View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

20/02/26

Peresmian Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Palembang Perkuat Upaya Menuju Nol Kematian 2030

 


Palembang, 18 Februari 2026 – Peresmian Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, menjadi langkah lanjutan setelah program serupa sebelumnya diresmikan di Jakarta pada 29 September 2025. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Kesehatan Kota Palembang dan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai bagian dari penguatan pengendalian dengue di daerah.


Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif vaksinasi dan pemantauan aktif ini sebagai bagian dari visi jangka panjang pembangunan kesehatan. Ia menegaskan bahwa dengue bukan sekadar isu musiman, melainkan tantangan kesehatan yang harus dihadapi secara berkelanjutan dan terencana. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, katanya, berkomitmen memperkuat pencegahan dengue sejalan dengan target nasional dan global menuju nol kematian akibat dengue pada 2030. Ia menekankan pentingnya langkah proaktif berbasis data, kolaborasi lintas sektor, pengendalian vektor, edukasi masyarakat, serta inovasi kesehatan berbasis bukti ilmiah guna melindungi generasi muda dan memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Supsp.FOMC, menyampaikan bahwa dengue merupakan ancaman sepanjang tahun. Berdasarkan data hingga 31 Desember 2025, tercatat 4.437 kasus dengan 22 kematian di Sumatera Selatan, dengan Kota Palembang mencatat kasus tertinggi yakni 968 kasus dan tiga kematian. Dalam lima tahun terakhir, kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 15–44 tahun (42 persen), sementara dalam tujuh tahun terakhir kematian terbanyak terjadi pada kelompok usia 5–14 tahun (41 persen). Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus mendorong penguatan 3M Plus, edukasi kebersihan lingkungan, penguatan peran jumantik, serta inovasi seperti ovitrap. Namun, tantangan yang semakin kompleks memerlukan pendekatan lebih komprehensif, termasuk vaksinasi dan pemantauan aktif bagi anak usia 6–10 tahun di Palembang.


Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Sumatera Selatan, dr. Ariesti Karmila, Sp.A(K)., M.Kes., menjelaskan bahwa dengue merupakan penyakit endemis di Indonesia yang kerap dianggap ringan, padahal dapat berkembang menjadi berat dan berisiko menyebabkan kematian. Ia menekankan pentingnya pencegahan konsisten melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus serta Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik. Menurutnya, vaksinasi menjadi pelengkap untuk memperkuat upaya yang telah berjalan. Program di Palembang menyasar 7.500 anak di 60 sekolah dasar pada wilayah kerja 10 puskesmas dengan laporan kasus tertinggi, dengan 5.000 anak menerima vaksinasi. Vaksin yang digunakan telah dipasarkan di Indonesia lebih dari tiga tahun dan direkomendasikan asosiasi medis untuk anak dan dewasa.


Dekan Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. dr. Mgs. Irsan Saleh, M.Biomed, menyatakan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pemantauan aktif ini, ujarnya, akan memperkuat pendidikan berbasis riset, menghasilkan bukti ilmiah sebagai dasar kebijakan kesehatan, sekaligus menjadi wujud pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, serta Takeda Pharmaceutical Company dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan berjalan terkoordinasi dan berbasis ilmiah.


Penanggung Jawab Kegiatan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Nasional, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pemantauan multinegara yang juga dilaksanakan di Thailand dan Malaysia. Di Indonesia, kegiatan berlangsung di Jakarta, Palembang, dan Banjarmasin selama tiga tahun. Ia menyebutkan bahwa vaksinasi juga telah dilaksanakan di beberapa daerah atas inisiatif pemerintah daerah. Menurutnya, vaksinasi merupakan inovasi kesehatan yang aman dan efektif dalam mencegah penyakit infeksi berbahaya. Hasil pemantauan aktif ini diharapkan menjadi dasar penguatan kebijakan nasional menuju target “Zero dengue death” 2030, atau setidaknya menurunkan 50 persen kematian dan 25 persen angka kejadian dengue.


