View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

04/11/26

Laura Dungguri: Pendekatan Humanis Kepolisian Perkuat Kepercayaan Masyarakat


Jayapura – Pendekatan humanis yang dilakukan kepolisian dalam menjaga keamanan dan membangun hubungan dengan masyarakat Papua mendapat apresiasi dari tokoh perempuan Papua, Laura Dungguri. 


Pendekatan tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam menciptakan suasana aman, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mendorong terciptanya kedamaian di Tanah Papua.


Laura Dungguri menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian dengan pendekatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan, komunikasi, dan kepedulian terhadap masyarakat merupakan hal positif yang perlu terus dipertahankan. 


Menurutnya, pendekatan tersebut dapat membangun hubungan yang lebih dekat antara aparat keamanan dan masyarakat.


Ia juga menilai bahwa upaya menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi perlu diimbangi dengan pendekatan persuasif, dialog, serta kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.


“Pendekatan humanis yang dilakukan kepolisian sangat penting karena masyarakat membutuhkan kehadiran aparat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mampu membangun komunikasi dan memberikan rasa nyaman. Kami berharap pendekatan seperti ini terus dilakukan sehingga tercipta hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat,” ungkap Laura Dungguri.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum perempuan dan generasi muda Papua, untuk turut mengambil bagian dalam menjaga kedamaian, mempererat persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu konflik.


Kepolisian terus berkomitmen mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi dan kegiatan persuasif sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua.


Dukungan dan apresiasi dari tokoh masyarakat menjadi motivasi bagi kepolisian untuk terus meningkatkan pelayanan serta memperkuat kepercayaan publik demi terwujudnya Papua yang aman dan damai.

Kapolda Papua Pimpin Sertijab Karo Logistik, Dorong Peningkatan Kinerja Organisasi


Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Biro Logistik (Karo Logistik) Polda Papua dari Kombes Pol. Dafcoriza, S.I.K., M.Sc. kepada Kombes Pol. Ronny Tri Prasetyo N., S.I.K., M.Si. Kegiatan berlangsung di Aula Rastrasamara Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu (04/11/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin, para Pejabat Utama Polda Papua, serta personel dan pengurus Bhayangkari Daerah Papua.


Dalam kesempatan tersebut, pejabat lama dan pejabat baru melaksanakan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, serta pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab jabatan.


Kapolda Papua menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus upaya pembinaan karier dan penyegaran dalam rangka meningkatkan kinerja institusi. 


“Pergantian kepemimpinan diharapkan dapat membawa semangat baru, inovasi, serta peningkatan kualitas pelaksanaan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” kata Kapolda.


Menurutnya, jabatan Karo Logistik memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran tugas kepolisian, khususnya terkait pengelolaan sarana dan prasarana, perlengkapan, serta kebutuhan logistik bagi seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Papua.


Kapolda juga berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan logistik. 


“Dengan demikian, dukungan logistik terhadap pelaksanaan tugas operasional kepolisian dapat semakin optimal,” ungkapnya.


Selain itu, pejabat baru diharapkan mampu membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh satuan kerja, menjaga soliditas internal, serta menghadirkan terobosan yang berdampak positif terhadap peningkatan kinerja organisasi.


Melalui pergantian jabatan ini, Polda Papua diharapkan semakin memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, efektif, dan bertanggung jawab. 


Dukungan logistik yang optimal menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesiapan personel serta keberhasilan pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


Gotong Royong Bersihkan Irigasi, Babinsa Tunjungrejo Dorong Kelancaran Pengairan Sawah


Lumajang – Wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian, ditunjukkan Babinsa Tunjungrejo Koramil 0821-11/Yosowilangun Serka Agus Hermanto dengan turut terjun langsung membantu warga melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran irigasi sekunder di wilayah Desa Tunjungrejo, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (4/11/2026).


Kegiatan kerja bakti tersebut dilaksanakan di sepanjang saluran irigasi sekunder yang membentang di area persawahan Dusun Tunjungrejo Lor dan Tunjungrejo Kidul, dengan sasaran pembersihan sepanjang kurang lebih 250 meter. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan dan fungsi saluran agar aliran air dapat menjangkau lahan pertanian masyarakat secara optimal.


