HULU SUNGAI TENGAH – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun 2026 kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (6/11/2026).
Kegiatan penyuluhan tersebut menjadi salah satu langkah edukatif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai faktor penyebab terjadinya Karhutla, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Mayor Kav Yudhi Adam, mewakili para Perwira Siswa (Pasis) Seskoad melaksanakan program penyuluhan Karhutla di wilayah Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Nateh atas sambutan serta partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan, khususnya terkait teknis pencegahan, faktor penyebab, hingga dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menerima kedatangan kami dengan baik. Kami juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang aktif bertanya dan mengikuti penyuluhan ini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Mayor Kav Yudhi Adam berharap melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen masyarakat, TNI, dan aparat kewilayahan dapat bersinergi dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama karena mencegah terjadinya kebakaran jauh lebih baik dibandingkan harus melakukan penanganan setelah kebakaran terjadi.
"Harapan besar kami, melalui kegiatan ini kita semua dapat bersama-sama mencegah Karhutla. Karena lebih baik mencegah daripada menangani. Secepat apa pun kita menyelesaikan suatu permasalahan atau kebakaran, tentu akan lebih baik apabila kebakaran itu tidak sampai terjadi," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Nateh, Sahruji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Seskoad atas pelaksanaan sosialisasi yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Ia mengatakan, masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut karena mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai cara mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Seskoad yang telah memberikan materi tentang sosialisasi Karhutla. Alhamdulillah, masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena menjadi tambahan ilmu dan pengetahuan bagi kami tentang bagaimana cara menangani kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.
Sahruji berharap, pengetahuan yang telah diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat.
"Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami cara mencegah Karhutla sehingga ke depannya tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Nateh," harapnya.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan wilayah Hulu Sungai Tengah yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(pen1002hst).









