View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

21/06/26

Babinsa Kebonagung dan Warga Percepat Pengecatan Jembatan Perintis Garuda

  


Lumajang – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Dusun Sitiinggil, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Memasuki tahap akhir pengerjaan, Babinsa Kebonagung Koramil 0821-02/Sukodono Sertu Hery Wahyudi bersama warga melaksanakan kegiatan finishing pengecatan jembatan, Minggu (21/6/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyelesaian pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang selama ini dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Meski pekerjaan telah memasuki tahap akhir, semangat kebersamaan dan gotong royong tetap terlihat dari antusiasme warga yang turut membantu proses pengecatan.


Sertu Hery Wahyudi mengatakan bahwa pengecatan menjadi salah satu tahapan penting sebelum jembatan dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat. Selain memberikan tampilan yang lebih rapi dan menarik, pengecatan juga berfungsi menjaga kualitas konstruksi agar lebih tahan terhadap pengaruh cuaca dan penggunaan dalam jangka panjang.


“Finishing pengecatan ini merupakan bagian dari penyempurnaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Kami bersama warga terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan dengan maksimal agar hasilnya benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan dalam waktu yang lama,” ujarnya.


Menurutnya, keberhasilan pembangunan jembatan tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang sejak awal hingga tahap penyelesaian selalu hadir dalam setiap kegiatan gotong royong. Hal tersebut menjadi bukti bahwa budaya kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat pedesaan.


Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan menjadi sarana vital yang mampu memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses transportasi, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Desa Kebonagung dan sekitarnya. Keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sehingga memberikan dampak positif terhadap perkembangan desa.


Warga Dusun Sitiinggil berharap jembatan segera dapat difungsikan untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, khususnya bagi petani dan masyarakat yang membutuhkan akses yang lebih mudah dan aman.


Melalui kegiatan finishing pengecatan tersebut, TNI bersama masyarakat kembali menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi modal penting dalam mewujudkan fasilitas umum yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Pendim0821)

Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri, Babinsa Tunjungrejo Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Rutin



Lumajang – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus ditunjukkan oleh Babinsa Tunjungrejo Koramil 0821-11/Yosowilangun, Serka Agus Herwanto, melalui kegiatan kerja bakti bersama warga dalam pembersihan kanan dan kiri jalan di Dusun Tunjungrejo RW 001 dan RW 003, Desa Tunjungrejo, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong tersebut merupakan bagian dari upaya rutin untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan kondisi jalan yang aman, nyaman, dan indah bagi masyarakat yang melintas. Warga tampak antusias membersihkan rumput liar, semak belukar, serta sampah yang berada di sepanjang sisi jalan desa.


Di sela kegiatan, Serka Agus Herwanto mengatakan bahwa kerja bakti merupakan salah satu sarana efektif untuk mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap kebersihan lingkungan. Selain membuat desa terlihat lebih rapi dan nyaman, lingkungan yang bersih juga dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit serta mengurangi risiko gangguan keselamatan pengguna jalan,” kata dia.


Menurutnya, kebersihan jalan desa memiliki peranan penting karena menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pemeliharaan lingkungan melalui kerja bakti rutin perlu terus dilaksanakan agar kondisi jalan tetap terjaga dengan baik.


Kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan. Dengan semangat kebersamaan, pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih ringan dan dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat.


Selain membersihkan rumput dan semak di tepi jalan, warga juga melakukan penataan saluran air sederhana guna memastikan aliran air tetap lancar, terutama saat musim hujan. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya genangan air yang berpotensi merusak badan jalan maupun mengganggu aktivitas warga.


Melalui kerja bakti rutin yang dilaksanakan bersama masyarakat, Babinsa Tunjungrejo berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus terjaga. Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata, kualitas hidup masyarakat pun akan semakin meningkat serta mendukung terciptanya desa yang nyaman dan produktif bagi seluruh warga. (Pendim0821)

Warga Lumajang mengikuti Baksos Operasi Katarak, Kodim 0821 dukung pemulihan penglihatan masyarakat

  


Lumajang – Masyarakat wilayah Kodim 0821/Lumajang mengikuti kegiatan bakti sosial operasi katarak hasil kerja sama Korem 083/Baladhika Jaya dengan Yayasan Lentera Mata Indah, yang dilaksanakan di RST TK III Baladhika Husada Jember, Jumat-Sabtu (19-20/6/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial dalam membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan mata sekaligus meningkatkan kualitas hidup melalui pemulihan penglihatan.


Pada hari pertama, sebanyak 64 warga dinyatakan lolos skrining operasi katarak. Namun dua orang tidak dapat mengikuti tahapan lanjutan karena kondisi kesehatan, sehingga 62 peserta hadir di RST Baladhika Husada Jember untuk menjalani tindakan medis.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 warga berhasil menjalani operasi dengan baik, termasuk satu pasien yang mendapatkan dua tindakan operasi sekaligus, yakni katarak dan pterigium. Sementara tujuh peserta lainnya belum dapat dioperasi karena lima orang mengalami gula darah tinggi dan dua lainnya memiliki tekanan darah tinggi.


Memasuki hari kedua, pasien menjalani pelepasan perban, pemeriksaan hasil operasi oleh tim dokter mata, serta menerima obat tetes mata dan kacamata pelindung. Sejumlah pasien juga menyampaikan rasa syukur karena penglihatan mereka menjadi lebih jelas setelah menjalani operasi.


Pasi Ter Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Sri Hariyanto, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial operasi katarak tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik dan produktif setelah mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.


Ia menambahkan, pendampingan Babinsa selama kegiatan berlangsung menjadi bagian dari komitmen Kodim 0821/Lumajang dalam memberikan pelayanan dan membantu masyarakat di bidang kesehatan.


“Babinsa terus mendampingi peserta mulai dari keberangkatan, pelaksanaan operasi hingga kembali ke wilayah masing-masing untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” tambahnya.


Tim dokter mata juga memberikan penjelasan kepada seluruh pasien terkait ketentuan yang harus dipatuhi pasca operasi, termasuk penggunaan obat tetes mata, menjaga kebersihan mata, serta penggunaan kacamata pelindung guna mempercepat proses pemulihan.


Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para Babinsa bersama peserta operasi katarak kembali ke wilayah masing-masing dan dilaporkan tiba dengan aman. Secara keseluruhan, rangkaian bakti sosial operasi katarak pada 19-20 Juni 2026 berlangsung tertib, lancar, dan aman.

Gowes Sehat HUT Bhayangkara ke-80, Wujud Sinergi TNI-Polri dan Komitmen Membangun Masyarakat Sehat serta Bebas Narkoba

  


Lumajang – Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kabupaten Lumajang. 


Sebanyak kurang lebih 2.000 peserta mengikuti kegiatan Gowes Sehat bersama Polres Lumajang yang digelar di Alun-Alun Utara Lumajang, Jalan Alun-Alun Utara Nomor 07, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Minggu (21/6/2026).


Kegiatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Forkopimda, organisasi perangkat daerah, dunia usaha, komunitas pesepeda, hingga masyarakat umum tersebut menjadi simbol kuat sinergitas antarlembaga dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.


Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, S.H., Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar, S.I.K., S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Drs. Agus Triyono, M.Si., Kajari Lumajang Ristu Darmawan, S.H., M.H., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Achmad Faisol Syaifullah, Kepala BPN Lumajang Muslim, S.SiT., M.M., Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lumajang Agus Setiawan, serta sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, dan insan media.


Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pemeriksaan peserta, dilanjutkan penampilan Tari Topeng Kaliwungu yang menyuguhkan kekayaan budaya lokal. Momentum kebersamaan semakin terasa saat jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian sosial dalam peringatan HUT Bhayangkara.


Dalam sambutannya, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir, baik dari dalam maupun luar daerah. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan olahraga bersepeda sebagai bagian dari pola hidup sehat sekaligus memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.


Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menegaskan bahwa kegiatan Gowes Sehat tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.


“Kegiatan ini mencerminkan sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui olahraga bersama, kita membangun semangat kebersamaan, memperkuat persatuan, sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai fondasi dalam mewujudkan generasi yang produktif dan bebas dari pengaruh narkoba,” ujar Letkol Arh Anton Subhandi.


Lebih lanjut, Dandim menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator bahwa kesadaran akan pentingnya kesehatan dan keamanan lingkungan semakin meningkat. 


Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak harus terus dipertahankan untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.


“Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi ruang positif yang mampu mempererat komunikasi, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. 


TNI akan selalu hadir mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.


Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.


Setelah pelepasan peserta, ribuan pesepeda menempuh rute yang telah disiapkan panitia dengan pengawalan petugas keamanan dan tenaga kesehatan di sejumlah titik strategis. 


Selain menikmati olahraga dan panorama wilayah Lumajang, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik melalui pengundian doorprize dengan hadiah utama sepeda motor.


Melalui kegiatan Gowes Sehat HUT Bhayangkara ke-80 ini, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya hidup sehat semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mewujudkan Lumajang yang aman, sehat, harmonis, dan bebas narkoba. (Pendim 0821)

Babinsa Kodim 1002/HST Tetap Aktif di Hari Libur, Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Bersama Warga

 


BARABAI – Hari libur bukan menjadi halangan bagi Babinsa jajaran Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah untuk terus melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah binaan. 


Hal tersebut ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1002-06/Barabai, Sertu Duwi Andarwani, yang bersama Bhabinkamtibmas dan warga melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan di Desa Kayu Bawang, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu (21/6/2026).


Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan desa, seperti membersihkan rumput liar, sampah, serta saluran air guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Desa Kayu Bawang, Subhan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Babinsa yang tetap hadir mendampingi masyarakat meskipun kegiatan dilaksanakan pada hari libur.


"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif bersama masyarakat. Meskipun hari libur, beliau tetap meluangkan waktu untuk ikut bergotong royong membersihkan lingkungan. 


Kehadiran Babinsa memberikan semangat dan motivasi bagi warga untuk terus menjaga kebersihan desa," ungkapnya.


Sementara itu, Danramil 1002-06/Barabai Kapten Inf Subhan mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


"Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, baik pada hari kerja maupun hari libur, apabila masyarakat membutuhkan. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, selain menjaga kebersihan lingkungan juga semakin mempererat hubungan silaturahmi, kebersamaan, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat," tegasnya.


Ia berharap budaya gotong royong terus dipertahankan sebagai warisan luhur bangsa, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, serta masyarakat yang semakin peduli terhadap kebersihan dan kebersamaan. (pen1002hst)

‎ Persaingan Kian Sengit, Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Cup 2026 Masuki Hari Ketiga

 


Jayapura – Persaingan antar peserta dalam Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Cup 2026 semakin sengit memasuki hari ketiga pelaksanaan yang berlangsung di Lapangan Badminton GOR Wiguna, Kota Jayapura, Sabtu (20/06/2026). 


Sejumlah pertandingan dari berbagai kategori menyajikan duel menarik dengan permainan yang kompetitif dan penuh sportivitas.


Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut dihadiri oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Kombes Pol Dr. Alfian, S.I.K., M.Si., panitia pelaksana, serta para atlet dan peserta turnamen.


Atmosfer kompetisi semakin terasa seiring berlangsungnya pertandingan pada kategori Ganda Putra Internal Polri, Ganda Dewasa, hingga Ganda Beregu Veteran yang berlangsung hingga malam hari.


Pada sesi pertandingan sore, sejumlah pasangan tampil maksimal untuk mengamankan poin dan menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. 


Beberapa laga yang menjadi perhatian penonton di antaranya pertandingan kategori Ganda Putra Internal Polri antara pasangan Angga/Abdul melawan Ramli/Wahyudi, Imam/Nyoman menghadapi Putu Eka/Rido, serta pasangan Kombes Pol Dr. Alfian bersama Tomi yang berhadapan dengan Danu/Suryadi.


Sementara itu, pertandingan kategori Ganda Dewasa Pool B, C, D, dan E berlangsung ketat dengan setiap pasangan menampilkan kemampuan terbaiknya. Semangat juang dan sportivitas yang ditunjukkan para atlet mendapat apresiasi dari panitia maupun para penonton yang hadir.


Memasuki sesi malam, pertandingan dilanjutkan pada kategori Ganda Beregu Veteran yang mempertemukan sejumlah klub bulu tangkis dari berbagai daerah, antara lain PB Pusat melawan PB KBR A, PB Jayawijaya menghadapi PB Cakir, PB Galaxi melawan PB KBR B, serta PB Mandala berhadapan dengan PB Tangkas Jayapura.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa meningkatnya intensitas persaingan menunjukkan tingginya kualitas peserta yang mengikuti turnamen tahun ini.


“Memasuki hari ketiga, pertandingan berlangsung semakin kompetitif. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Ini menjadi gambaran positif perkembangan olahraga bulu tangkis di Papua,” ucap Kabid Humas.


Kabid Humas menambahkan, Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.


“Melalui turnamen ini, kami ingin membangun semangat persaudaraan, kebersamaan, dan pola hidup sehat melalui olahraga. Polda Papua berharap kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.


Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Cup 2026 akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan dengan pertandingan yang diprediksi semakin menarik seiring ketatnya persaingan menuju babak penentuan.

‎ Satgas Ops Pekat Keerom Tancap Gas Tindak Tegas Aksi Premanisme, Peredaran Narkoba dan Miras

 


Jayapura – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Tim Gabungan Polres Keerom melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran penertiban aktivitas pungutan liar (pungli), peredaran minuman keras (miras), penyalahgunaan narkoba serta berbagai penyakit masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Keerom, Jumat (19/06/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom, AKP Jetni Leonard Sohilait, S.H.,M.H., tersebut dilaksanakan dengan melibatkan personel Satreskrim, Satresnarkoba, Satintelkam, Tim Khusus (Timsus), serta personel Polsek jajaran.


Operasi diawali dengan apel dan arahan di Mako Polsek Arso sebelum tim bergerak menuju sejumlah lokasi yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Sasaran utama operasi meliputi titik-titik yang diduga menjadi lokasi pungli, penjualan minuman keras ilegal, serta tempat berkumpulnya masyarakat yang berpotensi mengganggu kamtibmas.


Saat melakukan penyisiran di Kampung Tami, Distrik Arso, petugas menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi pemalakan yang dilakukan oleh seorang warga yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras. Meski pelaku berhasil melarikan diri ke area hutan, petugas berhasil mengamankan satu bilah senjata tajam jenis parang yang diduga digunakan pelaku.


Patroli kemudian dilanjutkan ke sejumlah wilayah, di antaranya PT Agung Mulia, Kampung Wembi, Kampung Workwana, Kampung Yanamaa, hingga Kampung Yuwanain. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan, penyisiran lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan miras, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi minuman keras dan narkoba.


Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan berbagai jenis minuman keras yang diduga diperjualbelikan secara ilegal. Di Kampung Tami, tim menemukan delapan botol minuman keras jenis anggur merah. 


Sementara itu, di wilayah PIR 1 Kampung Yanamaa, petugas mengamankan satu botol minuman keras jenis Jenever, satu botol campuran merek Sprite, lima botol minuman lokal jenis stim siap edar, tujuh jeriken kosong, satu kompor hock, serta satu kompor tabung yang diduga digunakan dalam proses pembuatan minuman keras lokal.


Tidak hanya itu, berdasarkan informasi masyarakat, petugas juga melakukan pemeriksaan di wilayah Kampung Yuwanain Jalur 3 Timur dan kembali menemukan satu botol minuman keras jenis Jenever yang kemudian diamankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari dukungan serta partisipasi aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas terkait berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Keerom.


Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H.,S.I.K.,M.H, melalui Kasat Reskrim AKP Jetni Leonard Sohilait, S.H., M.H., menegaskan bahwa Operasi Pekat akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polres Keerom dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


"Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kepolisian. Informasi tersebut sangat membantu petugas dalam mengungkap dan menindak berbagai aktivitas yang meresahkan masyarakat, khususnya peredaran minuman keras ilegal dan aksi pungutan liar," ucap Kasat Reskrim, Sabtu (20/06/2026).


Lebih lanjut, Kapolres Keerom melalui Kasat Reskrim menyampaikan bahwa peredaran minuman keras dan praktik pungli sering kali menjadi pemicu terjadinya tindak pidana maupun gangguan keamanan di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan penegakan hukum guna menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Keerom.


"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku yang melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.


Kapolres Keerom melalui Kasat Reskrim juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Keerom untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan menjauhi minuman keras, narkoba, serta tidak terlibat dalam aktivitas pungutan liar maupun tindakan melawan hukum lainnya.


"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif demi terciptanya Kabupaten Keerom yang lebih baik," pungkasnya.

20/06/26

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasuruan Kota Gelar Turnamen Mobile Legends 2026

 



Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota menggelar Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Pasuruan Kota Tahun 2026 di Gedung Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut dibuka oleh KBO Satreskrim Polres Pasuruan Kota, Ipda Purwolaksono, S.H., mewakili Kapolres Pasuruan Kota. Sabtu (20/6/2026).


Turnamen ini diikuti oleh 29 tim dengan total 145 pemain yang berasal dari berbagai komunitas dan kalangan pecinta Mobile Legends. Suasana berlangsung meriah dengan antusiasme para peserta yang siap menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi tersebut.


Selain menjadi ajang pertandingan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi bagi para pemain esport sekaligus wadah untuk mencari bibit-bibit atlet berbakat. Nantinya, para peserta terbaik akan berkesempatan mengikuti ajang yang lebih tinggi melalui Road to Kapolda Jawa Timur Esport 2026.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Esports Indonesia (ESI) Kota Pasuruan, Safran, beserta panitia dan seluruh peserta turnamen.


Dalam sambutannya, Ipda Purwolaksono, S.H., menyampaikan bahwa perkembangan esport saat ini sangat pesat dan telah menjadi salah satu kegiatan positif yang banyak diminati generasi muda. Menurutnya, melalui esport para pemain dapat belajar tentang strategi, komunikasi, disiplin, dan kerja sama tim.


"Turnamen ini bukan hanya soal mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, menambah pengalaman, dan mengembangkan kemampuan para pemain. Kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas," ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin karena turnamen yang digelar Polres Pasuruan Kota merupakan bagian dari rangkaian pembinaan atlet esport yang nantinya dapat melangkah ke tingkat yang lebih tinggi melalui Road to Kapolda Jawa Timur Esport 2026.


Di akhir sambutannya, Ipda Purwolaksono mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Pasuruan Kota Tahun 2026 secara resmi dibuka.


Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota berharap dapat memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan hobi secara positif sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.