View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

24/02/26

Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi, Tiga Tersangka Diamankan

 


Pasuruan – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dalam rangkaian pengungkapan yang dilakukan pada Februari 2026. Dalam kasus ini, tiga orang tersangka berhasil diamankan berikut sejumlah barang bukti narkotika dengan total puluhan gram sabu. Minggu (22/2/2026).


Pengungkapan bermula pada Jumat, 20 Februari 2026 sekira pukul 22.40 WIB, di pinggir jalan Dusun Karangnongko, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Petugas mengamankan seorang perempuan berinisial ND (21), warga Kecamatan Grati, yang kedapatan menguasai dan menyimpan narkotika jenis sabu.


Dari tangan ND, petugas menemukan 1 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 1,11 gram yang disimpan di saku jaket hoodie, serta 1 bungkus sabu seberat 10,33 gram dan 5 butir pil ekstasi dengan berat kotor 2,06 gram yang disimpan dalam tas jinjing di dalam jok sepeda motor Honda Beat Street yang dikendarainya. Selain itu, turut diamankan handphone, alat pendukung, serta sejumlah barang lainnya.


Dari hasil interogasi, ND mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial DP (31), warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan DP pada Minggu, 22 Februari 2026, di sebuah warung nasi goreng di Jalan Semeru Selatan, Desa Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Dari tangan DP ditemukan sabu seberat 5,13 gram yang disimpan di lipatan sarung yang dikenakannya, beserta alat hisap dan handphone.


Pengembangan kembali dilakukan setelah DP mengakui bahwa sebagian sabu miliknya telah dititipkan kepada rekannya berinisial LE (32), warga Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Petugas kemudian mengamankan LE di kediamannya dan melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan ditemukan tiga plastik klip berisi sabu dengan total berat kotor 74,53 gram yang disimpan dalam kaleng berwarna biru, serta timbangan digital, plastik klip berbagai ukuran, dan alat pendukung lainnya.


Secara keseluruhan, barang bukti sabu yang diamankan dari ketiga tersangka mencapai lebih dari 90 gram beserta 5 butir pil ekstasi. Selanjutnya, para tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Pasuruan Kota untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.


Kasat Narkoba Polres Pasuruan Kota AKP Ronny Margas, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemberantasan terhadap peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


“Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya. Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Kami juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika,” tegasnya.


Polres Pasuruan Kota Polda Jatim menegaskan akan memproses para tersangka sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan demi menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

Sinergi Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar Evakuasi Korban Banjir di Kawasan Kuta


Bali - Cuaca ekstrem yang memicu curah hujan tinggi hari ini mengakibatkan kawasan Jalan Dewi Sri, Kuta, terendam banjir cukup dalam. Menanggapi kondisi kritis tersebut, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Personel Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi berskala besar.


Aksi penyelamatan ini dipimpin langsung oleh AKP Ketut Gambar Teyasa dari Ditpolairud Polda Bali, berkoordinasi erat dengan tim lapangan Basarnas. Fokus utama operasi adalah mengevakuasi warga masyarakat serta sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang terjebak di dalam akomodasi wisata dan ruko.


Dengan menggunakan beberapa unit rubber boat, tim gabungan menyisir titik-titik genangan air yang tinggi untuk menjemput warga yang terisolasi. Sinergi antara kepolisian dan tim penyelamat nasional ini memastikan mobilitas evakuasi tetap efisien meski di tengah cuaca buruk.


"Kolaborasi antara Ditpolairud dan Basarnas hari ini sangat krusial. Kami saling berbagi peran di lapangan agar proses pemindahan warga dan wisatawan dari lokasi banjir ke titik aman bisa dilakukan secepat mungkin," jelas AKP Ketut Gambar Teyasa.


Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi tersebut dilaporkan berjalan aman dan lancar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan tim gabungan tetap bersiaga di posko terdekat guna memantau perkembangan situasi di lapangan.

