View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

01/10/26

POLRES LANNY JAYA GELAR UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA, BERLANGSUNG DALAM KEADAAN AMAN DAN LANCAR

 


 Polres Lanny Jaya menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Apel Polres Lanny Jaya, Kamis (01/10/2026) pagi.


Upacara dimulai pukul 09.00 WIT dengan Inspektur Upacara Kapolres Lanny Jaya *KOMPOL Hendrik Seru, S.H*, Perwira Upacara *AKP Tutik Yuliati (PS. Kabag SDM)* dan Komandan Upacara *IPDA Chandra Silitonga, S.H (Kasi Kum)*.


Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali dengan laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, laporan komandan upacara, mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara, pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945, pembacaan Naskah Ikrar, pembacaan Doa, dan menyanyikan lagu Andhika Bhayangkari.


Petugas upacara lainnya yakni MC Bripda Erly Wenda, Pembaca UUD 1945 Bripda Hengki Sayuri, Pembaca Ikrar IPDA Marhaban, S.H dan Pembaca Doa Bripda Ariel Irjayansyah.


Upacara tersebut diikuti oleh Para PJU dan seluruh personel Bintara Polres Lanny Jaya.


Pukul 09.35 WIT upacara selesai. Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan lancar.


Kapolres Lanny Jaya melalui momen Hari Kesaktian Pancasila ini mengajak seluruh personel untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


PENULIS (BW)

Tingkatkan Komsos, Babinsa Meninjo Dorong Pengembangan Usaha Kripik Nangka Warga Binaan



Lumajang – Upaya mempererat komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat terus dilakukan Babinsa sebagai bagian dari pembinaan teritorial di wilayah binaan. Hal tersebut diwujudkan Babinsa Meninjo Koramil 0821-06/Ranuyoso, Pelda Fathir Rochman, melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan pelaku usaha mikro di Dusun Kebonan RT 001 RW 001, Desa Meninjo.di Desa Meninjo, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (1/10/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Pelda Fathir Rochman mengunjungi rumah Muhammad Uyut, salah satu warga yang mengembangkan wirausaha berupa produksi kripik nangka. Kunjungan tersebut menjadi sarana bagi Babinsa untuk membangun komunikasi secara langsung dengan warga sekaligus mengetahui perkembangan usaha yang dijalankan masyarakat. Melalui interaksi yang terjalin, Babinsa dapat menggali berbagai informasi dan kondisi sosial ekonomi yang berkembang di wilayah binaannya.


Dalam kesempatan itu, Pelda Fathir Rochman menyampaikan bahwa keberadaan usaha masyarakat, termasuk usaha olahan hasil pertanian seperti kripik nangka, memiliki potensi untuk mendukung perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang pengembangan usaha di tingkat desa.


“Melalui Komsos ini, kami ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengetahui perkembangan usaha warga dan memberikan motivasi agar usaha yang dijalankan dapat terus berkembang,” ujar dia.


Sementara itu, Muhammad Uyut mengapresiasi perhatian Babinsa yang berkenan mengunjungi dan berkomunikasi secara langsung mengenai usaha yang dijalankannya. Menurutnya, dukungan dan perhatian dari berbagai pihak menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus mengembangkan produk lokal agar memiliki nilai tambah.


Kegiatan Komsos tersebut mencerminkan peran Babinsa yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek pembinaan wilayah, tetapi juga dalam membangun komunikasi dan kepedulian terhadap berbagai aktivitas positif warga.


Dengan komunikasi yang terus terjalin, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin erat serta mampu mendorong tumbuhnya berbagai potensi usaha lokal sebagai bagian dari penguatan perekonomian masyarakat di wilayah binaan. (Pendim0821)

Dari Kebersamaan untuk Kemudahan, Babinsa Papringan Dampingi Pembuatan Bekisting Jembatan



Lumajang – Semangat gotong royong kembali terlihat dalam kegiatan karya bakti antara Babinsa dan masyarakat di wilayah. Babinsa Papringan Koramil 0821-05/Klakah, Sertu Muhtaryono, bersama warga melaksanakan pembuatan rangka bekisting cor untuk pembangunan jembatan jalan menuju area persawahan di Dusun Krajan RT 001 RW 001Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (1/10/2026).


Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata pendampingan Babinsa dalam membantu masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan sarana pendukung aktivitas warga, khususnya akses menuju lahan pertanian.


Dengan turun langsung bersama warga, Sertu Muhtaryono menyampaikan bahwa dirinya turut membantu proses pengerjaan rangka bekisting agar persiapan pengecoran jembatan dapat dilakukan dengan baik. Kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.


“Melalui kegiatan karya bakti seperti ini, kami ingin terus membangun kebersamaan dengan masyarakat. Apa yang dilakukan bersama tentu akan terasa lebih ringan dan memberikan manfaat bagi kepentingan bersama,” ujar Sertu Muhtaryono disela kegiatannya.


Sementara itu, Kepala Dusun Krajan Muhamad Ibrahim menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat, khususnya sebagai akses menuju area persawahan. Pihaknya juga mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan warga dalam proses pengerjaan, karena semangat gotong royong tersebut dapat mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan fasilitas di lingkungan desa.


“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Babinsa yang turut membantu warga dalam proses pembuatan rangka bekisting cor jembatan ini. Pembangunan fasilitas umum seperti jembatan sangat penting bagi masyarakat karena menjadi akses utama warga menuju lahan pertanian. Dengan adanya jembatan yang lebih baik, kami berharap aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus terjaga demi mendukung pembangunan dan kepentingan bersama,” pungkasnya.


Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui budaya gotong royong, pembangunan jembatan diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga memberikan kemudahan akses bagi warga dalam menjalankan aktivitas pertanian serta mendukung kelancaran roda perekonomian masyarakat setempat. (Pendim0821)

Dandim 0821 Pimpin Korps Kenaikan Pangkat, 58 Personel Terima Amanah Kepangkatan Baru



Lumajang – Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, tetapi merupakan bentuk penghargaan sekaligus amanah untuk meningkatkan kualitas pengabdian. Hal tersebut tercermin dalam Upacara Korps Kenaikan Pangkat Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0821/Lumajang periode 1 Oktober 2026 yang dipimpin langsung Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., di Lapangan Makodim 0821/Lumajang, Kamis (1/10/2026).


Sebanyak 58 personel Kodim 0821/Lumajang menerima kenaikan pangkat pada periode ini, terdiri dari 46 Bintara, 6 Tamtama dan 6 PNS. Kenaikan pangkat tersebut menjadi momentum penting bagi para personel untuk meningkatkan motivasi, dedikasi serta kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.


Dalam amanatnya, Dandim 0821/Lumajang menekankan bahwa pangkat yang disandang merupakan kepercayaan dan tanggung jawab yang harus dijawab melalui peningkatan semangat pengabdian, disiplin dan rasa tanggung jawab.


“Kepada seluruh prajurit yang naik pangkat pada periode ini, agar lebih meningkatkan semangat pengabdian, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Pangkat baru hendaknya menjadi pemicu untuk lebih profesional, lebih dewasa dalam bersikap, serta mampu menjadi teladan di lingkungan tugas maupun keluarga,” tegasnya.


Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semakin tinggi pangkat dan tanggung jawab yang diberikan, semakin besar pula tuntutan untuk memberikan pengabdian terbaik. Kodim 0821/Lumajang terus mendorong seluruh personelnya untuk menjaga profesionalisme, soliditas dan kedisiplinan, serta senantiasa hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.(Pendim 0821)

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Perkuat Semangat Persatuan dan Kebangsaan di Lumajang


Lumajang – Semangat persatuan dan kebangsaan menjadi pesan utama dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Kota Lumajang. Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang.Kamis(1/10/2026)


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Pancasila memiliki peran penting sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.


Kehadiran unsur Forkopimda dalam upacara tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antarkomponen pemerintahan dan masyarakat dalam menjaga persatuan, stabilitas serta nilai-nilai kebangsaan di wilayah Kabupaten Lumajang. Momentum peringatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengamalkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.


Bagi TNI, nilai-nilai Pancasila menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui kedekatan dengan masyarakat, semangat gotong royong dan penguatan komunikasi sosial, Kodim 0821/Lumajang terus berupaya berkontribusi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai persatuan, toleransi, gotong royong dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat tersebut, seluruh elemen bangsa dapat bergerak bersama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.(Pendim 0821)

Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polres Merauke Sambangi Warga di Pintu Air


Jayapura – Dalam upaya menjaga Kamtibmas sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kanit Bhabinkamtibmas Polres Merauke Ipda Sudoko, S.H. bersama personel melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dengan menyambangi warga di kawasan Pintu Air, Kelurahan Maro, Kabupaten Merauke, Rabu (30/09/2026).


Kegiatan tersebut turut didampingi Bripka Eko Ndartianto dan Bripda Niken K. Dalam kegiatan itu, personel berdialog langsung dengan warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.


