View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

13/01/26

Polda Papua Ikuti Rapat Anev dan Koordinasi Ketahanan Pangan Tahun 2026

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengikuti Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) serta Koordinasi Ketahanan Pangan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Video Conference (Vicon) Biro Logistik Polda Papua, Senin (12/1/2025).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Kasubbag Pangkat Kompol Pillomina Ida Waymramra, S.E., S.I.K., serta staf Biro SDM Polda Papua.


Dalam sambutannya, Kabag Mutjab SSDM Polri Kombes Pol Kusworo Wibowo, S.I.K., menegaskan bahwa rapat Anev dan koordinasi ketahanan pangan merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan sekaligus menyamakan persepsi, langkah, dan kebijakan dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan.


“Rapat analisa dan evaluasi ini menjadi sarana yang sangat penting untuk melihat capaian serta kendala pelaksanaan program ketahanan pangan, sekaligus menyusun langkah perbaikan dan strategi ke depan yang lebih terukur dan tepat sasaran,” ucap Kombes Kusworo.


Lebih lanjut disampaikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian semata, melainkan membutuhkan peran dan sinergi lintas sektor, termasuk Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan, kelancaran distribusi, serta keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat nasional maupun daerah.


“Diperlukan koordinasi yang solid, komunikasi yang efektif, serta sinergi berkelanjutan antar satuan kerja agar seluruh program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata,” tambahnya.


Sebagai bahan evaluasi, Kombes Pol Kusworo Wibowo juga mengungkapkan masih adanya sejumlah kendala dalam pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan, baik pada panen raya maupun tanam raya, di antaranya terkait mekanisme pelaporan, akurasi data, serta ketepatan pelaksanaan di lapangan.


“Kendala tersebut akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi ke depan agar pelaksanaan program ketahanan pangan dapat lebih siap, lebih berkualitas, dan tepat sasaran,” tegasnya.


SPPG Polda Papua Perluas Layanan MBG, SMP Negeri 1 Jayapura Resmi Jadi Penerima Manfaat

 


Jayapura – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Papua terus memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di wilayah Kota Jayapura. Salah satunya SMP 1 Jayapura yang menjadi sekolah penerima manfaat program tersebut.


Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan dan pengolahan makanan bergizi di dapur SPPG Polda Papua yang dilakukan secara terstandar dan higienis.


Sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah, tim Biddokkes Polda Papua melakukan pemeriksaan kelayakan makanan guna memastikan seluruh menu memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Setelah dinyatakan layak, makanan dikemas dan selanjutnya didistribusikan ke sejumlah sekolah, termasuk SMP Negeri 1 Jayapura


Dalam kesempatannya, Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian Polri, khususnya Polda Papua, terhadap pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.


“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bentuk komitmen Polda Papua dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Papua agar lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan. Kami memastikan seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga distribusi, dilakukan secara disiplin, higienis, dan tepat sasaran,” ucap Irwasda Polda Papua saat ditemui di Kota Jayapura, Senin (12/01/2026).


Ia menambahkan bahwa penambahan SMP Negeri 1 Jayapura sebagai penerima manfaat menunjukkan konsistensi dan keberlanjutan pelaksanaan program MBG di wilayah Papua.


“Penambahan SMP Negeri 1 Jayapura sebagai penerima manfaat menunjukkan bahwa program ini terus berkembang dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap para siswa dapat merasakan manfaat nyata dari asupan gizi yang seimbang sehingga mampu meningkatkan konsentrasi belajar dan prestasi di sekolah,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Irwasda Polda Papua menegaskan komitmen pengawasan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program tersebut.


“Kami akan terus mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis ini agar berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, dan benar-benar memberi dampak positif bagi masa depan anak-anak Papua,” tegasnya.


Secara tidak langsung, Kombes Pol. Jermias Rontini menekankan bahwa keberhasilan Program MBG tidak terlepas dari sinergi antara Polda Papua, tenaga kesehatan, pihak sekolah, serta dukungan masyarakat yang bersama-sama menjaga kualitas dan ketepatan pelaksanaan program di lapangan.


Sementara itu, Wakil Kepala Seksi Humas sekaligus Wakasek Kesiswaan SMP Negeri 1 Jayapura, Joyce Capelle, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program MBG oleh SPPG Polda Papua yang dinilai berjalan disiplin dan profesional.


“Hari ini merupakan hari ketiga pelaksanaan program MBG di sekolah kami. Seluruh proses berjalan sangat disiplin dan tepat waktu. Menu yang disajikan sehat, lezat, serta pelayanannya sangat prima. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SPPG Polda Papua atas program ini,” ungkap Joyce.


