View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

01/08/26

Peduli Generasi Papua, Kapolsek Pantai Barat Berikan Edukasi Hukum dan Pencegahan Narkoba

 


Jayapura – Kapolsek Pantai Barat Ipda Alexsander F. Koimera, S.IP., M.M. memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta edukasi hukum kepada para siswa dan dewan guru SMP Negeri 1 Webro, Distrik Pantai Barat, Kabupaten Sarmi, Jumat (31/07/2026).


Dalam penyuluhannya, Kapolsek menjelaskan berbagai jenis narkotika yang kerap disalahgunakan, dampak negatifnya terhadap kesehatan fisik, mental, dan masa depan generasi muda, serta konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.


"Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan. Karena itu, adik-adik harus berani mengatakan tidak pada narkoba, memilih pergaulan yang positif, dan segera melapor kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar," ujar Ipda Alexsander.


Selain penyuluhan tentang narkoba, para siswa juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi hukum dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan mencakup berbagai bentuk pelanggaran hukum, seperti kekerasan, penganiayaan, perundungan (bullying), pengrusakan, hingga pencurian, beserta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.


Kapolsek menegaskan bahwa membangun karakter disiplin, jujur, dan bertanggung jawab merupakan langkah penting untuk mencegah pelajar terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum.


"Kami berharap para pelajar menjadi generasi yang cerdas, disiplin, dan berakhlak baik. Jadilah pelopor di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, serta bebas dari narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja," tambahnya.


Melalui kegiatan ini, Polsek Pantai Barat berharap para pelajar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dengan menanamkan budaya hidup sehat, menjauhi narkoba, menaati hukum, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sarmi.

Polri Hadir untuk Sesama, Sat Binmas Polres Mamberamo Tengah Berikan Dukungan Untuk Gereja Katolik Santo Yusuf

 


Jayapura – Wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Sat Binmas Polres Mamberamo Tengah melalui kegiatan silaturahmi dan bakti sosial di Gereja Katolik Kring Santo Yusuf Kobakma, Jumat (31/07/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Sat Binmas menyerahkan bantuan berupa bahan bangunan, yakni seng dan paku, serta paket sembako untuk mendukung pembangunan Rumah Pastoran Gereja Katolik Kring Santo Yusuf yang berlokasi di Desa Seralema, Distrik Kobakma.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Mamberamo Tengah Iptu Wilhelma Kurut bersama personel Bhabinkamtibmas dan anggota Polres Mamberamo Tengah. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua Kring Santo Yusuf Kobakma, Wenius Alua, beserta pengurus dan Orang Muda Katolik (OMK).


Selain menyerahkan bantuan, personel Sat Binmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak para pemuda gereja untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kerukunan di tengah masyarakat.


"Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing. Kami mengajak seluruh pemuda untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Iptu Wilhelma Kurut.


Ia menambahkan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan dengan para tokoh agama sebagai mitra dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.


"Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga ingin menjadi bagian dari setiap upaya membangun kebersamaan. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan semakin memperkuat sinergi antara Polri, gereja, dan masyarakat dalam menjaga kedamaian di Mamberamo Tengah," tambahnya.


Ketua Kring Santo Yusuf Kobakma, Wenius Alua, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Polres Mamberamo Tengah kepada gereja dan masyarakat.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Mamberamo Tengah atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat seperti ini memberikan semangat bagi kami untuk terus menjaga kebersamaan, kerukunan, dan keamanan di lingkungan kami," ungkapnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Mamberamo Tengah berharap hubungan baik dengan tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin erat sebagai modal utama dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta harmonis di Kabupaten Mamberamo Tengah.

31/07/26

Standar Gizi dan Keamanan Pangan Jadi Prioritas, Kabid Dokkes Polda Papua Hadiri Workshop Program Makan Bergizi Gratis

 


Jayapura – Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S., M.H., menghadiri Workshop Hasil Monitoring Penerapan Standar Gizi dan Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Ballroom Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Jumat (31/07/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Orgenes Kambuaya, S.H., M.M., Kemenkes Badan Gizi Nasional (BGN), Bayu saputra, S.Gz., Kemenkes, Yuni, S.K.M., M.K.M, Kementrian BPOM, Grace Intan S.Farm., Apt, Ketua Panitia, Ibu Elen serta Peserta Workshop.


Dalam laporannya, Ketua Panitia, Elen, menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk membahas berbagai temuan hasil monitoring di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, sekaligus menyusun rencana tindak lanjut yang terukur demi menjamin kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat.


Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional, Bayu Saputra, S.Gz., mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Papua. Menurutnya, fokus pelaksanaan program saat ini tidak hanya pada perluasan layanan, tetapi juga pada peningkatan kualitas melalui pemenuhan standar gizi, keamanan pangan, higiene, sanitasi, serta penguatan pemanfaatan pangan lokal.


"Berdasarkan data yang kami miliki, Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Papua saat ini telah menjangkau sekitar 197.955 penerima manfaat, yang terdiri dari peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kami berharap kualitas layanan terus ditingkatkan agar tujuan meningkatkan status gizi masyarakat dapat tercapai secara optimal," ujarnya.


Mewakili Gubernur Papua, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Orgenes Kambuaya, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi Papua yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.


Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar gizi dan keamanan pangan, penguatan peran puskesmas, peningkatan koordinasi lintas sektor, validasi data yang akurat, serta pemanfaatan bahan pangan dan tenaga kerja lokal agar manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Papua.


"Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar menyediakan makanan bagi masyarakat, tetapi merupakan investasi untuk menciptakan generasi Papua yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan," ujar Orgenes Kambuaya.


Selain menjadi forum evaluasi, workshop ini juga menghasilkan berbagai rekomendasi tindak lanjut, di antaranya penguatan sistem monitoring dan evaluasi, peningkatan koordinasi antarinstansi, penguatan higiene dan sanitasi pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta optimalisasi pemanfaatan komoditas pangan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Papua.

Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser Buat Parit Pada Jalan Baru

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Kegiatan TMMD 129 Kodim 0904/Paser sudah berjalan selama 16 hari, salah satunya pada sasaran gorong-gorong. Personel Satgas buat parit/drainase untuk aliran air yang mengalir melalui gorong-gorong. Jumat (31/7/2026)


Kegiatan tetap dikerjakan disetiap sasaran fisik, dimana Personel Satgas TMMD ke 129 Kodim 0904/Paser tetap menjaga ritme kegiatan di Lapangan agar target segera tercapai sebelum peresmian.


Koordinator gorong-gorong Kapten Kav Obed menyampaikan bahwa pada hari ini tim yang berada di sasaran gorong-gorong membuat parit/drainase untuk aliran air agar jalan tetap awet dan tidak digenang oleh air.


"Apabila ada parit, air akan mengalir secara aman. Disamping itu jalan yang kita buka ini akan bertahan dalam jangka waktu lama" ujar Ketua Koordinator.


Pada kelima titik pemasangan gorong-gorong tim tetap membuat parit secara manual menggunakan cangkul. Agar diperoleh parit sesuai dengan alur air mengalir nantinya.


Dim 0904/Psr

Bangun Generasi Tangguh, Babinsa Sememu Berikan Pelatihan PBB kepada Siswa MI Nurul Islam 1

 


Lumajang – Upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan terus dilakukan melalui sinergi antara TNI dan dunia pendidikan. Seperti yang dilakukan Babinsa Sememu Koramil 0821-08/Pasirian, Sertu Rokhibul Imam, yang memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada 60 siswa MI Nurul Islam 1, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (31/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi peserta didik sejak usia dini, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan sebagai bekal dalam proses belajar maupun kehidupan bermasyarakat.


Dalam pelatihan, Sertu Rokhibul Imam menyampaikan materi dasar PBB, meliputi sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, gerakan berpindah tempat, hingga latihan kekompakan. Setiap materi dipraktikkan secara langsung agar siswa memahami pentingnya ketelitian, konsentrasi, dan kerja sama dalam setiap gerakan.


Menurut Sertu Rokhibul Imam, latihan PBB tidak hanya bertujuan melatih keterampilan baris-berbaris, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk membentuk mental dan karakter peserta didik agar lebih disiplin serta memiliki rasa tanggung jawab.


"Melalui latihan PBB ini kami ingin menanamkan kebiasaan disiplin, patuh terhadap aturan, saling menghargai, dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam meraih prestasi di sekolah maupun di masa depan," ujarnya.


Sementara itu, Kepala MI Nurul Islam 1, Komari, S.Pd.I, mengatakan bahwa pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diberikan Babinsa merupakan salah satu bentuk pembinaan karakter yang sangat bermanfaat bagi perkembangan peserta didik, baik dalam membangun kedisiplinan maupun sikap tanggung jawab.


"Kami menyampaikan apresiasi kepada Babinsa Sememu yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan kepada siswa-siswi kami. Melalui pelatihan PBB ini, anak-anak belajar tentang pentingnya disiplin, kerja sama, kepemimpinan, serta rasa percaya diri. Nilai-nilai tersebut sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa agar lebih tertib, menghargai aturan, dan memiliki semangat kebersamaan, sehingga dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari," ujar Komari.


Ia berharap kegiatan pembinaan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari pendidikan karakter, sehingga mampu mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.


Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0821-08/Pasirian terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui pembinaan karakter generasi muda. Sinergi antara TNI dan sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, dan jiwa nasionalisme yang kuat. (Pendim0821)

Perkuat Kebersamaan, Babinsa Kalipenggung Bersama Warga Bersihkan Lingkungan Jalan Dusun

 


Lumajang – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus ditumbuhkan melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Seperti yang dilakukan Babinsa Kalipenggung Koramil 0821-07/Randuagung, Serda Aryanto, bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan jalan dan selokan sepanjang 200 meter di Dusun Sumber Tumpuk RT 017 RW 005, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (31/7/2026).


Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama warga membersihkan rumput liar yang tumbuh di sepanjang bahu jalan, mengangkat endapan tanah dan sampah dari saluran air, serta merapikan lingkungan sekitar agar aliran drainase tetap lancar. Upaya tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap genangan air yang berpotensi memicu banjir maupun munculnya berbagai penyakit akibat lingkungan yang kurang terawat.


Babinsa Kalipenggung, Serda Aryanto, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


"Gotong royong seperti ini bukan hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi serta kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Dengan kebersamaan, setiap persoalan di lingkungan dapat diselesaikan secara lebih mudah dan cepat," kata dia.


Sementara itu, Kepala Dusun Sumber Tumpuk Muhtarom, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti membersihkan jalan dan selokan merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.


"Kerja bakti ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga kebersihan desa. Dengan lingkungan yang bersih, saluran air tetap lancar, risiko banjir dapat diminimalkan, dan masyarakat akan terhindar dari berbagai penyakit. Kami mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu mendampingi dan memberikan semangat kepada warga sehingga budaya gotong royong tetap terpelihara. Harapan kami, kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya muncul saat kerja bakti, tetapi menjadi kebiasaan setiap hari dalam kehidupan bermasyarakat," pungkasnya.


Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Semangat gotong royong yang terus dipelihara menjadi modal sosial penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat sekaligus memperkokoh persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. (Pendim0821)

Julles Ongge: Asrama Mahasiswa Harus Jadi Pusat Pembinaan, Bukan Ruang Provokasi

 


Jayapura - Tokoh Masyarakat Adat Heram, Julles R.A. Ongge, mengajak seluruh elemen Masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) yang kondusif di Kota Jayapura.


Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis (23/7/2026), sebagai respon terhadap berbagai dinamika yang berkembang di tengah kehidupan Masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan mendukung keberlanjutan Pembangunan di Papua.


Julles mengatakan, belakangan ini terdapat berbagai aktivitas penyebaran paham maupun ajakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan keresahan di lingkungan masyarakat adat, baik dilakukan secara terbuka maupun melalui pertemuan-pertemuan tertutup. Menurutnya, apabila disertai tindakan provokatif atau hasutan yang mengarah pada konflik dan kekerasan, kondisi tersebut dapat mengganggu hubungan sosial, kerukunan, serta stabilitas kehidupan masyarakat.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif. Papua dibangun di atas nilai-nilai kekeluargaan, musyawarah, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai. Nilai-nilai tersebut harus terus kita pelihara dan diwariskan kepada generasi penerus," ujarnya.


Ia menegaskan masyarakat adat Heram mengutuk segala bentuk tindakan provokatif yang berpotensi memicu konflik, permusuhan, maupun gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, setiap perkembangan situasi hendaknya disikapi secara bijaksana dengan mengedepankan dialog, menghormati perbedaan pendapat, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.


Selain menyampaikan pesan kepada masyarakat umum, Julles juga memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Kota Jayapura. Menurutnya, mahasiswa merupakan agen perubahan dan calon pemimpin masa depan Papua yang memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah.


Ia mengimbau para mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, menjaga integritas, memperkuat karakter, serta aktif berkontribusi melalui prestasi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, maupun kegiatan sosial yang bermanfaat bagi pembangunan Papua.


"Fasilitas asrama mahasiswa yang telah disediakan hendaknya dimanfaatkan secara bertanggung jawab sebagai tempat belajar, membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan mengembangkan kapasitas diri dalam suasana yang aman, tertib, serta kondusif," katanya.


Julles juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai adat, toleransi, persaudaraan, dan saling menghormati, sekaligus menjaga nama baik keluarga, almamater, serta daerah asal.


Lebih lanjut, ia berharap pembenahan pengelolaan asrama mahasiswa dapat memberikan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat di sekitarnya. Menurutnya, asrama harus berfungsi sebagai tempat pembinaan generasi muda dan tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


"Kami berharap pembenahan di dalam asrama-asrama ini juga berdampak positif sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh tindakan kelompok-kelompok tertentu yang mengatasnamakan mahasiswa. Asrama harus benar-benar difungsikan sebagai tempat belajar dan pembinaan, sementara mahasiswa juga tidak melakukan aktivitas yang meresahkan masyarakat ataupun merugikan diri sendiri," jelasnya.


Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara penghuni asrama dengan masyarakat sekitar perlu terus dibangun melalui komunikasi dan kerja sama yang baik sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan saling mendukung.


Di akhir penyampaiannya, Julles mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga Tanah Papua sebagai rumah bersama dengan memperkuat nilai-nilai adat, persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati.


"Mari kita bersama-sama menjaga Papua tetap aman, tertib, harmonis, dan damai, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Papua," tutupnya.

Rumah Marbot Masjid Al Ikhlas Desa Biu Hampir Selesai

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Sasaran RTLH kedua ini merupakan salah satu fasilitas yang diinginkan oleh warga Desa Biu. Dimana Satgas TMMD ke 129 Kodim 0904/Paser melaksanakan rehab RTLH bagi rumah pengurus Masjid Al Ikhlas Desa Biu, Muara Samu. Jumat (31/7/2026)


Bapak Ishak selaku Kepala Desa Biu Kecamatan Muara Samu menyampaikan bahwa besar harapan beliau bagi sasaran TMMD 129 Di Desa Biu ini agar tepat sasaran, salah satunya bagi Rumah Marbot Masjid Al Ikhlas.


"Apabila rumah tersebut layak ditinggali maka pengurus Masjid Al Ikhlas kami akan tinggal dirumah tersebut" ujar Kades Biu.


Bapak Kades juga bersyukur bahwa Masjid Al Ikhlas, salah satu Masjid terbesar di Desa Biu juga ikut direhab/diperbaiki, dimana nantinya agar para jamaah yang beribadah merasa aman dan nyaman.


Pengerjaan Rumah Marbot Sudah memasuki 85%, dimana pengerjaan kurang dinding kamar mandi, pintu belakang, pintu kamar mandi serta pemberian lapisan semen pada lantai rumah. 


"Alhamdulillah pengerjaan rumah marbot sudah memasuki di 85%, sebentar lagi akan selesai" ujar Kapten Inf M. Tabri selaku Ketua Koordinator RTLH Rumah Marbot.


Dim 0904/Psr