View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

21/02/26

BMP RI Sebut Narasi Provokasi Sebby Sambom Tidak Berdasar dan Merugikan Masyarakat Papua


Jayapura – Barisan Muda Papua Republik Indonesia (BMP RI) menilai berbagai pernyataan yang disampaikan juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, melalui sejumlah platform media sosial sebagai bentuk provokasi yang tidak berdasar serta berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan persatuan masyarakat di Tanah Papua.


Sekretaris Jenderal DPP BMP RI, Ali Kabiay, mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh narasi yang dinilai bertentangan dengan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 


Ia menegaskan bahwa rekam jejak Sebby Sambom menunjukkan konsistensi dalam menyebarkan informasi yang bersifat provokatif dan tidak memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Papua.


Ali menjelaskan bahwa setelah menjalani proses hukum dalam kasus makar pada 2008 dan bebas bersyarat pada 2011, Sebby Sambom diketahui berada di Papua Nugini dan tetap aktif menyuarakan ideologi separatis melalui media sosial. Menurutnya, aktivitas tersebut justru memperkeruh situasi dan menghambat upaya pembangunan di Papua.


Ia juga menyoroti berbagai pernyataan yang berisi ajakan kekerasan, mulai dari pembakaran fasilitas pendidikan hingga penyerangan terhadap warga sipil, guru, dan tenaga kerja. 


Pernyataan seperti itu, kata Ali, bukan merupakan bentuk perjuangan, melainkan tindakan yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan serta merugikan masyarakat luas.


Selain itu, Ali mengecam keras adanya ungkapan bernuansa rasis yang kerap disampaikan. Ia menegaskan bahwa paham tersebut bertentangan dengan ajaran agama dan nilai luhur Bhinneka Tunggal Ika. 


“Kita semua adalah ciptaan Tuhan tanpa membedakan warna kulit maupun latar belakang. Setiap seruan kebencian tidak manusiawi dan harus dilawan dengan kebenaran,” ujarnya.


Terkait ancaman perang yang sering muncul dalam video propaganda, Ali menilai hal tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. Ia membandingkan profesionalisme TNI-Polri yang bekerja berdasarkan undang-undang dengan kelompok bersenjata yang tidak memiliki legitimasi hukum maupun perangkat kenegaraan yang jelas.


Menurutnya, isu kemerdekaan Papua juga tidak lagi menjadi fokus utama komunitas internasional yang kini lebih menitikberatkan pada kerja sama ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.


Ali menegaskan bahwa masyarakat Papua saat ini lebih membutuhkan langkah nyata untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan, bukan narasi yang memicu konflik. 


Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama membangun daerah demi masa depan yang lebih baik.

Jelang Ramadhan, Sat Binmas Polres Tolikara Awasi Harga dan Peredaran Barang Kedaluwarsa


Jayapura – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Binmas Polres Tolikara melakukan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok melalui kegiatan sambang Door to Door System (DDS) kepada para pedagang di wilayah Kota Karubaga, Sabtu (21/2/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan atas arahan Kasat Binmas Polres Tolikara, IPDA Kasrim, S.E., tersebut menyasar sejumlah kios dan toko sembako guna memastikan stabilitas harga serta mengantisipasi adanya lonjakan yang tidak wajar menjelang Ramadhan. Personel yang terlibat dalam kegiatan itu yakni Banit Binpolmas Briptu Roni Samon dan Banit Bintibsos Bripda Arif Zidan Zakaria.


Dalam pelaksanaannya, personel Binmas melakukan pengecekan langsung terhadap harga bahan kebutuhan pokok sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada para pedagang agar tidak mempermainkan harga demi keuntungan pribadi. 


Pedagang juga diingatkan untuk tidak menjual maupun menyimpan barang yang tidak layak konsumsi atau telah melewati masa kedaluwarsa, guna menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.


Kasat Binmas Polres Tolikara IPDA Kasrim, S.E. menegaskan bahwa kegiatan sambang tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Ramadhan. 


“Kami mengimbau kepada seluruh pedagang agar menjual barang sesuai harga yang wajar dan memastikan kualitas barang yang dipasarkan, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif di Kota Karubaga,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat, sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang aman dan nyaman di Kabupaten Tolikara.


Lakukan Cara Unik, Anggota Satgas TMMD 127 Bulungan Ajak Bermain Anak-anak Mainan Tradisional Enggrang

 


Bulungan – Berbagai cara dilakukan oleh anggota Satgas TMMD ke-127 untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya anak-anak. Salah satu cara unik tersebut dilakukan oleh Prada Rizky yang mengajak anak-anak bermain permainan tradisional egrang di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Sabtu (21/02).


Di sela-sela kesibukan menjalankan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0903/Bulungan, para anggota Satgas tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan nonfisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan warga. Melalui permainan tradisional egrang, suasana penuh keceriaan pun tercipta di tengah anak-anak desa.


Dengan penuh semangat, Prada Rizky memperagakan cara berjalan menggunakan egrang. Anak-anak yang awalnya hanya menonton, perlahan mulai mencoba dengan didampingi dan diarahkan. Tawa riang dan sorak sorai terdengar saat mereka berusaha menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh.


Menurut Prada Rizky, kegiatan tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang kini mulai jarang dimainkan oleh generasi muda. Selain melatih keseimbangan dan keberanian, egrang juga mengajarkan kesabaran serta semangat pantang menyerah.


“Kami ingin anak-anak di Desa Salimbatu tetap mengenal dan mencintai permainan tradisional. Ini juga menjadi sarana kami untuk lebih dekat dan akrab dengan mereka,” ujarnya.


Kehadiran Satgas TMMD 127 di Desa Salimbatu tidak hanya membawa perubahan dari segi pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dan kehangatan di tengah masyarakat. Interaksi sederhana seperti bermain bersama anak-anak menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat benar-benar terjalin dengan baik.

Suasana Haru Bercampur Bahagia, Rumah Ibu Nurhazizah Selesai Dansatgas TMMD 127 Berikan Tambahan Prabotan

 


Bulungan – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti momen selesainya pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 1 milik Ibu Nurhazizah di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Sabtu (21/02).


Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0903/Bulungan kembali menghadirkan kebahagiaan nyata bagi warga yang membutuhkan.


Pengerjaan RTLH 1 kini telah rampung sepenuhnya. Bangunan yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan, kini telah berdiri kokoh, rapi, dan layak huni. Komandan Satuan Tugas TMMD ke-127, Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., turun langsung meninjau kondisi akhir rumah tersebut sekaligus memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan dengan baik dan sesuai harapan.


Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas bertemu langsung dengan Ibu Nurhazizah. Dengan suara lirih dan mata yang berkaca-kaca, ia mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah SWT, kepada Dansatgas, serta kepada seluruh anggota Satgas TMMD yang telah bekerja keras membangun rumahnya.


Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian lebih, Dansatgas TMMD 127 tidak hanya menyerahkan rumah yang telah selesai dibangun, tetapi juga memberikan tambahan prabotan rumah tangga. Bantuan tersebut meliputi karpet, lemari, kasur, bantal, guling, selimut, seprei, meja, dan kursi. Dengan adanya perlengkapan tersebut, rumah baru Ibu Nurhazizah kini semakin lengkap dan siap untuk ditempati dengan nyaman.


Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja menyampaikan bahwa program TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Ia berharap rumah yang telah selesai ini dapat menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Ibu Nurhazizah dan keluarganya.


Momen penyerahan tambahan prabotan tersebut berlangsung penuh kehangatan. Warga sekitar yang turut menyaksikan pun ikut merasakan kebahagiaan atas selesainya pembangunan RTLH tersebut. Kehadiran Satgas TMMD ke-127 di tengah masyarakat Desa Salimbatu benar-benar membawa dampak positif dan harapan baru.


Dengan selesainya RTLH 1 ini, Satgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan kembali membuktikan komitmennya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Eskalasi Meningkat, Ops Damai Cartenz 2026 Ringkus DPO Prioritas Homi Heluka di Yahukimo


JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mencatat peningkatan signifikan gangguan keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada awal tahun 2026. Kondisi tersebut mendorong aparat melakukan penguatan personel secara bertahap sekaligus mengintensifkan penindakan terhadap sejumlah Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faisal Ramadhani, dalam keterangan pers di Jayapura, Jumat (20/2/2026), mengungkapkan bahwa tren kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengalami lonjakan drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Berdasarkan data yang dipaparkan, pada periode Januari hingga Februari 2025 tercatat tiga kejadian gangguan keamanan. Sementara pada periode yang sama di tahun 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 23 kejadian hingga pertengahan Februari.


“Ada situasi yang sangat signifikan dan ini sudah kami prediksi. Eskalasi ini meningkat sejak kaburnya Kopi Tua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025 lalu. Sejak saat itu, gangguan keamanan di Yahukimo terus menunjukkan tren kenaikan,” ujar Brigjen Pol. Faisal.


Untuk menekan ruang gerak kelompok bersenjata, Satgas Damai Cartenz melakukan penambahan kekuatan personel secara masif sejak awal tahun. Pada Januari 2026, jumlah personel ditingkatkan dari sekitar 80 orang menjadi 150 personel. Selanjutnya pada Februari 2026, kembali ditambah 50 personel sehingga total kekuatan yang dikerahkan di Yahukimo mencapai sekitar 250 personel.


“Penambahan ini difokuskan untuk langkah pencegahan aksi dan pengejaran terhadap anggota kelompok yang sudah masuk dalam DPO kami,” tegasnya.


Sejak November 2025 hingga Februari 2026, Satgas Damai Cartenz telah mengamankan 12 tersangka. Terbaru, tim gabungan berhasil meringkus dua DPO yang dinilai memiliki peran penting dalam sejumlah aksi kekerasan di Yahukimo, yakni Homi Heluka dan Simak Kipka.


Homi Heluka diketahui memiliki rekam jejak keterlibatan dalam sejumlah tindak pidana, antara lain penembakan anggota Polri di Jalan arah Logpon pada 2022 yang menyebabkan korban meninggal dunia, pembakaran mobil Sat Binmas di Jalan Paradiso pada 28 Januari 2025, keterlibatan dalam pembunuhan warga pendulang emas pada April 2025, penembakan anggota Kodim Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, serta penganiayaan berat terhadap warga sipil dan penembakan terhadap warga bernama Suwono pada 12 Februari 2026.


Sementara itu, Simak Kipka ditangkap terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi pembakaran mobil Mitsubishi Triton milik Kepala Desa Almadi pada 18 Februari 2026 di sekitar Kantor DPRD Yahukimo.


Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja terkoordinasi di lapangan serta bagian dari strategi penegakan hukum yang berkelanjutan.


“Langkah yang kami lakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif. Penindakan terhadap DPO prioritas ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai kekerasan dan mempersempit ruang gerak jaringan yang masih aktif,” ujarnya.


Ia juga memastikan bahwa proses hukum terhadap para tersangka akan dilakukan secara profesional dan transparan.


“Kami pastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan sesuai prosedur. Penegakan hukum ini semata-mata untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjaga stabilitas wilayah,” tegasnya.


Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif serta pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam rangkaian aksi kekerasan tersebut.

Ramadhan 1447 H, Polres Biak Numfor Siagakan 80 Personel Guna Pengamanan


Jayapura – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Biak Numfor melaksanakan pengamanan di Pasar Takjil Ramadan yang berlokasi di Pasar Fandoi, Distrik Biak Kota, serta di depan Hadi Supermarket dan sejumlah titik tempat ibadah, Jumat (20/02/2026).


Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kasi Humas Polres Biak Numfor, Iptu Joko Susilo, SE menyampaikan pihaknya menurunkan sebanyak 80 personel untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik ibadah dan pusat takjil di wilayah Biak selama bulan Ramadhan.


