View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

30/05/26

Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C

 


Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., membuka secara resmi kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Sikat Cartenz 2026 yang berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Sabtu (30/05).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Dir Reskrimum Polda Papua selaku Ka Ops Sikat Cartenz 2026 Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., Penata Kebijakan Kapolri Madya Tk. III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Herzoni Saragih, S.I.K., M.H., serta personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026.


Pelaksanaan Latpraops ini menandai kesiapan Polda Papua dalam menggelar Operasi Sikat Cartenz 2026 yang akan berlangsung selama 45 hari, terhitung mulai tanggal 1 Juni hingga 15 Juli 2026. Operasi tersebut difokuskan pada penanggulangan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C) yang masih menjadi perhatian masyarakat di wilayah Papua.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyoroti tingginya angka tindak pidana 3C yang masih menjadi tantangan serius bagi jajaran Polda Papua.


Berdasarkan data yang dihimpun sejak Januari hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 1.076 kasus kejahatan 3C di wilayah hukum Polda Papua. Dari jumlah tersebut, tingkat penyelesaian perkara masih menjadi perhatian sehingga diperlukan langkah-langkah yang lebih efektif dan terukur dalam penanganannya.


"Angka tersebut harus menjadi perhatian seluruh personel. Setiap laporan yang masuk bukan hanya sekadar data statistik, tetapi menggambarkan keresahan dan kerugian yang dialami masyarakat. Karena itu, kita harus meningkatkan kinerja pengungkapan kasus agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Kapolda Papua.


Ia menjelaskan bahwa maraknya kasus curanmor telah menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta untuk meningkatkan kemampuan analisis, memperkuat koordinasi, serta melakukan pengembangan kasus hingga kepada jaringan pelaku dan penadah hasil kejahatan.


Menurut Kapolda, Operasi Sikat Cartenz 2026 merupakan langkah konkret Polda Papua dalam menekan angka kriminalitas konvensional yang masih menjadi perhatian masyarakat. Operasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri.


"Saya berharap seluruh personel yang terlibat dapat bekerja secara profesional, serius, dan penuh tanggung jawab. Tingkatkan soliditas, laksanakan tugas sesuai prosedur, serta kedepankan tindakan yang tegas dan terukur agar operasi ini mampu memberikan hasil nyata bagi keamanan masyarakat Papua," tegasnya.


Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Papua Kompol Topan mengenai Perkiraan Intelijen Operasi Sikat Cartenz 2026, dilanjutkan pemaparan Dir Reskrimum Polda Papua terkait pembagian tugas masing-masing satuan tugas operasi, serta penyampaian rencana operasi oleh Plt Karo Ops Polda Papua.


Melalui Latpraops ini, diharapkan seluruh personel memiliki kesamaan persepsi, kesiapan teknis, serta strategi yang matang dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026, sehingga mampu menekan angka kejahatan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di Tanah Papua.



Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonagung Dampingi Petani Jagung, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

  


Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan sebagaimana Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan melaksanakan pengawasan dan pengecekan lahan pertanian jagung milik kelompok tani binaan Polri yang berada di Kelurahan Kebonagung, Sabtu (30/5/2026).


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan, Polri terus berupaya mendukung dan mengawal program pemerintah di sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas pangan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan monitoring kondisi tanaman jagung, berdialog dengan para petani, serta memberikan motivasi agar terus menjaga dan merawat tanaman dengan baik. Selain sebagai bentuk pendampingan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi petani sehingga dapat dicarikan solusi bersama melalui sinergi antara Polri, pemerintah, dan kelompok tani.


Kapolsek Purworejo Kompol Made Patera Negara, S.H., M.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam pendampingan sektor pertanian merupakan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


“Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani dalam mengelola lahan pertanian. Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional sebagaimana program pemerintah,” ungkapnya.


Melalui kegiatan pendampingan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Purworejo berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat.


Kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian diharapkan mampu memberikan semangat dan rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahan jagung sehingga dapat memberikan hasil yang optimal demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan bangsa.


#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden

Polres Pasuruan Kota Amankan 4 Tersangka Pengeroyokan Remaja di GOR Untung Suropati

 


KOTA PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota Polda Jatim mengamankan Empat pemuda yang diduga terlibat aksi kekerasan terhadap Dua remaja di kawasan Barat GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan. 


Empat tersangka yang diamankan masing-masing berinisial MDM (14), MM (22), MSR (17), dan MRK (20), yang sebagian pelaku diketahui berasal dari wilayah Grati dan Nguling, Kabupaten Pasuruan.


Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya sejumlah senjata tajam jenis celurit yang diduga dipakai saat kejadian.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan, peristiwa yang menimpa korban berinisial FA (14) tersebut terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.


"Kasus ini diduga dipicu pengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang," kata AKBP Titus saat konferensi pers, Jumat (29/5/26).


Para terduga pelaku nekat menganiaya korban secara acak karena siapa pun yang menatap mereka (para pelaku) dianggap sebagai musuh.


Kapolres Pasuruan Kota mengungkapkan, pihaknya bergerak cepat setelah mendapat laporan dari orang tua korban yang anaknya dirawat di RSUD dr R Soedarsono.


Menindaklanjuti laporan tersebut, tim URC Satreskrim Polres Pasuruan Kota melakukan olah tempat kejadian perkara dan menganalisis rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.


"Dari hasil analisis, Polisi berhasil mengidentifikasi empat terduga pelaku yang kini sudah kami amankan dan kami proses hukum," terang AKBP Titus.


Saat akan ditangkap, ada salah satu tersangka yaitu MM sempat melakukan perlawanan, sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 80 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal pengeroyokan dalam KUHP. 


Polres Pasuruan Kota mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjebak dalam pergaulan bebas, minuman keras, maupun narkotika yang dapat memicu tindakan kriminalitas. (*)

Pendekatan Humanis Sat Binmas Polres Tolikara Hadirkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat


 

Jayapura – Kehadiran Polri yang dekat dengan masyarakat terus dirasakan warga di Kabupaten Tolikara. 


Melalui pendekatan humanis dan dialogis, Satuan Binmas Polres Tolikara aktif turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendengarkan keluhan, memberikan imbauan kamtibmas, sekaligus membangun rasa aman dan nyaman bagi warga.


Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (29/05) tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tolikara Ipda Kasrim, S.E., bersama personel Bhabinkamtibmas dan anggota Sat Binmas lainnya di wilayah Desa Kogimagi dan Kota Karubaga.


Sejak pagi hingga sore hari, personel Sat Binmas melaksanakan sambang kamtibmas dan kegiatan Door to Door System (DDS) dengan mengunjungi rumah-rumah warga serta berdialog secara langsung mengenai situasi keamanan di lingkungan mereka.


Salah satu warga Desa Kogimagi, Ibu Sarmita, yang sehari-hari berjualan di kios sembako miliknya, menyampaikan harapannya agar patroli dialogis lebih sering dilakukan oleh pihak kepolisian.


“Kami berharap bapak-bapak polisi lebih sering datang patroli dan menyapa masyarakat supaya kami merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” ujarnya.


Ia juga menceritakan masih adanya kerawanan yang kadang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya. Menanggapi hal tersebut, personel Binmas memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, menghindari konflik, serta segera melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan.


Selain itu, Kasat Binmas bersama anggota juga berdialog dengan warga lainnya, Bapak Umar, yang menyampaikan kondisi jalan dan lingkungan di malam hari masih minim penerangan sehingga rawan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindakan kriminal.


Mendengar hal tersebut, Ipda Kasrim mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di malam hari.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap saling menjaga, meningkatkan kewaspadaan, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai di Tolikara,” ungkapnya.


Kegiatan sambang juga dilakukan di Kota Karubaga, di mana sejumlah warga mengaku merasakan perubahan situasi keamanan yang semakin baik berkat kehadiran polisi yang rutin melakukan patroli dialogis.


Menurut Eminus Kogoya, masyarakat merasa lebih tenang karena anggota kepolisian aktif hadir dan membangun komunikasi dengan warga.


“Selama ini Kota Karubaga terasa lebih aman karena polisi sering turun langsung ke masyarakat dan berkomunikasi dengan baik,” katanya.


Hal senada juga disampaikan oleh Yendi Wanimbo yang menilai kehadiran polisi membuat masyarakat, termasuk para pedagang dan tukang ojek, lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


“Mama-mama penjual sayur, tukang ojek, dan masyarakat sekarang merasa lebih tenang saat bekerja,” ujarnya.


Kasat Binmas Polres Tolikara Ipda Kasrim, S.E. menegaskan bahwa pendekatan humanis melalui sambang, DDS, dan patroli dialogis akan terus ditingkatkan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Kami ingin terus hadir sebagai sahabat masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendengar langsung setiap harapan dan keluhan warga agar situasi di Tolikara tetap aman, damai, dan kondusif,” tutupnya.

Kapolsek Kelila Hadir di Rumah Duka, Wujud Kepedulian dan Empati untuk Warga



Jayapura – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya terlihat saat menjaga keamanan, tetapi juga saat berbagi rasa dan memberikan dukungan kepada warga yang sedang mengalami kedukaan. 


Hal itu ditunjukkan Kapolsek Kelila Ipda Alfius E. Simbiak, S.H., bersama personel Polsek Kelila saat menyambangi rumah duka di Desa Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Jumat (29/05).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada keluarga yang tengah berduka. Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Kapolsek bersama anggota hadir untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.


“Kami turut berduka cita atas kepergian almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi masa duka ini,” ujar Ipda Alfius.


Kehadiran jajaran Polsek Kelila mendapat sambutan hangat dari pihak keluarga dan masyarakat sekitar. Bagi warga, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kedekatan Polri dengan masyarakat, terutama di saat-saat sulit yang dialami warga.


Selain sebagai bentuk dukungan kemanusiaan, kegiatan tersebut juga menjadi momen untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kapolsek Kelila turut mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersamaan, saling membantu, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat.


Melalui kegiatan sosial seperti ini, Polsek Kelila menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan bagian dari keluarga masyarakat.

Polda Papua Matangkan Persiapan HUT Bhayangkara ke-80, Wujudkan Perayaan yang Humanis dan Penuh Kebersamaan

 


Jayapura – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua menggelar rapat lanjutan persiapan kegiatan yang berlangsung di Aula Rupatama Mapolda Papua Lama, Jumat (29/05).


Rapat tersebut dipimpin oleh Ka SPN Polda Papua selaku Ketua Panitia HUT Bhayangkara ke-80, Kombes Pol. Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., dan dihadiri para pejabat utama serta seluruh panitia baik secara daring maupun luring.


Dalam sambutannya, Kombes Pol. Andreas Luhut Jaya Tampubolon menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari upaya mematangkan seluruh rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara agar dapat berjalan dengan baik, aman, dan penuh makna bagi masyarakat.


“Perayaan HUT Bhayangkara bukan hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, kebersamaan, serta mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar seksi kepanitiaan, kesiapan sarana dan prasarana, serta evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lebih maksimal.


Dalam rapat tersebut dibahas berbagai persiapan teknis mulai dari konsep syukuran, susunan acara, kesiapan penerimaan tamu, konsumsi, parkiran, fasilitas umum, hingga dokumentasi dan publikasi kegiatan.


Rencananya, kegiatan syukuran HUT Bhayangkara ke-80 akan dipusatkan di Lapangan Apel Mapolda Papua Baru dengan jumlah undangan sekitar 750 orang. Acara akan dikemas dengan nuansa kebersamaan melalui tarian penyambutan, doa bersama, pemutaran video refleksi Bhayangkara, penyerahan penghargaan, ramah tamah, hingga hiburan yang mengangkat suasana hangat dan kekeluargaan.


Bidang Humas Polda Papua juga mendapat tugas menyiapkan berbagai materi publikasi, dokumentasi kegiatan, serta video ucapan dan refleksi Bhayangkara sebagai bentuk penyampaian pesan humanis Polri kepada masyarakat.


Selain itu, panitia turut memberikan perhatian pada kenyamanan tamu undangan dengan memastikan kesiapan fasilitas umum seperti toilet, area parkir, alur kendaraan, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan listrik dan genset selama kegiatan berlangsung.


Melalui rapat lanjutan ini, seluruh panitia berkomitmen menghadirkan perayaan HUT Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya meriah, tetapi juga tertib, humanis, dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat Papua.

29/05/26

Tokoh Adat Papua Tegaskan Fasilitas Publik Bukan Sasaran Konflik

  


Jayapura – Tokoh Adat Papua sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Arnold Awi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Tanah Papua dengan menghentikan segala bentuk aksi kekerasan dan perusakan fasilitas publik.


Dalam keterangannya di Jayapura, George Arnold Awi menegaskan bahwa fasilitas publik merupakan aset bersama yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, sehingga tidak seharusnya dijadikan sasaran dalam konflik maupun aksi kekerasan.


Ia mengatakan bahwa sekolah, puskesmas, rumah sakit, tempat ibadah, serta berbagai fasilitas umum lainnya dibangun untuk kepentingan masyarakat luas dan harus dijaga keberlangsungannya demi masa depan generasi Papua.


“Tanah Papua ini harus kita jaga bersama dengan hati yang sejuk. Saya mengimbau kepada saudara-saudara kita yang masih menggunakan cara-cara kekerasan atau senjata, mari hentikan penyerangan yang merugikan masyarakat kecil,” ujar George Arnold Awi.


Menurutnya, konflik yang berujung pada perusakan fasilitas umum hanya akan memberikan dampak buruk bagi masyarakat sipil, terutama anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mengedepankan dialog, persaudaraan, dan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di daerah.


George Arnold Awi menekankan bahwa keamanan dan kedamaian merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan di Papua agar masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman, dan sejahtera.


Selain itu, dirinya berharap seluruh pihak dapat menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas, khususnya menjelang berbagai agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat di Papua.


Ajakan tersebut mendapat perhatian masyarakat sebagai bentuk kepedulian tokoh adat terhadap pentingnya menjaga persatuan dan melindungi kepentingan masyarakat luas dari dampak konflik berkepanjangan di wilayah Papua.

Polda Papua Kawal Humanis Aksi Damai Aliansi Setara Di Abepura, Situasi Berjalan Aman dan Kondusif

 


Jayapura – Aparat gabungan dari Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, dan Satbrimob Polda Papua melaksanakan pengamanan secara humanis dalam kegiatan aksi demonstrasi damai yang dilakukan oleh Aliansi Setara (Selamatkan Tanah Air) di kawasan Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Jumat (29/05).


Aksi yang mengangkat tema “Tolak PSN, Militerisme dan Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua” tersebut berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan situasi yang tetap aman, tertib, dan kondusif.


Sejak pukul 08.00 WIT, personel pengamanan telah menempati titik-titik ploting guna memastikan jalannya penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu aktivitas umum secara berlebihan.


Dalam pelaksanaan aksi, aparat keamanan mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis. Sejumlah komunikasi terbuka antara pihak kepolisian dan koordinator aksi dilakukan guna menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan pendapat di muka umum dengan kepentingan ketertiban masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas.


Kanit Samapta Polsek Abepura IPDA Hamzah, S.E., dalam dialognya dengan massa aksi menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak menghalangi penyampaian aspirasi masyarakat, namun mengimbau agar kegiatan tetap dilaksanakan dengan tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.


“Kami hadir untuk mengamankan dan memastikan seluruh kegiatan berjalan aman. Aspirasi tetap dapat disampaikan, namun mari bersama-sama menjaga ketertiban umum,” ujarnya.


Situasi di lapangan tetap terkendali meskipun peserta aksi menyampaikan berbagai pandangan dan tuntutan mereka melalui orasi secara bergantian. Aparat keamanan tetap memberikan ruang dialog dan pengawalan secara profesional kepada seluruh peserta aksi.


Kapolsek Abepura Kompol Yulianus Samberi, S.I.K., bersama jajaran juga beberapa kali melakukan komunikasi dan mediasi dengan penanggung jawab aksi terkait durasi kegiatan serta penyampaian pernyataan sikap agar pelaksanaan aksi tetap berjalan sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama.


Melalui pendekatan komunikasi yang baik, kegiatan aksi dapat berlangsung tanpa adanya tindakan anarkis maupun gangguan kamtibmas yang berarti. Kehadiran aparat keamanan di lokasi mendapat respons kooperatif dari peserta aksi sehingga suasana tetap aman, damai, dan kondusif hingga kegiatan selesai.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P.  menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.


“Kami mengapresiasi seluruh peserta aksi yang menyampaikan aspirasi secara damai serta seluruh personel pengamanan yang mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Papua adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan semangat dialog, kedamaian, dan saling menghormati,” tutupnya.


Polda Papua terus berkomitmen memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di Tanah Papua.