View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

29/04/26

Kompak Bersama Warga, Babinsa Yosowilangun Kidul Bersihkan Irigasi Kanan Kiri Jalan

 


Lumajang – Wujud kepedulian terhadap kelancaran sistem pengairan dan kebersihan lingkungan. Babinsa Yosowilangun Kidul Koramil 0821-11/Yosowilangun, Serda Agus Efendi, bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti perbaikan saluran irigasi di kanan kiri jalan sepanjang 100 meter, yang berlokasi di Dusun Krajan RT 003 RW 007 Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (29/4/2026).


Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan dan pembenahan saluran irigasi yang mengalami pendangkalan serta tertutup material tanah dan rumput liar. Kondisi tersebut sebelumnya menyebabkan aliran air kurang lancar, terutama saat curah hujan tinggi maupun saat kebutuhan air untuk lahan pertanian meningkat.


Saat dikonfirmasi Serda Agus Efendi di sela kegiatan menyampaikan bahwa perbaikan saluran irigasi sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian warga, mengingat sebagian besar masyarakat setempat menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Menurutnya, kelancaran aliran air akan berdampak langsung pada produktivitas sawah dan kebun warga.


“Kerja bakti ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan. Dengan saluran irigasi yang bersih dan tertata, aliran air menjadi lancar sehingga dapat mengurangi risiko genangan di jalan maupun kekurangan air di lahan pertanian,” ujar dia.


Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Ia menyebutkan bahwa kehadiran Serda Agus Efendi selalu memberi semangat tersendiri bagi warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dan lingkungan desa.


Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam merawat saluran irigasi dan menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk kelancaran pertanian maupun kenyamanan pengguna jalan di wilayah Desa Yosowilangun Kidul. (Pendim0821)

Rubuha Efektif Tekan Populasi Tikus, Babinsa Lempeni Optimalkan Pendampingan Petani



Lumajang – Upaya menjaga ketahanan pangan terus dilakukan melalui sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat tani. Babinsa Lempeni Koramil 0821-10/Tempeh, Serda Heru Cokro Setio Bekti, yang aktif mendampingi petani dalam gerakan pengendalian hama tikus dilaksanakan bersama warga kelompok tani Sido Mulyo di lahan persawahan Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (29/4/2026). 


Pendampingan ini menjadi bagian dari langkah konkret untuk menekan serangan hama tikus yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian.


Di lokasi, Babinsa bersama para petani melakukan berbagai metode pengendalian, mulai dari gerakan gropyokan (perburuan tikus secara massal) hingga pemanfaatan Rumah Burung Hantu (Rubuha) sebagai solusi alami dan ramah lingkungan. Rubuha dinilai efektif karena burung hantu merupakan predator alami tikus yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem di area persawahan. 


Dalam kesempatan itu, Serda Heru Cokro Setio Bekti menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan wujud kepedulian TNI dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah.


“Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu setiap kesulitan, termasuk dalam sektor pertanian. Pengendalian hama tikus ini harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, salah satunya dengan memanfaatkan Rumah Burung Hantu sebagai solusi alami,” tegas dia


Kepala Kelompok Tani Sido Mulyo, Wanto, menyampaikan bahwa luas lahan sawah yang terdampak serangan hama tikus di wilayahnya diperkirakan mencapai 40 hektare. Kondisi tersebut mendorong petani untuk bergerak cepat bersama Babinsa guna meminimalisir kerugian.


“Serangan tikus cukup meresahkan petani. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami lebih terarah dalam melakukan pengendalian, termasuk pemanfaatan Rubuha yang terbukti membantu mengurangi populasi hama,” ujarnya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan serangan hama tikus dapat ditekan secara signifikan, sehingga kedepannya hasil panen petani tetap optimal. Sinergi antara Babinsa dan petani pun menjadi kunci utama dalam menciptakan pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing. (Pendim0821)

Kasdim 0821/Lumajang Pimpin Penyerahan 47 Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih, Dorong Akselerasi Ekonomi Desa


Lumajang – Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi berbasis kerakyatan melalui penyerahan simbolis kendaraan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, dan dilaksanakan di halaman Makodim 0821/Lumajang. Rabu(29/4/2026)


Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang beserta perwakilan, para kepala desa, serta ketua KDKMP Kabupaten Lumajang. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan sinergitas kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi desa.


Dalam kegiatan tersebut, diserahkan sebanyak 47 unit kendaraan operasional yang terdiri dari 20 unit truk Mitsubishi Fuso Canter dan 27 unit kendaraan roda tiga jenis Kaisar. Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat mobilitas operasional koperasi, khususnya dalam distribusi hasil produksi, logistik, serta pengembangan unit usaha desa.


Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dukungan sarana transportasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kapasitas koperasi desa agar lebih produktif, efisien, dan berdaya saing.


“Penyerahan kendaraan operasional ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi merupakan stimulus untuk mendorong koperasi desa agar semakin berkembang dan mandiri. Dengan mobilitas yang lebih baik, diharapkan distribusi hasil usaha dapat berjalan lancar dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.


Para kepala desa dan ketua KDKMP yang hadir menyambut antusias penyerahan kendaraan tersebut. Mereka optimistis bahwa fasilitas ini akan sangat membantu dalam menunjang aktivitas koperasi, mulai dari pengangkutan hasil pertanian hingga distribusi kebutuhan pokok di wilayah masing-masing.


Melalui kegiatan ini, Kodim 0821/Lumajang kembali membuktikan komitmennya sebagai garda terdepan tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan nasional melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.(Pendim0821)

Setetes Air, Sejuta Harapan: Satgas TMMD Ke-128 Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Desa Luso


MALINAU, Kalimantan Utara – Di tengah hamparan hijau pedalaman Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, harapan baru perlahan mengalir dari tanah yang selama ini menjadi saksi perjuangan warga mencari air bersih. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128, Satgas Kodim 0910/Malinau menghadirkan pembangunan sumur bor sebagai jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat.


Bertempat di Desa Luso, Rabu (29/4/2026), personel Satgas TMMD bersama warga tampak bahu-membahu melaksanakan proses pengeboran. Di bawah terik matahari, semangat gotong royong tak surut. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja bersama, menyiapkan material, mengangkat peralatan, hingga memastikan proses pembangunan berjalan lancar.


Bagi warga Desa Luso, air bersih bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga harapan. Selama ini, masyarakat kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau panjang melanda atau ketika aliran PDAM terhenti. Tidak jarang, mereka harus berjalan cukup jauh untuk mencari sumber air, bahkan mengandalkan air hujan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Kehadiran sumur bor ini pun menjadi angin segar bagi masyarakat. Air yang nantinya mengalir dari dalam tanah bukan hanya akan digunakan untuk minum dan memasak, tetapi juga menjadi penopang kehidupan sehari-hari bagi banyak keluarga.


“Air adalah sumber kehidupan. Dengan adanya sumur bor ini, kami berharap kebutuhan warga akan air bersih dapat terpenuhi, baik untuk minum, memasak, maupun kebutuhan sehari-hari lainnya,” ungkap Serda Agustinus, salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi kegiatan.


Kasim, salah satu warga penerima manfaat pembangunan sumur bor, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau. Menurutnya, selama ini akses air bersih menjadi salah satu persoalan yang cukup berat bagi masyarakat Desa Luso.


“Kalau musim kemarau atau air PDAM mati, kami sering kesulitan. Kadang harus mengambil air cukup jauh dari rumah. Dengan adanya sumur bor ini, kami sangat terbantu dan merasa benar-benar diperhatikan,” ujarnya penuh haru.


Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat.


“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjawab kebutuhan mendasar masyarakat. Kehadiran air bersih ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menjaga kesehatan warga,” tegasnya.


Program TMMD Ke-128 terus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dari jalan yang dibuka, rumah yang diperbaiki, hingga sumur bor yang dibangun, semuanya bermuara pada satu tujuan: menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.


Dari setetes air yang mengalir di Desa Luso, tumbuh sejuta harapan tentang masa depan yang lebih layak, sehat, dan sejahtera.


(Pendim 0910)

Langkah Prajurit di Bawah Matahari, Mengantar Harapan untuk Desa Luso



MALINAU, Kalimantan Utara – Terik matahari yang menyengat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, tak menyurutkan semangat personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam menjalankan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, Rabu (29/4/2026).


Dengan penuh dedikasi, personel Satgas TMMD terus bekerja di lapangan, mulai dari mengangkut material, mendorong gerobak berisi adukan semen, hingga meratakan jalan semenisasi yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD tahun ini.


Meski cuaca panas begitu terasa, para personel tetap menunjukkan semangat tinggi. Bagi mereka, pekerjaan berat bukan soal siapa yang paling kuat, melainkan tentang kesiapan, disiplin, dan latihan yang terus ditempa setiap hari.


“Bukan karena kami kuat, tapi karena kami terlatih. Panas, lelah, dan medan yang berat adalah bagian dari tugas kami. Yang terpenting adalah bagaimana kami bisa membantu masyarakat dan mewujudkan harapan mereka,” ujar Praka Aris, salah satu anggota Satgas, di sela kegiatan.


Pembangunan yang dilakukan Satgas TMMD di Desa Luso meliputi berbagai sasaran fisik seperti semenisasi jalan, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, hingga pembenahan fasilitas umum lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.


Kehadiran Satgas TMMD membawa harapan baru bagi warga desa. Infrastruktur yang selama ini menjadi kendala perlahan mulai dibenahi, membuka akses yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Darius, warga Desa Luso, mengaku bangga dan bersyukur atas kerja keras personel TNI yang tanpa lelah terus hadir membantu mereka.

“Kami melihat sendiri bagaimana bapak-bapak TNI bekerja di bawah panas matahari tanpa mengeluh. Ini sangat berarti bagi kami, karena pembangunan ini adalah mimpi yang akhirnya mulai terwujud,” ungkapnya.


Program TMMD Ke-128 bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, pengabdian, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Di balik peluh yang jatuh di bawah terik matahari, tersimpan semangat besar untuk menghadirkan perubahan. Bagi Satgas TMMD, pengabdian bukan tentang kekuatan, melainkan ketulusan dan kesiapan untuk terus berjuang bersama rakyat.


(Pendim0910)

Senyum Bahagia Bapak Stevanus, Rumahnya Jadi Sasaran RTLH TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Raut bahagia terpancar dari wajah Bapak Stevanus (60), warga RT 2 Nomor 22, Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, saat rumahnya menjadi salah satu sasaran program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 wilayah Kodim 0910/Malinau, Rabu (29/4/2026).


Stevanus yang selama ini hidup seorang diri di rumah sederhana miliknya mengaku sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan melalui program TMMD tersebut. Kondisi kesehatannya yang kurang baik membuat dirinya tidak lagi mampu bekerja secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk memperbaiki rumahnya yang sudah tidak layak huni.


Rumah yang selama ini ditempatinya mengalami banyak kerusakan dan membutuhkan perbaikan agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Namun, keterbatasan ekonomi membuat keinginan itu sulit terwujud.


Melalui program RTLH TMMD Ke-128, harapan Stevanus akhirnya mulai terjawab. Rumahnya kini menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat setempat.


“Saya sangat senang dan bersyukur. Selama ini saya tinggal sendiri dan tidak bisa bekerja karena sering sakit. Saya tidak menyangka rumah saya bisa diperbaiki oleh bapak-bapak TNI. Terima kasih banyak, saya merasa sangat terbantu,” ungkap Stevanus dengan penuh haru.


Personel Satgas TMMD pun terus menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan seperti Stevanus. Program RTLH menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.


Kehadiran TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa harapan baru bagi warga yang membutuhkan. Senyum tulus Stevanus menjadi bukti bahwa perhatian kecil dapat menghadirkan kebahagiaan besar.


Melalui TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus berkomitmen untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok desa.


(Pendim0910)

Bahu Membahu, Satgas TMMD Ke-128 Percepat Semenisasi TPU Desa Luso


MALINAU, Kalimantan Utara – Semangat kebersamaan dan gotong royong terus mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Rabu (29/4/2026).


Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat tampak bahu membahu melaksanakan semenisasi area TPU yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD tahun ini. Dengan penuh semangat, mereka mengangkut material pasir dan semen, menyusun bekisting, hingga meratakan adukan demi mempercepat proses pembangunan.


Semenisasi TPU tersebut bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik, nyaman, dan layak bagi masyarakat saat berziarah maupun dalam pelaksanaan prosesi pemakaman. Sebelumnya, kondisi area TPU cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan karena licin dan becek.


Meski cuaca cukup terik, hal itu tidak mengurangi semangat personel Satgas dan warga yang terus bekerja bersama. Kebersamaan yang terjalin menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Salah satu anggota Satgas TMMD, Serda Edi, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada tenaga, tetapi juga pada kekompakan dan semangat gotong royong.


“Pekerjaan akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama. Inilah semangat TMMD, hadir untuk membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga,” ujarnya.


Warga Desa Luso pun menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka merasa sangat terbantu karena TPU merupakan fasilitas penting yang digunakan seluruh masyarakat desa.


“Kami sangat bersyukur. Dengan adanya semenisasi ini, akses menuju TPU menjadi lebih baik dan nyaman. Ini sangat membantu kami,” ungkap salah seorang warga.


Melalui program TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah kehidupan warga pedesaan.


(Pendim0910)

28/04/26

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

 


Jayapura – Selasa 28 April 2026, Tokoh Pemuda Papua Pegunungan, Melianus Asso, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung pembangunan menjelang momentum 1 Mei. Ia menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.


Dalam pernyataannya, Melianus juga mengimbau khususnya kepada generasi muda agar memaknai momen 1 Mei sebagai bagian dari sejarah integrasi Papua ke dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan sikap yang bijak, dewasa, dan penuh tanggung jawab.


“Momentum ini hendaknya kita jadikan sebagai pengingat untuk terus memperkuat persatuan, kebersamaan, serta komitmen membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera dalam NKRI,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga perdamaian di Tanah Papua, menghindari konflik, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan gangguan kamtibmas.


“Mari kita bergandengan tangan, saling menghargai perbedaan, dan bersama-sama mendukung pembangunan demi masa depan generasi Papua yang lebih baik,” tambahnya.


Menurutnya, Papua merupakan bagian sah dari Indonesia, sehingga seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keutuhan, persatuan, dan kedamaian di wilayah tersebut. Dengan situasi yang aman dan kondusif, diharapkan pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Papua.