View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

29/06/26

Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan

 


Jayapura – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua menggelar lomba memancing yang diikuti personel Polri dan Bhayangkari di Kolam Polres Keerom, Senin (29/06/2026). 


Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Bhayangkara yang bertujuan mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan keluarga besar Polda Papua.


Lomba memancing dibuka secara resmi oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin dan hadir Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., beserta Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Ili Muhajir, PJU Polda Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, serta seluruh peserta lomba.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menekankan bahwa perlombaan tersebut bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan menjadi wadah mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun semangat kebersamaan di antara seluruh personel.


Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan saling menghormati. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.


"Perlombaan ini adalah milik kita bersama. Mari kita ikuti dengan menjunjung tinggi sportivitas, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan. Apa pun hasilnya nanti, saya berharap seluruh peserta dapat menerimanya dengan lapang dada dan penuh rasa syukur," ucap Kapolda Papua.


Usai pembukaan, para peserta langsung menempati lokasi yang telah disiapkan panitia. Suasana penuh keakraban dan canda tawa mewarnai jalannya perlombaan. Meski berlangsung kompetitif, seluruh peserta tetap menunjukkan sikap sportif sehingga kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai.


Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, kategori ikan terberat berhasil dimenangkan oleh Dimas dari Spripim dengan tangkapan ikan lele seberat 2,315 kilogram. Posisi kedua diraih Putra Rizky dengan ikan bawal seberat 2,03 kilogram, sementara Ahmad Khoirul menempati peringkat ketiga dengan tangkapan ikan lele seberat 1,230 kilogram.


Selain itu, pada kategori jumlah tangkapan terbanyak, Juara I diraih Ibu Aninam dari Bhayangkari, Juara II diraih Iptu Dwi Ramandey, dan Juara III diraih Ibu Santika Putu.


Penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Kapolda Papua bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua sebagai bentuk apresiasi atas semangat, partisipasi, dan sportivitas seluruh peserta selama mengikuti perlombaan.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan panjang pengabdian Polri, tetapi juga sebagai sarana memperkuat soliditas internal serta membangun hubungan yang harmonis di lingkungan keluarga besar Polri.


"Lomba memancing ini bukan sekadar kegiatan rekreasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan yang nantinya akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Kombes Cahyo menambahkan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memotivasi seluruh personel Polda Papua untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga soliditas, dan memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.


"Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin menumbuhkan rasa memiliki, memperkuat sinergi, dan menjaga semangat pengabdian seluruh personel. Kebersamaan yang terbangun hari ini menjadi modal penting untuk menghadirkan Polri yang semakin Presisi, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat," tutup Kabid Humas.

Subdit III Tipidkor Polda Papua Serahkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Anggaran Diklat PIM Waropen ke Kejati Papua

  


Jayapura – Unit II Subdit III Ditreskrimsus Polda Papua melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat PIM) pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan/Badan Kepegawaian Daerah (BKPL/BKD) Kabupaten Waropen Tahun Anggaran 2021.


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Unit 2 Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Papua pada Senin (29/6/2026) bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Papua. Penyerahan dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).


Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Papua menjelaskan bahwa dalam proses Tahap II tersebut, penyidik menyerahkan dua orang tersangka yakni YA selaku Kepala BKPL/BKD Kabupaten Waropen dan ONB selaku Bendahara Pengeluaran BKPL/BKD Kabupaten Waropen, beserta barang bukti perkara kepada Jaksa Penuntut Umum.


“Pelaksanaan tahap II ini merupakan rangkaian proses penyidikan yang telah dilakukan oleh Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Papua, dengan menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada pihak kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya,” ujar Kasubdit III Tipidkor.


Jaksa Penuntut Umum membawa kedua tersangka ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Abepura untuk dilakukan penahanan guna kepentingan proses hukum lebih lanjut. Dalam kegiatan tersebut, kedua tersangka turut didampingi oleh kuasa hukum Robinar Panggabean.


Kasubdit III Tipidkor menjelaskan bahwa perkara tersebut berawal pada tahun 2020, ketika BKPL/BKD Kabupaten Waropen menerima surat edaran Gubernur Provinsi Papua Nomor 892.3/21101/SET tanggal 14 Desember 2020 tentang pendataan calon peserta latihan tahun 2021 yang akan dilaksanakan di Kantor Balai Diklat BPSDM Provinsi Papua, Kotaraja–Abepura, Kota Jayapura.


Berdasarkan surat tersebut, BKPL/BKD Kabupaten Waropen menganggarkan belanja kegiatan Diklat PIM dalam DPA BKPL/BKD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp2.300.039.500. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi 45 ASN yang memenuhi syarat untuk mengikuti berbagai program pelatihan kepemimpinan.


Namun, berdasarkan hasil penyidikan, ditemukan dugaan bahwa pada pelaksanaannya tersangka YA selaku Kepala BKPL/BKD Kabupaten Waropen tidak melakukan pendataan maupun mengirimkan daftar nama ASN yang memenuhi syarat mengikuti kegiatan Diklat PIM kepada BPSDM Provinsi Papua.


Lebih lanjut, pada September 2021, tersangka YA diduga mengarahkan tersangka ONB selaku Bendahara Pengeluaran BKPL/BKD untuk mengajukan tagihan anggaran belanja Diklat PIM sebesar Rp1.533.359.666.


Kemudian pada 1 November 2021, BPKAD Kabupaten Waropen menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan memindahbukukan anggaran tersebut dari rekening kas daerah ke rekening Bendahara Pengeluaran BKPL/BKD Kabupaten Waropen sesuai jumlah yang diajukan.


“Dari hasil penyidikan, ditemukan adanya dugaan penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan sebagaimana ketentuan. Sebagian anggaran diduga digunakan untuk kebutuhan lain di luar kegiatan Diklat PIM,” ungkap Kasubdit III Tipidkor.


Ia menambahkan, akibat dugaan perbuatan kedua tersangka, negara mengalami kerugian sebesar Rp1.326.359.000.


Atas perbuatannya, kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan/atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.


Kasubdit III Tipidkor menegaskan bahwa Ditreskrimsus Polda Papua akan terus melakukan penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi secara profesional dan transparan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas di Tanah Papua.

Semangat Sportivitas Kian Membara, Lomba Voli Putri HUT Bhayangkara ke-80 Polres Tolikara Masuki Babak Semifinal

 


Jayapura – Semangat kebersamaan dan sportivitas terus mewarnai pelaksanaan Lomba Voli Putri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Tolikara, Minggu (28/06).


Memasuki babak semifinal, turnamen yang diikuti berbagai instansi pemerintah, organisasi perempuan, dan elemen masyarakat di Kabupaten Tolikara tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta maupun masyarakat yang hadir memberikan dukungan.


Berdasarkan hasil pertandingan babak penyisihan, Tim Lembaga Masyarakat Adat (LMA) berhasil keluar sebagai juara Pool A dengan catatan sempurna, meraih empat kemenangan dari empat pertandingan dan mengoleksi 12 poin. Posisi kedua ditempati Bhayangkari dengan raihan 9 poin hasil dari tiga kemenangan dan satu kekalahan.


Sementara itu, di Pool B, Tim Paskibra dan Persit sama-sama mengumpulkan sembilan poin dan berhasil melaju ke babak semifinal setelah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang fase grup.


Memasuki babak semifinal, pertandingan berlangsung semakin sengit dan menarik. Pada laga semifinal pertama, Tim Bhayangkari berhasil mengamankan tiket menuju partai final setelah mengalahkan Tim Paskibra dengan skor meyakinkan 2-0.


Sedangkan pada pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan Tim Lembaga Masyarakat Adat (LMA) melawan Tim Persit, hingga pertandingan berlangsung LMA berhasil unggul sementara dengan skor 1-0 pada set pertama.


Kapolres Tolikara Kompol Robertj Hitipeuw, S.H., M.H., melalui Ketua Panitia Lomba AKP F. Taborat, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan olahraga tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan membangun.


"Melalui turnamen voli putri ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas di tengah masyarakat. Menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah pertandingan, namun yang paling penting adalah terjalinnya silaturahmi dan sinergitas yang semakin kuat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, organisasi perempuan, dan seluruh masyarakat Kabupaten Tolikara," ujar AKP F. Taborat.


Lebih lanjut, ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tolikara.


