View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

10/01/26

Tak Sekadar Meninjau, Dandim 0818 Malang-Batu Turun Langsung Operasikan Alat Berat


MALANG - ​Pemandangan tak biasa terlihat di lokasi pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen. Komandan Kodim (Dandim) 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, menunjukkan aksi nyata yang melampaui tugas administratifnya. Bukan sekadar meninjau, perwira lulusan Korps Zeni ini turun langsung menjadi driver alat berat jenis backhoe (beko) untuk membuka akses jalan, (01/2026).


​Aksi Letkol Czi Bayu Nugroho ini sontak mencuri perhatian warga dan para pekerja di lapangan. Dengan piawai, ia mengoperasikan tuas alat berat untuk meratakan tanah dan membuka jalur menuju jembatan yang akan menghubungkan Kecamatan Kepanjen dan Kecamatan Sumberpucung.


​Sebagai perwira dengan latar belakang Korps Zeni (Czi), mengoperasikan alat berat bukanlah hal asing bagi Letkol Bayu. Namun, melihat seorang Dandim terjun langsung di medan berlumpur menjadi simbol kepedulian sosial yang mendalam.


​"Kami ingin pembangunan ini segera tuntas agar warga tidak perlu memutar jauh lagi. Ini adalah pengabdian kami. Jika akses jalan ini cepat selesai, maka distribusi ekonomi antar desa di Mangunrejo dan Ternyang akan langsung tancap gas," ujar Letkol Czi Bayu Nugroho dari atas kabin alat berat.


​Didampingi oleh Kasdim 0818, Mayor Czi Sultoni, yang bertindak sebagai Koordinator Lapangan, peninjauan ini terasa lebih berjiwa gotong royong. ​Kehadiran Jembatan Gantung Garuda bukan sekadar konstruksi fisik, melainkan jembatan harapan bagi anak sekolah dan pedagang kecil. Dengan akses jalan yang kini sedang dikebut pengerjaannya, mobilitas warga di dua kecamatan tersebut dipastikan akan jauh lebih mudah dan efisien.


​Aksi "Dandim jadi operator beko" ini menjadi bukti bahwa TNI tidak memberikan jarak dengan rakyat. Di bawah kepemimpinan Letkol Czi Bayu Nugroho, Kodim 0818 terus berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi infrastruktur di pelosok Kabupaten Malang. (*)

Perkuat Wawasan Peternakan, Koramil 0818-01/Pujon Dampingi Study Observasi SMA Taruna Nusantara


MALANG -  Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa di bidang peternakan, khususnya peternakan sapi, Anggota Koramil 0818-01/Pujon menerima kunjungan siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Malang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Januari 2026 bertempat di Makoramil 0818-01/Pujon, Kabupaten Malang. (01/2026) 


Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan study observasi yang bertujuan untuk memberikan pembelajaran langsung kepada para siswa mengenai sistem peternakan sapi, mulai dari perawatan, pemeliharaan, hingga manajemen dasar peternakan yang baik dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat memperoleh gambaran nyata di lapangan sebagai pelengkap materi pembelajaran di sekolah.


Serti Wahyu Babinsa Koramil 0818/01 Pujon, memberikan pendampingan dan penjelasan terkait peran TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah teritorial Koramil Pujon. Selain itu, turut hadir guru pendamping SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Miss Sovian Nisa, bersama lima orang siswa yang terdiri dari dua siswa putra dan tiga siswa putri.


Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga sesi tanya jawab. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung terkait tantangan dan peluang di bidang peternakan sapi di wilayah Pujon.


