View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

21/04/26

Polres Keerom dan Kementerian PUPR Tinjau Longsor di Jalur Trans Papua, Jalan Alternatif Segera Dibangun



Jayapura – Polres Keerom melalui Polsek Waris bersama tim dari Kementerian PUPR Provinsi Papua melaksanakan monitoring kondisi jalan pasca terjadinya tanah longsor di ruas Jalan Trans Papua, tepatnya di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Senin (20/04/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Waris IPTU Kamaludin, S.Sos., dan melibatkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua–Papua Pegunungan, Satker Wilayah Keerom, Koramil Waris, serta pihak kontraktor.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah akibat longsor, dengan kedalaman dan panjang longsoran masing-masing diperkirakan mencapai 50 meter. Akibatnya, akses lalu lintas pada jalur Trans Papua lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


Titik longsor terbaru diketahui berada sekitar 300 meter dari lokasi longsor sebelumnya yang saat ini masih dalam proses penanganan. Kondisi tanah yang masih labil menjadi kendala utama sehingga pekerjaan perbaikan belum dapat dilakukan secara maksimal pada lokasi terbaru.


Saat ini masyarakat terpaksa berjalan kaki melewati sisi longsoran untuk melanjutkan perjalanan, kemudian menunggu kendaraan di titik aman menuju Distrik Senggi maupun Kota Jayapura. Sementara sebagian pengendara memilih kembali karena akses jalan belum dapat dilalui.


Dalam pertemuan yang berlangsung di Mapolsek Waris, pihak Balai Jalan Nasional Papua–Papua Pegunungan menyampaikan rencana penanganan darurat dengan membangun jalan alternatif di bawah titik longsor yang ditargetkan selesai dalam waktu kurang lebih tiga minggu.


Setelah itu, pembangunan jalan permanen sepanjang sekitar 300 meter akan dilanjutkan dengan estimasi pengerjaan selama enam bulan.


Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Waris IPTU Kamaludin, S.Sos., menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus hadir mengawal setiap tahapan penanganan bencana demi keselamatan masyarakat dan kelancaran pembangunan.


“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak memaksakan diri melintasi area longsor, karena kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa Polsek Waris akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pihak PUPR, tokoh adat, dan masyarakat setempat guna mempercepat proses penanganan akses jalan.


Selain itu, masyarakat yang hendak menuju Jayapura maupun Wamena sementara diarahkan menggunakan jalur alternatif Warlef, meskipun hanya dapat dilalui kendaraan kecil dengan waktu tempuh yang lebih lama.


Polres Keerom memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman serta kondusif.

Satlantas Polres Waropen Intensifkan Strong Point Pagi, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Tertib

Jayapura – Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas), Satuan Lalu Lintas Polres Waropen melaksanakan kegiatan rutin strong point pagi, Senin (20/04/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis, khususnya kawasan padat aktivitas masyarakat serta persimpangan jalan yang rawan terjadinya gangguan lalu lintas pada jam sibuk pagi hari.


Pelaksanaan strong point dipimpin Kasat Lantas Polres Waropen Iptu Jimmy H. J. Lufkey, S.I.P., M.H., bersama personel Satlantas. Dalam kegiatan itu, personel melakukan pengaturan arus kendaraan, membantu masyarakat dan pelajar menyeberang jalan, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas.


Kehadiran personel di lapangan pada pagi hari bertujuan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan, mencegah terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.


Selain pengaturan lalu lintas, personel juga memberikan edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta kepatuhan terhadap rambu dan aturan berlalu lintas lainnya.


Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat, S.H., melalui Kasat Lantas Iptu Jimmy H. J. Lufkey, S.I.P., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan strong point pagi merupakan bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat.


“Strong point pagi rutin kami laksanakan sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan memastikan arus lalu lintas tetap lancar. Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan situasi kamseltibcar lantas di wilayah hukum Polres Waropen senantiasa terjaga aman, tertib, dan lancar, serta mampu meminimalisir potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

20/04/26

Imigrasi Ngurah Rai Tindak WNA Ukraina, Terbukti Overstay Puluhan Hari

 


BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban hukum di wilayah Bali. Dalam rangkaian kegiatan Patroli Keimigrasian “Dharma Dewata” kali ini, Imigrasi Ngurah Rai berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Bali dan berhasil mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika serta melanggar izin tinggal pada Sabtu (18/04).


Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai segera bergerak menuju lokasi di sebuah villa di kawasan Canggu pada pukul 15.00 WITA.


Setibanya di lokasi, tim melakukan koordinasi intensif dengan pihak keamanan villa dan personel BNN untuk melakukan penjemputan terhadap target, yakni seorang WN Ukraina berinisial DB (32).


Setelah petugas melakukan pemeriksaan di kamar yang bersangkutan, dalam penggeledahan tersebut ditemukan satu buah alat bantu penggunaan obat terlarang yang diduga telah digunakan oleh DB. Meskipun tidak ditemukan barang bukti narkotika di lokasi, pemeriksaan lebih lanjut mengungkap pelanggaran keimigrasian, yaitu yang bersangkutan telah tinggal di Indonesia melebihi batas waktu izin tinggal (overstay) selama 66 hari.


Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menyatakan bahwa DB telah dibawa ke Kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan mendalam yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).


“Kami tidak memberikan toleransi bagi warga asing yang melanggar aturan hukum di Indonesia, baik itu pelanggaran izin tinggal maupun keterlibatan dalam tindak pidana lainnya. Atas pelanggaran tersebut, yang bersangkutan akan dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dan penangkalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Bugie.


Kantor Imigrasi Ngurah Rai akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan Bali tetap menjadi destinasi yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika serta pelanggaran hukum keimigrasian.


Sementara itu, menanggapi keberhasilan operasi ini, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin sekaligus menegaskan visi positif di balik program patroli ini.


“Patroli Keimigrasian Dharma Dewata adalah langkah nyata kami dalam merawat marwah dan keharmonisan Pulau Dewata. Kami ingin memastikan bahwa Bali tetap menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi wisatawan mancanegara yang datang dengan niat baik dan menghormati hukum serta kearifan lokal. Melalui pengawasan yang terukur dan sinergi antarinstansi, kita bersama-sama membangun pariwisata Bali yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya. (&)

Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi.

   


Papua, Opini - Peringatan Hari Aneksasi Papua merupakan peristiwa terjadinya pengalihan/integrasi kekuasaan wilayah Papua Barat dari UNTEA (otoritas PBB) ke Indonesia atau Integrasi Papua ke dalam NKRI. Namun demikian, narasi tersebut dianggap sebagai pengalihan paksa oleh para aktivis dan kelompok pro Papua Merdeka dimana peringatan tersebut akan dilakukan serenta dibeberapa kota di Papua dan luar Papua. 


Menyikapi polemik ini, Tokoh adat Sentani sekaligus Ketua Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera (ASBS),  Jhon Maurits Suebu menyerukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi-narasi yang keliru. Konflik hanya akan merugikan masyarakat sendiri dan memperlambat pembangunan.


Lebih lanjut, Jhon Maurits Suebu, menyatakan bahwa rakyat Papua saat ini lebih membutuhkan pembangunan, pendidikan, dan kesehatan daripada konflik identitas yang tak kunjung usai. "Saat ini masyarakat Papua membutuhkan ketenangan untuk bekerja, berusaha, dan membangun. Kami menolak segala bentuk ajakan yang memecah belah, dan mendukung program pemerintah yang bertujuan membawa kesejahteraan bagi rakyat Papua," ungkapnya. 


Jhon Maurits Suebu meminta, masyarakat tidak ikut arus oleh ajakan sesat pihak-hak yang tidak bertanggungjawab, yang hanya merugikan diri sendiri dan orang banyak.


"Saya imbau semua masyarakat Papua tidak melakukan gerakan tambahan dan ikut-ikut dengan ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengorbankan masyarakat," tambahnya.



Jhon  berharap semua masyarakat di Papua, menjaga kedamaian dan ketentraman tanah yang penuh berkat ini.


"Mari kita menjaga bersama situasi kamtibmas di tanah Papua agar Papua aman dan damai dalam mensejahterakan masyarakat Papua," tandasnya.

Korem 083 Tegaskan Pentingnya Evaluasi Berkelanjutan


Malang – Korem 083/Baladhika Jaya menerima kunjungan Tim Audit Kinerja Itdam V/Brawijaya Tahun Anggaran 2026 di Makorem 083/Bdj, Senin (20/4/2026), sebagai langkah strategis dalam memperkuat akuntabilitas dan kinerja satuan.


Tim audit yang dipimpin Irutum Itdam V/Brawijaya Kolonel Inf Gandu Widiyo Putro disambut langsung oleh Kasrem 083/Bdj Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, S.Hub.Int., M.M. 


Dalam kegiatan tersebut, sambutan Danrem dibacakan oleh Kasrem. Dalam sambutan tertulisnya, Danrem Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan menegaskan pentingnya audit sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik.


“Audit merupakan sarana untuk memperkuat sistem sekaligus memastikan setiap program berjalan efektif dan akuntabel,” demikian pernyataannya.


Kasrem dalam arahannya mengingatkan seluruh jajaran agar menyajikan data secara terbuka dan akurat serta menjadikan audit sebagai sarana evaluasi berkelanjutan.


Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut cepat terhadap setiap temuan guna meningkatkan kualitas kinerja satuan.


Di kesempatan terpisah, Danrem kembali menegaskan bahwa audit harus mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas organisasi.


