Probolinggo – Kawasan Taman Nasional Gunung Bromo memiliki nilai penting bagi lingkungan, masyarakat, dan pariwisata. Karena itu, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan tersebut menjadi perhatian Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., yang turun langsung melakukan peninjauan, Minggu (9/8/2026).
Didampingi Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yudo, Danrem meninjau kondisi kawasan yang terdampak sekaligus memantau upaya penanganan yang dilakukan personel di lapangan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai situasi terkini dan memastikan langkah penanganan berjalan secara optimal.
Danrem menegaskan bahwa menjaga kawasan Bromo bukan hanya persoalan memadamkan api, tetapi juga memastikan potensi kebakaran tidak kembali terjadi. Karena itu, upaya pencegahan melalui pemantauan, kesiapsiagaan, dan kepedulian seluruh pihak harus terus diperkuat.
“Kawasan Bromo merupakan aset lingkungan dan aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Penanganan harus dilakukan dengan cepat, tetapi pencegahan juga harus menjadi perhatian agar kejadian seperti ini tidak berulang,” kata Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus.
Danrem menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, khususnya jajaran Kodim 0820/Probolinggo, yang telah menunjukkan kesiapsiagaan dalam membantu penanganan karhutla. Menurutnya, kerja di lapangan harus terus dilakukan dengan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui peninjauan tersebut, Korem 083/Baladhika Jaya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya penanganan dan pencegahan karhutla di wilayah. Menjaga Bromo tetap aman dan lestari menjadi tanggung jawab bersama agar kawasan ini tetap menjadi warisan alam yang dapat dinikmati masyarakat dan generasi mendatang. :::









