View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

06/11/26

Manunggal dan Tanggap, Kodim 1002/HST Dukung Gerakan Peduli Lingkungan

 


BARABAI – Wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) bersama pemerintah daerah, pemuda, relawan, dan masyarakat melaksanakan aksi bersih-bersih Sungai Barabai dan sekitarnya dalam rangka Festival Pemuda Menyala sekaligus memperingati World Cleanup Day 2026. 


Kegiatan berlangsung di Siring Juwita Barabai, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (6/11/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 hingga 09.00 WITA tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur, sebagai bentuk nyata sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan aliran Sungai Barabai.


Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda HST H. M. Pajaruddin, S.T., Ketua TP PKK Kabupaten HST Deny Era Yulyantie, Ketua KNPI Kabupaten HST Nadea Rizky Ananda, A.Md.Kom., para asisten dan staf ahli bupati, kepala SOPD, para camat, anggota TNI-Polri, perwakilan instansi pemerintahan, serta relawan peduli lingkungan.


Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang aliran Sungai Barabai dan kawasan sekitarnya. Sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diangkut menggunakan truk Dinas Lingkungan Hidup untuk penanganan lebih lanjut.


Aksi tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga merupakan ajakan nyata kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan sungai. Terlebih, sampah plastik yang sulit terurai berpotensi mencemari lingkungan, merusak ekosistem perairan, serta menghambat aliran sungai yang dapat meningkatkan risiko banjir.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Kav Perri Pujarama, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa keterlibatan Kodim 1002/HST dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.


Menurutnya, menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kesadaran seluruh elemen masyarakat.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap lingkungan. Sungai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sehingga harus kita jaga kebersihan dan kelestariannya. Jangan sampai sungai menjadi tempat pembuangan sampah," ungkapnya.


Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan dengan membiasakan perilaku hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, serta turut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai.


"Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan. Lingkungan yang bersih dan sungai yang terjaga akan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang," tambahnya.


Melalui kegiatan Festival Pemuda Menyala dan World Cleanup Day 2026 ini, diharapkan semangat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemuda, relawan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang bersih, sehat, dan lestari.(pen1002hst).

Operasi Patuh Cartenz 2026 Hari ke-12, Polda Papua Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan


Jayapura – Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan edukasi dan imbauan kepada para pengendara kendaraan bermotor di depan Mako Polda Papua, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh KBO Ditlantas Polda Papua AKBP Martin W. Asmuruf, S.Sos., M.M., didampingi Kasi SIM Ditlantas Polda Papua Kompol La Liwuto, S.Sos., serta personel Ditlantas Polda Papua.


Sebelum kegiatan berlangsung, personel terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan yang dipimpin AKBP Martin W. Asmuruf. Selanjutnya, dilakukan pembagian tugas dan penempatan personel di sejumlah titik untuk memberikan edukasi secara langsung kepada para pengguna jalan.


Dalam arahannya, AKBP Martin W. Asmuruf menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan semangat dalam menjalankan tugas selama Operasi Patuh Cartenz 2026.


Ia juga mengingatkan agar seluruh personel senantiasa menjaga kesehatan, kondisi fisik, serta keselamatan selama bertugas di lapangan.


“Jangan sampai rasa lelah mengurangi kualitas pelayanan kita kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendekatan humanis harus tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan operasi. Personel diminta mengedepankan edukasi dan imbauan yang santun agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.


“Kita harus memberikan pemahaman bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.


Menurutnya, keberhasilan Operasi Patuh Cartenz 2026 tidak hanya dilihat dari penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.


Ia turut mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kekompakan, soliditas, dan koordinasi selama pelaksanaan tugas agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap para pengendara semakin disiplin dalam berlalu lintas, mulai dari melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, hingga mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.

 

Wakapolda Papua Pimpin Aksi Bersih-Bersih di Jembatan Merah Holtekamp, Wujudkan Green Policing Bersama Masyarakat

 


Jayapura – Polda Papua melaksanakan kegiatan program Green Policing dengan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Ujung Jembatan Merah Holtekamp, Kota Jayapura, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh personel Polda Papua.


Aksi bersih-bersih ini diawali dengan apel pengecekan personel, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan membersihkan lingkungan dan jalan di sekitar kawasan Jembatan Merah Holtekamp. 


Dalam arahannya, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir menyampaikan bahwa kegiatan Quick Wins 1.5 Green Policing merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.


“Quick Wins adalah langkah nyata kita untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, membangun kebersamaan, dan menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya.


Ia menjelaskan, Green Policing memiliki makna penting, yakni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekaligus menghadirkan sosok polisi yang humanis, ramah, dan bekerja berdampingan dengan masyarakat.


“Bersih-bersih hari ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kepercayaan antara Polri dengan masyarakat Papua,” ungkapnya.


Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pengabdian dan cerminan pelayanan kepada masyarakat.


“Kerendahan hati kita saat memungut sampah di jalanan merupakan bukti bahwa kita adalah pelayan masyarakat yang tulus. Mari laksanakan kegiatan ini dengan semangat, senyum, dan hati yang tulus,” pesannya.


Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan Green Policing, kesadaran menjaga kebersihan lingkungan semakin tumbuh sehingga tercipta lingkungan yang sehat serta suasana Papua yang aman dan damai.


Melalui kegiatan Green Policing, Polda Papua mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Sebab, menjaga kebersihan bukan hanya tentang menciptakan lingkungan yang indah, tetapi juga merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan, kenyamanan, dan masa depan Papua.

 

Polres Pasuruan Kota Imbau Masyarakat Waspadai Bahaya Tenggelam, Keselamatan Anak Jadi Tanggung Jawab Bersama

 


PASURUAN KOTA – Polres Pasuruan Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun perairan terbuka. Imbauan ini disampaikan menyusul musibah tenggelamnya seorang anak di Sungai Welang, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Kamis (5/11/2026).


Atas peristiwa tersebut, Polres Pasuruan Kota menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan pengawasan orang tua guna mencegah terulangnya musibah serupa.


Polres Pasuruan Kota mengingatkan masyarakat agar selalu mengawasi anak-anak ketika berada di sekitar sungai dan tidak membiarkan mereka bermain di perairan tanpa pendampingan orang dewasa.


Selain itu, anak-anak perlu diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko di sungai, seperti arus air yang deras, kedalaman yang tidak merata, serta tepian sungai yang licin.


Masyarakat juga diimbau untuk mengarahkan anak-anak bermain di tempat yang lebih aman serta saling mengingatkan apabila menemukan anak bermain di lokasi yang berisiko.


Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110 untuk mendapatkan bantuan.


Polres Pasuruan Kota mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan demi melindungi keselamatan anak-anak.


Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai musibah serupa kembali terjadi.

Ops Sikat Cartenz II-2026, Polres Biak Numfor Amankan Terduga Pelaku Curas dan Sita Tiga Sepeda Motor


Jayapura – Tim Subsatgas Pidum Satreskrim Polres Biak Numfor berhasil mengamankan seorang pria berinisial RMR yang diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Kabupaten Biak Numfor. Terduga pelaku yang merupakan target operasi tersebut diamankan di sebuah rumah kos di Jalan Suci Dolog, Distrik Biak Kota, Kamis (5/11/2026) dini hari.


Penangkapan dilakukan setelah Tim Subsatgas Pidum melakukan serangkaian penyelidikan menyusul adanya laporan polisi dan pengaduan masyarakat terkait beberapa kejadian curas. 


Dari hasil penelusuran, terduga pelaku diduga melakukan aksinya dengan mengancam korban menggunakan gunting, kemudian mengambil barang milik korban.


Berdasarkan laporan yang diterima, dugaan aksi curas tersebut terjadi di sejumlah lokasi, yakni kawasan Mandiri Dalam, Kelurahan Karang Mulia, Kampung Fandoi, serta Jalan Samratulangi, Kelurahan Burokub, Distrik Biak Kota. Selain itu, RMR juga diduga terlibat dalam kasus curas yang terjadi di Jalan Sriwijaya, Brambaken, Distrik Samofa, pada Agustus 2026.


Dalam proses penangkapan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah gunting, tiga unit telepon genggam berbagai merek, serta tiga unit sepeda motor, masing-masing Honda Genio warna hitam, Honda Beat Street warna hitam, dan Honda Beat Street warna cokelat.


Setelah diamankan, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Biak Numfor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui keterlibatannya dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang saat ini masih didalami oleh penyidik.


Kasubsatgas Pidum Polres Biak Numfor, IPTU DR (c) Daniel Zeth Rumpaidus, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi dan menekan kejahatan 3C, khususnya pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polres Biak Numfor.


“Keberhasilan pengamanan target operasi ini merupakan hasil kerja keras personel dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan melakukan penyelidikan secara berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat serta memastikan setiap perkara diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas, khususnya ketika berada di tempat yang sepi, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.


Polres Biak Numfor menegaskan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026 guna menekan tindak kejahatan curat, curas, dan curanmor serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Polres Keerom Amankan Terduga Pelaku Pencurian Light Truck dalam Ops Sikat Cartenz II-2026


Jayapura – Tim Subsatgas Pidum Satreskrim Polres Keerom berhasil mengamankan seorang pria berinisial IM yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian kendaraan roda empat di wilayah Kabupaten Keerom, Jumat (06/11/2026). 


Penindakan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua.


Terduga pelaku diamankan pada Selasa (3/11/2026) setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/225/IX/2026/SPKT/POLRES KEEROM/POLDA PAPUA tanggal 21 September 2026.


Kasus pencurian tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Enggros Barat, Jalur 4 Somel Kayu, Arso VII, Kampung Warbo, Kabupaten Keerom. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, kendaraan jenis light truck berwarna kuning dengan nomor polisi PA 8944 Q diketahui dibawa menuju wilayah Arso II, Kampung Yuwanain, Distrik Arso.


Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Timsus/Operasional Satreskrim Polres Keerom melakukan penyisiran dan pemantauan di sejumlah lokasi. 


Setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan kendaraan yang dicari, petugas kemudian melakukan penyekatan di depan Mako Polres Keerom hingga berhasil mengamankan terduga pelaku bersama kendaraan tersebut.


Selanjutnya, IM beserta barang bukti kendaraan diamankan dan diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Keerom untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.


Kasat Reskrim Polres Keerom selaku Kasubsatgas Pidum Polres Keerom, AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil tindak lanjut cepat personel terhadap informasi yang diterima dalam rangka pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026.


“Pengungkapan ini menunjukkan komitmen Polres Keerom dalam menindak setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Kami akan terus meningkatkan kegiatan penyelidikan dan penegakan hukum, khususnya terhadap kejahatan pencurian kendaraan bermotor maupun kendaraan roda empat,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, serta tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat memperburuk situasi.


Polres Keerom menegaskan bahwa Operasi Sikat Cartenz II-2026 terus dilaksanakan untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polda Papua.

Polresta Jayapura Kota Ungkap Kasus Curas di Dok VIII Imba melalui Ops Sikat Cartenz II-2026


Jayapura – Tim URC Resmob Numbay Satreskrim Polresta Jayapura Kota bersama Tim Opsnal Polsek Jayapura Utara berhasil mengamankan seorang pria berinisial DCW (20), yang masuk dalam Target Operasi (TO) dan diduga terlibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di kawasan Dok VIII Imba, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Jumat (06/11/2026).


Penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis (5/11/2026), sekitar pukul 13.15 WIT, di samping ATM Bank Papua, Kompleks Imba Dok VIII. 


Pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 dalam rangka memberantas tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.


Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota sekaligus Kasubsatgas Gakkum Ops Sikat Cartenz II-2026, AKP Dr. Alamsyah Ali, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kasus tersebut berawal dari laporan korban berinisial BBP (18), yang mengalami tindak kekerasan saat hendak memasuki kompleks tempat tinggalnya di Jalan Sulawesi, Kompleks Minamaya Dok VIII Imba, pada 8 Oktober 2026.


“Berdasarkan laporan yang diterima, terduga pelaku diduga mendatangi korban dari arah belakang dan melakukan pemukulan hingga korban terjatuh dari sepeda motor. Setelah itu, pelaku mengambil satu unit handphone milik korban dan meninggalkan lokasi kejadian,” jelas AKP Alamsyah.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian bibir bawah serta memar di pipi kiri. Menindaklanjuti laporan polisi, tim kemudian melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap terduga pelaku.


AKP Alamsyah menerangkan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai keberadaan terduga pelaku di sekitar ATM Bank Papua, Kompleks Imba Dok VIII. Tim Opsnal Polsek Jayapura Utara yang dipimpin Aipda Denny Wondiwoy kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan bahan keterangan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku.


“Keberhasilan pengamanan ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Kami akan terus mengoptimalkan upaya penegakan hukum melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026 untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.


Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mako Polsek Jayapura Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, satu unit handphone merek Infinix Note 12 milik korban masih dalam pencarian dan pengembangan oleh penyidik.


AKP Alamsyah juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua bersama jajaran berkomitmen meningkatkan pengungkapan tindak pidana 3C serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Melalui Ibadah Oikumene, Bhayangkari Papua Tanamkan Nilai Kasih dan Kepedulian


Jayapura – Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin, menghadiri ibadah Oikumene Pengurus Daerah Bhayangkari Papua yang berlangsung di Kediaman Kapolda Papua, Kamis (5/11/2026).


Ibadah tersebut diikuti Wakil Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Meily Jannus Siregar, para Ketua Bhayangkari Cabang se-Daerah Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, serta perwakilan Polwan Polda Papua. 


Kegiatan dipimpin oleh Pdt. Sonya Ndoen, S.Th., dengan tema “Kebersamaan yang Mendatangkan Berkat” yang diambil dari Markus 2:1-12.


Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin, menyampaikan bahwa ibadah Oikumene menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat iman, serta membangun kebersamaan di lingkungan Bhayangkari.


“Melalui ibadah bersama ini, saya berharap seluruh keluarga besar Bhayangkari semakin mempererat tali persaudaraan, saling mendukung, dan menumbuhkan kasih dalam kehidupan sehari-hari. Kebersamaan yang dilandasi iman dan ketulusan akan menjadi kekuatan bagi kita dalam menjalankan peran, baik di lingkungan keluarga maupun organisasi,” ujar Ny. Nova Patrige Renwarin.


Ia juga mengajak seluruh anggota Bhayangkari untuk terus menjaga kerukunan, saling menguatkan, serta menghadirkan nilai-nilai kasih dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.


Ibadah berlangsung dengan puji-pujian dari masing-masing pengurus cabang, khotbah, dan doa syafaat, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah.