View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

05/07/26

Pemasangan Bekisting dan Penimbunan Oprit Warnai Progres Pembangunan Jembatan di HST

 



BARABAI – Pembangunan Jembatan Armco dan Jembatan Garuda yang menjadi bagian dari program karya bakti Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) terus menunjukkan perkembangan. Memasuki hari Minggu (5/7/2026), personel TNI bersama masyarakat masih fokus menyelesaikan sejumlah pekerjaan konstruksi di lapangan.


Di lokasi Jembatan Armco, Desa Bakapas, personel Kodim 1002/HST bersama warga melaksanakan pemasangan bekisting pada pondasi abutmen sebagai persiapan pengecoran. 


Pekerjaan dilakukan secara teliti untuk memastikan struktur pondasi memiliki kekuatan yang maksimal sebelum memasuki tahapan berikutnya.


Sementara itu, di lokasi Jembatan Garuda desa Birayang Surapati dan Desa Teluk Masjid, personel gabungan dan masyarakat bergotong royong mengerjakan penimbunan oprit jembatan menggunakan material pilihan. 


Penimbunan dilakukan secara bertahap agar akses menuju jembatan nantinya lebih kokoh, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.


Semangat kebersamaan antara TNI dan warga terlihat sepanjang kegiatan. Selain mempercepat proses pembangunan, gotong royong juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.


Komandan Kodim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.


"Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat segera selesai sehingga memberikan kemudahan akses transportasi, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendukung peningkatan perekonomian warga di wilayah Hulu Sungai Tengah," ujarnya.


Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan, pembangunan Jembatan Armco dan Jembatan Garuda diharapkan rampung tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. (pen1002hst)

04/07/26

Imigrasi Ngurah Rai Permudah Layanan Paspor Lewat Program Pasporia di Kuta

 


BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai berpartisipasi dalam Bazaar Pelayanan Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Bali di area parkir Pasar Seni Kuta, Sabtu (4/7). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu menghadirkan berbagai layanan publik dari instansi pemerintah, termasuk pelayanan keimigrasian.


Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Ngurah Rai membuka layanan permohonan Paspor Republik Indonesia dan Izin Tinggal Keimigrasian. Kehadiran layanan di luar kantor ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga akses terhadap layanan keimigrasian menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman.


Pada bazaar tersebut, petugas melayani 29 permohonan paspor dan dua permohonan izin tinggal keimigrasian. Seluruh proses, mulai dari pemeriksaan persyaratan hingga tahapan pelayanan lainnya, dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku untuk menjamin kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Selain memberikan layanan administrasi, Kantor Imigrasi Ngurah Rai juga menyebarkan informasi mengenai berbagai layanan keimigrasian kepada para pengunjung. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan keimigrasian sekaligus mendorong pemanfaatan layanan secara tepat sesuai ketentuan.


Partisipasi dalam Bazaar Pelayanan Publik ini merupakan bagian dari pelaksanaan Pasporia (Paspor Minggu Ceria), inovasi Direktorat Jenderal Imigrasi yang menghadirkan layanan paspor dengan konsep santai, ramah, dan mudah dijangkau masyarakat pada akhir pekan melalui berbagai kegiatan publik, seperti bazaar pelayanan publik maupun car free day.


Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Antusiasme masyarakat terhadap layanan yang diberikan juga terlihat cukup tinggi, mencerminkan kebutuhan akan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat dengan masyarakat.


Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan kehadiran layanan keimigrasian di tengah aktivitas masyarakat merupakan komitmen Imigrasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.


"Melalui program Pasporia, kami ingin menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat, mudah diakses, dan memberikan pengalaman yang nyaman bagi masyarakat. Partisipasi dalam Bazaar Pelayanan Publik ini menjadi wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan prima, sekaligus memperluas edukasi keimigrasian kepada masyarakat. Ke depan, kami akan terus menghadirkan layanan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Bugie. ::::

Dukung Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Aktif Dampingi Kelompok Tani Binaan Polri

  


Kota Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengawasan dan pendampingan kepada kelompok tani yang mengelola lahan binaan Polri di Desa Pohjentrek, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (4/7/2026).


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Karo SDM Polda Jawa Timur serta Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur yang kemudian diteruskan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Pasuruan Kota agar aktif mendampingi para petani dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.


Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman, memastikan kondisi lahan tetap terawat, sekaligus berdialog dengan para petani guna mengetahui kendala yang dihadapi selama proses budidaya.


Kehadiran Bhabinkamtibmas juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus semangat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.


“Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, kami ingin memastikan lahan binaan Polri dapat dikelola secara optimal sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Sinergi antara Polri, kelompok tani, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkap Kapolres.


Selain melaksanakan pendampingan, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Pasuruan Kota berharap lahan binaan Polri dapat terus berkembang, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional demi kesejahteraan masyarakat.


Mendukung Asta Cita Presiden melalui semangat Polri Presisi, Polres Pasuruan Kota bersama Biro SDM Polda Jatim dan Ketahanan Pangan Polda Jatim terus memperkuat swasembada pangan, mewujudkan swasembada jagung, serta menghadirkan Polri yang senantiasa mencintai dan mendukung para petani Indonesia.

HMI Cabang Jayapura Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Perkuat Persatuan Demi Papua yang Aman dan Kondusif

 



Jayapura – Wakil Sekretaris Umum Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Jayapura, Ismail Tatroman, mengajak seluruh kader HMI, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Papua.


Menurut Ismail, di tengah berbagai dinamika sosial dan isu yang berkembang saat ini, seluruh elemen masyarakat perlu menyikapinya secara bijaksana, kritis, dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi maupun berbagai narasi yang berpotensi memecah persatuan serta menimbulkan keresahan.


Ismail menegaskan bahwa HMI sebagai organisasi kader akan terus berkomitmen mengedepankan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Ia menilai penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara dalam kehidupan demokrasi, namun harus dilakukan secara damai, santun, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komunikasi, mempererat persaudaraan, serta membangun sinergi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga situasi keamanan yang tetap aman, damai, dan kondusif di Papua.


Menurutnya, terciptanya stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan, aktivitas masyarakat, dunia pendidikan, serta pembangunan di Papua dapat berjalan dengan baik.


"Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kebersamaan demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan kondusif, sehingga pembangunan serta kesejahteraan masyarakat dapat terus terwujud," tutup Ismail Tatroman.

Koordinator BEMNUS Wilayah Papua Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Jaga Persatuan serta Kondusivitas Papua

 



Jayapura – Koordinator BEMNUS Wilayah Papua, Aksa Hamadi, mengajak seluruh mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan, persaudaraan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah berbagai dinamika sosial yang berkembang.


Menurut Aksa, perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi dan harus dihormati. Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap aspirasi disampaikan secara santun, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya berbagai isu yang beredar di media sosial. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah kehidupan bermasyarakat.


Lebih lanjut, Aksa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat kebersamaan dalam menyikapi setiap persoalan yang terjadi di Tanah Papua. Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci untuk mencegah terjadinya konflik, perpecahan, maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat.


Ia juga mendorong seluruh komponen masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta aparat keamanan dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polda Papua.


Sebagai agen perubahan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pelopor persatuan, menyebarkan informasi yang benar, serta memberikan teladan dalam menjaga stabilitas sosial guna mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.


"Papua adalah rumah bersama. Karena itu, mari kita jaga bersama agar tetap aman, damai, harmonis, dan penuh rasa saling menghormati demi masa depan Papua yang lebih baik," tutup Aksa Hamadi.

Kodim 1002/HST Pacu Progres Pembangunan Empat Jembatan untuk Tingkatkan Akses Warga

 



BARABAI – Pembangunan empat jembatan di tiga kecamatan wilayah Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) terus menunjukkan progres. Personel TNI bersama masyarakat memaksimalkan pekerjaan secara gotong royong guna mempercepat penyelesaian pembangunan.


Koordinator pembangunan jembatan, Kapten Inf M. Fadilah, di Barabai, Sabtu (4/7), mengatakan saat ini pengerjaan difokuskan pada pemasangan gorong-gorong besi di dua jembatan Armco yang berada di Desa Bakapas dan Desa Ayuang, Kecamatan Barabai.


Sementara itu, dua jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Birayang Surapati, Kecamatan Batang Alai Selatan, dan Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, masih melanjutkan pekerjaan pembuatan abutmen sebagai penyangga utama konstruksi jembatan.


"Pengerjaan empat jembatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI dan masyarakat.


Kebersamaan ini menjadi modal utama agar pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target," ujar Fadilah.


Ia menuturkan, sinergi TNI dan masyarakat tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.


Keberadaan empat jembatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus transportasi, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(pen1002hst).

Polda Papua Kawal Proses Penanganan Jenazah Pilot AMA PK-RCY di RS Bhayangkara

 


 

Jayapura – Polda Papua mengawal proses kedatangan jenazah Pilot AMA PK-RCY, Mr. Nicolas Francis Gosselin, yang menjadi korban penyerangan dan pembakaran pesawat di Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Jumat (3/7/2026).