Sementara itu, Head of Medical Affairs PT Takeda Innovative Medicines, dr.Arif Abdillah, menegaskan komitmen perusahaannya sebagai mitra jangka panjang Indonesia dalam mendukung perlindungan masyarakat dari dengue. Ia menyatakan bahwa tantangan dengue membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang konsisten, berbasis sains, dan berorientasi jangka panjang. Melalui kerja sama dalam program pemantauan aktif ini, pihaknya mendukung penguatan perlindungan kesehatan anak dan ketahanan masyarakat, sejalan dengan misi perusahaan untuk berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Buka RAT Primkoppol Staf Polda Bali, Ini Penyampaian Wakapolda Bali


Denpasar, Bali - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali, Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., membuka secara langsung Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkoppol staf Polda Bali Tutup Buku tahun 2025 yang diselenggaraka di gedung Presisi Mapolda Bali, Jumat (20/2/2026).


Pada sambutannya Wakapolda Bali mengatakan kegiatan ini merupakan forum strategis sekaligus pemegang kebijakan tertinggi dalam pengelolaan koperasi di Polda Bali dan juga menjadi media konsolidasi untuk menyusun dan menyelaraskan program kerja koperasi terhadap program pemerintah maupun program Polri.


“Jadikan kegiatan ini sebagai sarana evaluasi atas pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan tahun 2025. Sampaikan aspirasi, koreksi, maupun saran masukan yang konstruktif, serta gagasan-gagasan baru yang inovatif demi kemajuan Primkoppol Staf Polda Bali,” kata Kapolda Bali.


Selanjutnya Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., menekankan kepada seluruh pengurus, pegawai, dan badan pengawas koperasi agar melaksanakan tugas dan perannya dengan sebaik-baiknya guna memajukan Primkoppol Polda Bali.


“Jangan sampai koperasi ini hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Integritas adalah fondasi utama kepercayaan anggota, tanpa integritas koperasi tidak akan mampu bertahan dengan baik,” ujar Wakapolda Bali.


“Apabila terdapat permasalahan dalam proses pengelolaan koperasi ini baik piutang macet atau kendala-kendala teknis lainnya, agar dilakukan verifikasi secara menyeluruh untuk menghadapi kendala sekaligus mencari solusi yang adil, manusiawi, namun tetap menjaga kesehatan keuangan koperasi,” tutupnya.

Suasana Kebersamaan, Satgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan Sholat Tarawih Berjamaah di Lubuk Manis

 


Bulungan – Memasuki bulan suci Ramadhan, personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan bersama masyarakat Lubuk Manis melaksanakan sholat tarawih berjamaah dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lubuk Manis, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Jum’at (20/02) kemaren malam.


Momentum Ramadhan menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Setelah seharian melaksanakan kegiatan fisik dan nonfisik dalam program TMMD, anggota Satgas menyempatkan diri untuk berbaur bersama warga melaksanakan ibadah sholat Isya dan dilanjutkan dengan tarawih berjamaah.


Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa di dalam masjid. Kehadiran anggota Satgas TMMD tidak hanya menambah kekhusyukan ibadah, tetapi juga semakin mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat setempat. Anak-anak hingga orang tua tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah di bulan penuh berkah ini.


Salah satu warga Lubuk Manis mengungkapkan rasa senangnya atas kebersamaan tersebut. Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.


Kegiatan sholat tarawih berjamaah ini menjadi bukti bahwa program TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan juga membangun kebersamaan, memperkuat nilai-nilai religius, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.


Melalui momen Ramadhan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan rakyat semakin kokoh, sejalan dengan semangat kebersamaan dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan harmonis.

