View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

08/08/26

Sasaran RTLH Ke 5 Sudah Mulai Dieksekusi Oleh Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser

 


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. 5 hari sebelum dilaksanakan penutupan Satgas TMMD ke 129 Kodim 0904/Paser, personel Satgas segera mengeksekusi sasaran fisik RTLH yang kelima. Sabtu (8/8/2026)


Tepatnya di Rumah Ibu Rebena (72 tahun) warga RT 01 Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser menjadi sasaran RTLH terakhir pada kegiatan TMMD 129 Kodim 0904/Paser.


Rumah kayu ini menjadi sasaran terakhir renovasi Rumah Tidak Layak Huni pada TMMD tahun ini, ujar Kapten Inf Tabri selaku Ketua Koordinator dilapangan.


Dengan penuh semangat, personel Satgas laksanakan pembongkaran pada rumah kayu dan difokuskan pada pembongkaran dinding, lantai serta pembuatan Kamar Mandi pada rumah milik Ibu Rebena.


Janda 72 tahun ini sangat berterima kasih atas pemberian serta perlakuan personel Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser yang mau merehab rumahnya menjadi lebih layak untuk ditinggalinya.


Dengan waktu yang singkat personel Satgas segera merenovasi rumah aibu Rebena agar layak untuk ditempati beserta keluarganya.


Dim 0904/Psr

Voli Menjadi Pengisi Waktu Luang Personel TMMD 129 Pada Sore Hari

 


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Menjelang malam hari para Personel Satgas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser sepulang dari titik-titik sasaran melaksanakan olahraga bersama warga Desa Biu. Sabtu (8/8/2026)


Kegiatan sore ini adalah olahraga bola voli bersama Ibu-ibu dan para pemuda Desa Biu sebelum menjelang maghrib.


Disamping kegiatan yang padat untuk melaksanakan pembangunan di wilayah Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser, prajurit masih menyempatkan untuk berolahrga guna menjaga stamina tubuh mereka.


Olahraga fun ini menjadi solusi bagi mereka untuk membuat tubuh mereka tetap fit.


Masyarakat Desa Biu juga sangat mendukung dan antusias akan adanya personel Satgas TMMD di Desa mereka.


Disamping itu selain meramaikan suasana di Desa personel Satgas juga memberikan motivasi bagi para pemuda, bahwa Personel TNI juga bisa hadir ditengah masyarakat, tidak hanya di kota-kota besar saja.


Dim 0904/Psr

Gotong Royong Warnai Pengecatan Mushola dalam TMMD ke-129 Kodim 1002/HST

 



BARABAI – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Imbangan Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) terus mengerjakan sasaran fisik di Desa Awang, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten HST.


Pada Sabtu (8/8), personel Satgas TMMD melanjutkan pekerjaan pengecatan dinding bagian luar dan dalam mushola yang menjadi salah satu sasaran pembangunan fisik dalam program TMMD ke-129 Imbangan.


Pengecatan dilakukan untuk memperbaiki tampilan bangunan sekaligus memberikan suasana yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan mushola untuk melaksanakan ibadah.


Komandan Satgas TMMD ke-129 Imbangan Kodim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar mengatakan pengerjaan mushola tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah yang digunakan masyarakat.


"Selain pembangunan dan peningkatan infrastruktur, kami juga memperhatikan fasilitas ibadah masyarakat. Harapannya mushola ini dapat menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman dan representatif bagi warga," katanya.


Menurut dia, kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Dalam pelaksanaan pengecatan, personel Satgas bekerja bersama masyarakat setempat. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu wujud gotong royong yang terus dibangun melalui pelaksanaan TMMD di Desa Awang.


Satgas TMMD Kodim 1002/HST berkomitmen menyelesaikan setiap sasaran sesuai target yang telah ditentukan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan, sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.(pen1002hst).

Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban


 

Jayapura – Dua warga sipil menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi di pintu masuk utama lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (08/08/2026) sekitar pukul 12.45 WIT.


Peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban hendak memasuki area Festival Budaya Lembah Baliem. 


Berdasarkan laporan awal, penembakan diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.


Dua warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut yakni Laode Muhammad Kojo (43), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, yang mengalami luka diduga akibat tembakan pada bagian lutut kanan.


Sementara korban lainnya, Salbiah (50), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, mengalami luka yang diduga akibat tembakan pada bagian paha kanan dan punggung tangan kanan.


Setelah kejadian, kedua korban langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di ruang tindakan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Wamena. 


Untuk kondisi kedua korban dalam keadaan sadar dan masih menjalani tindakan medis.


Dalam kejadian tersebut, seorang saksi yang saat itu berada bersama kedua korban di dalam kendaraan, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., membenarkan adanya kejadian penembakan tersebut. 


Ia mengatakan, Aparat gabungan TNI-Polri telah mengambil langkah cepat dengan melakukan penanganan di lokasi serta pengejaran terhadap pelaku.


“Kami membenarkan adanya kejadian penembakan terhadap dua warga sipil di pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem. Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan berdasarkan laporan awal dalam kondisi sadar,” ucap Kabid Humas saat memberikan keterangan di Media Center Polda Papua, Sabtu (08/08/2026).


Kabid Humas menjelaskan, personel Polres Jayawijaya bersama personel Brimob yang berada di Wamena saat ini masih melakukan pengejaran dan penyisiran untuk mencari pelaku.


“Saat ini Aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," katanya.


"Kami juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya gangguan keamanan lainnya,” imbuhnya.


Menurutnya, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi pelaku dan motif penembakan.


“Petugas masih melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk meminta keterangan saksi serta mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegas Cahyo.


Sebagai langkah pengamanan, kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem untuk sementara dihentikan. 


Penghentian tersebut dilakukan untuk memberikan ruang kepada aparat keamanan dalam melakukan penanganan serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.


Kombes Cahyo juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.


“Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan,” pungkasnya.


Hingga saat ini, Aparat gabungan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Kepolisian terus melakukan penyelidikan dan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara sesuai hasil yang diperoleh di lapangan.

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Harianto Dampingi Petani Penyiapan Lahan Sawah Di Desa Ngoran



Blitar - Dalam upaya menyukseskan program ketahanan pangan nasional serta mengoptimalkan hasil produksi pertanian di wilayah binaan. Langkah ini ditunjukkan oleh Babinsa Desa Ngoran Koramil 0808/05 Nglegok Sertu Harianto yang mendampingi petani dalam proses penyiapan lahan sawah. Kegiatan pendampingan pertanian tersebut dilaksanakan di lahan milik Bapak Suhardi di Dusun Ngoran RT. 01 RW. 06 Desa Ngoran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, Sabtu (8/8/2026).


Kegiatan penyiapan lahan ini difokuskan pada pengolahan tanah secara optimal sebelum memasuki tahap penanaman bibit padi yang baru. Sertu Harianto tampak terjun langsung ke lokasi persawahan membantu pengolahan tanah, mulai dari membajak, meratakan tanah berlumpur, hingga membersihkan pematang dari rumput liar. Pembajakan tanah yang maksimal ini bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah dan kandungan hara agar bibit padi nantinya dapat tumbuh dengan subur dan memiliki perakaran yang kuat.


Di sela-sela kegiatannya, Sertu Harianto menyampaikan bahwa pendampingan penyiapan lahan merupakan tahapan krusial yang sangat menentukan keberhasilan masa tanam. Menurutnya, kesiapan lahan yang matang akan berdampak langsung pada kualitas pertumbuhan tanaman serta meminimalisir risiko serangan hama pada fase awal pertumbuhan. Oleh karena itu, Babinsa senantiasa siap hadir di lapangan untuk mendampingi dan memberikan motivasi kepada para petani agar pengerjaan lahan berjalan lebih cepat dan efisien.


Lebih lanjut, Sertu Harianto menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani merupakan bagian dari pembinaan teritorial dalam rangka mengawal swasembada pangan di tingkat desa. Melalui kegiatan kebersamaan di sawah, sinergitas dan komunikasi sosial antara Babinsa dan warga masyarakat dapat terus terjalin dengan harmonis. Semangat gotong royong ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil panen padi warga setempat secara berkelanjutan.


Sementara itu, Bapak Suhardi selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan serta pendampingan yang diberikan oleh Babinsa Koramil 0808/05 Nglegok. Kehadiran Sertu Harianto di lokasi persawahan dinilai sangat membakar semangat para petani dalam mengolah lahan mereka secara maksimal. Dengan adanya pendampingan rutin ini, para petani di Desa Ngoran optimistis masa tanam kali ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan panen padi yang melimpah (Dim0808).

Evaluasi BMN Jadi Langkah Korem 083/Bdj Perkuat Kesiapan Operasional Satuan

 


Malang – Jumat (7/8/2026) Kesiapan sebuah satuan tidak hanya ditentukan oleh kualitas prajurit, tetapi juga oleh pengelolaan logistik dan aset negara yang tertib serta bertanggung jawab. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Korem 083/Baladhika Jaya melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi Barang Milik Negara (BMN) oleh Tim Satgas Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.


Mewakili Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Korem 083/Bdj menerima Tim Satgas Kemhan yang dipimpin Kasubtim Kolonel Laut (H) Suprih Hono. Kegiatan berlangsung dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap administrasi, inventarisasi, hingga kondisi fisik berbagai aset yang dimiliki satuan.


Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh Barang Milik Negara dikelola sesuai prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Tidak hanya memeriksa kesesuaian dokumen, tim juga mencocokkan kondisi riil di lapangan sebagai langkah menjaga akurasi data dan kualitas penatausahaan aset.


Bagi Korem 083/Baladhika Jaya, pembinaan ini merupakan kesempatan untuk terus menyempurnakan sistem pengelolaan logistik agar semakin adaptif terhadap tuntutan organisasi yang modern. Pengelolaan aset yang baik diyakini akan berdampak langsung pada meningkatnya kesiapan operasional satuan dalam mendukung setiap tugas pertahanan.


Melalui evaluasi yang berkelanjutan, Korem 083/Baladhika Jaya terus membangun budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada perbaikan. Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen satuan dalam menjaga setiap aset negara agar memiliki nilai manfaat yang optimal bagi pelaksanaan tugas TNI AD dan kepentingan bangsa.  :::

07/08/26

Satgas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser Pasang Lantai Baru Pada Rumah Bapak Harim

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Renovasi Rumah Bapak Harim warga RT 3 Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser sudah berlangsung selama 5 hari, hari ini personel Satgas fokus pada pembenahan lantai rumah. Jumat (7/8/2026)


Renovasi pada RTLH ke 4 ini menjadi salah satu sasaran fisik yang memakan waktu lebih lama, dikarenakan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan.


Banyak bagian yang harus diperbaiki, lebih tepatnya diganti seperti dinding, lantai bahkan Kamar Mandi dibuatkan baru dari Program TMMD ke 129 ini.


Ini menjadi salah satu manfaat dari pelaksanaan Program TMMD yang ditujukan bagi masyarakat membutuhkan khususnya bagi warga Desa Biu.


Disamping untuk kenyamanan bagi penerima manfaat, ini menjadi salah satu program kemanunggalan TNI. Agar lebih mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.


Dengan sisa waktu yang tidak banyak, personel laksanakan gotong royong secara maksimal untuk memberikan hasil yang baik dari pekerjaan renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser.


Dim 0904/Psr

TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser Terima Kunjungan Dari Tim Wasev Mabesad

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Pada pelaksanaan TMMD 129 Kodim 0904/Paser di Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser, menjelang penutupan telah dikunjungi oleh Tim Wasev dari Mabesad dimana tim dipimpin oleh Brigjen TNI Jimmy Watuseke, Pa Sahli Kasad TK.II Kasad Bidang Internasional dan Regional. Jumat (7/8/2026)


Tim datang di Desa Biu melewati jalur darat yang ditempuh selama 3-4 jam dari Kota Balikpapan Kalimantan Timur.


Tim Wasev TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser didampingi oleh Kasiter Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Aat Supriatna beserta Pabandya-2/Bin Manunggal TNI Spaban V/Wilhanrat Sterad Letkol Inf Alex Sandri, S.Hub.Int., M.H.I.


Rombongan disambut langsung oleh Kasdim 0904/Paser Mayor Cpl Agus Atmaja, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Paser Dr. Kasrani, M.Pd., Anggota DPRD Paser Bpk. Raniyanto, Kabag SDM Polres Paser Kompol Hendro Wibowo, S.H., Kasubsi Penyidikan, Camat Muara Samu Ardiansyah, S.Sos dan Kepala Desa Biu Bpk. Ishak.


Kegiatan Wasev TMMD ke 129 Kodim 0904/Paser di Desa Biu diawali dengan pengalungan bunga dan penyambutan tari-tarian khas Paser dari 


Dilanjutkan dengan paparan dari Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026 dan Pengecekan langsung di lapangan.


Adapula sasaran fisik yang dicek secara langsung agar Tim memastikan bahwa kegiatan TMMD 129 di Desa Biu tepat sasaran kepada penerima manfaat.


Sasaran fisik tersebut diantaranya renovasi masjid, 3 rumah yang sudah direnovasi, pembukaan jalan dan gorong-gorong dilokasi TMMD.


Tim beserta para tamu undangan juga melaksanakan penanaman pohon di area pembukaan jalan, dengan tujuan untuk menjaga dan melestarikan alam khususnya di daerah Desa Biu Kecamatan Muara Samu.


"Saya harap dengan adanya TMMD di Desa Biu dapat meningkatkan kesejahteraan warga serta perekonomiannya" ujar Ketua Tim Wasev TMMD.


Dim 0904/Psr