View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

12/07/26

Tanamkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini, Polsek Asiki Berikan Wawasan Kebangsaan kepada Peserta MPLS dan Intensifkan Patroli Kamtibmas


 

Jayapura – Polsek Asiki Polres Boven Digoel melaksanakan pemberian materi Wawasan Kebangsaan kepada peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri Satap Terintegrasi 1 Terek, Distrik Subur, Kabupaten Boven Digoel, Sabtu (11/07).


Kegiatan edukasi tersebut dipimpin oleh Bripka Ismail, S.H., yang menyampaikan materi mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Selain memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan, para siswa juga diajak untuk membangun karakter yang disiplin dan bertanggung jawab, menghormati orang tua serta guru, menjaga pergaulan yang sehat, dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat menghambat masa depan mereka.


Dalam penyampaiannya, Bripka Ismail mengingatkan para pelajar agar tidak berkeliaran di luar rumah pada malam hari tanpa keperluan penting, menjauhi minuman keras, penyalahgunaan narkotika, termasuk ganja, serta menghindari pergaulan bebas yang dapat berdampak negatif terhadap pendidikan maupun kehidupan sosial.


"Kalian adalah generasi penerus bangsa. Isi masa muda dengan belajar, berprestasi, dan berbuat hal-hal positif. Jangan mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat merusak masa depan," ujarnya.


Di sela-sela pelaksanaan kegiatan pembinaan tersebut, personel Polsek Asiki juga terus meningkatkan kegiatan patroli kamtibmas di wilayah hukumnya sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Berdasarkan hasil patroli yang dilaksanakan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Asiki terpantau aman dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol.


Bripka Ismail mengatakan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pembinaan di lingkungan pendidikan, penyuluhan kepada masyarakat, serta patroli rutin sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.


"Melalui edukasi sejak dini dan kehadiran anggota di tengah masyarakat, kami berharap dapat membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, bebas dari pengaruh negatif, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," tuturnya.

Panen Kedua Kacang Tanah, Polsek Bonggo Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Kelompok Tani Papua Nusantara

 


Jayapura – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Polsek Bonggo Polres Sarmi yang kembali melaksanakan panen kedua kacang tanah bersama Kelompok Tani Papua Nusantara di Kampung Rotea, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Sabtu (11/07).


Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kapolsek Bonggo IPTU Yustus Maudul, S.E., M.Si., didampingi Danramil 1712-06 Bonggo Kapten Inf. Sudarno, Wakapolsek Bonggo Ipda Daud Pararem, Kepala Kampung Rotea Leonardus Uduas, Ketua Kelompok Tani Papua Nusantara Titus Bweser, personel Polsek Bonggo, serta anggota kelompok tani.


Panen kedua ini merupakan hasil dari pembinaan dan pendampingan yang dilakukan Polsek Bonggo kepada Kelompok Tani Papua Nusantara sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Sarmi. Kacang tanah yang dipanen berasal dari benih sebanyak 26 kilogram yang ditanam pada 11 April 2026 di lahan seluas 100 x 30 meter dan kini telah memasuki masa panen.


Kapolsek Bonggo IPTU Yustus Maudul mengatakan, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kampung, dan masyarakat mampu menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.


"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami akan terus mendampingi para petani agar produktivitas pertanian semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat," ujarnya.


Ia juga mengapresiasi semangat Kelompok Tani Papua Nusantara yang menerapkan pola tanam secara bertahap sehingga masa panen dapat berlangsung secara berkesinambungan. Menurutnya, pola tersebut menjadi strategi yang efektif dalam menjaga ketersediaan hasil panen sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan melalui pengolahan hasil pertanian.


Selain itu, Polsek Bonggo berkomitmen mendukung pengembangan dan pemasaran produk unggulan "Kacang Rotea Sarmi-Papua" agar semakin dikenal masyarakat dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.


Usai kegiatan panen, Kapolsek Bonggo IPTU Yustus melaksanakan dialog bersama masyarakat di Balai Kampung Rotea. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif, mendorong generasi muda agar aktif berkontribusi dalam pembangunan kampung, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


Melalui kolaborasi yang terus terjalin antara Polri, TNI, pemerintah kampung, dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan di Kabupaten Sarmi dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan kemandirian pangan di Tanah Papua.


11/07/26

Komitmen Berantas Kejahatan 3C, Satgas Gakkum Ops Sikat Cartenz 2026 Ringkus Dua Pelaku Pencurian

 




Jayapura – Satgas Gakkum Operasi Sikat Cartenz 2026 Polda Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas 3C di wilayah hukum Polda Papua. 


