View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

15/06/26

‎Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Kelila Intensifkan Sambang Warga Demi Kamtibmas Kondusif

 


Jayapura – Sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Ka Jaga Regu III Polsek Kelila, Bripka Armin Nakul bersama personel Polsek Kelila melaksanakan kegiatan sambang dan dialog bersama para pedagang serta warga di sekitar Mapolsek Kelila, Minggu malam (14/6/2026).


Kegiatan sambang tersebut merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat guna mempererat hubungan kemitraan sekaligus menyerap informasi dan aspirasi warga terkait kondisi keamanan di lingkungan sekitar.


Kapolsek Kelila, Ipda Alfius Erwin Simbiak, S.H., mengatakan bahwa kegiatan sambang rutin yang dilakukan personelnya merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kelila.


"Melalui kegiatan sambang ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan berbagai masukan dan informasi dari warga, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing," ungkap Kapolsek.


Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Kelila juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para pedagang dan warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.


Kapolsek menambahkan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan harmonis bagi seluruh warga.


Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas masyarakat pada malam hari mendapat sambutan positif dari warga yang mengapresiasi komitmen Polsek Kelila dalam memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat..

Semarak Hut Bhayangkara Ke-80, Persaingan Menuju Semifinal Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup 2026 Semakin Ketat

 



Jayapura – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup Tahun 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, para peserta menampilkan permainan terbaiknya dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Tenis Polda Papua dan Lapangan Tenis Sian Soor, Minggu (14/06/2026).


Turnamen yang diikuti oleh personel Polri, TNI, instansi pemerintah, BUMN, serta komunitas tenis di Papua ini mempertandingkan sejumlah kategori, yakni Beregu Umum, Ganda Putra Antar Anggota maksimal usia 45 tahun, Ganda Intermediate Putra, Ganda Intermediate Putri, dan Ganda Prestasi Putri.


Sejak siang hingga malam hari, puluhan pertandingan berlangsung dengan penuh semangat sportivitas. Pada hari ketiga ini, sejumlah pertandingan babak perempat final digelar untuk menentukan tim dan pasangan yang berhak melaju ke babak selanjutnya.


Pada kategori Beregu Umum, tim Biak Numfor berhasil mengamankan tiket ke semifinal setelah menaklukkan Kodam XVII/Cenderawasih dengan skor 2-0. Sementara itu, Bank Papua juga melangkah ke semifinal usai mengalahkan Cartenz 2 dengan skor 2-1. Tim Cartenz 1 turut memastikan tempat di babak berikutnya setelah mengalahkan Rajawali Putih dengan skor 2-0.


Di kategori perorangan dan intermediate, pertandingan berlangsung sengit dengan persaingan ketat antar pasangan. Sejumlah atlet berhasil menunjukkan performa terbaiknya untuk mengamankan posisi menuju babak semifinal yang akan digelar pada pertandingan berikutnya.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan dan sinergitas antarinstansi serta masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.


“Melalui Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup 2026 ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BUMN, maupun masyarakat. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para peserta menjadi cerminan nilai-nilai positif yang terus kami dorong dalam kehidupan bermasyarakat,” ucap Kabid Humas.


Lebih lanjut, Kabid Humas menambahkan bahwa rangkaian kegiatan olahraga yang dilaksanakan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang sehat, positif, dan membangun persatuan.


“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 dapat menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Turnamen ini tidak hanya mencari juara, tetapi juga memperkuat persaudaraan, kebugaran, serta semangat kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Tanah Papua,” pungkasnya.

Charles Kossay: Jangan Jadi Penonton, Lawan Provokasi Medsos dengan Karya Nyata

 


Jayapura - Tokoh muda Papua Pegunungan, Charles Kossay, menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, bersatu mendukung pembangunan komprehensif di tanah Papua. Ia menegaskan pentingnya menolak narasi provokatif di media sosial dan beralih menjadi pelaku aktif dalam kemajuan daerah.


Dalam keterangannya hari ini, Charles menekankan bahwa pembangunan di Papua harus berjalan merata tanpa pilih kasih. Menurutnya, pemerintah pusat dan daerah perlu memastikan semua wilayah berkembang beriringan sehingga tidak ada masyarakat yang merasa terabaikan atau dilewati.


"Pembangunan di segala bidang perlu dilaksanakan dan didukung oleh semua lapisan masyarakat. Khusus untuk tanah Papua, semua harus berjalan bersama sehingga tidak ada yang merasa dilewati," ujar Charles.


Ia juga mengingatkan bahaya isu-isu yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah persatuan. Charles mengajak semua pihak untuk tidak terpancing emosi yang dapat memicu konflik horizontal, karena pada akhirnya kerugian akan kembali kepada masyarakat Papua sendiri.


"Jangan terpecah belah karena isu yang sengaja dilempar untuk membuat kita saling marah bahkan saling serang. Pada akhirnya kita yang dirugikan,"tegasnya, Sabtu (13/6/2026) malam.


Terkait peran generasi muda, Charles menyoroti pentingnya transformasi dari sekadar penonton menjadi kontributor nyata. Ia mendorong pemuda Papua untuk mengisi proses pembangunan dengan karya dan prestasi, serta memandang perbedaan sebagai kekayaan budaya, bukan sumber perpecahan.*


"Harapan saya kepada teman-teman pemuda di tanah Papua, agar bisa mengisi pembangunan ini, jangan jadi penonton. Mari berkarya dan berkontribusi dalam kemajuan bersama. Perbedaan bukan tantangan, tapi warna dalam kehidupan," ungkapnya.


Lebih lanjut, Charles mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan sebagai fondasi masa depan Papua yang lebih baik. Ia juga meminta agar narasi provokatif yang beredar di media sosial tidak lagi ditanggapi, melainkan diganti dengan fokus pada pembelajaran dan kebersamaan.


"Mari jaga kebersamaan dalam membangun Papua yang lebih maju. Tingkatkan SDM dengan belajar giat agar cita-cita tercapai. Jadikan Papua masa depan jauh lebih baik dari masa kini," pungkas Charles.

14/06/26

Jaga Keamanan dan Ketertiban, Koramil 1002-08/LAU Kawal Kegiatan Haul di Majelis Ta'lim Raudhatul Ulum Al Mubarakah

 



KASARANGAN – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada jamaah, anggota Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara melaksanakan pengamanan kegiatan Peringatan Haul Syekh Samman Al-Madani dan Haul Abah Pamangkih yang berlangsung di Majelis Ta'lim Raudhatul Ulum Al Mubarakah, Desa Pamangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu (14/6) malam.


Pengamanan yang dilakukan anggota Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan dengan aman, tertib dan lancar, mengingat kegiatan haul dihadiri oleh jamaah dari berbagai daerah.


Danramil 1002-08/Labuan Amas Utara Kapten Inf Rudi Hartono menyampaikan bahwa kehadiran anggota Koramil dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI kepada masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan keagamaan.


“Pengamanan ini dilakukan untuk membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga para jamaah dapat mengikuti rangkaian kegiatan haul dengan khusyuk dan nyaman,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kapten Inf Rudi Hartono menegaskan bahwa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara selalu siap bersinergi dengan aparat terkait dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung setiap kegiatan kemasyarakatan maupun keagamaan yang dilaksanakan di wilayah binaan.


Selama pelaksanaan kegiatan, anggota Koramil bersama unsur pengamanan lainnya melakukan pengaturan arus lalu lintas, pemantauan lokasi kegiatan, serta membantu kelancaran mobilitas jamaah yang hadir.


Berkat sinergi yang baik antara aparat keamanan, panitia pelaksana dan masyarakat, kegiatan Peringatan Haul Syekh Samman Al-Madani dan Haul Abah Pamangkih berlangsung dengan aman, tertib dan lancar hingga selesai. (Pen1002/HST)

Respon Cepat Aduan Masyarakat Melalui Call 110, Polres Pasuruan Kota Kembali Gagalkan Aksi Balap Liar dan Amankan Tiga Pemuda Terpengaruh Miras.

 


Polresta Pasuruan – Respon cepat Polres Pasuruan Kota terhadap aduan masyarakat melalui layanan Call Center 110 kembali membuahkan hasil. Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Patroli Siaga bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan aktivitas balap liar yang meresahkan masyarakat pada jam-jam rawan.


Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera menuju lokasi yang diinformasikan warga, yakni di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, pada Minggu dini hari, 14 Juni 2026. Kehadiran petugas di lokasi merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


Setibanya di lokasi, petugas mendapati sekelompok pemuda yang tengah berkumpul dan diduga hendak melakukan aksi balap liar di jalan umum. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketertiban serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.


Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, tiga orang pemuda berhasil diamankan. Mereka masing-masing berinisial Z.A (26) warga Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, M.N (17) warga Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dan R.M (16) warga Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.


Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ketiga pemuda tersebut diketahui berada dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Selain itu, petugas juga menemukan dan mengamankan 1 botol minuman keras jenis arak yang diduga telah dikonsumsi sebelum mereka berkumpul di lokasi.


Kabag Ops Polres Pasuruan Kota, Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H., mengatakan, "Kami akan terus merespons cepat setiap laporan masyarakat dan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan. Balap liar dan penyalahgunaan minuman keras merupakan aktivitas yang membahayakan keselamatan, sehingga akan terus kami tindak demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif."


Petugas juga mengamankan 3 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk melakukan aksi balap liar. Keberadaan kendaraan tersebut semakin menguatkan indikasi bahwa para pemuda tersebut berencana melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Berkat kesigapan personel Patroli Siaga Polres Pasuruan Kota dalam merespons laporan masyarakat, aksi balap liar berhasil dicegah sebelum sempat terjadi. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas melalui pemanfaatan layanan Call Center 110.


Selanjutnya, ketiga pemuda beserta barang bukti berupa 1 botol minuman keras jenis arak dan 3 unit sepeda motor diamankan ke Mapolres Pasuruan Kota. Terhadap para pemuda dilakukan pendataan dan pembinaan, sedangkan kendaraan yang diamankan diproses melalui mekanisme tilang sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk penegakan hukum dan upaya memberikan efek jera.


Polres Pasuruan Kota menegaskan akan terus mengoptimalkan kegiatan patroli siaga dan langkah-langkah preventif lainnya sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas serta mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga.

Tokoh Pemuda Papua Dukung Pendekatan Humanis dan Penegakan Hukum Satgas Operasi Damai Cartenz

  


Jayapura – Tokoh Pemuda Papua, Gifli Buinei, menyatakan dukungannya terhadap pendekatan humanis dan penegakan hukum yang dijalankan Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. 


Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya yang tepat untuk menciptakan situasi yang aman sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.


“Pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz menunjukkan bahwa kehadiran aparat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu dan melayani masyarakat. Hal ini perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat Papua,” ujar Gifli Buinei.


Ia menilai berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan aparat keamanan telah memberikan dampak positif serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah Papua.


Selain mengapresiasi pendekatan humanis, Gifli juga mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan terhadap kelompok maupun individu yang melakukan tindakan kekerasan dan mengganggu keamanan masyarakat.


“Penegakan hukum harus tetap dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai aturan yang berlaku. Masyarakat berhak mendapatkan rasa aman untuk menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa adanya ancaman kekerasan,” katanya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.


“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan, memperkuat semangat kebersamaan, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Papua yang aman dan damai merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.


Menurut Gifli, sinergi antara aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda merupakan faktor penting dalam menciptakan stabilitas yang berkelanjutan di Papua. 


Ia berharap pendekatan humanis yang selama ini dijalankan Satgas Operasi Damai Cartenz dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


“Kami berharap kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi terus dilaksanakan. Dengan begitu, kehadiran negara benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok Papua,” pungkasnya.

Tokoh Pemuda dan Organisasi Kemasyarakatan Puncak Jaya Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tidak Mudah Terprovokasi

 



Mulia, 13 Juni 2026 – Sejumlah tokoh pemuda dan perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Puncak Jaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu maupun perkembangan situasi yang terjadi di luar wilayah Kabupaten Puncak Jaya.


Ajakan tersebut disampaikan oleh Ketua Pemuda Intelektual Puncak Jaya, Gindon Wonda, Sekretaris Pemuda Intelektual Puncak Jaya, Defri Telenggen, bersama perwakilan Organisasi Pemuda Pancasila, Mitinus Wonda dan perwakilan Organisasi Amanah Puncak Jaya


Dalam keterangannya, para tokoh pemuda menegaskan bahwa masyarakat Puncak Jaya harus tetap menjaga persatuan dan kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan daerah.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Puncak Jaya untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan dan mengganggu kehidupan masyarakat,” ujar Gindon Wonda.


Menurutnya, keamanan dan kedamaian merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.


Senada dengan hal tersebut, perwakilan organisasi kemasyarakatan yang hadir juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan persaudaraan dalam menyikapi setiap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.


“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kedamaian di Kabupaten Puncak Jaya. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat menimbulkan konflik maupun gangguan keamanan,” kata Mitinus Wonda.


Para tokoh pemuda dan organisasi kemasyarakatan juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya.


Para tokoh pemuda juga turut  mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa persaudaraan, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif demi kemajuan Kabupaten Puncak Jaya.

Tokoh Pemuda Ilaga Utara Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan di Kabupaten Puncak

 



Ilaga, 13 Juni 2026 – Tokoh Pemuda Distrik Ilaga Utara yang juga Kepala Kampung Amungi, Anis Hagabal, menyerukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Puncak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta berperan aktif dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


Dalam pernyataannya, Anis Hagabal mengajak para tokoh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Puncak untuk mengambil peran dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kedamaian dan menghindari berbagai tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.


“Kepada seluruh tokoh masyarakat dan masyarakat di Kabupaten Puncak, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar daerah kita tetap aman dan masyarakat dapat hidup dengan tenang,” ujar Anis Hagabal.


Ia juga menegaskan pentingnya menjaga wilayah Kabupaten Puncak dari berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat kehidupan masyarakat maupun proses pembangunan yang sedang berjalan. Menurutnya, masyarakat Kabupaten Puncak saat ini menginginkan suasana yang damai sehingga berbagai program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.


Anis Hagabal menilai bahwa keamanan merupakan fondasi utama bagi kemajuan daerah. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu bekerja sama dengan pemerintah serta aparat keamanan untuk menjaga stabilitas wilayah.


“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika situasi tetap aman dan kondusif, maka pembangunan dapat berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat,” katanya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat di 25 distrik dan 206 kampung yang ada di Kabupaten Puncak untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat menimbulkan keresahan maupun perpecahan di tengah masyarakat.


Di akhir penyampaiannya, Anis Hagabal mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan dalam mewujudkan Kabupaten Puncak yang aman, damai, dan sejahtera.