View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

24/09/26

Gerak Cepat Polsek Kurik Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wonorejo

 


Jayapura – Personel Polsek Kurik bersama masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong yang terjadi di sekitar permukiman warga Kampung Wonorejo, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Kamis (24/09/2026).


Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 11.20 WIT setelah anggota jaga Polsek Kurik menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kebakaran lahan kosong di pinggiran Kampung Wonorejo.


Mendapat laporan tersebut, anggota jaga bersama regu cadangan Polsek Kurik segera mendatangi lokasi. Kobaran api dan rumput kering yang terbakar dilaporkan menjalar ke arah permukiman warga akibat hembusan angin yang cukup kencang.


Dipimpin Kanit Shabara Polsek Kurik Ipda Budoyo, personel Polsek Kurik bersama masyarakat setempat langsung melakukan pemadaman sekaligus melokalisir titik api dengan menggunakan peralatan yang tersedia.


Upaya bersama tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan mendekati rumah-rumah warga. Berkat respons cepat personel Kepolisian bersama masyarakat, kobaran api berhasil dikendalikan.


Sekitar pukul 12.15 WIT, kebakaran lahan kosong tersebut berhasil dilokalisir dan dipadamkan. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.


Kapolsek Kurik Ipda Widi Mulyono, S.Sos. mengatakan, respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari upaya Kepolisian untuk mencegah kebakaran meluas serta menjaga keselamatan warga.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih dalam kondisi cuaca dan angin yang dapat menyebabkan api dengan cepat menjalar. Jika menemukan titik api atau terjadi kebakaran, segera laporkan kepada Kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat bersama-sama,” ujar Kapolsek.


Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan tidak meninggalkan api dalam kondisi masih menyala, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan permukiman maupun lingkungan.


Polsek Kurik akan terus mengedepankan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam upaya pencegahan kebakaran lahan di wilayah Distrik Kurik.

 

Polda Papua Gelar Pakta Integritas Seleksi PAG dan SBP, Wakapolda Papua Tekankan Integritas dan Persiapan Peserta

  


Jayapura – Polda Papua melaksanakan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) Tahun Anggaran 2026 dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Tahun Anggaran 2027 di Aula Rastra Samara Mapolda Papua Lama, Kamis (24/09/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Kabiddokkes Polda Papua Kombes Pol. Dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM., QHIA., serta para peserta seleksi. Sementara Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan, S.H., S.I.K., M.Si., mengikuti kegiatan melalui Zoom.


Pengambilan sumpah dibacakan oleh Karo Dalpers SSDM Polri dan diikuti oleh panitia serta peserta secara virtual. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bagian dari komitmen seluruh pihak untuk melaksanakan proses seleksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.


Dalam arahannya, Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan menekankan kepada seluruh panitia agar setiap tahapan seleksi dilaksanakan dengan berpedoman pada tata aturan yang telah ditetapkan.


“Seluruh rangkaian seleksi ini diharapkan dilaksanakan sebaik-baiknya, secara objektif, transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi organisasi Polri di masa yang akan datang,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan para peserta bahwa persiapan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi kesehatan jasmani, tetapi juga kemampuan akademik, psikologi, karakter dan integritas.


Menurutnya, seluruh kemampuan tersebut membutuhkan proses latihan dan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, sehingga peserta tidak hanya mengandalkan persiapan ketika tahapan seleksi telah dimulai.


Sementara itu, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir menyampaikan bahwa kesempatan mengikuti pendidikan dan pengembangan karier merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Ia meminta seluruh peserta menjalani proses seleksi dengan sungguh-sungguh, tanpa terbebani oleh hasil yang belum diketahui.


“Syukuri kesempatan yang ada, jaga kesehatan, persiapkan diri dengan sungguh-sungguh, berdoa, berusaha, dan jangan pernah menyerah hanya karena mengalami satu kegagalan,” pesan Wakapolda.


Wakapolda juga mengingatkan peserta agar tidak membandingkan perjalanan karier masing-masing dengan anggota lainnya. Menurutnya, setiap personel memiliki kesempatan, jalan dan waktu yang berbeda dalam perjalanan pengabdiannya.


Karena itu, ia meminta seluruh peserta tetap rendah hati, menghormati sesama anggota, menjaga integritas dan memberikan kemampuan terbaik dalam setiap tahapan yang dijalani.