Setelah tiba di Sentani, jenazah dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Jayapura untuk menjalani pemeriksaan forensik sebagai bagian dari proses penyidikan yang dilakukan sesuai ketentuan hukum.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., bersama Kaops Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., jajaran Pejabat Utama Polda Papua, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, manajemen PT. AMA Sentani, tokoh agama, serta keluarga almarhum.


Jenazah almarhum tiba di Hanggar Kantor Penerbangan AMA Sentani pada pukul 18.36 WIT dan disambut dalam suasana penuh duka. 


Prosesi diawali dengan penurunan jenazah, dilanjutkan ibadah penguatan yang dipimpin Uskup Jayapura, Yanuarius Teofilus Matopai You, sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus memberikan penghiburan kepada keluarga, kerabat, dan seluruh pihak yang hadir.


Direktur PT. AMA Sentani, Bob Kayadu, menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama menjalankan tugas kemanusiaan di Papua.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi hingga pemulangan jenazah serta mengajak semua pihak untuk terus memberikan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.


Setelah keluarga, rekan kerja, dan para pelayat memberikan penghormatan terakhir, jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Jayapura pada pukul 19.40 WIT dan tiba sekitar pukul 20.02 WIT. 


Tim dokter spesialis forensik kemudian melaksanakan otopsi sebagai bagian dari pemeriksaan medis untuk mendukung proses penyidikan secara ilmiah, objektif, dan profesional.


Pemeriksaan forensik selesai pada pukul 23.55 WIT. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada perwakilan PT. AMA Sentani untuk disemayamkan sebelum proses pemulangan ke daerah asal sesuai dengan keputusan keluarga.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H. menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum serta menegaskan komitmen Polda Papua dalam menangani kasus tersebut secara profesional.


"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Mr. Nicolas Francis Gosselin. Kehadiran kami merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum sekaligus wujud komitmen Polda Papua untuk mengawal seluruh proses penanganan perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum. Pemeriksaan forensik yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara menjadi bagian penting dalam mendukung proses penyidikan sehingga seluruh fakta dapat diungkap secara ilmiah dan objektif," ujar Brigjen Pol. Muhajir.


Wakapolda Papua juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum yang sedang bekerja mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh. Dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga situasi kamtibmas di Papua tetap aman dan kondusif," tambahnya.


Polda Papua bersama Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus berkoordinasi dengan PT. AMA Sentani dan instansi terkait dalam penanganan perkara ini, termasuk proses pemulangan jenazah kepada keluarga, serta melakukan evaluasi terhadap pengamanan operasional penerbangan sipil di wilayah yang memiliki potensi gangguan keamanan.

Budayakan Kebersihan dan Disiplin, Personel Polsek Bokondini Gelar Aksi Bersih Mako

 


Jayapura – Dalam rangka menumbuhkan budaya hidup bersih, meningkatkan kedisiplinan, serta mempererat semangat gotong royong di lingkungan kerja, personel Polsek Bokondini melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan Markas Komando (Mako) Polsek Bokondini, Jumat (03/07/2026).


Kegiatan yang diikuti oleh seluruh personel tersebut difokuskan pada pembersihan halaman Mako, ruang pelayanan publik, ruang kerja, serta lingkungan sekitar kantor. 


Dengan semangat kebersamaan, para personel bergotong royong membersihkan setiap sudut Mako guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, sehat, dan nyaman sebagai penunjang pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.


Kapolsek Bokondini, Iptu Renardus Sekenyap, mengatakan bahwa menjaga kebersihan lingkungan Mako merupakan salah satu bentuk implementasi kedisiplinan dan tanggung jawab setiap anggota Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.


"Kebersihan merupakan bagian dari budaya kerja yang harus terus dipelihara. Mako yang bersih, rapi, dan tertata akan menciptakan suasana kerja yang nyaman, meningkatkan semangat personel, serta memberikan kesan positif kepada masyarakat yang datang untuk memperoleh pelayanan kepolisian," ujar Kapolsek.


Ia menambahkan, kegiatan kerja bakti tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan kantor, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas, kekompakan, dan rasa kebersamaan di antara personel. 


Menurutnya, budaya bersih dan disiplin harus menjadi kebiasaan yang terus diterapkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang profesional, humanis, dan Presisi.


Melalui kegiatan ini, Polsek Bokondini menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, bersih, dan representatif sehingga mampu memberikan pelayanan kepolisian yang semakin optimal kepada masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.