Tanpa Toleransi! Polda Bali Gelar Tes Urine Serentak, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

 


Denpasar – Komitmen menjaga marwah institusi terus ditegaskan Polda Bali. Melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin), seluruh personel Polda Bali menjalani pemeriksaan tes urine secara serentak, sebagai langkah konkret memastikan internal Polri bersih dari penyalahgunaan narkoba. Selasa, (24/2/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan secara profesional oleh Bid Dokkes Polda Bali, didampingi personel BNN Provinsi Bali, serta diawasi secara ketat oleh Bid Propam Polda Bali guna menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan.


Kegiatan ini tidak hanya menyasar personel, namun juga diikuti langsung oleh Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., , Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Bali sebagai bentuk keteladanan pimpinan kepada seluruh anggota.


Gaktibplin tidak hanya digelar di tingkat Polda, tetapi dilaksanakan secara serentak hingga jajaran Polres dan Polsek. Langkah ini menunjukkan keseriusan Polda Bali dalam membangun sistem pengawasan internal yang menyeluruh dan berkesinambungan.


Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, S.I.K, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata menjaga integritas institusi.


“Kami ingin memastikan tidak ada ruang sedikit pun bagi penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri. Pengawasan ini dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Siapa pun yang terbukti melanggar akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Institusi harus bersih sebelum menegakkan hukum kepada masyarakat,” tegasnya.


Pelaksanaan tes urine ini menjadi bagian dari upaya preventif sekaligus deteksi dini guna meminimalisir potensi pelanggaran di internal. Polda Bali menegaskan bahwa profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas adalah fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dengan langkah tegas ini, Polda Bali kembali menunjukkan bahwa perang terhadap narkoba dimulai dari dalam, memastikan setiap personel berdiri tegak, bersih, dan siap mengabdi dengan penuh tanggung jawab.

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Amankan Meno Heluka, Terduga Anggota Inti Kelompok Bersenjata di Yahukimo


YAHUKIMO – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali mengamankan seorang terduga anggota kelompok bersenjata, Meno Heluka, dalam operasi yang dilaksanakan pada Senin (23/02/26) pagi di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan.


Meno Heluka diamankan di area Pasar Baru setelah sebelumnya terpantau selama kurang lebih dua hari berada di sekitar Terminal 88 dan diduga hendak bergeser menuju wilayah Korowai. Tim Gakkum Unit Yahukimo bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pemantauan lapangan sebelum akhirnya berhasil mengamankan yang bersangkutan. Selanjutnya, Meno Heluka dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif dan pendalaman lebih lanjut.


Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa proses penangkapan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan pengembangan informasi di lapangan.


“Tim telah melakukan monitoring dan pendalaman terhadap pergerakan yang bersangkutan. Saat dipastikan keberadaannya, personel langsung bergerak cepat dan terukur sehingga Meno Heluka berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan terhadap situasi kamtibmas di sekitar lokasi,” jelasnya (24/02/26).


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang diperoleh penyidik, Meno Heluka diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025. Serka Segar Mulyana merupakan prajurit TNI AD yang bertugas sebagai Babinsa di wilayah Yahukimo, dengan tanggung jawab melaksanakan pembinaan teritorial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Insiden tersebut terjadi saat korban sedang menjalankan tugas negara dalam rangka mendukung stabilitas keamanan di daerah yang tergolong rawan gangguan bersenjata.


Selain dugaan keterlibatan dalam peristiwa tersebut, Meno Heluka diketahui merupakan salah satu anggota inti dari kelompok Kopitua Heluka, yang selama ini masuk dalam pemetaan aparat sebagai kelompok yang aktif melakukan aksi kekerasan bersenjata di wilayah Pegunungan Papua.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penindakan terhadap anggota kelompok bersenjata akan terus dilakukan secara terukur dan profesional.


“Setiap individu yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap aparat maupun masyarakat sipil akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Papua,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pengamanan tersebut merupakan hasil kerja personel dan koordinasi yang solid antar unsur di lapangan.


“Kami terus melakukan pemetaan dan profiling terhadap jaringan yang masih aktif. Pemeriksaan terhadap Meno Heluka saat ini difokuskan untuk mendalami peran yang bersangkutan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan kelompok tersebut,” jelasnya.


Saat ini, Meno Heluka berada di Ruang Sat Reskrim Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Aparat memastikan seluruh proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur guna mengungkap secara menyeluruh dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam rangkaian aksi kekerasan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

Langkah Persuasif Pemkab Mimika, Peta Hak Ulayat Kapiraya Disiapkan sebagai Dasar Perdamaian


Jayapura – Pemerintah Kabupaten Mimika menempuh langkah persuasif untuk menyelesaikan polemik kepemilikan wilayah adat Kapiraya dengan melakukan penggalian data sejarah secara komprehensif melalui pelibatan tokoh-tokoh adat yang memiliki pengetahuan autentik mengenai riwayat tanah.


Bupati Mimika Johannes Rettob bersama jajaran pimpinan daerah menggelar pertemuan tertutup dengan para tokoh masyarakat di Gedung Kantor BPKAD Mimika, Jalan Cenderawasih, Papua Tengah.


Forum tersebut difokuskan pada pengumpulan keterangan mengenai sejarah kampung lama, lokasi dusun, serta titik-titik aktivitas perdagangan masa lalu yang menjadi dasar klaim hak ulayat.


Langkah ini merupakan tindak lanjut atas mandat Pemerintah Provinsi Papua Tengah kepada tiga kabupaten terdampak, yakni Mimika, Dogiyai, dan Deiyai, untuk segera melakukan penegasan hak ulayat sebagai upaya meredam konflik yang selama ini terjadi di tengah masyarakat.


Tim penegasan hak ulayat yang dibentuk Pemkab Mimika menghimpun data dari sumber primer yang memahami silsilah, garis batas adat, serta sejarah kepemilikan wilayah secara turun-temurun. 


Keterangan para tokoh adat dari kampung-kampung terkait menjadi fondasi dalam penyusunan peta hak ulayat yang memiliki legitimasi kuat secara adat.


“Hari ini kita mencari orang-orang yang tahu sejarah, tokoh-tokoh masyarakat yang betul-betul tahu, bukan yang setengah tahu,” ujar Johannes Rettob kepada wartawan usai pertemuan.


Ia menegaskan bahwa hasil akhir dari proses tersebut adalah peta hak ulayat yang bersifat komunal adat dan bukan peta batas administratif pemerintahan. 


Menurutnya, penetapan tapal batas antarwilayah tetap menjadi kewenangan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.


“Kita ingin membuat peta. Output-nya adalah peta hak ulayat, bukan peta tapal batas pemerintahan,” tegasnya.


Melalui penegasan hak ulayat tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap dapat membangun jembatan perdamaian bagi masyarakat adat yang selama ini berselisih mengenai batas wilayah.


Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah menjadwalkan kunjungan lapangan ke wilayah Kapiraya bersama aparat keamanan dan tim ahli guna memverifikasi data historis dengan kondisi geografis aktual. Langkah ini diharapkan memperkuat validitas data sekaligus mempercepat proses penyelesaian konflik secara bermartabat dan berkeadilan.

Wakapolda Papua: Mengajak Seluruh Personel Tingkatkan Kedisiplinan dalam Momentum bulan Ramadhan


Jayapura – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Kombes Pol. Muhajir, S.I.K., M.H. memimpin apel perdana personel Polda Papua yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Papua Baru, Koya Koso, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat utama, perwira menengah, perwira pertama, serta seluruh personel Polda Papua.


Turut hadir dalam apel tersebut Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K.,M. Si., Karo Log Polda Papua Kombes Pol. Dafcoriza, S.I.K., M.SC., Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ary Wahyu Widijananto, S.I.K., Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K.,M.K.P., Kabid Keu Polda Papua Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Polda Papua Kombes Pol. Herzoni Saragih, S.I.K., M.H., serta Ka Setum Polda Papua AKBP Rudolf Yabansabra, S.H., M.H.


Dalam amanat perdananya sebagai Wakapolda Papua, Kombes Pol. Muhajir menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk bertugas di Tanah Papua serta memperkenalkan latar belakang perjalanan dinasnya di berbagai wilayah Indonesia. 


Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian di Papua merupakan amanah besar yang membutuhkan dukungan, kepercayaan, dan kerja sama seluruh personel.


