View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

07/05/26

Ciptakan Situasi Kondusif, Polres Pasuruan Kota Kawal Eksekusi Rumah dan Tanah oleh Pengadilan Negeri Bangil

  


Polresta Pasuruan - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, jajaran Polres Pasuruan Kota melaksanakan pengamanan kegiatan eksekusi yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Bangil terhadap sebuah rumah mewah dan sebidang tanah di wilayah Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Kehadiran aparat gabungan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.


Kegiatan pengamanan dilaksanakan pada Kamis, 07 Mei 2026, di sebuah rumah mewah dan sebidang tanah dengan luas 1.462 meter persegi milik (NR) yang terletak di Jalan Raya Danau Ranu, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Sejak pagi hari, ratusan petugas keamanan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Muspika Kecamatan Grati telah bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama proses eksekusi berlangsung.


Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada seluruh pihak yang berada di lokasi. Petugas gabungan juga melakukan sterilisasi area serta pengaturan akses keluar masuk guna menjaga kelancaran kegiatan dan keamanan masyarakat sekitar.


Sebelum pelaksanaan eksekusi dilakukan, Panitera Pengadilan Negeri Bangil terlebih dahulu membacakan penetapan eksekusi di hadapan para pihak terkait. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah pengawasan ketat aparat keamanan guna mencegah terjadinya gesekan maupun tindakan yang dapat mengganggu situasi kondusif.


Proses eksekusi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB sempat berjalan alot karena adanya berbagai proses komunikasi dan pendekatan kepada pihak yang berada di lokasi. Namun berkat kesabaran serta langkah humanis yang dilakukan petugas gabungan, situasi tetap dapat dikendalikan dengan baik tanpa adanya tindakan yang mengganggu keamanan.


Dengan pendekatan persuasif dan profesional dari aparat keamanan, proses eksekusi akhirnya dapat dilaksanakan sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Seluruh pihak yang hadir di lokasi juga dapat menerima jalannya proses hukum dengan kondusif.


Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa pengamanan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


“Seluruh personel pengamanan kami arahkan untuk mengedepankan sikap humanis dan profesional dalam pelaksanaan tugas. Alhamdulillah seluruh rangkaian eksekusi dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” ujar Kompol Miftaful.


Selain pengamanan terbuka dan tertutup, personel gabungan juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak Pengadilan Negeri Bangil, perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat guna menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.


Berkat kesiapsiagaan ratusan petugas gabungan serta kerja sama seluruh pihak, pelaksanaan eksekusi rumah mewah dan tanah milik (NR) di Desa Sumberdawesari tersebut dapat berjalan aman, lancar dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.


Polres Pasuruan Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Tokoh Adat Distrik Kiwirok Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan di Pegunungan Bintang

 


Oksibil - Kamis, 07 Mei 2026 Kepala Suku Lipnanggul yang meliputi wilayah Distrik Kiwirok, Kiwirok Timur, Okbemtau, Oklip, Okhika dan Oksamol sekaligus Kepala Kampung Oknanggul Distrik Kiwirok, Yanuarius Uopdana, menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, khususnya Distrik Kiwirok pasca terjadinya sejumlah gangguan keamanan beberapa waktu terakhir.


Dalam penyampaiannya, Yanuarius Uopdana menegaskan bahwa keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat dan aparat keamanan, sehingga diperlukan kerja sama dan komunikasi yang baik guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif maupun ajakan dari kelompok tertentu yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Pegunungan Bintang.


"Mari kita sebagai masyarakat Distrik Kiwirok bersama-sama mendukung terciptanya suasana damai agar aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti biasa, baik aktivitas pendidikan, ekonomi maupun pelayanan pemerintahan. Situasi keamanan yang terjaga akan memberikan dampak positif bagi kita sendiri masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari serta mari sama sama kita dukung  kelangsungan pembangunan di wilayah Pegunungan Bintang," ujar Yanuarius.


Yanuarius Uopdana juga menyampaikan bahwa apabila terdapat informasi terkait aktivitas kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat, dirinya  menyampaikan bahwa masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi apapun kepada aparat keamanan guna dilakukan langkah antisipasi sedini mungkin.

Ayub Kobogau Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Tidak Mudah Terprovokasi


Enarotali – Kepala Suku Besar Moni di Kabupaten Paniai, Ayub Kobogau mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Paniai dan sekitarnya.


