View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

10/06/26

POLRES LANNY JAYA GELAR PATROLI HARKAMTIBMAS JELANG KONVOI PIALA DUNIA DAN NOBAR PESTA BABI DI TIOM



LANNY JAYA, Papua Pegunungan – Polres Lanny Jaya melaksanakan patroli Harkamtibmas di Kota Tiom, Rabu 10 Juni 2026 pukul 10.20 WIT. Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang rencana Konvoi Piala Dunia dan Nobar Film “Pesta Babi”.


Patroli dipimpin langsung Kabag Ops Polres Lanny Jaya AKP Frets Lamahan, S.H. Turut hadir Kasat Lantas AKP Tutik Yuliati, Kasat Narkoba IPTU Rany Pieris, S.IP., Kasubag Faskon IPTU Deny Theos, Kasat Intelkam IPDA I Gede Cipta Adi Permana, Kasi Propam IPDA Frangki Pattileuw, serta 40 personel gabungan satker Polres Lanny Jaya.


Sebelum bergerak, personel melaksanakan Apel dan Arahan Pimpinan pukul 10.10 WIT di Lapangan Mapolres. Kabag Ops menegaskan tugas utama personel adalah menjaga situasi Kamtibmas dari kelompok yang berpotensi mengacaukan keamanan di Kota Tiom. Berdasarkan informasi intelijen, terdapat warga yang terpengaruh minuman keras di wilayah Tiom.


Pukul 10.15 WIT, 40 personel bergerak menggunakan 6 unit kendaraan R4. Rute patroli meliputi RSUD Tiom, SMA N 1 Tiom, Sekolah YPPGI, Tugu Salib Tiom, Kantor Bupati Lanny Jaya, Simpang Lima, Distrik Yiginua, Pasar Sentral, Jalan belakang Bandara, hingga Polsek Tiom. Hasil pantauan hingga pukul 12.22 WIT situasi Kota Tiom terpantau lancar, terkendali, dan belum terlihat adanya kumpulan massa.


Secara umum situasi Kamtibmas Kota Tiom dalam keadaan aman. Namun Polres memprediksi kelompok KKP/KKB berpotensi memanfaatkan momentum konvoi dan nobar untuk melakukan gangguan keamanan.


Sejak 8–9 Juni 2026, Sat Intelkam telah melakukan pulbaket, penggalangan terhadap tokoh Gereja Baptis Papua dan tokoh masyarakat Yefta Lengka, serta monitoring situasi Kota Tiom. Ke depan Polres akan mengoptimalkan jaring informasi dan monitoring lanjutan saat pelaksanaan kegiatan.


Polres Lanny Jaya merekomendasikan seluruh personel Polres dan Polsek jajaran meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan buddy system saat bertugas di luar mako, serta menyiagakan personel untuk mengantisipasi eskalasi di lapangan.


Patroli selesai pukul 12.22 WIT dan seluruh personel stanbay di areal Polsek Tiom dalam keadaan aman.


Penulis :NBW

UNIT RESKRIM POLSEK PURWOREJO POLRES PASURUAN KOTA BERHASIL UNGKAP KASUS PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

 



Kota Pasuruan – Unit Reskrim Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah gudang penyimpanan jaring ikan di wilayah Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.


Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial T.A. (35), warga Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dan C.R. (21), warga Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.


Kapolsek Purworejo KOMPOL I Made Patera Negara, S.H., M.H. menjelaskan bahwa kasus tersebut berawal ketika korban M.K. (30) hendak mengambil jaring ikan untuk diperbaiki pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat melakukan pengecekan, korban mendapati timah pemberat yang terpasang pada jaring ikan telah hilang. Korban kemudian mencari informasi kepada warga sekitar dan memperoleh keterangan bahwa sebelumnya terdapat dua orang yang terlihat membawa timah bekas dari sekitar lokasi kejadian.


Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Purworejo melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan dua orang terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti.


"Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian timah pemberat pada jaring ikan milik korban sebanyak dua kali," ujar Kapolsek Purworejo.


Berdasarkan hasil penyidikan, aksi pertama dilakukan pada bulan Mei 2026 dengan hasil penjualan timah curian sebesar Rp380.000. Selanjutnya pada 2 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku kembali melakukan pencurian dan menjual hasil curian tersebut seharga Rp520.000.


Modus operandi yang digunakan pelaku yakni masuk ke dalam gudang dan memotong tali pengikat timah pemberat pada jaring ikan menggunakan pisau lipat kecil, kemudian membawa dan menjual hasil curian tersebut. Akibat perbuatan para pelaku, korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp5.600.000.


Dalam perkara ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

Barang bukti milik korban:

  • Satu lembar kwitansi pembelian timah dan gelangan senilai Rp5.600.000;

  • Empat buah timah bekas;

  • Tiga potong tali bekas.


Barang bukti dari tersangka:

  • Tiga buah pisau lipat kecil bekas;

  • Satu buah karung warna biru;

  • Satu potong kaos warna biru bercorak hitam bertuliskan "NIKE" beserta penutup kepala;

  • Satu potong celana pendek warna hitam;

  • Satu potong kaos warna abu-abu tua;

  • Satu potong sarung warna coklat muda.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 Ayat (1) huruf e, huruf f, dan huruf g serta Pasal 477 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan perkara dan melengkapi proses penyidikan guna memastikan seluruh rangkaian tindak pidana dapat terungkap secara menyeluruh.


Polres Pasuruan Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana di lingkungan sekitarnya.

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Krapyakrejo Rutin Cek Lahan Binaan Polri

 



Polresta Pasuruan – Komitmen Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Rabu (10/6/2026).


Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Polsek Gadingrejo yang aktif melakukan pengecekan dan pendampingan kepada kelompok tani (Poktan) yang mengelola lahan binaan Polri di wilayah Kelurahan Krapyakrejo, Kota Pasuruan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Pasuruan Kota untuk mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan. 


Melalui peran Bhabinkamtibmas, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mendukung peningkatan produktivitas pertanian yang menjadi salah satu sektor penting bagi kesejahteraan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian untuk melihat perkembangan tanaman, berdiskusi dengan para petani, serta mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama proses pengelolaan lahan.


Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bentuk dukungan dan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengelola lahan pertanian yang ada.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh jajaran Bhabinkamtibmas Polres Pasuruan Kota aktif mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.


"Kami ingin anggota Bhabinkamtibmas hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, termasuk kepada para petani. Melalui pendampingan dan pengecekan lahan binaan Polri ini, kami berharap dapat membantu menyukseskan program ketahanan pangan serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional," ujar AKBP Titus Yudho Uly.


Dengan adanya kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota berharap sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani, dapat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Pasuruan.



#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden

POLRES PASURUAN KOTA UNGKAP PEREDARAN MINUMAN KERAS TANPA IZIN, RATUSAN BOTOL DIAMANKAN

  


Kota Pasuruan – Anggota Unit Reskrim Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menjual minuman keras tanpa izin secara online di wilayah Kota Pasuruan, Senin (8/6/2026) malam.


Pelaku berinisial Y.D. (23), warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, diamankan petugas saat berada di pinggir jalan wilayah Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.


Kapolsek Purworejo KOMPOL I Made Patera Negara, S.H., M.H. menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal saat anggota Unit Reskrim Polsek Purworejo melaksanakan patroli Kring Serse di wilayah hukumnya sekitar pukul 19.50 WIB.


Ketika melintas di sekitar Exit Tol Pasuruan, petugas mencurigai sebuah mobil Daihatsu Xenia warna putih bernomor polisi N 1365 EJ yang berhenti cukup lama di pinggir jalan dengan kondisi muatan yang terlihat berat.


Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut dan menemukan ratusan botol minuman keras yang disimpan di dalam bagasi belakang mobil.


"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 6 dos berisi 204 botol minuman keras jenis Arak Bali serta 2 dos berisi 36 botol minuman keras jenis Mansion," ujar Kapolsek.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolsek Purworejo guna menjalani proses penanganan lebih lanjut.


Adapun barang bukti yang berhasil diamankan meliputi:

  • 6 dus berisi 204 botol minuman keras jenis Arak Bali;

  • 2 dus berisi 36 botol minuman keras jenis Mansion.