Dengan adanya kegiatan kunjungan ini, diharapkan dapat terjalin hubungan yang baik antara institusi pendidikan dengan TNI AD, sekaligus memberikan manfaat edukatif bagi siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Malang sebagai bekal pengetahuan dan pengalaman di masa depan. (*)

Peltu Sriyanto Apresiasi Kinerja BUMDes Bangkit Bersama Desa Ngantru


MALANG - Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, telah dilaksanakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bangkit Bersama Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. (01/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Peltu Sriyanto selaku anggota Koramil Ngantang, sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program pemberdayaan ekonomi desa. Kehadiran aparat kewilayahan ini sekaligus menunjukkan sinergitas antara TNI dengan pemerintah desa dalam mengawal pembangunan dan pengelolaan potensi desa agar berjalan sesuai aturan.


Acara LPJ BUMDes Bangkit Bersama Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan dengan tertib dan lancar. Dalam kegiatan tersebut, pengurus BUMDes menyampaikan laporan secara rinci terkait pelaksanaan program kerja, pengelolaan keuangan, serta capaian usaha yang telah dijalankan selama satu tahun anggaran. Selain itu, disampaikan pula kendala yang dihadapi serta rencana pengembangan usaha ke depan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.


Peltu Sriyanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kinerja pengurus BUMDes Bangkit Bersama yang telah berupaya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMDes agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga dan keberadaan BUMDes benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Ngantru.


Lebih lanjut, Peltu Sriyanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa. Dengan dukungan dan pengawasan bersama, diharapkan BUMDes Bangkit Bersama dapat terus berkembang dan berkontribusi positif terhadap pembangunan desa.


Kegiatan Laporan Pertanggungjawaban ini menjadi momentum evaluasi sekaligus perencanaan yang strategis bagi BUMDes Bangkit Bersama dalam menghadapi tahun anggaran berikutnya, demi terwujudnya desa yang mandiri, maju, dan sejahtera. (*)

TNI AD Dukung Peningkatan Infrastruktur, Koramil Bantur Hadir di Konsultasi Publik Jalan Nasional


MALANG -  Dalam rangka mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur serta menjamin keterbukaan informasi kepada masyarakat, Peltu Tomy Umbarsono selaku Bati Tuud Koramil Bantur menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Peningkatan Jalan Ruas Gondanglegi – Simpang Balekambang (Lot 16.A). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. (01/2026) 


Konsultasi publik ini diikuti oleh sekitar 30 orang warga masyarakat Desa Bantur yang terdampak rencana pengadaan tanah. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada masyarakat terkait rencana peningkatan jalan, mekanisme pengadaan tanah, serta hak dan kewajiban warga yang lahannya masuk dalam perencanaan proyek tersebut.


Dalam kesempatan tersebut, Peltu Tomy Umbarsono menyampaikan bahwa kehadiran TNI AD melalui Koramil Bantur merupakan bentuk dukungan terhadap program pembangunan pemerintah sekaligus untuk menjaga situasi agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama proses berlangsung. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam meningkatkan mobilitas, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat.


“Melalui kegiatan konsultasi publik ini, diharapkan masyarakat dapat memahami tujuan pembangunan serta proses pengadaan tanah yang dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Peltu Tomy Umbarsono.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menampung aspirasi, saran, maupun masukan dari warga. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat menghambat pelaksanaan proyek.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Masyarakat Desa Bantur menunjukkan sikap kooperatif serta antusias dalam mengikuti rangkaian acara. Diharapkan hasil dari konsultasi publik ini dapat menjadi dasar yang kuat dalam pelaksanaan pengadaan tanah sehingga proyek peningkatan Jalan Ruas Gondanglegi – Simpang Balekambang dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas. (*)

Aksi Nyata Letkol Czi Bayu Nugroho: Turun Tangan Percepat Rampungnya Jembatan Penghubung Dua Kecamatan


MALANG - Komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan bukan sekadar isapan jempol. Komandan Kodim (Dandim) 0818/Kabupaten Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, kembali menunjukkan aksi nyata dengan meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, (01/2026).


