View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

23/06/26

‎ Polda Papua Ikuti Dialog Kebangsaan, Perkuat Moral dan Etika Polri di Era Digital

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengikuti Dialog Kebangsaan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan tema “Tribrata dan Catur Prasetya sebagai Kompas Etika Polri Presisi di Era Disrupsi Digital dan Keterbukaan Informasi” yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (23/06/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di Aula Cenderawasih Mapolda Papua, Kota Jayapura, tersebut diikuti oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Ka Setum Polda Papua, AKBP Rudolf Yabansabra, S.H., M.H., Ka SPKT Polda Papua, AKBP. Heru Hidayanto, S.Sos., M.M, serta jajaran Kapolres dan personel yang mengikuti secara virtual dari satuan kerja masing-masing.


Sejumlah narasumber nasional hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kepala Pusat Sejarah Polri Brigjen Pol. Abas Basuni, S.I.K., M.H., Akademisi, Dr. Yudi Latif, M.A., Ph.D., serta motivator nasional Prof. Dr. (C.H.) Arya Ginanjar Agustian.


Dalam sambutan yang disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, ditegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola komunikasi dan pelaksanaan tugas kepolisian.


Ia menekankan bahwa Polri dituntut untuk semakin profesional, responsif, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang menjadi pedoman institusi.


Pada sesi keynote speech, Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. H. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan pentingnya penguatan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia Polri yang Presisi di era digital.


Dalam sesi diskusi, para narasumber memberikan berbagai pandangan terkait tantangan etika kepolisian di tengah perkembangan teknologi informasi, meningkatnya potensi disinformasi, serta urgensi menjaga integritas dan moralitas anggota Polri dalam menjalankan tugas di ruang publik digital.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa kegiatan Dialog Kebangsaan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat pemahaman dan komitmen personel Polri terhadap nilai moral dan etika kepolisian.


“Di tengah perkembangan era digital, setiap anggota Polri dituntut untuk tetap menjaga moral, etika, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” ucap Kabid Humas.


Kombes Cahyo menegaskan bahwa nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya harus senantiasa menjadi pedoman dalam sikap, perilaku, dan pengabdian anggota Polri kepada masyarakat.


“Nilai dasar kepolisian bukan sekadar pedoman formal, tetapi harus benar-benar tercermin dalam setiap tindakan dan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Kombes Cahyo.


Lebih lanjut, ia juga menilai bahwa keterbukaan informasi harus dimaknai secara positif sebagai upaya memperkuat transparansi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


“Keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tutupnya.

‎Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Layani Ratusan Warga melalui Bakti Kesehatan dan Bantuan Sosial

 


Jayapura – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua menggelar Puncak Bakti Kesehatan yang dipusatkan di Dermaga Dit Polairud Polda Papua, Kota Jayapura, Selasa (23/06/2026). 


Kegiatan yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat” tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis dan bantuan sosial yang dimanfaatkan oleh ratusan warga.


Kegiatan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung melalui Zoom Meeting dengan Mabes Polri. 


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin, para PJU Polda Papua, unsur Forkopimda terkait, tenaga kesehatan, serta masyarakat Kota Jayapura.


Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung sejak 1 Juni hingga 1 Juli 2026 berhasil melampaui berbagai target pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan.


Di Papua, masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara gratis, mulai dari cek kesehatan gratis, donor darah, sunatan massal, hingga pelayanan kesehatan umum yang diberikan oleh Bid Dokkes Polda Papua. 


Selain itu, Polda Papua juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.


Kapolda Papua bersama Wakapolda Papua, Kabid Dokkes Polda Papua, serta Karumkit Bhayangkara Tingkat II Jayapura meninjau langsung pelaksanaan kegiatan dan berinteraksi dengan masyarakat yang mengikuti pelayanan kesehatan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Berdasarkan data pelaksanaan kegiatan, sebanyak 297 warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG), 19 anak mengikuti sunatan massal, 15 peserta mendonorkan darahnya, serta 44 warga memperoleh pelayanan kesehatan dari tim medis Bid Dokkes Polda Papua. Selain itu, sebanyak 331 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan dan bantuan sosial merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan bantuan sosial. Inilah bentuk pengabdian Polri yang sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini,” ucap Kabid Humas.


Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator bahwa program-program sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan Polri mendapat sambutan positif dari masyarakat.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.


Secara nasional, pelaksanaan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 melibatkan 7.157 tenaga kesehatan dan personel pendukung dari Pusdokkes Polri maupun jajaran Bid Dokkes Polda di seluruh Indonesia. 


Berbagai layanan kesehatan yang diberikan berhasil menjangkau masyarakat luas dan menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

‎Wujud Kepedulian dan Kebersamaan, Polda Papua Gelar Bhakti Religi di Vihara Arya Dharma

 


Jayapura – Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua menggelar kegiatan Bhakti Religi di Vihara Arya Dharma, Kota Jayapura, Selasa (23/06/2026).


Kegiatan yang melibatkan personel Polda Papua dan Bhayangkari Daerah Papua tersebut dilaksanakan melalui kerja bakti membersihkan lingkungan vihara, baik di dalam maupun di luar area tempat ibadah. 


Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Kombes Pol Dr. Rama Samtam Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Kasubbagkompeten Bagbinkar Ro SDM Polda Papua Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., pengurus Bhayangkari, serta personel Polda Papua.


Setibanya di lokasi, personel bersama Bhayangkari langsung melaksanakan kerja bakti dengan membersihkan halaman, ruang ibadah, dan fasilitas penunjang lainnya di lingkungan vihara.


Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada pengurus serta jemaat, Polda Papua juga menyerahkan tali asih yang diberikan langsung oleh Dirreskrimsus Polda Papua didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua.


Dirreskrimsus Polda Papua mengatakan bahwa kegiatan Bhakti Religi merupakan salah satu rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.


“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami ingin hadir tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat,” ucap Dirreskrimsus.


Kombes Rama menambahkan bahwa keberagaman yang dimiliki Papua merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi dan kebersamaan.


“Melalui Bhakti Religi ini kami ingin memperkuat nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, dan toleransi antarumat beragama. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi modal penting dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan harmonis,” ungkapnya.


Sementara itu, Pendeta Majelis Muda Vihara Arya Dharma, U.P. Arya Dhammo, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polda Papua serta Bhayangkari atas kepedulian yang ditunjukkan melalui kegiatan tersebut.


“Kami sangat berterima kasih kepada Polda Papua dan Bhayangkari yang telah melaksanakan kegiatan Bhakti Religi di Vihara Arya Dharma. Kehadiran dan perhatian yang diberikan hari ini menjadi bukti nyata terjalinnya kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di Papua,” ujarnya.


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan vihara, tetapi juga memberikan semangat positif bagi para jemaat dalam mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat.


Melalui kegiatan Bhakti Religi ini, Polda Papua berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat kebersamaan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun golongan.

Bhabinkamtibmas Hadir di Tengah Masyarakat, Pererat Kedekatan Melalui Patroli Dialogis Humanis

 


Jayapura – Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan patroli dialogis yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Briptu Frans Dinus Arebo, A.Md.Kep di kawasan Lapangan Merah Putih, Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Senin (22/06) sore.


Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, Briptu Frans menyambangi warga yang tengah beraktivitas dan bersantai di sekitar lapangan. 


Melalui pendekatan yang humanis dan penuh keakraban, Briptu Frans tidak hanya melakukan pemantauan situasi kamtibmas, tetapi juga membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Kehadirannya mendapat sambutan positif dari warga yang antusias berdialog dan menyampaikan berbagai informasi terkait kondisi lingkungan sekitar.


Pada kesempatan tersebut, Briptu Frans mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa kebersamaan, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia juga mengimbau warga agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun permasalahan sosial di lingkungan masing-masing.


Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat Briptu Frans duduk bersama warga di area Lapangan Merah Putih. Dengan komunikasi yang santun dan sikap yang ramah, ia menunjukkan komitmen Polri untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang siap mendengar serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.


Briptu Frans Dinus Arebo, A.Md.Kep mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan sarana efektif untuk membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.


"Patroli dialogis bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir, mendengar, dan siap membantu. Melalui komunikasi yang baik dan suasana yang penuh kekeluargaan seperti ini, kita dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif," ujarnya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarwarga, menghindari segala bentuk konflik maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta bersama-sama mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan harmonis.


Kegiatan patroli dialogis ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kehadiran langsung di tengah warga, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tolikara.


"Senyuman, kebersamaan, dan komunikasi yang baik menjadi jembatan dalam membangun kepercayaan serta mewujudkan keamanan yang lahir dari kesadaran dan partisipasi masyarakat."

Sportivitas dan Semangat Juang Warnai Hari Kelima Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Papua Cup 2026

 


Jayapura – Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Papua Cup Tahun 2026 memasuki hari kelima pelaksanaan yang berlangsung di GOR Wiguna, Kota Jayapura, Senin (22/06). 


Kegiatan tersebut diikuti oleh para atlet bulu tangkis dari berbagai klub dan instansi yang berpartisipasi dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. 


Pertandingan sesi pertama mempertandingkan sejumlah laga dari kategori Ganda Putra Interen Polri dan Ganda Dewasa Putra. Beberapa pasangan yang tampil di antaranya Angga/Abdul melawan Sarji/Satriyadi, Putu Eka/Rido menghadapi Putu Mahmudi/Yusril, serta pertandingan Ganda Dewasa Putra yang mempertemukan Andar/Kevin kontra Nickola/Yusran, Iqbal/Jaya melawan Dana/Hairul, Awal/Gabriel menghadapi Denden/Fikri, dan Fian/Hairum berhadapan dengan Al Hidayat/Rois.


Memasuki sesi malam, pertandingan semakin menarik dengan digelarnya laga kategori Ganda Beregu Veteran dan Ganda Beregu Campuran. Pertandingan semifinal Ganda Beregu Campuran mempertemukan PB Mandala A melawan PB Mandala B, serta PB Bhayangkara A menghadapi PB Bhayangkara B. 


Sementara pada kategori Ganda Beregu Veteran, sejumlah tim yang berlaga di antaranya PB Teratau melawan PB Pusat, PB Mandala menghadapi KBR A, PB Jayawijaya melawan Runner Up Pool A, serta Juara Pool A menghadapi PB Galaxy pada babak semifinal.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P.  menyampaikan bahwa Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Papua Cup Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan semangat sportivitas antar peserta dari berbagai kalangan.


"Melalui turnamen ini, kami berharap dapat melahirkan atlet-atlet bulu tangkis yang berprestasi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Antusiasme peserta dan suporter yang terus meningkat menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu yang positif bagi seluruh elemen masyarakat," ujarnya.


Turnamen akan terus berlanjut dengan pertandingan-pertandingan berikutnya yang diprediksi semakin sengit menuju babak puncak perebutan gelar juara.


Pengobatan Alat Vital Palembang H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

 


PALEMBANG - Kini Hadir Di Palembang Ahli Terapi Pengobatan Tradisional ALAT VITAL, satu-satunya yang ada di Palembang telah banyak membantu Pasen khususnya kaum Adam yang mempunyai Keluhan Terkait Pada Vitalitas sudah menurun kurang maksimal durasi dan disini Solusinya pakar pembesar vitalitas pria yang ada di wilayah Palembang Dan Bisa Sekarang Tlpon 0823 0734 4444


H. Abdul Azis merupakan ahli pembesar penis satu-satunya yang ada Di  Palembang Dan Penanganan Bisa cukup 1 kali datang dan hasilnya permanen, dijamin 100% aman, tidak ada efek samping. Hak patennya juga terdaftar izin Resmi No: AHU-079218.AH.01.35.


Keluhan yang Kami Tangani Bagi Pria

 1. Menambah ukuran alat vital besar dan panjang 

2.Menambah durasi disfungsi ereksi kuat keras tahan lama

3. Memperbaiki alat vital loyo, kurang gairah karena diabetes akan normal kembali 

4. Mengobati impoten mati total bisa pulih kembali 

5. Mengobati lemah syahwat

 6. Mengobati ejakulasi dini, mengatasi sperma encer

7. Mengobati bekas suntik silicon dan lain-lain


Keluhan yang Kami Tangni Bagi Wanita

1. Memperbesar payudara kencang

2. Mengobati mandul Susah keturunan 

3. Mengobati kanker payudara

4. Mengobati keputihan kista 

5. Mengobati telat datang bulan

6. Merapatkan Miss V



Untuk Problem lainnya

1. Mengobati asam urat, wasir ambeien, amandel 

2. Mengobati diabetes gula darah 

3. Mengobati mata minus katarak rabun tanpa operasi 

4. Lambung, asma, TBC, Syarat kejepit, radang ginjal,

5. Paru-paru, kolesterol, pertigo

6. Ingin pasang susuk, pengasihan semar, pemikat sukma, penglaris, dll


Anda punya keluhan seputar vitalitas sudah menurun, kurang percaya diri, sering lemas, loyo, susah ereksi karena diabetes, lemah syahwat, ejakulasi dini, cepat keluar, solusinya di sini. Metode pengobatannya terapis meliputi totok pijat dan urut Dibantu Ramuan herbal alami.


Pengobatan nya bisa cukup 1x Kunjungan dan anda akan merasakan manfaatnya langsung dan hasilnya dijamin PERMANEN seumur hidup serta bebas dari efek samping. Dan Pengobatan Kami Bisa Melayani Panggilan Dengan Senang Hati.


Alamat praktek Menetap Kini Sudah Ada Di  Kota Palembang Sumatera Selatan Buka Praktek setiap hari bahkan hari libur tetap buka. Untuk layanan informasi bisa hubungi sekarang Tlpon WhatsApp 0823 0734 4444 :::

22/06/26

Kepala Suku Besar Moni Ajak Masyarakat Papua Jaga Perdamaian dan Tidak Terprovokasi Isu Separatisme

 


Nabire – Kepala Suku Besar Moni, Musa Kobogau, mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Tanah Papua di tengah berbagai dinamika yang berkembang saat ini.


Menurut Musa, peran tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan pemahaman yang benar terkait perkembangan situasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Papua.


“Papua saat ini sangat membutuhkan dukungan dari para tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama menyebarkan pesan perdamaian serta memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan dapat mengganggu situasi kamtibmas,” ujar Musa Kobogau.


Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada aparat keamanan yang terus menjalankan tugas dalam menjaga stabilitas keamanan serta melakukan penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok yang dinilai dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Saya mengapresiasi langkah aparat keamanan dalam menegakkan hukum terhadap kelompok-kelompok yang memiliki ideologi yang bertentangan dan dapat membahayakan keutuhan NKRI. Namun demikian, saya berharap setiap tindakan dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pada prinsipnya, saya mendukung upaya tersebut demi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua,” katanya.


Musa menegaskan bahwa masyarakat Suku Moni pada dasarnya sangat mencintai perdamaian dan menginginkan kehidupan yang aman serta harmonis. Oleh karena itu, dirinya akan terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar tanpa kejelasan sumber maupun kebenarannya.


“Kami masyarakat Suku Moni sangat mencintai perdamaian. Saya akan terus mengarahkan masyarakat agar tetap tenang, menjaga persatuan, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.


Terkait adanya informasi yang sempat beredar mengenai rencana atau agenda pada 1 Juli yang dikaitkan dengan aktivitas berbau separatisme, Musa meminta masyarakat untuk menyikapinya secara bijaksana dan tidak terhasut oleh ajakan-ajakan yang dapat memecah persatuan.


“Jika ada kelompok-kelompok tertentu yang memiliki pandangan berbeda dan mencoba mempengaruhi masyarakat melalui agenda-agenda yang berbau separatisme, saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi. Mari kita tetap tenang, menjaga keamanan lingkungan, dan mempercayakan penanganannya kepada pihak yang berwenang,” ujarnya.


Sebagai warga negara Indonesia, Musa juga mengajak seluruh tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus menjaga kedamaian di Papua. Ia menilai bahwa selain menjaga keamanan, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.


Menurutnya, pemerintah perlu terus memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan, khususnya bagi anak-anak Papua yang berasal dari keluarga kurang mampu dan berisiko putus sekolah.


“Pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Masih ada anak-anak Papua yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena generasi muda yang tidak mendapatkan akses pendidikan yang baik lebih rentan terpengaruh oleh kelompok-kelompok yang bertentangan dengan pemerintah. Karena itu, kami berharap pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang pendidikan,” ungkap Musa.


Di akhir pernyataannya, Musa Kobogau berharap seluruh elemen masyarakat Papua dapat terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebersamaan, serta mendukung upaya pembangunan demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Tim URC Polres Jayapura Ungkap Kasus Curanmor dan Curat di Doyo Baru, Pelaku dan Barang Bukti Berhasil Diamankan

 


Jayapura – Tim URC Subsatgas Pidum Polres Jayapura kembali berhasil mengungkap dua kasus kejahatan sekaligus, yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di kawasan BTN Indah Permai V, Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.


Pengungkapan tersebut dilakukan melalui serangkaian penyelidikan dan pengembangan yang dilaksanakan pada Minggu malam (21/06) hingga Senin dini hari (22/06).


Kasubsatgas Pidum Polres Jayapura, AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus curanmor berawal dari kegiatan analisa dan evaluasi (anev) yang dilakukan oleh Tim URC sebelum bergerak melakukan pencarian terhadap para pelaku.


“Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan, tim berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial FK di kawasan Doyo Baru. Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengakui telah melakukan pencurian kendaraan bermotor bersama rekan-rekannya,” ujar AKP Axel.


Berdasarkan keterangan tersebut, Tim URC kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang pelaku lainnya berinisial RK di kawasan Cafe D'Teras, Doyo Baru.


Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengaku telah mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 yang terparkir di salah satu rumah di kawasan BTN Indah Permai V. Setelah berhasil menguasai kendaraan tersebut, pelaku menyimpan sementara sebelum menjualnya kepada seorang warga di wilayah Pos 7 Sentani.


Berbekal informasi tersebut, personel Subsatgas Pidum Polres Jayapura segera melakukan pengembangan dan berhasil menemukan serta mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 warna merah yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.


“Selain mengamankan para pelaku, kami juga berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 yang sebelumnya telah dijual. Saat ini penyidik masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam kasus lainnya,” tambah AKP Axel.


Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui para pelaku menjalankan aksinya secara bersama-sama dengan cara masuk ke pekarangan rumah korban, membuka akses masuk, kemudian membawa kabur sepeda motor yang berada di dalam halaman rumah.


Selain berhasil mengungkap kasus curanmor, pada hari yang sama Tim URC Subsatgas Pidum Polres Jayapura juga berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di kawasan BTN Indah Permai V, Kampung Doyo Baru.


Pengungkapan kasus tersebut bermula setelah personel menerima informasi mengenai keberadaan pelaku yang diduga melakukan pencurian di salah satu rumah warga saat pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah.


“Setelah menerima informasi dari masyarakat dan jaringan yang dimiliki tim, personel segera melakukan konsolidasi dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan penangkapan. Tim berhasil mengamankan pelaku di kediamannya yang berada di kawasan BTN Indah Permai Doyo Baru,” jelas AKP Axel.


Usai mengamankan pelaku, Tim URC langsung melakukan interogasi awal dan pengembangan guna mencari barang bukti hasil pencurian yang telah disembunyikan. Dari hasil pengembangan tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang elektronik milik korban yang disembunyikan di sebuah rumah kosong tidak jauh dari lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan satu unit telepon genggam yang sebelumnya telah diserahkan pelaku kepada rekannya.


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui melakukan aksi pencurian seorang diri dengan memanfaatkan kondisi rumah korban yang sedang kosong saat ditinggal beribadah. Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat melalui rumah kosong yang berada di samping rumah korban, kemudian merusak plafon dan masuk ke dalam rumah untuk mengambil sejumlah barang berharga.


Adapun barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya tiga unit laptop, satu unit tablet, satu unit telepon genggam, satu unit speaker bluetooth, tas ransel, jaket, serta sejumlah perlengkapan elektronik lainnya.


“Seluruh barang bukti yang berhasil ditemukan telah diamankan dan akan diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Jayapura untuk proses hukum lebih lanjut. Kami juga mengapresiasi informasi yang diberikan masyarakat sehingga kasus ini dapat segera terungkap,” ungkap AKP Axel.


Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kedua kasus tersebut merupakan wujud keseriusan Polres Jayapura dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta menekan angka kejahatan yang meresahkan warga.


“Kami akan terus meningkatkan kegiatan penyelidikan dan penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memarkirkan kendaraan, memastikan sistem pengamanan kendaraan berfungsi dengan baik, serta memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan. Apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutup AKP Axel.


Saat ini para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Jayapura guna menjalani proses hukum lebih lanjut.