View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

15/07/26

Kodim 0904/Paser Siap Gelar TMMD Ke 129 Di Desa Biu

 


Paser - Kodim 0904/Paser, Balikpapan. Bertempat di Ruang Yudha Makodam VI/Mlw telah dilaksanakan Paparan TMMD oleh Dandim 0904/Paser Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., kepada Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si. Jumat (10/7/2026).


Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Asisten Kasdam, para Kabalak dan para pendukung kegiatan TMMD Ke-129 di Jajaran Kodam VI/Mlw.


Dalam paparannya, Dandim 0904/Paser, menjelaskan bahwa kesiapan pelaksanaan TMMD ke-129 yang akan dipusatkan di Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser.


"Program ini meliputi berbagai sasaran fisik, sasaran nonfisik, serta sasaran tambahan yang bertujuan mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Dandim.


Beliau juga akan menambahkan kegiatan Sosial khususnya pada Program Bapak Pangdam VI/Miw seperti BBC (Belajar Bersama Ceria), Penanaman Pohon Dilahan Tandus dan pelestarian Hewan endemik setempat.

Gubernur John Tabo Ajak Masyarakat Prioritaskan Pendidikan Anak Papua Pegunungan

  


Jayapura – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menegaskan bahwa setiap anak di Papua Pegunungan wajib memperoleh pendidikan sebagai bekal untuk membangun masa depan daerah. 


Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, orang tua, gereja, dan seluruh elemen masyarakat.


Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur John Tabo saat membuka Konferensi Klasis GIDI Karubaga ke-XX di Kabupaten Tolikara. 


Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama demi mencetak generasi Papua Pegunungan yang berkualitas dan berdaya saing.


"Anak-anak harus bersekolah. Mereka adalah penerus yang akan menentukan masa depan Papua Pegunungan. Karena itu, pendidikan tidak boleh diabaikan," ujar John Tabo.


Ia menilai pembangunan sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas generasi mudanya.


John Tabo juga mengapresiasi peran Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang selama ini turut berkontribusi dalam membangun karakter, moral, dan pendidikan masyarakat Papua. 


Ia menyebut perjalanan pelayanan gereja telah memberikan dampak besar terhadap lahirnya banyak tokoh dan pemimpin dari Tanah Papua.


Selain mendorong anak-anak untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin, Gubernur juga mengingatkan generasi muda agar memiliki cita-cita besar serta menjaga nilai-nilai budaya, iman, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.


Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, lanjutnya, akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program yang mendukung akses belajar bagi anak-anak di seluruh wilayah, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi pemimpin yang membawa kemajuan bagi Papua Pegunungan maupun Indonesia.

Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Polda Papua Gelar Dialog Interaktif “Kitorang Presisi” untuk Wujudkan Kamtibmas Kondusif di Tanah Papua

 


Jayapura – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Tanah Papua, Polda Papua menggelar Dialog Interaktif Program "Kitorang Presisi" di Studio TVRI Provinsi Papua, Rabu (15/07).


Dialog interaktif tersebut menghadirkan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., sebagai narasumber bersama Tokoh Masyarakat Denny A. Wafumilena.


Dalam dialog tersebut, Kombes Pol. Erick Kadir Sully menjelaskan bahwa tugas Polri berlandaskan amanat konstitusi untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh masyarakat Indonesia, termasuk menjaga keamanan di wilayah Papua.


Ia mengatakan bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas tidak hanya bergantung pada peran kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.


"Polri tidak mungkin menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif tanpa dukungan masyarakat. Polri Presisi adalah Polri yang bekerja bersama masyarakat. Ketika masyarakat ikut berpartisipasi, maka keamanan dan ketertiban akan lebih mudah diwujudkan," ujar Dir Binmas.


Menurutnya, strategi pembinaan masyarakat menjadi salah satu langkah utama dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan. Melalui fungsi Binmas dan Intelijen, Polri melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi tindak pidana.


"Di dalam tugas kepolisian terdapat tahapan potensi gangguan, ambang gangguan, hingga gangguan nyata. Pada tahap potensi gangguan inilah fungsi Binmas dan Intelijen bekerja melalui pendekatan preemtif dan preventif agar setiap potensi permasalahan dapat diselesaikan lebih awal," jelasnya.


Dir Binmas juga menegaskan kesiapan Polda Papua dalam mengamankan berbagai agenda nasional maupun aktivitas masyarakat di Papua dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan kolaboratif.


Sementara itu, Tokoh Masyarakat Denny A. Wafumilena menilai kehadiran Polri di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Menurutnya, masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan lingkungan dengan cara aktif berkoordinasi, memberikan informasi, serta mendukung setiap upaya pembinaan kamtibmas yang dilakukan kepolisian.


"Kehadiran Polri memberikan rasa aman bagi masyarakat. Namun keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama. Karena itu masyarakat harus ikut berperan aktif menjaga lingkungan serta membimbing generasi muda agar tidak terpengaruh hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka," ungkap Denny.


Melalui program "Kitorang Presisi", Polda Papua berharap komunikasi dengan masyarakat terus terjalin secara terbuka sehingga berbagai persoalan keamanan dapat diselesaikan melalui kolaborasi, dialog, dan semangat kebersamaan demi mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.


TMMD Ke 129 Di Paser Resmi Dibuka, Dandim 0904/Paser Sebagai Dansatgas

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Bertempat di Lapangan Bola Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser telah dilaksanakan Pembukaan TMMD ke 129 Tahun 2026, dimana Upacara Pembukaan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari, S.Sos. Rabu (15/7/2026)


Letkol Inf Edy Wahyu Adi Wibowo, S.I.P., M.I.P., selaku Dansatgas TMMD Ke 129 melaksanakan laporan terkait perencanaan kegiatan TMMD di Desa Biu Kecamatan Muara Samu kepada Irup dan disimak oleh para tamu undangan serta peserta Upacara.


Beliau menyampaikan bahwa TMMD 2026 ini dilaksanakan guna mendukung pembangunan di desa terutama pada sejumlah pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. 


Berupa sarana fisik diantaranya pembukaan ruas jalan sepanjang 3 km dengan lebar 8 meter, renovasi rumah layak huni, renovasi rumah ibadah, pembangunan jembatan dan pembersihan waduk. 


Adapula sasaran Non Fisik diantaranya pelaksanaan Sosialisasi dengan jadwal 10 kali pelaksanaan dan melibatkan berbagai instansi di Kabupaten Paser.


"Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bisa melaksanakan penyuluhan kepada warga Desa Biu ini," ujarnya. 


Adapula Program Unggulan Kasad dan Pangdam VI/Mlw, akan diterapkan pada pelaksanaan TMMD pada tahun ini di Desa Biu.


Seluruh kegiatan dalam agenda TMMD ke-129 diagendakan selesai dalam kurun waktu 30 Hari tepatnya akan ditutup pada tanggal 13 Agustus 2026 sesuai rencana.


Saya harap kegiatan ini dapat didukung penuh oleh seluruh stakehoulder beserta masyarakat Desa Biu, demi terwujudnya daerah yang maju dan Makmur.


Dim 0904/Psr

Perkuat Sinergi, Kapolda Papua Silaturahmi dan Makan Siang Bersama Danlanud Manuhua

 


Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., melaksanakan silaturahmi bersama Danlanud Perkuat Sinergi, Kapolda Papua Silaturahmi dan Makan Siang Bersama Danlanud Manuhua


 yang dilanjutkan dengan makan siang dan ramah tamah di Base Ops Lanud Manuhua, Kabupaten Biak Numfor, Rabu (15/07).


Turut mendampingi Kapolda Papua dalam kegiatan tersebut yakni diantaranya para PJU Polda Papua, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR., Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., serta Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H..


Sementara dari jajaran TNI hadir Irkodau III Marsma TNI Jajang Setiawan , S.M., M.Han., PSC(J)., Pangkosek III Marsma TNI Purwanto Adi Nugroho, Danlanud Manuhua Marsma TNI Rohmat Kusmayadi , D.Sos., M. beserta para pejabat Lanud Manuhua, dan Forkopimda di wilayah Kabupaten Biak Numfor.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Lanud Manuhua. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Polda Papua dan TNI Angkatan Udara.


"Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dari seluruh jajaran Lanud Manuhua. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk komitmen dalam mempererat hubungan dan sinergi antara Polda Papua dan Lanud Manuhua. Saya sengaja mengajak para PJU Polda Papua agar kita dapat saling mengenal, membangun komunikasi yang lebih akrab, serta memperkuat hubungan yang telah terjalin dengan baik," ujar Kapolda Papua.


Kapolda menambahkan, sinergi antarlembaga merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di Papua. Menurutnya, koordinasi yang baik dan komunikasi yang intensif akan semakin memperkuat soliditas TNI-Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Tujuan utama kunjungan ini adalah memperkuat kebersamaan, meningkatkan soliditas dan kekompakan kita sebagai sesama abdi negara. Dengan hubungan yang harmonis, koordinasi yang baik, dan semangat kebersamaan, saya yakin kita akan semakin mampu menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat secara optimal," lanjutnya.


Ia berharap silaturahmi tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kerja sama antara Polda Papua dan Lanud Manuhua dalam menjaga situasi keamanan yang aman dan kondusif di Papua.


Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama dan ramah tamah dalam suasana penuh keakraban. Momen tersebut menjadi ajang mempererat komunikasi informal antara pimpinan TNI dan Polri guna memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.


Polda Papua Hadiri Syukuran HUT ke-27 PP Polri Daerah Papua

 


Jayapura – Polda Papua menghadiri kegiatan Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah Papua yang mengusung tema "Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian, Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Tugas Polri yang Presisi", bertempat di Kantor PP Polri Pasir 2, Rabu (15/07).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., mewakili Kapolda Papua, didampingi Kasubdit IV Kamneg Ditintelkam Polda Papua AKBP Topan, Kasubbid PID Bid Humas Polda Papua Kompol Nurjannah, S.Sos., M.M., Kabag Ops Polres Jayapura AKP John, Ketua PP Polri Daerah Papua AKBP (Purn.) Rudolf Prawar, Ketua Panitia AKBP (Purn.) Suryadi Diaz, Kepala Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) Jayapura Bayu Subiantoro, Plt. Ketua BPD ABUJAPI Provinsi Papua AKBP (Purn.) Yan Pieter Reba, S.E., M.Si., serta para pengurus dan anggota PP Polri Daerah Papua.


Ketua Panitia AKBP (Purn.) Suryadi Diaz dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HUT PP Polri yang sejatinya diperingati setiap 30 Juni baru dapat dilaksanakan pada 15 Juli 2026 dengan mempertimbangkan berbagai situasi dan kondisi. Meski dilaksanakan secara sederhana, kegiatan tersebut tetap menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta mempertahankan semangat pengabdian para purnawirawan Polri.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Papua selaku Pembina PP Polri Daerah Papua atas perhatian dan dukungan yang diberikan, termasuk tersedianya sekretariat yang menjadi pusat kegiatan organisasi.


Sementara itu, Ketua PP Polri Daerah Papua AKBP (Purn.) Rudolf Prawar mengajak seluruh anggota PP Polri untuk terus menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara meski telah memasuki masa purnabakti.


Menurutnya, tema HUT tahun ini mengandung makna bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari dedikasi seorang Bhayangkara. Pengabdian masih dapat diwujudkan melalui pembinaan masyarakat, menjaga persatuan, menjadi teladan, serta memberikan pengalaman dan pemikiran kepada generasi penerus Polri.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin, S.H., M.Si. yang  dibacakan Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh purnawirawan Polri atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas.


"Keberhasilan Polri hari ini tidak terlepas dari jasa, dedikasi, dan pengabdian para senior yang telah meletakkan fondasi kuat bagi institusi Polri. Karena itu, kami berharap hubungan antara Polda Papua dan PP Polri terus terjalin melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang harmonis," ujarnya.


Ia menambahkan, pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan para purnawirawan merupakan modal yang sangat berharga dalam membangun Polri yang semakin profesional serta semakin dipercaya masyarakat.


"Semoga semangat Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian terus menjadi motivasi bersama bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara tidak mengenal batas usia maupun masa kedinasan. Selamat Hari Ulang Tahun ke-27 PP Polri, semoga semakin solid dan terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan persatuan di Tanah Papua," tutupnya.


14/07/26

Astamaops Kapolri Kunjungi Pusat Olah Seni Wamena, Dukung Pengembangan Generasi Muda Papua

 


Jayapura – Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, M.Si., didampingi Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., bersama Kaops Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, S.I.K., M.H., serta Penata Kebijakan Kapolri Utama Tk. II Stamaops Polri Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto, S.I.K., melaksanakan kunjungan ke Pusat Olah Seni (POS) di Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (14/7/2026).


Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia di Papua melalui pendidikan, seni, dan pembinaan generasi muda. 


Selain meninjau aktivitas pembinaan di Pusat Olah Seni, rombongan juga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di Papua Pegunungan.


Setibanya di Bandara Wamena, rombongan disambut oleh jajaran Polda Papua, Polres Jayawijaya, serta personel Operasi Damai Cartenz.


Di lokasi, rombongan disambut hangat dengan tarian adat Papua dan penampilan lagu dari siswa-siswi SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. 


Astamaops Kapolri kemudian menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa, sekaligus memberikan bingkisan kepada Ipda Jhon Stenly Rewang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya membina Pusat Olah Seni yang menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan karakter generasi muda Papua.


Rombongan juga meninjau berbagai kegiatan pembinaan seni yang berlangsung di Pusat Olah Seni, berdialog dengan para guru dan tokoh masyarakat, serta mengakhiri kunjungan dengan sesi foto bersama.


Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si. mengatakan bahwa kunjungan Astamaops Kapolri ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda Papua.


"Pendidikan dan pembinaan karakter menjadi fondasi penting dalam membangun Papua yang lebih baik. Kehadiran Polri tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kepada anak-anak Papua agar memiliki ruang untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Kami berharap Pusat Olah Seni ini terus menjadi tempat yang positif bagi lahirnya generasi muda yang berprestasi dan mampu membawa perubahan bagi daerahnya," ujar Kapolda Papua.


Ia menambahkan, Polri akan terus mendukung berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, pembinaan generasi muda, serta kegiatan sosial yang mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Tanah Papua.

DPD RI Bentuk Pansus Papua, Yorrys Raweyai Tekankan Pentingnya Perdamaian

  


Jayapura – Wakil Ketua DPD RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua, Yorrys Raweyai, menegaskan bahwa berbagai peristiwa kekerasan yang terus terjadi di Tanah Papua harus segera mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.


Hal tersebut disampaikan Yorrys dalam konferensi pers usai Rapat Pleno Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua di Gedung DPD RI, Jakarta. Menurutnya, setiap korban jiwa akibat konflik di Papua merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak boleh dianggap sebagai peristiwa yang biasa.


"Papua membutuhkan perdamaian. Kekerasan yang terus berulang harus dihentikan agar masyarakat dapat hidup dengan aman, bermartabat, dan terbebas dari rasa takut," ujar Yorrys.


Ia menilai penyelesaian persoalan Papua tidak cukup hanya melalui pendekatan keamanan, tetapi juga memerlukan langkah yang lebih komprehensif, seperti dialog, perlindungan terhadap hak-hak masyarakat, serta pembangunan yang berkeadilan.


Ia juga menjelaskan bahwa pembentukan Pansus merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi kelembagaan DPD RI dalam mengawal berbagai persoalan strategis di Papua, khususnya yang berkaitan dengan aspek kemanusiaan.


Menurutnya, Pansus akan menghimpun berbagai informasi, menyerap aspirasi masyarakat, dan merumuskan rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan penyusunan kebijakan.


"Kami ingin memastikan suara masyarakat Papua didengar dan menjadi bagian penting dalam penyusunan solusi yang menyeluruh. Persoalan Papua membutuhkan penyelesaian yang komprehensif dan melibatkan semua pihak," kata yorrys.


Ia juga mendorong agar setiap dugaan tindak kekerasan yang melibatkan aparat keamanan, kelompok bersenjata, maupun unsur sipil diproses secara adil sesuai ketentuan hukum, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap negara dapat terus terjaga.


Menutup keterangannya, Yorrys mengajak pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sinergi dalam membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera.


Ia berharap rekomendasi yang dihasilkan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam mendorong penyelesaian berbagai persoalan di Papua secara komprehensif, berkeadilan, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.