View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

31/07/26

Lestarikan Lingkungan, Serda Budiono Bersama Poktan Sidodadi Tanam Pohon Melalui Aksi Bersatu Dengan Alam

  


Blitar - Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus mencegah bahaya erosi dan bencana alam, aparat teritorial terus menggalakkan aksi hijau di wilayah binaan, Babinsa Desa Sidodadi Koramil 0808/02 Garum Serda Budiono, yang menggelar kegiatan "Menyatu Dengan Alam" melalui aksi penanaman pohon. Kegiatan kepedulian lingkungan ini dilaksanakan bersama anggota Poktan bertempat di Dusun Klepon Desa Sidodadi Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, Jumat (31/7/2026).


Kegiatan penanaman pohon yang berlangsung pada Jumat pagi ini menyasar area-area yang membutuhkan penghijauan serta pemulihan vegetasi tanah. Serda Budiono bersama para petani setempat tampak kompak bahu-membahu menyiapkan lubang tanam, menanam bibit pohon, hingga memasang patok penyangga. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat jelas saat Babinsa dan warga bahu-membahu menghijaukan kembali kawasan Dusun Klepon demi menjaga keseimbangan ekosistem setempat.


Di sela-sela kegiatannya Serda Budiono menyampaikan bahwa aksi penanaman pohon ini merupakan bentuk komitmen jajaran Koramil 0808/02 Garum dalam mendukung program penghijauan dan kelestarian alam. Menurutnya, keberadaan pohon memiliki peran yang sangat vital sebagai penyerap air hujan, penyedia oksigen, serta penahan struktur tanah agar tidak mudah longsor. Oleh karena itu, investasi lingkungan melalui penanaman bibit pohon harus terus dilakukan secara masif dan berkelanjutan.


Lebih lanjut Serda Budiono menambahkan bahwa gerakan menyatu dengan alam ini juga menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga serta merawat lingkungan sekitar. Keterlibatan aktif kelompok tani dalam aksi penanaman ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki, sehingga bibit pohon yang telah ditanam tidak hanya dibiarkan begitu saja, melainkan dirawat hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat ekonomi maupun ekologis bagi warga desa, ujarnya.


Sementara itu para anggota Kelompok Tani Dusun Klepon menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif serta pendampingan langsung dari Babinsa Desa Sidodadi. Warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian Serda Budiono yang selalu hadir memelopori kegiatan-kegiatan positif di desa. Dengan terlaksananya penanaman pohon ini, masyarakat berharap lingkungan Dusun Klepon menjadi semakin asri, sejuk, dan terhindar dari potensi bencana alam di masa yang akan dating (Dim0808).

Sipropam Polres Sarmi Rutin Periksa Kelengkapan Administrasi Personel, Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme Anggota

 



Jayapura – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Sarmi secara rutin melaksanakan pemeriksaan kelengkapan administrasi personel sebagai upaya meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kepatuhan anggota terhadap ketentuan yang berlaku. Kegiatan tersebut dilaksanakan usai apel pagi di halaman Mapolres Sarmi, Kamis (30/07/2026).


Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Sarmi, Aipda Zulkifli Sehe, bersama personel Sipropam. 


Sasaran pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi pribadi maupun kedinasan, seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), serta dokumen lain yang wajib dimiliki oleh setiap personel Polri.


Selain memastikan kelengkapan administrasi, Sipropam juga melakukan pengecekan terhadap sikap tampang, kerapian seragam, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Kasi Propam Polres Sarmi mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan internal yang dilaksanakan secara berkala untuk membangun budaya disiplin serta meningkatkan kepatuhan personel terhadap peraturan yang berlaku.


"Pemeriksaan ini merupakan langkah pembinaan dan pengawasan internal agar setiap personel senantiasa tertib administrasi, disiplin dalam menjalankan tugas, serta mampu memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat,” katanya. 


“Disiplin harus dimulai dari diri sendiri sebagai wujud tanggung jawab dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri," tambahnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Sarmi berharap seluruh personel dapat terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. 


Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Polres Sarmi dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

Polsek Abepura Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti

 


Jayapura – Tim Opsnal Reskrim Polsek Abepura berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Raya Abepura, tepatnya di lorong samping Pangkas Rambut Bintang Mulia, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura.


Pengungkapan tersebut dilakukan pada Rabu (29/07/2026) malam oleh Tim Opsnal Reskrim Polsek Abepura, setelah menerima informasi terkait keberadaan terduga pelaku pencurian sepeda motor.


Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok, S.Kom menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk respons cepat personel Polsek Abepura dalam menindaklanjuti laporan masyarakat serta komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Setelah menerima informasi terkait keberadaan terduga pelaku, Tim Opsnal Reskrim Polsek Abepura langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MK. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya serta menunjukkan lokasi penyimpanan sepeda motor hasil curian,” ujar Kompol Paulus Hilapok.


Terduga pelaku berinisial M.K (19) kemudian diamankan ke Mapolsek Abepura untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Dari hasil pengembangan, personel bergerak menuju kawasan Dok IV Bawah, Distrik Jayapura Utara, dan berhasil menemukan serta mengamankan satu unit sepeda motor milik korban.


Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi PA 3994 JR beserta kunci kontak kendaraan.


Kasus tersebut berawal pada Minggu (5/7) sekitar pukul 14.00 WIT, ketika korban mengetahui sepeda motor miliknya yang sebelumnya diparkir di lorong samping Pangkas Rambut Bintang Mulia telah hilang. Kendaraan tersebut sebelumnya ditinggalkan karena mengalami gangguan pada bagian mesin.


Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Abepura. Selanjutnya personel melakukan pemeriksaan saksi-saksi, penyelidikan, hingga berhasil mengungkap keberadaan pelaku dan mengamankan barang bukti.


Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolsek Abepura untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polsek Abepura juga akan terus melakukan pengembangan guna memastikan perkara tersebut diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


“Polsek Abepura berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang mengganggu situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota,” tutup Kapolsek Abepura.

30/07/26

Jelang HUT RI, Warga Kabupaten Puncak Diimbau Waspada Provokasi

 


Ilaga - Masyarakat Kabupaten Puncak, Papua Tengah, mendapat seruan penting untuk memperkuat benteng pertahanan sosial dari ancaman informasi bohong (hoaks) menjelang momentum nasional.


Ketua Klasis sekaligus Tokoh Agama Kabupaten Puncak, Pendeta Theis Wonda, menginstruksikan warga agar menutup celah bagi setiap upaya provokasi yang dapat merusak kedamaian daerah.


"Langkah ini menjadi penting mengingat eskalasi isu negatif kerap meningkat menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ucapnya.


Pendeta Theis menegaskan bahwa stabilitas keamanan di wilayah Ilaga dan sekitarnya saat ini berada dalam kondisi yang sangat kondusif.


"Warga diimbau untuk tetap menjalankan rutinitas perekonomian maupun sosial secara normal tanpa perlu diselimuti rasa cemas," ujar Theis.


Lanjutnya, kondisi geografis dan dinamika sosial di Kabupaten Puncak menuntut komitmen tinggi dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban.


Menurut Pendeta Theis, persatuan antarwarga merupakan modal dasar yang paling efektif untuk meredam potensi konflik.


Ia juga mengidentifikasi bahwa penyebaran berita bohong menjadi ancaman nyata yang sengaja diembuskan oleh pihak tidak bertanggung jawab.


Sebagaimana diketahui pihak gereja dan lembaga adat di Kabupaten Puncak terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengawal kondusivitas wilayah.


"Melalui kolaborasi yang kokoh, agenda nasional (HUT RI) kita harapkan menjadi momentum persatuan, bukan sumber perpecahan di tanah Papua, khususnya di Kabupaten Puncak,"tutupnya.

1 Rumah Selesai Direhab Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser

 


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Hari Ke 17 pelaksanaan TMMD 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026 di Desa Biu Kec. Muara Samu Kab. Paser, personel Satgas selesai melaksanakan rehab 1 unit rumah. Dimana rumah tersebut milik Bapak Zaenal Abidin warga RT 3 Desa Biu. Kamis (30/7/2026)


Dari 5 sasaran RTLH, alhamdulillah 1 sudah selesai kita rehab, ujar Lettu Inf Marso Edi selaku Ketua Koordinator di Sasaran.


Pengerjaan memakan waktu selamat 17 hari dikarenakan personel dibagi di 3 titik, sehingga baru 1 yang mencapai 100% sedangkan yang 4 masih proses perehaban.


"Dikarenakan personel kita bagi di 3 titik, maka baru 1 unit RTLH yang sudah selesai" Lettu Inf Marso Edi menambahkan.


Semoga dengan kondisi seperti ini, pengerjaan Rehab RTLH sebanyak 5 unit dapat selesai tepat waktu. Sehingga warga dapat menempati rumah yang sudah kita rehab.


Dim 0904/Psr

Ketua LMA Sarmi: Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo Lukai Rasa Kemanusiaan

  


Jayapura – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Sarmi, Frans Sawen, mengecam keras pembunuhan terhadap tiga Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Yahukimo yang diduga dilakukan oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). 


Menurutnya, tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa warga sipil merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.


Frans menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.


"Kami atas nama masyarakat adat Kabupaten Sarmi menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak boleh terus berulang di Tanah Papua. Tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil," ujar Frans Sawen.


Ia juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional, objektif, dan transparan agar seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


"Pelaku harus diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu. Penegakan hukum yang tegas menjadi langkah penting untuk memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap negara dalam melindungi setiap warga," tegasnya.


Selain itu, Frans mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang berpotensi memicu konflik baru. Menurutnya, keamanan dan kedamaian hanya dapat diwujudkan melalui kebersamaan, dialog, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.


"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing provokasi, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Papua membutuhkan kedamaian agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus berjalan," katanya.


Frans juga mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh komponen masyarakat untuk bersatu menjaga persaudaraan dan menolak segala bentuk kekerasan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat sipil.


"Marilah kita jadikan peristiwa ini sebagai pengingat bahwa nyawa manusia adalah yang paling berharga. Sudah saatnya seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera melalui penyelesaian setiap persoalan dengan cara-cara yang bermartabat dan sesuai hukum," tutupnya.

