View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

08/06/26

Patroli Malam Jadi Sarana Babinsa Kalidilem Bersama Warga Jaga Kondusivitas Wilayah

 



Lumajang – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, Babinsa Kalidilem Koramil 0821-07/Randuagung, Serka Abdul Munib, melaksanakan patroli malam sekaligus komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat binaannya di Dusun Paleran RT 002 RW 004, Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin malam (8/6/2026).


Kegiatan patroli malam tersebut dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara Babinsa, Pemerintah Desa, dan warga dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Selain memantau situasi wilayah, patroli juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi serta menyerap berbagai aspirasi dan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.


Serka Abdul Munib mengatakan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan warga perlu terus diperkuat melalui berbagai kegiatan positif, salah satunya patroli malam.


"Patroli malam dan komsos ini bertujuan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Di samping itu, kami juga mengajak masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban," ujar dia.


Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta mengaktifkan kembali budaya ronda malam sebagai bentuk pengamanan swakarsa di lingkungan masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dusun Paleran, Matali, mengatakan bahwa kegiatan patroli malam yang dilakukan bersama Babinsa memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.


"Patroli malam ini sangat bermanfaat untuk menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan kondusif. Dengan adanya komunikasi yang baik antara Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat, setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih dini sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar," ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda maupun saling bertukar informasi terkait kondisi wilayah. Menurut Matali, kolaborasi yang terjalin selama ini telah memberikan dampak positif dalam menjaga ketertiban dan mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.


Melalui kegiatan patroli malam dan komsos tersebut, diharapkan sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa, dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung aktivitas warga sehari-hari. Kegiatan itu juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga ketahanan wilayah dari tingkat paling bawah. (Pendim0821)

Kebut Finishing Jembatan Perintis Garuda Kebonagung dengan Pengecatan dan Pengelasan Permanen

 



Lumajang – Komitmen untuk mewujudkan infrastruktur yang aman, kuat, dan nyaman bagi masyarakat terus ditunjukkan melalui semangat gotong royong di Desa Kebonagung. Babinsa Kebonagung Koramil 0821-02/Sukodono, Sertu Hery Wahyudi, bersama warga dan para pekerja melanjutkan pengerjaan tahap penyempurnaan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Sitiinggil, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (8/6/2026).


Pada kegiatan hari ini, pekerjaan difokuskan pada melanjutkan pengecatan pagar jembatan serta pengelasan permanen pada sejumlah bagian konstruksi yang masih memerlukan penyempurnaan. Kedua pekerjaan tersebut merupakan bagian penting dalam tahap finishing guna memastikan jembatan memiliki daya tahan yang kuat sekaligus tampilan yang lebih rapi dan representatif.


Di tengah aktivitas yang berlangsung, Sertu Hery Wahyudi mengatakan bahwa proses penyelesaian jembatan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.


“Pengecatan pagar tidak hanya memperindah tampilan jembatan, tetapi juga berfungsi melindungi material dari korosi akibat cuaca. Sementara pengelasan permanen dilakukan untuk memperkuat struktur sehingga jembatan semakin aman digunakan masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa keterlibatan warga dalam setiap tahapan pembangunan menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di lingkungan masyarakat Desa Kebonagung. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud pendampingan dan dukungan terhadap pembangunan yang dilakukan secara swadaya dan kolaboratif.


Semangat kebersamaan antara TNI, warga, dan para pekerja terlihat dari antusiasme seluruh pihak dalam menyelesaikan pekerjaan. Meski berada pada tahap akhir pembangunan, mereka tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab demi menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.


Dengan terus berlanjutnya pekerjaan pengecatan dan pengelasan permanen, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera rampung sepenuhnya dan menjadi akses penghubung yang mampu mendukung mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di wilayah Desa Kebonagung. (Pendim0821)

Bangun Akses Desa, Babinsa dan Warga Sumberpetung Perkuat Konektivitas Wilayah

 



Lumajang – Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah terus diwujudkan melalui peran aktif Babinsa di tengah masyarakat. Seperti yang dilakukan Babinsa Sumberpetung Koramil 0821-06/Ranuyoso, Kopka Bahron Adi Saputro, yang melaksanakan pendampingan perbaikan jalan rabat beton sepanjang 200 meter di Dusun Krajan RT 006 RW 001, Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (8/6/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama warga sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat sehari-hari. Jalan yang diperbaiki merupakan akses penting yang menghubungkan permukiman warga dengan area pertanian dan pusat kegiatan ekonomi desa.


Di sela kegiatan, Kopka Bahron Adi Saputro mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mendukung percepatan pembangunan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Pendampingan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Kami ingin hadir di tengah warga, membantu setiap upaya pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan jalan yang lebih baik, aktivitas warga akan semakin lancar dan roda perekonomian desa dapat berkembang,” kata dia.


Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Babun Hariyanto, menyampaikan bahwa perbaikan jalan rabat beton tersebut merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat.


“Jalan ini merupakan akses vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik menuju lahan pertanian, sekolah, maupun pusat kegiatan ekonomi. Dengan adanya perbaikan rabat beton sepanjang 200 meter ini, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman,” pungkasnya.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga bersama Babinsa menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan Desa Sumberpetung semakin maju, produktif, dan memiliki akses yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Pendim0821)

Dandim 0821/Lumajang Hadiri Launching SPPG Yonif 527/By, Perkuat Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

 


Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menghadiri kegiatan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yonif 527/Baladibya Yudha yang berlangsung di Dapur SPPG Yonif 527/By, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang. Senin (8/6/2026).


Kegiatan launching tersebut menjadi mom
entum penting dalam mendukung program peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda sebagai investasi strategis pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lumajang. Acara dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.


Peresmian SPPG Yonif 527/By dilakukan secara simbolis oleh Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati Masdar, M.Si., yang ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas hadirnya fasilitas pelayanan gizi yang diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Bupati Lumajang menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, salah satunya melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat. Menurutnya, generasi yang sehat dan cerdas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan daerah dan bangsa di masa depan.


Di sela kegiatan, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan apresiasi atas berdirinya SPPG Yonif 527/By sebagai bentuk kontribusi nyata TNI dalam mendukung program pembangunan manusia yang berkelanjutan.


Menurutnya, peningkatan kualitas generasi bangsa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk TNI, dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dan kecerdasan anak-anak Indonesia.


“SPPG ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul. Dengan pemenuhan gizi yang baik, diharapkan lahir generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan mampu menjadi penggerak pembangunan bangsa ke depan,” ungkap Dandim.


Melalui peluncuran SPPG Yonif 527/By, diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Lumajang dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, maju, dan berdaya saing.(Pendim0821)

Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Dampingi Kegiatan Posyandu Cenderawasih di Banua Jingah

 



BARABAI – Babinsa Koramil 1002-06/Barabai, Koptu Khusairi, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Cenderawasih RT 07 RW 03 Desa Banua Jingah, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (8/6/2026).


Kegiatan Posyandu yang rutin dilaksanakan setiap bulan tersebut diikuti oleh balita, ibu hamil serta para kader kesehatan desa. 


Dalam kegiatan tersebut dilakukan penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin serta penyuluhan kesehatan kepada para orang tua.

Kader Posyandu, Ibu Faiqa, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir dan membantu kelancaran kegiatan Posyandu di Desa Banua Jingah.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu mendampingi dan membantu kegiatan Posyandu. Kehadiran Babinsa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih aktif membawa anak-anaknya ke Posyandu guna memantau tumbuh kembang dan kesehatan mereka,” ujarnya.


Sementara itu, Koptu Khusairi mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.


“Kami siap mendukung setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat. Melalui Posyandu, pertumbuhan dan perkembangan balita dapat dipantau secara berkala sehingga dapat membantu mencegah terjadinya stunting,” katanya.


Di tempat terpisah, Danramil 1002-06/Barabai Kapten Inf Subhan menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan mendukung program-program pemerintah, termasuk di bidang kesehatan.


Pendampingan Posyandu ini merupakan wujud sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan pemerintah desa dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,” tegasnya.


Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan kegiatan Posyandu dapat berjalan dengan lancar serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dini. (pen1002hst).

Polres Biak Numfor dan Jibom Polda Papua Laksanakan Disposal Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II yang Diserahkan Warga



Jayapura – Polres Biak Numfor bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Papua melaksanakan disposal atau pemusnahan sejumlah bom dan amunisi aktif peninggalan Perang Dunia II yang diserahkan masyarakat. Disposal ini dilaksanakan di Mako Kompi IV Batalyon A Pelopor, Kampung Sunyar Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Senin (08/06/2026).


Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menghilangkan potensi ancaman keselamatan masyarakat pasca insiden ledakan yang terjadi di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Distrik Biak Kota, pada 31 Mei 2026 lalu.


Disposal dilakukan setelah masyarakat secara sukarela menyerahkan sejumlah proyektil dan bahan peledak yang diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II. Penyerahan tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan lingkungan sekaligus upaya bersama mencegah terulangnya kejadian serupa.


Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab dengan menyerahkan benda-benda berbahaya tersebut kepada pihak berwenang.


“Pasca kejadian ledakan pada 31 Mei 2026, masyarakat berinisiatif menyerahkan sejumlah amunisi dan bahan peledak yang diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II. Kami mengapresiasi langkah tersebut karena menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh benda-benda tersebut,” ucap Kapolres.


Kapolres menjelaskan bahwa berdasarkan hasil identifikasi Tim Jibom Polda Papua, bom dan proyektil yang ditemukan masih tergolong aktif meskipun telah berusia puluhan tahun.


“Dari hasil pemeriksaan Tim Jibom, amunisi yang ditemukan masih dinyatakan aktif. Walaupun kondisinya sudah berkarat, pernah terendam air laut, bahkan tertanam di dalam tanah selama puluhan tahun, benda-benda tersebut tetap memiliki potensi ledakan yang sangat berbahaya,” jelasnya.


Menurut Kapolres, keberadaan amunisi sisa perang tidak boleh dianggap sepele karena dapat mengancam keselamatan jiwa maupun lingkungan sekitar. Daya ledak yang ditimbulkan dapat bervariasi, tergantung jenis dan ukuran proyektil yang ditemukan.


Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun menyimpan benda yang dicurigai sebagai amunisi atau bahan peledak peninggalan perang. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada Polsek, Koramil, atau Polres terdekat agar dapat dilakukan pengamanan dan penanganan sesuai prosedur.


Sementara itu, Wadanyon A Sat Brimob Polda Papua, AKP Sem Hanasbey menjelaskan bahwa disposal dilakukan karena seluruh proyektil yang ditemukan mengandung high explosive atau bahan peledak berkekuatan tinggi yang masih aktif dan berpotensi menimbulkan ledakan sewaktu-waktu.


Ia menerangkan bahwa bom peninggalan Perang Dunia II berbeda dengan bahan peledak industri yang memiliki masa pakai tertentu. Selama unsur-unsur peledaknya masih lengkap dan aktif, bom tersebut tetap berbahaya meskipun telah berusia puluhan tahun.


“Bom-bom yang kami tangani saat ini masuk kategori high explosive atau memiliki daya ledak tinggi. Karena masih mengandung bahan peledak aktif, langkah yang paling tepat adalah melakukan disposal melalui peledakan terkendali guna memastikan seluruh kandungan bahan peledaknya musnah dan tidak lagi membahayakan masyarakat,” AKP Sem.


Dalam pelaksanaan disposal, Tim Jibom menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, termasuk menetapkan radius pengamanan sejauh 300 meter dari lokasi pemusnahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak ledakan maupun serpihan yang berpotensi membahayakan masyarakat di sekitar lokasi.


AKP Sem juga menegaskan bahwa pemusnahan merupakan metode paling aman terhadap bom dan proyektil yang masih memenuhi unsur-unsur bahan peledak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh potensi ancaman dapat dieliminasi secara menyeluruh.


Polres Biak Numfor bersama Jibom Polda Papua berharap kegiatan disposal ini menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya amunisi sisa perang yang hingga kini masih ditemukan di sejumlah wilayah Kabupaten Biak Numfor.


“Kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Apabila menemukan benda yang diduga merupakan bom, granat, proyektil, atau amunisi peninggalan perang, jangan disentuh, jangan dipindahkan, dan jangan disimpan. Segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat ditangani secara profesional dan sesuai prosedur keselamatan,” tutupnya.

Polres Jayapura Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor, Dua Motor Hasil Kejahatan Disita

 


Jayapura – Tim URC Subsatgas Pidum Polres Jayapura berhasil mengamankan dua terduga pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam rangka pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026. Dalam pengungkapan tersebut, petugas juga berhasil menyita dua unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polres Jayapura.


Penangkapan dilakukan setelah Tim URC Subsatgas Pidum Polres Jayapura menerima informasi mengenai keberadaan salah satu terduga pelaku di wilayah Batas Kota, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Minggu (07/06). 


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kasubsatgas Pidum Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan.


Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, petugas memperoleh informasi terkait keterlibatan seorang terduga pelaku lainnya yang berada di wilayah Doyo Lama, Distrik Waibu. Tim kemudian bergerak ke lokasi dan kembali berhasil mengamankan terduga pelaku untuk dibawa ke Polres Jayapura guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan, yakni satu unit Honda Genio dan satu unit Honda CBR 150 yang sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh pemiliknya.


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua kendaraan tersebut diduga diperoleh melalui tindak pidana pencurian dan selanjutnya diperjualbelikan dengan harga di bawah nilai pasar. Penyidik masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.


Kasubsatgas Pidum Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Jayapura dalam mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 guna menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).


“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan dalam merespons setiap informasi yang diterima masyarakat. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Jayapura,” ujarnya.


Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, penyidik juga masih melakukan pengejaran terhadap satu terduga pelaku lainnya yang diduga memiliki keterkaitan dengan salah satu kendaraan hasil curian yang berhasil diamankan.


Polres Jayapura mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dengan memarkir kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


Keberhasilan pengungkapan kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Jayapura.


Hadir di Tengah Masyarakat, Regu Siaga II Polres Tolikara Gelar Patroli Dialogis

 


Jayapura – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Regu Siaga II Polres Tolikara melaksanakan patroli jalan kaki di sejumlah titik strategis wilayah Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Minggu malam (07/06).


Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 19.58 WIT hingga 21.05 WIT tersebut melibatkan sekitar 20 personel Regu Siaga II Polres Tolikara dan dipimpin oleh para perwira pengawas lapangan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Sat Samapta Polres Tolikara IPDA Jedikia Yerisetouw, KBO Sat Resnarkoba Polres Tolikara IPDA Michael Apainabo, S.H., serta Kaurmintu Sat Intelkam Polres Tolikara IPDA Lesmani Makaba.


Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pengecekan yang dipimpin oleh IPDA Michael Apainabo. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, serta mengedepankan kewaspadaan dan keselamatan selama bertugas.


“Patroli malam merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Saya berharap seluruh personel melaksanakan tugas dengan baik, menjaga disiplin, serta selalu siap menghadapi berbagai situasi yang berkembang di lapangan,” ujarnya.


Usai apel, personel Regu Siaga II bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan dan kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari Jalan Ampera Bawah, Jalan Ampera Atas hingga kawasan Bandar Udara Karubaga.


Selama pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan situasi kamtibmas sekaligus patroli dialogis dengan menyambangi warga yang masih beraktivitas pada malam hari. Kehadiran aparat kepolisian mendapat respons positif dari masyarakat yang menyambut baik langkah Polres Tolikara dalam menjaga keamanan lingkungan.


Kaurmintu Sat Intelkam Polres Tolikara IPDA Lesmani Makaba mengatakan bahwa patroli dialogis menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan secara dini.


“Melalui patroli dialogis, kami dapat menyerap informasi yang berkembang di tengah masyarakat, mendengarkan berbagai masukan maupun keluhan warga, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak awal,” ungkapnya.


Sementara itu, KBO Sat Samapta Polres Tolikara IPDA Jedikia Yerisetouw menegaskan bahwa kegiatan patroli rutin akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


“Polres Tolikara akan terus meningkatkan kegiatan patroli, baik pada siang maupun malam hari. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya berbagai potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya.


Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Distrik Karubaga terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal dan tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif Polres Tolikara dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.