View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

30/04/26

Saat Jalan Mulai Terbuka, Harapan Warga Desa Luso Pun Ikut Tumbuh


MALINAU, Kalimantan Utara – Manfaat pembangunan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau mulai dirasakan masyarakat. Aktivitas warga kini mulai terlihat di jalur pembukaan badan jalan yang menjadi salah satu sasaran utama TMMD di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Pembukaan badan jalan sepanjang 1.200 meter dengan lebar 6 meter tersebut perlahan mengubah wajah desa. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui karena masih berupa jalur sempit, berlumpur, dan dipenuhi semak belukar, kini mulai terbuka dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.


Keberadaan jalan ini sangat membantu warga, terutama untuk mobilitas menuju kebun, ladang, serta memperlancar akses antarwilayah di desa. Beberapa warga bahkan mulai memanfaatkan jalur tersebut untuk membawa hasil kebun dan menjalankan aktivitas ekonomi mereka.


Andreas, salah satu warga Desa Luso, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jalan yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.


“Dulu kami ke kebun hanya berjalan kaki. Untuk membawa hasil panen pun sangat sulit karena harus memikulnya begitu jauh. Sekarang, dengan adanya pembukaan badan jalan ini, kami sangat terbantu,” ujarnya.


Ia juga berharap proses pembukaan badan jalan tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai.


“Semoga pembukaan badan jalan ini diberi kelancaran dan bapak-bapak TNI yang bekerja di lapangan selalu diberikan kesehatan,” tambahnya.


Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa pembukaan badan jalan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, akses jalan merupakan kebutuhan utama masyarakat pedesaan untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial. Dengan terbukanya jalan tersebut, distribusi hasil pertanian akan menjadi lebih mudah dan cepat.


“Tujuan utama dari pembangunan jalan ini adalah membuka akses dan memperlancar aktivitas warga. Kami berharap jalan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Luso,” ujarnya.


Selain sebagai sarana transportasi, pembukaan badan jalan juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarpermukiman warga.


Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat pun terus menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program tersebut. Kehadiran jalan baru ini menjadi simbol harapan baru bagi warga Desa Luso menuju kehidupan yang lebih baik.


(Pendim0910)

Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Gelar Penyuluhan Bahaya Judi Online


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi digital, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau menggelar penyuluhan tentang bahaya judi online kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Malinau, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026), yang diikuti sekitar 130 siswa-siswi.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Ke-128 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik di wilayah pedesaan, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan karakter generasi muda.


Penyuluhan ini menghadirkan personel TNI bersama aparat kepolisian untuk memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai dampak buruk judi online, baik dari sisi hukum, ekonomi, sosial, maupun psikologis.


Salah satu pemberi materi, Serda Harun, menjelaskan bahwa judi online menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja karena sangat mudah diakses melalui telepon genggam maupun media sosial. Banyak kasus menunjukkan bahwa keterlibatan dalam judi online dapat merusak masa depan pelajar, memicu kecanduan, hingga menimbulkan persoalan keuangan dan tindakan kriminal.


“Generasi muda harus dibekali dengan pemahaman yang benar agar tidak mudah terjerumus dalam praktik judi online. Ini bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masa depan mereka,” ujar Serda Harun.


Ia menambahkan, melalui program TMMD, TNI hadir tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan mental dan moral masyarakat, khususnya para pelajar.


Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif menyimak penjelasan serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait modus judi online yang sering muncul di media sosial dan cara menghindarinya.


Pihak SMA Negeri 3 Malinau menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, dan pihak sekolah dalam memberikan edukasi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.


Melalui penyuluhan ini, diharapkan para pelajar semakin sadar akan bahaya judi online dan mampu menjadi generasi yang cerdas, disiplin, serta fokus meraih masa depan tanpa terjebak dalam praktik yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.


(Pendim0910)

Buka Peluang Masa Depan, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Sosialisasikan Rekrutmen TNI kepada Siswa SMA Negeri 3 Malinau


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam rangka memberikan wawasan dan motivasi kepada generasi muda tentang peluang mengabdi kepada bangsa melalui jalur militer, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau menggelar sosialisasi rekrutmen prajurit TNI kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Malinau, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Ke-128 yang bertujuan tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.


Dalam sosialisasi tersebut, personel Satgas TMMD memberikan penjelasan mengenai proses penerimaan prajurit TNI AD, mulai dari jalur Akademi Militer, Bintara, hingga Tamtama. Para siswa juga diberikan informasi mengenai persyaratan administrasi, tahapan seleksi, serta pentingnya persiapan fisik, mental, dan akademik sejak dini.


Koordinator materi, Kapten Inf Arnold Albert, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan para pelajar mengenai kesempatan berkarier di lingkungan TNI sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.


“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa menjadi prajurit TNI adalah salah satu bentuk pengabdian yang mulia. Dibutuhkan disiplin, semangat juang, serta kesiapan mental dan fisik untuk mewujudkannya,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa banyak generasi muda yang memiliki potensi besar, namun belum memahami secara jelas proses dan peluang untuk bergabung menjadi anggota TNI.


Suasana kegiatan berlangsung antusias. Para siswa tampak aktif menyimak materi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar persiapan masuk TNI, standar kelulusan, hingga pengalaman kehidupan sebagai prajurit.


Pihak SMA Negeri 3 Malinau menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian Satgas TMMD yang telah memberikan motivasi positif kepada para pelajar untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik.


(Pendim0910)

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Gelar Sosialisasi Wasbang dan Bela Negara



MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam upaya menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi muda, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau menggelar kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara kepada para pelajar, bertempat di SMA Negeri 3 Malinau, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Ke-128, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga pembangunan karakter dan wawasan kebangsaan masyarakat, khususnya para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.


Dalam penyuluhan tersebut, personel Satgas TMMD memberikan materi tentang pentingnya memahami nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.


Dengan penuh semangat, para siswa mengikuti jalannya kegiatan dan menyimak materi yang disampaikan. Suasana berlangsung interaktif ketika para pelajar diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi seputar peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Koordinator materi, Kapten Inf Arnold Albert, menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan sangat penting ditanamkan sejak dini agar para pelajar memiliki karakter kuat, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa bela negara bukan hanya tugas TNI atau aparat keamanan, tetapi menjadi kewajiban seluruh warga negara, termasuk para pelajar. Dengan semangat cinta tanah air, mereka akan menjadi generasi yang siap menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa program TMMD hadir tidak hanya membangun jalan, rumah, atau fasilitas umum lainnya, tetapi juga membangun mental dan jiwa kebangsaan masyarakat.


Pihak SMA Negeri 3 Malinau menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Satgas TMMD yang telah memberikan edukasi positif kepada para siswa.


(Pendim0910)

29/04/26

Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Kinerja Satgas Damai Cartenz

 


Jayapura – Tokoh pemuda Papua, Musa Anto, menyatakan dukungan terhadap program Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz dalam upaya penegakan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua.


Menurut Musa, langkah tegas Satgas Damai Cartenz dalam menindak oknum pelaku kriminal dinilai penting untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.


“Saya sebagai tokoh pemuda Papua sangat mendukung program Satgas Damai Cartenz, khususnya dalam penegakan hukum terhadap oknum-oknum kriminal di Tanah Papua,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi kehadiran Satgas Damai Cartenz yang dinilai telah memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat di berbagai wilayah, termasuk di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.


Selain itu, Musa menilai kegiatan patroli rutin dan sosialisasi yang dilakukan Personel Satgas Damai Cartenz turut memperkuat hubungan antara Personel Satgas Dama Cartenz dengan masyarakat.


“Kami juga berterima kasih kepada Satgas Damai Cartenz yang terus melakukan patroli serta kegiatan sosialisasi dengan masyarakat. Hal ini sangat membantu dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.


Ia berharap upaya yang dilakukan Satgas Damai Cartenz dapat terus ditingkatkan guna menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan di Papua, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Danrem 083 Dorong Persit Jadi Pelopor Kreativitas dan Literasi Digital Positif

 


Malang – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus S., mendorong Persit Kartika Chandra Kirana agar tampil sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga menjadi pelopor kreativitas, inovasi, dan literasi digital positif di tengah masyarakat.


Pesan tersebut disampaikan dalam momentum syukuran Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana yang berlangsung di Aula Untung Surapati, Malang, melalui sambutan tertulis Danrem yang dibacakan Kasrem 083/Bdj.


Danrem menilai, memasuki era digital, ruang pengabdian organisasi perempuan semakin luas. Teknologi informasi membuka peluang besar bagi Persit untuk menunjukkan karya, memperluas edukasi publik, serta membangun citra organisasi yang modern dan produktif.


Karena itu, ia mengingatkan pentingnya kecakapan digital di kalangan anggota Persit, termasuk kebijaksanaan dalam bermedia sosial agar ruang digital diisi dengan narasi positif, inspiratif, dan mencerdaskan.


“Gunakan media sosial sebagai sarana edukasi, ruang kreativitas, dan etalase karya positif organisasi. Dari ruang digital, Persit dapat memberi pengaruh baik yang lebih luas kepada masyarakat,” tegas Danrem.


Dengan semangat berkarya, Persit diharapkan terus tumbuh menjadi organisasi perempuan yang adaptif, visioner, dan memiliki kontribusi nyata dalam membangun karakter bangsa di era modern.

Polisi Bubarkan Dugaan Premanisme dan Pungli di Jalan Majapahit Pasuruan

 


PASURUAN KOTA – Jajaran Polsek Bugul Kidul, Polres Pasuruan Kota, mengambil langkah cepat dengan menertibkan aktivitas yang diduga mengarah pada praktik premanisme dan pungutan liar (pungli) di Jalan Majapahit, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul.


Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat yang mengeluhkan kemacetan cukup parah di kawasan tersebut, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman bagi para pengguna jalan.


Kapolsek Bugul Kidul, Kompol Hudi, memimpin langsung kegiatan penertiban di lokasi. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kepadatan lalu lintas dipicu oleh oknum yang diduga sengaja mengarahkan kendaraan roda empat, termasuk truk, untuk melintas di jalur yang sebenarnya dilarang bagi kendaraan besar.


Tak hanya melanggar aturan lalu lintas, aktivitas tersebut juga disinyalir disertai pungutan kepada pengguna jalan. Kompol Hudi menjelaskan, pihaknya juga menerima keluhan dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan yang sempat melintasi jalur tersebut dan mendapati adanya pengaturan kendaraan yang tidak semestinya.


Dampaknya, antrean kendaraan mengular cukup panjang. Dari arah utara, kemacetan mencapai kurang lebih 1 kilometer hingga Simpang Tiga Blandongan. Sementara dari arah selatan, kepadatan terjadi hingga wilayah Kelurahan Bakalan. Arus lalu lintas dari sisi barat juga terdampak hingga kawasan Kepel dan Perumnas Bugul Permai.


“Kami sudah melakukan pembinaan sekaligus memberikan peringatan keras sebagai langkah terakhir. Kegiatan seperti ini tidak boleh terulang. Jika masih ditemukan, akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum,” ujar Kompol Hudi.


Ia menegaskan, kepolisian tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk premanisme maupun pungutan liar yang merugikan masyarakat. Upaya penertiban akan terus dilakukan demi menjaga keamanan serta kelancaran arus lalu lintas.


Masyarakat pun diminta untuk turut aktif melapor apabila menemukan praktik serupa, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. (AM)

Hari Ke-3 CAT Psikologi Seleksi Bintara Polri T.A. 2026, Polda Papua Tegaskan Proses Rekrutmen Bersih dan Transparan

 


Jayapura – Polda Papua kembali melaksanakan tahapan Computer Assisted Test (CAT) Psikologi dalam rangka Seleksi Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026, Rabu (29/04/2026). Kegiatan hari ketiga tersebut berlangsung serentak di sejumlah titik lokasi ujian di Kota Jayapura.


Adapun lokasi pelaksanaan CAT Psikologi meliputi SMP Negeri 6 Jayapura, SMK YPK Paulus, SMK Hikmah Yapis, SMK Pariwisata Jayapura, Universitas 10 November Jayapura, SMK Negeri 2 Jayapura, SMK YPK Diaspora Kotaraja, UNINGRAT, SMA Negeri 1 Jayapura, SMK Negeri 8 Jayapura, SMK Sains dan Sastra Papua, IAIN, serta IPDN.


Kegiatan ini dihadiri oleh Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Kasubbagselek Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Kompol Darwis, S.Sos., M.M., panitia seleksi CAT Psikologi, serta para peserta seleksi Bintara Polri.


Materi CAT Psikologi yang diujikan meliputi Pass Hand, kecerdasan, kepribadian, serta sikap kerja sebagai bagian dari penilaian komprehensif terhadap para calon anggota Polri.


Pada pelaksanaan hari ketiga ini, jumlah peserta terdaftar sebanyak 771 orang, dengan rincian 769 peserta hadir yang terdiri dari 573 pria dan 198 wanita. Sementara dua peserta tidak hadir, masing-masing karena mengalami kecelakaan dan mengundurkan diri.


Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan komitmen Polri dalam mewujudkan penerimaan anggota yang bersih dan humanis.


“Melalui sistem CAT, hasil ujian dapat diketahui secara terbuka sehingga meminimalisir intervensi serta menjamin proses seleksi berjalan jujur dan profesional,” ujarnya.