Pernyataan tersebut disampaikan Ayub Kobogau pada Kamis (7/5), sebagai bentuk dukungan terhadap aparat keamanan sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat adat agar berperan aktif menjaga kedamaian di tengah dinamika sosial yang berkembang di wilayah Meepago.


Dalam keterangannya, Ayub menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh berbagai isu maupun provokasi yang beredar, baik melalui media sosial maupun informasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.


“Saya Kepala Suku Besar Moni di Paniai, Ayub Kobogau, menghimbau kepada seluruh masyarakat Paniai agar tetap menjaga kamtibmas. Kita jangan mudah terprovokasi oleh kejadian-kejadian yang terjadi di wilayah Meepago karena dapat merugikan diri kita sendiri,” ujarnya.


Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan bukan hanya tugas aparat keamanan dan pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, khususnya tokoh adat, pemuda, dan para kepala suku di setiap distrik.


Ia mengatakan bahwa masyarakat adat memiliki peran penting sebagai penjaga nilai-nilai persaudaraan dan harmonisasi di tengah kehidupan sosial masyarakat Papua.


“Kita harus menjadi penjaga harmonisasi di tanah kita sendiri. Jangan sampai kita terpecah hanya karena isu-isu yang belum tentu benar. Mari kita saling mengingatkan dan menjaga persatuan,” kata Ayub.


Ayub Kobogau juga menilai bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal sangat penting dalam meredam potensi konflik sosial yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat. Menurutnya, keberadaan tokoh adat memiliki posisi strategis dalam memberikan edukasi dan menenangkan masyarakat ketika muncul situasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.


“Tokoh adat harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman yang baik. Kita punya tanggung jawab moral menjaga generasi muda agar tidak terpengaruh ajakan-ajakan yang bisa merusak kedamaian daerah kita,” tambahnya.


Ia pun mengajak seluruh masyarakat Paniai untuk terus memperkuat solidaritas dan menjaga ketertiban bersama.


“Ini rumah kita, tanah kita. Jangan kita biarkan pihak luar mengacaukan kedamaian yang sudah kita bangun bersama" tutupnya.

Sinergitas Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam Pengerjaan RTLH Warga


MALINAU, Kalimantan Utara – Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak nyata dalam pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Perbatasan Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kamis (7/5/2026).


Personel Satgas TMMD yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, serta warga setempat terlihat kompak bergotong royong dalam proses pembangunan rumah warga penerima bantuan RTLH. Dengan penuh semangat, mereka saling membantu mengangkat material kayu dan memasang bagian dinding rumah.


Kekompakan yang terjalin di lapangan menjadi wujud nyata sinergitas antarinstansi bersama masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah perbatasan.


Komandan Satuan Tugas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., mengatakan bahwa program RTLH merupakan bentuk kepedulian bersama dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Melalui TMMD ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong serta membantu masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman,” ujarnya.


Sementara itu, Joni selaku penerima bantuan RTLH mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Satgas TMMD.


“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan rumah ini. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI, Polri, Satpol PP, dan warga yang ikut membantu,” ungkapnya.


Melalui kegiatan RTLH ini, TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.


(Pendim 0910/Malinau)

Rumah Bapak Stefanus Mulai Tampak Layak, Progres RTLH TMMD Ke-128 Capai 75 Persen


MALINAU, Kalimantan Utara – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Salah satu sasaran RTLH milik Bapak Stefanus di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, kini telah mencapai 75 persen, Kamis (7/5/2026).


Personel Satgas TMMD bersama warga tampak terus bergotong royong menyelesaikan pengerjaan rumah. Beberapa tahapan pekerjaan seperti pemasangan dinding, perapihan bagian luar bangunan hingga penyelesaian bagian dalam rumah dilakukan dengan penuh semangat demi menghadirkan hunian yang lebih layak bagi keluarga penerima bantuan.


Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi pracoyo, menyampaikan bahwa progres pembangunan RTLH terus dikebut agar dapat selesai tepat waktu sesuai target pelaksanaan TMMD.


“Pengerjaan RTLH rumah Bapak Stefanus saat ini sudah mencapai 75 persen. Kami terus memaksimalkan pekerjaan bersama warga agar rumah ini segera selesai dan dapat memberikan kenyamanan bagi penghuninya,” ujarnya.


Menurutnya, program RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan hunian layak.


Sementara itu, Bapak Stefanus mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia merasa senang melihat rumahnya yang sebelumnya kurang layak kini perlahan berubah menjadi lebih baik.


“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua yang sudah membantu. Rumah kami sekarang sudah jauh lebih bagus dan nyaman,” ungkapnya.


Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat, diharapkan seluruh sasaran fisik TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Luso.


(Pendim0910)

Melalui Dialog Interaktif, Polda Papua Ajak Media Jaga Ruang Informasi yang Sehat

 



Jayapura – Polda Papua bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Papua melaksanakan Dialog Interaktif Polisi Menyapa dengan tema “Sinergi dalam Menjaga Kebebasan Pers Menuju Papua Damai” di Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (7/5/2026).


Kegiatan dialog interaktif tersebut menghadirkan PS. Kaurmitra Bidhumas Polda Papua AKP Sebastianus Amandus Anoith dan Ketua AMSI Papua Jean Bisay sebagai narasumber, dipandu presenter Ade Irvan. Dialog berlangsung secara interaktif dan membahas berbagai isu terkait kebebasan pers, penanganan hoaks, hingga sinergi antara insan pers dan aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas di Papua.


Dalam dialog tersebut, Jean Bisay menyampaikan bahwa kebebasan pers di Papua perlu terus dijaga melalui perlindungan terhadap jurnalis, penguatan profesionalisme media, serta peningkatan literasi digital di tengah maraknya penyebaran hoaks di media sosial.


“Jurnalisme bukan soal viral, tetapi soal kebenaran dan kepentingan masyarakat. Karena itu setiap informasi harus diverifikasi sebelum dipublikasikan,” ujarnya.


Sementara itu, AKP Sebastianus Amandus Anoith menegaskan bahwa Polri mendukung kebebasan pers dan terus membangun sinergi dengan insan media dalam menjaga situasi kamtibmas di Papua tetap aman dan kondusif.


“Kami memahami bahwa kondisi geografis Papua memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi informasi. Namun hal itu bukan menjadi penghalang untuk terus membangun kerja sama antara kepolisian dan insan pers demi menjaga situasi Papua tetap aman dan damai,” ungkapnya.


Selain membahas kebebasan pers, dialog tersebut juga menyoroti pentingnya mengantisipasi penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan di masyarakat. Masyarakat diimbau agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi dengan selalu melakukan pengecekan terhadap sumber berita.


Melalui kegiatan tersebut diharapkan hubungan antara Polri dan insan pers semakin kuat dalam menghadirkan informasi yang edukatif, menyejukkan, dan membangun optimisme masyarakat di Papua.

Polda Papua dan HMI Bangun Dialog Kebangsaan Demi Papua yang Aman dan Damai

 

Jayapura – Polda Papua menerima audiensi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Papua yang berlangsung di Aula Cendrawasih Polda Papua, Kamis (7/5/2026). 


Kegiatan audiensi tersebut dihadiri oleh Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K., beserta sejumlah pejabat utama Polda Papua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Papua yang dipimpin Ketua HMI Papua Charly Lagefa. Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum diskusi antara kepolisian dan mahasiswa dalam membahas berbagai isu sosial, hukum, serta keamanan yang berkembang di Papua.


Kegiatan diawali dengan sambutan Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya yang menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi serta menerima masukan dari mahasiswa demi kemajuan masyarakat Papua.


“Kami menyadari bahwa tugas Polri sangat kompleks, terlebih Polda Papua membawahi 21 Polres di tiga provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Karena itu, sinergi dengan mahasiswa sangat penting untuk bersama-sama membangun kesadaran hukum dan menjaga situasi kamtibmas,” ujarnya.


Ketua HMI Papua Charly Lagefa menyampaikan bahwa kehadiran HMI dalam audiensi tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus komitmen mahasiswa untuk memberikan masukan konstruktif kepada Polda Papua terkait berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.


“Kami hadir sebagai kelompok pemuda dan mahasiswa untuk berdiskusi serta menyampaikan beberapa pokok pikiran yang diharapkan dapat menjadi masukan positif bagi Polda Papua,” katanya.


