View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

01/03/26

Satgas Saber Lakukan Pengecekan Stok dan Harga Minyak Goreng di Supiori

 


Supiori — Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Papua Tahun 2026 Polres Supiori melakukan pengecekan stok dan harga minyak goreng di wilayah hukum Polres Supiori guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga di pasaran.


Berdasarkan hasil pemantauan, stok minyak goreng yang tersedia di Kabupaten Supiori saat ini didominasi jenis premium dengan jumlah sekitar 1.000 liter. Sementara itu, minyak goreng curah dan kemasan sederhana tidak tersedia.


Adapun kebutuhan minyak goreng per bulan di Kabupaten Supiori tercatat sekitar 50 karton untuk kemasan sederhana dan 50 karton untuk jenis premium. Data tersebut menunjukkan bahwa pasokan yang ada masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Untuk harga riil di lapangan, minyak goreng kemasan premium dijual dengan variasi harga sebagai berikut: Bimoli kemasan 5 liter Rp125.000, Mitra 5 liter Rp95.000, Sinai 5 liter Rp100.000, Sinai 1.850 mililiter Rp45.000, Sinai 900 mililiter Rp25.000, Sinai 450 mililiter Rp13.000, Sinai 250 mililiter Rp8.000, serta Masku 485 mililiter Rp13.000.


Dari hasil pengecekan tersebut, diketahui bahwa harga minyak goreng mengalami kenaikan. Kendati demikian, secara umum ketersediaan stok untuk wilayah Kabupaten Supiori masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Papua Tahun 2026 menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan guna mengantisipasi potensi lonjakan harga serta memastikan distribusi minyak goreng berjalan lancar di wilayah tersebut.

Satgas Saber Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma

 


Kobakma — Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) melaksanakan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Sentral Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Minggu (1/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh AKP Muliadi, S.Sos., bersama tiga personel.


Pengecekan dimulai sekitar pukul 10.00 WIT saat tim bergerak menuju Pasar Sentral Kobakma dan tiba pukul 10.10 WIT di Kios Mitra 78. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pendataan harga serta memastikan ketersediaan sejumlah komoditas kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.


Berdasarkan hasil pengecekan, harga sejumlah bahan pokok yang dijual di Kios Mitra 78 antara lain beras merek 99 sebesar Rp27.000 per kilogram, gula pasir Rp30.000 per kilogram, telur ayam ras Rp100.000 per rak, bawang merah Rp100.000 per kilogram, bawang putih Rp76.667 per kilogram, daging ayam ras Rp50.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp100.000 per kilogram, serta mi instan Rp5.000 per bungkus.


Sementara itu, air mineral kemasan 660 mililiter dijual dengan harga Rp10.000 per botol untuk merek Pikeyro dan Aqwawa, serta Rp15.000 per botol untuk merek Aqua.


Kegiatan pengecekan berakhir pada pukul 11.05 WIT. Dari hasil pemantauan, stok bahan pokok di Kios Mitra 78 milik Nina Lusu Lembang terpantau masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.


Namun demikian, seluruh harga bahan pokok yang dijual tercatat melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi pengangkutan barang serta harga pembelian komoditas dari Wamena yang telah melampaui HET.


Satgas Saber menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut guna menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Satgas Saber Polres Pegunungan Bintang Cek Harga Sembako, Temukan Minyak Kita Dijual di Atas HET

 


Pegunungan Bintang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pegunungan Bintang yang dibentuk menjadi Satgas Saber melaksanakan pengecekan harga bahan pokok di wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (1/3/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Kios Varia serta sejumlah pasar tradisional dan toko ritel.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pegunungan Bintang, IPTU Jaya Bida Kedeng, S.H., bersama lima personel lainnya. Rombongan bertolak dari Mapolres sekitar pukul 09.25 WIT untuk mengontrol dan mengawasi harga pangan di wilayah tersebut.


Setibanya di Kios Varia sekitar pukul 10.00 WIT, personel melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas. Dari hasil pemantauan, harga beras merek 99 dijual Rp210.000 per 5 kilogram dan Rp390.000 per 10 kilogram. Beras merek Putri Thailand dipatok Rp200.000 per 5 kilogram dan Rp380.000 per 10 kilogram, sedangkan beras Putri Agri dijual Rp350.000 per 10 kilogram dan Rp650.000 per 19 kilogram.


Untuk minyak goreng, merek Bimoli dijual Rp50.000 per liter, Rp100.000 per 2 liter, dan Rp220.000 per 5 liter. Minyak merek Lovina dijual mulai Rp15.000 per 250 mililiter hingga Rp50.000 per liter. Sementara itu, gula konsumsi dijual Rp40.000 per kilogram.


Adapun harga daging ayam tercatat Rp60.000 per kilogram dan daging sapi Rp185.000 per kilogram. Bawang merah dijual Rp120.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram. Telur ayam dijual Rp120.000 per rak.


Kasat Reskrim IPTU Jaya Bida Kedeng mengatakan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun pasar modern menjelang Lebaran.


“Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok serta memastikan stok tetap tersedia bagi masyarakat Oksibil,” ujarnya.


Dalam pengecekan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah toko menjual minyak goreng merek Minyakita tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang tertera pada kemasan. Personel Satreskrim telah mengingatkan para pedagang agar menyesuaikan harga dengan ketentuan pemerintah.


Pemilik toko, kata dia, mengaku kenaikan harga terjadi karena pemasok dari Jayapura menaikkan harga distribusi, sehingga pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual di tingkat konsumen. Atas temuan tersebut, Satreskrim memandang perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut terhadap pemasok Minyakita ke wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang yang berada di Jayapura.


Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional dan pasar modern di Oksibil masih tercukupi menjelang Lebaran. Namun, para pengusaha toko mengeluhkan kendala transportasi yang masih mengandalkan jalur udara. Kondisi tersebut menyebabkan harga kebutuhan pokok di Pegunungan Bintang tidak dapat mengikuti harga di Jayapura maupun daerah lain di Papua.

Satlantas Polres Biak Numfor Tebar Kepedulian Ramadhan, Bagikan Takjil dan Edukasi Tertib Lalu Lintas


Jayapura – Dalam rangka Program Polantas Menyapa di bulan suci Ramadhan 1447 H, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Biak Numfor melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, Sabtu (28/02/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Imam Bonjol, yang merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Biak Numfor, AKP Marvi Oksiriana Cakti, bersama personel Satlantas serta melibatkan masyarakat setempat. Puluhan paket takjil dibagikan kepada para pengendara dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat.


Selain kegiatan sosial, personel Satlantas juga melaksanakan edukasi tertib berlalu lintas dengan memberikan imbauan keselamatan kepada pengguna jalan. Petugas menegur secara humanis pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI serta mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.


Kasat Lantas AKP Marvi Oksiriana Cakti menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif selama bulan Ramadhan.


“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polantas hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa perlu diimbangi dengan kesadaran berlalu lintas yang baik agar potensi kecelakaan dapat diminimalisir.


Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Satlantas Polres Biak Numfor dalam mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat dan humanis.


Polsek Nimbokrang Dampingi Petani Rawat Lahan Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Kabupaten Jayapura


Jayapura – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Polsek Nimbokrang melaksanakan peninjauan perawatan lahan tanaman jagung di wilayah Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Sabtu (28/02/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Rawa Sari, Kampung Nimbokrang, dipimpin langsung oleh Kapolsek Nimbokrang IPTU Sukarno, didampingi personel Polsek Nimbokrang serta perwakilan anggota kelompok tani. 


Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V. D. P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kapolsek Nimbokrang IPTU Sukarno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong kemandirian pangan di tingkat daerah.


“Penanaman dan perawatan tanaman jagung menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta memastikan program ini berjalan optimal,” ujar IPTU Sukarno.


Dalam peninjauan tersebut, Kapolsek bersama personel mengecek langsung kondisi tanaman jagung serta proses perawatan lahan yang sedang berlangsung. Selain itu, Kapolsek juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan tanaman, kendala yang dihadapi, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas hasil panen.


Program penanaman jagung ini difokuskan pada pemanfaatan lahan potensial dan peningkatan produktivitas lahan kering, guna mendukung ketersediaan bahan pangan dan pakan ternak di wilayah Distrik Nimbokrang.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, dalam mewujudkan swasembada pangan serta menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Jayapura.


28/02/26

Kapolda Papua Hadiri Pertandingan Minisoccer Spripim vs Bid Propam, Pererat Soliditas dan Kebersamaan Personel


Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol Patrige R. Renwarin, menghadiri sekaligus turut ambil bagian dalam kegiatan pertandingan minisoccer antara Tim Spripim Polda Papua melawan Tim Bid Propam Polda Papua yang berlangsung di Bagus Minisoccer Jayapura, Sabtu (28/02/2026) sore.


Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Papua Kombes Pol Muhajir, Dir Polairud Polda Papua Kombes Pol Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Jayapura AKBP Dionisius Vox Dei Paron Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil, serta personel Tim Minisoccer Spripim dan Bid Propam Polda Papua.


Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh semangat, keakraban, dan sportivitas. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemanasan oleh kedua tim, dilanjutkan pertandingan persahabatan yang berlangsung seru dan menghibur. Kapolda Papua bersama Wakapolda dan Dir Polairud turut bermain memperkuat Tim Spripim Polda Papua.


Selain sebagai sarana olahraga, kegiatan ini juga bertujuan mempererat soliditas, kebersamaan, serta membangun sinergi antar satuan kerja di lingkungan Polda Papua.


Kapolda Papua menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama ini merupakan salah satu cara efektif untuk menjaga kebugaran fisik, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kekompakan antar personel.


“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kita dapat membangun kebersamaan, menjaga kesehatan, serta mempererat hubungan kekeluargaan antar personel. Hal ini penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin dinamis,” ujar Kapolda Papua.


Diharapkan melalui kegiatan ini, soliditas internal Polda Papua semakin kuat sehingga mampu meningkatkan semangat kerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Satgas Saber Cek Harga Pangan di Jayapura, Stok dan Harga Stabil Jelang Ramadan

 


Jayapura – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Papua melaksanakan pengecekan pasokan dan harga bahan pokok di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idulfitri 1447 Hijriah.


Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026. Laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.


Dalam pemantauan yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut, Satgas Saber melakukan pengecekan langsung terhadap harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Youtefa Abepura. Hasilnya, harga beras premium tercatat Rp19.000 per kilogram, sementara beras medium Rp17.000 per kilogram. Gula pasir dijual Rp18.500 per kilogram.


Untuk komoditas protein hewani, harga ayam kampung berada di angka Rp52.000 per kilogram dan ayam ras Rp46.500 per kilogram. Daging sapi dijual Rp186.000 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras dibanderol Rp26.500 per 10 butir dan telur ayam kampung Rp19.500 per empat butir.


Adapun harga cabai rawit mencapai Rp138.000 per kilogram dan cabai rawit kering Rp100.000 per kilogram. Bawang merah dijual Rp63.500 per kilogram, sedangkan bawang putih Rp50.000 per kilogram.


Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta beras medium terpantau masih sesuai dengan harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah. Harga minyak goreng merek Minyakita di retail modern juga dilaporkan berada pada kisaran harga acuan.


Selain harga, Satgas juga memastikan ketersediaan stok bahan pangan pokok, seperti beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan terkendali. Secara umum, situasi pasokan dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.


Dalam laporannya, Dirreskrimsus Polda Papua menyampaikan bahwa pengawasan pasokan dan harga pangan akan terus dilakukan secara intensif hingga menjelang Idulfitri. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga serta menjamin mutu dan keamanan pangan yang beredar di pasaran.


“Pengawasan akan terus kami tingkatkan guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga maupun gangguan distribusi menjelang HBKN,” demikian disampaikan dalam laporan tersebut.


Secara keseluruhan, kegiatan pengecekan berlangsung aman dan lancar. Satgas menyimpulkan bahwa harga bahan pokok di wilayah pemantauan masih dalam kondisi stabil dan terkendali.

Tokoh Intelektual Amungme Serukan Persatuan Jaga Stabilitas Tembagapura

 


Mimika, 28 Februari 2026 – Tokoh pemuda sekaligus intelektual Suku Amungme, Fransiskus Kemong, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Mimika, khususnya di wilayah Tembagapura pasca sejumlah dinamika gangguan keamanan yang terjadi sepanjang tahun 2026.


Fransiskus menyampaikan bahwa situasi Mimika memang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik sosial hingga aksi penyerangan oleh kelompok tidak bertanggung jawab yang menimbulkan korban jiwa. Ia menilai kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya peran tokoh masyarakat sebagai fungsi kontrol sosial dan pengendali di tengah masyarakat.


“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus menjaga situasi keamanan di Mimika serta memberikan masukan dan terobosan demi Mimika yang aman dan damai,” ujarnya.


Secara tidak langsung, ia menegaskan bahwa seluruh tokoh pemuda, agama, dan masyarakat harus bersatu serta aktif menyerap informasi yang berkembang di akar rumput guna mencegah terjadinya eskalasi gangguan keamanan. Menurutnya, komunikasi lintas elemen menjadi kunci agar potensi konflik dapat diantisipasi lebih awal.


Fransiskus juga menyoroti pentingnya menjaga Tembagapura sebagai ruang hidup masyarakat asli. Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut merupakan tempat masyarakat mencari nafkah, termasuk aktivitas mendulang emas di Kali Kabur untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga serta biaya pendidikan anak.


“Tembagapura adalah tempat masyarakat mencari makan. Jangan sampai wilayah ini kembali menjadi zona merah. Semua tokoh, baik di Tembagapura maupun di Kota Timika, harus terus berkomunikasi dan bersatu demi kenyamanan bersama,” tegasnya.


Ia menambahkan, stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang mendiami bumi Amungsa, dari wilayah pesisir hingga pegunungan Nemangkawi. Karena itu, ia menyatakan komitmen untuk terus mendorong masyarakat menjaga keamanan secara bersama-sama serta mendukung aparat penegak hukum sebagai garda terdepan dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Distrik Tembagapura.