Rakernis Fungsi Reskrim Polda Papua 2026, Wakapolda Tekankan Penegakan Hukum Profesional yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Teknis Reserse Kriminal Tahun Anggaran 2026 di Ballroom Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Kamis (30/07/2026).


Kegiatan yang mengusung tema "Kinerja Fungsi Reskrim Polri yang Berdampak kepada Masyarakat dalam Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja" tersebut menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi pelaksanaan tugas, serta merumuskan langkah-langkah penguatan penegakan hukum yang adaptif terhadap dinamika perkembangan situasi kamtibmas di Tanah Papua.


Rakernis secara resmi dibuka oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., yang mewakili Kapolda Papua dan hadir dalam kegiatan tersebut Dirreskrimum Polda Papua Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., Dirres Siber Polda Papua Kombes Pol. Syamsurijal, S.I.K., Dirresnarkoba Polda Papua Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polda Papua, para narasumber dari kementerian, lembaga dan akademisi, serta peserta Rakernis yang terdiri dari pejabat dan personel fungsi Reserse Kriminal jajaran Polda Papua.


Dalam sambutannya, Wakapolda Papua menyampaikan bahwa Rakernis bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas fungsi Reserse Kriminal sekaligus menyusun arah kebijakan penegakan hukum yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


"Rakernis ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh jajaran Reskrim dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum,” ucap Wakapolda Papua. 


Wakapolda menjelaskan bahwa fungsi Reskrim harus mampu menghadirkan kepastian hukum yang berkeadilan, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sesuai dengan semangat Polri Presisi.


Lebih lanjut, Wakapolda mengungkapkan bahwa arah kebijakan nasional melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026 yang berfokus pada penguatan kedaulatan pangan, ketahanan energi, dan ekonomi yang produktif serta inklusif membutuhkan dukungan dari aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan kepastian hukum.


Untuk itu, Brigjen Muhajir menginstruksikan seluruh jajaran Reskrim Polda Papua agar memfokuskan penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana yang berpotensi menghambat pembangunan dan merugikan masyarakat, di antaranya praktik mafia pangan, penimbunan bahan kebutuhan pokok, penyalahgunaan pupuk bersubsidi, penyalahgunaan distribusi energi bersubsidi, kejahatan di sektor sumber daya alam, tindak pidana korupsi, perjudian online, penyalahgunaan narkotika, hingga kejahatan siber.


Menurutnya, tantangan penegakan hukum di Papua memiliki karakteristik yang berbeda dengan wilayah lain karena dipengaruhi kondisi geografis yang luas serta keberagaman sosial dan budaya masyarakat. 


Oleh sebab itu, setiap penyidik dituntut mampu mengedepankan pendekatan yang humanis, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta tetap bertindak tegas berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.


"Saudara-saudara adalah garda terdepan dalam memberikan rasa keadilan kepada masyarakat. Oleh karena itu, terus tingkatkan kompetensi, integritas, profesionalisme, serta bangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar setiap penanganan perkara dapat berjalan secara objektif, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum," tegasnya.


Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan capaian kinerja di bidang penyidikan, Polda Papua juga memberikan penghargaan kepada satuan Reserse Kriminal jajaran yang dinilai berprestasi dalam pelaksanaan tugas serta mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pelayanan penegakan hukum di wilayah Papua.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa Rakernis Fungsi Reskrim Tahun Anggaran 2026 merupakan bagian dari komitmen Polda Papua dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mewujudkan penegakan hukum yang semakin profesional, modern, transparan, dan terpercaya.


"Melalui Rakernis ini diharapkan seluruh personel fungsi Reskrim mampu menyamakan persepsi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Penegakan hukum yang dilakukan harus memberikan kepastian hukum, rasa keadilan, sekaligus menjawab harapan masyarakat sehingga mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Tanah Papua," tutup Kabid Humas.

Personel TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser Mulai Pasang Kerangka Besi Untuk Lantai Jembatan

 


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Guna memastikan kekuatan serta penggunaan jangka panjang pada jembatan yang dibuat oleh Satgas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026 ini, kerangka besi dipasang secara permanen dan teratur. Kamis (30/7/2026)


Kerangka besi ini nantinya akan dicor secara permanen agar memastikan dapat menahan beban seberat 10 ton. 


Dikarenakan untuk digunakan warga setelah melaksanakan panen sawit maupun dari hasil kebunnya.


Tidak hanya itu, lantai jembatan juga akan di cor secara menyeluruh qgar memastikan bahwa jembatan memiliki umur yang panjang(awet) saat digunakan oleh masyarakat Desa Biu.


"Kami buat jembatan/box calvert secara permanen, guna mendapatkan hasil yang kuat dan aman digunakan sampai jangka panjang" ujar Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., selaku Dansatgas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026.


Kegiatan pengeboran dilakukan secara manual dan dikerjakan dari pagi sampai sore hari. Guna mengejar target waktu yang telah ditentukan.


Tapi personel Satgas TMMD tetap memperhatikan struktur maupun kualitas bahan yang akan digunakan untuk membuat Jembatan Beton ini.


Dim 0904/Psr