“Polres Biak Numfor menurunkan 80 personel yang dibagi di kurang lebih 19 masjid dan dua pusat takjil, yakni di depan Hadi dan di Pasar Lama saat pasar takjil ramadan Fandoi, Biak, Papua, dengan maksud untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi,” ucap Kasi Humas.


Pengamanan tersebut difokuskan di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Selat Makassar dan Jalan Imam Bonjol, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan pelaksanaan salat tarawih. 


Penempatan personel dilakukan secara proporsional sesuai kebutuhan dan tingkat keramaian di masing-masing lokasi.


“Sementara itu, ada beberapa masjid yang personelnya tiga orang, ada yang dua sampai empat personel, disesuaikan dengan besar masjid dan jumlah jamaahnya. Ini akan berlangsung hingga akhir puasa,” jelasnya.


Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polres Biak Numfor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.


Cegah Aksi Balap Liar Usai Shalat Subuh, Sat Lantas Polresta Rutin Laksanakan Patroli


Jayapura – Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota melaksanakan kegiatan pengamanan dan patroli antisipasi balap liar pada Jumat (20/02/2026) Pagi.


Kegiatan tersebut difokuskan pada sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi balap liar, yakni di kawasan pertigaan Ringroad – Jembatan Merah – Venue Dayung – Jembatan Kali Buaya. Penempatan personel dilakukan secara strategis guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Satlantas Polresta Jayapura Kota mengerahkan kekuatan personel yang terdiri dari Kanit Regident, Kanit Patwal, Kanit Kamsel, Kaurmintu, serta 23 personel lalu lintas. Personel melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, patroli, serta pemantauan situasi di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya balap liar.


Kanit Regident Satlantas Polresta Jayapura Kota, AKP David A. Ohoimuar, menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini secara khusus dilaksanakan pada waktu-waktu rawan, salah satunya seusai pelaksanaan ibadah salat Subuh, yang kerap dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk melakukan balap liar.


"Pengamanan kami laksanakan sejak pagi hari, khususnya usai salat Subuh, karena berdasarkan pemantauan di lapangan, waktu tersebut sering dimanfaatkan untuk aksi balap liar. Kehadiran personel di titik-titik rawan bertujuan mencegah terjadinya pelanggaran serta menekan potensi kecelakaan lalu lintas," ungkap AKP David.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di wilayah pengamanan terpantau ramai lancar, tanpa adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas yang berarti. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.


AKP David juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar karena selain melanggar hukum, perbuatan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


"Kami akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif melalui patroli rutin, pengamanan di titik-titik rawan, serta edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat." pungkasnya.

Polsek Sentani Timur Tanam Jagung Manis, Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Jayapura – Sebagai wujud dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sentani Timur melaksanakan kegiatan penanaman jagung manis di Komplek Khalakburan, Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (20/02/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sentani Timur, Iptu Zeth Paondanan, S.H., dan melibatkan personel Polsek Sentani Timur bersama pemilik lahan serta masyarakat setempat. 


Penanaman jagung manis ini menjadi salah satu upaya konkret Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif guna memperkuat ketersediaan pangan di tingkat lokal.


Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melalui Kapolsek Sentani Timur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman, namun juga bertujuan membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.


“Penanaman jagung manis ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Masa panen diperkirakan dalam 60 hingga 75 hari ke depan, sehingga perawatan lahan harus dilakukan secara optimal agar hasilnya maksimal,” ucap Kapolsek Sentani Timur.


Ia menambahkan, keterlibatan langsung Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk sinergi dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan.


Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Sentani Timur, Aiptu Paulus Makuba mengapresiasi pemanfaatan lahan kosong yang dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga. 


“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk mengelola lahan secara produktif demi mendukung kemandirian pangan,” tuturnya.


Dikesempatan yang sama, pemilik lahan Albert Wally menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Polsek Sentani Timur. 


“Kami merasa termotivasi dengan keterlibatan langsung pihak kepolisian. Harapan kami, sekitar dua bulan ke depan hasil panen jagung manis ini dapat dinikmati bersama,” ungkapnya.


Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sentani Timur dan Kabupaten Jayapura secara berkelanjutan.