Awal Ramadan 1447 H, Polres Mamberamo Tengah Intensifkan Patroli di Pasar Kobakma


Jayapura – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada awal bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Mamberamo Tengah melalui Satuan Samapta melaksanakan patroli rutin di kawasan Pasar Sentral Kobakma, Kamis (19/02/25).


Kegiatan patroli dipimpin oleh Pamapta Regu II, IPDA Yonas U. Mara, S.H., bersama personel Regu II. Patroli difokuskan pada area pertokoan dan lapak pedagang yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang bulan puasa.


Kapolres Mamberamo Tengah melalui Pamapta Regu II menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pedagang maupun pengunjung pasar, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian, perkelahian, maupun tindak pidana lainnya.


“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan aktivitas masyarakat di pasar tetap berjalan aman dan tertib, terutama di awal Ramadan saat mobilitas warga meningkat,” ujarnya.


Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan, serta saling menghormati antarwarga dalam menjalankan ibadah puasa.


Dari hasil patroli, situasi di sekitar Pasar Sentral Kobakma terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas masyarakat juga mendapat respons positif dari para pedagang dan pengunjung.


Polres Mamberamo Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan patroli rutin guna menciptakan stabilitas keamanan selama bulan suci Ramadan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan rasa aman dan nyaman.


Jelang Idul Fitri 1447 H, BAPANAS RI dan Polres Tolikara Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Sembako


Jayapura – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Tim Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI melaksanakan pengecekan langsung harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Kamis (19/02/2026). 


Rombongan BAPANAS RI dipimpin oleh Kabag Protokol Bhaskoro D. Widhianto, SP., ME., MPP, didampingi Staf Protokol Risky Ardiansyah, S.Hum. Dari pihak kepolisian, kegiatan turut dihadiri Kasat Reskrim AKP Budi Payung, S.H., bersama lima personel Sat Reskrim.


Kegiatan diawali dengan keberangkatan tim dari Kabupaten Jayawijaya menuju Kabupaten Tolikara. Setibanya di Mako Polres Tolikara, rombongan melaksanakan koordinasi awal sebelum bergerak ke Kantor Dinas Perindagkop Kabupaten Tolikara.


Selanjutnya, tim melakukan pengecekan langsung di Pasar Tradisional Karubaga dengan memantau harga sejumlah komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, dan bahan pokok lainnya. Pengecekan juga dilakukan di Kios Celine dan Kios Juzan sebagai pusat aktivitas perdagangan masyarakat setempat.


Kabag Protokol BAPANAS RI, Bhaskoro D. Widhianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.


“Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Tolikara dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang, tanpa adanya lonjakan harga yang signifikan maupun kelangkaan bahan pokok. Dari hasil pantauan hari ini, harga relatif stabil dan stok dalam kondisi mencukupi,” ujarnya.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tolikara AKP Budi Payung, S.H., menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung pengawasan distribusi dan harga bahan pokok di wilayah hukum Tolikara.


“Kami siap mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. Pengawasan akan terus kami lakukan untuk mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.


Kegiatan ini menjadi wujud sinergitas antara pemerintah pusat dan aparat keamanan daerah dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat, khususnya menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Polres Bandara Ngurah Rai Sambangi Driver Ojek, Ajak Jaga Ketertiban dan Kamtibmas

 


Badung – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan transportasi publik, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan kegiatan sambang kepada para driver ojek online yang beroperasi di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan humanis, dimana petugas berdialog langsung dengan para pengemudi di shelter dan area parkir ojek. Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan pesan kamtibmas agar para driver tetap mematuhi aturan operasional kawasan bandara, serta tertib berlalu lintas.


Petugas juga mengimbau para pengemudi untuk memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan dan tidak berhenti sembarangan agar tidak mengganggu arus kendaraan maupun kenyamanan pengguna jasa bandara. Selain itu, para driver diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan keamanan.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan kegiatan sambang ini merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif.


“Melalui komunikasi langsung dengan para driver ojek, kami mengajak mereka ikut berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban berlalu lintas serta memanfaatkan area parkir yang telah disediakan sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.


