View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

27/06/26

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Rayakan Kebersamaan Lewat Penutupan Lomba Tari Yospan

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menutup rangkaian Lomba Tari Yosim Pancar (Yospan) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 dengan penuh semarak di Taman Imbi, Kota Jayapura, Jumat (26/06/2026). 


Penutupan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat melalui pelestarian seni budaya khas Papua.


Kegiatan dihadiri Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Papua, tokoh adat, pemerintah daerah, komunitas seni, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi acara.


Sejak sore hari, suasana Taman Imbi dipenuhi semangat kebudayaan melalui penampilan Tari Yospan dari para peserta yang berasal dari berbagai sanggar seni. 


Harmoni gerak, irama tifa, dan antusiasme penonton menciptakan suasana penuh keakraban, mencerminkan semangat persatuan yang menjadi ruh peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


Dalam sambutannya, Wakapolda Papua mengatakan bahwa penyelenggaraan Lomba Tari Yospan bukan sekadar kompetisi seni, tetapi menjadi ruang bersama untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Papua.


"Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi milik seluruh masyarakat. Karena itu, kami ingin menghadirkannya melalui kegiatan yang dekat dengan budaya dan kehidupan masyarakat Papua,” ucapnya.


“Tari Yospan menjadi simbol kebersamaan, persatuan, serta semangat untuk terus menjaga keharmonisan di Tanah Papua," imbuhnya.


Wakapolda menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung berbagai kegiatan budaya sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal.


"Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, dewan juri, sanggar seni, pemerintah daerah, tokoh adat, peserta, dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan ini. Terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin. Selamat kepada para pemenang, dan semoga semangat melestarikan budaya Papua terus tumbuh serta menjadi inspirasi bagi generasi muda," tutupnya.


Penutupan Lomba Tari Yospan menjadi salah satu rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang memperlihatkan komitmen Polda Papua untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung pelestarian budaya sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Papua.

‎Seorang WNA Asal PNG Diciduk Opsnal Narkoba Polresta Lantaran Bawa Ganja 1,6 Kilogram

 


Jayapura – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jayapura Kota menangkap seorang warga negara Papua Nugini (PNG) berinisial JH (33) yang kedapatan membawa 1.644,76 gram atau sekitar 1,6 kilogram narkotika golongan I jenis ganja di kawasan Base G Kiri, Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

‎Saat lakukan jumpa pers berasama awak media di Mapolresta Jayapura Kota, Jumat (26/06/2026) pagi, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen,S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Resnarkoba, AKP Febry V. Pardede, S.T.K., S.I.K didampingi Kasubsi Penmas Sihumas Aipda M. Subhan, S.H., M.H mengatakan penangkapan dilakukan pada Kamis (25/06/2026) sekitar pukul 02.30 WIT setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan peredaran ganja di wilayah tersebut.

‎"Menindaklanjuti informasi itu, anggota Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menguasai narkotika jenis ganja," kata AKP Febry. 

‎Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 62 bungkus plastik bening ukuran besar yang diduga berisi ganja. Seluruh barang bukti tersebut disimpan dalam tas ransel hitam bertuliskan "Polo Blacker" dan dibungkus menggunakan beberapa lapisan plastik serta lakban.

‎Selain ganja, polisi turut menyita satu tas ransel hitam, satu tas belanja warna biru, dua plastik bening ukuran besar, dan empat gumpalan lakban bening yang digunakan untuk mengemas barang haram tersebut.

‎Berdasarkan hasil penimbangan, total berat bersih barang bukti mencapai 1.644,76 gram. Polisi juga telah melakukan tes urine terhadap tersangka dengan hasil negatif.

‎Dari hasil pemeriksaan awal, JH mengaku memperoleh ganja tersebut dari seorang warga PNG berinisial M. yang memintanya menjual barang haram itu di Kota Jayapura. Tersangka mengaku setiap paket ganja rencananya dijual seharga Rp500 ribu.

‎Menurut pengakuan tersangka, setelah seluruh ganja terjual, uang hasil penjualan akan dibawa kembali ke Papua Nugini untuk dibagi bersama pemasok.

‎Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lintas batas yang terlibat dalam kasus tersebut, termasuk jalur masuk ganja dari Papua Nugini ke Kota Jayapura.

‎"Tersangka mengaku ini merupakan kali pertama membawa langsung ganja ke Jayapura. Namun penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain," ujar Febry.

‎AKP Febry Pardede juga menegaskan, tas perbuatannya, tersangka JH dijerat Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Tersangka terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda yang diperberat.

‎Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Jayapura Kota untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 


"Dukungan seluruh elemen masyarakat sangat membantu pihak Kepolisian, silahkan laporkan segera ke layanan Call Center Kepolisian 110 bila menemukan atau mengetahui tentang peredaran narkoba di Kota Jayapura, identitas pelapor tentunya dirahasiakan,” ungkapnya.


“Mari bersama jaga Kota Jayapura agar bersih dari peredaran narkoba jenis apapun itu," imbuhnya.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sarmi Hormati Pengabdian Purnawirawan dan Warakawuri

 


 


Jayapura – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sarmi menggelar kegiatan anjangsana sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para purnawirawan Polri serta warakawuri yang telah mendedikasikan pengabdian mereka bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia bertempat di Mapolsek Sarmi Kota, Jumat (26/06/2026).




Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, S.PT., S.I.K., memimpin langsung kegiatan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sarmi Ny. Youke Ruben Palayukan. 




Hadir juga para PJU Polres Sarmi, pengurus Bhayangkari Cabang Sarmi, serta para purnawirawan Polri dan warakawuri.




Sebagai wujud kepedulian, Polres Sarmi menyerahkan 18 paket sembako kepada para purnawirawan dan warakawuri. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sarmi dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.




Dalam kesempatannya, Kapolres Sarmi mengatakan anjangsana merupakan tradisi yang selalu dilaksanakan Polri dalam rangka Hari Bhayangkara sebagai bentuk penghargaan kepada para senior yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian terbaiknya kepada institusi.




"Peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum untuk melihat perjalanan Polri ke depan, tetapi juga kesempatan bagi kami untuk mengenang dan menghormati jasa para purnawirawan serta warakawuri,” ucapnya.




“Pengabdian yang telah diberikan menjadi fondasi bagi generasi Polri saat ini dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," imbuhnya.




Ia berharap, tali silaturahmi antara personel Polri yang masih aktif dengan para purnawirawan dan warakawuri terus terjalin erat sebagai bagian dari keluarga besar Polri.




"Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga. Kehadiran para purnawirawan menjadi sumber inspirasi dan teladan bagi anggota yang masih aktif dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami juga mengundang seluruh purnawirawan dan warakawuri untuk hadir pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tanggal 1 Juli mendatang sebagai wujud kebersamaan keluarga besar Polri," pungkasnya.




Selain menjadi ajang silaturahmi, anjangsana ini juga menjadi bentuk penghormatan atas jasa para purnawirawan dan warakawuri yang telah mewarnai perjalanan panjang institusi Polri melalui dedikasi, loyalitas, dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.




Melalui kegiatan tersebut, Polres Sarmi berharap semangat pengabdian yang telah diwariskan para senior terus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

26/06/26

Sepuluh Calon Taruna Akpol Panda Papua Lolos Seleksi Daerah, Siap Ikuti Tahapan Tingkat Pusat

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar Sidang Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kota Jayapura, Jumat (26/06/2026).


Sidang dipimpin oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Muhajir, S.I.K., M.H., didampingi Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., dan dihadiri para pejabat utama Polda Papua, Kepala Komnas HAM Papua, Frits B. Ramandey, perwakilan Ombudsman RI Wilayah Papua, Jhon Ambon, panitia seleksi, dan seluruh peserta seleksi Taruna/Taruni Akpol Panda Papua.


Pelaksanaan sidang menjadi tahapan akhir seleksi di tingkat daerah sebelum para peserta mengikuti seleksi lanjutan di tingkat pusat. Seluruh proses berlangsung secara terbuka dengan melibatkan pengawas internal maupun eksternal sebagai bentuk komitmen menjaga objektivitas dan transparansi penerimaan anggota Polri.


Dalam sambutannya, Wakapolda Papua menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mampu melewati rangkaian seleksi hingga tahap akhir. 


Menurutnya, keberhasilan mencapai tahap ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.


"Perjalanan untuk menjadi seorang perwira Polri tidaklah mudah. Tahapan yang telah saudara lalui merupakan bagian dari proses untuk membentuk pribadi yang berintegritas, berkarakter, serta memiliki kesiapan fisik dan mental,” ucapnya.


“Karena itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan persiapkan diri menghadapi seleksi di tingkat pusat," imbuhnya.


Wakapolda juga mengingatkan para peserta agar tetap menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan, serta terus membangun karakter sebagai bekal menghadapi pendidikan di Akademi Kepolisian.


Berdasarkan hasil sidang, sebanyak 10 peserta dinyatakan lulus pada tingkat Panitia Daerah, terdiri atas delapan peserta pria dan dua peserta wanita. Seluruhnya berhak mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa setiap tahapan seleksi dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.


"Proses seleksi dilaksanakan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Kehadiran pengawas internal maupun eksternal menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan berjalan objektif, transparan, dan bebas dari praktik yang menyimpang," kata Kombes Pol Cahyo.


Kombes Cahyo berharap para peserta yang dinyatakan lulus dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta mempersiapkan diri secara maksimal sebelum mengikuti seleksi tingkat pusat.


"Kelulusan di tingkat Panda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk menghadapi tahapan berikutnya yang memiliki tingkat persaingan lebih tinggi. Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga kesehatan, disiplin, dan semangat belajar agar mampu memberikan hasil terbaik serta membawa nama baik Papua di tingkat nasional," tutup Kombes Pol Cahyo.

Polda Papua Ikuti Rapat Persiapan HUT ke-81 RI, Siap Dukung Kelancaran Perayaan

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menghadiri Rapat Program Kegiatan dan Penetapan Tempat Pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Papua yang berlangsung di Aula Lukmen II Lantai 9 Kantor Gubernur Provinsi Papua, Kota Jayapura, Jumat (26/06/2026).


Rapat yang dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, S.Pd., M.Soc.Sc., tersebut dihadiri sekitar 80 peserta dari unsur Pemerintah Provinsi Papua, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.


Dalam kegiatan tersebut, Polda Papua diwakili oleh sejumlah pejabat, di antaranya Dansat Brimob Polda Papua, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Kabag Binops Roops Polda Papua, AKBP Mughoni, S.I.K., Kabag Dalops Roops Polda Papua, AKBP Bahar Tushiba, S.H., serta pejabat lainnya.


Rapat membahas kesiapan masing-masing seksi dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, termasuk penentuan lokasi pelaksanaan upacara.


 Setelah melalui pembahasan bersama, seluruh peserta rapat menyepakati bahwa Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Papua akan dilaksanakan di Stadion Mandala, Kota Jayapura.


Dalam kesempatan tersebut, Dansat Brimob Polda Papua menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat agar pelaksanaan upacara berjalan lancar dan sukses. 


Ia juga mengharapkan dukungan dari personel yang telah berpengalaman pada pelaksanaan tahun sebelumnya guna meminimalkan kendala teknis di lapangan.


Selain membahas kesiapan pelaksanaan upacara, masing-masing seksi juga menyampaikan berbagai kebutuhan dan kendala yang perlu mendapat perhatian, di antaranya kesiapan sarana dan prasarana Stadion Mandala, dukungan transportasi bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), kesiapan listrik dan air, pengamanan, publikasi, hingga penyusunan anggaran kegiatan.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengatakan bahwa kehadiran Polda Papua dalam rapat koordinasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Papua.


"Polda Papua siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui sinergi yang kuat bersama Pemerintah Provinsi Papua, TNI, dan seluruh instansi terkait. Koordinasi yang matang menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat," ucap Kabid Humas.


Kabid Humas menambahkan, jajaran Polda Papua akan mengoptimalkan fungsi pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta pelayanan kepada masyarakat selama rangkaian kegiatan berlangsung.


"Momentum Hari Kemerdekaan merupakan agenda nasional yang harus kita sukseskan bersama. Polda Papua berkomitmen memberikan dukungan maksimal, baik dari aspek pengamanan maupun koordinasi lintas sektor, sehingga masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman," tutupnya.

Polda Papua Bongkar Dua Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Negara Berpotensi Selamatkan Kerugian Lebih dari Rp500 Juta

 


 

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran. 


Sepanjang Juni 2026, Subdirektorat IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) berhasil mengungkap dua kasus besar dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar dan Minyak Tanah di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.


Dalam dua pengungkapan tersebut, aparat berhasil menyita ribuan liter BBM subsidi yang diduga hendak diselewengkan untuk kepentingan pribadi dan mendukung aktivitas ilegal. Dari penindakan itu, negara diperkirakan berhasil diselamatkan dari potensi kerugian yang mencapai lebih dari Rp500 juta.


Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Halaman Polda Papua, Kota Jayapura, Jumat (26/06/2026), 


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., didampingi Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Kasubdit IV Tipidter, Kompol Agus F. Pombos, S.I.K., M.H., Pjs. Area Manager Comumunication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi dan Kabag Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua, Ronald Wanggai.


Dirreskrimsus Polda Papua mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Papua dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.


"Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya kami mengawasi distribusi energi bersubsidi agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi. Setiap penyimpangan akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ucap Dirreskrimsus Polda Papua.


Kasus pertama berhasil diungkap Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua pada Jumat, (12/06/2026) sekitar pukul 15.15 WIT di Jalan Kampung Puay, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. 


Berawal dari informasi masyarakat, petugas melakukan penyelidikan dan menghentikan sebuah mobil Toyota Hilux Double Cabin warna hitam bernomor polisi PA 8319 J yang diduga mengangkut BBM subsidi tanpa dokumen resmi.


Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 25 jerigen berisi sekitar 875 liter Bio Solar subsidi. Pengemudi berinisial P tidak dapat menunjukkan Delivery Order (DO) maupun dokumen sah pengangkutan BBM.


"Hasil pemeriksaan menunjukkan BBM subsidi tersebut rencananya akan dikirim ke wilayah Asokura, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, untuk menunjang aktivitas pertambangan tanpa izin," jelas Kombes Pol. Rama.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan sopir berinisial P dan seorang kondektur berinisial Y beserta sejumlah barang bukti berupa satu unit Toyota Hilux, STNK kendaraan, 25 jerigen Bio Solar, satu unit telepon genggam, dua buah wajan aluminium, serta sebuah buku catatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut. Potensi kerugian negara dari kasus ini diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.


Selang sepekan kemudian, tepatnya Jumat, (19/06/2026), Tim Subdit IV Tipidter kembali mengungkap dugaan penimbunan BBM subsidi di Kompleks Permata Indah III, Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. 


Pengungkapan bermula dari kecurigaan petugas terhadap aktivitas sebuah dump truck yang kemudian dibuntuti hingga memasuki sebuah rumah yang diduga dijadikan lokasi penampungan BBM subsidi.


Saat dilakukan penggerebekan, petugas mendapati aktivitas pemindahan Bio Solar dan Minyak Tanah subsidi dari dalam rumah ke bak kendaraan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, BBM tersebut diduga akan dikirim ke sejumlah wilayah pedalaman, seperti Kampung Ruja, Kampung Benawa hingga Kabupaten Yalimo, untuk dijual kembali secara eceran dengan harga yang lebih tinggi.


Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan pemilik BBM berinisial KR alias Bolang. Barang bukti yang berhasil disita meliputi sekitar 4.220 liter Bio Solar subsidi, sekitar 1.445 liter Minyak Tanah subsidi, satu unit truk Mitsubishi Fuso, puluhan drum plastik, jerigen, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas tersebut, sehingga total barang bukti yang diamankan dari dua kasus mencapai 5.635 liter BBM bersubsidi.


Penyidik juga menduga sebagian BBM akan digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan ilegal.


"Dari pengungkapan kasus kedua ini, potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai sekitar Rp466 juta hingga mendekati Rp500 juta," kata Kombes Pol. Rama.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak kategori V.


Kombes Pol Rama menegaskan, penyidikan terhadap kedua perkara tersebut masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku maupun jaringan lain yang terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Papua.


"Saat ini seluruh terlapor beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain maupun jaringan yang lebih besar dalam kasus ini," tegasnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengawasi distribusi BBM bersubsidi dengan melaporkan apabila menemukan dugaan penimbunan ataupun penyalahgunaan.


"Pengungkapan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Papua dalam melindungi hak masyarakat atas BBM bersubsidi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi distribusi BBM dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya penyimpangan,” jelasnya.


“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam mencegah praktik penyalahgunaan yang merugikan negara maupun masyarakat," imbuhnya.

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Bersihkan Pantai Kupang Lewat Gerakan Indonesia Asri

 


 

Jayapura – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Daerah Papua menggelar bakti sosial berupa aksi bersih pantai di kawasan Pantai Kupang Dok II, Distrik Jayapura Utara, Jumat (26/06/2026). 


Kegiatan yang mengusung Gerakan Indonesia Asri tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan kawasan pesisir.


Aksi bersih pantai dipimpin oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., didampingi Ka SPKT Polda Papua, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos., M.M., Kasubbag Mutjab Bagbinkar Biro SDM Polda Papua, Kompol Indra Budi Wibowo, S.I.K., M.M., serta diikuti pengurus Bhayangkari Daerah Papua, personel Brimob, dan personel gabungan Polda Papua.


Dalam kesempatannya, Kabid Humas mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kehadiran anggota Polri dalam kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan.


"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pantai. Lingkungan yang bersih akan memberikan manfaat bagi kesehatan, kenyamanan, sekaligus menjaga kelestarian alam yang menjadi tanggung jawab kita bersama," ucap Kabid Humas.


Usai apel, seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyisir kawasan Pantai Kupang Dok II. Sekitar 60 personel gabungan membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai hingga area fasilitas umum dan tempat duduk pengunjung.


Menurut Kombes Cahyo, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Polda Papua terhadap program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.


"Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momen refleksi bagi Polri, tetapi juga kesempatan untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat. Kami berharap aksi sederhana ini dapat menginspirasi masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan tidak membuang sampah sembarangan," pungkasnya.


Melalui Gerakan Indonesia Asri, Polda Papua berharap semangat menjaga kebersihan lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, lingkungan yang bersih merupakan salah satu modal penting dalam menciptakan kehidupan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Yospan Hari Kedua Tampilkan Semangat Budaya Papua di Taman Imbi

  


Jayapura – Kemeriahan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Papua terus berlanjut. Pada hari kedua pelaksanaan Lomba Tarian Yosim Pancar (Yospan), ratusan peserta dan pendukung dari berbagai sanggar seni memadati Taman Imbi Jayapura, Kamis (25/06).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., didampingi Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Andreas L.J. Tampubolon, S.I.K., M.K.P., Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Alfred Ramses, S.I.K., M.H., Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Ii Muhajir, panitia lomba dan para peserta.


Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya Papua sekaligus mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam suasana perayaan Hari Bhayangkara.


Brigjen Pol. Muhajir mengatakan bahwa Yospan merupakan salah satu warisan budaya Papua yang memiliki nilai kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan yang sangat kuat.


"kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya Papua. Yospan bukan sekadar tarian, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Papua yang harus terus dijaga dan dibanggakan," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diisi dengan kegiatan internal kepolisian, tetapi juga melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.


"Kami ingin Hari Bhayangkara menjadi momentum kebersamaan. Kehadiran masyarakat yang begitu antusias hari ini menunjukkan bahwa budaya mampu menjadi pemersatu dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat," tambahnya.