Saat ini, SPPG Polda Papua melayani 15 sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 3.058 siswa. SMP Negeri 1 Jayapura sendiri mulai dilayani sejak 8 Januari 2026, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 1.156 siswa.


Melalui perluasan layanan Program Makan Bergizi Gratis ini, Polda Papua berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun generasi Papua yang sehat, kuat, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Bid Humas Polda Papua Gelar Sosialisasi DIPA T.A. 2026

 


Jayapura – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Papua menggelar kegiatan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026, pada Senin (12/01/2026).


Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kabid Humas Polda Papua tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., serta diikuti oleh para pejabat dan seluruh personel Bidhumas Polda Papua.


Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh personel Bidhumas terkait rencana kerja, kebijakan, serta mekanisme pengelolaan anggaran pada Tahun Anggaran 2026 agar pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel.


Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Kasubbid Bidhumas Polda Papua memaparkan program kerja sesuai dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan dalam DIPA T.A. 2026.


Dalam arahannya, Kabid Humas Polda Papua menekankan pentingnya perencanaan yang matang, sinergi antar-subbagian, serta pelaksanaan anggaran yang tertib administrasi guna mendukung efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.


“Setiap program yang telah direncanakan harus dapat direalisasikan secara optimal, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas kehumasan Polda Papua secara profesional,” ucap Kabid Humas.


Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan anggaran harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada hasil.


“Anggaran yang dikelola dengan baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kinerja kehumasan, khususnya dalam pelayanan informasi kepada masyarakat serta penguatan kepercayaan publik terhadap Polri,” tegasnya.


Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan masukan terkait pelaksanaan anggaran. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh jajaran Bidhumas Polda Papua semakin siap dan solid dalam menghadapi serta melaksanakan program kerja pada Tahun Anggaran 2026.

12/01/26

Perdamaian Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama, Bupati Mimika Tegaskan Tidak Boleh Ada Lagi Perang

  


TIMIKA — Konflik berkepanjangan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akhirnya berakhir melalui prosesi perdamaian adat setelah hampir empat bulan memicu ketegangan sosial antar kelompok. Pertikaian antara kelompok Dang dan Newegalen resmi dihentikan lewat prosesi patah panah dan tukar babi yang digelar di Kampung Amole, Senin (12/1/2026).


Prosesi adat tersebut menjadi simbol penyelesaian konflik sekaligus pemulihan hubungan persaudaraan kedua kelompok. Patah panah dimaknai sebagai penghentian segala bentuk peperangan, sementara tukar babi melambangkan rekonsiliasi serta penguatan kembali ikatan kekeluargaan. Dalam momentum yang sakral dan penuh makna itu, pesan persatuan “Kita Semua adalah Satu Keluarga” mengemukakan sebagai komitmen bersama untuk membangun kehidupan damai dan harmonis di Kwamki Narama.


Selain ritual adat, perdamaian diperkuat melalui penandatanganan kesepakatan damai oleh perwakilan kelompok Dang dan Newegalen. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Puncak sebagai bentuk legitimasi serta pengawasan terhadap implementasi kesepakatan.


Prosesi perdamaian dipimpin Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal, serta Pj Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tabuni. Masyarakat dari kedua kubu turut hadir menyaksikan rangkaian kegiatan hingga selesai.


Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa perdamaian ini harus dijaga bersama dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Tanah Papua untuk selalu mengedepankan kehidupan yang damai dan kekeluargaan. Penegasan serupa disampaikan Pj Sekda Puncak, Nenu Tabuni, yang menekankan bahwa kesepakatan damai bersifat final, mengikat, dan tidak boleh lagi membuka ruang bagi konflik baru.


Meski sempat diwarnai dinamika saat warga meminta pihak yang terlibat langsung hadir menandatangani kesepakatan secara pribadi, seluruh rangkaian prosesi perdamaian akhirnya berjalan tertib, aman, dan kondusif. Kesepakatan tersebut sekaligus menjadi penutup konflik antar kelompok Dang dan Newegalen serta menjadi titik awal pemulihan kehidupan sosial masyarakat di Distrik Kwamki Narama.

Pemprov Papua Tengah Dorong Pendidikan dan Kesehatan untuk Pembangunan Daerah

  


Jayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menjadikan pendidikan dan kesehatan sebagai fokus utama pembangunan daerah, disertai perencanaan yang berbasis data.


Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa mengatakan pemerintah daerah telah menetapkan arah pembangunan Papua Tengah untuk periode 2025–2029 dengan menekankan peningkatan pendidikan dan layanan kesehatan.


“Pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian utama kami dalam membangun Papua Tengah ke depan,” kata Meki Fritz Nawipa.


Ia menjelaskan, arah pembangunan tersebut bertujuan agar Papua Tengah bisa lebih maju, mandiri, dan mampu bersaing, terutama melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.


“Kami ingin anak-anak Papua Tengah punya masa depan yang lebih baik melalui pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.


Selain itu, Nawipa menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang didukung data yang benar dan akurat.


“Kami minta semua perangkat daerah bekerja berdasarkan data, supaya program yang dibuat benar-benar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.


Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah menyiapkan sembilan program prioritas, salah satunya pendidikan gratis dengan anggaran sebesar Rp90 miliar.


“Lewat program ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Papua Tengah yang putus sekolah karena masalah biaya,” ujar Nawipa.


Di sektor kesehatan, Pemprov Papua Tengah juga meluncurkan kampanye “Ko Harus Sehat, Rakyat Sehat” untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan.


“Kesehatan masyarakat adalah modal penting untuk membangun Papua Tengah dalam jangka panjang,” katanya.


Sementara itu, pembangunan infrastruktur difokuskan pada percepatan pembangunan pusat pemerintahan baru di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, di atas lahan seluas 300 hektar.

TNI Hadir di Tengah Warga, Babinsa Malinau Kota Amankan Acara Tahun Baru Antar Desa

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota, Serda Asrullah, melaksanakan monitoring sekaligus pengamanan kegiatan acara Tahun Baru bersama masyarakat Desa Belayan dan Desa Pemukiman. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Adat Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (12/01/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kebersamaan dan ungkapan syukur masyarakat dalam menyambut Tahun Baru 2026. Suasana keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai jalannya acara yang diikuti dengan antusias oleh warga dari kedua desa.


Kehadiran Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota Serda Asrullah bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Monitoring dilakukan bersama aparat desa serta unsur Linmas sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kekeluargaan antar desa, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan kebersamaan yang semakin erat di tengah masyarakat.


Serda Asrullah menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus upaya membangun komunikasi yang baik dengan warga binaan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Masyarakat Desa Belayan dan Desa Pemukiman mengapresiasi kehadiran Babinsa serta aparat terkait yang senantiasa hadir mendampingi setiap kegiatan kemasyarakatan.


Dengan adanya pengamanan dan pendampingan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjaga guna menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.


(Pendim0910)

Polres Tolikara Rutin Laksanakan Patroli, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

 


Jayapura – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polres Tolikara secara rutin melaksanakan kegiatan patroli di wilayah hukum Polres Tolikara, Minggu (11/01/2026).


Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Padal Regu II Patroli Siaga, Iptu Marcelino Rumambi, S.H., M.H., serta didukung oleh personel dari berbagai satuan fungsi. Patroli menyasar sejumlah titik strategis, seperti permukiman warga, pusat aktivitas masyarakat, tempat usaha, serta lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.


Dalam pelaksanaannya, personel patroli tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga melaksanakan dialog dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


Iptu Marcelino Rumambi menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman.


“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. Patroli ini juga sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polres Tolikara akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengawasan, khususnya pada jam-jam rawan, guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan harmonis di wilayah Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara.


Melalui pelaksanaan patroli rutin ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Tolikara dapat terus terjaga dengan baik.

Patroli Cipta Kondisi Regu VI, Polres Merauke Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

 


Jayapura – Polres Merauke kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya dengan melaksanakan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Regu VI pada Sabtu malam (10/01/2026) hingga Minggu dini hari (11/01/2026).


Patroli Cipkon Regu VI tersebut dipimpin oleh IPTU Eko Irianto, S.E., selaku Plt. Kasat Pamobvit Polres Merauke, dengan melibatkan sebanyak 40 personel Polres Merauke. Kegiatan patroli dilakukan secara mobile di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di Kota Merauke, di antaranya Jalan Brawijaya, Jalan Parako, dan Jalan Trikora.


Selain melaksanakan patroli mobile, personel juga melakukan razia senjata tajam (sajam) dan barang-barang terlarang di beberapa lokasi, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


Dalam kesempatannya, IPTU Eko Irianto, S.E. menyampaikan bahwa patroli cipta kondisi ini merupakan upaya preventif kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


“Kami akan terus melakukan upaya-upaya preventif seperti patroli cipta kondisi ini guna menjaga kamtibmas tetap kondusif di wilayah Merauke,” ujarnya.


Selama pelaksanaan patroli, tim juga merespons sejumlah laporan masyarakat, salah satunya terkait kasus penganiayaan ringan yang terjadi di Jalan Pintu Air Merauke. Petugas patroli dengan sigap mendatangi lokasi kejadian dan berhasil menangani permasalahan tersebut sehingga situasi dapat dikendalikan dengan aman.


Melalui kegiatan patroli cipta kondisi ini, Polres Merauke berharap masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Polres Merauke menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.