View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

20/10/26

Derek Alom Ingatkan Pentingnya Menjaga Kamtibmas di Distrik Tembagapura

 


Timika – Tokoh Masyarakat Distrik Tembagapura, Derek Alom, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura.


Derek menyampaikan bahwa kedamaian dan stabilitas keamanan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, terutama di sejumlah lokasi di Distrik Tembagapura yang selama ini menjadi tempat masyarakat mencari nafkah. Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga situasi agar tetap kondusif sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan aman dan lancar.


“Distrik Tembagapura merupakan salah satu wilayah tempat masyarakat mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Karena itu, kita semua harus menjaga keamanan dan kedamaian di daerah ini. Jangan sampai terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan kekacauan dan mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Derek.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Tembagapura. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman dan damai. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Derek mengajak masyarakat untuk menyambut perayaan Natal dengan penuh sukacita melalui semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan. Ia berharap momentum menjelang Natal dapat menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.


“Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang perayaan Natal. Kita ingin menyambut gerbang Natal di Tembagapura dengan penuh sukacita, kedamaian, dan kebersamaan. Jangan sampai persoalan yang tidak perlu mengganggu suasana damai yang kita harapkan,” tegas Derek.


Selain itu, Derek mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya maupun ajakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Ia menilai bahwa sikap bijak dalam menerima informasi dan kemampuan menahan diri sangat penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.


“Saya berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Jangan terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita lebih bijak dalam menerima informasi dan mengutamakan penyelesaian setiap persoalan melalui komunikasi yang baik,” tambahnya.


Menutup imbauannya, Derek mengajak seluruh masyarakat Distrik Tembagapura untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa saling menghormati, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.


Ia berharap dengan adanya kerja sama yang baik antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura, dapat terus terjaga dalam situasi yang kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan menyambut Natal dengan penuh sukacita.

Kepala Suku Besar Kamoro Serukan Persatuan demi Mimika yang Aman, Damai, dan Sejahtera

 


Timika – Kepala Suku Besar Suku Kamoro Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi mewujudkan situasi Kabupaten Mimika yang aman, damai, dan sejahtera.


Timotius menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga aparat keamanan. Menurutnya, persatuan dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.


“Kita sebagai warga masyarakat yang baik harus bergandengan tangan untuk menjaga keamanan di Kabupaten Mimika. Jangan mudah percaya atau terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Kita harus lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat mengganggu situasi keamanan,” ujar Timotius.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum menjelang perayaan Natal sebagai kesempatan mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling menghormati, serta memperkuat semangat toleransi antarumat beragama. Menurutnya, Natal merupakan momen penuh kedamaian yang perlu disambut dengan hati bersih, ketulusan, dan semangat kebersamaan.


“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan damai, yaitu perayaan Natal. Karena itu, mari kita persiapkan diri dengan hati yang bersih, saling memaafkan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Jangan sampai persoalan atau perbedaan yang ada justru merusak kedamaian yang selama ini kita harapkan bersama,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Timotius berharap agar setiap konflik yang terjadi di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijaksana melalui dialog dan pendekatan kekeluargaan. Ia menekankan pentingnya peran para tokoh dalam menjadi jembatan perdamaian sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.


“Apabila ada konflik atau persoalan di tengah masyarakat, mari kita redam bersama dan jangan memperkeruh keadaan. Para tokoh harus mampu menjadi jembatan perdamaian, mempertemukan pihak-pihak yang berselisih, serta mencari jalan keluar melalui komunikasi yang baik. Jangan biarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tegasnya.


Timotius juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia berharap masyarakat dapat mengedepankan sikap saling menghargai, menghindari tindakan provokatif, serta mengutamakan penyelesaian masalah secara damai.


Menutup imbauannya, Timotius mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika untuk menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebersamaan demi masa depan daerah yang lebih baik.


“Keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga Mimika agar tetap aman, damai, dan sejahtera. Dengan persatuan, kepedulian, dan semangat saling menghormati, kita dapat menciptakan suasana yang harmonis sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman, terlebih dalam menyambut perayaan Natal,” tutup Timotius.

Joko Uamang Berharap 7 Perempuan yang Masih Disandera Dapat Dibebaskan Oleh Pihak Yang Bertanggung Jawab Sebelum Natal

  


Timika, 19 Oktober 2026 – Tokoh pemuda Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Joko Uamang, berharap 7  perempuan yang diketahui masih disandera oleh KKB di bawah pimpinan Prisko Lokbere di Distrik Alama dapat segera dibebaskan dan dikembalikan kepada keluarga mereka. Harapan tersebut semakin besar menjelang perayaan Natal, ketika keluarga ingin kembali berkumpul bersama orang-orang tercinta.


Joko Uamang menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, ketujuh perempuan tersebut saat ini berada di Distrik Alama dan masih dalam pengawasan kelompok bersenjata. Upaya komunikasi dengan pihak terkait terus dilakukan bersama pemerintah dan sejumlah tokoh masyarakat melalui sarana komunikasi yang tersedia untuk mendorong pembebasan para korban penyanderaan.


