuhan NKRI (Dim0808).

Kodim 0910/Malinau Hadiri Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malinau

  


Malinau – Komando Distrik Militer (Kodim) 0910/Malinau menunjukkan komitmennya dalam mendukung sinergitas dengan Pemerintah Daerah melalui kehadiran Pasipers Kodim 0910/Malinau yang mewakili Dandim pada kegiatan Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malinau. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Tebengan, Kantor Bupati Malinau, Rabu (5/8/2026).


Acara dihadiri oleh Bupati Malinau beserta istri, Ketua DPRD Kabupaten Malinau, Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, unsur Forkopimda dan perwakilannya, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVII Kodim 0910/Malinau beserta jajaran pengurus, Pengurus Persit Yonif Khusus 614/Raja Pandita Jaya, serta para pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malinau.


Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Dharma Wanita Persatuan. Selanjutnya, Bupati Malinau menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya peran Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat ketahanan keluarga, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


Prosesi pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malinau dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Utara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua DWP Kabupaten Malinau, sambutan Ketua DWP Provinsi Kalimantan Utara, pembacaan doa, menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan, dan diakhiri dengan ramah tamah.


Kehadiran Kodim 0910/Malinau pada kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap terjalinnya sinergi yang harmonis antara TNI, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta berakhir pada pukul 11.25 WITA.