​Menariknya, kunjungan kali ini tidak hanya sebatas seremonial pemantauan. Perwira menengah dengan dua melati di pundak tersebut tak segan melepas atribut formalnya untuk membaur bersama warga dan prajurit. Letkol Czi Bayu Nugroho terlihat antusias memegang kuas dan ikut mengecat gapura jembatan gantung tersebut, selain itu ia juga ikut mengangkat batu besama anggota prajuritnya dan warga. 

​Jembatan Gantung Garuda ini memiliki peran vital sebagai urat nadi perekonomian dan mobilitas warga. Infrastruktur ini menghubungkan dua wilayah strategis, yakni Desa Mangunrejo di Kecamatan Kepanjen dengan Desa Ternyang di Kecamatan Sumberpucung.


​"Kehadiran jembatan ini adalah dambaan masyarakat. Kami ingin memastikan kualitasnya terbaik. Bukan hanya soal teknis, tapi semangat gotong royong di sini yang ingin kami jaga," ujar Letkol Czi Bayu Nugroho di sela-sela kegiatannya.


​Aksi Kerja ini menjadi simbol bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Sisi sosialis ini terpancar dari keakraban yang terjalin antara personel Kodim 0818 dengan penduduk setempat selama proses pengerjaan.


​Dalam peninjauan ini, Dandim didampingi oleh Kasdim 0818, Mayor Czi Sultoni, yang sehari-harinya menjabat sebagai Koordinator Lapangan pembangunan jembatan. Mayor Sultoni memastikan bahwa setiap detail konstruksi berjalan sesuai target agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat luas.


​Dengan adanya Jembatan Gantung Garuda, akses pendidikan, kesehatan, dan distribusi hasil tani antar kecamatan diharapkan menjadi lebih efisien. Pembangunan ini menjadi bukti nyata sinergi kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun kemandirian desa. (*)

Satuan Polairud Polres Merauke Himbau Warga Pesisir Pantai dan Sungai Maro Antisipasi Banjir Rob

 


Merauke – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Merauke menghimbau masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai serta bantaran Sungai Maro untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi potensi banjir rob akibat tingginya curah hujan yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir.Sabtu, 10/1/2026


Kasat Polairud Polres Merauke  AKP M. Chandra, S.Tr.K., S.I.K. menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan naiknya permukaan air laut dan sungai, yang dapat mengakibatkan banjir rob, kerusakan fasilitas masyarakat, serta membahayakan aktivitas nelayan dan warga pesisir.


Dalam kegiatan patroli dan sambang yang dilaksanakan, personel Sat Polairud Polres Merauke secara langsung menyampaikan imbauan kepada warga agar:

Mengamankan perahu dan alat tangkap nelayan

Menghindari aktivitas melaut saat cuaca buruk

Mengantisipasi kemungkinan genangan air di sekitar pemukiman.


Tetap memantau perkembangan informasi cuaca dari instansi terkait

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila terjadi keadaan darurat atau dampak cuaca ekstrem seperti banjir, kerusakan kapal, maupun kecelakaan di perairan.


Sat Polairud Polres Merauke akan terus meningkatkan patroli perairan dan pemantauan wilayah pesisir sebagai langkah preventif guna menjaga keselamatan masyarakat serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Dengan adanya himbauan ini, diharapkan masyarakat pesisir pantai dan bantaran Sungai Maro dapat lebih waspada dan siap menghadapi potensi banjir rob demi keselamatan bersama.

Satlantas Polres Waropen Gelar Patroli Blue Light, Wujudkan Kamseltibcar Lantas di Malam Hari

  


Jayapura – Guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas), khususnya pada malam hari, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Waropen melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light di wilayah hukum Polres Waropen, Jumat (9/1/2026) malam.


Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Waropen, Iptu Jimmy H. J. Lufkey, S.I.P., M.H., bersama personel Satlantas Polres Waropen. Patroli menyasar sejumlah ruas jalan dan kawasan strategis, di antaranya Jalan Poros Waren, Nonomi, Batu Zaman, Ronggaiwa, Batu Papan, Pelabuhan Laut Pidemani, Mambui, hingga Paradoi.


Patroli Blue Light dilakukan dengan menyalakan lampu rotator berwarna biru sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kehadiran tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan, sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas serta meminimalisir potensi gangguan kamseltibcar lantas pada malam hari.


Dalam kesempatannya, Kasat Lantas Polres Waropen mengatakan bahwa patroli blue light merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga keselamatan berlalu lintas.


“Melalui patroli blue light ini, kami berupaya menghadirkan polisi di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas pada malam hari,” ucap Iptu Jimmy.


Sementara itu, Kapolres Waropen, AKBP Iip Syarif Hidayat, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polres Waropen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


“Kegiatan patroli blue light ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi saat beraktivitas, terutama pada malam hari, sehingga situasi kamseltibcar lantas di wilayah Kabupaten Waropen tetap terjaga dengan baik,” tegas Kapolres Waropen.


Ia menambahkan, Polres Waropen akan terus mengoptimalkan kegiatan preventif dan preemtif guna menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan.


“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita semua,” tambahnya.


Melalui kegiatan Patroli Blue Light ini, Polres Waropen berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas kehadiran personel di lapangan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamseltibcar lantas, sekaligus mewujudkan pelayanan kepolisian yang presisi, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Polda Papua Ikuti Rapat Anev Operasi Lilin dan Aman Nusa II 2025, Matangkan Persiapan Operasi Ketupat 2026

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Operasi Lilin dan Aman Nusa II Tahun 2025 sekaligus persiapan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (09/01/2026).


Rapat yang berlangsung di Aula Rupatama Mako Polda Lama tersebut diikuti oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama serta Kapolres/Ta jajaran Polda Papua. 


Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.


Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi dan kerja keras selama pelaksanaan Operasi Kepolisian sepanjang tahun 2025, termasuk Operasi Lilin dan Aman Nusa II, yang dinilai berjalan aman dan lancar secara nasional.


“Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh rekan-rekan di kewilayahan. Berkat kerja bersama, Polri kini semakin dipandang baik oleh masyarakat, bahkan tingkat kepercayaan publik mencapai 92 persen. Capaian ini harus terus kita jaga dan pertahankan pada tahun 2026,” tegas Wakapolri.


Wakapolri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam penanganan bencana alam, pemulihan fasilitas umum, perhatian terhadap kesehatan personel di lapangan, serta persiapan yang matang dalam menghadapi Operasi Ketupat 2026 agar pelaksanaannya berjalan optimal dan profesional.


Sementara itu, paparan dari Korlantas Polri menyoroti keberhasilan pengamanan lalu lintas selama Operasi Lilin 2025 yang melibatkan lebih dari 77 ribu personel Polri, serta mendorong penguatan strategi pencegahan kecelakaan lalu lintas, optimalisasi teknologi ETLE, manajemen jalur wisata, dan mitigasi bencana alam.


Paparan terkait persiapan Operasi Ketupat 2026 juga menegaskan perlunya pemetaan daerah rawan, evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat tahun sebelumnya, serta penguatan struktur organisasi operasi hingga ke tingkat Polda dan Polres.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyatakan bahwa Polda Papua siap menindaklanjuti seluruh arahan pimpinan Polri demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Polda Papua berkomitmen menindaklanjuti seluruh hasil evaluasi dan arahan pimpinan Polri. Kami siap melaksanakan Operasi Ketupat 2026 secara profesional, humanis, dan responsif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas dengan aman serta nyaman,” ucap Kombes Pol Cahyo.


Ia menambahkan bahwa sinergi lintas fungsi serta kesiapan personel dan sarana prasarana akan terus diperkuat, termasuk langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas dan bencana alam di wilayah Papua.


Melalui evaluasi dan perencanaan yang matang, Polri diharapkan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman yang benar-benar dirasakan dan menyentuh hati masyarakat.