View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

09/03/26

Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota Ungkap Peredaran Sabu dalam Ops Pekat Semeru 2026, Tiga Tersangka Diamankan


Kota Pasuruan – Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu dalam rangka pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka beserta sejumlah barang bukti narkotika. Senin (9/3/2026).


Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 26 Februari 2026 sekitar pukul 22.30 WIB, kemudian dilakukan pengembangan pada Jumat, 27 Februari 2026 sekitar pukul 09.12 WIB.


Penangkapan pertama dilakukan di pinggir jalan depan sebuah warung kopi di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial APW (35) yang kedapatan memiliki narkotika jenis sabu. Dari hasil pengembangan, petugas kemudian mengamankan MY (45) yang berperan sebagai perantara transaksi narkotika.


Tidak berhenti di situ, Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota melakukan pengembangan lebih lanjut hingga akhirnya berhasil menangkap MF (40) yang merupakan target operasi (TO) di sebuah rumah yang beralamat di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.


Dari tangan para tersangka, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu dengan berat total lebih dari 32 gram, beberapa unit telepon genggam, satu unit sepeda motor, timbangan digital, plastik klip dalam jumlah banyak, serta peralatan yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika.


Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uly S.I.K., M.Si, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka APW yang diketahui memesan narkotika jenis sabu seberat sekitar setengah gram melalui perantara MY.


“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengembangkan kasus ini hingga mengamankan MF yang merupakan pemasok narkotika tersebut. Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, petugas menemukan sabu-sabu seberat 32,32 gram yang disimpan bersama timbangan digital dan alat pendukung lainnya di dapur rumah tersangka,” jelas AKBP Titus Yudho Uly.


Diketahui, sabu tersebut rencananya akan diedarkan kembali oleh para tersangka. Saat ini seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pasuruan Kota guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Polres Pasuruan Kota menegaskan akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya guna menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Tokoh Masyarakat Ilaga Imbau Warga Tidak Terprovokasi Pasca Insiden di Tembagapura

 


Ilaga - Tokoh masyarakat dari wilayah Distrik Ilaga, Toname Mom, kembali mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang terkait insiden yang terjadi di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika.


Imbauan tersebut disampaikan Toname Mom pada Senin (9/3/2026), menindaklanjuti video pernyataan yang sebelumnya ia rekam pada 4 Maret 2026 di Kampung Kimak, Distrik Ilaga. Video tersebut direkam di hadapan masyarakat Damal dan membahas terkait meninggalnya salah satu warga bernama Ehanus Mom alias Demianus Yolemal yang terjadi di kawasan Distrik Tembagapura pada 2 Maret 2026.


Dalam pernyataannya, Toname Mom yang merupakan kakak kandung dari almarhum Ehanus Mom menegaskan kepada masyarakat, khususnya keluarga besar suku Damal di Kabupaten Puncak, agar tidak membawa persoalan yang terjadi di wilayah Mimika ke daerah lain serta tidak terpengaruh oleh berbagai informasi yang beredar.


“Saya menyampaikan kepada seluruh keluarga yang ada di sini agar jangan membawa permasalahan dari Timika ke wilayah Puncak. Kita tidak boleh terprovokasi oleh pembicaraan dari pihak lain,” ujarnya.


Ia juga menjelaskan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan keluarga yang berada di Mimika untuk mengetahui kronologi kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang ia terima, insiden yang menimpa adiknya terjadi saat situasi penindakan berlangsung di lokasi tersebut.


“Saya sudah menelepon keluarga di Timika dan menanyakan secara baik-baik. Dari penjelasan yang saya terima, adik kami saat itu dalam keadaan mabuk dan berlari sehingga terkena peluru,” kata Toname Mom.


Meski kehilangan anggota keluarga, Toname Mom menyampaikan bahwa pihak keluarga berusaha menerima kejadian tersebut dengan lapang dada dan tidak ingin peristiwa tersebut menimbulkan konflik baru di tengah masyarakat.


Ia juga meminta agar video pernyataannya disebarluaskan kepada masyarakat luas agar semua pihak memahami situasi yang sebenarnya dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu ketegangan.


“Video ini saya buat supaya semua keluarga dan masyarakat tahu dengan baik, agar kita semua tidak terprovokasi oleh bahasa-bahasa dari luar,” tambahnya.


Lebih lanjut, Toname Mom menyampaikan bahwa keluarga tidak mempersoalkan apabila almarhum dimakamkan di wilayah Mimika karena sebagian keluarga juga berada di daerah tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, jenazah almarhum telah dimakamkan pada 3 Maret 2026 di wilayah SP 3 Mimika setelah sebelumnya diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika.


Ke depan, Toname Mom menyatakan akan terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya keluarga besar di wilayah Kabupaten Puncak, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu dari luar daerah serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas serta menegakkan hukum agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Polda Bali Kerahkan 2.076 Personel, KRYD Digencarkan Jelang Operasi Ketupat Agung 2026



Bali - Sebanyak 2.076 personel Polda Bali dan Polres jajaran diterjunkan secara serentak dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif menjelang Operasi Ketupat Agung 2026.


Kekuatan personel tersebut terdiri dari 488 personel Polda Bali dan 1.588 personel Polres jajaran yang disiagakan di berbagai wilayah untuk melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.


KRYD dilaksanakan selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Maret 2026, dengan fokus pada berbagai potensi kerawanan yang kerap meningkat menjelang hari raya dan meningkatnya mobilitas masyarakat.


Adapun sasaran kegiatan meliputi peredaran minuman keras ilegal, perjudian, prostitusi, narkoba, petasan, hingga pengawasan di pusat keramaian dan pusat perbelanjaan. Selain itu, personel juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan masyarakat yang melakukan mudik lebih awal, serta berbagai aktivitas lain yang berpotensi mengganggu stabilitas Kamtibmas.


Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. menegaskan bahwa pengerahan ribuan personel ini merupakan langkah tegas kepolisian untuk menjaga Bali tetap aman.


“Sebanyak 2.076 personel kami kerahkan dalam KRYD ini sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi Kamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap aman dan kondusif sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026,” tegas Kabid Humas, Senin (9/3/2026).


Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan menekan potensi tindak kriminal serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa maupun beraktivitas sehari-hari.


“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan tenang. Melalui kegiatan ini kami berharap potensi kejahatan dan gangguan kamtibmas dapat ditekan secara maksimal,” ujarnya.


Dengan kehadiran personel di lapangan melalui patroli, pengawasan, dan penertiban di berbagai titik strategis, Polda Bali berharap situasi keamanan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menyambut pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 dalam suasana yang aman, tertib, dan nyaman.

Hindari Penyalahgunaan Senjata Api Bid Propam Polda Bali Lakukan Pengecekan



Bali - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Bali melaksanakan kegiatan pengecekan senjata api terhadap personel yang memegang atau membawa senjata api dinas. 


Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal guna memastikan penggunaan senjata api oleh anggota Polri sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.


Pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah pimpinan di tingkat pusat yang menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata api dinas oleh personel. 


Dalam kegiatan ini, Personel Bid Propam Polda Bali melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi, kondisi fisik senjata api, serta memastikan bahwa personel yang memegang senjata api memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.


Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan senjata api serta memastikan senjata api dinas digunakan secara profesional, proporsional, dan sesuai dengan tugas kepolisian.


Melalui kegiatan pengecekan ini diharapkan seluruh personel Polda Bali yang memegang senjata api dapat lebih disiplin, bertanggung jawab, serta selalu mematuhi aturan dalam penggunaan senjata api guna menjaga keamanan, keselamatan, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Wakapolres Bandara Ngurah Rai Pimpin Apel Pagi, Tekankan Kesiapan Personel Hadapi Operasi Ketupat 2026



Badung – Wakapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai KOMPOL I Nengah Sudiarta, S.Sos. memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan di halaman Mako Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara serta ASN Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.


