View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

16/08/26

Dandim 1002/HST: Menjadi Paskibraka Adalah Kehormatan dan Tanggung Jawab

 


BARABAI-Semangat dan kebanggaan terpancar dari para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Hulu Sungai usai resmi dikukuhkan oleh Bupati HST. Samsul Rizal untuk melaksanakan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di Pendopo Bupati HST, Minggu (16/08/2026) malam


Dalam momentum penuh khidmat tersebut, Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, turut hadir memberikan dukungan dan apresiasi kepada para putra-putri terbaik Hulu Sungai Tengah yang telah terpilih sebagai anggota Paskibraka.


Pengukuhan ini menjadi puncak dari rangkaian proses seleksi, pembinaan dan latihan yang telah mereka jalani dengan penuh disiplin. 


Tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan ketepatan dalam baris-berbaris, para anggota Paskibraka juga ditempa untuk memiliki sikap dan mental yang tangguh, bertanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme.


Dandim menyampaikan rasa bangga sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh anggota Paskibraka agar tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan.


“Jalankan tugas dengan penuh keikhlasan, disiplin dan rasa tanggung jawab.


Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi muda Hulu Sungai Tengah yang memiliki semangat nasionalisme dan siap memberikan yang terbaik bagi bangsa dan daerah,” ungkapnya saat memberikan ucapan selamat kepada para Paskibraka. 


Menurutnya, tugas sebagai Paskibraka bukan sekadar mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, terdapat nilai perjuangan, pengorbanan, kedisiplinan dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang harus terus tertanam dalam diri setiap anggota.


Dandim juga berpesan agar seluruh anggota menjaga kesehatan, kekompakan dan konsentrasi hingga pelaksanaan tugas selesai.


“Jaga kekompakan, saling mendukung dan jangan lupa berdoa. Laksanakan tugas dengan penuh kebanggaan karena tidak semua generasi muda mendapatkan kesempatan dan kepercayaan seperti ini,” tambahnya.


Dengan dikukuhkannya Paskibraka Kabupaten Hulu Sungai Tengah, seluruh anggota kini siap mengemban amanah pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Kehadiran mereka nantinya bukan hanya menjadi bagian dari sebuah upacara, tetapi juga menjadi simbol semangat generasi muda dalam menjaga api nasionalisme dan menghormati perjuangan para pahlawan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. (pen1002hst).

Semarak HUT RI Ke 81 Tahun, Kodim 0904/Paser Gelar Berbagai Lomba

 


Kodim 0904/Paser, Tanah Grogot. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kodim 0904/Paser menggelar berbagai perlombaan rakyat yang berlangsung meriah. Minggu (16/8/2026)


Kegiatan yang dilaksanakan bersama Keluarga Kodim 0904/Paser beserta Persit KCK Cab XVII Dim 0904 tersebut menjadi salah satu bentuk semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut peringatan HUT RI yang jatuh pada 17 Agustus 2026.


Berbagai perlombaan sederhana dan menghibur turut digelar, di antaranya lomba memasukkan sedotan ke dalam botol, lomba melompat mengikuti arahan panitia, lomba memindahkan cup, lomba memindahkan kardus menggunakan sarung, lomba membawa kelereng, memakan kerupuk dan berbagai lomba lainnya yang dapat diikuti oleh seluruh kalangan.


Dandim 0904/Paser Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan, kekompakan dan rasa cinta terhadap tanah air, khususnya bagi keluarga besar Kodim 0904/Paser.


Antusiasme baik prajurit, persit dan anak-anaknya terlihat dalam setiap perlombaan. Peserta yang hadir turut memberikan dukungan sehingga suasana kegiatan berlangsung penuh keceriaan.


Melalui kegiatan tersebut, Dandim 0904/Paser beserta Ketua Persit KCK Cab XVII Dim 0904 berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan seluruh masyarakat.


Anak-anak dari Prajurit juga dapat menikmati serunya kegiatan serta suasana perlombaan saat di gelar di Lapangan Prjaurit Asrama Kodim 0904/Paser.


Disamping itu banyak hadiah menunggu baik untuk prajurit, persit maupun anak-anak yang berkesempatan untuk memenangkan pertandingan pada siang hari ini.


Dim 0904/Psr

Sambut HUT RI Ke-81, Polres Yahukimo Gelar Upacara Taptu dan Pawai Obor

 


Dekai-Sambut HUT RI Ke-81 Polres Yahukimo Gelar Upacara Taptu dan Pawai Obor di Depan Mapolres Yahukimo Jalan poros Jendral Soedirman Kilo Meter 01, Minggu (16/8/2026) pukul 16.30 wit

 

Kapolres Yahukimo KOMPOL Rosman Latukonsina Mansyur, bertindak selaku Inspektur Upacara serta di hadiri oleh Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, S.H., M.H, Dandim 1715/Yahukimo Letkol. Inf. Rifqi Khanief Gunawan Forkopimda, dan para tamu undangan.


Kegiatan ini di awali dengan upacara singkat pelepasan dan prosesi penyalaan obor oleh Inspektur Upacara sekaligus melepas barisan pawai dengan rute dari depan Mapolres Yahukimo, Perempatan Bank BRI dan kembali lagi ke Mapolres Yahukimo. 


Sebelum berangkat, terlebih dahulu para perwakilan mengambil tempat untuk menyalakan obor selanjutnya diberikan kepada para peserta untuk menyalakan obor secara berurutan, mulai dari peleton pasukan paling depan dan menjalar hingga peleton pasukan paling belakang.


Kapolres Yahukimo KOMPOL Rosman Latukonsina Mansyur, Saat di konfirmasi menerangkan bahwa Upacara Taptu dan pawai obor ini merupakan bagian yang tak bisa di pisahkan dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dalam upaya mengingat kembali perjuangan para pahlwan nasional yang telah berjuang merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 


"Upacara Taptu ini sangat penting dilaksanakan karena ini adalah momen bersejarah dalam menyambut detik-detik kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Hal ini juga untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan masyarakat Yahukimo." tutupnya.

Hari ke-12 Penanganan Karhutla TNBTS, Satgas Fokus Pastikan Bara Benar-Benar Aman

 


PASURUAN – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasuki hari ke-12. Hasil pemantauan pagi menunjukkan tidak ditemukan titik api (firespot). Meski demikian, Satgas Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj masih mewaspadai delapan hotspot yang membutuhkan pendinginan dan pembasahan, terdiri dari dua titik di sekitar Seruni Point wilayah Probolinggo dan enam titik di wilayah Pasuruan.


Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, selaku Dansektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj, menegaskan penanganan terus dilakukan hingga seluruh potensi api benar-benar aman. Patroli, pendinginan, pembersihan serta pemantauan dari darat dan udara terus digelar untuk mencegah bara kembali menjadi api.


Dukungan operasi udara juga disiapkan. Jika kondisi cuaca memungkinkan, water bombing direncanakan kembali dilaksanakan sebanyak enam sorti dengan dukungan helikopter BNPB. Sehari sebelumnya, operasi udara telah dilaksanakan enam sorti dengan total 25 run. Hingga hari ke-12, luasan kawasan yang terdampak Karhutla tercatat sekitar 1.120,2 hektare.


Menurut Dansektor, tidak ditemukannya firespot menjadi perkembangan positif, namun belum menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Satgas tetap melakukan patroli dan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dan wisatawan tentang pencegahan Karhutla. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kawasan TNBTS benar-benar aman sebelum diberikan rekomendasi pembukaan kembali destinasi wisata.


Api boleh padam, tetapi kewaspadaan tidak boleh surut. Satgas Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj bersama seluruh unsur terkait terus bergerak memastikan tidak ada bara tersisa dan tidak muncul kebakaran susulan. TNBTS aman, hutan terlindungi, masyarakat terlindungi. :::

15/08/26

Jhon Kogoya Serukan Masyarakat Nabire Bijak Sikapi Isu Jelang HUT RI ke-81

 


Nabire – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Tengah, Jhon Kogoya, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire untuk bersama-sama menjaga keamanan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif.


Jhon Kogoya mengatakan, menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI, masyarakat di Papua Tengah, khususnya Nabire, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang beredar. Hal tersebut menyusul adanya isu mengenai larangan mengikuti kegiatan peringatan HUT RI yang disebut berasal dari kelompok-kelompok yang berseberangan.


Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya karena dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan yang selama ini telah terjaga.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Kita harus bisa memilah informasi dan tidak memberikan kesempatan kepada pihak-pihak tertentu untuk memecah persatuan masyarakat,” kata Jhon.


Sebagai Ketua LMA sekaligus tokoh masyarakat, Jhon menegaskan bahwa kedamaian merupakan kepentingan bersama. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling bermusuhan ataupun melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.


“Kami para tokoh adat dan tokoh masyarakat sangat menginginkan Tanah Papua tetap aman dan damai. Karena itu, mari kita tinggalkan segala bentuk provokasi dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, khususnya menjelang HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya.


Lebih lanjut, Jhon menyampaikan bahwa pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Salah satu sektor yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius adalah pendidikan.


Ia menilai masih terdapat anak-anak Papua yang harus berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Kondisi tersebut, kata Jhon, perlu menjadi perhatian pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar generasi muda Papua tidak kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak.


“Pendidikan merupakan salah satu kunci untuk membangun masa depan Papua. Anak-anak kita harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah dan meraih cita-cita. Jangan sampai keterbatasan ekonomi membuat mereka kehilangan masa depan,” tuturnya.


Jhon menambahkan, pihaknya akan terus membangun komunikasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendorong program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan.


Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kepedulian antarsesama.


“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan menjaga kedamaian. Jangan terprovokasi oleh isu apa pun yang dapat mengganggu keamanan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan Nabire dan Tanah Papua yang aman, damai serta sejahtera,” pungkas Jhon Kogoya.

‎Sinergi TNI-Polri, Kodim 0903/Bulungan Bersama Polresta Bulungan Laksanakan Patroli Wilayah Pantau Kamtibmas ‎



‎Bulungan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Anggota Kodim 0903/Bulungan bersama Anggota Polresta Bulungan melaksanakan patroli wilayah untuk memantau situasi keamanan di wilayah Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu (15/08/26).

‎Kegiatan patroli dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat. Personel bersama-sama melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah serta aktivitas masyarakat di sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli.

‎Melalui kegiatan tersebut, TNI-Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

‎Patroli wilayah juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan komunikasi antara aparat keamanan dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, khususnya menjelang rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

‎Dengan adanya patroli secara bersama, diharapkan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Bulungan tetap aman dan kondusif, serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.


Pendim 0903/Bulungan

Polres Pasuruan Kota Bongkar Jaringan Curanmor, Tersangka dan Penadah Diamankan



KOTA PASURUAN — Satreskrim Polres Pasuruan Kota Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan pencurian dan penadahan kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


Tiga orang diamankan, sementara sejumlah sepeda motor, sembilan mesin kendaraan berbagai merek hingga motor dalam kondisi protolan turut disita Polisi.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya mengatakan, kasus tersebut bermula dari laporan Polisi tertanggal 15 Juli 2026 terkait hilangnya satu unit sepeda motor Suzuki Nex di Dusun Susukanrejo, Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.


Berbekal hasil penyelidikan, Tim URC Satreskrim Polres Pasuruan Kota memperoleh informasi mengenai keberadaan sepeda motor yang diduga merupakan hasil pencurian di wilayah Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan.


Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil menemukan kendaraan tersebut sekaligus mengamankan MT yang diduga berkaitan dengan penguasaan kendaraan hasil kejahatan.


Penyelidikan kemudian berkembang dan mengarah kepada MW yang selanjutnya diamankan di Desa Rejosalam, Kecamatan Pasrepan. 


Berdasarkan hasil pemeriksaan, MW diduga diminta MS untuk membantu menjual sepeda motor tersebut


"Petugas selanjutnya mengamankan MS yang diduga sebagai pelaku pencurian,"kata AKBP Arief, Jumat (14/8/2026).


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Pasuruan Kota dalam memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat.


“Perkara ini juga masih terus kami kembangkan untuk mengetahui kemungkinan adanya keterkaitan dengan tindak pidana lainnya,” tegas AKBP Arief.


Sementara itu, seluruh barang bukti yang diamankan kini dalam proses pendalaman untuk mengetahui asal-usulnya serta memastikan ada atau tidaknya keterkaitan dengan laporan tindak pidana lainnya.


“Barang bukti yang kami temukan akan kami telusuri satu per satu. Kami ingin memastikan asal-usul kendaraan maupun mesin tersebut sehingga apabila terdapat barang milik korban tindak pidana lainnya dapat segera kami tindak lanjuti,” kata AKBP Arief.


Dalam konferensi pers tersebut, terdapat momen ketika satu unit sepeda motor Suzuki Nex yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya dapat kembali kepada pemiliknya.


Kapolres Pasuruan Kota secara langsung menyerahkan kendaraan tersebut kepada korban setelah melalui proses pemeriksaan dan dipastikan sebagai barang milik korban.


Menurut Kapolres, pengembalian barang milik korban menjadi bagian penting dalam proses penegakan hukum karena kepolisian tidak hanya berupaya mengungkap pelaku, tetapi juga berusaha mengembalikan hak masyarakat yang menjadi korban kejahatan.


“Bagi kami, pengungkapan perkara bukan hanya soal menangkap pelaku. Ketika barang milik korban berhasil ditemukan dan dapat kembali kepada pemiliknya, itu menjadi bagian dari pelayanan yang ingin kami berikan kepada masyarakat,” ungkap AKBP Arief.


Atas perbuatannya, tersangka pencurian disangkakan Pasal 477 ayat (1) huruf e KUHP dan/atau Pasal 476 KUHP. Sementara tersangka yang diduga terlibat dalam penadahan disangkakan Pasal 591 huruf a KUHP.


“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kendaraannya dalam kondisi terkunci, jangan meninggalkan kunci pada kendaraan, dan bila memungkinkan gunakan pengamanan tambahan. Apabila melihat aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian,” pungkasnya.


Masyarakat juga dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan, memberikan informasi maupun meminta bantuan kepolisian. 


Layanan tersebut dapat diakses sebagai bagian dari upaya mempercepat respons kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat. (*)

Jelang HUT RI ke-81, Polres Tolikara Ajak Warga Jaga Persatuan dan Keamanan Lingkungan



Jayapura – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Tolikara terus memperkuat komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sambang Kamtibmas. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, damai dan kondusif.


Kegiatan Door to Door System (DDS) dilaksanakan personel Sat Binmas Polres Tolikara, Briptu Roni Samon, di wilayah Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (14/08/2026). 


Dalam kunjungannya, Briptu Roni Samon mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar serta memperkuat semangat gotong royong dalam menyambut momentum kemerdekaan.


Masyarakat juga didorong untuk mengisi peringatan HUT Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif yang dapat mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah keberagaman.


Selain itu, personel mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, khususnya informasi yang dapat memicu kesalahpahaman dan mengganggu keharmonisan masyarakat.


“Momentum HUT Kemerdekaan RI hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk mempererat persatuan dan kebersamaan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” ujar Briptu Roni Samon.


Kasat Binmas Polres Tolikara Ipda Kasrim, S.E., mengatakan kegiatan sambang merupakan salah satu langkah preventif yang terus didorong untuk membangun komunikasi yang baik antara Kepolisian dan masyarakat.


“Kami terus mendorong personel Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Dengan membangun komunikasi dan kebersamaan, kita dapat bersama-sama menjaga Tolikara tetap aman, damai, tertib dan kondusif,” ungkap Ipda Kasrim.


Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi sarana untuk menyerap informasi sekaligus mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan Kamtibmas yang dapat berkembang di lingkungan masyarakat.


Polres Tolikara berharap semangat kemerdekaan dapat diwujudkan tidak hanya melalui berbagai kegiatan perayaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan, semangat gotong royong, persatuan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.