View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

21/02/26

Ramadhan 1447 H, Polres Biak Numfor Siagakan 80 Personel Guna Pengamanan


Jayapura – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Biak Numfor melaksanakan pengamanan di Pasar Takjil Ramadan yang berlokasi di Pasar Fandoi, Distrik Biak Kota, serta di depan Hadi Supermarket dan sejumlah titik tempat ibadah, Jumat (20/02/2026).


Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kasi Humas Polres Biak Numfor, Iptu Joko Susilo, SE menyampaikan pihaknya menurunkan sebanyak 80 personel untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik ibadah dan pusat takjil di wilayah Biak selama bulan Ramadhan.


“Polres Biak Numfor menurunkan 80 personel yang dibagi di kurang lebih 19 masjid dan dua pusat takjil, yakni di depan Hadi dan di Pasar Lama saat pasar takjil ramadan Fandoi, Biak, Papua, dengan maksud untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi,” ucap Kasi Humas.


Pengamanan tersebut difokuskan di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Selat Makassar dan Jalan Imam Bonjol, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan pelaksanaan salat tarawih. 


Penempatan personel dilakukan secara proporsional sesuai kebutuhan dan tingkat keramaian di masing-masing lokasi.


“Sementara itu, ada beberapa masjid yang personelnya tiga orang, ada yang dua sampai empat personel, disesuaikan dengan besar masjid dan jumlah jamaahnya. Ini akan berlangsung hingga akhir puasa,” jelasnya.


Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polres Biak Numfor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.


Cegah Aksi Balap Liar Usai Shalat Subuh, Sat Lantas Polresta Rutin Laksanakan Patroli


Jayapura – Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota melaksanakan kegiatan pengamanan dan patroli antisipasi balap liar pada Jumat (20/02/2026) Pagi.


Kegiatan tersebut difokuskan pada sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi balap liar, yakni di kawasan pertigaan Ringroad – Jembatan Merah – Venue Dayung – Jembatan Kali Buaya. Penempatan personel dilakukan secara strategis guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Satlantas Polresta Jayapura Kota mengerahkan kekuatan personel yang terdiri dari Kanit Regident, Kanit Patwal, Kanit Kamsel, Kaurmintu, serta 23 personel lalu lintas. Personel melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, patroli, serta pemantauan situasi di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya balap liar.


Kanit Regident Satlantas Polresta Jayapura Kota, AKP David A. Ohoimuar, menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini secara khusus dilaksanakan pada waktu-waktu rawan, salah satunya seusai pelaksanaan ibadah salat Subuh, yang kerap dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk melakukan balap liar.


"Pengamanan kami laksanakan sejak pagi hari, khususnya usai salat Subuh, karena berdasarkan pemantauan di lapangan, waktu tersebut sering dimanfaatkan untuk aksi balap liar. Kehadiran personel di titik-titik rawan bertujuan mencegah terjadinya pelanggaran serta menekan potensi kecelakaan lalu lintas," ungkap AKP David.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di wilayah pengamanan terpantau ramai lancar, tanpa adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas yang berarti. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.


AKP David juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar karena selain melanggar hukum, perbuatan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


"Kami akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif melalui patroli rutin, pengamanan di titik-titik rawan, serta edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat." pungkasnya.

Polsek Sentani Timur Tanam Jagung Manis, Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Jayapura – Sebagai wujud dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sentani Timur melaksanakan kegiatan penanaman jagung manis di Komplek Khalakburan, Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (20/02/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sentani Timur, Iptu Zeth Paondanan, S.H., dan melibatkan personel Polsek Sentani Timur bersama pemilik lahan serta masyarakat setempat. 


Penanaman jagung manis ini menjadi salah satu upaya konkret Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif guna memperkuat ketersediaan pangan di tingkat lokal.


Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melalui Kapolsek Sentani Timur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman, namun juga bertujuan membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.


“Penanaman jagung manis ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Masa panen diperkirakan dalam 60 hingga 75 hari ke depan, sehingga perawatan lahan harus dilakukan secara optimal agar hasilnya maksimal,” ucap Kapolsek Sentani Timur.


Ia menambahkan, keterlibatan langsung Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk sinergi dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan.


Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Sentani Timur, Aiptu Paulus Makuba mengapresiasi pemanfaatan lahan kosong yang dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga. 


“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk mengelola lahan secara produktif demi mendukung kemandirian pangan,” tuturnya.


Dikesempatan yang sama, pemilik lahan Albert Wally menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Polsek Sentani Timur. 


“Kami merasa termotivasi dengan keterlibatan langsung pihak kepolisian. Harapan kami, sekitar dua bulan ke depan hasil panen jagung manis ini dapat dinikmati bersama,” ungkapnya.


Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sentani Timur dan Kabupaten Jayapura secara berkelanjutan.


20/02/26

DPR RI Ajak Mahasiswa Papua Salurkan Aspirasi Lewat Media Digital


Jayapura – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Yan Mandenas, mengajak mahasiswa di Kota Jayapura untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana menyampaikan aspirasi sekaligus melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.


Ia menilai perkembangan teknologi informasi telah membuka ruang partisipasi publik yang lebih cepat, efektif, dan konstruktif dibandingkan dengan penyampaian aspirasi melalui aksi demonstrasi di jalan. 


Menurutnya, penggunaan platform digital memungkinkan pesan masyarakat segera mendapat respons dari pemangku kebijakan serta meminimalkan potensi terjadinya tindakan anarkis yang dapat meresahkan masyarakat.


“Pada era teknologi yang begitu canggih saat ini, aksi demonstrasi di jalan sudah tidak lagi relevan. Penyampaian aspirasi melalui media digital lebih cepat direspons pemerintah dan tidak menimbulkan dampak yang merugikan semua pihak,” ujarnya di Jayapura.


Yan Mandenas juga mendorong masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk memanfaatkan berbagai platform seperti Facebook, Instagram, dan TikTok tidak hanya sebagai media berekspresi, tetapi juga sebagai ruang menyampaikan saran, kritik, dan masukan terhadap kebijakan pemerintah secara bertanggung jawab. 


Ia turut mengajak seluruh perguruan tinggi di Kota Jayapura untuk membuka forum diskusi serta membangun komunitas komunikasi digital sebagai wadah pertukaran gagasan.


Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan masyarakat di 14 kampung menginginkan penyampaian aspirasi di ruang publik dilakukan melalui dialog. 


Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di Kota Jayapura.


Ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin undang-undang. Namun demikian, pemerintah daerah berharap aspirasi disampaikan secara santun dan melalui mekanisme dialog agar tidak memicu konflik di lapangan.


“Jika aspirasi itu berkaitan dengan pengawasan program pemerintah, pasti kami fasilitasi. Pemerintah Kota Jayapura siap menjadi jembatan, baik terhadap kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pihak swasta, maupun persoalan lainnya,” katanya.

Rapat Koordinasi Karya Bakti, TNI–Polri dan Stakeholder Siap Laksanakan Pembersihan Serentak di Jayapura Sepanjang 2026


Jayapura – Dalam rangka mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata, Garnisun Jayapura menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Karya Bakti Pembersihan Serentak bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Tony A. Rompis Makodam XVII/Cendrawasih, Jumat (20/2/2026) siang.


Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Aster Kasdam XVII/Cendrawasih, Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono, S.I.P., Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Waaster Kasdam XVII/Cendrawasih, Letkol Inf Marudut Simbolon, S.IP., serta perwakilan TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah kabupaten/kota, unsur distrik, hingga mahasiswa.


Dalam kesempatannya, Aster Kasdam XVII/Cendrawasih menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan keindahan wilayah, khususnya di Kota dan Kabupaten Jayapura.


“Karya Bakti pembersihan serentak merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta,” ucapnya.


“Bapak Presiden menegaskan pentingnya mewujudkan Indonesia yang bersih dan tertata. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi implementasi langsung dari arahan tersebut melalui aksi nyata di lapangan,” imbuhnya.


Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan karya bakti akan dilakukan secara rutin dua kali dalam sebulan. Pada minggu kedua, kegiatan difokuskan untuk internal TNI, sedangkan pada minggu keempat melibatkan seluruh stakeholder, termasuk Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, pelajar, dan mahasiswa.