Ipda Sudoko mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar serta segera menyampaikan informasi kepada pihak Kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas.


Selain pesan Kamtibmas, personel juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.


Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran maupun menyalakan api secara sembarangan, terutama di lahan kosong atau area yang terdapat material mudah terbakar. Warga juga diminta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan membuat atau menyalakan api, khususnya di lahan kosong. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau potensi kebakaran,” ujar Ipda Sudoko.


Kegiatan DDS juga menjadi sarana bagi Bhabinkamtibmas untuk mendengarkan secara langsung kondisi, keluhan maupun informasi dari masyarakat di wilayah binaan. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.


Melalui kegiatan sambang secara rutin, Polres Merauke terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga Kamtibmas sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.

 

Polda Papua Uji Coba MBG Pola Prasmanan di SD Inpres Dok 8, Utamakan Gizi dan Edukasi

 


Jayapura – Polda Papua melalui SPPG Polda Papua melaksanakan uji coba pilot project Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Pola prasmanan di SD Negeri Inpres Dok 8, Kota Jayapura, Kamis (01/10/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin serta sejumlah PJU Polda Papua.


Uji coba ini merupakan bagian dari koordinasi SPPG Polda Papua bersama pihak sekolah sekaligus gladi bersih untuk memastikan mekanisme penyajian MBG dengan sistem prasmanan dapat berjalan secara aman, tertib, higienis, dan sesuai kebutuhan gizi siswa.


Dalam pelaksanaannya, sistem prasmanan diterapkan kepada siswa kelas 5 dan kelas 6. Para siswa juga dilibatkan sebagai relawan dalam membantu proses penyajian makanan kepada teman-temannya.


Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar menjelaskan bahwa sistem prasmanan tersebut masih dalam tahap uji coba dengan tujuan memastikan makanan yang dikonsumsi siswa tetap dalam kondisi segar, hangat, higienis, serta memenuhi kebutuhan gizi.


“Kami mencoba pola prasmanan ini agar makanan disajikan tetap higienis dan hangat. Targetnya, paling lama dua jam setelah dimasak, makanan sudah disantap anak-anak dalam kondisi suhu di atas 60 derajat Celsius,” ujar Kombes Pol. Jannus.


Menurutnya, keterlibatan siswa sebagai relawan juga memberikan nilai edukasi dan melatih kepedulian antarsiswa. Relawan membantu menyesuaikan porsi makanan dengan kebutuhan masing-masing siswa sehingga makanan dapat dimanfaatkan secara optimal dan mengurangi potensi makanan tersisa.


Selain penyajian makanan, kegiatan tersebut juga disertai edukasi mengenai pentingnya asupan gizi. Sebelum makan, para guru memberikan penjelasan kepada siswa mengenai menu, kandungan kalori, serta nilai gizi makanan yang disajikan.


“Anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai kandungan gizi makanan yang mereka konsumsi,” jelasnya.


Kombes Pol. Jannus menambahkan, hasil pelaksanaan uji coba akan dianalisis dan dievaluasi untuk melihat efektivitas sistem prasmanan dibandingkan dengan pola penyajian menggunakan ompreng. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi bahan masukan untuk disampaikan kepada pengurus pusat.


Uji coba serupa juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain di Indonesia, khususnya pada SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari.


Kapolda Papua bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua dalam kegiatan tersebut turut meninjau langsung proses penyajian MBG, melihat kesiapan siswa dan tenaga pendukung, serta mengikuti makan bersama para siswa.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua berupaya mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dengan mengedepankan aspek pemenuhan gizi, kebersihan, keamanan pangan, serta edukasi kepada para siswa.

 

Polda Papua dan BNNP Papua Bersinergi Cegah Peredaran Narkoba, Lindungi Generasi Muda


  

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua meneguhkan komitmen bersama dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Tanah Papua.


Komitmen tersebut disampaikan dalam Dialog Interaktif “Polisi Menyapa” dengan tema “Komitmen Polda Papua dan BNNP Papua Menuju Papua Bersinar (Bersih Narkoba)” yang berlangsung di Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (01/10/2026).


Dialog menghadirkan Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Kombes Pol. Dr. Alfian, S.I.K., M.Si. dan Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP Papua Agusman Firman, S.Psi., dengan dipandu presenter RRI Jayapura, Arul Firmansyah. Turut hadir Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P.


Dalam dialog tersebut, Dirresnarkoba Polda Papua menjelaskan bahwa penanganan tindak pidana narkotika menjadi perhatian serius karena dampaknya tidak hanya terhadap pengguna, tetapi juga terhadap keluarga, lingkungan dan masa depan generasi muda.


“Penanganan tindak pidana narkotika membutuhkan komitmen dan keseriusan dari berbagai pihak. Polri dan BNN tidak bisa bekerja sendiri. Peran tokoh masyarakat, orang tua dan seluruh masyarakat sangat penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi di lingkungan masing-masing,” ujar Kombes Pol. Alfian.


Ia menyampaikan, hingga September 2026, jajaran Polda Papua telah menangani 237 kasus tindak pidana narkotika dengan 265 tersangka. Sementara pada tahun 2025 tercatat 214 kasus dengan 304 tersangka.


Dari pengungkapan tersebut, barang bukti narkotika yang disita apabila dikonversikan dalam nilai rupiah mencapai sekitar Rp3,16 miliar. Penyitaan tersebut diperkirakan dapat mencegah narkotika beredar dan dikonsumsi oleh sekitar 14,35 juta jiwa.


Menurutnya, ganja masih menjadi salah satu jenis narkotika yang banyak ditemukan di wilayah Papua, disusul sabu-sabu. Kondisi geografis Papua yang luas serta adanya wilayah perbatasan menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan pengawasan dan kerja sama lintas instansi.


“Untuk pemberantasan narkotika, kami terus bersinergi dengan BNN, TNI dan instansi terkait, termasuk dalam pengawasan wilayah perbatasan, jalur laut maupun jalur lainnya. Kerja sama ini terus kita tingkatkan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku,” jelasnya.


Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP Papua Agusman Firman menekankan pentingnya upaya pencegahan, khususnya terhadap anak dan generasi muda. Menurutnya, penanganan narkotika tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga harus dibarengi edukasi, ketahanan keluarga dan lingkungan yang mendukung.


“Upaya P4GN bukan hanya menjadi tugas Polri, BNN maupun aparat keamanan. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran, termasuk keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah daerah,” ungkap Agusman.


Ia juga menyampaikan sejumlah program pencegahan yang dijalankan BNNP Papua, di antaranya ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak) serta program Desa/Kelurahan Bersinar. Untuk tahun 2026, BNNP Papua memfokuskan program Kelurahan Bersinar di Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan.


Selain itu, BNNP Papua bersama Dinas Pendidikan Kota dan Provinsi Papua telah mendorong penerapan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai salah satu langkah pencegahan di lingkungan pendidikan.


“Program IKAN bukan membuat kurikulum baru, tetapi mengintegrasikan materi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN ke dalam pembelajaran di setiap jenjang pendidikan. Harapannya, pencegahan dapat dilakukan secara lebih komprehensif sejak usia dini,” jelasnya.


Dalam dialog tersebut juga disampaikan bahwa hingga September 2026, BNNP Papua telah memberikan layanan rehabilitasi kepada 33 klien, yang sebagian besar berasal dari kelompok usia sekolah.


Karena itu, kedua narasumber mengingatkan pentingnya peran orang tua dan lingkungan pendidikan dalam mengenali perubahan perilaku anak serta memberikan penanganan yang tepat. Bagi penyalahguna atau korban penyalahgunaan narkotika, pendekatan rehabilitasi menjadi salah satu bagian penting dalam penanganannya sesuai ketentuan yang berlaku.


Dirresnarkoba Polda Papua juga menegaskan bahwa Kepolisian akan tetap melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap jaringan peredaran narkotika, termasuk apabila terdapat oknum yang terlibat atau menyalahgunakan kewenangan.


“Terhadap siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana narkotika akan kami proses sesuai ketentuan hukum. Apabila ada oknum anggota Polri yang terlibat, selain diproses secara pidana, yang bersangkutan juga akan diproses melalui mekanisme internal Kepolisian,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.


Polda Papua dan BNNP Papua memastikan kerahasiaan identitas masyarakat yang memberikan informasi akan dijaga. Masyarakat dapat melaporkan informasi terkait narkotika kepada pihak Kepolisian maupun BNNP Papua.


“Keberhasilan pemberantasan narkotika sangat membutuhkan partisipasi masyarakat. Mari kita jaga keluarga dan lingkungan kita bersama. Jangan sampai narkotika merusak masa depan generasi muda Papua,” pungkas Kombes Pol. Alfian.


Agusman juga mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk terus membangun lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi mewujudkan generasi muda Papua yang sehat, produktif dan mampu menyongsong Indonesia Emas 2045.