View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

22/03/26

Komsos Babinsa Pundungsari Pererat Silaturahmi dengan Warga di Momen Idul Fitri

  


Lumajang – Dalam suasana penuh kebersamaan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Babinsa Pundungsari Koramil 0821-18/Tempursari, Fery Dian Prasetiyono, melaksanakan kegiatan Komsos melalui anjangsana ke rumah warga binaannya di Dusun Krajan RT 002 RW 002 Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (22/3/2026).


Kegiatan anjangsana tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya mempererat hubungan silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat, khususnya di momen Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan saling bermaafan dan memperkuat persaudaraan.


Dalam kesempatan itu, Babinsa mengunjungi rumah Kepala Dusun (Kasun) Krajan, Abdul Aziz. Kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana keduanya saling bertukar informasi serta membahas kondisi wilayah dan situasi keamanan lingkungan pasca perayaan Idul Fitri.


Saat dikonfirmasi Serka Fery Dian Prasetiyono menyampaikan bahwa kegiatan Komsos melalui anjangsana merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam menjaga kedekatan dengan warga binaan. Menurutnya, momen Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi dalam menjaga kondusifitas wilayah.


“Melalui silaturahmi ini, kami berharap hubungan antara Babinsa dengan perangkat desa maupun masyarakat semakin solid. Selain itu, komunikasi yang baik juga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis,” ujarnya.


Sementara itu, Abdul Aziz selaku Kasun Krajan menyambut baik kunjungan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut menjaga kebersamaan dan keamanan lingkungan.


Kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa Pundungsari tersebut diharapkan dapat terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh kekeluargaan di tengah masyarakat, khususnya dalam suasana perayaan Idul Fitri. (Pendim0821)

Momentum Idul Fitri, Babinsa Mojosari Pererat Silaturahmi Lewat Komsos dengan Warga

 


Lumajang – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Babinsa Mojosari Koramil 0821-19/Sumbersuko Sertu Imam Nawawi melaksanakan Silaturahmi di rumah warga Di dusun Krajan kulon RT 015 RW 003 Desa Mojosari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang Jawa Timur, pada Minggu (22/3/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri sebagai ajang saling memaafkan dan memperkuat tali persaudaraan antarwarga.


Dalam kunjungannya, bersama warga binaan dengan suasana penuh keakraban tampak mewarnai pertemuan tersebut, di mana keduanya terlibat dalam perbincangan santai namun penuh makna terkait kondisi wilayah, perkembangan situasi keamanan, serta berbagai hal yang menyangkut kehidupan sosial masyarakat pasca perayaan Idul Fitri.


Saat dimintai keterangan Sertu Imam Nawawi menjelaskan bahwa kegiatan Komsos melalui anjangsana merupakan salah satu metode efektif dalam menjalin kedekatan emosional antara Babinsa dengan warga binaannya. 


“Momentum Idul Fitri ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk perangkat desa. Dengan komunikasi yang baik dan hubungan yang harmonis, berbagai persoalan di wilayah dapat diselesaikan secara bersama-sama,” ungkap dia.


Lebih lanjut, Imam menyampaikan dan juga menekankan akan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah, terutama setelah perayaan Idul Fitri yang biasanya diwarnai dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, baik kunjungan keluarga maupun kegiatan lainnya. Oleh karena itu, sinergi antara aparat kewilayahan, perangkat desa, dan masyarakat sangat diperlukan guna menjaga stabilitas keamanan lingkungan.


"Selain anjangsana, kami juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kepedulian sosial antar sesama. Hal ini dinilai penting dalam memperkuat ketahanan wilayah dari berbagai potensi gangguan maupun permasalahan sosial," pungkasnya. (Pendim0821)

Harmoni di Pulau Dewata di Tengah Bayang-Bayang Konflik Timur Tengah

 


Denpasar — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir menyusul serangan militer langsung yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran. Situasi ini menandai pergeseran dari tekanan diplomatik dan sanksi ekonomi menuju konfrontasi terbuka, sehingga memunculkan kekhawatiran global atas potensi meluasnya konflik.


Kondisi tersebut terjadi di tengah bulan suci Ramadan, saat umat Islam di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah dengan khusyuk. Hal ini menambah keprihatinan, karena dampak konflik tidak hanya dirasakan dari sisi geopolitik, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual umat. Selain itu, eskalasi ini turut memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan, keamanan jalur energi dan perdagangan internasional, serta keselamatan masyarakat sipil.


Di tengah situasi global yang tidak menentu, umat Muslim di Bali justru menunjukkan sikap yang sejuk dan penuh kebersamaan. Berbagai kegiatan positif dilakukan selama Ramadan, seperti pembagian takjil kepada masyarakat, aksi donor darah, hingga penyelenggaraan buka puasa bersama guna mempererat tali silaturahmi.


Lebih dari itu, komunitas Muslim di Bali juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Mereka memilih untuk tidak terprovokasi oleh dinamika konflik di Timur Tengah, serta tetap menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama. Terlebih, momentum Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang waktunya berdekatan menjadi penguat semangat saling menghormati dan menjaga keharmonisan di Pulau Dewata. (*)

Polda Papua Perkuat Disiplin Personel pada Hari ke-10 Operasi Ketupat Cartenz 2026

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar apel pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan pengamanan pada hari ke-10 Operasi Ketupat Cartenz 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Command Center Polda Papua, Minggu (22/03/2026).


Apel dipimpin oleh Kasatgas Kamseltibcarlantas, AKBP Marthin W. Asmuruf, S.Sos., M.M, dan diikuti oleh personel yang terlibat dalam operasi.


Dalam arahannya, Kasatgas Kamseltibcarlantas menekankan pentingnya disiplin serta optimalisasi penggunaan aplikasi SOT sebagai sarana pelaporan individu selama pelaksanaan operasi. 


Ia menyebutkan bahwa seluruh personel wajib menggunakan aplikasi tersebut sebagai bagian dari dukungan tugas di lapangan.


“Penggunaan aplikasi SOT harus dimaksimalkan. Apabila terdapat kendala, segera dikoordinasikan dengan operator agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.


Ia juga mengingatkan personel untuk tidak mengabaikan hal-hal kecil yang dapat berdampak pada pelaksanaan tugas, serta terus meningkatkan tanggung jawab dan profesionalisme.


Selain itu, personel diminta menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima hingga berakhirnya operasi. 


“Kesehatan menjadi faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas di lapangan,” tambahnya.


Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengamanan di depan tempat ibadah guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


Polda Papua mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban serta mematuhi peraturan yang berlaku selama pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026.


Hujan Intensitas Tinggi Guyur di Wilayah Papua, Polda Papua Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

 


Jayapura – Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Kota Jayapura dan sejumlah kabupaten di Papua diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi ini mendorong Polda Papua untuk mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa curah hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai dampak yang membahayakan keselamatan masyarakat.


“Memang dalam beberapa hari terakhir hujan turun dengan intensitas cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kabid Humas mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang pasang di wilayah pesisir.


Polda Papua juga mengajak masyarakat untuk aktif memantau perkembangan cuaca di lingkungan masing-masing guna meminimalisir risiko yang dapat terjadi.


“Kami mengimbau warga, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, pesisir pantai, maupun di lereng gunung, agar terus memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar,” tambahnya.


Selain itu, Polda Papua dan jajaran terus melakukan pemantauan serta siap merespons cepat apabila terjadi bencana. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami dampak dari bencana alam.


Bagi warga yang beraktivitas di jalan raya saat hujan deras, diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang. Sementara itu, masyarakat yang beraktivitas di laut diminta mewaspadai gelombang tinggi.


Warga yang tinggal di bantaran sungai juga diingatkan untuk waspada terhadap kemungkinan air meluap, serta bagi yang tinggal di daerah perbukitan atau lereng gunung agar mengantisipasi potensi tanah longsor.


Polda Papua berharap dengan kewaspadaan bersama, dampak dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.


21/03/26

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1447 H di Yahukimo Berjalan Aman dan Kondusif

  


Yahukimo — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di wilayah Yahukimo, yang dipusatkan di Masjid At-taqwa, berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat pada Sabtu pagi (21/3/26).


Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh jajaran Polres Yahukimo bersama personel Kodim 1715/Yahukimo dalam rangka Operasi Ketupat Cartenz 2026 guna memastikan jalannya ibadah berlangsung aman dan kondusif.


Pengamanan dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Yahukimo IPTU Jean G. Pulanda, S.E,  Selanjutnya, personel langsung menempati titik-titik strategis seperti persimpangan jalan, area Jalur 1,2 dan 3, hingga jalur masuk lokasi ibadah guna mengatur arus kendaraan dan mengantisipasi gangguan keamanan.


Jamaah mulai berdatangan sekitar pukul 06.10 WIT. Sholat Idul Fitri dimulai pukul 07.24 WIT Setelah pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan tausyiah hingga

Seluruh rangkaian ibadah selesai pada pukul 08.07 WIT, kemudian jamaah membubarkan diri dengan tertib. Apel konsolidasi pengamanan dilaksanakan pukul 08.22 WIT, dan seluruh personel kembali ke markas tanpa kendala. 


Kasat Sabhara Polres Yahukimo IPTU Jean G. Pulanda, S.E, menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan hasil sinergi seluruh pihak.


“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan Sholat Idul Fitri di Tolikara dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. Ini adalah wujud kesiapsiagaan personel serta dukungan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang harmonis,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H, melalui laporan operasi menegaskan bahwa pengamanan hari raya menjadi prioritas utama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik, khususnya pada momentum penting keagamaan seperti Idul Fitri,” tegasnya.


Pelaksanaan ibadah Idul Fitri di Yahukimo kembali mencerminkan nilai toleransi dan kebersamaan antarwarga. Kehadiran aparat keamanan tidak hanya menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah.

Masuki Hari Ke-9 Operasi Ketupat Cartenz-2026, Polda Papua Intensifkan Pengamanan dan Patroli Humanis

 


Jayapura –Satgas Operasi Ketupat Cartenz-2026 Polda Papua terus memantapkan kesiapsiagaan personel dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pada Sabtu (21/03/2026) pagi, jajaran personel yang tergabung dalam Unit Kecil Lengkap (UKL) 3 melaksanakan apel kesiapan di Lapangan Command Center Polda Papua.


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasatgas Preemtif, Kompol Sujono. Apel ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan personel serta memberikan arahan teknis terkait dinamika pengamanan di hari kesembilan pelaksanaan operasi.


Dalam kesempatan tersebut, AKP Novalius Yoku memberikan penekanan khusus kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi tersebut. Ia mengapresiasi kedisiplinan personel yang hadir tepat waktu dan menginstruksikan pembagian regu patroli secara efektif.


"Kami tekankan kepada seluruh anggota agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan selalu mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Namun, jangan mengabaikan kewaspadaan dan tetap menjaga keselamatan diri masing-masing," ujar AKP Novalius Yoku.


Lebih lanjut, AKP Novalius juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan apel konsolidasi secara berkala. Hal ini diperlukan agar setiap personel dapat memperbarui informasi terkini dan merespons cepat setiap perkembangan situasi di lapangan.


Usai pelaksanaan apel, personel langsung bergeser menuju titik plotting pengamanan, salah satunya di area kediaman Wakapolda Papua. Penjagaan dan patroli dialogis ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan seluruh objek vital dan lingkungan masyarakat tetap dalam keadaan kondusif selama masa perayaan hari raya.

Personel Ops Ketupat Cartenz Polda Papua melaksanakan pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447

 


Papua - Personel Ops Ketupat Cartenz Polda Papua melaksanakan pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di sejumlah titik yang berlangsung pada Sabtu (21/3/2026) pagi.

 

Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 06.00 WIT, dengan fokus di sejumlah masjid dan lapangan terbuka diwilayah kota jayapura. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup guna memastikan kelancaran serta keamanan pelaksanaan ibadah masyarakat.


Personel kepolisian polda papua yang mana dalam operasi terpusat, dengan sandi Ketupat Cartenz Polda Papua menurunkan seantero anggota yang terlibat dalam operasi tersebut, disiagakan di beberapa titik sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas selama pelaksanaan Sholat Idul Fitri.


Kegiatan Sholat Idul Fitri beserta pengamanannya berakhir sekitar pukul 08.00 WIT. Selama berlangsungnya kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.