View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

20/05/26

Kapolda Papua Pimpin Upacara Peringatan Ke-118 Hari Kebangkitan Nasional

 


Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si memimpin langsung Upacara Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Koya Koso, Kota Jayapura, Papua, Rabu (20/05/2026).


Kegiatan upacara tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polda Papua serta diikuti oleh personel Polda Papua dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, yang menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.


“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan, serta membangun kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor kesehatan, pendidikan dan ketahanan pangan hingga ke wilayah pedesaan,” ujar Kapolda Papua.


Kapolda Papua juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini terus membangun ekosistem kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan koperasi desa dan penguatan ekonomi kerakyatan guna menciptakan kemandirian masyarakat di daerah.


Selain itu, Kapolda Papua menyoroti pentingnya perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penguatan regulasi dan tata kelola sistem elektronik agar anak-anak terhindar dari dampak negatif media sosial dan platform digital.


“Saya mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangkitan nasional dengan memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap perkembangan teknologi, serta bersama-sama mendukung program pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera,” tambahnya.


Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, seluruh personel dan masyarakat diajak untuk terus menjaga semangat kebangkitan nasional dengan memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap perkembangan teknologi, serta bersama-sama mendukung program pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.


Senyum, Sapa, Salam: Regu Siaga I Polres Tolikara Hadir Jaga Kamtibmas di Kota Karubaga

 


Jayapura – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Regu Siaga I Polres Tolikara melaksanakan patroli rutin mobile di seputaran Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Selasa (19/05/2026).


Kegiatan patroli dipimpin Kasubbag Bekpal Bag Logistik Polres Tolikara IPDA Viktor Gebze bersama personel Regu Siaga I dengan menyusuri sejumlah titik strategis di wilayah Kota Karubaga melalui patroli jalan kaki.


Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel persiapan di Mako Polres Tolikara. Dalam arahannya, IPDA Viktor Gebze menekankan kepada seluruh personel agar tetap fokus, waspada, serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat selama bertugas.


“Dalam pelaksanaan patroli, saya harapkan seluruh personel tetap mengedepankan sikap humanis melalui senyum, sapa, dan salam kepada masyarakat sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan memberikan rasa aman,” ujar IPDA Viktor Gebze.


Usai apel, personel bergerak dari Mako Polres Tolikara menuju kawasan Ampera Bawah, Pertigaan Bank Papua, Jalan Irian, hingga Perempatan Tugu Salib. Di sejumlah titik tersebut, personel melaksanakan standby sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang sedang beraktivitas.


Selain memantau situasi keamanan, patroli tersebut juga bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui komunikasi yang baik guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Tolikara.


Setelah patroli selesai dilaksanakan, seluruh personel kembali ke Mako Polres Tolikara dan melaksanakan apel konsolidasi. Dalam kesempatan tersebut, IPDA Viktor Gebze menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas yang berjalan aman dan lancar.


“Situasi selama kegiatan berlangsung masih dalam keadaan aman dan kondusif. Saya harap seluruh personel tetap siaga dan terus meningkatkan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas,” tambahnya.

Sat Binmas Polres Tolikara Sambangi Pangkalan Ojek di Desa Ampera, Perkuat Kemitraan dan Keselamatan Berkendara

 


Jayapura – Dalam rangka mempererat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Satuan Binmas Polres Tolikara melaksanakan kegiatan sambang Door to Door System (DDS) ke pangkalan ojek di Desa Ampera, Kota Karubaga, Selasa (19/05/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin personel Sat Binmas Polres Tolikara dengan menyambangi langsung para pengemudi ojek serta bertemu Ketua Pangkalan Ojek Desa Ampera, Riky Bogum.


Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni BRIPKA Maikel Wanimbo, BRIGPOL Yordan P. Bonai, S.H., BRIPTU Derek Letlora, dan BRIPDA Chris Ivan Mararu.


Dalam kegiatan sambang tersebut, personel Sat Binmas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para pengemudi ojek. Mereka mengingatkan agar setiap ketua pangkalan turut bertanggung jawab terhadap anggotanya, menjaga kekompakan antarpengemudi, serta selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara maupun ketika membawa penumpang.


Selain itu, para pengemudi ojek juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar pangkalan dan terus menjalin komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian apabila menemukan informasi ataupun situasi yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.


Kasat Binmas Polres Tolikara IPDA Kasrim, S.E., mengatakan bahwa kegiatan sambang DDS merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membangun komunikasi yang baik sekaligus menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat.


“Kami ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat, termasuk komunitas ojek yang setiap hari beraktivitas melayani warga. Melalui kegiatan sambang ini, kami mengajak seluruh pengemudi ojek untuk menjaga kekompakan, mengutamakan keselamatan berkendara, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar IPDA Kasrim.


Sementara itu, BRIPKA Maikel Wanimbo menyampaikan bahwa komunitas ojek memiliki peran penting dalam membantu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah Kota Karubaga.


“Kami berharap para pengemudi ojek tetap kompak, selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja, serta tidak segan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan masyarakat,” ujar BRIPKA Maikel Wanimbo.


19/05/26

Utusan Polda Papua Raih Peringkat Dua Nasional pada Seleksi Pendidikan Kepemimpinan Administrator Polri T.A. 2026


 

Jayapura – Biro SDM Polda Papua melaksanakan Sidang Kelulusan Tingkat Panpus Seleksi Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula WGA Biro SDM Polda Papua, Selasa (19/05/2026).


Kegiatan sidang kelulusan tersebut dilaksanakan secara terpusat oleh SSDM Polri dan diikuti oleh seluruh jajaran Polda se-Indonesia melalui sarana video conference sebagai bagian dari proses seleksi pengembangan kompetensi sumber daya manusia Polri.


Hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Kasubbagpns Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Pembina Muhammad Sobari, S.Ag., Ps Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Kompol. Nurjanah, S.Sos., M.M., Ps Kasubbagrohjashor Bagwatpers Biro SDM Polda Papua AKP Djadik, Paur Subbagpns Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Iptu Nanang Tri Gunawan, Ps Paur Subbagpsipers Bagpsi Ro SDM Polda Papua Ipda Aris Susanta, S.Sos.I., M.M., Paur Subbagkompeten Bagbinkar Ro SDM Polda Papua Iptu Lukman Naing, S.H., Ps Kaurren Subbagrenmin Ro SDM Polda Papua Iptu Mohammad Arifin, S.H., pengawas internal, staf Biro SDM Polda Papua, serta peserta seleksi.


Rangkaian kegiatan diawali dengan absensi peserta dan pengecekan sarana audio visual, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, arahan Karodalpers SSDM Polri sekaligus pembukaan sidang kelulusan tingkat Panpus, hingga pembacaan hasil sidang kelulusan Seleksi PKA Tahun Anggaran 2026.


Dalam hasil sidang tersebut, peserta utusan Polda Papua atas nama AKP Dr. Fajar Audra Pratama, M.Kes., dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil meraih peringkat dua kuota nasional khusus anggota Polri pada Seleksi Pendidikan Kepemimpinan Administrator Tahun Anggaran 2026.


Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky menyampaikan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih personel Polda Papua dalam seleksi tingkat nasional tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi wujud nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polda Papua.


“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Polda Papua sekaligus membuktikan bahwa personel Papua mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaik di tingkat nasional. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” ujar Kombes Pol. Hengky Pramudya.


Ia menambahkan bahwa pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan kepemimpinan menjadi langkah strategis dalam menciptakan personel Polri yang adaptif, unggul, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan.


Tokoh Muslim Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Operasi Damai Cartenz

 



Jayapura – Tokoh Muslim Papua sekaligus Ketua Takmir Masjid Raya Provinsi Papua KH. Abdul Kahar Yelipele, S.Pd.I., M.Pd.I., mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, dan kedamaian di Tanah Papua agar tetap aman, harmonis, dan kondusif.


Dalam keterangannya, KH. Abdul Kahar Yelipele menegaskan bahwa menjaga stabilitas keamanan di Papua merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, maupun masyarakat secara umum.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa persaudaraan, serta bersama-sama menjaga Papua agar tetap aman dan damai,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Satgas Operasi Damai Cartenz yang selama ini terus melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan dan menjaga situasi keamanan di wilayah Papua melalui pendekatan humanis dan persuasif. Menurutnya, kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat ketenteraman di tengah kehidupan masyarakat Papua.


“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim Damai Cartenz yang selama ini telah bekerja keras menjaga keamanan di Papua. Kehadiran mereka menjadi kebanggaan bagi masyarakat karena turun langsung di tengah masyarakat dengan tujuan menjaga Papua tetap aman dan damai,” katanya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tokoh agama memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat semangat persaudaraan di tengah masyarakat Papua yang majemuk. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya Papua yang damai dan sejahtera.


“Papua adalah honai kita bersama, rumah kita bersama. Sudah menjadi kewajiban seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat kedamaian di tanah ini,” ujarnya.


Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Papua sebelumnya juga menyampaikan dukungan terhadap pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui patroli dialogis, kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, hingga komunikasi langsung dengan warga.


Melalui sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua dapat terus terjaga sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan damai.

Polda Papua dan Uncen Perkuat Pendekatan Humanis dalam Penanganan Konflik Tanah Ulayat

 


Jayapura – Polda Papua bersama Universitas Cenderawasih menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pusat Studi Kepolisian dengan tema “Strategi Humanis Penegakan Hukum Terhadap Penanganan Perselisihan Tanah Ulayat di Papua” yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Selasa (19/05/2026).


Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog dan kolaborasi antara institusi kepolisian, akademisi, pemerintah, serta masyarakat adat dalam membahas pendekatan humanis terhadap penyelesaian konflik tanah ulayat di Papua.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Perencanaan Universitas Cenderawasih Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum., Dir Intelkam Polda Papua selaku Plt. Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K., Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR., Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V. D. P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., Para Dosen, Mahasiswa, serta personel Polda Papua.


Dalam sambutannya melalui tayangan video, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menegaskan bahwa persoalan tanah ulayat di Papua tidak hanya menyangkut aspek hukum semata, tetapi juga berkaitan erat dengan sejarah, budaya, dan keberlangsungan hidup masyarakat adat.


“Permasalahan di Papua tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan represif ataupun legal formal semata. Dibutuhkan pendekatan yang humanis, dialogis, partisipatif, serta menghormati nilai-nilai adat dan budaya lokal,” ujar Kapolda Papua.


Kapolda Papua juga menekankan pentingnya penerapan konsep predictive policing dalam mendeteksi potensi konflik secara dini melalui komunikasi yang baik dengan masyarakat dan langkah-langkah pencegahan yang mengedepankan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kearifan lokal.


Sementara itu, Wakil Rektor IV Universitas Cenderawasih Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Universitas Cenderawasih dan Polda Papua dalam menghadirkan ruang diskusi akademik terkait persoalan pertanahan di Papua.


“Persoalan tanah ulayat bukan sekadar persoalan hukum administratif, tetapi menyangkut identitas, sejarah, martabat, dan keberlangsungan hidup masyarakat adat Papua. Karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara arif, bijaksana, dan menghormati nilai-nilai adat yang hidup di tengah masyarakat,” ungkapnya.


Kegiatan FGD dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber, di antaranya Pengurus Harian/Ketua Dewan AMAN Wilayah Jayapura Benhur Walli, SE., S.Sos., Dekan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih Yustus Pondayar, S.H., M.H., Panit Subdit 2 Harda Bangtah Kompol. Komang Yustrio Wirahadi Kusuma, S.I.K., serta perwakilan ATR/BPN Ribut Andoko, S.Sit.


Dalam pemaparannya, Kompol. Komang Yustrio Wirahadi Kusuma menekankan pentingnya membangun penegakan hukum yang berkeadilan dan beradab melalui dukungan seluruh elemen masyarakat.


“Penegakan hukum bukan hanya sebatas menjalankan aturan, tetapi juga menghadirkan rasa keadilan, kemanusiaan, dan peradaban yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.


Perwakilan ATR/BPN Ribut Andoko, S.Sit., mengatakan bahwa persoalan pertanahan di Papua membutuhkan penataan administrasi yang baik guna mencegah terjadinya konflik antarkelompok maupun sengketa kepemilikan tanah.


Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih Yustus Pondayar, S.H., M.H., berharap kehadiran Pusat Studi Kepolisian di Universitas Cenderawasih dapat memperkuat kerja sama akademik dan penelitian antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian.


Di sisi lain, Ketua Dewan AMAN Wilayah Jayapura Benhur Walli, SE., S.Sos., menyampaikan bahwa masyarakat adat siap bekerja sama menjaga keamanan dan kedamaian di Papua melalui pendekatan dialogis yang menghormati hak-hak adat dan kearifan lokal.


Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan rekomendasi konstruktif dalam penyelesaian konflik tanah ulayat di Papua secara damai, humanis, dan berkeadilan.


Polda Papua Laksanakan CAT Akademik Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus Polri T.A. 2026

 


Jayapura – Polda Papua melalui Biro SDM melaksanakan kegiatan Computer Assisted Test (CAT) Akademik dalam rangka Seleksi Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus Polri Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di SMK Diaspora Kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (19/05/2026).


Pelaksanaan seleksi berlangsung dengan pengawasan ketat guna menjamin proses penerimaan anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Kegiatan tersebut turut diawasi oleh pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Papua.


Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi peserta seleksi, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kehadiran, pemeriksaan identitas peserta melalui KTP dan sistem pengenalan wajah (face matching), hingga pemeriksaan kesiapan peserta sebelum memasuki ruang ujian. Setelah pembagian nomor coding dan proses login sistem, pelaksanaan CAT Akademik resmi dimulai dan berjalan dengan tertib hingga selesai.


Sebanyak 38 peserta terdaftar mengikuti seleksi CAT Akademik Bintara Kompetensi Khusus Polri Tahun Anggaran 2026, dengan jumlah peserta hadir sebanyak 37 orang yang terdiri dari 22 pria dan 16 wanita. Sementara itu, tercatat satu peserta pria tidak hadir dalam pelaksanaan seleksi tersebut.


Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pelaksanaan CAT Akademik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan proses rekrutmen yang objektif dan profesional.


“Seleksi dilaksanakan secara transparan dan akuntabel dengan memanfaatkan sistem CAT sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan hasil yang diperoleh murni berdasarkan kemampuan masing-masing peserta,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Ia juga menegaskan, seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara terbuka dan diawasi secara ketat guna menjamin integritas proses rekrutmen.


“Pelaksanaan seleksi ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendapatkan calon anggota yang berkualitas, berintegritas, serta memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi. Kami memastikan seluruh proses berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujar Kombes Pol. Hengky Pramudya.


Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan mengikuti setiap tahapan seleksi dengan jujur serta penuh semangat.


Hadapi Ancaman Siber Modern, Korem 083/Bdj Perkuat Pertahanan Digital Bersama Pussiberad

 


Malang – Korem 083/Baladhika Jaya bersama Pusat Siber dan Sandi TNI Angkatan Darat (Pussiberad) memperkuat sistem pertahanan digital satuan melalui kegiatan Taklimat Awal Vulnerability Assessment (VA) dan Kampanye Informasi TA 2026 di Makorem 083/Bdj, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis menghadapi ancaman siber dan perang generasi kelima (5th Generation Warfare/5GW) yang kini semakin nyata.


Kegiatan dibuka oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 083/Bdj Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, S.Hub.Int., M.M. mewakili Danrem 083/Bdj, serta dipimpin langsung Ketua Tim Asesmen Pussiberad Kolonel Cke Triyadi Sujatmiko, S.Sos., M.Tr.(Han). Turut hadir para Kasi Korem dan Perwira Staf jajaran Korem 083/Bdj.


Dalam sambutan Danrem 083/Bdj yang dibacakan Kasrem, ditegaskan bahwa ancaman modern kini tidak hanya menyerang kekuatan fisik, tetapi juga menyasar sistem informasi, jaringan komunikasi, dan ruang digital. Karena itu, pengamanan data serta sistem informasi satuan menjadi bagian penting dalam mendukung tugas pokok dan stabilitas wilayah.


Danrem juga menekankan bahwa kegiatan Vulnerability Assessment bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai langkah deteksi dini guna mengetahui potensi kerawanan sistem. Korem 083/Bdj berkomitmen mendukung penuh proses asesmen dengan membuka transparansi data perangkat keras, perangkat lunak, maupun jaringan yang digunakan satuan.


Selain pemeriksaan sistem digital, kegiatan ini juga diisi Kampanye Informasi bagi prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Edukasi difokuskan pada pentingnya bijak bermedia sosial, perlindungan data pribadi dan keluarga, serta pencegahan penipuan siber (cyber fraud).


Korem 083/Bdj menilai peningkatan literasi digital personel menjadi hal penting karena faktor manusia sering menjadi celah utama dalam ancaman keamanan siber. Dengan pemahaman yang baik, seluruh personel diharapkan mampu lebih waspada dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital.


Melalui sinergi bersama Pussiberad, Korem 083/Bdj berharap terbangun sistem pertahanan siber yang semakin kuat, adaptif, dan profesional guna mendukung keamanan informasi serta menjaga kedaulatan NKRI di era digital. (*)