View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

08/11/26

MBG Tersalurkan, Babinsa Gedangmas Pastikan Gizi Anak Terjaga



LUMAJANG - Babinsa Desa Gedangmas Koramil 0821/07 Randuagung, Sertu Lahidi melaksanakan kegiatan pendampingan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Gedangmas 2, Dusun Krajan RT 002 RW 004, Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Minggu (8/11/2026).


Kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses penyiapan hingga penyaluran makanan bergizi berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan standar kebersihan serta kandungan gizi.


Sejak pagi, Sertu Lahidi terlihat aktif membantu petugas SPPG dalam memeriksa kualitas bahan makanan, proses memasak, hingga pengemasan. Ia juga turut mengawasi pendistribusian agar makanan sampai kepada penerima manfaat dalam kondisi baik dan tepat waktu.


"Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak di wilayah binaan. Kami ingin memastikan program MBG ini benar-benar dirasakan manfaatnya," ujar Sertu Lahidi di sela kegiatan.


Selain mendampingi, Babinsa juga memberikan imbauan kepada petugas SPPG agar selalu menjaga kebersihan dapur, ketepatan porsi, dan kualitas menu yang disajikan setiap harinya.


Pihak pengelola SPPG dan masyarakat menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Menurut mereka, kehadiran TNI memberikan rasa aman dan membuat kegiatan berjalan lebih tertib dan lancar.


"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir dan mendampingi kegiatan di SPPG. Kehadiran beliau membuat kami lebih semangat dalam melayani," ujar salah satu pengelola SPPG Gedangmas 2.


Kegiatan pendampingan MBG berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Babinsa Desa Gedangmas berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan gizi dan kesehatan anak di wilayah binaannya.

(Pendim0821)

Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa Mojosari Laksanakan Patroli Malam dan Komsos Bersama Warga



Lumajang – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Mojosari Koramil 0821-19/Sumbersuko Sertu Imam Nawawi melaksanakan patroli wilayah sekaligus komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di Dusun Jumbatan RT 033 RW 004, Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu malam (8/11/2026).


Kegiatan patroli malam tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap situasi keamanan dan ketertiban di wilayah binaan. Dengan menyusuri lingkungan permukiman dan menyambangi warga, Babinsa berupaya memastikan kondisi wilayah tetap aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang sedang beristirahat.


Di sela-sela kegiatan patroli, Sertu Imam Nawawi juga melaksanakan Komsos dengan warga melalui komunikasi yang santai dan penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta membangun kebersamaan dalam menjaga situasi kondusif di desa.


"Keamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap kepada warga untuk senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan, dan segera berkoordinasi dengan aparat kewilayahan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan," ungkapnya.


Melalui kegiatan patroli malam dan Komsos tersebut, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pemantauan wilayah, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.


Kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama bahwa keamanan dan kenyamanan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. (Pendim0821)

Sinergi TNI-Polri, Pemerintah Desa dan Warga Bersihkan Sampah Pascabanjir di Tempursari

 


Lumajang – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mempercepat pemulihan wilayah pascabanjir, Personel Koramil 0821-18/Tempursari bersama stakeholder dan masyarakat melaksanakan kerja bakti gotong royong membersihkan sampah di bawah Jembatan Pura Sungai Tiri, Dusun Tempurejo RT 002 RW 001, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026).


Kegiatan tersebut personel yang terlibat dari Koramil 0821-18/Tempursari, Polsek Tempursari, Kepala Desa Tempurejo bersama Kepala Dusun Tempurejo, serta sekitar 50 warga setempat yang bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah dan material yang terbawa arus banjir.


Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta bergotong royong membersihkan area di sekitar bawah jembatan agar lingkungan kembali bersih dan tertata. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam menjaga kelancaran aliran sungai serta mengurangi potensi penumpukan sampah yang dapat menghambat aliran air, terutama ketika hujan kembali turun.


Dalam kesempatan itu Peltu Dwi Hasim As'ari menyampaikan bahwa keterlibatan personel TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan wilayah binaan. Menurutnya, penanganan dampak banjir tidak hanya membutuhkan peran pemerintah dan aparat kewilayahan, tetapi juga dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.


"Melalui kegiatan gotong royong ini, merupakan wujud sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terlihat dalam aksi nyata membantu pemulihan lingkungan pascabanjir. Selain meringankan pekerjaan, kebersamaan itu juga mempererat hubungan serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujarnya.


Diharapkan, kegiatan kerja bakti tersebut dapat meningkatkan kesadaran warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta membangun budaya gotong royong sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari potensi bencana. (Pendim0821)

Wamendagri Ribka Haluk: Semangat Hari Pahlawan Jadi Kekuatan Membangun Papua

 


Jayapura – Peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam membangun Papua yang lebih inklusif, maju, dan sejahtera. 


Semangat perjuangan para pahlawan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Tanah Papua.


Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya melalui upaya membangun Papua yang mengedepankan persatuan, kesetaraan, serta keterlibatan seluruh komponen masyarakat.


Menurut Ribka, pembangunan Papua tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memastikan seluruh masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan menikmati hasil pembangunan.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan Papua yang berkelanjutan.


“Semangat Hari Pahlawan harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan melalui karya dan pengabdian nyata. Membangun Papua membutuhkan kebersamaan, persatuan, serta komitmen seluruh elemen masyarakat agar tidak ada kelompok yang tertinggal dalam proses pembangunan,” ujar Ribka Haluk.


Lebih lanjut, momentum Hari Pahlawan juga diharapkan dapat memperkuat semangat generasi muda Papua untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan dan persaudaraan.


Ribka mengajak seluruh masyarakat Papua untuk menjadikan peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan memperkuat tekad bersama dalam menciptakan Papua yang damai, inklusif, dan memiliki masa depan yang lebih baik.


Melalui semangat Hari Pahlawan, diharapkan nilai perjuangan, pengorbanan, dan persatuan terus menjadi landasan dalam membangun Tanah Papua demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Polres Jayawijaya Ops Sikat Cartenz II-2026 Ungkap Kasus Curanmor di Kurulu, Satu Terduga Pelaku Diamankan

 


Jayapura – Satgas Gakkum Polres Jayawijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kriminalitas di wilayah Kabupaten Jayawijaya. 


Melalui pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026, tim berhasil mengamankan seorang pria berinisial DP (24), yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Penangkapan berlangsung pada Sabtu (7/11/2026), di Jalan Yos Sudarso, Wamena. Pengamanan tersebut berawal dari informasi personel yang melaksanakan penyamaran di lapangan dan mendeteksi keberadaan salah satu target operasi berinisial DP di sekitar Jalan Irian, tepatnya di kawasan Tugu Salib.


Kasubsatgas Pidum Polres Jayawijaya, IPTU Marcelino H. Rumambi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tim terlebih dahulu melakukan pemantauan terhadap keberadaan target. Petugas kemudian mengambil langkah pengamanan setelah yang bersangkutan bergeser dari lokasi keramaian menuju Jalan Yos Sudarso.


“Pengamanan dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan di lapangan agar tidak menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat. Setelah berhasil diamankan, yang bersangkutan langsung dibawa ke Mapolres Jayawijaya untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus pencurian kendaraan bermotor,” jelas IPTU Marcelino.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, DP mengakui keterlibatannya dalam kasus curanmor yang terjadi di wilayah Umpagalo, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, pada 18 Mei 2025. 


Dalam perkara tersebut, terduga pelaku diduga melakukan pencurian bersama seorang pria berinisial AW.


Adapun kendaraan yang menjadi barang hasil kejahatan berupa satu unit sepeda motor Honda CRF. Berdasarkan keterangan DP, kendaraan tersebut telah dijual oleh AW tanpa sepengetahuannya.


IPTU Marcelino menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menelusuri keberadaan barang bukti serta mendalami kemungkinan keterlibatan DP dalam tindak pidana curanmor lainnya di wilayah hukum Polres Jayawijaya.


“Kami tidak akan berhenti pada satu pengungkapan. Setiap informasi yang berkaitan dengan tindak pidana akan terus kami dalami guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan kejahatan kendaraan bermotor. Ini merupakan bagian dari upaya Ops Sikat Cartenz II-2026 dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor, menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun tindak pidana di lingkungan sekitar.


Melalui Ops Sikat Cartenz II-2026, Satgas Gakkum Polres Jayawijaya berkomitmen meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap kejahatan jalanan, khususnya curat, curas, dan curanmor, demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Dua Kasus Curas Terungkap, Polres Jayawijaya Amankan Target Operasi di Wamena Dalam Ops Sikat Cartenz II-2026

 


Jayapura – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026, Satgas Gakkum Polres Jayawijaya berhasil mengamankan seorang pria berinisial KH (21), yang diduga terlibat dalam dua kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.


Penangkapan dilakukan pada Sabtu (7/11/2026), di Jalan Sudirman, tepatnya di seberang SMA Negeri 1 Wamena. Pengamanan tersebut merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan informasi terkait keberadaan salah satu target operasi yang diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana curas.


Kasubsatgas Pidum Polres Jayawijaya, IPTU Marcelino H. Rумambi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku, tim melakukan pemantauan dan penyisiran di sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat berkumpulnya pelaku kejahatan jalanan hingga akhirnya berhasil mengamankan KH.


“Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan diduga terlibat dalam dua kejadian pencurian dengan kekerasan di wilayah Wamena sepanjang tahun 2026. Saat ini, kami masih melakukan pendalaman untuk melengkapi proses penyidikan serta mengembangkan informasi terkait keberadaan barang bukti hasil kejahatan,” jelas IPTU Marcelino.


Ia menerangkan, kasus pertama terjadi di Jalan Irian, tepatnya di lorong Jalan Tonkonan, pada 8 Februari 2026. 


Dalam kejadian tersebut, terduga pelaku diduga melakukan aksi curas bersama seorang pria berinisial PH yang saat ini masih dalam penyelidikan. Barang yang dirampas berupa satu unit sepeda motor, yang berdasarkan keterangan terduga pelaku dibawa oleh rekannya tersebut.


Sementara itu, kasus kedua terjadi di Jalan Trikora, tepatnya di depan Toko Bangunan Budi Jaya, pada 1 Maret 2026. Dalam peristiwa tersebut, KH diduga melakukan aksi curas bersama seorang pria berinisial PM yang telah meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Adapun barang yang dirampas berupa satu unit telepon genggam yang menurut keterangan terduga pelaku dibawa oleh rekannya tersebut.


“Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Jayawijaya melalui Ops Sikat Cartenz II-2026 dalam menekan angka kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk menelusuri keberadaan barang bukti maupun pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara ini,” tambahnya.


IPTU Marcelino juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama ketika berada di lokasi yang rawan tindak kejahatan. 


Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana sehingga dapat segera ditindaklanjuti.


Saat ini, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polres Jayawijaya juga masih melakukan pengembangan terhadap kedua perkara tersebut guna melengkapi penyidikan dan mengungkap keberadaan barang bukti.


Melalui Ops Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua bersama jajaran berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat di Tanah Papua.

 

Cegah Kejahatan Jalanan, Ops Sikat Cartenz II-2026 Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan


Jayapura – Polda Papua melalui Ops Sikat Cartenz II-2026 mengimbau kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Imbauan ini ditujukan kepada masyarakat yang beraktivitas, terutama pada malam hari maupun saat melintasi kawasan yang relatif sepi. Kewaspadaan diperlukan untuk mengurangi peluang terjadinya tindak kriminal serta mendukung upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua.


Polda Papua melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026 mengingatkan bahwa kejahatan dapat terjadi ketika masyarakat lengah dan memberikan kesempatan kepada para pelaku. 


Karena itu, masyarakat diharapkan selalu memperhatikan kondisi lingkungan, menjaga barang berharga, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.


Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah kejahatan jalanan. 


Masyarakat diimbau tetap fokus saat berkendara dan tidak menggunakan telepon genggam, menghindari penggunaan perhiasan atau barang berharga secara mencolok, serta memilih jalur yang ramai dan memiliki penerangan memadai. Selain itu, pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum bepergian dan hindari berhenti di lokasi sepi apabila tidak dalam keadaan mendesak.


Polda Papua juga terus mengingatkan warga agar tidak lengah terhadap berbagai modus kejahatan yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. 


Masyarakat diminta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan diri maupun lingkungan sekitar, tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal dalam situasi mencurigakan, serta segera melaporkan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan kepada pihak kepolisian.


Kasatgas Humas Ops Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua, Kompol Nurjanah, S.Sos., M.M., mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah tindak kejahatan, khususnya kejahatan jalanan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi tersebut.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan. Perhatikan situasi sekitar, jaga barang berharga, serta segera laporkan kepada kepolisian apabila melihat atau mengalami tindak pidana,” ujar Nurjanah.


Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan keamanan. Layanan tersebut dapat dihubungi secara gratis.


“Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan respons cepat dan menindaklanjuti setiap laporan. Mari bersama-sama mendukung Ops Sikat Cartenz II-2026 dengan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan,” tambahnya.


Melalui Ops Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua berkomitmen meningkatkan upaya penindakan terhadap pelaku kejahatan curat, curas, dan curanmor sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah tindak kriminal demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Tanah Papua.

Sambangi Warga Kampung Tomer, Polsek Naukenjerai Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Peredaran Miras Sopi


Jayapura – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Merauke melalui Polsek Naukenjerai melaksanakan patroli rutin dan sambang warga melalui program Quick Wins Polsek Tangguh di Kampung Tomer, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Sabtu (07/11/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyambangi rumah warga dan berdialog secara langsung untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. 


Melalui pendekatan humanis, personel mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta berperan aktif dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Naukenjerai secara khusus mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, baik untuk kepentingan perkebunan maupun aktivitas lainnya. 


Masyarakat juga diminta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


Selain pencegahan Karhutla, personel turut mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi maupun mengedarkan minuman keras lokal jenis sopi. 


Pasalnya, konsumsi minuman keras berpotensi memicu tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, termasuk perselisihan dan gangguan Kamtibmas di lingkungan masyarakat.


Kapolsek Naukenjerai, Iptu C. C. Fernandez, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya pembakaran hutan dan lahan maupun dampak negatif minuman keras. 


Ia menegaskan bahwa upaya menjaga situasi tetap kondusif membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.


Sementara itu, Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M., mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. 


Ia mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan serta menjauhi minuman keras yang dapat memicu gangguan keamanan.


"Melalui kehadiran personel di tengah masyarakat, kami berharap terbangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan, menghindari segala bentuk aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, serta tidak mengonsumsi minuman keras. Mari bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," imbau Kapolres.


Melalui kegiatan patroli dan sambang ini, Polsek Naukenjerai berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta mengedepankan langkah-langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah.