View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

29/06/26

Semangat Sportivitas Kian Membara, Lomba Voli Putri HUT Bhayangkara ke-80 Polres Tolikara Masuki Babak Semifinal

 


Jayapura – Semangat kebersamaan dan sportivitas terus mewarnai pelaksanaan Lomba Voli Putri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Tolikara, Minggu (28/06).


Memasuki babak semifinal, turnamen yang diikuti berbagai instansi pemerintah, organisasi perempuan, dan elemen masyarakat di Kabupaten Tolikara tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta maupun masyarakat yang hadir memberikan dukungan.


Berdasarkan hasil pertandingan babak penyisihan, Tim Lembaga Masyarakat Adat (LMA) berhasil keluar sebagai juara Pool A dengan catatan sempurna, meraih empat kemenangan dari empat pertandingan dan mengoleksi 12 poin. Posisi kedua ditempati Bhayangkari dengan raihan 9 poin hasil dari tiga kemenangan dan satu kekalahan.


Sementara itu, di Pool B, Tim Paskibra dan Persit sama-sama mengumpulkan sembilan poin dan berhasil melaju ke babak semifinal setelah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang fase grup.


Memasuki babak semifinal, pertandingan berlangsung semakin sengit dan menarik. Pada laga semifinal pertama, Tim Bhayangkari berhasil mengamankan tiket menuju partai final setelah mengalahkan Tim Paskibra dengan skor meyakinkan 2-0.


Sedangkan pada pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan Tim Lembaga Masyarakat Adat (LMA) melawan Tim Persit, hingga pertandingan berlangsung LMA berhasil unggul sementara dengan skor 1-0 pada set pertama.


Kapolres Tolikara Kompol Robertj Hitipeuw, S.H., M.H., melalui Ketua Panitia Lomba AKP F. Taborat, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan olahraga tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan membangun.


"Melalui turnamen voli putri ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas di tengah masyarakat. Menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah pertandingan, namun yang paling penting adalah terjalinnya silaturahmi dan sinergitas yang semakin kuat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, organisasi perempuan, dan seluruh masyarakat Kabupaten Tolikara," ujar AKP F. Taborat.


Lebih lanjut, ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tolikara.


Turnamen voli putri ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergitas, kebersamaan, dan persatuan antar elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

 


Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., secara resmi menutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. 


Kegiatan berlangsung di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Minggu (28/06), dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Papua.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Danpas Brimob III Korbrimob Polri Brigjen Pol. John Huntal Sajananto Sitanggang, S.I.K., M.Han., Ketua Umum Pengprov Perbakin Papua Jhony Banua Rouw, S.E., para Pejabat Utama Polda Papua, jajaran TNI, Perbakin Papua, serta para peserta kejuaraan.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara Polri, Perbakin, TNI, dan masyarakat dalam mengembangkan olahraga menembak di Tanah Papua.


"Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi, membangun sportivitas, serta meningkatkan kemampuan para atlet menembak di Papua. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar," ujar Kapolda Papua.


Kapolda Papua mengungkapkan bahwa antusiasme peserta pada kejuaraan tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 196 peserta ambil bagian dalam berbagai nomor pertandingan yang diperlombakan, mulai dari kategori 100 meter tiga posisi, Benchrest 25 meter, Multi Range 18–41 meter hingga Benchrest 50 meter.


Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa olahraga menembak memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Papua. Oleh karena itu, Polda Papua berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda rutin guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.


Kapolda juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan sikap disiplin, sportif, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.


"Kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita membangun persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan terus meningkatkan kemampuan diri untuk meraih prestasi yang lebih baik," tambahnya.


Pada kesempatan tersebut, Kapolda Papua turut mengucapkan selamat kepada para juara yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai kategori perlombaan serta mendorong seluruh peserta untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan menembaknya.


Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 menghasilkan sejumlah juara dari berbagai kategori pertandingan. Pada kategori 100 Meter Tiga Posisi Metal Silhouette, Kombes Pol. Herzoni Saragih dari Polda Papua berhasil meraih Juara I. Sementara pada kategori lainnya, para atlet dari berbagai klub menembak di Papua juga menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil meraih prestasi membanggakan.


Melalui Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, diharapkan hubungan sinergis antara Polri, TNI, Perbakin, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memajukan olahraga menembak di Tanah Papua.

Atlet Taekwondo Polda Papua Torehkan Prestasi Gemilang Di Thyres Taekwondo Championship 2026

 



Jayapura – Polda Papua kembali meraih prestasi membanggakan pada ajang Thyres Taekwondo Championship Tahun 2026 yang diselenggarakan di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada tanggal 25 hingga 27 Juni 2026.


Dalam kejuaraan tersebut, para atlet taekwondo dari Polda Papua dan jajaran berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih sejumlah medali pada berbagai kategori pertandingan, baik Kyorugi (bertarung) maupun Kyukpa (seni mematahkan papan).


Adapun capaian prestasi yang berhasil diraih yaitu Bripda Willhelmus Sebastiano Anoith, personel Bag Binopsnal Ditreskrimum Polda Papua, berhasil meraih Medali Perak pada kategori Kyorugi Kelas 80 Kg Senior Putra.


Bripda Charina Lasaole, personel Bag SDM Polresta Jayapura Kota, sukses menyabet dua Medali Emas, masing-masing pada kategori Kyorugi Kelas 53 Kg Senior Putri dan kategori Kyukpa Senior Putri.


Prestasi gemilang juga diraih oleh Bripda Fawwaz Aydin, personel Ditlantas Polda Papua, yang berhasil meraih dua Medali Emas, yakni pada kategori Kyorugi Kelas 80 Kg Senior Putra dan kategori Kyukpa Senior Putra.


Sementara itu, Bripda Danu Idris Syamsidar, personel Si Humas Polresta Jayapura Kota, turut menyumbangkan Medali Emas pada kategori Kyukpa Senior Putra.


Keberhasilan para personel Polri tersebut menjadi bukti nyata bahwa anggota Polri tidak hanya dituntut profesional dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga baik di tingkat daerah maupun nasional.


Polda Papua memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama kesatuan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kemampuan di berbagai bidang.

28/06/26

Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua

 


Jayapura - Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) periode tahun 2023–2028 dari unsur Pokja Adat, Max Abner F. Ohee, menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pemerintah, khususnya pelaksanaan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.


Menurutnya, keberhasilan program pembangunan PSN memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat Papua agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.


Dalam kesempatan tersebut, Max Abner F. Ohee juga mengimbau seluruh masyarakat Papua, khususnya kalangan mahasiswa, untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.


Max Ohee mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar maupun ajakan yang dapat berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan menghambat proses pembangunan di tanah Papua.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di Papua.


Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, mahasiswa, dan seluruh lapisan masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga persatuan, menciptakan suasana yang aman, serta mendukung pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Papua sebagai tanah yang harus dijaga dan dibangun secara bersama-sama.


“Mari kita jaga dan bangun Papua, karena Papua ini rumah kita bersama,” tutup Max Abner F. Ohee.

Pererat Soliditas dan Kebersamaan, Polda Papua Gelar Olahraga Bersama

 


Jayapura – Polda Papua menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di Lapangan Hijau Sat Brimob Polda Papua, Kota Jayapura, Minggu (28/06).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin serta dihadiri para PJU Polda Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, personel Polri, ASN Polri, dan tamu undangan.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan Polri yang profesional, adaptif, dan humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Olahraga bersama ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat soliditas internal, memperkuat jiwa korsa, serta menyatukan semangat seluruh personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis di wilayah Papua,” ujar Kapolda Papua.


Kapolda juga mengajak seluruh personel, baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun ASN Polri untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah membangun kebersamaan dan kekompakan dalam suasana kekeluargaan.


Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemanasan bersama yang dipandu instruktur, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), senam Zumba, hingga senam pendinginan yang diikuti seluruh peserta. Selain olahraga bersama, panitia juga menggelar berbagai permainan tradisional yang melibatkan peserta, di antaranya tali masuk dan gobak sodor.


Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyediakan sebanyak 374 hadiah doorprize yang terdiri dari berbagai barang elektronik, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan sekolah, sepeda, hingga hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat.


Pada perlombaan gobak sodor, Tim Gabungan Pimpinan Staf Bhayangkari berhasil meraih Juara I, disusul Tim Srikandi Brimob sebagai Juara II, Tim Ketua Bhayangkari sebagai Juara III, dan Tim Bhayangkari Batalyon B sebagai Juara IV.


Selain menjaga kebugaran melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta sinergitas keluarga besar Polda Papua semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat.


Polsek Waris Amankan Pelaku Pemalakan dan Sita Ratusan Botol Minuman Keras

 


Jayapura – Polsek Waris bersama Personel Koramil 1701/Waris bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi sekelompok pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) dan melakukan pemalakan terhadap warga di Dusun Kali Lapar 1, Kampung Kali Mou, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Waris IPTU Kamaluddin, S.Sos. Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, personel gabungan segera mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan tiga orang pemuda yang berada dalam kondisi mabuk.


Setelah mengamankan para pemuda tersebut, aparat gabungan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta aparat Kampung Kali Mou untuk melakukan penelusuran terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman keras. Bersama aparat kampung dan warga setempat, petugas kemudian melakukan penggerebekan di dua rumah yang dicurigai sebagai tempat peredaran miras.


Dari lokasi pertama, petugas berhasil mengamankan tiga karton minuman keras merek Anggur Api yang berisi 28 botol. Sementara itu, dari lokasi kedua ditemukan tujuh karton Anggur Api berisi 84 botol, enam botol minuman keras merek Jenefer, serta lima botol minuman keras merek Wiro. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.


Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Aparat kampung serta masyarakat setempat memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas yang dilakukan Polsek Waris bersama Koramil 1701/Waris dalam menindak peredaran minuman keras yang selama ini dianggap menjadi salah satu pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Distrik Waris.


Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Waris IPTU Kamaluddin, S.Sos., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


“Minuman keras sering menjadi faktor utama yang memicu terjadinya tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya. Oleh karena itu, kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang masih nekat mengedarkan maupun mengonsumsi miras hingga mengganggu ketertiban masyarakat. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah kampung untuk terus bersinergi bersama Polri dalam memerangi peredaran minuman keras.


“Dengan adanya kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, kami berharap seluruh kampung di Distrik Waris dapat terbebas dari peredaran miras sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkasnya.

Meriah dan Penuh Sportivitas, Turnamen Domino Kapolda Papua Cup I 2026 Resmi Ditutup

 


Jayapura – Turnamen Domino Kapolda Papua Cup I Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup di Aula Elsama Numberi SPN Polda Papua, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (27-28/6/2026).


Kegiatan penutupan dihadiri oleh Karo Log Polda Papua Kombes Pol. Dafcoriza, S.I.K., M.Sc., Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol. Indra Kurniawan Mangungsong, S.H., S.I.K., M.H., Dir Polairud Polda Papua Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H., Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Ramses Sianipar, S.I.K., M.H., serta para peserta turnamen yang berasal dari personel Polda Papua dan masyarakat umum.


Turnamen yang berlangsung selama beberapa hari tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat kebersamaan, serta membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat.


Pertandingan final yang berlangsung hingga larut malam menyajikan persaingan yang sportif dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kemampuan, strategi, serta kerja sama yang baik selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan mulai dari babak penyisihan hingga final.


Pada kesempatan tersebut, Karo Log Polda Papua Kombes Pol. Dafcoriza, S.I.K., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan Turnamen Domino Kapolda Papua Cup I Tahun 2026.


“Turnamen ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa semangat kebersamaan yang terjalin dalam turnamen ini diharapkan dapat terus terpelihara sehingga mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Tanah Papua.


Dalam penutupan turnamen tersebut, panitia menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan hadiah kepada para pemenang. Gelar Juara I berhasil diraih oleh pasangan Mirdawan dan H. Ismail dari tim Lia-Lia, disusul pasangan Hasan dan Lema dari tim Gowata sebagai Juara II, serta pasangan Adi dan Tarif dari tim LPC yang menempati posisi Juara III.


Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para peserta yang berhasil menembus peringkat 16 besar sebagai bentuk apresiasi atas sportivitas, semangat kompetisi, dan partisipasi aktif mereka dalam menyukseskan Turnamen Domino Kapolda Papua Cup I Tahun 2026.


Keberhasilan para pemenang tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme peserta serta kualitas persaingan yang berlangsung selama turnamen, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

27/06/26

151 Tersangka Diamankan, Polda Papua Intensif Berantas Peredaran Narkotika

 


Jayapura – Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkotika yang berlangsung di Lobby Utama Gedung A Mapolda Papua Lama, Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., M.Hum., Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., serta Personel Dit Resnarkoba Polda Papua.


Pada kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menyampaikan bahwa konferensi pers tersebut merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik terkait hasil penegakan hukum yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua selama periode Januari hingga Juni 2026.


“Pada periode tersebut, Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengungkap sejumlah kasus dengan tujuh orang tersangka pada pengungkapan terbaru, termasuk salah satunya merupakan warga negara asing. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah Papua, khususnya Kota Jayapura, masih menjadi salah satu jalur masuk jaringan peredaran narkotika lintas negara,” ujar Kabid Humas.


Direktur Reserse Narkoba Polda Papua dalam paparannya menjelaskan bahwa sepanjang Januari hingga Juni 2026, Ditresnarkoba Polda Papua telah menangani sebanyak 104 laporan polisi tindak pidana narkotika.


Dari jumlah tersebut, tercatat 71 perkara narkotika jenis ganja, 27 perkara narkotika jenis sabu, dan 5 perkara obat-obatan berbahaya lainnya.


Selain itu, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti berupa ganja seberat 38 kilogram dan 169 batang pohon ganja yang ditemukan di wilayah Pegunungan Bintang dan telah dimusnahkan, sabu seberat 134,8926 gram, minuman keras ilegal sebanyak 21.530 liter, serta obat keras sebanyak 3.745 butir.


Selama periode tersebut, sebanyak 151 tersangka berhasil diamankan, terdiri dari 123 laki-laki dan 8 perempuan warga negara Indonesia, serta 12 warga negara asing yang sebagian besar berasal dari Papua Nugini.


Khusus sepanjang bulan Juni 2026, Ditresnarkoba Polda Papua menangani empat perkara dengan barang bukti utama berupa ganja sekitar 59 kilogram dan sabu sekitar 3.327 gram.


Salah satu pengungkapan menonjol terjadi pada 25 Juni 2026 setelah petugas menerima informasi masyarakat mengenai adanya penyelundupan narkotika dari Papua Nugini ke Indonesia melalui jalur tidak resmi di wilayah Skouw. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Subdit III melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang warga negara Papua Nugini beserta dua karung berisi narkotika jenis ganja dengan berat sekitar lima kilogram.


Selain itu, Polresta Jayapura Kota juga berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial JH (33), warga negara Papua Nugini, yang kedapatan membawa ganja menggunakan tas berwarna hitam. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, narkotika tersebut diduga akan diedarkan di wilayah Indonesia.


Direktur Reserse Narkoba menjelaskan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan sebagian besar pelaku menyelundupkan narkotika dari Papua Nugini melalui jalur tikus menuju Jayapura. Setelah tiba di Jayapura, barang haram tersebut didistribusikan ke berbagai wilayah di Papua, seperti Manokwari, Sorong, Biak, dan daerah lainnya melalui jalur laut maupun udara.


Untuk memutus jaringan tersebut, Ditresnarkoba Polda Papua terus berkoordinasi dengan Konsulat Papua Nugini serta menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum di Papua Nugini guna memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap jaringan narkotika lintas negara.


Sementara itu, Plt. Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah menegaskan bahwa tindak pidana narkotika di Papua memiliki karakteristik kejahatan transnasional yang melibatkan jaringan lintas negara.


“Polda Papua tidak bekerja sendiri. Kami terus bersinergi dengan berbagai instansi, termasuk TNI Angkatan Laut dan aparat terkait lainnya dalam upaya pencegahan maupun pemberantasan penyelundupan narkotika melalui jalur laut dan wilayah perbatasan,” ujarnya.


Karo Ops juga mengimbau seluruh pelaku agar menghentikan aktivitas peredaran narkotika karena dampaknya sangat merusak kesehatan, moral, serta masa depan generasi bangsa.


“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat,” tegasnya.


Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pencegahan, pemberantasan, dan penegakan hukum terhadap seluruh bentuk tindak pidana narkotika guna mewujudkan Papua yang aman, sehat, dan bebas dari bahaya narkoba.