Untuk bulan Februari 2026, karya bakti pembersihan direncanakan dilaksanakan pada 27 Februari di Pasar Regional Youtefa. Selanjutnya pada bulan Maret akan dilaksanakan pada 27 Maret di sepanjang Pantai Holtekamp,” kata Kolonel Arm Kukuh.


Adapun pada bulan Desember, karena bertepatan dengan perayaan Natal, kegiatan dimajukan ke minggu ketiga, yakni 18 Desember 2026, yang direncanakan berlokasi di Pulau Hamadi.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengatakan bahwa Polri siap mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kemitraan antara aparat keamanan dan masyarakat.


“Kegiatan karya bakti ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif dan mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ungkapnya.


Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan karya bakti pembersihan serentak di wilayah Garnisun Jayapura sepanjang tahun 2026 dapat berjalan terkoordinasi, efektif, serta memberikan dampak positif bagi kebersihan dan kenyamanan lingkungan masyarakat.


Peresmian Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Palembang Perkuat Upaya Menuju Nol Kematian 2030

 


Palembang, 18 Februari 2026 – Peresmian Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, menjadi langkah lanjutan setelah program serupa sebelumnya diresmikan di Jakarta pada 29 September 2025. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Kesehatan Kota Palembang dan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai bagian dari penguatan pengendalian dengue di daerah.


Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif vaksinasi dan pemantauan aktif ini sebagai bagian dari visi jangka panjang pembangunan kesehatan. Ia menegaskan bahwa dengue bukan sekadar isu musiman, melainkan tantangan kesehatan yang harus dihadapi secara berkelanjutan dan terencana. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, katanya, berkomitmen memperkuat pencegahan dengue sejalan dengan target nasional dan global menuju nol kematian akibat dengue pada 2030. Ia menekankan pentingnya langkah proaktif berbasis data, kolaborasi lintas sektor, pengendalian vektor, edukasi masyarakat, serta inovasi kesehatan berbasis bukti ilmiah guna melindungi generasi muda dan memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Supsp.FOMC, menyampaikan bahwa dengue merupakan ancaman sepanjang tahun. Berdasarkan data hingga 31 Desember 2025, tercatat 4.437 kasus dengan 22 kematian di Sumatera Selatan, dengan Kota Palembang mencatat kasus tertinggi yakni 968 kasus dan tiga kematian. Dalam lima tahun terakhir, kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 15–44 tahun (42 persen), sementara dalam tujuh tahun terakhir kematian terbanyak terjadi pada kelompok usia 5–14 tahun (41 persen). Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus mendorong penguatan 3M Plus, edukasi kebersihan lingkungan, penguatan peran jumantik, serta inovasi seperti ovitrap. Namun, tantangan yang semakin kompleks memerlukan pendekatan lebih komprehensif, termasuk vaksinasi dan pemantauan aktif bagi anak usia 6–10 tahun di Palembang.


Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Sumatera Selatan, dr. Ariesti Karmila, Sp.A(K)., M.Kes., menjelaskan bahwa dengue merupakan penyakit endemis di Indonesia yang kerap dianggap ringan, padahal dapat berkembang menjadi berat dan berisiko menyebabkan kematian. Ia menekankan pentingnya pencegahan konsisten melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus serta Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik. Menurutnya, vaksinasi menjadi pelengkap untuk memperkuat upaya yang telah berjalan. Program di Palembang menyasar 7.500 anak di 60 sekolah dasar pada wilayah kerja 10 puskesmas dengan laporan kasus tertinggi, dengan 5.000 anak menerima vaksinasi. Vaksin yang digunakan telah dipasarkan di Indonesia lebih dari tiga tahun dan direkomendasikan asosiasi medis untuk anak dan dewasa.


Dekan Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. dr. Mgs. Irsan Saleh, M.Biomed, menyatakan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pemantauan aktif ini, ujarnya, akan memperkuat pendidikan berbasis riset, menghasilkan bukti ilmiah sebagai dasar kebijakan kesehatan, sekaligus menjadi wujud pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, serta Takeda Pharmaceutical Company dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan berjalan terkoordinasi dan berbasis ilmiah.


Penanggung Jawab Kegiatan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Nasional, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pemantauan multinegara yang juga dilaksanakan di Thailand dan Malaysia. Di Indonesia, kegiatan berlangsung di Jakarta, Palembang, dan Banjarmasin selama tiga tahun. Ia menyebutkan bahwa vaksinasi juga telah dilaksanakan di beberapa daerah atas inisiatif pemerintah daerah. Menurutnya, vaksinasi merupakan inovasi kesehatan yang aman dan efektif dalam mencegah penyakit infeksi berbahaya. Hasil pemantauan aktif ini diharapkan menjadi dasar penguatan kebijakan nasional menuju target “Zero dengue death” 2030, atau setidaknya menurunkan 50 persen kematian dan 25 persen angka kejadian dengue.


Sementara itu, Head of Medical Affairs PT Takeda Innovative Medicines, dr.Arif Abdillah, menegaskan komitmen perusahaannya sebagai mitra jangka panjang Indonesia dalam mendukung perlindungan masyarakat dari dengue. Ia menyatakan bahwa tantangan dengue membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang konsisten, berbasis sains, dan berorientasi jangka panjang. Melalui kerja sama dalam program pemantauan aktif ini, pihaknya mendukung penguatan perlindungan kesehatan anak dan ketahanan masyarakat, sejalan dengan misi perusahaan untuk berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Buka RAT Primkoppol Staf Polda Bali, Ini Penyampaian Wakapolda Bali


Denpasar, Bali - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali, Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., membuka secara langsung Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkoppol staf Polda Bali Tutup Buku tahun 2025 yang diselenggaraka di gedung Presisi Mapolda Bali, Jumat (20/2/2026).


Pada sambutannya Wakapolda Bali mengatakan kegiatan ini merupakan forum strategis sekaligus pemegang kebijakan tertinggi dalam pengelolaan koperasi di Polda Bali dan juga menjadi media konsolidasi untuk menyusun dan menyelaraskan program kerja koperasi terhadap program pemerintah maupun program Polri.


“Jadikan kegiatan ini sebagai sarana evaluasi atas pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan tahun 2025. Sampaikan aspirasi, koreksi, maupun saran masukan yang konstruktif, serta gagasan-gagasan baru yang inovatif demi kemajuan Primkoppol Staf Polda Bali,” kata Kapolda Bali.


Selanjutnya Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., menekankan kepada seluruh pengurus, pegawai, dan badan pengawas koperasi agar melaksanakan tugas dan perannya dengan sebaik-baiknya guna memajukan Primkoppol Polda Bali.


“Jangan sampai koperasi ini hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Integritas adalah fondasi utama kepercayaan anggota, tanpa integritas koperasi tidak akan mampu bertahan dengan baik,” ujar Wakapolda Bali.


“Apabila terdapat permasalahan dalam proses pengelolaan koperasi ini baik piutang macet atau kendala-kendala teknis lainnya, agar dilakukan verifikasi secara menyeluruh untuk menghadapi kendala sekaligus mencari solusi yang adil, manusiawi, namun tetap menjaga kesehatan keuangan koperasi,” tutupnya.

Suasana Kebersamaan, Satgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan Sholat Tarawih Berjamaah di Lubuk Manis

 


Bulungan – Memasuki bulan suci Ramadhan, personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan bersama masyarakat Lubuk Manis melaksanakan sholat tarawih berjamaah dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lubuk Manis, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Jum’at (20/02) kemaren malam.


Momentum Ramadhan menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Setelah seharian melaksanakan kegiatan fisik dan nonfisik dalam program TMMD, anggota Satgas menyempatkan diri untuk berbaur bersama warga melaksanakan ibadah sholat Isya dan dilanjutkan dengan tarawih berjamaah.


Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa di dalam masjid. Kehadiran anggota Satgas TMMD tidak hanya menambah kekhusyukan ibadah, tetapi juga semakin mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat setempat. Anak-anak hingga orang tua tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah di bulan penuh berkah ini.


Salah satu warga Lubuk Manis mengungkapkan rasa senangnya atas kebersamaan tersebut. Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.


Kegiatan sholat tarawih berjamaah ini menjadi bukti bahwa program TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan juga membangun kebersamaan, memperkuat nilai-nilai religius, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.


Melalui momen Ramadhan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan rakyat semakin kokoh, sejalan dengan semangat kebersamaan dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan harmonis.