Dalam pelaksanaannya, Serka Agus Hermanto bersama warga bahu-membahu membersihkan berbagai material yang menghambat aliran air, seperti rumput liar, tanaman air, lumpur, serta sampah yang menumpuk di sepanjang saluran. Dengan peralatan sederhana, warga dan Babinsa bekerja secara gotong royong untuk mengembalikan kelancaran fungsi irigasi.


Dalam kesempatan itu, Serka Agus Hermanto menyampaikan bahwa saluran irigasi merupakan salah satu sarana penting yang menunjang keberhasilan usaha pertanian masyarakat. Oleh karena itu, kebersihan dan kelancaran aliran air perlu dijaga secara bersama-sama melalui kegiatan pemeliharaan rutin.


“Keterlibatan kami selaku Babinsa dalam kerja bakti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujar dia.


Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya membersihkan saluran ketika terjadi penyumbatan, tetapi menjadikan pemeliharaan irigasi sebagai kepedulian bersama agar fungsi pengairan tetap terjaga dan tidak mengganggu aktivitas pertanian.


“Kami berharap saluran irigasi sekunder dapat berfungsi dengan optimal sehingga distribusi air di aliran irigasi sampai ke lahan persawahan Dusun Tunjungrejo Lor dan Tunjungrejo Kidul semakin lancar. Kondisi ini tentunya sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan pengairan tanaman serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” pungkasnya.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa bersama masyarakat menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap sarana pertanian, TNI terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga lingkungan, mendukung ketahanan pangan, serta mendorong kesejahteraan warga di wilayah binaan. (Pendim0821)

Peduli Gizi Anak Sekolah, Babinsa Ranuyoso Kawal Ketat Penyaluran MBG di Dusun Krajan



LUMAJANG - Babinsa Desa Ranuyoso Koramil 0821/12 Ranuyoso, Pelda Achmad Minwar, melaksanakan kegiatan pendampingan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa di wilayah Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (04/11/2026).


Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beralamat di Dusun Krajan RT 02 RW 01, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.


Pelda Achmad Minwar mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi anak sekolah guna mewujudkan generasi sehat dan cerdas.


"Kami hadir untuk memastikan proses pendistribusian Makan Bergizi Gratis berjalan aman, tertib, lancar dan tepat sasaran kepada para pelajar penerima manfaat di wilayah binaan," ujar Pelda Achmad Minwar.


Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di lapangan juga untuk memberikan rasa aman dan memastikan kualitas serta kebersihan makanan yang akan disalurkan kepada siswa tetap terjaga.


Kegiatan pendistribusian MBG tersebut disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan, konsentrasi belajar, serta meringankan beban orang tua siswa.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. (Pendim0821)

Antisipasi Bencana Alam, Kasdim 0821 Tekankan Monitoring Wilayah kepada Danramil dan Babinsa



Lumajang – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Lumajang, Kodim 0821/Lumajang menekankan kepada seluruh jajaran Koramil dan Babinsa agar senantiasa meningkatkan pemetaan serta pemantauan (mepping, monitoring) wilayah binaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi dini terhadap berbagai kemungkinan bencana, khususnya tanah longsor, erupsi Gunung Semeru, hingga banjir lahar dingin yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu.


Penekanan tersebut disampaikan Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., melalui Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri saat memimpin apel gabungan seluruh jajaran Koramil di halaman Makodim 0821/Lumajang, Rabu (4/11/2026).


Dalam arahannya, Kasdim menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus menjadi perhatian bersama seluruh personel, terutama para Danramil dan Babinsa yang memiliki tanggung jawab pembinaan teritorial di wilayah masing-masing. Setiap personel diharapkan mampu mengenali kondisi geografis, karakteristik wilayah, serta potensi kerawanan bencana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.


“Pimpinan juga menekankan pentingnya melakukan pemetaan wilayah secara menyeluruh, mulai dari daerah rawan longsor, kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru, hingga aliran sungai yang berpotensi dilalui material lahar dingin. Pemetaan tersebut perlu dilakukan secara berkala agar perkembangan situasi di lapangan dapat diketahui dan menjadi dasar dalam menentukan langkah antisipasi,” ujar Kasdim.


Selain mepping, monitoring wilayah juga harus terus ditingkatkan melalui komunikasi dan koordinasi aktif dengan pemerintah desa, perangkat kecamatan, relawan kebencanaan, serta unsur terkait lainnya. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, setiap perkembangan kondisi wilayah dapat segera diketahui dan dilaporkan secara berjenjang kepada komando atas.


Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan dini terhadap potensi bencana. Babinsa diharapkan tidak hanya memantau kondisi wilayah, tetapi juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar lereng, bantaran sungai, serta kawasan yang memiliki tingkat kerawanan bencana.


Tidak kalah pentingnya, dalam menghadapi potensi erupsi Gunung Semeru, jajaran Koramil dan Babinsa juga diminta untuk terus memperhatikan perkembangan informasi dan peringatan dari instansi berwenang. Begitu pula terhadap potensi banjir lahar dingin, pemantauan kondisi aliran sungai, peningkatan debit air, serta perubahan cuaca perlu menjadi perhatian agar masyarakat dapat memperoleh informasi dan peringatan lebih awal.


Tidak hanya berfokus pada pemantauan, kesiapan personel dan sarana pendukung juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Setiap Koramil diharapkan memahami mekanisme koordinasi, jalur komunikasi, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi keadaan darurat. Hal tersebut diperlukan agar pelaksanaan penanganan bencana dapat berjalan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan seluruh unsur terkait.


Lebih lanjut Tanuri menyampaikan bahwa, melalui apel gabungan, seluruh personel diingatkan untuk senantiasa meningkatkan kepedulian, kepekaan, dan tanggung jawab terhadap kondisi lingkungan di wilayah binaan. Kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi, melainkan harus dibangun melalui langkah pencegahan, pemantauan, serta koordinasi yang dilaksanakan secara berkesinambungan.


“Komitmen Kodim 0821/Lumajang akan terus mengoptimalkan peran jajaran Koramil dan Babinsa dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Lumajang. Sinergi antara TNI/Polri pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait, relawan, dan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi ancaman bencana alam,” pungkasnya.


Melalui peningkatan pemetaan dan monitoring wilayah tersebut, diharapkan setiap potensi kerawanan dapat teridentifikasi sejak dini, sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan. Dengan demikian, kehadiran TNI melalui jajaran Kodim 0821/Lumajang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam. (Pendim0821)

Dandim 0821 Lumajang Tinjau DAS Curah Kobokan Pascabanjir Lahar Semeru, TNI-Polri Bantu Pemulihan Wilayah.



Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., meninjau langsung kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan pascabanjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi pada Senin dini hari. 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah terdampak sekaligus melihat perkembangan penanganan pascabencana, Rabu (4/11/2026). 


Banjir lahar dingin dengan intensitas besar tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal (Amax) mencapai 65 mm. Derasnya aliran material vulkanik mengakibatkan tanggul Dam di Kali Lanang yang masih dalam proses pembangunan ikut tergerus dan hanyut terbawa arus.


Selain itu, banjir mengakibatkan sekitar 200 kepala keluarga (KK) di Desa Purorejo dan Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, terdampak genangan air. Tanggul di DAS Kali Glidik, Desa Purorejo, juga dilaporkan jebol akibat derasnya aliran banjir.


Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi air saat ini telah surut dan aktivitas masyarakat mulai berjalan normal. Meski demikian, upaya pemulihan terus dilakukan melalui keterlibatan TNI-Polri bersama instansi terkait dengan membantu warga membersihkan material sisa banjir dan longsoran yang mengganggu lingkungan serta aktivitas masyarakat.


Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan bahwa kehadiran TNI bersama Polri dan instansi terkait merupakan bentuk kepedulian serta tanggung jawab dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana, sekaligus mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak.


Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang DAS Curah Kobokan serta kawasan lereng dan perbukitan, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko banjir lahar maupun tanah longsor.


Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan. Kepada para penambang, agar senantiasa mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan pemerintah serta tidak mengabaikan faktor keselamatan dalam beraktivitas," tegas Dandim.


Melalui sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabanjir lahar dingin dapat berjalan optimal. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian dalam membantu warga bangkit serta menjaga keselamatan bersama di kawasan rawan bencana Semeru. (Pendim 0821).