Melalui kegiatan ini, Korem 083/Baladhika Jaya optimistis dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pokok serta mempertahankan tata kelola yang profesional dan terpercaya. (*)

Polda Papua Ikuti Rapat Virtual Program Pusat Studi Kepolisian, Dorong Penguatan Sinergi dan Solusi Kamtibmas

 


Jayapura – Polda Papua mengikuti rapat koordinasi terkait program Pusat Studi Kepolisian yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting oleh Satgas Pusat Studi Kepolisian Mabes Polri. Kegiatan ini berlangsung di Aula WGA Mapolda Baru, Koya Koso, pada Senin (20/04/2026).


Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Papua, di antaranya Kabid Kum Polda Papua Kombes Pol. Dedy Sumarsono, S.I.K., M.H., Kabag Binkar Polda Papua AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., Kabagstrajemen Birorena Polda Papua AKBP I Nyoman Pujana, S.Sos, M.M., serta personel lainnya.


Sementara itu, secara virtual rapat dipimpin Kasatgas Pusat Studi Kepolisian Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si.


Dalam arahannya, Kasatgas Pusat Studi Kepolisian, Irjen. Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si, menekankan pentingnya penguatan program Pusat Studi Kepolisian sebagai langkah strategis Polri dalam merespons dinamika sosial. Ia menjelaskan bahwa ke depan, Polri akan mengoptimalkan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan pendekatan pentahelix.


"Kita melibatkan unsur pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat, hingga tokoh agama. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi yang komprehensif dan aplikatif bagi kebijakan Polri," ujar Irjen Pol. Susilo.


Adapun tema utama yang diangkat dalam rencana FGD mendatang adalah menyasar permasalahan sosial yang sedang menjadi trending topic di masing-masing wilayah. Hal ini dinilai krusial karena isu-isu tersebut seringkali memiliki potensi meluas dan berdampak langsung pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


Lebih lanjut, Kasatgas menjelaskan bahwa hasil dari studi dan FGD ini nantinya akan diabadikan dalam bentuk publikasi ilmiah atau buku. Hal ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama Polri dengan perguruan tinggi berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.


Target jangka pendek dari penguatan Program Pusat Studi Kepolisian ini adalah terbentuknya persepsi positif masyarakat terhadap kinerja Polri. Dengan dasar kajian yang ilmiah dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat, khususnya menjelang momentum evaluasi dan survei nasional pada Juli mendatang.


Melalui partisipasi dalam forum ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan institusi Polri yang Presisi, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.

Polres Boven Digoel Gelar Pembelajaran Bagi Anak Putus Sekolah, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan

  


Jayapura – Personel Polres Boven Digoel melaksanakan kegiatan pembelajaran bagi anak-anak putus sekolah yang berlangsung di Ruang Edukasi Keterampilan, wilayah Kota Tanah Merah.


Kegiatan tersebut merupakan program rutin sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang tidak lagi menempuh pendidikan formal. Selain itu, kegiatan ini menjadi upaya pembinaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan sarana edukasi yang telah dibangun.


Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan pengetahuan umum. Mereka juga diberikan pembinaan mengenai pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.


Selain materi pendidikan dasar, personel Polri turut memberikan edukasi tentang pola hidup sehat, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.


Para peserta juga dibekali penanaman nilai-nilai adab dan sopan santun sebagai fondasi pembentukan karakter dalam kehidupan bermasyarakat.


Sebanyak 6 (enam) anak putus sekolah mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh peserta tampak antusias dan menunjukkan semangat belajar yang tinggi selama proses pembelajaran berlangsung.


Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Bripka Yanuar Isman Triadinata, Bripda Fransisco Emanuel Ulukyanan, Bripda Emiliana Ogirin, dan Bripda Yehezkiel A. Pasulle.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan dasar, membentuk karakter positif, serta menumbuhkan motivasi untuk terus belajar demi meraih masa depan yang lebih baik.


Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pembina masyarakat yang peduli terhadap kemajuan generasi penerus bangsa.


Dukung Swasembada Pangan, Polres Pasuruan Kota Lakukan Pengawasan Lahan Binaan di Kebonagung


Polresta Pasuruan –  Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr. Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., memerintahkan Kabag SDM Polres Pasuruan Kota untuk melaksanakan pengawasan dan pengecekan terhadap kelompok tani (Poktan) yang memiliki lahan binaan Polri. Senin (20/4/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Purworejo, tepatnya di Kelurahan Kebonagung, Kota Pasuruan. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan lahan binaan Polri berjalan optimal serta mendukung program ketahanan pangan nasional.


Dalam pelaksanaannya, Kabag SDM Polres Pasuruan Kota bersama anggota melakukan pengecekan kondisi lahan, perkembangan tanaman, serta berdialog dengan para petani guna mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan dukungan terhadap para petani agar hasil produksi dapat meningkat.


Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan di Negara Republik Indonesia, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani, dapat terus terjalin dengan baik sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas pangan nasional.


#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan