View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

20/10/26

Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena

 


Jayapura - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Pegunungan, Tias Urnom Kogoya, mengajak masyarakat di delapan Kabupaten di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, menjaga keamanan dan ketertiban menjelang kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada 28–29 Oktober 2026.


Tias mengatakan, situasi keamanan perlu dijaga, terutama setelah konflik sosial antara kelompok masyarakat Lanny Jaya dan Kurima Woma di Wamena pada Mei 2026. Ia mengimbau seluruh pihak menahan diri agar tidak terjadi aksi saling serang yang dapat mengganggu keamanan dan proses pemulihan pascakonflik.


“Saya mengimbau seluruh masyarakat dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, khususnya yang berada di Kabupaten Jayawijaya, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kita dukung pemerintah, Polri, dan TNI dalam menjaga situasi keamanan di wilayah kita,” kata Tias Urnom Kogoya.


Ia juga menyebut pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap pembangunan kembali rumah warga yang terdampak konflik sosial di Wamena. Menurutnya, masyarakat perlu mengedepankan ketenangan dan menyelesaikan persoalan secara damai agar proses pemulihan berjalan baik.


“Marilah kita duduk bersama dengan kepala dan hati yang dingin. Masalah ini telah selesai, sekarang saatnya kita melanjutkan pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan,” ujarnya.


Menjelang kunjungan Menko Polkam, Tias mengajak masyarakat Lanny Jaya dan Kurima Woma menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik baru. Ia juga meminta tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga memperkuat komunikasi serta persaudaraan demi menjaga kedamaian di Jayawijaya.


Tias menegaskan, keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap situasi yang kondusif dapat mendukung pemulihan pascakonflik sekaligus memperlancar pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan.

Tokoh Pemuda Kamoro Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas Jelang Natal 2026

 


Timika, 19 Oktober 2026 – Tokoh pemuda Kampung Iwaka dari suku Kamoro, Kabupaten Mimika, Yustinus Amereyau, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat di Kab. Mimika, terutama menjelang perayaan Natal 2026 dan akhir tahun. Ia menekankan pentingnya persatuan, kegiatan positif, serta kewaspadaan terhadap isu provokatif yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.


Yustinus menyampaikan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Mimika secara umum masih aman dan terkendali. Meski demikian, ia menyoroti konflik internal suku Damal di Kwamkinarama, Kabupaten Puncak, yang masih menjadi perhatian bersama. Ia berharap konflik tersebut dapat segera berakhir sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dalam suasana damai dan penuh sukacita.


“Harapan kami, menjelang perayaan Natal 2026, konflik bisa dihentikan dan kita semua dapat menyambut Natal dengan damai dan sukacita,” ujar Yustinus.


Sebagai tokoh pemuda Kamoro, Yustinus mengatakan dirinya terus berkoordinasi dengan para tetua adat serta merangkul generasi muda, khususnya di Distrik Mimika Timur dan sejumlah wilayah pesisir Mimika. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong pemuda menjadi teladan dalam berperilaku positif, menjaga kedisiplinan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan lingkungan.


Ia juga menilai bahwa menjelang akhir tahun diperlukan berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah. Tokoh masyarakat dari tujuh suku di Mimika, bersama paguyuban Nusantara, diharapkan aktif menyampaikan imbauan kamtibmas melalui media sosial, grup kerukunan, maupun komunikasi langsung dengan warga.


“Kita harus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terhasut oleh isu atau provokasi dari kelompok tertentu yang dapat memecah belah persatuan serta merusak nama baik Mimika,” tegasnya.


Yustinus menambahkan, koordinasi antara tokoh adat, tokoh pemuda, pemerintah daerah, masyarakat, dan aparat keamanan perlu terus diperkuat. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil peran dalam menjaga keharmonisan, mencegah potensi konflik, dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif di Kabupaten Mimika.


Menurutnya, komitmen bersama untuk menjaga kedamaian menjadi hal penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan menyambut Natal 2026 dalam semangat persaudaraan.

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Merauke Gelar Aksi Donor Darah serentak



Jayapura – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri, Polres Merauke menggelar kegiatan donor darah serentak sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat Merauke yang membutuhkan bantuan darah.


Wakapolres Merauke, Kompol Dr. Jerry Koagouw, S.H, M.H yang didampingi Ps. Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre Msb, S.Kom menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan aksi kemanusiaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Karena itu, ia mengajak seluruh personel dan peserta yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.


“Setetes darah kita bisa membantu sesama. Apa yang kita donorkan hari ini bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.


Saya mengingatkan agar setiap calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kondisi tubuh pendonor memungkinkan untuk melakukan donor darah.


Ia menegaskan, apabila berdasarkan hasil pemeriksaan seseorang tidak memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darah, maka tidak perlu memaksakan diri. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama harus tetap diimbangi dengan perhatian terhadap kondisi kesehatan diri sendiri.


Pelaksanaan donor darah serentak Polres Merauke diikuti oleh 53 peserta yang terdiri dari Personil Polres Merauke dan Bhayangkafi Cabang Merauke. Hingga pukul 11.00 Wit hasil donor darah sebanyak  25 Kantong darah.


“Bagi rekan-rekan yang bisa menyumbangkan darah, silakan. Yang terpenting, harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu dan tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing,” katanya.


Pada kesempatan itu, Wakapolres Merauke menyampaikan atas nama pimpinan dan Kapolres Merauke, turut menyampaikan ucapan selamat HUT ke-75 Humas Polri. Ia berharap jajaran Humas Polri semakin sukses dalam menjalankan tugas kehumasan, serta terus berjaya dalam memberikan informasi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.


Melalui kegiatan donor darah tersebut, peringatan HUT ke-75 Humas Polri diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat peran kehumasan, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.


Pada kesempatan tersebut juga Ps. Kasi Humas Polres Merauke mensosialisasikan Humas  Polri dengan memberikan dopres kepada peserta berupa coklat kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan.  Akhirnya dikatakan ucapan terima kasih kepada pihak Pihak Pmi Merauke, bagian Sdm. Bagian Logistik, Seksi Dokkes. Seksi Tik, dan Bhayangkari Cabang Merauke serta seluruh anggota Polres Merauke yang sudah membangu dan berpartisipasi mensukseskan kegiatan Donor darah serentak dalam rangka Hut Humas Polri ke 75 tahun 2026 Polres Merauke.

 

Wakapolda Papua dan PJU Ikuti Bakti Sosial Donor Darah dalam Rangka Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026

 


Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., bersama sejumlah pejabat utama (PJU) dan personel Polda Papua mengikuti kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026 di Aula Rastra Samara, Mapolda Papua, Kota Jayapura, Selasa (20/10/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus kontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan transfusi.


Hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P, PJU Polda Papua, dan para personel Polda Papua.


Pelaksanaan donor darah diawali dengan pengisian formulir, konsultasi kesehatan bersama tim Palang Merah Indonesia (PMI), pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar hemoglobin (Hb) dan golongan darah, serta pengambilan darah bagi peserta yang memenuhi persyaratan medis.


Dari kegiatan tersebut, PMI Kota Jayapura berhasil mengumpulkan sebanyak 84 kantong darah yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi.


Dokter Desy Meria Yarangga dari PMI Kota Jayapura menyampaikan apresiasi kepada Polda Papua atas pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Papua yang telah menyelenggarakan aksi donor darah dalam rangka Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026, dengan hasil sebanyak 84 kantong darah yang berhasil terkumpul,” ucap dr. Desy.


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bentuk pengabdian melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata.


“Peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama.,” katanya.


“Melalui donor darah, kami berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan kemanusiaan,” imbuhnya.


Kombes Cahyo mengapresiasi partisipasi Wakapolda Papua, para pejabat utama, dan seluruh personel yang telah mendonorkan darahnya, serta PMI Kota Jayapura yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan Polri sehingga pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi sesama.

 

Dari Pondasi hingga Konstruksi, TNI dan Warga Bersatu Wujudkan Jembatan Garuda

 



HULU SUNGAI TENGAH – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid RT 08, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terus menunjukkan progres signifikan. Personel TNI bersama masyarakat setempat terus bekerja melaksanakan tahapan pembangunan demi mempercepat penyelesaian jembatan yang diharapkan dapat mendukung mobilitas dan aktivitas warga, Selasa (20/10/2026).


Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, pekerjaan difokuskan pada pembuatan pondasi jalan serta penyiapan besi untuk konstruksi jembatan.


Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kekuatan dan ketahanan konstruksi agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa pengerjaan terus dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan ketelitian dan kerja sama seluruh personel yang terlibat.


Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Garuda tersebut.


“Pembangunan terus kita laksanakan secara bertahap. Saat ini pekerjaan difokuskan pada pembuatan pondasi jalan dan penyiapan besi jembatan.


Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan bisa terus berprogres sesuai dengan rencana,” ujarnya.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat menjadi gambaran nyata kebersamaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. 


Meskipun pekerjaan membutuhkan ketelitian dan tahapan yang berkesinambungan, seluruh pihak terus berupaya memberikan kontribusi terbaik.


Keberadaan Jembatan Garuda nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Teluk Mesjid, khususnya dalam menunjang akses transportasi, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung kegiatan sosial dan perekonomian warga.


Melalui pembangunan ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid diharapkan terus berjalan lancar hingga selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan peruntukannya.(pen1002hst).

Ops Sikat Cartenz II 2026, Polresta Jayapura Kota Gencarkan Patroli Antisipasi Kejahatan Jalanan


 

Jayapura – Tim Resmob Numbay Subnit VI Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jayapura Kota melaksanakan Patroli Siaga Reskrim untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, aksi premanisme, pencurian kendaraan bermotor, serta potensi tindak pidana lainnya di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, Selasa (20/10/2026) dini hari.


Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II 2026 Polda Papua yang berfokus pada pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.


Kanit Opsnal Satreskrim Polresta Jayapura Kota, IPDA Ronald Jakadewa, S.H., mengatakan bahwa patroli dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi tindak pidana.


“Melalui Patroli Siaga Reskrim ini, kami berupaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Personel melakukan pemantauan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang mencurigakan, serta pengecekan bukti kepemilikan kendaraan guna mengantisipasi tindak pidana di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota,” ujar IPDA Ronald.


Ia menjelaskan, patroli diawali dengan konsolidasi personel di Mako Polresta Jayapura Kota sebelum bergerak menuju sejumlah titik di wilayah Jayapura Selatan, termasuk kawasan Pasar Hamadi, Pantai Hamadi, dan Entrop.


Saat melaksanakan patroli di sekitar Pasar Hamadi, personel menemukan sebuah sepeda motor yang terparkir di bahu jalan dalam kondisi setang kendaraan tidak terkunci dan jok terbuka. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan serta mencari pemilik kendaraan untuk mengingatkan agar kendaraan diamankan dengan baik dan dipindahkan ke dalam rumah.


Selanjutnya, personel melanjutkan patroli menuju kawasan Pantai Hamadi dan Entrop. Di lokasi tersebut, petugas menghentikan sejumlah kendaraan yang dinilai mencurigakan untuk dilakukan pemeriksaan serta meminta pengendara menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan.


“Dalam pemeriksaan tersebut, para pengendara dapat menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan masing-masing sehingga diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu membawa dokumen kendaraan dan memastikan kendaraannya terparkir dalam keadaan aman,” jelasnya.


IPDA Ronald menambahkan, kegiatan patroli tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan terhadap kendaraan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan memberikan rasa aman kepada warga.


Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan, tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan dukungan masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap aman dan segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara masyarakat dan Polri sangat penting dalam mendukung keberhasilan Operasi Sikat Cartenz II 2026,” tutupnya.


Setelah melaksanakan rangkaian patroli dan pemeriksaan di sejumlah lokasi, Tim Resmob Numbay kembali ke Mako Polresta Jayapura Kota. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali.


Melalui kegiatan Patroli Siaga Reskrim yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polresta Jayapura Kota berkomitmen mendukung upaya Polda Papua dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai potensi tindak kejahatan.

 

Derek Alom Ingatkan Pentingnya Menjaga Kamtibmas di Distrik Tembagapura

 


Timika – Tokoh Masyarakat Distrik Tembagapura, Derek Alom, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura.


Derek menyampaikan bahwa kedamaian dan stabilitas keamanan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, terutama di sejumlah lokasi di Distrik Tembagapura yang selama ini menjadi tempat masyarakat mencari nafkah. Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga situasi agar tetap kondusif sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan aman dan lancar.


“Distrik Tembagapura merupakan salah satu wilayah tempat masyarakat mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Karena itu, kita semua harus menjaga keamanan dan kedamaian di daerah ini. Jangan sampai terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan kekacauan dan mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Derek.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Tembagapura. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman dan damai. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Derek mengajak masyarakat untuk menyambut perayaan Natal dengan penuh sukacita melalui semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan. Ia berharap momentum menjelang Natal dapat menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.


“Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang perayaan Natal. Kita ingin menyambut gerbang Natal di Tembagapura dengan penuh sukacita, kedamaian, dan kebersamaan. Jangan sampai persoalan yang tidak perlu mengganggu suasana damai yang kita harapkan,” tegas Derek.


Selain itu, Derek mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya maupun ajakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Ia menilai bahwa sikap bijak dalam menerima informasi dan kemampuan menahan diri sangat penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.


“Saya berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Jangan terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita lebih bijak dalam menerima informasi dan mengutamakan penyelesaian setiap persoalan melalui komunikasi yang baik,” tambahnya.


Menutup imbauannya, Derek mengajak seluruh masyarakat Distrik Tembagapura untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa saling menghormati, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.


Ia berharap dengan adanya kerja sama yang baik antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura, dapat terus terjaga dalam situasi yang kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan menyambut Natal dengan penuh sukacita.

Kepala Suku Besar Kamoro Serukan Persatuan demi Mimika yang Aman, Damai, dan Sejahtera

 


Timika – Kepala Suku Besar Suku Kamoro Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi mewujudkan situasi Kabupaten Mimika yang aman, damai, dan sejahtera.


Timotius menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga aparat keamanan. Menurutnya, persatuan dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.


“Kita sebagai warga masyarakat yang baik harus bergandengan tangan untuk menjaga keamanan di Kabupaten Mimika. Jangan mudah percaya atau terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Kita harus lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat mengganggu situasi keamanan,” ujar Timotius.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum menjelang perayaan Natal sebagai kesempatan mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling menghormati, serta memperkuat semangat toleransi antarumat beragama. Menurutnya, Natal merupakan momen penuh kedamaian yang perlu disambut dengan hati bersih, ketulusan, dan semangat kebersamaan.


“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan damai, yaitu perayaan Natal. Karena itu, mari kita persiapkan diri dengan hati yang bersih, saling memaafkan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Jangan sampai persoalan atau perbedaan yang ada justru merusak kedamaian yang selama ini kita harapkan bersama,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Timotius berharap agar setiap konflik yang terjadi di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijaksana melalui dialog dan pendekatan kekeluargaan. Ia menekankan pentingnya peran para tokoh dalam menjadi jembatan perdamaian sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.


“Apabila ada konflik atau persoalan di tengah masyarakat, mari kita redam bersama dan jangan memperkeruh keadaan. Para tokoh harus mampu menjadi jembatan perdamaian, mempertemukan pihak-pihak yang berselisih, serta mencari jalan keluar melalui komunikasi yang baik. Jangan biarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tegasnya.


Timotius juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia berharap masyarakat dapat mengedepankan sikap saling menghargai, menghindari tindakan provokatif, serta mengutamakan penyelesaian masalah secara damai.


Menutup imbauannya, Timotius mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika untuk menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebersamaan demi masa depan daerah yang lebih baik.


“Keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga Mimika agar tetap aman, damai, dan sejahtera. Dengan persatuan, kepedulian, dan semangat saling menghormati, kita dapat menciptakan suasana yang harmonis sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman, terlebih dalam menyambut perayaan Natal,” tutup Timotius.