Dalam arahannya, Wakapolres menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena seluruh personel masih diberikan kesehatan dan keselamatan sehingga dapat melaksanakan tugas dan mengikuti apel pagi dengan baik. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar selalu menjaga kesehatan serta kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.


Wakapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas selama satu minggu terakhir yang berjalan aman dan lancar, termasuk kegiatan kunjungan Kakorlantas, Audit Kinerja, serta kegiatan piodalan yang telah terlaksana dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kontribusi seluruh personel dalam mendukung kelancaran setiap kegiatan di lingkungan Polres Bandara Ngurah Rai.


“Terima kasih kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas selama satu minggu terakhir yang telah berjalan dengan aman dan lancar, termasuk kegiatan kunjungan Kakorlantas, audit kinerja serta kegiatan piodalan yang dapat terlaksana dengan baik. Hal tersebut merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh personel,” ujar Kompol I Nengah Sudiarta.


Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam menghadapi Operasi Ketupat 2026 yang akan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026.


“Kita harus mempersiapkan dengan baik pelaksanaan Operasi Ketupat yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Perencanaan harus dibuat secara rinci, termasuk penentuan personel yang terlibat serta kesiapan fisik dan mental anggota agar pelaksanaan operasi dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.


Di akhir arahannya, Wakapolres juga mengingatkan agar seluruh data yang diminta oleh Itwasum Polri segera ditindaklanjuti dan dikumpulkan melalui Siwas paling lambat pada 13 Maret 2026. Ia pun menegaskan kepada seluruh personel untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun.


Apel pagi berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai semakin siap dalam melaksanakan tugas serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.(hms26)

Patroli KRYD Polres Bandara Ngurah Rai Jaga Keamanan Area Parkir Motor Terminal Domestik

 


Badung – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan patroli malam di areal parkiran tingkat kendaraan roda dua Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/3/2026)


Kegiatan patroli ini menyasar sejumlah pihak yang beraktivitas di kawasan bandara, di antaranya para calon penumpang, keluarga atau penjemput penumpang, pengemudi ojek online kendaraan roda dua, serta para karyawan dan pekerja yang berada di lingkungan Bandara I Gusti Ngurah Rai.


Dalam pelaksanaannya, personel Polres Bandara melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melakukan pengamanan, patroli dialogis, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar area parkir kendaraan roda dua. Petugas juga memberikan imbauan dan teguran secara humanis kepada para pengguna kendaraan roda dua yang berhenti atau parkir tidak pada tempat yang telah ditentukan, sekaligus mengarahkan mereka menuju area parkir resmi yang telah disediakan.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi di kawasan bandara tetap aman dan kondusif. 


“Patroli malam ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pengguna jasa bandara, khususnya di area parkir kendaraan roda dua,” ujarnya.


Melalui kegiatan patroli ini diharapkan tercipta ketertiban di kawasan parkir serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan bandara, sehingga situasi keamanan dan kelancaran aktivitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap terjaga dengan baik.(hms26)

Tokoh Masyarakat Tembagapura Ajak Warga Tetap Tenang Pasca Insiden di Kali Kabur

 


Tembagapura, Minggu 08 Maret 2026 - Tokoh masyarakat Distrik Tembagapura, Derek Alom, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang pasca insiden yang terjadi di area pendulangan tradisional Kali Kabur di wilayah Distrik Tembagapura.


Dalam penyampaiannya, Derek menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu memang menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya para pendulang yang menggantungkan hidup mereka di kawasan tersebut. Namun demikian, ia menilai situasi secara umum mulai kembali kondusif setelah adanya penanganan dari aparat keamanan bersama para tokoh masyarakat setempat.


“Kejadian di Tembagapura beberapa waktu lalu kita ketahui ada masyarakat yang menjadi korban, namun semuanya sudah ditangani oleh aparat bersama para tokoh yang ada di Tembagapura agar tidak terjadi hal-hal yang lebih besar,” ujarnya.


Derek juga menegaskan bahwa kawasan Kali Kabur pada dasarnya merupakan tempat masyarakat mencari nafkah sehingga tidak seharusnya menjadi lokasi konflik ataupun kekacauan yang dapat merugikan warga.


“Lokasi Kali Kabur itu bukan tempat perang, melainkan tempat masyarakat mencari makan. Karena itu tidak boleh ada kekacauan di sana,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa beberapa kelompok masyarakat dari luar wilayah yang datang untuk mendulang emas juga telah diingatkan agar mengikuti aturan yang berlaku dan tidak membuat keributan selama berada di lokasi tersebut.


Dalam kesempatan itu, Derek turut mengungkapkan bahwa salah satu korban meninggal dunia dalam insiden tersebut adalah anggota keluarganya sendiri, yakni Ehanus Mom, seorang warga dari Distrik Kwamki Narama yang datang ke Tembagapura untuk mendulang emas guna memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.


“Korban yang meninggal salah satunya adalah keluarga saya sendiri, Ehanus Mom. Ia datang dari Kwamki Narama untuk mendulang demi mencukupi kebutuhan keluarganya,” ungkap Derek.


Meski demikian, ia menyampaikan bahwa pihak keluarga telah berupaya menerima kejadian tersebut dengan lapang dada setelah bertemu di rumah duka bersama para tokoh masyarakat dan aparat keamanan.


“Keluarga sudah mengikhlaskan dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan, aparat keamanan, serta para tokoh yang ada di Tembagapura dengan harapan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.


Secara tidak langsung, Derek berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak menciptakan konflik baru di kawasan pendulangan tersebut. Ia juga berencana mengumpulkan para tokoh masyarakat di Tembagapura untuk membahas langkah-langkah menjaga stabilitas keamanan di kawasan Kali Kabur.


Menurutnya, keamanan sangat penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi mereka secara aman di wilayah Kabupaten Mimika.

Seleksi Pendidikan S-2 STIK, Polda Papua Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani di SPN Jayapura


Jayapura – Polda Papua melaksanakan tes kesamaptaan jasmani bagi peserta seleksi Pendidikan S-2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2026. 


Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan SPN Polda Papua, Kota Jayapura, Senin (09/03/2026) pagi.


Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Papua Kombes Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., Kassubag Kompeten Bag Binkar Biro SDM Polda Papua Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., serta Ps. Kasubbagrihjasbor Biro SDM Polda Papua AKP Djadik.


Sebanyak 8 personel, yang terdiri dari 7 personel organik Polda Papua dan 1 personel BKO Resimen Kobrimob Polri, mengikuti rangkaian tes fisik yang meliputi lari 12 menit, pull-up, sit-up, push-up, shuttle run, hingga ujian Bela Diri Polri.


Dalam arahan pembukanya, Kassubag Kompeten Bag Binkar Biro SDM Polda Papua, Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., mengingatkan para peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan selama kegiatan, mengingat kondisi lapangan yang cukup licin akibat guyuran hujan.


"Saya tekankan agar adik-adik calon peserta memberikan usaha terbaik. Meski tes ini singkat, hasilnya sangat menentukan masa depan pendidikan rekan-rekan. Usaha tidak akan mengkhianati hasil; mereka yang sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari pasti akan meraih hasil maksimal," ujar Kompol Dian saat memimpin apel pagi.


Ia juga berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik Polda Papua dengan menunjukkan profesionalisme dan ketepatan waktu meskipun menghadapi kendala cuaca yang kurang bersahabat.


Wakapolda Papua, Kombes Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., turut hadir di tengah lapangan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta. Kehadiran pimpinan ini menegaskan bahwa Polda Papua sangat serius dalam mendukung pengembangan kompetensi personel melalui jalur pendidikan tinggi di institusi Polri.


Dengan selesainya tahap kesamaptaan jasmani ini, para calon mahasiswa S-2 STIK diharapkan siap melangkah ke tahapan seleksi berikutnya untuk menjadi pimpinan Polri yang berwawasan luas dan berintegritas.