Ia menambahkan, kehadiran polisi tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga membangun kemitraan dengan seluruh unsur masyarakat.


“Kami ingin membangun hubungan yang harmonis, karena keamanan bandara merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.


Melalui kegiatan sambang ini diharapkan tercipta sinergi antara kepolisian dan komunitas pengemudi transportasi online sehingga situasi kawasan bandara tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun wisatawan.(hms26)

SATGAS SABER PANGAN POLDA BALI HADIR, PASTIKAN HARGA SEMBAKO TETAP STABIL JELANG BULAN PUASA

 


Denpasar – Menjelang bulan suci, Satgas saber Pangan Gabungan Polda Bali kembali bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terkendali di pasaran. Jumat, (20/2/2026).


Sidak dimulai dari denyut ekonomi rakyat di Pasar Kreneng, kemudian berlanjut ke ritel modern Grandlucky, dan ditutup dengan pengecekan distribusi di gudang Sari Limo.


Tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap komoditas strategis seperti beras, telur, minyak goreng, daging, cabai, dan bawang. Hasilnya, harga terpantau stabil, stok mencukupi, serta tidak ditemukan adanya indikasi kenaikan harga yang tidak wajar maupun praktik penimbunan.


Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan puasa dengan tenang tanpa dibayangi lonjakan harga kebutuhan pokok.


IPTU I Nengah Mantra, S.H., M.H., selaku Panit 1 Unit 3 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Bali, menegaskan komitmen pengawasan yang berkelanjutan.


“Kami tidak ingin ada celah bagi oknum yang mencoba memainkan harga. Dari hasil sidak hari ini, harga masih sesuai ketentuan dan stok dalam kondisi aman. Satgas Saber Pangan Polda Bali  akan terus hadir di lapangan untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau,” tegasnya.


Kehadiran Satgas saber Pangan Polda Bali disambut positif para pedagang yang merasa terlindungi dari isu kenaikan harga. Mereka mengapresiasi langkah pengawasan yang dilakukan secara humanis dan persuasif.


Masyarakat pun menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen Polda Bali dalam menjaga stabilitas pangan. Dengan pengawasan yang konsisten dan terukur, diharapkan situasi ekonomi tetap kondusif serta kebutuhan pokok masyarakat selama bulan puasa dapat terpenuhi dengan baik.


Satgas Saber Pangan Polda Bali menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.

Cegah Gangguan Keamanan, Polisi Bandara Ngurah Rai Sapa Para Pengguna Jasa Bandara

 


Badung — Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan kegiatan sambang dialogis dengan menyapa langsung para pengguna jasa bandara di Terminal Internasional, Kamis malam (19/2/2026).


Petugas tampak berinteraksi langsung dengan penumpang, keluarga pengantar, hingga wisatawan yang sedang menunggu keberangkatan maupun kedatangan penerbangan. Dalam kegiatan tersebut personel menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan, tidak menerima titipan dari orang yang tidak dikenal, menjaga ketertiban antrean demi kelancaran aktivitas di terminal internasional, serta segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan.


Selain memberikan rasa aman, pendekatan humanis juga dilakukan dengan membantu memberikan informasi serta memastikan kenyamanan para pengguna jasa bandara.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian di objek vital nasional.


“Bandara memiliki mobilitas masyarakat yang sangat tinggi sehingga kehadiran polisi bukan hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman melalui komunikasi langsung dengan masyarakat,” ujarnya.


Kasi Humas juga menambahkan, interaksi langsung dinilai efektif membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.


“Dengan dialog santai, pesan kamtibmas lebih mudah dipahami dan masyarakat tidak ragu meminta bantuan petugas apabila membutuhkan pertolongan,” tambahnya.


Melalui kegiatan ini diharapkan situasi di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh pengguna jasa penerbangan.(hms26)