Turnamen voli putri ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergitas, kebersamaan, dan persatuan antar elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

 


Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., secara resmi menutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. 


Kegiatan berlangsung di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Minggu (28/06), dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Papua.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Danpas Brimob III Korbrimob Polri Brigjen Pol. John Huntal Sajananto Sitanggang, S.I.K., M.Han., Ketua Umum Pengprov Perbakin Papua Jhony Banua Rouw, S.E., para Pejabat Utama Polda Papua, jajaran TNI, Perbakin Papua, serta para peserta kejuaraan.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara Polri, Perbakin, TNI, dan masyarakat dalam mengembangkan olahraga menembak di Tanah Papua.


"Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi, membangun sportivitas, serta meningkatkan kemampuan para atlet menembak di Papua. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar," ujar Kapolda Papua.


Kapolda Papua mengungkapkan bahwa antusiasme peserta pada kejuaraan tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 196 peserta ambil bagian dalam berbagai nomor pertandingan yang diperlombakan, mulai dari kategori 100 meter tiga posisi, Benchrest 25 meter, Multi Range 18–41 meter hingga Benchrest 50 meter.


Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa olahraga menembak memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Papua. Oleh karena itu, Polda Papua berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda rutin guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.


Kapolda juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan sikap disiplin, sportif, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.


"Kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita membangun persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan terus meningkatkan kemampuan diri untuk meraih prestasi yang lebih baik," tambahnya.


Pada kesempatan tersebut, Kapolda Papua turut mengucapkan selamat kepada para juara yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai kategori perlombaan serta mendorong seluruh peserta untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan menembaknya.


Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 menghasilkan sejumlah juara dari berbagai kategori pertandingan. Pada kategori 100 Meter Tiga Posisi Metal Silhouette, Kombes Pol. Herzoni Saragih dari Polda Papua berhasil meraih Juara I. Sementara pada kategori lainnya, para atlet dari berbagai klub menembak di Papua juga menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil meraih prestasi membanggakan.


Melalui Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, diharapkan hubungan sinergis antara Polri, TNI, Perbakin, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memajukan olahraga menembak di Tanah Papua.

Atlet Taekwondo Polda Papua Torehkan Prestasi Gemilang Di Thyres Taekwondo Championship 2026

 



Jayapura – Polda Papua kembali meraih prestasi membanggakan pada ajang Thyres Taekwondo Championship Tahun 2026 yang diselenggarakan di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada tanggal 25 hingga 27 Juni 2026.


Dalam kejuaraan tersebut, para atlet taekwondo dari Polda Papua dan jajaran berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih sejumlah medali pada berbagai kategori pertandingan, baik Kyorugi (bertarung) maupun Kyukpa (seni mematahkan papan).


Adapun capaian prestasi yang berhasil diraih yaitu Bripda Willhelmus Sebastiano Anoith, personel Bag Binopsnal Ditreskrimum Polda Papua, berhasil meraih Medali Perak pada kategori Kyorugi Kelas 80 Kg Senior Putra.


Bripda Charina Lasaole, personel Bag SDM Polresta Jayapura Kota, sukses menyabet dua Medali Emas, masing-masing pada kategori Kyorugi Kelas 53 Kg Senior Putri dan kategori Kyukpa Senior Putri.


Prestasi gemilang juga diraih oleh Bripda Fawwaz Aydin, personel Ditlantas Polda Papua, yang berhasil meraih dua Medali Emas, yakni pada kategori Kyorugi Kelas 80 Kg Senior Putra dan kategori Kyukpa Senior Putra.


Sementara itu, Bripda Danu Idris Syamsidar, personel Si Humas Polresta Jayapura Kota, turut menyumbangkan Medali Emas pada kategori Kyukpa Senior Putra.


Keberhasilan para personel Polri tersebut menjadi bukti nyata bahwa anggota Polri tidak hanya dituntut profesional dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga baik di tingkat daerah maupun nasional.


Polda Papua memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama kesatuan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kemampuan di berbagai bidang.

28/06/26

Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua

 


Jayapura - Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) periode tahun 2023–2028 dari unsur Pokja Adat, Max Abner F. Ohee, menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pemerintah, khususnya pelaksanaan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.


