View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

25/10/26

Theo Hesegem Soroti Operasi Militer di Tolikara, Dorong Investigasi HAM dan Dialog Damai


Jayapura – Tokoh hak asasi manusia (HAM), Theo Hesegem, menyoroti pelaksanaan operasi militer di Kabupaten Tolikara dan mendesak pemerintah melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran HAM serta mengedepankan dialog damai sebagai langkah penyelesaian persoalan.


Theo Hesegem mendorong pemerintah agar menindaklanjuti dugaan pelanggaran HAM melalui investigasi yang transparan dan objektif. 


Ia juga menekankan pentingnya dialog yang melibatkan pihak-pihak terkait guna mencegah konflik berkepanjangan dan melindungi masyarakat sipil.


“Pemerintah perlu melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran HAM yang terjadi dalam pelaksanaan operasi militer di Tolikara. Dialog damai juga penting untuk membuka ruang komunikasi dan mencari penyelesaian yang mengutamakan keselamatan masyarakat,” demikian inti pernyataan yang disarikan dari isu pemberitaan tersebut.


Sorotan ini menjadi perhatian terhadap pentingnya penanganan persoalan keamanan di Papua yang memperhatikan aspek perlindungan masyarakat sipil dan penghormatan terhadap HAM. Setiap dugaan pelanggaran perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme yang transparan sesuai ketentuan hukum.


Penyelesaian melalui dialog diharapkan dapat membuka ruang komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sehingga persoalan dapat ditangani secara damai serta situasi keamanan tetap kondusif.

Minggu Kasih di Gereja Monam, Polsek Kelila Ajak Jemaat Tangkal Hoaks dan Cegah Karhutla

 


Jayapura – Polsek Kelila terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih. Kegiatan yang dilaksanakan di Gereja Monam, Kampung Yelonggolo, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Minggu (25/10/2026), menjadi momentum bagi Polri untuk menyampaikan pesan Kamtibmas sekaligus membangun komunikasi yang harmonis bersama masyarakat.


Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Kelila IPDA Alfius E. Simbiak, S.H., didampingi Bripda Jean J. Maloali dan Bripda Carolando S.J.D. Renwarin.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kelila mengajak jemaat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui kepedulian serta komunikasi yang baik. Pesan Kamtibmas disampaikan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan membangun kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.


Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penyebaran berita bohong atau hoaks. Personel mengimbau jemaat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.


Masyarakat juga diajak untuk terlebih dahulu memeriksa sumber dan kebenaran suatu informasi sebelum membagikannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, maupun konflik di tengah masyarakat.


“Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang damai dengan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi,” ujar IPDA Alfius.


Selain menyampaikan imbauan terkait hoaks, personel Polsek Kelila juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).


Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Apabila menemukan adanya titik api atau potensi terjadinya kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin.


Polsek Kelila menilai keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi lingkungan. Sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan kelestarian lingkungan.


Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polsek Kelila juga terus mendorong peran tokoh agama dalam menyampaikan pesan-pesan perdamaian, toleransi, serta kepedulian terhadap keamanan lingkungan kepada jemaat.

Polres Keerom Ungkap Kasus Pencurian Emas dalam Ops Sikat Cartenz II-2026


Jayapura – Dalam mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua, Unit Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Keerom mengamankan seorang terduga pelaku pencurian emas di Kompleks Cikombong, Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (24/10/2026). 


Pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut penyelidikan atas laporan dugaan pencurian yang terjadi di wilayah Kabupaten Keerom.


Kasat Reskrim Polres Keerom selaku Kasubsatgas Pidum Polres Keerom, AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di wilayah Abepura. 


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan patroli dan pemantauan berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan korban hingga berhasil mengamankan terduga pelaku.


“Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026. Setelah menerima informasi mengenai keberadaan terduga pelaku, anggota melakukan pemantauan dan penyelidikan hingga yang bersangkutan berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Jetny L. Sohilait.


Kasus tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/256/X/2026/SPKT/POLRES KEEROM/POLDA PAPUA, tanggal 22 Oktober 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan pencurian terjadi pada Jumat (16/10/2026) di rumah korban berinisial MK, seorang warga Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.


Dalam keterangannya kepada petugas, terduga pelaku mengaku mengambil kalung emas milik korban dari sebuah laci meja di dalam kamar rumah korban. Emas tersebut kemudian dijual di sebuah toko perhiasan di kawasan Abepura dengan nilai transaksi sebesar Rp16 juta. Uang hasil penjualan tersebut, menurut pengakuannya, digunakan untuk bermain judi daring.


Dari hasil pengembangan penyelidikan, petugas mengamankan barang bukti berupa emas yang telah dilebur atau dipotong-potong dengan berat sekitar 7,15 gram, satu unit sepeda motor Honda GT-R berwarna merah, serta satu unit telepon genggam Samsung A15 berwarna hitam.


Petugas juga meminta keterangan dari pihak toko perhiasan yang menerima penjualan emas tersebut untuk mendalami proses transaksi dan asal-usul barang. Pemeriksaan terhadap pihak terkait dilakukan guna melengkapi proses penyelidikan serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.


AKP Jetny L. Sohilait menegaskan bahwa penanganan perkara akan terus dilanjutkan melalui pemeriksaan saksi, pendalaman barang bukti, serta koordinasi dengan korban dan penyidik.


“Kami akan mendalami perkara ini secara menyeluruh, termasuk menelusuri barang bukti dan keterangan pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana,” tambahnya.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua bersama jajaran kewilayahan terus melaksanakan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Penanganan setiap perkara dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

24/10/26

Satgas Ops Sikat Cartenz II-2026 Polres Biak Numfor Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pendidikan


Jayapura – Personel Subsatgas Penegakan Hukum (Pidum) Polres Biak Numfor berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan di lingkungan perkantoran SPNF SKB Biak, Kabupaten Biak Numfor. 


Pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua dalam upaya penindakan terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.


Dalam pengungkapan tersebut, seorang pria berinisial F.H.J. diamankan pada Jumat (23/10/2026) di Jalan Sungai Ciliwung, Kelurahan Brambaken, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor.


Kasus ini bermula dari dugaan pencurian yang terjadi pada 18 Agustus 2026 di lingkungan perkantoran SPNF SKB Biak. Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang dilaporkan hilang, yakni delapan pipa besi horden, sembilan terali besi jendela, dua meja belajar PAUD, satu mimbar, dan 58 kursi futura. Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp27.650.000.


Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/545/IX/2026/SPKT/POLRES BIAK NUMFOR/POLDA PAPUA, tertanggal 29 September 2026. Laporan tersebut menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penanganan dan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana tersebut.


Dalam perkembangan penanganan perkara, personel Subsatgas Pidum Polres Biak Numfor melakukan upaya pengungkapan hingga akhirnya mengamankan F.H.J. pada 23 Oktober 2026 di kawasan Jalan Sungai Ciliwung, Kelurahan Brambaken. Setelah diamankan, terduga pelaku dibawa ke Polres Biak Numfor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dari penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua meja belajar PAUD dan satu mimbar yang berkaitan dengan kasus yang dilaporkan. Penyidik selanjutnya melakukan pendalaman terhadap perkara, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan terduga pelaku dalam tindak pidana lainnya.


Kasat Reskrim Polres Biak Numfor selaku Kasubsatgas Pidum Res Biak Numfor Ops Sikat Cartenz II-2026, Iptu Daniel Zeth Rumpaidus, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua.


“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang kami tangani melalui proses penegakan hukum. Setelah terduga pelaku diamankan, penyidik melakukan pemeriksaan dan mengamankan barang bukti untuk mendukung proses penyidikan. Kami juga terus mendalami perkara ini guna mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan dalam tindak pidana lainnya,” ujar Iptu Daniel.


Saat ini, penyidik Polres Biak Numfor melanjutkan proses penyidikan dengan melengkapi administrasi perkara dan melakukan pengembangan berdasarkan hasil pemeriksaan. Perkara tersebut ditangani terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHP.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua terus mengoptimalkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dan kejahatan lainnya guna menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Dukung Akses Masyarakat, Kodim 1002/HST Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda

 



HULU SUNGAI TENGAH – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, terus berlanjut. 


Hingga Sabtu (24/10/2026), personel yang terlibat dalam pengerjaan di lapangan melaksanakan pemasangan lantai dan pagar jembatan sebagai bagian dari tahapan pembangunan infrastruktur tersebut.


Pemasangan lantai dan pagar menjadi bagian penting dalam penyelesaian konstruksi jembatan. 


Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas konstruksi dan faktor keselamatan, sehingga nantinya jembatan dapat berfungsi dengan baik untuk menunjang aktivitas masyarakat.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda terus dikerjakan sesuai tahapan yang telah direncanakan.


Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan menjadi perhatian agar pembangunan berjalan lancar dan menghasilkan konstruksi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.


“Pemasangan lantai dan pagar jembatan saat ini terus dilaksanakan. Kami berupaya agar setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan baik, dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja,” ujarnya.


Keberadaan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempermudah mobilitas warga.


Infrastruktur ini juga diharapkan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat, termasuk kelancaran distribusi hasil pertanian dan akses terhadap berbagai kebutuhan sehari-hari.


Sinergi dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat terus dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan. 


Dengan berlanjutnya pemasangan lantai dan pagar, pengerjaan Jembatan Garuda diharapkan dapat terus berjalan sesuai rencana hingga nantinya siap dimanfaatkan masyarakat.


Melalui pembangunan infrastruktur ini, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah terus mendukung upaya peningkatan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Haruyan.

(Pen1002/HST)

Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan

  


Paniai, 22 Oktober 2026 – Kepala Suku Moni Kabupaten Paniai, Ayub Kobogau, menyatakan kesiapannya mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi keamanan dan kedamaian masyarakat agar tetap aman dan kondusif, khususnya di Distrik Bibida.


Ayub menyampaikan bahwa situasi di Distrik Bibida hingga Kamis, 22 Oktober 2026, masih terpantau aman dan kondusif. Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diketahuinya, hingga saat ini belum terdapat kelompok-kelompok pengacau  dari luar Kabupaten Paniai yang datang dan singgah di wilayah tersebut.


“Untuk situasi dan kondisi saat ini di Distrik Bibida masih aman dan kondusif. Sampai sekarang belum ada kelompok dari luar Paniai yang datang dan singgah untuk beristirahat,” ujar Ayub.


Sebagai tokoh adat yang kerap hadir di tengah masyarakat ketika terjadi persoalan maupun konflik, Ayub menegaskan kesediaannya untuk terus membantu menjaga keamanan melalui komunikasi dan penyampaian imbauan kepada warga. Ia mengajak masyarakat agar tidak melakukan tindakan kriminal maupun aktivitas lain yang dapat memicu keributan dan mengganggu ketertiban umum.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian selama masa perayaan Paskah, dengan mengutamakan sikap saling menghormati dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.


Ayub berharap kerja sama antara tokoh adat, masyarakat, dan aparat keamanan dapat terus terjalin untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Distrik Bibida maupun wilayah Kabupaten Paniai secara umum. Dengan komunikasi yang baik dan kepedulian bersama, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dalam suasana aman dan damai.

23/10/26

Pemkab Yahukimo Gelar Sosialisasi Optimalisasi Opsen PKB untuk Tingkatkan PAD

 



Dekai – Bertempat di Aula Kantor Bupati Yahukimo, Pemerintah Kabupaten Yahukimo menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor.

pada Jumat (23/10/26). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo, KBO Sat Lantas Polres Yahukimo, Kepala Samsat Kabupaten Yahukimo, Kepala Bank Papua Yahukimo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Aset, serta Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Yahukimo.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Yahukimo, Matius, S.Hut., M.H., menyampaikan materi mengenai optimalisasi opsen pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Yahukimo. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari para asisten serta penyampaian saran dan masukan dari peserta yang hadir.


Dalam kesimpulan kegiatan, Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan program optimalisasi pajak kendaraan bermotor. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD untuk mendukung pembangunan daerah.


Selain membahas optimalisasi penerimaan pajak, kegiatan ini juga menyoroti sejumlah kendala dalam pelayanan Samsat Kabupaten Yahukimo. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan alat cetak STNK, fasilitas kantor, serta tempat tinggal bagi pegawai Samsat.


Pemenuhan sarana dan prasarana tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan koordinasi antarlembaga, optimalisasi penerimaan pajak diharapkan dapat berjalan lebih efektif.


Kegiatan sosialisasi secara resmi ditutup oleh Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo pada pukul 12.00 WIT dan dilanjutkan dengan doa bersama serta foto bersama para peserta.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Yahukimo demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Yahukimo Gelar Sosialisasi Optimalisasi Opsen PKB untuk Tingkatkan PAD

 



Dekai – Bertempat di Aula Kantor Bupati Yahukimo, Pemerintah Kabupaten Yahukimo menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor.

pada Jumat (23/10/26). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo, KBO Sat Lantas Polres Yahukimo, Kepala Samsat Kabupaten Yahukimo, Kepala Bank Papua Yahukimo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Aset, serta Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Yahukimo.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Yahukimo, Matius, S.Hut., M.H., menyampaikan materi mengenai optimalisasi opsen pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Yahukimo. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari para asisten serta penyampaian saran dan masukan dari peserta yang hadir.


Dalam kesimpulan kegiatan, Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan program optimalisasi pajak kendaraan bermotor. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD untuk mendukung pembangunan daerah.


Selain membahas optimalisasi penerimaan pajak, kegiatan ini juga menyoroti sejumlah kendala dalam pelayanan Samsat Kabupaten Yahukimo. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan alat cetak STNK, fasilitas kantor, serta tempat tinggal bagi pegawai Samsat.


Pemenuhan sarana dan prasarana tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan koordinasi antarlembaga, optimalisasi penerimaan pajak diharapkan dapat berjalan lebih efektif.


Kegiatan sosialisasi secara resmi ditutup oleh Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo pada pukul 12.00 WIT dan dilanjutkan dengan doa bersama serta foto bersama para peserta.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Yahukimo demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.