Dalam kesempatan itu, Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., mengapresiasi inisiatif HMI yang telah membangun ruang dialog bersama kepolisian. Ia berharap kepengurusan baru HMI mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat dan mahasiswa secara positif.


“Kami menyambut baik kegiatan ini. HMI merupakan organisasi besar yang memiliki peran penting dalam menjembatani aspirasi pemuda dan masyarakat. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin,” ungkapnya.


Dalam sesi diskusi, Bendahara HMI Papua Moh. R. Firdaus menyampaikan sejumlah isu yang menjadi perhatian mahasiswa, di antaranya maraknya aktivitas ilegal mining di Papua, penyebaran hoaks yang berpotensi memicu konflik sosial, perlindungan hak masyarakat adat dalam konflik agraria dan investasi, serta pentingnya penguatan kesadaran hukum bagi generasi muda.


Menanggapi hal tersebut, Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya menjelaskan bahwa Polri terus berupaya meningkatkan penanganan berbagai persoalan hukum dan sosial, termasuk kejahatan siber serta konflik sosial yang terjadi di Papua.


Ia menyebutkan bahwa Polda Papua telah membentuk Direktorat Cyber guna menangani penyebaran berita hoaks maupun penyalahgunaan media sosial. Selain itu, pendekatan humanis juga terus dikedepankan dalam menyelesaikan konflik sosial di Papua.


“Penanganan konflik di Papua tidak semata dilakukan dengan pendekatan kekerasan, tetapi juga melalui pendekatan persuasif dan dialog untuk mencari akar permasalahan sehingga tercipta situasi yang aman dan damai,” jelasnya.


Kabid TIK juga menegaskan bahwa Polri tidak menutup mata terhadap adanya perilaku arogan oknum anggota di lapangan. Menurutnya, setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan yang berlaku demi menjaga marwah institusi Polri.


Sementara itu, Dir Binmas Polda Papua turut menawarkan kerja sama dalam bentuk pelatihan literasi digital bagi mahasiswa guna meningkatkan pemahaman terkait penggunaan media sosial secara bijak dan penanggulangan hoaks.


“Kedepan kami berharap HMI dapat menyiapkan program kerja bersama, termasuk pelatihan literasi digital bagi mahasiswa. Kami juga akan melaksanakan seminar di Universitas Cenderawasih terkait hak-hak adat dan berharap HMI dapat turut berpartisipasi,” ujarnya.


Dalam audiensi tersebut, HMI juga mengusulkan pembentukan liaison officer (LO) atau forum komunikasi antara mahasiswa dan Polda Papua guna membahas berbagai isu sosial maupun demonstrasi agar dapat dikelola secara dialogis dan kondusif.


Selain itu, HMI menyatakan komitmennya untuk membantu memberikan edukasi anti-hoaks kepada masyarakat serta mendorong pengumpulan data terkait aktivitas ilegal mining di Papua sebagai bentuk partisipasi pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Melalui kegiatan audiensi tersebut, diharapkan sinergi antara mahasiswa dan Polda Papua semakin kuat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Tanah Papua.

Tahap Pemasangan Plat Baja Jembatan Desa Tanjung Agung Terus Dikebut

 


Bulungan – Proses pembangunan dan perbaikan jembatan di Desa Tanjung Agung terus berjalan. Memasuki tahapan pemasangan plat baja, para pekerja bersama tim teknis tampak fokus menyelesaikan pekerjaan guna memperkuat struktur lantai jembatan, Kamis (07/05).


Kegiatan pemasangan plat baja dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan ketepatan ukuran dan kekuatan konstruksi agar jembatan dapat digunakan secara aman oleh masyarakat. Material plat baja dipasang pada bagian lantai jembatan sebagai penunjang utama untuk meningkatkan daya tahan serta memperpanjang usia penggunaan jembatan.


Di lapangan, personel bersama masyarakat saling bahu-membahu mengangkat dan memasang material menggunakan peralatan kerja yang tersedia. Semangat gotong royong terlihat selama proses pengerjaan berlangsung demi mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi warga Desa Tanjung Agung.


Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan bagi warga sekitar. Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, proses pengerjaan tetap berjalan dengan penuh semangat dan mengutamakan keselamatan kerja.


Dengan terus berlanjutnya pengerjaan pemasangan plat baja ini, diharapkan jembatan Desa Tanjung Agung segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bulungan.