View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

03/03/26

Satgas Saber Polda Papua Pantau Harga dan Pasokan Pangan di Jayapura Jelang HBKN

 


Jayapura – Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Papua Tahun 2026 melaksanakan pemantauan pasokan dan harga bahan pangan di wilayah Kota Jayapura, Selasa (3/3/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan pukul 09.00 WIT hingga selesai di Toko Cendrawasih, Kota Jayapura. Pemantauan dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026.


Dirreskrimsus Polda Papua dalam laporannya kepada Kabareskrim Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta mutu dan keamanan pangan di tengah masyarakat.


“Satgas Saber terus melakukan pengawasan terhadap pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idulfitri, guna memastikan stabilitas pasokan, harga, serta kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga,” demikian disampaikan dalam laporan tersebut.


Berdasarkan hasil pemantauan di Toko Cendrawasih, harga sejumlah komoditas pangan tercatat sebagai berikut: beras SPHP kemasan 5 kilogram Rp63.000, gula pasir 1 kilogram Rp19.000, minyak goreng 1 liter Rp15.700, minyak goreng 2 liter Rp31.400, telur ayam 1 rak Rp68.000, bawang merah 1 kilogram Rp50.000, dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.


Satgas memastikan kegiatan pemantauan berjalan aman dan lancar. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi pelanggaran harga serta menjaga stabilitas pangan di Provinsi Papua.

Imigrasi Ngurah Rai Berlakukan ITKT dan Nol Rupiah Overstay bagi WNA Terdampak

 


BADUNG – Penutupan jalur udara di kawasan Timur Tengah telah berdampak signifikan pada jadwal penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Ribuan penumpang dari Bali dengan tujuan penerbangan ke Doha, Dubai, dan Abu Dhabi mengalami pembatalan keberangkatan sejak 28 Februari 2026.


Tercatat pada 28 Februari sebanyak 1.802 penumpang mengalami pembatalan keberangkatan, dilanjutkan dengan 1.316 penumpang pada 1 Maret, dan sebanyak 1.308 penumpang pada 2 Maret. Kondisi tidak terduga ini menyebabkan para penumpang tersebut berisiko mengalami overstay (keterlambatan izin tinggal).


Merespons situasi tersebut, jajaran imigrasi di Bali mengambil langkah proaktif. Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Imigrasi Nomor IMI-590.GR.01.01 Tahun 2025, Kantor Imigrasi Ngurah Rai memberikan layanan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) serta kebijakan tarif Rp0,00 (nol rupiah) overstay bagi Warga Negara Asing (WNA) yang terdampak.


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam menghadapi situasi force majeure global yang berdampak pada wisatawan di Bali.


"Negara hadir untuk memberikan kepastian, keamanan, dan kenyamanan bagi warga negara asing yang penerbangannya tertunda akibat eskalasi di Timur Tengah. Kebijakan ITKT dan pembebasan denda overstay ini adalah wujud empati dan komitmen kami dalam menjaga citra pariwisata Indonesia. Kami ingin memastikan para wisatawan tidak merasa terbebani oleh kondisi di luar kendali mereka," ujar Sengky.


Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan mekanisme pelayanan yang cepat dan responsif di lapangan. Bagi WNA yang termasuk dalam subjek terdampak pembatalan penerbangan, dapat mendatangi Kantor Imigrasi Ngurah Rai kapan pun untuk mendapatkan perpanjangan ITKT.


"Kami menjamin proses penerbitan ITKT ini akan selesai pada hari yang sama (same-day service). Petugas kami sudah disiagakan untuk melayani kondisi darurat ini agar WNA tidak perlu khawatir dengan status keimigrasian mereka selama menunggu jadwal penerbangan baru," jelas Bugie.


Adapun persyaratan yang wajib dibawa oleh WNA saat mengajukan layanan ITKT adalah paspor asli, surat keterangan pembatalan penerbangan dari pihak maskapai (airlines), serta bukti tiket penerbangan yang telah dibatalkan.


Sampai dengan 2 Maret 2026, jumlah WNA yang mengajukan perpanjangan ITKT di Kantor Imigrasi Ngurah Rai tercatat sebanyak 35 permohonan. Selain melakukan perpanjangan ITKT, beberapa WNA terdampak memilih untuk tetap berangkat keluar wilayah Indonesia dengan mengubah tujuan mereka ke negara yang lebih aman.