“Laksanakan seluruh rangkaian seleksi dengan penuh integritas, kejujuran, disiplin dan tanggung jawab,” tegasnya.


Wakapolda menambahkan bahwa pengembangan karier hendaknya tidak hanya dipandang sebagai kepentingan pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas dan Presisi.


Pada kesempatan tersebut, Karo Dalpers SSDM Polri juga menyampaikan bahwa proses seleksi diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh kenaikan pangkat, pengembangan karier, promosi jabatan serta peningkatan kesejahteraan bagi diri dan keluarga melalui proses yang objektif dan sesuai ketentuan.


Seleksi tersebut diikuti sebanyak 183 peserta, terdiri dari 165 peserta Pendidikan Alih Golongan (PAG) dan 18 peserta Sekolah Bintara Polisi (SBP). 

 

DASS Gelar Konferensi IV, Teguhkan Peran Adat sebagai Mitra Pembangunan di Papua

 


Jayapura – Konferensi IV Dewan Adat Suku Sentani (DASS) Tahun 2026 digelar di Obhe Heleybey, Jalan Bistur Pos Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (24/09/2026). 


Konferensi tersebut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otsus Hosea Murib, S.Sos., Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Papua Kombes Pol Andi Yosep Enock, S.I.K., Ketua Poksus DPRP Papua Wellem Bonay, anggota DPD Provinsi Papua, perwakilan Kodaeral X, Kodam XVII/Cenderawasih, Polres Jayapura, Rindam XVII/Cenderawasih, Pemerintah Kabupaten Jayapura, para Ondofolo Suku Sentani serta masyarakat adat Suku Sentani.


Dalam sambutannya, Ondofol Ondokleuw menjelaskan bahwa konferensi tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai keberadaan dan penataan kelembagaan DASS. Ia menyampaikan bahwa para Ondoafi sebelumnya telah melakukan diskusi untuk melihat kembali legalitas serta posisi DASS sebagai wadah masyarakat adat dan mitra pemerintah dalam mendukung program-program pembangunan.


“DASS hari ini, konferensi ini, kita mau merubah AD/ART dengan berasas pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi DASS, Melki Suebu, mengatakan bahwa konferensi tersebut menjadi momentum penting bagi para Ondofolo Fobuwana Ana untuk mengambil keputusan terkait masa depan kelembagaan DASS.


Ia menjelaskan bahwa peninjauan terhadap keperdataan dan kepengurusan DASS dilakukan agar kelembagaan tersebut dapat memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Otonomi Khusus Papua beserta perubahannya, serta berbagai ketentuan pemerintah lainnya.


Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otsus, Hosea Murib, S.Sos., saat membuka konferensi secara resmi, menekankan pentingnya forum tersebut sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai adat dan menentukan arah DASS dalam menjawab tantangan kehidupan masyarakat adat Sentani di masa depan.


“Konferensi ini bukan sekadar forum organisasi biasa, melainkan ruang penting untuk memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai adat, serta menentukan arah pergerakan DASS dalam menjawab tantangan kehidupan masyarakat adat Sentani di masa depan,” ujarnya.


Menurutnya, DASS memiliki peran penting sebagai wadah berhimpun para Ondoafi dan Kepala Suku sekaligus payung yang mengayomi kepentingan masyarakat adat Sentani. Karena itu, kepengurusan yang dihasilkan melalui konferensi diharapkan tetap netral, berwibawa dan mampu membangun komunikasi yang harmonis dengan berbagai pihak.


Ia juga menilai masyarakat adat memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, baik dalam pelestarian budaya maupun peningkatan kesejahteraan. Sinergi antara masyarakat adat, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dinilai penting agar kekayaan budaya lokal dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di kampung-kampung.


“DASS memiliki tugas mulia untuk menata norma adat, menjaga serta melindungi lingkungan hidup, dan mendorong kehidupan masyarakat yang bermartabat, maju, mandiri, serta sejahtera,” katanya.


Lebih lanjut, forum tersebut juga diarahkan untuk memperkuat posisi DASS sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan, sekaligus menjaga eksistensi dan nilai-nilai masyarakat adat Sentani.

 

Sinergitas Polri dan Pengelola Bandara Sentani, Wujudkan Keamanan dan Pelayanan Prima

 


Jayapura – Polres Jayapura melalui Polsek Kawasan Bandara Sentani terus memperkuat sinergi bersama pengelola Bandara Sentani dan seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa penerbangan.


Hal tersebut disampaikan Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Polres Jayapura, Iptu Wajedi, S.H., M.Si., saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Program “Kitorang Presisi” yang disiarkan melalui LPP RRI Jayapura, Kamis (24/09/2026).


Dialog interaktif tersebut mengangkat topik “Sinergitas Keamanan dan Pelayanan Prima di Bandara Sentani” dengan menghadirkan Airport Operation, Service and Security Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Sentani, Lilik Wulanaji, serta Presenter RRI Papua, Neldi Kesa Ulya.


Dalam dialog tersebut, Iptu Wajedi menyampaikan bahwa situasi keamanan di kawasan Bandara Sentani saat ini berjalan aman, tertib dan terkendali. Pergerakan penumpang juga terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan yang berarti.


“Keamanan dan kelancaran operasional bandara merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami terus membangun koordinasi dengan seluruh stakeholder agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Iptu Wajedi.


Menurutnya, sebagai salah satu objek vital nasional, kawasan bandara membutuhkan kesiapsiagaan serta koordinasi yang cepat dan solid antarunsur pengamanan. Polsek Kawasan Bandara Sentani terus bersinergi dengan unsur pengamanan internal bandara maupun TNI yang bertugas.


Pengawasan juga dilakukan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kerawanan, termasuk upaya membawa atau menyelundupkan barang-barang ilegal melalui jalur penerbangan.


“Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan barang yang mencurigakan atau diduga ilegal, petugas Avsec akan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk dilakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk pengamanan barang bukti dan pihak yang diduga terlibat,” jelasnya.


Sementara itu, Lilik Wulanaji menjelaskan bahwa Bandara Sentani menerapkan sistem pemeriksaan keamanan secara berlapis sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.


Pemeriksaan dilakukan mulai dari area luar bandara, pencocokan identitas pada saat check-in, pemeriksaan melalui Security Checkpoint (SCP), hingga pemeriksaan terakhir di area gate sebelum penumpang naik ke pesawat.


“Pemeriksaan dilakukan secara berlapis untuk memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan. Kami juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi fasilitas maupun pelaksanaan prosedur keselamatan,” ungkap Lilik.


Ia menambahkan, saat ini Bandara Sentani juga tengah melaksanakan sejumlah pengembangan fasilitas, khususnya pada area parkir dan terminal. Proses tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan masyarakat dan pengguna jasa penerbangan.


“Untuk proses pengembangan fasilitas yang sedang berjalan, kami memohon pengertian masyarakat apabila terdapat penyesuaian atau sedikit hambatan dalam aktivitas di bandara,” katanya.


Dalam dialog tersebut, Iptu Wajedi juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya mematuhi ketentuan selama berada di kawasan bandara. Salah satunya terkait penumpang yang berada dalam kondisi mabuk atau di bawah pengaruh alkohol.


Menurutnya, kondisi tersebut dapat mengganggu ketertiban dan berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan. Oleh karena itu, penumpang yang tidak memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan dapat ditangani bersama oleh pihak maskapai dan petugas keamanan sesuai prosedur yang berlaku.


“Yang paling utama adalah keselamatan bersama. Apabila ada penumpang yang kondisinya tidak memungkinkan untuk melanjutkan penerbangan, akan dikoordinasikan dengan pihak maskapai untuk mencari solusi sesuai ketentuan, termasuk kemungkinan penjadwalan ulang penerbangan,” jelasnya.


Iptu Wajedi menegaskan bahwa sinergitas antara Polsek Kawasan Bandara Sentani, PT Angkasa Pura Indonesia, TNI AU, Kopasgat dan unsur terkait lainnya terus dijaga guna menciptakan lingkungan bandara yang aman dan kondusif.


Selain itu, posko pengamanan terpadu serta pembagian zona pengamanan di kawasan bandara terus dioptimalkan untuk merespons berbagai keluhan maupun kebutuhan masyarakat secara cepat.


“Kami terus mendorong anggota untuk memberikan pelayanan yang humanis, namun tetap tegas dalam menegakkan aturan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tuturnya.


Di sisi lain, pihak pengelola Bandara Sentani mengimbau seluruh pengguna jasa penerbangan untuk datang lebih awal guna mengantisipasi antrean selama proses pemeriksaan keamanan yang dilakukan secara berlapis.


Masyarakat juga diharapkan menjaga ketertiban, mematuhi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan, serta mendukung proses pengembangan fasilitas yang sedang berlangsung.


“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga Bandara Sentani sebagai salah satu gerbang udara utama di Papua agar tetap aman, nyaman dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Lilik.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan serta meningkatkan pelayanan di Bandara Sentani.

 

Bhabinkamtibmas Sambangi Warga Boven Digoel, Ajak Jaga Kamtibmas dan Waspadai Karhutla


Jayapura – Bhabinkamtibmas Polres Boven Digoel melaksanakan sambang dan dialog bersama warga di wilayah Perumahan Ampera, Kampung Persatuan, serta kawasan pinggiran Kali Digoel, Rabu (23/09/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Demianus Mambraku bersama Aipda Hariyanto dengan menyambangi sejumlah warga sekaligus berdialog secara langsung mengenai situasi keamanan dan kondisi lingkungan di wilayah tempat tinggal masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, personel Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar. Warga juga diimbau agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak Kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau gangguan Kamtibmas melalui Call Center Polri 110.


Selain menyampaikan pesan Kamtibmas, personel juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi lingkungan yang kering dan mudah terbakar. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api.


Saat menyambangi warga yang bermukim di sekitar pinggiran Kali Digoel, personel Bhabinkamtibmas turut mengingatkan adanya kawasan semak belukar yang cukup luas dan berpotensi menjadi lokasi penyebaran api apabila terjadi kebakaran.


Warga diminta segera melaporkan kepada Kepolisian apabila melihat adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, sehingga dapat segera dilakukan penanganan sebelum api meluas dan membahayakan permukiman masyarakat.


Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan sambang merupakan bagian dari upaya Kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus membangun komunikasi dalam menjaga keamanan lingkungan.


“Melalui sambang ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Apabila melihat adanya titik api atau mengetahui hal yang dapat mengganggu keamanan, segera laporkan kepada Kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Kapolres.


Salah seorang warga, Samuel Gueti, menyampaikan bahwa sekitar dua minggu sebelumnya sempat terjadi kebakaran lahan di sekitar akses menuju tempat tinggal warga. Beruntung, api tidak sampai merambat ke rumah-rumah warga karena terhalang oleh aliran kali kecil yang berada di sekitar lokasi.


Kehadiran Bhabinkamtibmas tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga mengapresiasi komunikasi langsung yang dilakukan personel Kepolisian karena dapat menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai informasi dan kondisi yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka.


Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polres Boven Digoel terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong kepedulian bersama dalam menjaga Kamtibmas dan mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Boven Digoel.

Jaga Kamtibmas di Tengah Malam, Kasat Samapta Polres Biak Numfor Pimpin Patroli Cipkon Sisir Kota Biak

 


Jayapura – Satuan Samapta Polres Biak Numfor menggelar Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Harkamtibmas menggunakan sepeda motor di sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dinilai rawan di wilayah Kota Biak Numfor, Kamis (24/09/2026) dini hari.


Patroli tersebut dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Biak Numfor, AKP Kartiko bersama KBO Samapta dan personel dengan mengerahkan enam unit sepeda motor. 


Adapun rute patroli meliputi Pasar Lama Biak, Jalan Imam Bonjol, Perumnas Sumberker, kawasan Ridge Taman Mandau, jalur Ruko Pasgat TNI AU, Pasar Inpres Biak hingga Pasar Ikan.


Dalam kegiatan tersebut, personel mendapati sejumlah aktivitas masyarakat pada waktu yang dinilai rawan dan memberikan imbauan Kamtibmas secara humanis.


Sekitar pukul 01.20 WIT, personel mendapati sekelompok warga masih berkumpul dan duduk-duduk di area Taman Mandau Ridge. Petugas kemudian memberikan imbauan agar warga segera kembali ke rumah untuk beristirahat demi menjaga keamanan dan keselamatan.


Selanjutnya, saat menyambangi Halte Sumberker, Distrik Samofa, personel mendapati dua perempuan masih berada di lokasi pada dini hari. Petugas memberikan pesan Kamtibmas dan mengimbau keduanya agar segera kembali ke rumah demi keselamatan.


Patroli juga menyasar Pasar Inpres Biak dan Pasar Ikan, di lokasi tersebut, personel menyambangi warga yang melakukan aktivitas penjagaan malam sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas agar tetap waspada terhadap potensi pencurian serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


Kapolres Biak Numfor, AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K., melalui Kasat Samapta Polres Biak Numfor mengatakan patroli Cipkon akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya kejahatan jalanan dan aksi premanisme.


“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. Kami mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar rumah hingga larut malam apabila tidak memiliki keperluan yang mendesak,” ujar AKP Kartiko.


Ia menambahkan, selain melakukan patroli, personel juga terus mengedepankan pendekatan humanis dengan menyampaikan imbauan dan edukasi Kamtibmas kepada masyarakat.


Melalui patroli yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, Polres Biak Numfor berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, tertib dan kondusif di wilayah Kota Biak Numfor.


Kanit Bhabinkamtibmas Polres Merauke Sambangi Warga, Imbau Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

 


Jayapura – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Kanit Bhabinkamtibmas Polres Merauke, Ipda Sudoko, S.H melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dengan menyambangi warga di lingkungan Pintu Air, Kelurahan Maro, Kabupaten Merauke, Rabu (23/9/2026).


Dalam kunjungan tersebut, personel berdialog langsung dengan warga sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan terkait keamanan lingkungan.


Ipda Sudoko mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. 


Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.


Selain itu, petugas mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta tidak sembarangan menyalakan api di lahan kosong. 


Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.


Dalam kesempatan tersebut, Kanit Bhabinkamtibmas juga menyerahkan bahan kontak berupa pampers kepada sejumlah ibu yang memiliki bayi dan balita. 


“Pemberian tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” ucap Kanit Bhabinkamtibmas.


Melalui kegiatan DDS, Polres Merauke terus mendorong kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga Kamtibmas, tetapi juga membangun komunikasi yang terbuka dengan warga. 


“Dengan sinergi dan kepedulian bersama, berbagai potensi gangguan keamanan maupun bencana Karhutla diharapkan dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya.

23/09/26

Ondoafi Bagaiserwar Imbau Masyarakat Tak Jadi Penggerak Penolakan Program MBG

 



Jayapura – Ondoafi Kampung Bagaiserwar, Kaleb Sawen, mengimbau masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Sarmi agar tidak menjadi penggerak aksi penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Imbauan tersebut disampaikan Kaleb dalam kegiatan Diskusi Adat Ketahanan Pangan Berbasis Lumbung Desa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang berlangsung di Kampung Bagaiserwar 2, Distrik Sarmi, Selasa (22/9/2026). 


Dalam kegiatan tersebut, Kaleb mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Sarmi.


Menurutnya, setiap persoalan atau kendala dalam pelaksanaan Program MBG sebaiknya disampaikan melalui mekanisme dialog dan komunikasi dengan pihak terkait sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.


“Terkait dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), saya mengimbau kepada masyarakat maupun organisasi lainnya agar tidak menjadi penggerak kegiatan penolakan yang dapat menimbulkan keresahan, mengganggu aktivitas masyarakat maupun menghambat pelaksanaan program yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok penerima manfaat,” ujar Kaleb. 


Kaleb menegaskan, masyarakat tetap memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi. Namun, penyampaian aspirasi tersebut diharapkan dilakukan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab serta tidak disertai tindakan provokatif.


“Penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat, namun harus dilakukan secara damai, tertib dan bertanggung jawab serta tidak disertai tindakan provokatif,” katanya. 


Ia juga mengajak kepala suku, ondoafi, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh komponen masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada warga agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya informasi yang beredar melalui media sosial.


Menurut Kaleb, perbedaan pandangan terhadap suatu program tidak seharusnya berkembang menjadi konflik sosial. Kepentingan anak-anak dan masyarakat, kata dia, perlu menjadi perhatian bersama, sedangkan berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.


Kaleb juga mengaitkan pentingnya menjaga situasi keamanan dengan keberlangsungan aktivitas masyarakat. Menurutnya, keamanan dan ketertiban yang terjaga dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas pertanian, ekonomi, pendidikan, serta berbagai kegiatan pembangunan dengan baik. 


Dalam momentum Hari Tani Nasional, ia mengajak masyarakat memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.


Kaleb kembali mengimbau masyarakat dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Sarmi agar tidak melakukan tindakan provokatif atau menjadi penggerak penolakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.


“Mari menyampaikan setiap aspirasi secara damai, tertib dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat dan masa depan generasi Papua,” pungkasnya.