View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

09/06/26

Operasi SAR Ledakan Kompleks Perikanan Biak Resmi Ditutup, Polda Papua Fokus Tuntaskan Penyidikan dan Identifikasi Korban

 


Jayapura – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban ledakan yang terjadi di Kompleks Perikanan Kabupaten Biak Numfor pada 31 Mei 2026 resmi ditutup pada Senin (8/6/2026) setelah berlangsung selama sembilan hari.


Meski operasi pencarian telah berakhir, proses penyidikan dan identifikasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan guna mengungkap secara menyeluruh penyebab peristiwa tersebut.


Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyidikan secara intensif untuk mengungkap penyebab pasti ledakan.


"Sampai saat ini kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk mengumpulkan seluruh petunjuk yang mengarah pada penyebab terjadinya ledakan. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri terhadap sejumlah sampel yang telah dikirim untuk diteliti lebih lanjut," ujar Kapolres.


Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), Tim Inafis Polres Biak Numfor bersama Laboratorium Forensik Polri telah melakukan penyisiran dan pengumpulan sejumlah barang bukti dari lokasi ledakan. 


Barang bukti yang diamankan antara lain serpihan logam, fragmen material yang diduga berasal dari sumber ledakan, serta sampel tanah dan material di sekitar titik ledakan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium. Selain itu, penyidik juga melakukan pemetaan lokasi kejadian, dokumentasi forensik, serta analisis pola ledakan guna mengetahui titik pusat ledakan dan rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum insiden.


Kapolres menjelaskan, selain olah TKP, penyidik juga terus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Hingga saat ini sebanyak 28 orang saksi telah dimintai keterangan yang terdiri dari warga sekitar, pekerja di kawasan Kompleks Perikanan, korban selamat, serta pihak-pihak yang mengetahui kondisi lokasi sebelum kejadian. Keterangan para saksi masih terus didalami dan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan laboratorium forensik.


Terkait data korban, tercatat sebanyak enam orang meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Tim DVI terus melakukan pencocokan data antemortem dan postmortem melalui metode ilmiah yang meliputi pemeriksaan sidik jari, data medis, properti korban, hingga uji DNA. Dari total korban yang ditemukan, enam korban telah berhasil teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan tiga korban lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium guna memastikan identitas korban secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


Terkait data korban, tercatat enam orang meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan ilmiah yang saat ini masih berlangsung di laboratorium forensik.


"Kami belum dapat menyimpulkan sumber pasti ledakan sebelum seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan identifikasi korban diterima. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kepada masyarakat setelah seluruh hasil tersebut terkumpul dan dianalisis," tambahnya.


Sementara itu, Kasie Ops dan Siaga Basarnas Biak, Andarias Alik, S.E., menyampaikan bahwa keputusan penghentian operasi pencarian diambil setelah tim tidak lagi menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun temuan baru di lokasi kejadian.


"Selama sembilan hari pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal. Pada hari kesembilan tidak ditemukan lagi serpihan maupun indikasi keberadaan korban. Berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat serta keluarga korban, Operasi SAR Gabungan resmi ditutup pada 8 Juni 2026 pukul 18.20 WIT," jelasnya.


Basarnas mencatat bahwa selama operasi berlangsung, tim gabungan berhasil menemukan enam korban meninggal dunia. Adapun tiga korban lainnya masih menunggu hasil identifikasi resmi dari Tim DVI Polri.


Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor memastikan akan terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada keluarga korban maupun warga yang terdampak langsung akibat peristiwa tersebut.


Sementara itu, Posko Kesehatan yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Dinas Kesehatan di Hotel Mapia hingga saat ini masih beroperasi untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada keluarga korban dan warga terdampak ledakan. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan yang terus dilakukan pemerintah daerah pascakejadian.


Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui instansi terkait juga telah melakukan inventarisasi terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat ledakan. Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan perbaikan dan renovasi bangunan yang terdampak.


Pemerintah daerah menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Polres Biak Numfor, TNI, Basarnas, dan instansi terkait lainnya dalam rangka pemulihan pascakejadian serta mengantisipasi apabila ditemukan kembali serpihan atau material yang berpotensi membahayakan masyarakat.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penyelidikan kepada aparat yang berwenang.


"Polda Papua bersama seluruh unsur terkait berkomitmen mengungkap secara tuntas penyebab ledakan ini melalui proses penyidikan yang profesional, transparan, dan berbasis pembuktian ilmiah. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan benda mencurigakan atau material yang diduga merupakan sisa perang agar dapat ditangani sesuai prosedur dan tidak membahayakan keselamatan warga," tegas Kabid Humas.


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan benda mencurigakan atau material yang diduga merupakan sisa perang agar dapat ditangani sesuai prosedur yang berlaku.


Dengan ditutupnya Operasi SAR, fokus penanganan kini diarahkan pada penyelesaian proses identifikasi korban, penyidikan penyebab ledakan, serta pemulihan kondisi sosial dan psikologis masyarakat terdampak di Kompleks Perikanan Biak.


Ops Sikat Cartenz 2026, Tim Gabungan Polda Papua Amankan Terduga Pelaku Curat di Dok IX Atas

 


Jayapura – Tim URC Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua bersama Tim Opsnal Polsek Jayapura Utara yang tergabung dalam Satgas Gakkum Operasi Sikat Cartenz 2026 berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Dok IX Atas, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (08/06).


Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi terkait kasus pencurian yang terjadi pada April 2026. Dalam peristiwa tersebut, pelaku diduga masuk ke rumah korban melalui jendela saat penghuni rumah sedang tertidur, kemudian mengambil sejumlah barang berharga milik korban.


Barang yang dilaporkan hilang antara lain satu unit televisi merek Coocaa dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna hitam yang terparkir di garasi rumah korban. Korban baru menyadari kejadian tersebut saat terbangun pada pagi hari dan mendapati barang-barangnya telah hilang.


Berdasarkan laporan yang diterima, Tim URC Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua bersama Tim Opsnal Polsek Jayapura Utara melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap pelaku. Dari hasil pengumpulan informasi dan pengembangan di lapangan, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan seorang pria yang diduga terlibat dalam penjualan barang hasil curian di kawasan Dok IX Atas.


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang saat itu berada di sekitar kompleks tempat tinggalnya. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Ditreskrimum Polda Papua guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.


Dalam pengungkapan kasus ini, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit televisi merek Coocaa warna hitam dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul GT yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.


Kasatgas Gakkum Operasi Sikat Cartenz 2026, Kompol I Dewa Gde Ditya K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergitas antara personel Ditreskrimum Polda Papua dan jajaran Polsek Jayapura Utara dalam menindak pelaku kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat.


"Melalui Operasi Sikat Cartenz 2026, kami terus berupaya menekan angka kriminalitas, khususnya kasus pencurian yang merugikan masyarakat. Kami juga akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini," ujarnya.


Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dan pengembangan kasus serta berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Jayapura Utara untuk melengkapi proses penyidikan lebih lanjut.


Propam Polda Papua Gelar Pembinaan Etika Profesi dan Asistensi Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri di Polres Supiori

 


Jayapura – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Papua melalui Tim Subbid Wabprof melaksanakan kegiatan Pembinaan Etika Profesi Polri dan Asistensi Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri (KEPP) di Aula Rum Kankon Kakara Mapolres Supiori. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, profesionalisme, dan integritas personel dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Senin (08/06/2026).


Kegiatan pembinaan dan asistensi tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) serta para perwira Polres Supiori. Turut hadir dan mendampingi kegiatan, Wakapolres Supiori Kompol Handry M. Bawiling, S.Sos., S.H., M.M., bersama Ps. Kasubbid Wabprof Bid Propam Polda Papua Kompol Walman M. Simalango, S.H., M.H.


Mengawali kegiatan, Wakapolres Supiori Kompol Handry M. Bawiling menyampaikan sambutan sekaligus mengucapkan selamat datang kepada Tim Subbid Wabprof Bid Propam Polda Papua. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh personel untuk semakin memahami etika profesi dan aturan yang berlaku di lingkungan Polri.


“Melalui kegiatan pembinaan dan asistensi ini, saya berharap seluruh personel dapat mengikuti setiap materi dengan baik, sehingga mampu meningkatkan pemahaman terkait etika profesi, disiplin, serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.” ujar Kompol Handry.


Selanjutnya, Ps. Kasubbid Wabprof Bid Propam Polda Papua Kompol Walman M. Simalango memberikan arahan sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan pembinaan etika profesi Polri dan asistensi pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.


“Pembinaan etika profesi dan asistensi pelanggaran kode etik ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan internal Polri. Kami berharap seluruh personel dapat memahami ketentuan yang berlaku, menghindari setiap bentuk pelanggaran, serta menjadikan kode etik profesi sebagai pedoman dalam bertugas dan melayani masyarakat.” jelas Kompol Walman.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan sebagai langkah preventif dalam menekan angka pelanggaran serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.


“Kami berharap setelah kegiatan ini seluruh personel semakin memahami mekanisme penegakan kode etik profesi Polri dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai profesionalisme, integritas, serta disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas.” tambahnya.


Melalui kegiatan ini, Bid Propam Polda Papua berharap terwujudnya personel Polri yang semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup 2026 Resmi Bergulir di Polda Papua

 


Jayapura – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polda Papua menggelar Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup 2026 yang secara resmi dimulai di Lapangan Hijau Mapolda Papua, Koya Koso, Kota Jayapura, Senin (08/06/2026).


Turnamen yang diikuti oleh satuan kerja (Satker) dan satuan wilayah (Satwil) jajaran Polda Papua tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat soliditas, memperkuat sinergitas, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan personel Polri.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Karo Rena Polda Papua, Kombes Pol Ary Wahyu Widijananto, S.I.K, Karo Log Polda Papua, Kombes Pol Dafcoriza, S.I.K., M.Sc, para PJU Polda Papua, Auditor Kepolisian Madya TK. III Itwasda Polda Papua, Kombes Pol. Ramses Sianipar, S.I.K., M.H., serta para peserta Turnamen.


Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk komitmen panitia dalam memastikan kondisi fisik pemain tetap prima selama mengikuti kompetisi.


Sejumlah pertandingan berlangsung sengit dan menarik sejak pagi hingga sore hari. Pada sesi pertama, laga antara Bid Propam dan Biro Log berakhir imbang 1-1, sementara Ditreskrimsus berhasil mengalahkan Ditbinmas dengan skor 1-0. 


Samapta juga sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Brimob, sedangkan Ditpolairud tampil dominan dengan menaklukkan Biro Rena 3-0.


Di pertandingan lainnya, Polres Sentani berhasil mengalahkan Densus 88 dengan skor 2-0. PAS 3 mencatat kemenangan meyakinkan 4-1 atas Biro SDM, sedangkan Polres Keerom menang tipis 1-0 atas Ditreskrimum. Adapun laga antara Polres Sarmi dan Ditlantas berakhir tanpa gol.


Pada sesi kedua, Bid Dokkes mengalahkan Bid Labfor dengan skor 3-1 dan Bid TIK menang tipis 1-0 atas Spripim. Tim Intelkam tampil impresif setelah mengalahkan Ditres Siber 3-0, sementara Yanma menundukkan Ditresnarkoba dengan skor 2-0.


Laga Biro Ops melawan OCD berakhir imbang 1-1. Itwasda berhasil mengatasi perlawanan Rumah Sakit Bhayangkara dengan skor 3-0. Sementara itu, Polresta Jayapura menjadi tim paling produktif pada hari pertama dengan kemenangan telak 5-0 atas Tahti. 


Pertandingan penutup mempertemukan Bid Propam melawan Bid Humas yang berakhir dengan kemenangan Bid Propam 3-0.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat persaudaraan di lingkungan Polri.


“Melalui Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas antarpersonel. Nilai-nilai tersebut sangat penting sebagai modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis,” ucap Kombes Pol Cahyo.


Menurutnya, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


“HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, kami ingin menumbuhkan semangat Bhayangkara yang Presisi, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kombes Pol Cahyo berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara yang digelar Polda Papua dapat mempererat hubungan antarpersonel sekaligus menumbuhkan semangat positif dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


Kompetisi ini dijadwalkan akan terus berlanjut dengan menghadirkan pertandingan-pertandingan menarik antar Satker dan Satwil jajaran Polda Papua dalam rangka menyemarakkan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

08/06/26

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

 


Jayapura – Tokoh Papua, Ramses Wally, resmi bergabung dengan Partai Golkar Papua. 


Bergabungnya Ramses Wally menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi serta memperluas kontribusi dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Papua.


Dalam kesempatan tersebut, Ramses Wally menyampaikan bahwa keputusannya bergabung dengan Partai Golkar dilandasi oleh semangat pengabdian kepada masyarakat dan daerah. 


Menurutnya, politik harus menjadi sarana untuk menghadirkan solusi, memperkuat persatuan, serta mendorong percepatan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.


"Saya siap menjalankan tugas dan amanah yang diberikan oleh Partai Golkar. Bagi saya, yang terpenting bukan sekadar menjadi tokoh politik, tetapi bagaimana dapat berperan sebagai tokoh negarawan yang mampu menjembatani berbagai kepentingan demi kemajuan Papua dan kesejahteraan masyarakat," ujar Ramses Wally.


Ia menegaskan bahwa Papua membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, partai politik, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.


Ramses juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat persatuan, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi kemajuan Papua.


Sementara itu, jajaran Partai Golkar Papua menyambut baik bergabungnya Ramses Wally. Kehadirannya dinilai dapat memperkuat kapasitas partai dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat serta mendukung agenda pembangunan daerah.


Masuknya Ramses Wally ke Partai Golkar Papua diharapkan mampu memberikan energi baru bagi penguatan demokrasi, pembangunan, dan terciptanya sinergi yang lebih luas dalam mewujudkan Papua yang aman, maju, dan sejahtera.


"Papua membutuhkan kebersamaan dan kolaborasi. Saya ingin menjadi bagian dari upaya tersebut dengan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok," tutup Ramses Wally.

Sinergi TNI dan Pemda Dinilai Penting Hadapi Tantangan Perkotaan

 


Malang – Di tengah dinamika pembangunan perkotaan yang semakin kompleks, sinergi antarinstansi menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga stabilitas dan mempercepat kemajuan daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, saat melaksanakan silaturahmi dengan Wali Kota Malang, Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, M.M., di Balai Kota Malang, Senin (8/6/2026).


Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat. Sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari ketahanan pangan, pembangunan wilayah, hingga langkah-langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Danrem 083/Baladhika Jaya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kuatnya kolaborasi seluruh unsur yang ada di wilayah.


“TNI dan pemerintah daerah memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan rasa aman serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan komunikasi harus terus diperkuat agar setiap program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ungkap Danrem.


Menurutnya, Korem 083/Bdj akan terus mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah demi menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan produktif bagi masyarakat.


Wali Kota Malang juga mengapresiasi hubungan baik yang selama ini terjalin dengan jajaran Korem 083/Baladhika Jaya. Ia menilai komunikasi yang intensif menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.


Melalui silaturahmi tersebut, terbangun kesepahaman bahwa keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan. Dengan sinergi yang semakin kuat, Kota Malang diharapkan mampu terus berkembang menjadi kota yang maju, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (*)

Gerak Cepat Tim Resmob Numbay dan Polsek Jayapura Selatan Ungkap Curanmor di Entrop

 


Jayapura – Respons cepat Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota bersama jajaran Polsek Jayapura Selatan kembali membuahkan hasil. Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Kelapa Dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.


Kasus tersebut bermula pada Jumat (05/06) ketika sebuah sepeda motor milik korban diparkir di depan salah satu warung makan ikan bakar di kawasan Entrop. Kendaraan tersebut ditinggalkan dalam kondisi tidak terkunci stang saat karyawan korban masuk ke dalam warung. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 19.45 WIT, kendaraan diketahui telah hilang dari lokasi parkir.


Menyadari kendaraannya tidak berada di tempat semula, korban bersama karyawannya melakukan pencarian di sekitar lokasi dan mengecek rekaman CCTV di area sekitar. Setelah memastikan kendaraan telah dicuri, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jayapura Selatan untuk ditindaklanjuti.


Menindaklanjuti laporan yang diterima, Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan bersama Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota segera melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan. Berdasarkan hasil penyelidikan, pemetaan lokasi, serta informasi yang diperoleh, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan seorang terduga pelaku.


Dalam pengungkapan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade 125 warna merah hitam yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.


Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Jayapura Selatan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pendalaman dan pengembangan untuk melengkapi berkas perkara serta memastikan tidak adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.


Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H., selaku Kasubsatgas Pidum Ops Sikat Cartenz 2026 mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polresta Jayapura Kota dalam menindak tegas pelaku kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat.


"Pengungkapan kasus curanmor ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergitas antara Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan bersama Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota dalam merespons laporan masyarakat. Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti kendaraan yang dicuri," ujar AKP Alamsyah Ali.


Ia juga menegaskan bahwa jajaran Satreskrim Polresta Jayapura Kota akan terus meningkatkan kegiatan penyelidikan dan patroli guna menekan angka kriminalitas selama pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026.


"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan. Pastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan gunakan pengaman tambahan untuk meminimalisir terjadinya pencurian kendaraan bermotor. Apabila melihat atau mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti," tutupnya.


Patroli Malam Jadi Sarana Babinsa Kalidilem Bersama Warga Jaga Kondusivitas Wilayah

 



Lumajang – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, Babinsa Kalidilem Koramil 0821-07/Randuagung, Serka Abdul Munib, melaksanakan patroli malam sekaligus komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat binaannya di Dusun Paleran RT 002 RW 004, Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin malam (8/6/2026).


Kegiatan patroli malam tersebut dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara Babinsa, Pemerintah Desa, dan warga dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Selain memantau situasi wilayah, patroli juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi serta menyerap berbagai aspirasi dan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.


Serka Abdul Munib mengatakan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan warga perlu terus diperkuat melalui berbagai kegiatan positif, salah satunya patroli malam.


"Patroli malam dan komsos ini bertujuan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Di samping itu, kami juga mengajak masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban," ujar dia.


Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta mengaktifkan kembali budaya ronda malam sebagai bentuk pengamanan swakarsa di lingkungan masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dusun Paleran, Matali, mengatakan bahwa kegiatan patroli malam yang dilakukan bersama Babinsa memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.


"Patroli malam ini sangat bermanfaat untuk menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan kondusif. Dengan adanya komunikasi yang baik antara Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat, setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih dini sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar," ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda maupun saling bertukar informasi terkait kondisi wilayah. Menurut Matali, kolaborasi yang terjalin selama ini telah memberikan dampak positif dalam menjaga ketertiban dan mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.


Melalui kegiatan patroli malam dan komsos tersebut, diharapkan sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa, dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung aktivitas warga sehari-hari. Kegiatan itu juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga ketahanan wilayah dari tingkat paling bawah. (Pendim0821)