View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

21/07/26

Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan

 



Mulia - Kabupaten Puncak Jaya memasuki babak baru yang lebih tenang dan penuh harapan. 


Di tengah momentum itu, tokoh pemuda sekaligus intelektual muda kebanggaan daerah, Mitinus Telenggen, dengan lantang mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu padu menjaga stabilitas keamanan dan tidak lengah terhadap serbuan isu maupun provokasi dari pihak-pihak yang ingin melihat daerah ini kembali gonjang-ganjing. 


“Kita sudah merasakan sendiri dampak dari ketidakamanan. Kini saatnya kita bersama-sama mempertahankan suasana kondusif ini sebagai harga mati untuk masa depan anak cucu kita,” ujar Mitinus di Mulia, Selasa, 21 Juli 2026.


Ia menegaskan bahwa setiap warga memiliki peran strategis sebagai benteng pertama dalam menyaring informasi, terutama dari media sosial atau oknum yang sengaja menyebar kebencian dan perpecahan.


Menurutnya, kewaspadaan kolektif adalah kunci agar Puncak Jaya tidak kembali terjerumus ke dalam siklus konflik yang menghambat segalanya.


Mitinus menyoroti bahwa program-program pemerintah di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan SDM sedang bergulir. Namun, semua itu akan sia-sia tanpa dukungan penuh dari masyarakat dalam menjaga ketertiban. 


“Keamanan adalah fondasi. Tanpa itu, sekolah tutup, jalan rusak, dan layanan kesehatan terhenti. Mari kita jaga agar pembangunan tidak lagi tertunda,” tegasnya.


Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan pesan-pesan damai, serta mendorong partisipasi aktif dalam musyawarah desa dan forum-forum pemuda sebagai ruang dialog yang sehat.


Tak hanya mengimbau warga, Mitinus juga menyatakan sikap tegas mendukung aparat kepolisian dalam menindak tegas setiap oknum yang terbukti melanggar hukum atau mengganggu stabilitas. Ia menilai bahwa proses hukum yang adil dan profesional justru melindungi masyarakat kecil dari intimidasi dan ketakutan. 


“Kami tidak akan diam jika ada yang mencoba mengacau. Biarkan aparat bekerja, dan mari kita dukung mereka dengan memberikan informasi serta tidak melindungi pelaku gangguan keamanan,” pungkasnya.


Sebagai figur yang disegani di kalangan pemuda, Mitinus menutup ajakannya dengan pesan penuh optimisme.


“Kita berbeda suku, agama, dan pandangan, tapi kita satu dalam tujuan, membangun Puncak Jaya yang damai dan sejahtera. Jangan biarkan provokasi merenggut masa depan kita. Tunjukkan bahwa kami, generasi muda, siap menjadi perekat bangsa,” ucapnya.  


Dengan sinergi antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan, ia meyakini Puncak Jaya akan terus melangkah maju, sebagai daerah yang aman, bermartabat, dan penuh prestasi.

Richard Ohee: Jaga Kondusivitas demi Kelancaran Program Strategis Nasional di Papua

  


Jayapura – Ondoafi Waena sekaligus Ketua Adat Suku Besar Heram, Richard Ohee, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar pembangunan di Tanah Papua dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Menurut Richard, pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan menciptakan situasi yang damai dan kondusif.


"Program Strategis Nasional merupakan langkah pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk memberikan dukungan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat," ujar Richard Ohee.


Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya maupun isu-isu yang berpotensi memecah persatuan. Menurutnya, masyarakat perlu lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi dengan selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima.


"Jangan mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar. Mari kita saring setiap informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik di tengah masyarakat. Papua membutuhkan persatuan, bukan perpecahan," tegasnya.


Richard turut mengajak kalangan mahasiswa untuk menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan stabilitas daerah. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu memberikan edukasi positif kepada masyarakat.


"Saya berharap mahasiswa menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara santun, serta berkontribusi melalui gagasan-gagasan yang membangun demi kemajuan Papua. Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan," katanya.


Di akhir pernyataannya, Richard menegaskan bahwa keamanan dan stabilitas merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, menghormati keberagaman, serta mendukung setiap upaya pembangunan demi terwujudnya Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera.


"Mari kita bergandengan tangan menjaga Papua tetap aman dan damai. Dengan persatuan dan situasi yang kondusif, pembangunan akan berjalan optimal dan kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat," tutup Richard Ohee.

Polda Papua Gelar Operasional Triwulan II 2026, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Stabilitas Kamtibmas

  


Jayapura – Polda Papua menggelar Gelar Operasional (Anev) Triwulan II Tahun 2026 di Ballroom Cartenz Hotel Mercure, Kota Jayapura, Selasa (21/07/2026). 


Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi pelaksanaan tugas selama Semester I Tahun 2026 sekaligus penyusunan strategi menghadapi berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada Semester II Tahun 2026.


Gelar operasional dipimpin oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., dan dihadiri para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolres/ta jajaran, Kabag Ops, Kasat Intelkam, dan personel Polda Papua.


Dalam sambutannya, Wakapolda Papua mengatakan bahwa Gelar Operasional merupakan agenda penting untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan tugas sekaligus menyamakan langkah seluruh jajaran dalam menghadapi dinamika kamtibmas yang terus berkembang.


"Melalui evaluasi ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus merumuskan solusi dan langkah strategis agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin efektif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ucap Wakapolda Papua.


Wakapolda menegaskan, seluruh jajaran diminta meningkatkan efektivitas penanganan gangguan kamtibmas melalui penguatan deteksi dini, analisis situasi yang komprehensif, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan. 


Di samping itu, pelayanan publik juga harus terus ditingkatkan, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan layanan Call Center 110 sebagai sarana pengaduan masyarakat yang cepat, responsif, dan mudah diakses.


Para peserta gelar operasional menerima paparan mengenai evaluasi penanganan kelompok kriminal bersenjata, analisis gangguan kamtibmas, penanganan konflik sosial, strategi pengamanan unjuk rasa yang berpotensi anarkis, dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, serta evaluasi pelayanan Call Center 110 di seluruh jajaran Polda Papua.


Pada akhir kegiatan, dilaksanakan pembulatan Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2026 yang menghasilkan sejumlah fokus pelaksanaan tugas, di antaranya penanggulangan kejahatan jalanan (3C), pelaksanaan Operasi Damai Cartenz dan Operasi Rasaka Cartenz, penanganan konflik sosial, pengamanan aksi unjuk rasa, pengamanan proyek strategis nasional, peningkatan keselamatan berlalu lintas, pengamanan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik, dukungan terhadap program ketahanan pangan, penguatan koordinasi dengan TNI, optimalisasi layanan Call Center 110, serta pengamanan bandara-bandara perintis di wilayah Papua.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa hasil Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2026 akan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di Papua.


"Setiap hasil evaluasi yang disampaikan dalam gelar operasional ini akan ditindaklanjuti oleh seluruh satuan kerja dan jajaran kewilayahan. Harapannya, kualitas pelayanan kepolisian semakin baik, respons terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas semakin cepat, dan situasi keamanan di Papua tetap aman serta kondusif," ungkapnya.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif dengan menjalin komunikasi yang baik bersama kepolisian serta memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan maupun ingin melaporkan adanya gangguan keamanan.


Melalui Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2026 ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Tanah Papua.

Kompak Bangun Rumah Ibadah, Babinsa Bersama Warga Cor Lantai Dua di Masjid Al-Hidayah Rahmatullah


Lumajang – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan oleh Babinsa Jugosari Koramil 0821-09/Candipuro, Serda Moh. Turmudzi A., yang turut serta membantu puluhan warga melaksanakan kerja bakti pengecoran lantai dua Masjid Al-Hidayah Rahmatullah di Dusun Karangrejo RT 003 RW 002, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sarana ibadah yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi warga dalam jangka panjang. Sejak pagi hari, puluhan warga bersama Babinsa bahu-membahu mengangkut material, mengaduk campuran semen, hingga melakukan pengecoran secara bergantian agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.


Pengecoran lantai dua masjid dilakukan sebagai bagian dari pengembangan bangunan agar memiliki konstruksi yang lebih kuat, kokoh, dan tahan lama. Selain itu, pembangunan lantai atas juga menjadi solusi untuk memaksimalkan lahan yang tersedia sehingga mampu menampung lebih banyak jamaah saat pelaksanaan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya.


Di sela kegiatan, Serda Moh. Turmudzi A. mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.


"Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat semakin erat. Kami berharap pembangunan Masjid Al-Hidayah Rahmatullah berjalan lancar hingga selesai sehingga nantinya dapat dimanfaatkan dengan nyaman dan aman oleh seluruh jamaah," kata dia.


Sementara itu, Kepala Dusun Karangrejo, Darmuki, mengatakan bahwa keberhasilan pengecoran lantai dua Masjid Al-Hidayah Rahmatullah tidak lepas dari tingginya semangat gotong royong masyarakat yang dengan sukarela meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi kemajuan lingkungan.


"Alhamdulillah, warga Karangrejo memiliki rasa kepedulian yang sangat tinggi terhadap pembangunan masjid ini. Sejak pagi mereka hadir dengan penuh semangat untuk bergotong royong sesuai kemampuan masing-masing. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan rumah ibadah sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir memberikan motivasi dan turut bekerja bersama masyarakat, sehingga semangat gotong royong tetap terjaga," ungkap Darmuki.


Hal senada disampaikan Takmir Masjid Al-Hidayah Rahmatullah, Ust. Saehu Ridwan, yang menyampaikan rasa syukur atas dukungan semua pihak terhadap pembangunan rumah ibadah tersebut.


"Alhamdulillah, pengecoran lantai dua masjid dapat terlaksana berkat kekompakan warga dan dukungan Babinsa. Kami berharap pembangunan ini segera rampung sehingga fasilitas masjid menjadi lebih luas, aman, dan nyaman untuk menampung jamaah serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan kami," tuturnya.


Melalui semangat gotong royong yang terus terpelihara, pembangunan Masjid Al-Hidayah Rahmatullah diharapkan dapat segera diselesaikan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial merupakan modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. (Pendim0821)

Bahu Membahu Jaga Kebersihan, Babinsa Bago dan Warga Bersihkan Akses Jalan Dusun Krajan


Lumajang – Semangat gotong royong terus menjadi budaya yang terpelihara di tengah masyarakat Desa Bago. Hal itu terlihat saat Babinsa Bago Koramil 0821-08/Pasirian, Serma Mondya Lindo Ifandhana, bersama puluhan warga melaksanakan kerja bakti membersihkan kanan dan kiri jalan sepanjang 300 meter di Dusun Krajan I RT 005 RW 002, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus memperlancar akses jalan yang selama ini mulai ditumbuhi rumput liar dan semak di sepanjang bahu jalan. Dengan peralatan sederhana, warga bersama Babinsa bahu-membahu membersihkan rumput, memangkas tanaman liar, serta mengumpulkan sampah agar kondisi jalan menjadi lebih rapi dan aman dilalui masyarakat.


Di sela kegiatan, Serma Mondya Lindo Ifandhana mengatakan bahwa kerja bakti merupakan salah satu bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


"Kegiatan gotong royong seperti ini bukan hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kami berharap semangat seperti ini terus dipertahankan sehingga lingkungan desa tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga," ujar dia.


Sementara itu, Kepala Dusun Krajan I, Muhammad Usnan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga yang hadir dan berpartisipasi dalam kerja bakti tersebut. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga lingkungan.


"Alhamdulillah, warga sangat antusias mengikuti kerja bakti ini. Mereka datang dengan penuh kesadaran tanpa harus menunggu ajakan berulang. Semangat gotong royong seperti inilah yang perlu terus dipelihara karena selain membuat lingkungan menjadi bersih dan nyaman, juga semakin mempererat hubungan antarwarga. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir mendampingi dan memberikan motivasi sehingga masyarakat semakin bersemangat dalam setiap kegiatan kemasyarakatan," ungkapnya.


Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, aman, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim0821)

‎Babinsa Koramil 0903-05/Sekatak Dampingi Tes Kesehatan Calon Paskibraka Tingkat Kecamatan ‎

 


‎Bulungan – Babinsa Koramil 0903-05/Sekatak, Serda Edi Riyanto, bersama Staf Kecamatan Sekatak dan anggota Polsek Sekatak melaksanakan pendampingan kegiatan tes kesehatan bagi siswa-siswi SMAN 1 Sekatak yang akan mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Sekatak. Kegiatan berlangsung di Puskesmas Sekatak, Selasa (21/07/2026).

‎Tes kesehatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon anggota Paskibraka guna memastikan seluruh peserta memiliki kondisi fisik yang sehat dan memenuhi persyaratan untuk menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

‎Dalam kegiatan tersebut, Serda Edi Riyanto bersama unsur pemerintah kecamatan dan Polsek Sekatak turut memantau jalannya pemeriksaan kesehatan agar berlangsung tertib, aman, dan lancar. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis Puskesmas Sekatak meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi fisik, serta pemeriksaan kesehatan umum lainnya.

‎Serda Edi Riyanto menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan tenaga kesehatan dalam mendukung proses pembinaan generasi muda, khususnya calon anggota Paskibraka yang nantinya akan mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar Sang Merah Putih.

‎"Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan baik, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri secara maksimal sehingga mampu memberikan yang terbaik dalam proses seleksi Paskibraka tingkat Kecamatan Sekatak," ujarnya.

‎Melalui kegiatan ini diharapkan proses seleksi calon Paskibraka dapat berjalan objektif, transparan, dan menghasilkan putra-putri terbaik Kecamatan Sekatak yang siap mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Richard Ohee Ajak Masyarakat Dukung PSN dan Imbau Generasi Muda Menjaga Kondusivitas Papua

 



Ondoafi Waena sekaligus Ketua Adat Suku Besar Heram, Richard Ohee, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) yang saat ini tengah berjalan di Papua. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah positif pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.


Richard Ohee menilai bahwa keberhasilan Program Strategis Nasional tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dan para tokoh adat. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersatu, menjaga situasi yang aman dan kondusif, serta bersama-sama mengawal pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua.


Selain menyampaikan dukungan terhadap PSN, Richard Ohee juga mengimbau kepada generasi muda Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu maupun informasi yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, masyarakat harus lebih bijaksana dalam menerima informasi dengan memastikan kebenarannya sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya kepada orang lain.


Beliau juga memberikan perhatian khusus kepada para mahasiswa agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Tanah Papua. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu menjadi teladan dengan mengedepankan sikap kritis, menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau provokasi yang dapat memicu konflik dan merugikan diri sendiri, masyarakat, maupun masa depan Papua.


Menutup penyampaiannya, Richard Ohee menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai landasan utama dalam membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat rasa kebersamaan, menghormati keberagaman, serta mendukung setiap upaya pembangunan demi kemajuan Papua dan Indonesia.


Sebagai bentuk komitmennya terhadap persatuan bangsa, Richard Ohee menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati, sehingga seluruh elemen masyarakat diharapkan terus menjaga keutuhan bangsa, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif demi terwujudnya Papua yang maju, aman, dan sejahtera.

GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi



Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kota Jayapura mengeluarkan imbauan penting terkait pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). GAMKI menegaskan bahwa menjaga stabilitas keamanan di Ibu Kota Provinsi Papua ini merupakan tanggung jawab kolektif seluruh warga.


Ketua Bidang Politik, Otsus dan Pemberdayaan Masyarakat Papua DPC GAMKI Kota Jayapura, Rafael Viktor Tibul, menyatakan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama tempat masyarakat hidup dan mencari nafkah. Oleh karena itu, kesadaran untuk menjaga kedamaian kota menjadi hal yang sangat krusial bagi keberlangsungan seluruh aktivitas masyarakat.


"Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat Kota Jayapura untuk menyadari bahwa keamanan kota ini adalah tanggung jawab kita bersama. Ini adalah rumah tempat kita tinggal dan hidup, sehingga menjaga stabilitas keamanannya merupakan hal yang sangat penting," ujar Rafael dalam keterangan tertulisnya.


Menyikapi dinamika sosial yang berkembang, Rafael mengajak seluruh warga untuk saling menolong, tetap tenang, dan tidak mudah terhasut oleh berbagai isu negatif yang beredar. Ia mengingatkan agar masyarakat lebih selektif dalam menyaring informasi agar tidak memicu gangguan keamanan.


"Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif atau tidak penting yang dapat merusak kedamaian dan stabilitas keamanan di kota yang kita cintai ini," tegasnya.


Menatap tantangan ke depan, GAMKI Jayapura berkomitmen untuk terus mengawal kedamaian di kota ini. Rafael menekankan pentingnya membentengi diri dari segala bentuk provokasi demi menjaga harmoni dan kedamaian yang telah dirawat bersama.


"Ke depan, apa pun tantangan yang dihadapi, mari kita pikul bersama tanggung jawab menjaga keamanan ini. Poin terpenting adalah mari kita bentengi diri agar tidak terpengaruh oleh isu apa pun dalam beberapa waktu mendatang.