View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

30/11/25

Polda Papua Siagakan Personel Antisipasi Agenda Lokal Papua

 


Jayapura – Menjelang agenda lokal Papua, Kepolisian Daerah Papua memastikan kesiapsiagaannya dengan menyiapkan 2/3 kekuatan personel untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah hukum Polda Papua dan jajaran.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan Polri dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Dalam pelaksanaannya, Polda Papua akan mengedepankan pola tindakan preventif dan pre-emptif, melalui kegiatan patroli terbuka maupun tertutup.


“Kami mengutamakan langkah-langkah pencegahan dengan patroli terbuka dan tertutup, penyampaian imbauan, serta komunikasi aktif dengan masyarakat dalam rangka menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kabid Humas.


Selain itu, Kabid Humas juga menambahkan bahwa upaya ini tidak hanya melibatkan aparatur keamanan, tetapi juga menggandeng para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.


Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya di media sosial.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga kamtibmas yang selama ini terjalin dengan baik. Hindari provokasi dan ujaran kebencian, khususnya di media sosial," tambahnya.


Sebagai langkah antisipasi tambahan, masyarakat diminta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan atau hal yang menonjol melalui layanan darurat Call Center 110, yang dapat diakses kapan saja.


"Mari bersama menjaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif," tutupnya.

.

Solidaritas di Papua Selatan: Pastor Joseph Serukan Menjaga Persatuan NKRI*

  *


*Sawa Erma, Papua Selatan —* Pastor Joseph Agung Sulistyo, pemimpin umat Katolik di Kampung Sauti, Distrik Sawa Erma, Kabupaten Asmat, menegaskan komitmen masyarakat setempat untuk tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia juga menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah persatuan warga. (minggu/30/11/2025).


Pastor Joseph menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan kehidupan sosial di Kampung Sauti berlangsung kondusif. Warga disebutnya memiliki kesadaran kuat untuk menjaga kerukunan serta tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun ajakan yang dapat menggoyahkan persatuan.


“Keadaan di Kampung Sauti aman-aman saja. Kami tetap bersatu dalam NKRI dan menolak segala bentuk provokasi,” ujar Pastor Joseph, Jumat (tanggal disesuaikan).


Menurutnya, umat Katolik yang berada di bawah pembinaannya terus hidup rukun dan saling mendukung. Nilai kekeluargaan menjadi modal sosial yang memperkuat masyarakat dalam menghadapi berbagai isu yang muncul.


Pastor Joseph berharap seluruh pihak terus menjaga situasi harmonis demi masa depan generasi muda dan perkembangan wilayah Asmat. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap informasi tidak benar yang beredar dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masing-masing.

Tokoh Agama Asmat Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Persatuan Menjelang Natal

  


Asmat - Pastor Innop Rettobjaan, sebagai tokoh agama di Kabupaten Asmat, menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia menekankan bahwa bulan Desember adalah bulan penuh kasih, sehingga setiap warga diharapkan dapat menjaga suasana damai dan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.


Pastor Innop mengajak seluruh umat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas, memelihara ketertiban, serta mendukung upaya aparat keamanan dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Ia juga menegaskan pentingnya menjauhi konsumsi minuman keras, karena miras sering menjadi pemicu utama konflik, gangguan ketertiban, dan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Selain itu, ia mengingatkan bahwa momentum Natal seharusnya menjadi waktu untuk memperkuat persatuan dan saling menghargai. Pastor Innop mengajak seluruh warga Asmat untuk mengedepankan nilai kasih, toleransi, dan kebersamaan, agar masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan rasa damai dan penuh sukacita.


Menurutnya, menjaga kedamaian bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama sebagai satu keluarga besar di Tanah Asmat. Dengan menjadikan bulan Desember sebagai “bulan kasih”, ia berharap masyarakat dapat menunjukkan sikap saling menopang, menghindari tindakan provokatif, serta memelihara kerukunan demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.


“Marilah kita menjadikan Desember sebagai bulan penuh kasih. Jauhkan diri dari miras, jaga persatuan, dan bersama-sama menciptakan suasana yang damai menjelang kelahiran Yesus Kristus,” pesan Pastor Innop kepada seluruh masyarakat Asmat.

Kapolres Nabire Jelaskan Isi Undangan Apel Gabungan: Bagian dari Kalender Kamtibmas*

  *


*Nabire, Papua Tengah —* Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., memberikan klarifikasi terkait beredarnya surat undangan apel gabungan yang viral di media sosial pada Sabtu (30/11/25). Ia menegaskan bahwa surat tersebut merupakan undangan resmi untuk kegiatan apel kesiapan yang akan digelar sore ini pukul 16.00 WIT di halaman Polres Nabire.


Kapolres menjelaskan, apel gabungan tersebut dilakukan dalam rangka menyikapi kalender Kamtibmas menjelang tanggal 1 Desember, 10 Desember, dan 14 Desember, sebagai langkah antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Surat itu ditujukan kepada Kasatpol PP Kabupaten Nabire untuk hadir bersama anggotanya mengikuti apel. Namun kemudian diviralkan oleh pihak tertentu yang sampai saat ini belum diketahui,” jelasnya.


Ia menegaskan bahwa viralnya surat tersebut tidak menjadi masalah, sebab kegiatan apel kesiapan merupakan agenda rutin setiap tahun sesuai kalender Kamtibmas. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam menghadapi kemungkinan gangguan di wilayah hukum Nabire.


“Tidak ada persoalan dalam surat tersebut karena sifatnya hanya undangan apel kesiapan,” tegas Kapolres, menutup penjelasannya.

Babinsa Koramil 0910-06/Malinau Selatan Dampingi Progres Awal Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Langap.

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Babinsa Desa Langap, Koramil 0910-06/Malinau Selatan, Serka Subarman Duma, melaksanakan pendampingan pada tahap awal pembangunan Koperasi Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Jalan Alang Impang, RT 01 Desa Langap, Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau, Minggu (30/11/2025).


Kehadiran Babinsa di lapangan bertujuan memastikan setiap proses pekerjaan berjalan aman, tertib, dan sesuai perencanaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan koperasi desa.


Dalam pelaksanaannya, Serka Subarman Duma turut mendampingi warga yang sedang melakukan pemasangan boplang atau patok acuan bangunan. Tahap ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk menentukan batas, posisi, dan arah pembangunan pada lahan seluas 30 x 40 meter yang dipersiapkan sebagai lokasi KDKMP.


“Kami dari Koramil 0910-06/Malinau Selatan selalu siap hadir mendampingi dan membantu masyarakat dalam setiap kegiatan pembangunan. Semoga proyek Koperasi Merah Putih ini dapat berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi warga Desa Langap,” ujar Serka Subarman Duma.


Hingga saat ini, progres pembangunan masih berada pada tahap pemasangan boplang dengan capaian sekitar 0,2 persen. Meskipun baru memasuki fase awal, antusiasme dan semangat gotong royong masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat proses selanjutnya.


Di tempat terpisah, Dandim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., memberikan apresiasinya terhadap peran Babinsa di lapangan. “Saya sangat mengapresiasi dedikasi para Babinsa yang terus hadir mendampingi masyarakat. Pembangunan Koperasi Merah Putih ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan ekonomi desa. Kami berharap kerja sama yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan TNI dapat menghasilkan pembangunan yang bermanfaat dan berkelanjutan,” tegas Dandim.


Pembangunan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi dan wadah peningkatan kesejahteraan warga Desa Langap, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Malinau Selatan.


(Pendim0910)

Tokoh Pemuda Papua Imbau Mahasiswa dan Pemuda Tetap Fokus Ibadah dan Aktivitas Positif di Bulan Desember

 



Jayapura — Mantan Ketua BEM Universitas Cenderawasih yang juga dikenal sebagai tokoh Pemuda Papua, Yops Itlay, menyampaikan imbauan kepada seluruh pemuda dan mahasiswa agar tidak terpengaruh oleh berbagai agenda yang berpotensi mengganggu stabilitas di bulan Desember. 


Pada Minggu (30/11) ia mengatakan bahwa bulan Desember seharusnya menjadi momentum untuk memperdalam ibadah dan mempersiapkan diri menyambut kelahiran Sang Juru Selamat.