“Harapan kami, 7 sandera bisa dibebaskan sesuai dengan pernyataan pihak kelompok yang menyebutkan akan mengembalikan mereka. Apalagi menjelang Natal, orang tua dan keluarga sangat ingin bertemu dengan anak-anak mereka,” ujar Joko Uamang.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Mimika atas bantuan bahan makanan yang telah disalurkan kepada masyarakat pengungsi di Distrik Jila. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak situasi di wilayah tersebut. Joko Uamang turut mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI-Polri dan Majelis Rakyat Papua (MRP) yang dinilai telah membantu keluarga dalam berbagai upaya pembebasan para korban.


Selain itu, Joko menyampaikan terima kasih atas evakuasi Demerina Uamang ke Timika hingga mendapatkan penanganan medis dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat. Ia berharap upaya serupa dapat segera membuahkan hasil bagi 7 perempuan lainnya yang masih menunggu pembebasan.


Terkait kondisi keamanan, Joko menyebut situasi di Distrik Jila hingga saat ini masih relatif aman dan kondusif. Ia berharap komunikasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, keluarga korban, dan pihak terkait terus diintensifkan agar proses pembebasan dapat dilakukan secara damai dengan mengutamakan keselamatan para sandera.


Joko juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk keadaan. Ia berharap ketujuh perempuan tersebut dapat segera kembali ke tengah keluarga sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dalam suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan.

Kepala Suku Lipnangul Ajak Masyarakat Pegunungan Bintang Jaga Keamanan dan Tidak Terprovokasi

 


Oksibil, 19 Oktober 2026 – Tokoh adat Distrik Kiwirok sekaligus Kepala Suku Lipnangul dan Kepala Kampung Oknanggul, Yanwarius Uopdana, mengajak masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari kelompok yang berpotensi mengganggu situasi keamanan.


Yanwarius menyatakan dukungannya untuk membantu pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Ia menegaskan bahwa peran tokoh adat sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan damai kepada masyarakat agar tetap menjaga kedamaian dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memperkeruh keadaan.


“Saya selalu siap membantu pihak kepolisian menjaga dan menciptakan keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Saya juga akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar kita bersama-sama menjaga situasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari kelompok yang ingin membuat situasi menjadi kurang aman,” ujar Yanwarius.


Menurutnya, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan. Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Kiwirok, untuk mengutamakan persatuan serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh provokasi dan tetap menjaga hubungan baik antarsesama. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Pegunungan Bintang diharapkan tetap aman, damai, dan kondusif sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan baik.

19/10/26

SAT RESNARKOBA POLRES LANNY JAYA GELAR RAZIA, CEGAH PEREDARAN NARKOBA DAN MIRAS ILEGAL

 


LANNY JAYA – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan razia dalam rangka mencegah peredaran narkotika dan minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Lanny Jaya, Senin (19/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.45 WIT tersebut dilaksanakan di depan Mako Polres Lanny Jaya dengan melibatkan Kasat Resnarkoba IPTU Rany Pieris, S.IP., Kasat Lantas IPDA Harbis, serta sejumlah personel Sat Resnarkoba Polres Lanny Jaya.


Sebelum pelaksanaan razia, Kasat Resnarkoba terlebih dahulu memimpin apel pengecekan personel sekaligus memberikan arahan dan petunjuk pelaksanaan (AAP) sebagai pedoman dalam menjalankan tugas di lapangan.


Pada pukul 08.55 WIT, personel gabungan Sat Resnarkoba dan Sat Lantas mulai melaksanakan pemeriksaan terhadap masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Wamena menuju Kota Tiom. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi peredaran narkotika dan minuman keras ilegal di wilayah hukum Polres Lanny Jaya.


Kegiatan pemeriksaan berlanjut hingga pukul 10.15 WIT. Selama pelaksanaan razia, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika maupun minuman keras ilegal. Tidak terdapat hal menonjol yang dilaporkan selama kegiatan berlangsung.


Pada pukul 10.30 WIT, seluruh rangkaian kegiatan razia selesai dilaksanakan. Selanjutnya, Kasat Resnarkoba, Kasat Lantas, dan personel yang terlibat kembali ke Mako Polres Lanny Jaya.


Kegiatan razia ini merupakan bagian dari upaya Polres Lanny Jaya dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta peredaran minuman keras ilegal, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.


Polres Lanny Jaya berkomitmen untuk terus melaksanakan upaya pencegahan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku demi menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari bahaya narkoba.


HUMAS POLRES LANNY JAYA

#humaspolreslannyjaya

#PolresLannyJaya

#polisibersamamasyarakat 

#SatResnarkoba

#BerantasNarkoba

#LannyJayaAman

POLRES LANNY JAYA GELAR POLISI PEDULI PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 TIOM

  


LANNY JAYA – Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMP Negeri 1 Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Senin (19/10/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lanny Jaya, KOMPOL Hendrik Seru, S.H., yang bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera hari Senin.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Lanny Jaya IPTU Tutik Yulyati beserta 8 personel Polres Lanny Jaya, para dewan guru dan ratusan siswa-siswi SMP Negeri 1 Tiom.


Upacara dimulai pukul 08.10 WIT berlangsung khidmat dan tertib. Usai upacara, Kapolres memberikan arahan dan motivasi.


Dalam arahannya, Kapolres mengajak para pelajar untuk rajin belajar, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, menjaga sopan santun, serta menjauhi segala bentuk perilaku negatif seperti pergaulan bebas, miras, dan narkoba.


“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Tanamkan disiplin, tanggung jawab, Edukasi Bullying, semangat belajar. Hormati guru dan orang tua, kejar cita-cita setinggi mungkin. Kami dari Polres Lanny Jaya akan selalu mendukung pendidikan kalian,” tegas Kompol Hendrik Seru.


Pukul 08.45 WIT, kegiatan diakhiri dengan foto bersama.


Kapolres menambahkan, program Polisi Peduli Pendidikan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya Polri dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas dan berprestasi, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan dunia pendidikan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.


#humaspolreslannyjaya

Dari Lingkungan, Keamanan Dibangun Bersama: Babinsa Dampingi Pengecekan Siskamling


MALINAU, Kalimantan Utara – Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan peran aktif masyarakat. Semangat inilah yang terlihat dalam kegiatan monitoring Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Desa Malinau Hilir, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Minggu malam (18/10/2026).


Babinsa Koramil 0910-03/Malinau, Serka Agus, turut mendampingi kegiatan tersebut bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Malinau Kota, Kepala Desa Malinau Hilir, dan Bhabinkamtibmas Malinau Hilir.


Monitoring dilakukan untuk mengecek kesiapan sekaligus mendorong pembentukan pos-pos Siskamling di masing-masing Rukun Tetangga (RT). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bupati Malinau guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Malinau Kota dan Kabupaten Malinau secara umum.


Melalui pengecekan ini, kesiapan pos-pos Siskamling menjadi perhatian agar pelaksanaan pengamanan lingkungan dapat berjalan dengan baik. Keberadaan pos Siskamling diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga, memperkuat kepedulian antarwarga, serta membantu mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.


Kehadiran Babinsa bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Bhabinkamtibmas juga mencerminkan sinergi dalam menjaga keamanan wilayah. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga lingkungan, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keamanan tempat tinggal mereka.


Dengan adanya monitoring ini, pembentukan dan kesiapan pos-pos Siskamling di Desa Malinau Hilir diharapkan dapat berjalan optimal. Sebab, lingkungan yang aman dan nyaman berawal dari kepedulian bersama, mulai dari tingkat RT hingga seluruh wilayah desa.


(Pendim 0910/Malinau)

Minggu Kasih Polsek Naukenjerai, Kapolsek Sampaikan Himbauan Kamtibmas Tentang Bullying Dan Pencegahan Karhutla



Jayapura – Polsek Naukenjerai melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, Stasi Tomer, RT 03, Kampung Tomer, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu (18/10/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Naukenjerai, Iptu C. C. Fernandez, bersama personel Polsek Naukenjerai. Kegiatan dilaksanakan setelah ibadah Minggu sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Naukenjerai menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada umat Gereja Stasi Tomer serta masyarakat RT 03 Kampung Tomer yang selama ini turut berperan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolsek.


Selain itu, Kapolsek mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya menghadapi kondisi cuaca yang cenderung kering dan disertai angin kencang.


Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Pembakaran yang tidak terkendali dapat dengan cepat meluas, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, serta membahayakan keselamatan masyarakat.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya potensi kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau aparat terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek juga memberikan edukasi mengenai bahaya perundungan atau bullying, terutama yang dapat terjadi di lingkungan pergaulan masyarakat maupun anak-anak dan remaja.


Ia menegaskan bahwa tindakan bullying tidak dapat dianggap sebagai hal biasa atau sekadar bentuk candaan. Perundungan dapat memberikan dampak psikologis maupun sosial terhadap korban dan apabila dilakukan secara berulang serta memenuhi unsur tertentu, dapat berujung pada persoalan hukum.


Kapolsek mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama membangun lingkungan yang saling menghormati, peduli, dan bebas dari tindakan kekerasan maupun perundungan.


“Jangan membiasakan tindakan bullying dengan alasan bercanda. Mari kita saling menghormati, menjaga perasaan sesama, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak maupun seluruh masyarakat,” pesannya.


Kehadiran Polsek Naukenjerai mendapat sambutan positif dari umat dan masyarakat setempat. Frater Ignatius Kisa selaku tokoh agama menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polri yang dinilai sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi sekaligus mencegah terjadinya berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.


“Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat dapat berkomunikasi langsung dengan pihak kepolisian dan menyampaikan berbagai hal yang menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan tempat ibadah, Kapolsek Naukenjerai Iptu C. C. Fernandez juga memberikan bantuan dana untuk mendukung kebutuhan penerangan dan pembelian token listrik di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, Stasi Tomer.


Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polsek Naukenjerai terus mendorong terbangunnya komunikasi yang baik serta hubungan kemitraan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.