Menurutnya, keberhasilan program pembangunan PSN memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat Papua agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.


Dalam kesempatan tersebut, Max Abner F. Ohee juga mengimbau seluruh masyarakat Papua, khususnya kalangan mahasiswa, untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.


Max Ohee mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar maupun ajakan yang dapat berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan menghambat proses pembangunan di tanah Papua.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di Papua.


Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, mahasiswa, dan seluruh lapisan masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga persatuan, menciptakan suasana yang aman, serta mendukung pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Papua sebagai tanah yang harus dijaga dan dibangun secara bersama-sama.


“Mari kita jaga dan bangun Papua, karena Papua ini rumah kita bersama,” tutup Max Abner F. Ohee.

Pererat Soliditas dan Kebersamaan, Polda Papua Gelar Olahraga Bersama

 


Jayapura – Polda Papua menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di Lapangan Hijau Sat Brimob Polda Papua, Kota Jayapura, Minggu (28/06).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin serta dihadiri para PJU Polda Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, personel Polri, ASN Polri, dan tamu undangan.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan Polri yang profesional, adaptif, dan humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Olahraga bersama ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat soliditas internal, memperkuat jiwa korsa, serta menyatukan semangat seluruh personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis di wilayah Papua,” ujar Kapolda Papua.


Kapolda juga mengajak seluruh personel, baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun ASN Polri untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah membangun kebersamaan dan kekompakan dalam suasana kekeluargaan.


Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemanasan bersama yang dipandu instruktur, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), senam Zumba, hingga senam pendinginan yang diikuti seluruh peserta. Selain olahraga bersama, panitia juga menggelar berbagai permainan tradisional yang melibatkan peserta, di antaranya tali masuk dan gobak sodor.


Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyediakan sebanyak 374 hadiah doorprize yang terdiri dari berbagai barang elektronik, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan sekolah, sepeda, hingga hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat.


Pada perlombaan gobak sodor, Tim Gabungan Pimpinan Staf Bhayangkari berhasil meraih Juara I, disusul Tim Srikandi Brimob sebagai Juara II, Tim Ketua Bhayangkari sebagai Juara III, dan Tim Bhayangkari Batalyon B sebagai Juara IV.


Selain menjaga kebugaran melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta sinergitas keluarga besar Polda Papua semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat.


Polsek Waris Amankan Pelaku Pemalakan dan Sita Ratusan Botol Minuman Keras

 


Jayapura – Polsek Waris bersama Personel Koramil 1701/Waris bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi sekelompok pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) dan melakukan pemalakan terhadap warga di Dusun Kali Lapar 1, Kampung Kali Mou, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Waris IPTU Kamaluddin, S.Sos. Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, personel gabungan segera mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan tiga orang pemuda yang berada dalam kondisi mabuk.


Setelah mengamankan para pemuda tersebut, aparat gabungan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta aparat Kampung Kali Mou untuk melakukan penelusuran terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman keras. Bersama aparat kampung dan warga setempat, petugas kemudian melakukan penggerebekan di dua rumah yang dicurigai sebagai tempat peredaran miras.


Dari lokasi pertama, petugas berhasil mengamankan tiga karton minuman keras merek Anggur Api yang berisi 28 botol. Sementara itu, dari lokasi kedua ditemukan tujuh karton Anggur Api berisi 84 botol, enam botol minuman keras merek Jenefer, serta lima botol minuman keras merek Wiro. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.


Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Aparat kampung serta masyarakat setempat memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas yang dilakukan Polsek Waris bersama Koramil 1701/Waris dalam menindak peredaran minuman keras yang selama ini dianggap menjadi salah satu pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Distrik Waris.


Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Waris IPTU Kamaluddin, S.Sos., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


“Minuman keras sering menjadi faktor utama yang memicu terjadinya tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya. Oleh karena itu, kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang masih nekat mengedarkan maupun mengonsumsi miras hingga mengganggu ketertiban masyarakat. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah kampung untuk terus bersinergi bersama Polri dalam memerangi peredaran minuman keras.


“Dengan adanya kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, kami berharap seluruh kampung di Distrik Waris dapat terbebas dari peredaran miras sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkasnya.