View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

13/06/26

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Rumkit Bhayangkara Jayapura Gelar Medical Check Up bagi Purnawirawan dan Warakawuri Polri

 


Jayapura – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Rumah Sakit Bhayangkara TK II Jayapura menggelar kegiatan Bakti Kesehatan berupa Medical Check Up (MCU) bagi Purnawirawan Polri dan Warakawuri Polri, bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Jayapura, Sabtu (13/06).


Kegiatan yang dihadiri sekitar 60 peserta tersebut dihadiri oleh Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S., M.H., Karumkit Bhayangkara TK II Jayapura Kombes Pol. Dr. dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM., QHIA, Bhayangkari Polda Papua, para Purnawirawan dan Warakawuri Polri, serta personel Rumah Sakit Bhayangkara.


Dalam sambutannya, Karumkit Bhayangkara TK II Jayapura Kombes Pol. Dr. dr. Rommy Sebastian menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan perhatian kepada para purnawirawan yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, khususnya institusi Polri.


"Bapak dan Ibu adalah para senior sekaligus teladan bagi kami. Tanpa jasa dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun, Polri tidak akan menjadi seperti saat ini. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kami kepada para purnawirawan dan warakawuri yang tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri," ujar Karumkit.


Ia juga menegaskan bahwa Rumah Sakit Bhayangkara merupakan rumah sakit milik seluruh keluarga besar Polri, termasuk para purnawirawan dan warakawuri yang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.


Sementara itu, mewakili Purnawirawan Polri Daerah Papua, AKBP Daniel T. Prionggo, S.K.M. menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut.


Menurutnya, kegiatan ini memberikan makna tersendiri karena menunjukkan bahwa para purnawirawan dan warakawuri masih menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Polri.


"Kami merasa dihargai dan diperhatikan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami, bukan hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sesama keluarga besar Polri," ungkapnya.


Pada kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumkit Bhayangkara TK II Jayapura, dr. Djumadi, Sp.PD, menjelaskan bahwa Medical Check Up bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai faktor risiko penyakit sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun penanganan lebih awal.


Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan yang telah disiapkan oleh tim medis.


Adapun rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan meliputi pengambilan sampel darah, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan EKG atau rekam jantung, pemeriksaan mata, konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam, pemeriksaan rontgen, hingga pelayanan pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.


Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada para purnawirawan dan warakawuri yang telah memberikan pengabdian terbaiknya bagi institusi. Selain meningkatkan kualitas kesehatan peserta, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polri.


Bhabinkamtibmas Polsek Lekok Dampingi Petani Jagung di Desa Rowogempol, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

 


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turun langsung ke area pertanian untuk melakukan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung milik warga. Selain memastikan kondisi tanaman tumbuh dengan baik, petugas juga berdialog dengan para petani guna mengetahui situasi pertanian di lapangan serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.


Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, para petani dapat menyampaikan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi, mulai dari perawatan tanaman, pemupukan, hingga upaya pencegahan serangan hama yang berpotensi menurunkan hasil panen. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian.


Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau para petani untuk terus menjaga kualitas perawatan tanaman, melakukan pemupukan secara tepat, serta memanfaatkan lahan pertanian secara optimal guna meningkatkan produktivitas hasil panen. Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan daerah maupun nasional.


Selain mendukung peningkatan hasil pertanian, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam mendukung berbagai program pembangunan dan kesejahteraan warga.


Kapolsek Lekok, AKP Mawan Budi P, mengatakan bahwa keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi petani merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


"Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan, motivasi, dan pendampingan kepada para petani. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar AKP Mawan Budi P.


Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa jajaran Polsek Lekok akan terus mendorong para Bhabinkamtibmas untuk aktif menjalin komunikasi dan memberikan pendampingan kepada masyarakat, termasuk para petani, guna mendukung berbagai program yang berdampak positif bagi kesejahteraan warga.


Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Lekok semakin berkembang, produktivitas hasil panen meningkat, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden

Dirreskrimum Polda Papua: Operasi Sikat Cartenz 2026 Berhasil Ungkap 31 Kasus dan Amankan 19 Pelaku

 


Jayapura – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kaops Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si. memaparkan perkembangan pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 saat diwawancarai awak media di Jayapura.


Dalam keterangannya, Dirreskrimum menjelaskan bahwa hingga saat ini pelaksanaan operasi yang dimulai sejak 1 Juni 2026 menunjukkan progres yang cukup baik. Dari total sekitar 35 target operasi yang telah ditetapkan, sebanyak 10 target operasi berhasil diungkap oleh jajaran Polda Papua.


Selain itu, aparat kepolisian juga berhasil mengungkap 21 kasus non-target operasi yang masih berkaitan dengan sasaran Operasi Sikat Cartenz 2026.


"Sampai dengan saat ini dari sekitar 35 target operasi yang telah ditetapkan, sebanyak 10 target operasi berhasil diungkap. Selain itu terdapat sekitar 21 kasus non-target operasi yang juga berhasil diungkap oleh jajaran selama pelaksanaan operasi," ujar Dirreskrimum.


Lebih lanjut, Dirreskrimum mengungkapkan bahwa dari berbagai kasus yang berhasil diungkap tersebut, sebanyak 19 pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk lebih dari 10 unit kendaraan bermotor yang diduga merupakan hasil tindak pidana.


Saat ditanya mengenai wilayah dengan pengungkapan kasus terbanyak, Dirreskrimum menjelaskan bahwa pengungkapan kasus selama Operasi Sikat Cartenz 2026 tersebar hampir merata di sejumlah wilayah hukum Polda Papua.


"Hampir semuanya. Baik di Jayapura, Keerom maupun Sentani sudah melakukan pengungkapan. Jadi pengungkapan kasus tidak terpusat hanya pada satu wilayah saja," jelasnya.


Terkait informasi yang menyebut wilayah Abepura menjadi daerah dengan angka kasus tertinggi, Dirreskrimum menegaskan bahwa yang menonjol di wilayah tersebut adalah tingginya jumlah laporan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), bukan semata-mata jumlah pengungkapan kasus.


"Untuk Abepura bukan pengungkapan kasus yang paling tinggi, tetapi laporan kejadian curanmor yang cukup tinggi. Karena itu menjadi salah satu fokus kami dalam langkah pencegahan maupun penindakan selama Operasi Sikat Cartenz 2026," ungkapnya.


Dirreskrimum menambahkan, jajaran Polda Papua akan terus mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 guna menekan angka kejahatan konvensional, khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor), sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Papua.

Polresta Jayapura Kota Ungkap Kasus Curanmor di Abepura, Delapan Unit Kendaraan Bermotor Berhasil Diamankan

 


Jayapura – Tim Resmob Numbay Satreskrim Polresta Jayapura Kota yang dibackup oleh Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan, Polsek Heram, dan Polsek Muara Tami berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Distrik Abepura, Kota Jayapura.


Pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait hilangnya satu unit sepeda motor Honda Beat Sporty yang diparkir di teras rumah korban di Jalan Nuri Awiyo, Distrik Abepura.


Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan pada Kamis (11/06), tim gabungan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan. Selanjutnya pelaku diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota selaku Subsatgas Pidum Polresta Jayapura Kota, AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H  menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan melalui serangkaian penyelidikan, pemetaan lokasi, serta pengumpulan informasi dari berbagai sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.


Selain mengamankan satu unit kendaraan yang dilaporkan hilang oleh korban, tim gabungan juga berhasil menemukan tujuh unit sepeda motor lainnya yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Saat ini kendaraan-kendaraan tersebut masih diamankan oleh penyidik untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut guna menemukan pemilik maupun laporan polisi yang berkaitan.


Adapun delapan unit kendaraan yang berhasil diamankan terdiri dari beberapa sepeda motor Honda Beat berbagai tipe dan warna serta satu unit Honda CB150R.


"Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Jayapura Kota dalam mendukung Operasi Sikat Cartenz 2026 guna menekan angka kejahatan 3C, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan maupun pelaku lainnya yang terlibat," ujarnya.


Dari hasil pengembangan sementara, pelaku juga diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya yang saat ini masih didalami oleh penyidik.


Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang ditemukan, serta memburu pihak lain yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.


Keberhasilan pengungkapan ini menjadi salah satu capaian penting dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 yang terus digelar jajaran Polda Papua untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Ketua Dewan Adat Iwol Betabip Ajak Masyarakat Pegunungan Bintang Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi

 


Oksibil, 12 Juni 2026 – Ketua Dewan Adat Iwol Betabip, Demianus Uropmabin, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu maupun informasi yang bersifat provokatif dan dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah.


Dalam keterangannya, Demianus Uropmabin menegaskan bahwa menjaga situasi yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar serta tidak mudah terhasut oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian yang selama ini telah terpelihara dengan baik. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan maupun mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar Demianus Uropmabin.


Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Oleh karena itu, seluruh komponen masyarakat perlu menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.


Sebagai tokoh adat, Demianus Uropmabin juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pegunungan Bintang. Ia menilai bahwa terciptanya kondisi yang aman dan damai membutuhkan kerja sama serta partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif demi kemajuan Kabupaten Pegunungan Bintang,” tambahnya.


Demianus Uropmabin menyatakan akan terus menyampaikan pesan-pesan perdamaian kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Ketua Presidium Pemuda Papua Wilayah Tabi Ajak Masyarakat Bijak Menyikapi Isu dan Jaga Kondusivitas Papua

 


Jayapura, Jumat 12 Juni 2026 - Ketua Presidium Pemuda Papua Wilayah Tabi, Fran Reynould Thejo, mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.


Dalam keterangannya, Fran Reynould Thejo menyoroti masih adanya berbagai dinamika yang berkembang terkait penolakan sejumlah kebijakan pemerintah di Tanah Papua, termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, masyarakat perlu memahami setiap kebijakan secara utuh dan tidak hanya melihat dari satu sudut pandang.


Ia menilai bahwa munculnya berbagai persepsi negatif terhadap program pembangunan, termasuk yang berkaitan dengan PSN di Kabupaten Merauke, dipengaruhi oleh beredarnya berbagai informasi yang belum memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai manfaat pembangunan bagi masyarakat.


“Banyak masyarakat yang hanya melihat satu sisi dari pembangunan yang sedang berjalan, padahal ada juga manfaat yang bertujuan untuk mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Fran Reynould Thejo juga berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa, terkait tujuan dan manfaat berbagai kebijakan pemerintah yang dilaksanakan di Papua.


Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi kesalahpahaman serta memperkuat dukungan terhadap program-program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.


Sebagai tokoh pemuda, ia berharap situasi keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Papua, khususnya Kota Jayapura, tetap aman dan kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.


“Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk lebih bijak dalam menilai berbagai informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat. Persatuan dan kesadaran bersama merupakan modal utama untuk mewujudkan Papua yang lebih maju, berkembang, dan sejahtera,” kata Fran Reynould Thejo.


Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kedamaian, memperkuat persatuan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif demi kemajuan Tanah Papua.

Ketua Wilayah Gereja Baptis Pirime Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan di Lanny Jaya

 



Pirime, Jumat 12 Juni 2026 - Tokoh gereja sekaligus Ketua Wilayah Gereja Baptis Pirime, Pdt. As Wakerkwa, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lanny Jaya, khususnya jemaat Baptis Papua di Distrik Pirime, Buguk Gona, dan wilayah sekitarnya, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.


Dalam keterangannya, Pdt. As Wakerkwa menyampaikan bahwa masyarakat Papua telah menerima Injil sebagai pedoman hidup dan mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati pemerintah serta berperan aktif dalam menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.


“Kita semua telah menerima Injil sebagai suatu kekuatan, dan pemerintah adalah wakil Allah di dunia. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga situasi keamanan di kampung dan distrik masing-masing,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan ruang kepada pihak-pihak yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Lanny Jaya. Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi kepentingan masyarakat luas.


“Jangan ada lagi yang memberikan ruang bagi orang-orang yang datang ke Lanny Jaya untuk mengacaukan situasi keamanan di daerah ini,” tegasnya.


Selain itu, Pdt. As Wakerkwa menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah serta upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.


“Kita semua mendukung langkah pemerintah dan upaya aparat keamanan TNI maupun Polri untuk menjaga program pembangunan di Kabupaten Lanny Jaya,” katanya.


Di akhir penyampaiannya, Pdt. As Wakerkwa mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.


“Mari kita bersatu dalam Kristus untuk menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Lanny Jaya,” tutupnya.

KSP RI Highlights Education, Nutrition, and Cooperative Development in Malang

   

Malang - visited Malang City accompanied by as part of a working visit focused on strengthening human development through health, education, and community welfare programs.

The visit began at the Nutrition Program Service Unit (SPPG) in Sawojajar, where the delegation reviewed the implementation of government nutrition initiatives aimed at preparing a healthier and more productive Indonesian generation.


The delegation then continued to to hold discussions with university leaders and students regarding national development challenges and the strategic role of higher education in producing high-quality human resources.


The next destination was the People’s School in Tlogowaru. In a warm and interactive atmosphere, the KSP RI delegation and the Korem 083/Baladhika Jaya Commander observed student performances and discussed with educators efforts to provide inclusive and quality education for all segments of society.


The final agenda took place at the Red and White Village/Subdistrict Cooperative (KDKMP) in Arjowinangun. The visit focused on reviewing the implementation of community-based economic empowerment through cooperatives utilizing digital technology to improve public services and productivity.


According to the Commander of Korem 083/Baladhika Jaya, the visit reflected the government’s strong commitment to ensuring development programs are implemented effectively and reach the intended beneficiaries.


“Health, education, and the economy are three important foundations in building a developed nation. We are ready to synergize and support every program that provides direct benefits to the community,” he stated.


The working visit also illustrated that national development efforts continue to be carried out comprehensively, focusing not only on physical infrastructure but also on human development as the nation’s primary asset. :::