“Kepada teman-teman pemuda dan mahasiswa, saya menghimbau agar tidak terpengaruh dengan agenda-agenda yang muncul di bulan Desember ini. Mari kita fokus pada ibadah sebagai persiapan menyambut kelahiran Sang Juru Penyelamat,” ujarnya.


Yops juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama periode perayaan Natal. Ia menekankan pentingnya menciptakan situasi yang damai dan kondusif demi kenyamanan bersama.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi di bulan Desember ini. Kepada adik-adik dan teman-teman mahasiswa, fokuslah pada ujian semester, jangan mudah terpancing ajakan provokatif, dan tetap jaga kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa Desember harus dipandang sebagai bulan perayaan dan sukacita Natal. Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah ketenangan.

Warga Jayawijaya Diimbau Tidak Terpengaruh Aksi 1 Desember

  


Wamena - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Jayawijaya, Herman Doga, mengimbau seluruh warga di Kabupaten Jayawija untuk tidak terpengaruh ajakan peringatan HUT Papua Merdeka dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Hal itu disampaikan oleh Herman menjelang peringatan 1 Desember 2025, yang diklaim sebagai hari Kemerdekaan Papua.


Herman Doga mengatakan, pihaknya telah menggerakkan LMA tingkat distrik untuk memberikan pesan yang sama kepada warga, terutama mengingat adanya potensi kelompok tertentu yang akan memanfaatkan momentum 1 Desember untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai hukum di Jayawijaya.


“Kemarin kami sudah kumpulkan LMA Distrik. Kami tekankan agar masyarakat tidak terpengaruh ajakan aksi jelang 1 Desember. Setelah ini saya akan keliling menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan tokoh agama,” kata Herman.


Ia menegaskan, tanggal 1 Desember harus dipandang sebagai bagian dari bulan perayaan Natal, bukan momentum peringatan-peringatan hari tertentu yang melenceng dari jati diri bangsa Indonesia. 


“Kita alihkan aktivitas masyarakat. Ini bulan ibadah, bulan sukacita, bukan peringatan Papua Merdeka,” ujarnya.


Herman juga meminta warga tetap tenang, tetap beraktivitas seperti biasa, dan tidak terpancing oleh isu-isu provokatif. 


“Masyarakat agar tetap tenang menyambut Natal, jangan terpengaruh ajakan untuk melakukan aksi peringatan 1 Desember,” kata Herman.

Satgas Si-Ipar Operasi Rasaka Cartenz 2025 Gelar "Kelas Ceria" di Yalimo, Dorong Peningkatan Pendidikan Anak Papua

 



Jayapura – Satgas Si-Ipar yang tergabung dalam Operasi Rasaka Cartenz 2025 kembali melaksanakan kegiatan edukatif bertajuk "Kelas Ceria" bersama anak-anak di Kampung Honita, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, pada Sabtu (29/11/2025). 


Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan motivasi belajar serta memberikan ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak di wilayah tersebut.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Si-Ipar mengajak anak-anak belajar membaca, menggambar, serta bermain edukatif. Antusiasme dan keceriaan terlihat jelas dari wajah para peserta. Sebagai bentuk apresiasi, Satgas Si-Ipar turut memberikan hadiah kepada anak-anak yang menunjukkan kemampuan dan prestasi terbaik selama kegiatan berlangsung.


Kasubsatgas Si-Ipar Polres Yalimo, Iptu La Ode Abdul Syukur, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari program peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Yalimo.


“Melalui kegiatan ini kami berharap anak-anak semakin termotivasi untuk belajar dan mengejar mimpi mereka di masa depan. Pendidikan merupakan fondasi penting, dan kami ingin berperan membantu memberikan akses serta dorongan semangat bagi generasi penerus di Yalimo,” ujarnya.


Lebih lanjut, kegiatan ini dinilai sebagai salah satu wujud nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kehidupan sosial serta kualitas sumber daya manusia di Papua, khususnya di Kabupaten Yalimo.


Dengan berjalannya program “Kelas Ceria” secara rutin, Satgas Si-Ipar menegaskan komitmennya mendukung pemerataan pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar positif bagi anak-anak di wilayah pegunungan Papua.


.