Lebih lanjut, Kantor Imigrasi Ngurah Rai juga memberikan kelonggaran bagi WNA yang sudah akan berangkat keluar Bali namun tidak sempat mengurus perpanjangan ITKT di kantor imigrasi. Penumpang dengan kondisi tersebut akan mendapatkan pembebasan biaya denda overstay di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) bandara. Syaratnya cukup dengan melampirkan surat keterangan (declaration) resmi dari otoritas bandara atau pihak maskapai penerbangan terkait.


Sebagai bentuk komitmen pelayanan prima dan mitigasi krisis, Imigrasi Ngurah Rai telah membuka posko layanan bantuan (helpdesk). Posko ini didirikan untuk memberikan informasi yang akurat, mengarahkan WNA, sekaligus melakukan pendataan seputar penumpang terdampak yang membutuhkan fasilitas keimigrasian.


Helpdesk tersebut dibuka di lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai serta di Kantor Imigrasi Ngurah Rai Jimbaran. Selain itu, Imigrasi Ngurah Rai juga siap memberikan layanan informasi “jemput bola” ke hotel tempat WNA terdampak menginap.


Langkah-langkah darurat ini diharapkan dapat memitigasi krisis dengan baik dan memberikan rasa aman bagi para wisatawan mancanegara selama tertahan di Bali. (*)

Kompak Bersama Kepala Desa dan Poktan Rukun Makmur, Irigasi Jebol Ditutup Cepat

 


Lumajang – Kepedulian terhadap kelangsungan pertanian warga kembali ditunjukkan Babinsa Selokgondang Koramil 0821-02/Sukodono, Serma Imam Khudori, yang bersama masyarakat melaksanakan kegiatan penutupan tangkis irigasi yang jebol di Dusun Krajan Kidul RT 029 RW 009 Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah meluasnya kerusakan saluran irigasi yang berpotensi mengganggu distribusi air ke lahan persawahan milik warga. Dengan semangat gotong royong, Babinsa dan masyarakat bahu-membahu menutup bagian tangkis yang jebol menggunakan material seadanya agar aliran air kembali stabil.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Selokgondang, H. Masturi, serta Ketua Kelompok Tani Rukun Makmur 3, H. Purnomo, yang secara langsung memantau proses perbaikan darurat tersebut.


Dalam penyampaian di sela kegiatannya Serma Imam Khudori mengatakan bahwa keterlibatan dirinya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada kelancaran irigasi.


“Kami hadir untuk membantu dan memastikan saluran irigasi kembali berfungsi sehingga kebutuhan air untuk sawah warga tetap tercukupi. Ini bagian dari komitmen kami mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan,” ujar dia.


Sementara itu, Kepala Desa H. Masturi mengapresiasi respon cepat Babinsa yang selalu sigap membantu masyarakat dalam setiap permasalahan di desa. Ia berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga demi kemajuan dan kesejahteraan warga.


Ketua Kelompok Tani Rukun Makmur 3, H. Purnomo, juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, jika tangkis irigasi tidak segera ditangani, pasokan air ke sawah bisa terganggu dan berdampak pada pertumbuhan tanaman padi.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan aliran irigasi kembali normal dan para petani dapat menjalankan aktivitas pertanian dengan tenang. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan kelompok tani menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di wilayah. (Pendim0821)

Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Parit Tempokersan Dibersihkan Bersama

 


Lumajang – Wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan banjir, Babinsa Tempokersan Koramil 0821-01/Lumajang, Koptu Andi Eko B. C., bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan bantaran parit sepanjang kurang lebih 500 meter di RT 004 RW 014 Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan air dan banjir saat musim penghujan, sekaligus untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat sekitar. Dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sabit, dan sekop, Babinsa dan warga tampak kompak membersihkan sampah serta rumput liar yang menutupi aliran parit.


Dalam keterangannya, Koptu Andi Eko B. C. mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan dengan parit yang bersih, aliran air menjadi lancar sehingga dapat mencegah banjir,” ujarnya.


Ketua RW 014, Nur Hidayatayah, dalam kesempatan tersebut juga menegaskan pentingnya menjaga kondisi parit agar tetap bersih dan berfungsi dengan baik. Ia mengimbau seluruh warga RT 004 RW 014 untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air serta rutin melaksanakan kerja bakti secara berkala.


“Parit ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai setelah dibersihkan hari ini, kembali kotor karena kurangnya kesadaran. Kami berharap warga tetap peduli, tidak membuang sampah ke parit, dan siap bergotong royong apabila diperlukan pembersihan kembali,” tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa parit yang bersih bukan hanya mencegah banjir, tetapi juga menjaga kesehatan lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar. Dengan adanya dukungan dari Babinsa, ia optimistis semangat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan akan terus terpelihara.


Kerja bakti tersebut tidak hanya memperlancar aliran air, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dan warga binaan. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah Kelurahan Tompokersan. (Pendim0821)

Polda Papua Gelar Verifikasi Administrasi Seleksi S-2 STIK Reguler dan RPL T.A. 2026


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan Verifikasi Administrasi (Vermin) bagi para personel yang mengikuti seleksi program pendidikan S-2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2026.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula WGA Biro SDM Polda Papua pada Selasa (03/03/2026) pagi.


Hadir memantau langsung jalannya verifikasi, Kabidkeu Polda Papua, Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi oleh Kasubbag Dalpers Biro SDM Polda Papua Kompol Darwis, S.Sos., M.M., Kaur Litpers Bid Propam Polda Papua AKP Bambang Irianto, serta Ipda Adittia Wiwit Sunarno, S.H.


Kabidkeu Polda Papua, Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa proses verifikasi ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan seluruh calon mahasiswa S-2 STIK memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri.


"Hari ini kami melakukan pemeriksaan berkas secara teliti. Kehadiran kami dalam mengontrol kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Papua untuk menyelenggarakan seleksi yang bersih, transparan, dan akuntabel," ujar Kabidkeu.


Tercatat sebanyak 8 personel Polda Papua mengikuti seleksi ini, yang terdiri dari 7 personel pria dan 1 personel wanita.


Program S-2 STIK sendiri merupakan upaya Polri dalam mengembangkan kompetensi manajerial dan kepemimpinan personel guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di tanah Papua.


Patroli Humanis Polda Bali Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Warga Diajak Jaga Keamanan Bersama


Bali - Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Polda Bali menggelar Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) Agung-2026 guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.


Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengintensifkan patroli preventif di pusat-pusat aktivitas warga. Pada Selasa (3/3/2026), personel Satgas Preventif Ops Cipkon Agung-2026 menyambangi sejumlah titik keramaian di Kota Denpasar, di antaranya Pasar Badung, Pasar Sanglah, Level 21 Mall di Jalan Teuku Umar, serta Supermarket Bintang di Jalan Hayam Wuruk.


Di tengah hiruk pikuk aktivitas jual beli, kehadiran polisi tak sekedar berpatroli. Petugas berdialog langsung dengan pedagang, pengunjung, hingga juru parkir. Dengan pendekatan humanis, mereka menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencopetan maupun penipuan.


Senyum dan sapaan hangat menjadi bagian dari patroli siang itu. Warga pun menyambut baik kehadiran aparat yang dinilai memberi rasa aman, terlebih menjelang dua hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.


Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. mengatakan bahwa Ops Cipkon Agung-2026 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, aktivitas masyarakat cenderung meningkat, baik di pusat perbelanjaan maupun tempat umum lainnya. Karena itu, kami mengintensifkan patroli preventif untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas,” ujarnya.


Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan tidak dapat dilakukan aparat kepolisian semata. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi tetap aman dan kondusif.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Bali untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Jika melihat atau mengalami hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Sinergi inilah yang menjadi kunci terwujudnya Bali yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya.


Melalui patroli dialogis ini, Polda Bali berharap suasana menjelang Nyepi dan Idul Fitri dapat berlangsung damai, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas dengan tenang.

Wakapolda Bali Tekankan Transparansi Dalam Proses Audit

 


Bali – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali  Brigjen Pol. Made Astawa, S.I.K., secara resmi membuka kegiatan Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Bali Tahap I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan internal guna memastikan tata kelola organisasi berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Bali membacakan sambutan Kapolda Bali yang menegaskan bahwa audit kinerja merupakan agenda rutin organisasi yang memiliki peran strategis sebagai mekanisme kontrol dan penguatan tata kelola. Audit ini tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai instrumen quality control dan early warning system guna menjamin prinsip akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam mewujudkan good governance di lingkungan Kepolisian Daerah Bali.


Disampaikan pula bahwa perencanaan yang baik harus disusun berdasarkan analisis risiko yang komprehensif, pemetaan kebutuhan riil organisasi, serta sinkronisasi dengan dokumen perencanaan strategis dan rencana kerja tahunan. Kesalahan pada tahap perencanaan akan berdampak sistemik terhadap pelaksanaan program dan mekanisme pengendalian di lapangan.


Lebih lanjut, Wakapolda Bali menekankan agar kegiatan audit kinerja ini tidak dipandang sebagai rutinitas administratif semata. Seluruh jajaran diminta melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk komitmen pertanggungjawaban dalam mengelola sumber daya dan program kerja di lingkungan Polda Bali.


Kepada Irwasda dan segenap auditor Itwasda Polda Bali, ditegaskan agar pelaksanaan audit dilakukan secara profesional, objektif, independen, dan berbasis data. Rekomendasi yang diberikan diharapkan bersifat konstruktif, aplikatif, serta mampu menjadi solusi atas setiap temuan. Audit kinerja harus menjadi ruang perbaikan berkelanjutan (*continuous improvement*), bukan sekadar pemenuhan aspek administrasi.


Sementara itu, para Kasatker dan Kasatwil sebagai objek pemeriksaan ditekankan untuk bersikap terbuka, kooperatif, dan proaktif. Penyajian data dukung yang valid dan akurat menjadi kunci keberhasilan proses audit. Momentum ini juga diharapkan menjadi sarana evaluasi diri dalam memperkuat fungsi perencanaan serta mempertajam pengorganisasian di masing-masing satuan kerja dan wilayah.


Mengakhiri sambutan, Wakapolda Bali mengingatkan seluruh jajaran agar memedomani saran, masukan, serta rekomendasi yang telah diberikan oleh tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia maupun Inspektorat Pengawasan Umum Polri pada pelaksanaan audit kinerja sebelumnya, sehingga setiap catatan perbaikan dapat ditindaklanjuti secara nyata dan berkelanjutan.


Dengan dibukanya Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Bali Tahap I T.A. 2026 ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Bali semakin memperkuat komitmen dalam membangun organisasi yang profesional, modern, dan terpercaya.

Polres Bandara Ngurah Rai Gelar Persembahyangan Bersama Piodalan Pura Padmasana pada Purnama Sasih Kasanga

 


Badung – Dalam rangka meningkatkan sraddha dan bhakti serta memohon keselamatan serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas, umat Hindu Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka Upacara Piodalan di Pura Padmasana Polres Bandara, Selasa (3/3/2026).


Kegiatan piodalan yang bertepatan dengan Hari Purnama Sasih Kasanga tersebut berlangsung khidmat dan penuh suasana spiritual. Upacara dipuput oleh seorang sulinggih yang didampingi para mangku Polres Bandara Ngurah Rai.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kombes Pol. I Komang Budiartha, S.I.K., serta Ketua Bhayangkari Cabang Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ny. Santika Budiartha, Wakapolres Bandara, para Pejabat Utama (PJU) umat Hindu Polres Bandara, serta seluruh umat sedharma anggota Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.


Adapun rangkaian upacara diawali dengan pelaksanaan munggah puja pengastawa dilanjutkan pembersihan dan pecaruan, persembahan tari – tarian dari perwakilan Bhayangkari Cabang Kawasan Bandara, dilanjutkan dengan prosesi piodalan, persembahyangan bersama yang dipuput Ide Peranda, serta diakhiri dengan prosesi nunas tirta bersama sebagai simbol penyucian diri dan permohonan kerahayuan.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan bahwa pelaksanaan piodalan ini merupakan wujud rasa syukur dan bhakti kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa sekaligus memohon tuntunan dalam menjalankan tugas pengabdian sebagai anggota Polri.


“Piodalan ini tidak hanya sebagai kewajiban spiritual umat Hindu, namun juga menjadi momentum untuk memohon keselamatan, kelancaran serta kekuatan lahir dan batin bagi seluruh personel dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat di kawasan Bandara Ngurah Rai,” ungkapnya.


Ia menambahkan, melalui kegiatan keagamaan ini diharapkan seluruh personel mampu menjaga keseimbangan antara pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


“Dengan keseimbangan spiritual yang baik, diharapkan anggota Polri dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, humanis serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” imbuhnya.


Kegiatan persembahyangan bersama ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta meningkatkan nilai spiritualitas personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (hms26)