View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

23/07/26

TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser Gelar Penyuluhan Pertanian Bagi Masyarakat Muara Samu

 


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Kegiatan penyuluhan pertanian digelar di Desa Biu Kec. Muara Samu Kab. Paser dengan menghadirkan materi peningkatan hasil produksi perkebunan dan pertanian bagi wilayah Kecamatan Muara Samu. Kamis (23/7/2026)


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman teknis kepada warga Desa Biu dalam mengelola potensi pertanian seperti sawit, karet hingga padi.


Penyuluhan tersebut membahas berbagai kiat dan metode budidaya yang baik. Mulai dari teknik penanaman, perawatan tanaman, hingga cara meningkatkan hasil panen agar lebih berkualitas dan melimpah. 


Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian Kabupaten Paser cabang Kuaro Bapak Ahmad Afandi beserta anggota Penyuluh Pertanian Lapangan Cabang Kuaro. 


Masyarakat sangat antusai dalam penyuluhan tersebut, dikarenakan mayoritas warga adalah para petani yang ingin meningkatkan kesejahteraan melalui sektor perkebunan dan pertanian. 


“Kami berharap masyarakat dapat menerapkan teknik pertanian yang baik sehingga hasil produksi baik sawit, karet, maupun padi bisa meningkat dan lebih berkualitas,” ujar Kades Biu.


Sementara itu, Pasiter Kodim 0904/Paser Kapten Inf Tedi S, menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan salah satu kegiatan Non Fisik dari Program TMMD ke 129 tahun 2026 Kodim 0904/Paser dalam meningkatkan perekonomi masyarakat Desa melalui sektor perkebunan dan pertanian. 


Dim 0904/Psr

Polsek Okaba Gencarkan Razia Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Dufmira

 


Jayapura – Polsek Okaba terus menggencarkan razia miras lokal sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas. Kali ini, personel Polsek Okaba bersama Koramil, Polisi Adat, dan Linmas Kampung Dufmira melaksanakan operasi pemberantasan miras lokal jenis sagero di Kampung Dufmira, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Rabu (22/07).


Sekitar pukul 09.35 WIT, tim gabungan bergerak menuju lokasi sasaran dan melakukan penyisiran di area perkebunan kelapa yang diduga menjadi tempat produksi minuman keras tradisional jenis sagero.


Dari hasil operasi tersebut, petugas menemukan beberapa titik yang dijadikan lokasi pembuatan sagero. Tim kemudian mengamankan sekaligus memusnahkan barang bukti berupa delapan mayang pohon kelapa, sejumlah wadah penampung, serta sekitar 10 liter sagero yang langsung dimusnahkan di lokasi untuk mencegah peredarannya di tengah masyarakat.


Kapolsek Okaba Ipda Sewang mengatakan bahwa operasi pemberantasan miras lokal akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Okaba.


"Peredaran maupun produksi minuman keras lokal menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, kami akan terus melaksanakan razia secara rutin serta bersinergi dengan TNI, Polisi Adat, dan pemerintah kampung untuk mencegah peredarannya," ujar Ipda Sewang.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan tidak memproduksi maupun mengonsumsi minuman keras ilegal.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi ataupun mengonsumsi minuman keras ilegal. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif demi kepentingan bersama," tutupnya.


Melalui kegiatan ini, Polsek Okaba menegaskan komitmennya untuk terus menggencarkan operasi pemberantasan miras lokal sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Okaba.


Utamakan Musyawarah, Sat Binmas Polres Tolikara Mediasi Sengketa Dana Kampung Secara Humanis

 


Jayapura – Sat Binmas Polres Tolikara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga situasi kamtibmas melalui penyelesaian masalah secara humanis. Bertempat di ruang pelayanan Sat Binmas Polres Tolikara, Rabu (22/07), personel Sat Binmas memfasilitasi kegiatan problem solving terkait sengketa pembagian dana kampung antara warga Desa Baru dan Desa Lama.


Mediasi tersebut dipimpin KBO Sat Binmas Polres Tolikara AIPDA Stanley Merahabia didampingi BRIPTU Roni Samon dengan mempertemukan kedua belah pihak guna mencari solusi melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.


Dalam mediasi, Boas Yikwa selaku pelapor menyampaikan keberatannya karena mengaku belum pernah menerima uang pengertian selama Petius Yikwa menjabat sebagai Kepala Kampung periode 2021–2026. Melalui forum yang difasilitasi Sat Binmas, pelapor meminta penjelasan sekaligus penyelesaian atas permasalahan tersebut.


Menanggapi hal itu, Petius Yikwa mengakui bahwa selama masa kepemimpinannya uang pengertian kepada Boas Yikwa belum diberikan. Ia menjelaskan bahwa sebagian dana kampung saat itu digunakan untuk menyelesaikan utang pribadi dan kewajiban kepada bendahara lama. Dalam kesempatan tersebut, Petius Yikwa juga menyampaikan permohonan maaf serta berkomitmen akan memenuhi kewajibannya setelah pencairan dana kampung pada tahun anggaran berjalan.


Kasat Binmas Polres Tolikara IPDA Kasrim, S.E., mengatakan bahwa penyelesaian masalah melalui mediasi merupakan salah satu upaya preventif Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas di tengah masyarakat.


"Problem solving merupakan salah satu langkah preventif yang terus kami kedepankan untuk menyelesaikan setiap persoalan masyarakat melalui dialog dan musyawarah. Dengan menghadirkan kedua belah pihak dalam satu forum, diharapkan tercipta kesepahaman, mencegah konflik berkepanjangan, serta memperkuat persatuan dan keamanan di tengah masyarakat. Sat Binmas Polres Tolikara akan terus mengedepankan pendekatan humanis demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar IPDA Kasrim.


Selain memfasilitasi penyelesaian sengketa dana kampung, pada hari yang sama personel Sat Binmas Polres Tolikara juga melaksanakan apel pagi serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menerima dua surat undangan mediasi terkait persoalan keluarga dan pembayaran maskawin yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026

Syahmidan bersyukur Rumah Direhab TMMD Kodim 1002/HST

  


BARABAI - Warga Desa Awang, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Syahmidan (43), mengaku sangat senang dan bersyukur karena rumahnya yang sebelumnya nyaris roboh akibat dimakan usia kini direhabilitasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST), Kamis.(23/7).


Rumah Syahmidan menjadi salah satu sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dalam pelaksanaan TMMD yang berlangsung di Desa Awang sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.


"Dulu rumah kami sudah sangat tua dan hampir roboh. Sekarang dibangun kembali dan berdiri kokoh. Saya dan keluarga sangat bersyukur serta berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang membantu," kata Syahmidan.


Komandan Satuan Tugas TMMD ke-129 Imbangan Kodim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar mengatakan program rehabilitasi RTLH merupakan bagian dari upaya TNI membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan.


Ia menambahkan, seluruh sasaran TMMD disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga. 


Selain rehabilitasi rumah, program TMMD juga mencakup peningkatan jalan desa, rehabilitasi musala, pembangunan MCK, serta berbagai kegiatan nonfisik seperti pelayanan kesehatan, penyuluhan, dan bantuan sosial.


Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 1002/HST melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat dengan semangat gotong royong untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. (pen1002hst).

Polda Papua Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital untuk Cegah Penipuan Online

 


Jayapura – Polda Papua bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua menggelar Dialog Interaktif Polisi Menyapa dengan tema "Cerdas Literasi Digital untuk Mengantisipasi Penipuan Online" yang disiarkan langsung melalui LPP RRI Jayapura, Kamis (23/07/2026).


Dialog menghadirkan Kasubbid I Dit Siber Polda Papua Kompol I Wayan Laba, S.H., M.H. dan Kepala Bagian Pengawasan Perilaku PUJK dan Layanan Manajemen Strategis OJK Papua Viktorinus Donny Fika Permana. Keduanya berbagi informasi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang berbagai modus penipuan yang kini semakin beragam.


Kompol I Wayan Laba mengatakan, hampir setiap hari Direktorat Siber Polda Papua menerima laporan masyarakat terkait penipuan online. Korbannya pun berasal dari berbagai kalangan, tanpa memandang usia maupun latar belakang pendidikan.


"Pelaku kejahatan siber terus mencari cara baru untuk menipu korbannya. Karena itu masyarakat harus lebih teliti, jangan mudah percaya, dan jangan pernah memberikan data pribadi, PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun," ujarnya.


Menurutnya, beberapa modus yang paling sering ditemukan adalah phishing melalui pesan singkat atau tautan palsu, penipuan berkedok investasi dan pinjaman online, hingga romance scam yang memanfaatkan hubungan pertemanan atau percintaan untuk memperoleh uang dari korban.


Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mulai mewaspadai penyalahgunaan teknologi AI atau deepfake yang dapat meniru suara maupun wajah seseorang sehingga terlihat seolah-olah asli.


"Kalau menerima telepon atau video yang meminta uang secara mendadak, jangan langsung percaya. Pastikan dulu kebenarannya dengan menghubungi orang yang bersangkutan melalui nomor yang biasa digunakan," jelasnya.


Sementara itu, Viktorinus Donny Fika Permana menyampaikan bahwa berdasarkan data OJK, terdapat 703 pengaduan masyarakat Papua terkait penipuan di sektor jasa keuangan selama periode November 2024 hingga Desember 2025. Modus yang paling banyak dilaporkan adalah penipuan belanja online, panggilan palsu, investasi ilegal, hingga pinjaman online ilegal.


"OJK terus mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek legalitas setiap produk keuangan sebelum bertransaksi. Jangan mudah tergiur dengan keuntungan besar dalam waktu singkat karena biasanya itu merupakan ciri investasi ilegal," katanya.


Melalui dialog ini, Polda Papua berharap masyarakat semakin memahami pentingnya literasi digital dan lebih berhati-hati saat beraktivitas di dunia maya. Pencegahan menjadi langkah paling efektif agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan siber yang terus berkembang.


Polda Papua juga mengajak masyarakat untuk selalu berpikir kritis, memverifikasi setiap informasi yang diterima, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan atau menjadi korban penipuan online.

22/07/26

Rumah Marbot Sudah Mulai Digarap Oleh Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser

  


Paser - Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Guna mempercepat proses rehab Rumah Marbot Masjid AL Ikhlas Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser, Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser laksanakan pembongkaran disertai pemasangan dinding. Rabu (22/7/2026)


Kapten Inf M. Tabri selaku Ketua Koordinator rehab Rumah Marbot Masjid Al Ikhlas memberikan instruksi kepada personelnya untuk segera menggarap perehaban rumah marbot.


Tidak butuh waktu lama personel segera membongkar dinding dan mengukur kebutuhan material yang akan dipasang di dinding rumah.


Setelah pengukuran material kayu untuk dinding, personel segera memasangnya agar memberikan bentuk rumah yang sudah ditentukan oleh ketua koordinator.


Dansatgas TMMD 129 Tahun 2026 Kodim 0904/Paser Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., menyampaikan agar tepati waktu dalam pengerjaan, jaga keamanan dan selalu jaga kesehatan.


Disamping itu tetap laksanakan komsos yang baik dengan masyarakat Desa Biu untuk memberikan rasa aman dan nyaman di sekitar area kegiatan TMMD.


Dim 0904/Psr

Elemen Pemuda Kota Jayapura Serukan Gerakan “Jaga Rumah Bersama” Demi Menjaga Persatuan dan Mencegah Konflik Sosial

  


Jayapura – Sejumlah elemen kepemudaan di Kota Jayapura mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan melalui gerakan “Jaga Rumah Bersama” sebagai upaya mencegah potensi konflik sosial serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.


Ketua Bidang Politik, Otonomi Khusus (Otsus), dan Pemberdayaan Masyarakat DPC GAMKI Kota Jayapura, Rafael Viktor Tibul, mengatakan bahwa Papua merupakan rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. 


Menurutnya, perbedaan suku, agama, ras, maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun Papua yang damai dan sejahtera.


"Papua adalah rumah kita bersama. Karena itu, seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau narasi yang dapat memicu perpecahan. Perdamaian adalah fondasi utama bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua," ujar Rafael.


Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai pelopor perdamaian dengan mengedepankan dialog, saling menghormati, serta menyelesaikan setiap perbedaan melalui cara-cara yang damai dan bermartabat.


Rafael juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi perkembangan informasi, khususnya di media sosial, dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga rumah ini. Jangan memberi ruang bagi provokasi, ujaran kebencian, maupun tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan. Mari bergandengan tangan menjaga Papua tetap aman, damai, dan harmonis sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," tegasnya.


Melalui gerakan “Jaga Rumah Bersama”, elemen kepemudaan berharap seluruh komponen masyarakat terus memperkuat solidaritas sosial, menjaga kerukunan antarwarga, serta berkolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif demi masa depan Papua yang lebih maju, damai, dan sejahtera.

Kejurda Kapolda Cup Voli U-19 2026 Resmi Ditutup, Yahukimo dan Kota Jayapura Raih Gelar Juara

 


Jayapura – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kapolda Cup Voli Indoor dan Voli Pasir Putra U-19 Tahun 2026 resmi berakhir di Kabupaten Biak Numfor, Senin (21/07). 


Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sejak 15 hingga 21 Juli 2026, tim Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan berhasil keluar sebagai juara pertama kategori voli indoor putra U-19, sedangkan Kota Jayapura berhasil meraih gelar juara pertama kategori voli pasir putra U-19.


Pada kategori voli indoor, posisi juara kedua diraih Kabupaten Merauke, Papua Selatan, disusul Kabupaten Biak Numfor di peringkat ketiga dan Kabupaten Mimika, Papua Tengah sebagai juara harapan pertama.


Sementara itu, pada kategori voli pasir, Kota Jayapura tampil sebagai juara pertama, diikuti Kabupaten Merauke II sebagai juara kedua, Kabupaten Sarmi sebagai juara ketiga, dan Kabupaten Merauke I sebagai juara harapan pertama.


Penutupan kejuaraan berlangsung di Kabupaten Biak Numfor dan dihadiri Wakapolres Biak Numfor Kompol Jubelina Wally, S.H., yang membacakan sambutan tertulis Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin, S.H., M.Si.


Dalam sambutan Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.  yang dibacakan oleh Wakapolres Biak Numfor, disampaikan bahwa Kejurda Kapolda Cup bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga.


"Kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wahana pembinaan karakter generasi muda, pembentukan mental yang tangguh, penguatan disiplin, serta persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," demikian sambutan tertulis Kapolda Papua yang dibacakan Kompol Jubelina Wally.


Ia juga mengatakan bahwa olahraga memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan daerah.


"Melalui olahraga kita belajar menghormati perbedaan, menjunjung tinggi kejujuran, bekerja sama dalam tim, serta membangun semangat pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang menjadi pondasi penting dalam membangun Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera," tuturnya.


Kapolda Papua melalui sambutan tersebut juga menegaskan bahwa pembinaan atlet muda merupakan bagian dari upaya mendukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, pembinaan olahraga harus terus dilakukan secara berkelanjutan guna melahirkan generasi muda Papua yang sehat, berprestasi, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.


Selanjutnya, dalam sambutan yang dibacakan Wakapolres Biak Numfor, Kapolda mengingatkan seluruh atlet bahwa kemenangan sejati tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari sikap sportivitas yang ditunjukkan selama bertanding.


"Kemenangan sejati bukan hanya diukur dari hasil akhir pertandingan, tetapi juga dari sikap disiplin, kejujuran, kerja keras, serta penghormatan kepada lawan," demikian pesan Kapolda.


Kepada para juara, Kapolda menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih dan berharap kemenangan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan serta mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.


"Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kerendahan hati, dan mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.


Sementara kepada atlet yang belum berhasil meraih juara, Kapolda berpesan agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil tersebut sebagai pengalaman untuk terus berkembang.


"Teruslah berlatih, evaluasi setiap kekurangan, dan yakinlah bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil," tutup sambutan Kapolda Papua yang dibacakan Wakapolres Biak Numfor Kompol Jubelina Wally, S.H.


Sebagai bentuk apresiasi terhadap para atlet, panitia menyerahkan medali dan uang pembinaan kepada para pemenang. Untuk kategori voli indoor, juara pertama memperoleh uang pembinaan sebesar Rp30 juta, juara kedua Rp25 juta, juara ketiga Rp20 juta, dan juara harapan pertama Rp15 juta. Sedangkan kategori voli pasir mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp10 juta untuk juara pertama, Rp8 juta juara kedua, Rp6 juta juara ketiga, dan Rp4 juta bagi juara harapan pertama.


Kejurda Kapolda Cup Voli Indoor dan Voli Pasir Putra U-19 Tahun 2026 diikuti oleh 13 kabupaten/kota dari empat provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pembinaan atlet muda sekaligus mempererat persaudaraan dan sportivitas antardaerah di Tanah Papua.