Patroli Sambang, Polsek Kelila Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan


Jayapura – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Polsek Kelila, Polres Mamberamo Tengah, terus meningkatkan patroli sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (04/11/2026), melalui patroli jalan kaki yang dipimpin Kasium Polsek Kelila, Aiptu Ridwan Kharie, bersama lima personel di sekitar Jalan Trans Kelila–Bokondini, Distrik Kelila.


Dalam patroli tersebut, personel tidak hanya memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyambangi warga untuk memberikan edukasi secara langsung mengenai bahaya serta dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.


Kasium Polsek Kelila, Aiptu Ridwan Kharie, menyampaikan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan kesadaran serta peran aktif seluruh masyarakat. Ia mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak serius bagi lingkungan maupun kesehatan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Distrik Kelila untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan Karhutla, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Aiptu Ridwan Kharie.


Ia juga menegaskan bahwa kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan merupakan salah satu kunci utama keberhasilan pencegahan Karhutla, sehingga diperlukan kerja sama antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.


Polsek Kelila menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan dini terhadap Karhutla, sekaligus mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, dan terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.


Anev Minggu II, Polda Papua Minta Jajaran Maksimalkan Pengungkapan Kasus pada Operasi Sikat Cartenz II-2026


Jayapura – Polda Papua menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) Minggu II Operasi Sikat Cartenz II-2026 di Aula Command Center Polda Papua, Rabu (4/11/2026). 


Kegiatan dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi Sikat Cartenz II-2026, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., guna mengevaluasi perkembangan pelaksanaan operasi serta mengoptimalkan upaya penegakan hukum di seluruh wilayah jajaran.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Binroops selaku Kasetops Operasi Sikat Cartenz II-2026 AKBP Mughoni, S.I.K., Kabag Dalroops selaku Kapusdalops Bahar Tushiba, S.H., serta para Kasatgas dan Kasubsatgas Operasi Sikat Cartenz II-2026.


Dalam arahannya, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom menegaskan bahwa seluruh jajaran harus tetap konsisten menjalankan program prioritas Kapolri, termasuk Program 100 Hari Kapolri melalui Quick Clearance dan Operasi Sikat Cartenz II-2026. 


Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas, tertib administrasi, serta pelaporan seluruh kegiatan melalui sistem elektronik yang telah ditentukan.


Berdasarkan hasil evaluasi yang dipaparkan Kaanevops Kompol Yulianus Samberi, S.I.K., M.H., pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 selama dua minggu menunjukkan perkembangan positif. 


Seluruh Satgas dan Subsatgas juga telah melaksanakan serta mendokumentasikan kegiatan preemtif, preventif, penegakan hukum, kehumasan, identifikasi, hingga viralisasi kegiatan operasi melalui sistem pelaporan yang tersedia.


Dalam kesempatan tersebut, Ka Ops memberikan perhatian terhadap sejumlah wilayah yang masih menghadapi kendala dalam pelaksanaan operasi. Ia meminta seluruh Polres jajaran meningkatkan upaya pengungkapan kasus, melakukan evaluasi terhadap target yang belum tercapai, serta memaksimalkan sisa waktu pelaksanaan operasi.


Selain itu, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom menekankan pentingnya mengevaluasi dampak pelaksanaan operasi terhadap angka kriminalitas, khususnya tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 


Menurutnya, pelaksanaan operasi tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kejahatan di wilayah masing-masing.


“Seluruh jajaran harus memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan operasi secara maksimal. Lakukan evaluasi terhadap setiap kendala yang dihadapi dan segera tindak lanjuti dengan langkah-langkah konkret agar pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 dapat berjalan optimal,” tegas Kombes Pol. Parasian Herman Gultom.


Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa mematuhi ketentuan dan prosedur yang berlaku, mengingat setiap pelaksanaan tugas berada dalam pengawasan internal. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan serta tanggung jawab dalam penggunaan dan pengamanan senjata api dinas.


Melalui kegiatan Anev Minggu II ini, Polda Papua berharap seluruh Satgas dan Subsatgas semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat koordinasi, serta mengoptimalkan upaya penegakan hukum guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua.