View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

16/01/26

Babinsa Koramil 0910-06/Malinau Selatan Dampingi Pembangunan KDKMP Desa Langap

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Babinsa Koramil 0910-06/Malinau Selatan, Serka Subarman Duma, melaksanakan pendampingan kegiatan pembangunan KDKMP di Desa Langap, Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau, Jumat (16/01/2025).


Pendampingan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI AD dalam membantu dan mengawal proses pembangunan fasilitas desa agar berjalan sesuai rencana. Kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan untuk memberikan semangat kepada para pekerja sekaligus memastikan kegiatan pembangunan berlangsung aman, tertib, dan lancar.


Serka Subarman Duma terlihat memantau langsung proses pembangunan, mulai dari pekerjaan pasangan bata hingga pengecekan struktur bangunan. Selain itu, Babinsa juga aktif berkoordinasi dengan aparat desa serta masyarakat guna memastikan setiap tahapan pembangunan KDKMP berjalan dengan baik.


Menurut Serka Subarman Duma, pendampingan pembangunan KDKMP merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami siap mendampingi setiap kegiatan pembangunan desa agar hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Aparat Desa Langap menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa yang selalu hadir dalam setiap kegiatan pembangunan di wilayah. Diharapkan dengan terbangunnya KDKMP ini, dapat menunjang pelayanan desa serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.


Melalui pendampingan ini, Babinsa Koramil 0910-06/Malinau Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung pembangunan di wilayah binaan.


(Pendim0910)

Kabupaten Bulungan Jadi Lokasi Perdana Program Vaksinasi Dengue

 


Bulungan, 8 Januari 2026 – Dengue masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di banyak wilayah di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI mencatat, hinggal 1 Desember 2025 terdapat 139.298 kasus dengue (Incidence Rate/IR: 49,16/100.000 penduduk) di Indonesia dengan kematian sebanyak 583 kasus (Case Fatality Rate/CFR: 0,42%).


Peresmian vaksinasi dengue hari ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara dengan anggaran pembelian vaksin DBD bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Utara. Adapun lokus kegiatan yaitu pada Kabupaten Bulungan, khususnya Kecamatan Tanjung Palas Utara. Kegiatan dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dan Puskesmas Tanjung Palas Utara di Balai Desa Panca Agung, dan juga bermitra dengan PT Bio Farma dan PT Takeda Innovative Medicines. 


Di Provinsi Kalimantan Utara, dengue bersifat endemik di seluruh wilayah. Pada 2024, Kalimantan Utara mencatat 735 kasus dengue (IR: 98,98/100.000 penduduk) dengan CFR 1,09%. Kabupaten Bulungan dan Malinau menjadi wilayah dengan beban kasus dan kematian akibat dengue yang tertinggi, di mana 46,81% dari total kasus sepanjang tahun 2024 terjadi pada kelompok usia 6–14 tahun. Tren penularan pada kelompok usia ini masih terus meningkat hingga Juli 2025.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Dr. H. Usman, SKM, M.Kes., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengendalian dengue secara berkelanjutan melalui upaya komprehensif yang telah berjalan. Vaksinasi dengue didorong sebagai strategi inovatif yang melengkapi penguatan surveilans, PSN 3M Plus, dan edukasi masyarakat, sejalan dengan target nasional Nol Kematian Akibat Dengue Tahun 2030.


Bupati Kabupaten Bulungan melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. H. Imam Sujono, M.AP, menyampaikan bahwa vaksinasi dengue merupakan lapisan perlindungan tambahan untuk melindungi anak usia sekolah sebagai kelompok rentan. Program ini dilaksanakan secara bertahap dan terencana, dengan harapan dapat diterima masyarakat serta memperkuat upaya pencegahan dengue di Kabupaten Bulungan.


Presiden Direktur PT Bio Farma, Shadiq Akasya, menyatakan dukungan terhadap perluasan akses vaksin dengue melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Bio Farma berkomitmen memastikan ketersediaan vaksin dan mendukung pelaksanaan program secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan ketahanan kesehatan nasional.


Sementara itu, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai pelopor vaksinasi dengue di wilayah tersebut. Ia menekankan besarnya beban dengue bagi sistem kesehatan dan masyarakat, serta menyatakan komitmen Takeda untuk menjadi mitra jangka panjang dalam pencegahan dengue melalui kolaborasi dan edukasi.

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Tim Gabungan Temukan Dua Korban Meninggal

 


Jayapura - Polres Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/01/26).


Peristiwa tersebut bermula pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIT, saat sebuah speedboat yang mengangkut enam orang penumpang mengalami kecelakaan di salah satu titik rawan perairan Sungai Mamberamo yang dikenal dengan sebutan Batavia.


Speedboat tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Kasonaweja menuju Kampung Kustra. Dalam perjalanan, mesin speedboat tiba-tiba mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga menyebabkan perahu terbalik. Akibat kejadian tersebut, seluruh penumpang terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus deras Sungai Mamberamo. 


Dari enam penumpang, tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga orang lainnya dinyatakan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan.


Menindaklanjuti laporan yang diterima pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 07.00 WIT, Polres Mamberamo Raya segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya dan instansi terkait. 


Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat diterjunkan untuk melaksanakan pencarian di sepanjang aliran Sungai Mamberamo.


Pada Jumat, 16 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 WIT, tim gabungan bersama masyarakat setempat berhasil menemukan dua orang korban di wilayah Muara Siri, Kampung Kustra, dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban tersebut diketahui atas nama Bertus Kusa selaku Kepala Kampung Sikari dan Speyel Sayuri yang merupakan Mantri Kampung Sikari. Selanjutnya, kedua jenazah dievakuasi ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut.


Kapolres Mamberamo Raya AKBP Arifin menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut serta menegaskan bahwa proses pencarian masih terus dilakukan terhadap satu korban lainnya. 


“Kami turut berduka cita atas ditemukannya dua korban dalam kondisi meninggal dunia. Hingga saat ini masih terdapat satu korban atas nama Viktor Kusa yang belum ditemukan, dan tim gabungan bersama masyarakat setempat terus melanjutkan pencarian secara maksimal,” ujar AKBP Arifin.


Kapolres juga menambahkan bahwa selama pelaksanaan kegiatan pencarian sejak hari pertama hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Mamberamo Raya terpantau aman dan kondusif. 


“Alhamdulillah, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” tambahnya.


Lebih lanjut, Kapolres Mamberamo Raya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas menggunakan transportasi air di Sungai Mamberamo, agar senantiasa mengutamakan keselamatan.


“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi mesin dan kelayakan sarana transportasi air sebelum berlayar, menggunakan jaket pelampung, serta menghindari perjalanan di titik-titik rawan, terutama saat kondisi cuaca dan arus sungai tidak bersahabat,” tegas AKBP Arifin.


Ditempat yang berbeda, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., juga turut menghimbau Masyarakat Khususnya pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan melengkapi diri dengan alat keselamatan sebelum berlayar.


“Keselamatan Adalah hal utama. Kami mengajak Masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan laut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tambah Kabid Humas Polda Papua.


Hingga saat ini, tim gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait dan masyarakat setempat masih terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi sepanjang aliran Sungai Mamberamo guna menemukan satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.

Cegah Kekerasan di Sekolah, Polres Merauke Sosialisasikan TPPK kepada Pelajar SMA Negeri 3

 


Jayapura – Polres Merauke melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) melaksanakan sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan di Lingkungan Sekolah (TPPK) kepada pelajar SMA Negeri 3 Merauke, Kamis (15/1/2026). 


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum serta mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan pendidikan.


Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Merauke dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus membekali pelajar dengan pemahaman hukum sejak dini.


Kasat Binmas Polres Merauke, Iptu Bachtiar Syarief, S.I.Kom. melalui Kanit Bintibsos Sat Binmas, Aipda Jasman Tristanto, S.Sos., menyampaikan sejumlah materi, meliputi perilaku hidup bersih dan sehat, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta pencegahan tindak kekerasan di lingkungan sekolah.


“Pelajar perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi perilaku berisiko, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah,” ujar Aipda Jasman Tristanto.


Selain itu, peserta sosialisasi juga diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah, faktor penyebabnya, serta peran siswa, guru, dan pihak sekolah dalam upaya pencegahan dan pelaporan apabila terjadi tindak kekerasan.


Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X SMA Negeri 3 Merauke bersama dewan guru. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan, yang ditunjukkan melalui keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Merauke berharap tercipta lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Patroli Humanis Sat Samapta Polres Mamberamo Tengah Perkuat Kamtibmas

 


Jayapura – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Satuan Samapta Polres Mamberamo Tengah melaksanakan patroli humanis pada Kamis malam (15/01/2026).


Patroli tersebut dilakukan dengan metode jalan kaki menyasar kawasan pemukiman warga di Jalan Warabuke, Distrik Kobakma. Selain sebagai bentuk pengawasan situasi keamanan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. 


Personel patroli menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak warga berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


Kasat Samapta Polres Mamberamo Tengah, Iptu Tumbur Sinurat, menjelaskan bahwa patroli humanis merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. 


“Selain patroli menggunakan kendaraan roda empat, regu penjagaan juga melaksanakan patroli jalan kaki secara humanis. Tujuannya untuk membangun kepercayaan masyarakat, memberikan rasa aman, serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga,” ucap Iptu Tumbur.


Ia menambahkan, kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah potensi gangguan Kamtibmas sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif.


Patroli humanis ini merupakan agenda rutin dan berkelanjutan Polres Mamberamo Tengah sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan wilayah serta menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

15/01/26

Apresiasi Tokoh Adat Papua atas Kehadiran Wapres Gibran di Bumi Cenderawasih

  


Jayapura - Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Tanah Papua. Kunjungan tersebut dinilai sebagai wujud nyata kepedulian dan perhatian serius Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Papua, khususnya di wilayah pegunungan.


Menurut Abelom, kehadiran langsung Wakil Presiden di Papua menjadi momentum penting dalam memperkuat percepatan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkeadilan, sekaligus memastikan berbagai program prioritas nasional dapat dirasakan hingga ke wilayah timur Indonesia. Hal itu disampaikannya pada Rabu, 14 Januari 2026.


“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat, khususnya Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, atas perhatian yang sungguh luar biasa kepada Papua. Kehadiran Wakil Presiden di sini membuat masyarakat Papua merasa diperhatikan dan diakui dalam pembangunan nasional,” ujar Abelom Kogoya.


Ia menegaskan bahwa seluruh program pembangunan yang telah dirancang pemerintah untuk Papua membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Puncak, agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.


Abelom juga menekankan bahwa situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan stabilitas di wilayah masing-masing.


“Kami mengimbau masyarakat Papua, baik di Papua Pegunungan, Papua Tengah, maupun Papua Selatan, untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian, sehingga seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.


Selain itu, Abelom mengingatkan masyarakat, khususnya di Kabupaten Puncak, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia menegaskan pentingnya dukungan terhadap TNI-Polri serta Pemerintah Daerah sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan.


“Mari kita bersama-sama tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan. Kami mendukung penuh TNI-Polri dan Pemerintah Daerah agar seluruh program pembangunan di Kabupaten Puncak dan Papua pada umumnya dapat berjalan aman, lancar, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tokoh Adat Lanny Jaya Ajak Warga Kawal Pembangunan dalam Suasana Damai

  


Tiom- Tokoh Adat Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Matatius Jiginua, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mengawal pembangunan daerah dalam suasana aman dan damai demi kesejahteraan bersama.


Ajakan tersebut disampaikan menyusul kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terpantau kondusif pasca-perayaan Tahun Baru 2026 di Distrik Tiom dan sekitarnya. Menurut Matatius, situasi tersebut merupakan hasil dari kebersamaan dan keharmonisan yang terus terjaga di tengah masyarakat Lanny Jaya.


“Kami melihat situasi di Lanny Jaya pasca Tahun Baru 2026 berjalan aman dan damai berkat kebersamaan masyarakat,” ujar Matatius dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).


Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif warga menjadi fondasi utama dalam mempercepat perubahan positif serta memastikan keberlanjutan program pembangunan strategis yang dicanangkan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya.


Dengan luas wilayah sekitar 2.248 kilometer persegi dan mencakup 39 distrik, Matatius menilai stabilitas keamanan menjadi modal penting bagi pemerintah untuk menjalankan program infrastruktur dan pelayanan publik secara optimal tanpa hambatan di lapangan.


“Seluruh lapisan warga harus tetap mempertahankan iklim yang sejuk agar aktivitas ekonomi dan pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” katanya.


Lebih lanjut, Matatius menekankan bahwa menjaga keamanan wilayah bukan semata-mata tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban bersama seluruh masyarakat demi masa depan generasi Lanny Jaya.


Ia juga menyatakan kesiapan lembaga adat untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan benteng utama dalam mencegah potensi gangguan yang dapat merugikan kepentingan umum.


Selain itu, Matatius mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan atau pengaruh kelompok tertentu yang berpotensi menghambat pembangunan. Ia menilai hasutan yang tidak bertanggung jawab kerap menjadi pemicu konflik dan berdampak pada terhentinya proyek-proyek strategis di wilayah pedalaman.


“Mari kita jangan mudah terprovokasi oleh pihak tertentu yang ingin mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan,” tegasnya.


Ia berharap Kabupaten Lanny Jaya tetap menjadi rumah bersama yang aman dan damai, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat.

Polri Bergerak Cepat, Water Canon Dikerahkan Padamkan Kebakaran di Jalan Seringgu Merauke

 


Jayapura – Kepolisian Resor Merauke bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Seringgu, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Rabu (14/01/2026) malam. 


Dalam upaya pemadaman, Polri mengerahkan dua unit mobil Water Canon guna membantu petugas pemadam kebakaran dan mencegah meluasnya kobaran api.


Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M. melalui Kabag Ops Polres Merauke AKP Irwanto Syawal, S.H. menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 22.10 WIT dari warga setempat. 


Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Merauke bersama Sat Samapta dan Sat Brimob Batalyon D Pelopor segera diterjunkan ke lokasi kejadian.


“Sebagai bentuk respons cepat, Polri mengerahkan dua unit mobil Water Canon untuk membantu proses pemadaman serta mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kebakaran,” ucap AKP Syawal.


Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menghanguskan tiga warung milik warga dan merambat ke bangunan di sekitarnya, termasuk satu unit rumah dan kios. Proses pemadaman dilakukan secara terpadu bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Merauke yang menurunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, dibantu empat unit mobil tangki air bersih.


AKP Irwanto menambahkan, penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke. 


“Peristiwa ini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Merauke guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kehadiran Polri merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat,” kata AKP Syawal.


Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiel berupa tiga kios dan satu rumah warga dilaporkan hangus terbakar. Namun demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut.