View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

29/01/26

Wujudkan Kepemimpinan yang Kompeten, Biro SDM Polda Papua Gelar Seleksi CAT Psikologi PKP T.A. 2026

 



Jayapura – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua melaksanakan Tes Psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT) dalam rangka seleksi peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Polda Papua T.A. 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Assessment Center Biro SDM Polda Papua pada Kamis (29/01/2026).


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kabagpsipers Ropsi Biro Psikologi SSDM Polri, Kombes Pol Agus Yulianto, M.Psi., didampingi PS. Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua, Kompol Stenly Stevanus Harjo, S.Psi., M.Psi., Psikolog., MPP., serta tim pengawas dari Mabes Polri.


Dalam arahannya melalui sambungan virtual, Kombes Pol Agus Yulianto menekankan bahwa tes psikologi ini merupakan instrumen penting untuk mengukur kesiapan mental dan profil kepemimpinan para calon pengawas. Adapun aspek yang diuji meliputi tes kecerdasan, tes kepribadian, dan tes sikap kerja.


"Kami berharap seluruh peserta mengerjakan soal dengan serius dan mengandalkan kemampuan diri sendiri. Sistem CAT ini menjamin transparansi, di mana hasil nilai kuantitatif akan langsung muncul di layar setelah ujian selesai. Ini adalah wujud komitmen Polri dalam menyelenggarakan seleksi yang bersih dan akuntabel," tegas Kombes Pol Agus Yulianto.


Ia juga memastikan bahwa sistem CAT telah dirancang dengan fitur penyimpanan otomatis, sehingga apabila terjadi gangguan teknis seperti kendala jaringan atau listrik, jawaban peserta tetap tersimpan dengan aman.


Pada seleksi PKP tahun ini, tercatat sebanyak 7 (tujuh) orang peserta mengikuti ujian di tingkat Subpanpus Polda Papua, yang terdiri dari 1 orang peserta pria dan 6 orang peserta wanita.


Peningkatan Kualitas SDM Polri Pelaksanaan seleksi PKP ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polri untuk melahirkan pemimpin-pemimpin di tingkat pengawas yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga stabilitas emosional dan sikap kerja yang prima. Hasil dari tes psikologi ini akan menjadi salah satu acuan penting dalam menentukan kelayakan peserta untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan lebih lanjut.

Polda Papua Gelar Evaluasi Kinerja TW I 2026 dan Perkuat Mobilitas Jajaran melalui Penyerahan Mobil Pamapta

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan Gelar Operasional (GO) Triwulan I Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penyerahan kendaraan dinas Mobil Pamapta kepada jajaran Polres. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kamis (29/01/2026).


Kegiatan dipimpin oleh Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol Selamat Topan, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Papua, serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Papua dan para Kapolres dari seluruh wilayah hukum Polda Papua.


Dalam sambutannya, Kombes Pol Selamat Topan menyampaikan bahwa Gelar Operasional ini merupakan forum evaluasi untuk mengukur capaian kinerja serta merumuskan langkah perbaikan. Sepanjang tahun 2025, situasi Kamtibmas di Papua secara umum relatif terkendali dengan penurunan angka gangguan Kamtibmas sebesar 0,36% dibandingkan tahun sebelumnya.


"Meskipun dinamika keamanan cukup tinggi, termasuk adanya aksi kekerasan oleh KKB/KKP dan propaganda media sosial, Polda Papua mampu menjaga stabilitas wilayah melalui langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang tegas serta terukur," ujar Karo Ops.


Memasuki Triwulan I tahun 2026, Karo Ops menekankan penguatan fungsi intelijen dan optimalisasi peran Bhabinkamtibmas sebagai problem solver di tengah masyarakat, terutama menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan, Operasi Ketupat, dan Operasi Sikat Cartenz 2026.


Sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelaksanaan tugas di lapangan, Polda Papua menyerahkan unit Mobil Pamapta kepada delapan Polres/ta jajaran, antara lain Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura, Polres Keerom, Polres Jayawijaya, Polres Biak Numfor, Polres Merauke, Polres Waropen, dan Polres Supiori.


Kombes Pol Selamat Topan menegaskan bahwa kendaraan ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan ujung tombak kehadiran Polri di tengah masyarakat. 


"Gunakan kendaraan ini semata-mata untuk kepentingan dinas, terutama patroli preventif. Rawat dengan baik agar selalu dalam kondisi siap operasional untuk merespon laporan masyarakat secara cepat," imbuhnya.


Penyerahan kendaraan ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respon Polri terhadap aduan masyarakat serta mendukung keberhasilan tugas kepolisian di tengah karakteristik geografis Papua yang menantang.


Kegiatan GO TW I Tahun 2026 ini juga diisi dengan paparan dari Kabid Keu mengenai realisasi anggaran, Dir Intelkam terkait perkembangan situasi terkini, serta sosialisasi aplikasi Daily Operation Reporting System (DORS) Polri oleh Karo Ops.


Dua Tersangka Pembunuhan Warga Sipil di Dekai Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

  


Dekai — Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyampaikan perkembangan penanganan perkara pembunuhan dan penganiayaan yang terjadi di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo. Dua pria berinisial O.K. dan I.K. yang diamankan pada 2 Januari 2026 kini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz.


Keduanya diamankan di Jalan Sosial Dekai dan berdasarkan hasil pemeriksaan, diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Sisibia.


Penyidik mengungkap, tersangka O.K. diduga terlibat dalam tiga peristiwa kekerasan yang terjadi sepanjang 2025. Kasus tersebut meliputi penganiayaan berat terhadap warga pendatang bernama Nurdin pada 1 November 2025 di Jalan Jenderal Sudirman, pembunuhan terhadap Yohanes Entamoni pada 6 Agustus 2025 di Perumahan Kali WO, serta pembunuhan terhadap Ramli M. pada 25 Desember 2025 di Jalan Sosial Kali Bonto, Distrik Dekai.


Sementara itu, tersangka I.K. diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Ramli M. Korban diketahui mengalami luka bacok fatal di bagian leher, luka pada punggung, serta luka sayat pada tangan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.


Dalam proses penyidikan, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam serta barang lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut. Proses hukum, menurut penyidik, dilaksanakan sesuai ketentuan KUHP dan KUHAP dengan menjunjung asas praduga tak bersalah serta tetap menjamin hak-hak tersangka. Pengembangan terhadap pelaku lain yang diduga terlibat masih terus dilakukan.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen aparat dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menegakkan hukum secara profesional.


“Setiap tindakan kekerasan terhadap warga sipil adalah pelanggaran serius yang tidak dapat ditoleransi. Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini secara tegas, terukur, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Brigjen Faizal.


Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa sinergi antar satuan menjadi kunci dalam pengungkapan kasus kekerasan di wilayah rawan.


“Kami memastikan setiap informasi dari masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan terukur. Penegakan hukum ini bukan hanya untuk mengungkap pelaku, tetapi juga untuk memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi dalam beraktivitas sehari-hari,” tegas Kombes Adarma.


Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan akan terus melakukan langkah penegakan hukum dan pengamanan wilayah guna menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat di Papua, khususnya di Kabupaten Yahukimo.

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Perairan, Dit Polairud Polda Papua Tekankan Edukasi dan Sinergitas di RRI Jayapura

 


Jayapura – Menghadapi dinamika cuaca ekstrem dan potensi kecelakaan laut di wilayah hukum Polda Papua, Direktorat Polairud Polda Papua menegaskan pentingnya mitigasi bencana melalui program "Polisi Menyapa" yang disiarkan langsung melalui LPP RRI Jayapura pada Kamis (29/01/2026).


Kegiatan dialog interaktif bertema "Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana di Papua" ini menghadirkan narasumber Ps. Wadir Polairud Polda Papua, Kompol R. Achmad Hari Junianto, S.Kom., M.H., dan Ps. Panit SAR Binmas Air, Aipda Jafar Hehanussa yang dipandu oleh presenter Arul Firmansyah.


Dalam keterangannya, Kompol R. Achmad Hari Junianto mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG, wilayah utara Papua terpantau memiliki kecepatan angin berkisar 6 hingga 25 knot yang memicu gelombang tinggi hingga 2,5 meter di beberapa perairan seperti Biak, Sarmi, dan Jayapura.


"Kami menekankan pentingnya deteksi dini. Nelayan kecil sangat berisiko jika angin mencapai 15 knot. Selain faktor alam, kami juga fokus pada aspek human error dan kelaikan mesin kapal. Kesiapan APAR dan pengecekan elektrikal kapal adalah standar SOP yang tidak boleh diabaikan," ujar Kompol Achmad.


Sementara itu, Aipda Jafar Hehanussa menyoroti pentingnya edukasi keselamatan bagi warga pesisir dan anak-anak sekolah. Ia membagikan keprihatinan terkait tingginya angka penolong yang justru menjadi korban saat mencoba menyelamatkan orang tenggelam karena kurangnya pemahaman teknik water rescue.


"Banyak penolong meninggal karena hanya mengandalkan fisik tanpa tahu langkah yang tepat. Kami turun ke sekolah-sekolah, dari TK hingga SMP, untuk memberikan gambaran prosedur keselamatan di air agar kejadian serupa tidak terulang," jelas Aipda Jafar.


Ia juga menyayangkan masih adanya sikap abai dari sebagian nelayan yang tidak menggunakan life jacket meski sudah dibagikan secara gratis oleh petugas. "Terkadang mereka merasa gerah, padahal alat bantu apung adalah kunci pertahanan hidup saat terjadi musibah," tambahnya.


Menyangkut kesiapan armada, Dit Polairud Polda Papua menyatakan telah menyiagakan total 17 kapal (7 kapal Direktorat dan 10 kapal jajaran Sat Polair) serta 10 unit rubber boat yang tersebar di wilayah hukum Polda Papua, mulai dari Merauke hingga Jayapura.


Polri juga memastikan sinergitas dengan instansi terkait tetap solid melalui wadah "Jayapura Diver SAR". Komunitas ini menjadi pusat pertukaran informasi cepat antara Polri, TNI AL, Basarnas, dan BNPB dalam menangani setiap laporan kecelakaan laut.


Polda Papua mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan tradisional di wilayah Jayapura, Serui, hingga Merauke, untuk selalu memantau Hotline Polri 110 atau berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas perairan jika menemui situasi darurat.



Hadir di Tengah Aktivitas Warga, Samapta Polres Sarmi Amankan Pasar Mararena

  


Jayapura – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, personel Pos Shelter Satuan Samapta Polres Sarmi melaksanakan patroli dialogis di seputaran Pasar Sentral Mararena, Rabu (28/1/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh KBO Samapta Polres Sarmi, Ipda Antonius A. Hubi.


Patroli dialogis menyasar area pasar, kios-kios pedagang, serta lingkungan sekitar yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. 


Dalam kesempatan tersebut, personel Samapta berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pengunjung pasar untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mendengar secara langsung berbagai informasi dan aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan di wilayah tersebut.


KBO Samapta Polres Sarmi, Ipda Antonius A. Hubi, menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pasar merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.


“Pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Dengan patroli dialogis ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman serta merasa terlindungi oleh kehadiran Polri,” ujarnya.


Dalam patroli tersebut, personel Samapta juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, menjaga ketertiban di lingkungan pasar, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi di seputaran Pasar Sentral Mararena terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Sarmi menegaskan akan terus meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sebagai wujud komitmen dalam menciptakan rasa aman dan mendukung kelancaran aktivitas warga sehari-hari.


Polsek Merauke Kota Dukung Ketahanan Pangan, Panen Jagung di Kampung Semangga Jaya

 


Jayapura – Polsek Merauke Kota melalui Subsektor Semangga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan panen jagung di lahan binaan Kampung Semangga Jaya, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Rabu (28/1/2026).


Kegiatan panen tersebut dihadiri oleh Kabag SDM Polres Merauke AKP Sanawiyah Y. Mahulette, S.I.K., Kapol Subsektor Semangga Aiptu Suradi, serta personel Polres Merauke. 


Panen jagung ini merupakan hasil kerja sama antara Polsek Merauke Kota dengan para petani setempat, yakni Duki, Khamit, dan Suroto, yang mengelola lahan pertanian seluas kurang lebih satu hektare.


Dari lahan tersebut, petani berhasil memanen sekitar 100 karung jagung yang telah dikuliti. Kapol Subsektor Semangga Aiptu Suradi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan petani.


“Kegiatan panen jagung ini adalah bentuk sinergi Polri dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga ikut berperan aktif mendukung program ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” ujar Aiptu Suradi.


Ia menambahkan, melalui pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi warga Kampung Semangga Jaya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif dengan pengamanan dari personel Polsek Merauke Kota.


Hasil panen jagung selanjutnya akan dipasarkan guna menambah pendapatan petani serta mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Merauke.


Melalui kegiatan ini, Polsek Merauke Kota menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam rangka mewujudkan situasi yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan.


28/01/26

Kebakaran Hebat di Karubaga Tolikara, Polda Papua Imbau Warga Tetap Waspada dan Tidak Terprovokasi Isu

 



Jayapura – Kepolisian Daerah Papua membenarkan terjadinya kebakaran hebat yang melanda wilayah Giling Batu hingga pertengahan Kogome, Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Rabu (28/1/2026). 


Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 100 unit bangunan milik warga dan pedagang yang terdiri dari kios sembako, toko bangunan, rumah makan, kos-kosan, kios pakaian, serta rumah tinggal masyarakat.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menjelaskan bahwa hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh jajaran Polres Tolikara. Api dengan cepat meluas akibat tiupan angin yang cukup kencang, sementara keterbatasan sarana pemadam kebakaran di wilayah tersebut menjadi kendala dalam proses penanganan di lapangan.


Dalam upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya api, aparat gabungan TNI-Polri bersama masyarakat setempat berjibaku melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. Bahkan, satu unit ekskavator turut diturunkan untuk membongkar bangunan di sekitar titik api guna memutus jalur rambatan kebakaran. 


Proses pemadaman juga dibantu dengan penggunaan selang air dan mesin genset air yang diangkut menggunakan kendaraan roda empat dan roda enam milik TNI-Polri serta masyarakat.


Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian serta mencegah meluasnya kebakaran ke wilayah lain. Ia menegaskan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp22 miliar.


Menanggapi situasi tersebut, Kabid Humas Polda Papua mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi atau isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia menegaskan bahwa penanganan dan penyelidikan sepenuhnya dilakukan oleh aparat Kepolisian secara profesional dan transparan.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak menyebarkan spekulasi terkait penyebab kebakaran, serta mempercayakan penanganan kejadian ini kepada Kepolisian. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran telah dapat dikendalikan meskipun api belum sepenuhnya padam. 


Pendataan terhadap kios, toko, dan rumah warga yang terdampak masih terus dilakukan, namun belum maksimal karena sebagian pemilik bangunan sementara mengungsi ke rumah keluarga masing-masing. Sementara itu, pemilik rumah yang diduga menjadi titik awal munculnya api masih belum dimintai keterangan karena keberadaannya belum diketahui.


Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tolikara tetap terjaga pascakejadian kebakaran tersebut.



Wakil Ketua Pokja Agama MRP Apresiasi Profesionalisme dan Integritas Polri di Bawah Presiden

  


Jayapura – Wakil Ketua Pokja Agama Majelis Rakyat Papua (MRP), Isak Randi Koyabi, menyampaikan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada di bawah kewenangan Presiden Republik Indonesia telah menunjukkan kinerja yang profesional serta berintegritas tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai institusi penegak hukum.


Isak Randi Koyabi menilai, dalam praktiknya Polri telah menjalankan perannya secara konsisten sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Tanah Papua.


“Kepolisian RI yang berada di bawah kewenangan Presiden RI telah membuktikan profesionalisme dan integritasnya dalam menegakkan hukum serta menjalankan fungsi perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, pelaksanaan tugas Polri selama ini senantiasa berlandaskan konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 


Ia menekankan bahwa penegakan hukum yang dilakukan Polri tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas sebagai bagian dari tanggung jawab institusi kepada publik.


Lebih lanjut, Isak Randi Koyabi mengapresiasi pendekatan humanis yang semakin dikedepankan oleh Polri dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. 


Ia menilai pendekatan tersebut mencerminkan komitmen etika, disiplin, serta kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan, khususnya dalam melayani dan melindungi masyarakat yang beragam latar belakang sosial dan budaya.


“Pendekatan humanis yang dijalankan Polri dengan menjunjung tinggi etika dan disiplin menunjukkan bahwa institusi kepolisian bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan tertentu,” katanya.


Ia menambahkan bahwa dengan tetap menjaga profesionalisme, netralitas, serta komitmen terhadap hukum dan kepentingan masyarakat, Polri akan semakin dipercaya sebagai institusi negara yang berperan penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Kepercayaan publik akan terus tumbuh apabila Polri konsisten bekerja secara adil, transparan, bertanggung jawab, dan selalu menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama,” tutup Isak Randi Koyabi.