View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

26/03/26

Polres Yahukimo Gelar Binrohtal Rutin, Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Personel

  


Yahukimo – Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, Polres Yahukimo melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) secara rutin pada Kamis, (26/03/26).


Kegiatan Binrohtal tersebut dilaksanakan di dua tempat ibadah sesuai dengan agama masing-masing personel. Bagi personel yang beragama Nasrani, ibadah dilaksanakan di Rumah Ibadah Oikumene Polres Yahukimo yang dipimpin oleh Kasikum Polres Yahukimo IPTU Stefanus Gilinem, S.Th. Sementara itu, personel yang beragama Islam melaksanakan ibadah di Mushollah Al-Hidayah Polres Yahukimo yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba IPTU Mulyadin, S.E.


Dalam pelaksanaan ibadah Nasrani turut dihadiri oleh Wakapolres Yahukimo KOMPOL Ferry Mervin Mehue, S.Th., Kabag SDM AKP Arnius Tandiayu, S.H., serta para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara Polres Yahukimo, dan personel Brimob BKO yang beragama Nasrani. Sedangkan kegiatan ibadah di Mushollah Al-Hidayah diikuti oleh personel Polres Yahukimo yang beragama Islam.


Kegiatan diawali dengan pelaksanaan ibadah di masing-masing tempat, yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Wakapolres Yahukimo menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal ini merupakan program rutin yang bertujuan untuk membentuk karakter personel yang lebih baik, serta memperkuat mental dan spiritual dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.


“Melalui kegiatan ini diharapkan setiap personel dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis,” ujarnya.


Dengan dilaksanakannya Binrohtal secara rutin, diharapkan seluruh personel Polres Yahukimo dapat terus menjaga integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Polres Supiori Lakukan Pengecekan Stok dan Harga Minyak Goreng, Pasokan Dinilai Cukup

  


Supiori — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Supiori melaksanakan pengecekan stok dan harga minyak goreng di wilayah hukumnya guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga di tengah masyarakat.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok minyak goreng di Kabupaten Supiori didominasi oleh produk kemasan premium dengan total ketersediaan mencapai sekitar 1.000 liter. Sementara itu, minyak goreng curah dan kemasan sederhana tidak ditemukan dalam distribusi di wilayah tersebut.


Untuk kebutuhan konsumsi, rata-rata kebutuhan minyak goreng per bulan di Kabupaten Supiori tercatat sekitar 50 karton untuk kemasan sederhana dan 50 karton untuk kemasan premium.


Dari sisi harga, minyak goreng kemasan premium di pasaran dijual dengan variasi harga. Produk Bimoli ukuran 5 liter dijual Rp125.000, Mitra 5 liter Rp95.000, dan Sinai 5 liter Rp100.000. Selain itu, tersedia juga kemasan yang lebih kecil seperti Sinai 1.850 ml seharga Rp45.000, 900 ml Rp25.000, 450 ml Rp13.000, hingga kemasan 250 ml Rp8.000. Sementara produk Masku ukuran 485 ml dijual Rp13.000.


Kasat Reskrim Polres Supiori menyampaikan bahwa secara umum stok minyak goreng di wilayah tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Namun demikian, hasil pengecekan juga menunjukkan adanya kenaikan harga minyak goreng di pasaran. Kondisi ini menjadi perhatian aparat untuk terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi.

Polres Jayawijaya Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional Wamena

  


Jayawijaya — Polres Jayawijaya melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dengan menyasar retail modern dan pasar tradisional.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Ropan yang berlokasi di Jalan Safri Darwin, Wamena. Toko milik Wendi tersebut menjual beras premium dengan harga Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di pasar tradisional, tepatnya di Pasar Pootikelek, pada Kios Bone yang beralamat di Jalan SD Percobaan. Kios milik Ica tersebut mencatat harga beras premium sebesar Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram, serta tidak menyediakan beras curah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Jayawijaya relatif stabil di kedua lokasi tersebut.


Polres Jayawijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta didukung dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Polres Jayapura Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional Sentani

  


Jayapura — Polres Jayapura melaksanakan kegiatan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kabupaten Jayapura dengan menyasar retail modern dan pasar tradisional, Kamis (26/3/2026).


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Saga 2 Kemiri yang berlokasi di Jalan Raya Kemiri. Toko yang dikelola oleh Edo tersebut menjual beras premium dengan harga Rp16.800 per kilogram, beras medium Rp15.200 per kilogram, serta beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar Rp13.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia.


Sementara itu, di pasar tradisional, pemantauan dilakukan di Pasar Pharaa, tepatnya di Kios 73 Andra yang berlokasi di Jalan Hawai, Sentani. Hasil pengecekan menunjukkan harga beras premium sebesar Rp16.800 per kilogram, beras medium Rp15.800 per kilogram, serta beras SPHP Rp13.000 per kilogram. Untuk beras curah juga tidak ditemukan di kios tersebut.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Kabupaten Jayapura relatif stabil, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Polres Jayapura menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bahan laporan di lapangan.

Polres Waropen Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional

  


Waropen — Polres Waropen melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kabupaten Waropen melalui pengecekan di retail modern dan pasar tradisional.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Mega Buana yang berlokasi di Kampung Nonomi, Distrik Nonomi. Toko milik Haji Alimudin tersebut menjual beras medium dengan harga Rp17.000 per kilogram dan beras premium Rp18.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di pasar tradisional, tepatnya di Kios Mandale yang berada di Kampung Batu Zaman, Distrik Urei Faisei. Kios milik Ahmad tersebut mencatat harga beras medium sebesar Rp17.000 per kilogram dan beras premium Rp18.000 per kilogram, serta tidak menyediakan beras curah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Kabupaten Waropen relatif stabil, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Polres Waropen menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bahan laporan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Yahukimo Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional Dekai

  


Yahukimo — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Yahukimo melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (26/3/2026).


Kegiatan ini menyasar dua lokasi berbeda, yakni retail modern dan pasar tradisional, guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.


Di sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Cahaya Yahukimo yang berlokasi di Jalur Satu Distrik Dekai dan dikelola oleh Arifudin. Dari hasil pemantauan, harga beras medium tercatat sebesar Rp20.000 per kilogram, sedangkan beras premium dijual Rp25.000 per kilogram. Untuk beras curah tidak tersedia di toko tersebut.


Sementara itu, di pasar tradisional, Satgas melakukan pengecekan di Kios Hj Gaffar yang berada di Ruko Blok B Distrik Dekai. Harga beras di lokasi ini terpantau relatif sama, yakni Rp20.000 per kilogram untuk beras medium dan Rp25.000 per kilogram untuk beras premium, serta tidak ditemukan penjualan beras curah.


Satgas Pangan Polres Yahukimo menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan harga bahan pokok di wilayah hukum Polres Yahukimo, sekaligus memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat.


Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan harga beras di wilayah Dekai masih relatif stabil. Kegiatan pengecekan juga berlangsung dengan aman dan lancar serta didukung dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Beras di Pasar Sentral Kobakma

  


Mamberamo Tengah — Polres Mamberamo Tengah melalui kegiatan pemantauan di pasar tradisional melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Sentral Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.


Pengecekan dilakukan di salah satu kios, yakni Kios Mitra 78 yang berlokasi di area Pasar Kobakma dan dikelola oleh Gunawan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok, khususnya komoditas beras di wilayah tersebut.


Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras premium tercatat sebesar Rp27.000 per kilogram, sementara beras medium dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram. Untuk beras curah, tidak tersedia di kios tersebut.


Kapolres Mamberamo Tengah melalui jajarannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat.


Selain itu, pemantauan rutin juga diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi pasar serta menjadi dasar dalam pengambilan langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah.


Kegiatan pengecekan berlangsung dengan aman dan lancar, serta didukung dokumentasi sebagai bagian dari laporan pelaksanaan di lapangan.

Satgas Pangan Polda Papua Pantau Harga dan Pasokan Bahan Pokok di Pasar Hamadi

  


Jayapura — Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Papua melaksanakan kegiatan pemantauan harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Kamis (26/3/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan stabilitas pangan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026.


Dalam pelaksanaannya, Satgas melakukan pengecekan langsung terhadap harga sejumlah komoditas pangan di pasar. Hasil pemantauan menunjukkan harga beras medium berada di kisaran Rp15.000 per kilogram, sementara beras premium Rp19.000 per kilogram.


Untuk komoditas hortikultura, cabai rawit tercatat Rp80.000 per kilogram dan cabai keriting Rp60.000 per kilogram. Bawang putih dijual Rp55.000 per kilogram dan bawang merah Rp60.000 per kilogram.


Sementara itu, harga protein hewani tercatat daging ayam Rp60.000 per ekor dan daging sapi Rp140.000 per kilogram. Adapun minyak goreng bersubsidi Minyakita berada di harga Rp15.700 per liter, serta gula pasir Rp19.000 per kilogram.


Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus menjamin kualitas serta keamanan bahan pokok yang beredar di masyarakat.


Satgas Saber Pangan juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna mencegah terjadinya pelanggaran, termasuk praktik penimbunan maupun permainan harga di pasaran.


Secara keseluruhan, kegiatan pemantauan berlangsung dalam situasi aman dan lancar. Pemerintah berharap langkah ini dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar dan kualitas yang terjamin.