Terhadap pelanggar diberikan sanksi berupa tindak pidana ringan (Tipiring) terkait penjualan minuman keras tanpa izin sesuai ketentuan yang berlaku. Kapolsek Purworejo menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta mencegah peredaran dan penyalahgunaan minuman keras di wilayah hukum Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota.


"Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk peredaran minuman keras ilegal demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Pasuruan," pungkasnya.

Satbinmas Polres Boven Digoel Sambangi Asrama Fofi, Sosialisasikan Call Center 110 dan Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat

 



Jayapura – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Boven Digoel melaksanakan kegiatan sambang kamtibmas sekaligus sosialisasi layanan Call Center Polri 110 di Kompleks Asrama Fofi, Kampung Sokanggo, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (9/6/2026).


Kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Boven Digoel, AKP Gaffar, bersama personel Bhabinkamtibmas tersebut bertujuan untuk mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, AKP Gaffar menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diajak untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta segera melaporkan setiap permasalahan maupun kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan kepada petugas Bhabinkamtibmas atau melalui layanan Call Center Polri 110.


Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang beredar di media sosial. Warga diharapkan dapat berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.


Pada kegiatan tersebut, personel Bhabinkamtibmas turut memberikan edukasi secara langsung mengenai tata cara penggunaan layanan Call Center 110. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami fungsi layanan tersebut dan dapat memanfaatkannya secara cepat dan tepat ketika membutuhkan bantuan kepolisian.


Kasat Binmas Polres Boven Digoel, AKP Gaffar, mengatakan bahwa kegiatan sambang dan sosialisasi merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.


"Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan masyarakat mengetahui dan memahami keberadaan layanan Call Center 110 sebagai sarana cepat untuk memperoleh bantuan kepolisian. Kami juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian," ujar AKP Gaffar.


Ia menambahkan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


"Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang kuat, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini," tambahnya.


Masyarakat Kompleks Asrama Fofi menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Satbinmas Polres Boven Digoel. Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian Polri yang secara rutin melakukan pembinaan serta memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.


Warga juga menjelaskan bahwa penghuni Kompleks Asrama Fofi mayoritas merupakan pelajar yang berasal dari berbagai kampung di wilayah Boven Digoel. Oleh karena itu, pengawasan terhadap para pelajar dilakukan secara bergantian oleh masyarakat setempat guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung tugas kepolisian dengan menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan kamtibmas.


Melalui kegiatan sambang dan sosialisasi tersebut, Polres Boven Digoel berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Boven Digoel.

Polsek Kelila Intensifkan Patroli Malam, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

 


Jayapura – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Kelila yang dipimpin Kasium Polsek Kelila, AIPTU Ridwan Kharie, melaksanakan patroli malam rutin di wilayah hukum Polsek Kelila, Selasa (9/6/2026).


Patroli tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk memantau kondisi kamtibmas serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. 


Selain melakukan pemantauan di sejumlah titik, personel juga menyambangi warga yang sedang beraktivitas di sekitar kios dan tempat berkumpul masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Ridwan Kharie berdialog secara humanis dengan warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. 


Masyarakat diajak untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.


Kapolsek Kelila mengatakan bahwa patroli malam dan sambang warga merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.


"Kegiatan patroli rutin ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan demi terciptanya situasi yang kondusif," ujar Kapolsek Kelila.


Melalui kegiatan patroli dialogis tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga berbagai informasi terkait situasi keamanan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.


09/06/26

Tokoh Adat Papua Pegunungan Ajak Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Bermartabat

  


Jayapura – Tokoh adat Papua Pegunungan mengimbau mahasiswa dan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi untuk tetap mengedepankan cara-cara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Imbauan tersebut disampaikan Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Pegunungan sekaligus Ketua Asosiasi Kepala Suku se-Papua Pegunungan, Malaikat Alpius Tabuni, menyikapi rencana aksi penyampaian pendapat yang berkembang di sejumlah wilayah Papua.


Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak yang dijamin dalam negara demokrasi. Namun, pelaksanaannya harus tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Ia mengingatkan agar aksi yang dilakukan tidak berkembang menjadi tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat maupun fasilitas umum.


"Silakan menyampaikan aspirasi, tetapi harus dilakukan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Jangan sampai mengulangi peristiwa yang pernah terjadi pada tahun 2019 yang mengakibatkan kerugian bagi banyak pihak," ujarnya.


Alpius menilai bahwa Papua memiliki posisi strategis dan menjadi perhatian nasional. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.


Ia juga mengajak mahasiswa asal Papua Pegunungan yang sedang menempuh pendidikan di Kota Jayapura untuk tetap mengedepankan dialog serta menjaga fokus pada proses pendidikan sebagai bekal membangun daerah di masa depan.


Selain itu, Alpius berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik maupun perpecahan di tengah masyarakat. Menurutnya, penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai akan lebih efektif dalam menyampaikan pesan kepada pemerintah maupun pihak terkait.


Tokoh adat tersebut juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan pendapat, dan mengedepankan komunikasi yang konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di Papua.


Melalui imbauan tersebut, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga aktivitas sosial, pendidikan, dan pembangunan di Papua dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Hari Kedua Mini Soccer Kapolda Cup 2026 Berlangsung Kompetitif dan Penuh Sportivitas



Jayapura – Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup Tahun 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 dengan tema "80 Tahun Polri Mengabdi untuk Masyarakat" kembali bergulir pada hari kedua pelaksanaan di Lapangan Hijau Mako Polda Papua, Koya Koso, Selasa (9/6/2026).


Kegiatan yang diikuti oleh berbagai satuan kerja dan satuan kewilayahan jajaran Polda Papua tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Turnamen ini menjadi salah satu agenda olahraga yang bertujuan mempererat soliditas, kebersamaan, serta meningkatkan kesehatan dan kekompakan antarpersonel Polri.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid TIK Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K., serta Auditor Kepolisian Madya TK III Polda Papua, Kombes Pol Ramses Sianipar, S.I.K., M.H.


Pada pertandingan sesi pertama, tim Bid Propam berhasil mengalahkan SPN Polda Papua dengan skor 2-1. Sementara pertandingan antara Brimob melawan Bid TIK berakhir imbang tanpa gol. Hasil serupa juga terjadi pada laga Densus 88 melawan Yanma serta pertandingan antara Polres Keerom dan Rumah Sakit Bhayangkara yang sama-sama berakhir dengan skor 0-0.


Memasuki sesi kedua, pertandingan berlangsung semakin kompetitif. Tim Ditreskrimsus tampil dominan dengan kemenangan telak 5-0 atas Bid Labfor. Ditpolairud berhasil mengalahkan Dit Siber dengan skor 2-0, sedangkan Polres Jayapura mencatat kemenangan 3-0 atas Ditresnarkoba.


Laga antara PAS 3 dan ODC berlangsung sengit hingga berakhir imbang 2-2. Satlantas berhasil mengamankan kemenangan 3-0 atas Tahti, sementara SPKT menang tipis 1-0 atas Bid Dokkes. Biro Logistik juga meraih kemenangan 1-0 atas Ditpamobvit. Pada pertandingan lainnya, Biro Ops berhasil mengalahkan Biro SDM dengan skor 1-0, sedangkan laga antara Ditreskrimum dan Itwasda berakhir tanpa gol.


Kabid TIK Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K., mengatakan bahwa Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas antarpersonel di lingkungan Polda Papua.


"Melalui Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas di antara seluruh personel. Kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menyehatkan jasmani, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antar satuan kerja sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin profesional dan solid," ujar Kombes Pol I Ketut Suarnaya.


Ia menambahkan bahwa semangat kompetisi yang sehat harus diimbangi dengan rasa persaudaraan dan kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Polda Papua.


"Menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Yang paling utama adalah bagaimana kegiatan ini dapat memperkuat sinergi, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mendukung tugas-tugas Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tambahnya.


Menurutnya, kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Bhayangkara ke-80 juga sejalan dengan tema "80 Tahun Polri Mengabdi untuk Masyarakat", di mana Polri terus berupaya menjaga kesehatan, profesionalisme, dan soliditas personel sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.