Dalam operasi tersebut, Tim URC Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua berhasil mengamankan pelaku pencurian handphone dan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beserta barang bukti hasil kejahatan.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kaops Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Papua dalam menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan konvensional yang menjadi sasaran Operasi Sikat Cartenz 2026.


"Setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti secara cepat melalui penyelidikan yang profesional. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan serta sinergi dengan jajaran Polsek. Kami akan terus memburu para pelaku kejahatan agar masyarakat merasa aman dalam beraktivitas," ujar Kombes Pol. Parasian.


Kasus pertama yang berhasil diungkap merupakan pencurian sebuah handphone yang terjadi di kawasan Pantai Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Rabu (8/7/2026) dini hari.


Korban diketahui kehilangan satu unit iPhone 15 Plus saat sedang berkumpul bersama rekannya di pinggir pantai. Handphone tersebut diletakkan di samping korban, namun ketika hendak digunakan kembali, perangkat tersebut telah hilang. Setelah melakukan pencarian dan tidak menemukannya, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Tami.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim URC Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua bersama Tim Opsnal Polsek Muara Tami melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.


Pada Jumat (10/07) sekitar pukul 14.50 WIT, pelaku berhasil diamankan di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil pengembangan diketahui handphone milik korban telah dibawa pelaku ke sebuah konter telepon seluler di kawasan Perumnas III Waena untuk membuka kunci perangkat.


Petugas kemudian mengamankan barang bukti berupa satu unit iPhone 15 Plus warna biru sebelum membawa pelaku ke Mako Ditreskrimum Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada Polsek Muara Tami guna proses penyidikan lebih lanjut.


Dalam pengungkapan lainnya, Tim URC Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua juga berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Minggu (21/06).


Korban diketahui kehilangan sepeda motor Honda Beat saat hendak keluar dari tempat tinggalnya pada waktu subuh. Menyadari kendaraannya telah hilang, korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.


Berbekal hasil penyelidikan, pada Jumat (10/07) sekitar pukul 19.00 WIT, tim berhasil mengamankan pelaku di kawasan Cigombong, Abepura. Dari hasil interogasi dan pengembangan, petugas kemudian menemukan sepeda motor milik korban yang disembunyikan di kawasan Perumahan Grand Rollo, Koya Barat, pada Sabtu (11/07) sekitar pukul 01.00 WIT.


Selain mengamankan sepeda motor korban, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa alat yang diduga digunakan untuk merusak rumah kunci kendaraan, sebilah badik, serta satu unit telepon genggam milik pelaku.


Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mengambil sepeda motor milik korban. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada Unit Reskrim Polsek Abepura untuk proses penyidikan lebih lanjut.


Kombes Pol. Parasian Herman Gultom menegaskan bahwa Operasi Sikat Cartenz 2026 akan terus dioptimalkan untuk memberantas berbagai bentuk kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor dan tindak pidana pencurian lainnya yang meresahkan masyarakat.


"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang berharganya, menggunakan pengaman tambahan pada kendaraan, serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana. Partisipasi masyarakat sangat membantu dalam upaya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Papua," tutupnya.


Patroli Jalan Kaki Regu Siaga II, Polres Tolikara Perkuat Kehadiran Polisi Jaga Kamtibmas Malam Hari

 


Jayapura – Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Personel Regu Siaga II Polres Tolikara melaksanakan patroli jalan kaki di wilayah Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (10/7/2026) malam.


Patroli yang dimulai pukul 20.00 WIT tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tolikara IPDA I Gusti Ngurah Agung, S.E., S.H., M.H., didampingi KBO Satresnarkoba IPDA Michael Apainabo, S.H., serta diikuti sekitar 20 personel Regu Siaga II.


Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pengecekan. Dalam arahannya, Kasat Reskrim menekankan pentingnya disiplin, kesiapsiagaan, serta profesionalisme personel dalam menjalankan tugas. Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota mengedepankan pendekatan humanis serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan patroli.


Usai apel, personel menyusuri sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari Jalan Ampera Atas hingga kawasan SMP YPPGI Karubaga. Selama patroli berlangsung, personel melakukan pemantauan situasi kamtibmas, berdialog dengan masyarakat, serta memastikan kondisi keamanan di wilayah tersebut tetap aman dan kondusif.


Selain patroli bergerak, personel juga melaksanakan pemantauan di beberapa titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dari hasil patroli, situasi di wilayah hukum Polres Tolikara terpantau aman dan kondusif, tanpa ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas.


Setelah seluruh rute patroli selesai dilaksanakan, personel kembali ke Mapolres Tolikara melalui Jalan Ampera Bawah dan melaksanakan apel konsolidasi sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan tugas sebelum melanjutkan kesiapsiagaan di mako.


Kasat Reskrim Polres Tolikara, IPDA I Gusti Ngurah Agung, S.E., S.H., M.H., mengatakan bahwa patroli jalan kaki merupakan salah satu langkah preventif yang efektif dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


"Melalui patroli jalan kaki, kehadiran anggota Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari. Polres Tolikara akan terus melaksanakan patroli secara rutin sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ujar IPDA I Gusti Ngurah Agung.


Polres Tolikara berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli preventif secara berkelanjutan sebagai wujud nyata pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tolikara senantiasa terpelihara dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Polda Papua Perkuat Akuntabilitas Laporan Keuangan Semester I TA 2026

 


Jayapura – Polda Papua melalui Bidang Keuangan melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Perekaman Data Laporan Keuangan Semester I Tahun Anggaran 2026 yang diikuti oleh operator satuan kerja Polda Papua dan Polres jajaran. Kegiatan berlangsung di Aula Rastrasamara Polda Papua Lama, Jumat (10/7/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Keuangan Polda Papua Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Kasubbid BIA-APK AKBP Agus Hariadi, S.Sos., M.M., serta diikuti oleh operator keuangan dari seluruh satker Polda Papua dan Polres jajaran.


Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Keuangan Polri, sebagai bentuk peneguhan semangat profesionalisme serta integritas dalam pengelolaan keuangan negara di lingkungan Polri.


Selanjutnya peserta menerima paparan dari Kabid PAPK Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Bapak Dadan Kuswaran, yang memberikan penguatan terkait tata kelola, sinkronisasi, serta penyusunan laporan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.


Memasuki sesi utama, Tim Pemeriksa melaksanakan pencocokan dan perekaman data laporan keuangan terhadap seluruh satuan kerja dan Polres jajaran Polda Papua. 


Proses tersebut bertujuan memastikan kesesuaian antara data administrasi, pencatatan keuangan, serta laporan yang akan disajikan pada Semester I Tahun Anggaran 2026 sehingga memenuhi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan ketepatan pelaporan.


Kabid Keuangan Polda Papua Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di lingkungan Polda Papua.


"Pencocokan dan perekaman data laporan keuangan merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh data yang disajikan telah sesuai, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh operator keuangan memiliki pemahaman yang sama dalam penyusunan laporan sehingga kualitas laporan keuangan Polda Papua dan Polres jajaran semakin baik, transparan, serta memenuhi prinsip akuntabilitas sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Kombes Pol. Herry Purwanto.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola keuangan yang profesional, modern, dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap pengelolaan anggaran negara sekaligus mendukung terwujudnya Polri yang Presisi.


10/07/26

Bid Humas Polda Papua Berikan Edukasi Pencegahan Perundungan kepada Pelajar SMA Negeri 1 Jayapura

 


Jayapura – Bid Humas Polda Papua memberikan edukasi mengenai pencegahan perundungan (bullying) kepada sekitar 600 pelajar baru SMA Negeri 1 Jayapura dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Jayapura, Jumat (10/7/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., didampingi Kasubbag Renmin Bid Humas Polda Papua, Iptu Luqman Alwadud, S.H., serta diikuti oleh panitia MPLS dan seluruh peserta didik baru.


Dalam paparannya, Kabid Humas menjelaskan bahwa perundungan merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja dan berulang-ulang untuk menyakiti, mengintimidasi, mempermalukan, maupun mengucilkan seseorang. 


Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dianggap sebagai candaan apabila telah menimbulkan rasa takut, malu, tertekan, ataupun penderitaan bagi korban.


Materi yang disampaikan meliputi pengertian bullying, ruang lingkup terjadinya perundungan baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial, berbagai bentuk perundungan seperti fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan bagi korban, pelaku maupun pihak yang hanya menjadi saksi.


Kabid Humas juga mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun intimidasi. 


"Para siswa diimbau agar berani melaporkan apabila mengalami ataupun mengetahui adanya tindakan perundungan, baik kepada guru, orang tua maupun pihak berwenang," tegas Kabid Humas.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa pendidikan karakter sejak dini menjadi salah satu langkah strategis dalam mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.


"Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak untuk belajar serta mengembangkan potensi dirinya. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada seluruh pelajar bahwa setiap bentuk perundungan memiliki dampak yang serius, baik bagi korban maupun pelakunya. Kami mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, berani menolak tindakan bullying, serta menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital," jelas Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk mengimplementasikan semangat "Stop Bullying! Berteman tanpa membeda-bedakan, belajar tanpa tekanan, berkarya tanpa perundungan" sebagai komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan kondusif.

09/07/26

Pelaku Curas di Sentani Berhasil Ditangkap, Tim URC Polres Jayapura Terus Intensifkan Penindakan Kejahatan 3C

 


Jayapura – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Subsatgas Pidum Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026. Penangkapan tersebut dilakukan di kawasan Yahim, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (09/07).


Penindakan ini merupakan bagian dari upaya Polres Jayapura dalam mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 guna menekan angka kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah hukum Polda Papua.


Kasubsatgas Pidum Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan salah satu pelaku kasus curas di Jalan Pasir Hawai sedang berada di kediamannya di kawasan Yahim, Sentani.


"Setelah menerima informasi tersebut, tim segera melakukan analisa singkat dan bergerak menuju lokasi. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan saat berada di dalam rumahnya, kemudian langsung dibawa ke Mapolres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas AKP Axel.


Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian dengan kekerasan yang sebelumnya dilaporkan terjadi di Jalan Pasir Hawai, Sentani.


Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Jayapura guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


AKP Axel menambahkan bahwa penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus lainnya serta memburu satu pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi petugas.


"Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini dan mengejar pelaku lainnya yang masih buron. Operasi Sikat Cartenz 2026 menjadi komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan menindak tegas setiap pelaku kejahatan 3C," tegasnya.


Polda Papua mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya tindak kriminal maupun keberadaan pelaku kejahatan. Sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Papua.

Biro SDM Polda Papua Gelar Assessment Jabatan Kasat Samapta dan Kapolsek

 


Jayapura – Biro SDM Polda Papua menggelar Assessment Jabatan Kasat Samapta dan Jabatan Kapolsek bagi jajaran Polda Papua di Gedung Assessment Biro SDM Polda Papua, Jalan Nusa Tenggara, Dok V, Kota Jayapura, Kamis (09/07).


Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari, mulai 9 hingga 10 Juli 2026 tersebut dibuka oleh Karo SDM Polda Papua yang diwakili Kabag Binkar AKBP Umar Nasatekay, S.I.K.


Sebelum pembukaan, Kasubbag Kompeten Biro SDM Polda Papua Kompol Diana Novita Pietersz, S.I.K. selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan laporan pelaksanaan assessment serta kesiapan seluruh tahapan yang akan diikuti para peserta.


Dalam sambutannya, Kabag Binkar menjelaskan bahwa assessment jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier yang bertujuan mengukur kompetensi manajerial, integritas, kepemimpinan, serta potensi para perwira sebelum dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Kasat Samapta maupun Kapolsek.


"Assessment ini merupakan instrumen penting dalam memastikan setiap personel yang akan menduduki jabatan strategis memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan kepemimpinan yang sesuai dengan tuntutan organisasi. Dengan demikian, proses pembinaan karier dapat berjalan secara objektif, profesional, dan berbasis kompetensi," ujar AKBP Umar Nasatekay.


Sebanyak 24 peserta mengikuti rangkaian assessment dengan menggunakan metode multi-tools yang dilakukan oleh multi-asesor. Berbagai tahapan penilaian dilaksanakan, mulai dari tes psikometri untuk mengukur kepribadian dan potensi dasar, Leaderless Group Discussion (LGD) guna menilai kemampuan komunikasi, kerja sama, serta kepemimpinan, hingga Behavioral Event Interview (BEI) yang menggali pengalaman kerja peserta sebagai dasar memprediksi kinerja di masa mendatang.


Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi kasus (In-Tray/Role Play) yang dirancang menyerupai kondisi nyata di lapangan untuk menguji kemampuan dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan strategis.


Untuk jabatan Kapolsek, assessment difokuskan pada kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat, penyelesaian konflik, pengelolaan keamanan wilayah, serta kepemimpinan di tingkat kewilayahan. Sementara bagi calon Kasat Samapta, penilaian diarahkan pada kesiapan operasional, kemampuan pengendalian massa (Dalmas), kesiapsiagaan personel, serta manajemen penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Menutup sambutannya, Kabag Binkar berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan assessment dengan sungguh-sungguh sehingga hasil yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas kepemimpinan di satuan masing-masing.


"Ikuti seluruh proses assessment dengan penuh tanggung jawab dan tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas diri sehingga mampu memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat saat dipercaya mengemban jabatan nantinya," tutupnya.