“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Soliditas, saling mengingatkan, dan saling menguatkan menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas, terlebih dengan dinamika keamanan di Papua yang memiliki karakteristik berbeda dengan wilayah lain,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa situasi kamtibmas yang relatif kondusif saat ini tidak boleh membuat personel lengah. Menurutnya, potensi gangguan keamanan tetap ada sehingga diperlukan kewaspadaan, penguatan koordinasi, komunikasi, serta disiplin operasional dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Kewaspadaan tidak boleh dikendurkan. Setiap langkah harus didasarkan pada analisis yang matang dengan mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat, serta tetap berada dalam koridor hukum, etika, dan profesionalisme,” tegasnya.


Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel agar memperhatikan faktor keamanan dalam setiap pergerakan dan perjalanan dinas, mengingat kondisi geografis Papua yang memiliki tantangan tersendiri. 


Selain itu, menjelang bulan suci Ramadan, ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga sikap, perilaku, dan kedisiplinan serta menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan kualitas pengabdian.


Mengakhiri arahannya, Kombes Pol. Muhajir mengapresiasi kinerja seluruh personel yang telah menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ia berharap ke depan seluruh jajaran semakin kompak, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Pelaksanaan apel berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Papua.



Polisi Sigap Bantu Kendaraan Mogok, Arus Lalu Lintas Depan Cargo Inter Kembali Lancar

 


Badung – Personel Satuan Lalu Lintas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan sigap membantu mendorong sebuah kendaraan yang mengalami mogok di depan area Cargo Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/2/2026).


Peristiwa tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sedikit melambat, terlebih kondisi jalan yang basah akibat hujan membuat kendaraan harus melintas secara bergantian dengan hati-hati. Melihat situasi tersebut, personel Sat Lantas yang tengah melaksanakan pengaturan lalu lintas segera turun tangan membantu pengemudi dengan mendorong kendaraan ke tepi jalan agar tidak menghambat arus kendaraan lainnya.


Berkat kesigapan petugas, kendaraan yang mogok berhasil dipindahkan ke tempat yang lebih aman sehingga arus lalu lintas di depan Cargo Internasional kembali berjalan normal dan lancar.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, IPDA I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan prima Kepolisian kepada masyarakat.


“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di kawasan bandara yang merupakan objek vital nasional. Setiap kejadian yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas akan segera kami tangani agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum beraktivitas. “Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan, terutama saat cuaca kurang bersahabat, sehingga dapat mencegah terjadinya mogok di jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas,” tambahnya. (hms26)

Patroli Malam Ditingkatkan, Polres Bandara Ngurah Rai Hadirkan Rasa Aman di Area Bandara



Badung – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, personel Sat Samapta Polres Kawasan Bandara melaksanakan patroli malam rutin pada Senin malam (23/2/2026).


Patroli ini menyusuri sejumlah titik rawan dan area penting di sekitar bandara. Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengawasan antara lain terminal keberangkatan dan kedatangan domestik, area parkir kendaraan, gedung perkantoran, anjungan tunai mandiri (ATM), Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Pertamina, serta tempat-tempat ibadah seperti Masjid Nurul Huda, Gereja Ekklesia, dan Pura Jagad Tirta.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., menjelaskan kegiatan patroli malam tersebut merupakan langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas keamanan di area bandara.


“Pelaksanaan patroli ini adalah wujud nyata dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan memastikan lingkungan bandara tetap dalam keadaan kondusif. Dengan kegiatan rutin ini, kami berupaya meminimalisir potensi gangguan kamtibmas,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kasi Humas juga menegaskan pentingnya sikap tanggap dan humanis dalam setiap pelaksanaan patroli.


“Kami mengarahkan anggota agar selalu waspada terhadap perkembangan situasi di lapangan, namun tetap mengedepankan pendekatan yang santun dan komunikatif. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan kenyamanan sekaligus kedekatan dengan kehadiran Polri,” tambahnya.


Melalui patroli malam ini, Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menunjukkan komitmennya untuk terus menjaga keamanan di lingkungan bandara, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat dan pengguna jasa penerbangan. (hms26)