View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

22/02/26

Penambahan Plafon Dari Dansatgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan Milik Bapak Rusli Mulai Dikerjakan

 


Bulungan – Memasuki awal bulan suci Ramadhan, semangat personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan tetap berkobar dalam menyelesaikan berbagai sasaran fisik. Salah satunya adalah penambahan pemasangan plafon pada RTLH 2 milik Bapak Rusli yang mulai dikerjakan pada Minggu (22/02).


Peninjauan langsung dilakukan oleh Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan, Dhuwi Hendradjaja, untuk melihat perkembangan pembangunan rumah tersebut. Dalam kesempatan itu, beliau memerintahkan anggota Satgas TMMD agar menambahkan pemasangan plafon guna meningkatkan kenyamanan dan kerapian bagian dalam rumah.


Menurutnya, penambahan plafon ini merupakan bentuk perhatian lebih agar rumah yang dibangun tidak hanya layak huni, tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi penghuninya. Dengan adanya plafon, suhu di dalam rumah akan lebih terjaga serta tampilan interior menjadi lebih rapi dan bersih.


Anggota Satgas TMMD pun segera bergerak melaksanakan perintah tersebut dengan penuh semangat meski sedang menjalankan ibadah puasa. Kebersamaan dan kekompakan antara personel TNI dan masyarakat setempat terlihat jelas dalam proses pengerjaan, saling membantu agar pekerjaan cepat terselesaikan.


Bapak Rusli menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia tidak menyangka rumahnya kini mendapatkan tambahan fasilitas yang membuatnya semakin layak dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.


Program TMMD ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0903/Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Bulungan. Semangat pengabdian di bulan Ramadhan menjadi motivasi tersendiri bagi Satgas TMMD untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Sambut Ramadhan, Keluarga Bapak Rusli Ajak Anggota Satgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan Syukuran

 


Bulungan – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, keluarga Bapak Rusli yang rumahnya tengah direnovasi melalui program TMMD ke-127 menggelar acara syukuran dengan mengundang anggota Satgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman keluarga Bapak Rusli dan Bapak Ramli, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Minggu (22/02), menjelang ibadah puasa.


Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak mewarnai acara tersebut. Keluarga besar Bapak Rusli menyampaikan rasa syukur atas progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang kini semakin mendekati tahap penyelesaian. Mereka juga mengungkapkan terima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah bekerja keras membantu mewujudkan rumah yang lebih layak dan nyaman untuk dihuni.


Acara syukuran diisi dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus memohon keberkahan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Kehadiran anggota Satgas TMMD semakin menambah keakraban antara TNI dan masyarakat, mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi semangat utama dalam pelaksanaan TMMD.


Bapak Rusli menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada para anggota Satgas yang tidak hanya bekerja membangun fisik rumah, tetapi juga menjalin hubungan kekeluargaan dengan warga sekitar.


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan Satgas TMMD. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan menjadi berkah bagi kita semua, apalagi menjelang Ramadhan,” ujarnya.


Sementara itu, anggota Satgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan yang hadir mengaku terharu atas sambutan hangat dari keluarga dan masyarakat. Momentum syukuran ini menjadi penguat semangat bagi personel Satgas untuk terus menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik di Desa Salimbatu.


Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur semakin terasa. Diharapkan, menjelang Ramadhan, hubungan harmonis antara Satgas TMMD dan masyarakat Desa Salimbatu semakin erat serta membawa keberkahan bagi seluruh warga.

21/02/26

Penguatan Tata Kelola Hutan dan Penegakan Hukum Tambang Ilegal di Papua


Jayapura – Pelaksana Harian Kabid Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Lina Gedy, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya hutan dan kelestarian ekologis di Papua. Hal tersebut disampaikannya dalam forum koordinasi yang membahas pengelolaan hutan dan aktivitas pertambangan di wilayah Papua.


Menurut Lina Gedy, hutan Papua memiliki peran strategis karena memberikan jasa ekosistem vital, baik dari aspek lingkungan, sosial, maupun ekonomi. Oleh karena itu, penerapan Sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) harus menjadi standar dalam pemanfaatan hasil hutan guna menjamin keberlanjutan.


Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi, seperti aktivitas penebangan liar, lemahnya pengawasan, ketidaksinkronan data spasial, serta tumpang tindih perizinan antara sektor kehutanan, pertambangan, dan perkebunan. “Penguatan peta spasial, penetapan resmi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), serta pengawasan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang terintegrasi dengan tata ruang merupakan kebutuhan mendesak untuk mencegah konflik dan kerusakan lingkungan,” tegasnya.


Dinas Kehutanan, lanjutnya, mendukung penguatan kolaborasi antarinstansi, pemanfaatan peta satelit untuk pengawasan kawasan hutan, serta peningkatan sosialisasi hukum kepada masyarakat agar memahami perbedaan antara hutan adat, hutan lindung, dan kawasan yang dapat dimanfaatkan untuk pertambangan rakyat.


Sejalan dengan upaya tersebut, aspek penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal juga menunjukkan penguatan. Dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jayapura, hakim menolak seluruh permohonan yang diajukan dalam perkara dugaan tindak pidana pertambangan mineral logam emas yang melibatkan warga negara asing Zhou Linhua dan rekan-rekannya.


Putusan tersebut menegaskan bahwa penyidikan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Papua telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hakim menyatakan kewenangan penyidik sah secara hukum, serta seluruh proses penetapan tersangka, penangkapan, penahanan, hingga penyitaan barang bukti dilakukan sesuai prosedur peraturan perundang-undangan.


Lina Gedy menilai bahwa penegakan hukum yang profesional merupakan bagian integral dari perlindungan kawasan hutan. “Pengelolaan hutan tidak bisa berdiri sendiri. Ketika ada aktivitas pertambangan yang melanggar aturan dan merusak kawasan, maka penegakan hukum harus berjalan tegas dan terukur. Ini bagian dari menjaga kelestarian ekosistem Papua,” ujarnya.


Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi teknis dapat memperkuat tata kelola sumber daya alam di Papua, sehingga pemanfaatan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan kepastian hukum.

MRP Dorong Perlindungan Hutan Adat, Penegakan Hukum Tambang Ilegal Diperkuat


Jayapura – Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua, Max Abner Ohee, menegaskan bahwa perlindungan hutan adat Papua harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama Ditreskrimsus Polda Papua yang membahas pengelolaan SDA dan penegakan hukum di wilayah adat.


“Hutan Papua bukan hanya sumber ekonomi, tetapi ruang hidup masyarakat adat. Hutan adalah ruang hidup masyarakat adat yang menyatu dengan identitas, budaya, dan keberlanjutan generasi mereka,” tegas Ohee.


Ia mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35 Tahun 2012, hutan adat tidak lagi dikategorikan sebagai hutan negara. Oleh karena itu, setiap aktivitas investasi maupun eksploitasi sumber daya alam di atas tanah adat wajib melibatkan masyarakat adat dan memperoleh persetujuan lembaga kultural sesuai mekanisme yang berlaku.


Ohee juga menekankan pentingnya penetapan wilayah adat dan penyelesaian konflik lahan guna mencegah tumpang tindih perizinan, khususnya di sektor perkebunan dan pertambangan. Ia mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga adat agar pengawasan terhadap izin usaha berjalan efektif serta tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan kearifan lokal.


Komitmen perlindungan hutan adat tersebut sejalan dengan langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian dalam kasus dugaan tindak pidana pertambangan mineral logam emas yang melibatkan warga negara asing Zhou Linhua dan rekan-rekannya. Dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jayapura, hakim menolak seluruh permohonan pemohon dan menyatakan proses penyidikan yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Papua telah sesuai prosedur hukum.


Putusan tersebut menegaskan bahwa penyidik memiliki kewenangan sah dalam menangani perkara pertambangan mineral dan batu bara, termasuk penetapan tersangka, penangkapan, penahanan, hingga penyitaan barang bukti yang dinilai telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.


Menurut Ohee, penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal merupakan bagian dari upaya melindungi hutan adat dan menjaga hak masyarakat adat Papua. “Penegakan hukum harus berjalan seiring dengan perlindungan hak ulayat. Ketika hukum ditegakkan secara profesional, maka ruang hidup masyarakat adat juga ikut terlindungi,” ujarnya.


Ia berharap sinergi antara lembaga adat, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dapat memperkuat perlindungan hutan Papua, sekaligus memastikan bahwa pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam berlangsung secara adil, berkelanjutan, dan menghormati hak-hak masyarakat adat.

Ramadhan Penuh Berkah, Ditpolairud Polda Papua Santuni Anak Yatim dan Jalin Kebersamaan


Jayapura – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua bersama Bhayangkari menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama anak yatim dan masyarakat di Masjid Al-Muminun Polda Papua, Sabtu (21/2/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol Dr. Tri Setyadi Artono, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Ditpolairud Ny. Nurul Tri Setyadi Artono, serta dihadiri para pejabat utama, personel Ditpolairud, Bhayangkari, anak-anak dari Panti Asuhan Muslim Wamena Angkasa, dan masyarakat sekitar.


Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, Dirpolairud Polda Papua bersama Ketua Bhayangkari menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian dan perhatian Polri terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. 


Momentum tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara personel Polri dengan masyarakat.


Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol Dr. Tri Setyadi Artono menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antara Polri, Bhayangkari dan masyarakat. 


“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim serta mempererat jalinan silaturahmi dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.


Kegiatan kemudian diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Imam Masjid Al-Muminun Ustadz Elias yang mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah serta menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial.


Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan dapat terus terjaga serta semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Komsos Babinsa Bersama Sumber Hasil Farm, Jaga Stabilitas Telur untuk Kebutuhan Ramadan

 


Lumajang - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan menjalin kedekatan dengan masyarakat, Babinsa Sumberrejo Koramil 0821-02/Sukodono, Serka Lolok Wahyudi Hariyanto, melaksanakan kegiatan Komsos sekaligus pendampingan pertanian kepada peternak ayam petelur “Sumber Hasil Farm” milik H. Lukman, di Dusun Klingsi RT 038 RW 010 Desa Sumberrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (21/2/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran aktif Babinsa dalam mendukung sektor pertanian dan peternakan sebagai pilar utama ketahanan pangan di wilayah binaan. 


Dalam menyampaikan bahwa melalui komunikasi sosial yang rutin, Babinsa dapat mengetahui kondisi produksi, distribusi, serta potensi kendala yang dihadapi peternak, sehingga dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait apabila diperlukan. 


“Kami ingin memastikan stok telur di wilayah tetap stabil, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.


Sementara itu, H. Lukman selaku pemilik peternakan ayam petelur “Sumber Hasil Farm” menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga produksi agar kebutuhan telur masyarakat tetap terpenuhi, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Ia menegaskan bahwa berbagai langkah dilakukan mulai dari memastikan ketersediaan pakan, menjaga kesehatan ayam, hingga mengatur distribusi secara optimal.


“Kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan telur tetap stabil selama Ramadan dan Lebaran, karena biasanya permintaan meningkat cukup signifikan. Dengan dukungan dan pendampingan dari semua pihak, kami semakin termotivasi untuk menjaga kualitas dan kuantitas produksi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar H. Lukman.


Melalui kegiatan Komsos dan pendampingan pertanian tersebut, diharapkan sinergi dapat mendorong peningkatan hasil produksi peternakan di Desa Sumberrejo. Upaya ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. (Pendim0821)

Pendampingan Babinsa Bedayu Percepat Pembangunan Jalan Lingkungan Hasil Swadaya Masyarakat

 


Lumajang - Wujud nyata kepedulian terhadap pembangunan wilayah binaan, Babinsa Bedayu Koramil 0821-03/Senduro Sertu Sularso melaksanakan pendampingan kegiatan karya bakti pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 500 meter di Dusun Sumberrejo RT 003 RW 004 Desa Bedayu Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (21/2/2026).


Kegiatan pengecoran jalan tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, khususnya untuk memperlancar akses transportasi warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.


Saat dimintai keterangan, Sertu Sularso mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan karya bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mendorong semangat gotong royong dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Melalui pendampingan ini diharapkan pembangunan berjalan lancar, aman, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dusun Sumberrejo, Andik, menyampaikan bahwa pengecoran jalan sepanjang 500 meter tersebut murni merupakan hasil swadaya masyarakat. Ia menjelaskan bahwa seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, dilakukan atas dasar kesepakatan dan gotong royong warga.


“Alhamdulillah, pembangunan pengecoran jalan ini terlaksana berkat kekompakan dan kesadaran warga. Dana dan tenaga kami himpun secara swadaya, karena masyarakat menyadari pentingnya akses jalan yang layak untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ungkap Andik.


Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat menunjukkan semangat kebersamaan yang masih kuat di lingkungan Dusun Sumberrejo. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, pekerjaan dapat berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat gotong royong, dirinya juga berharap jalan yang sudah dicor tersebut bisa dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga Desa Bedayu secara berkelanjutan. (Pendim0821)

Danrem 083/BDJ: Jaga Kehormatan Satuan dan Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat.

 


Lumajang – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, memberikan pengarahan sekaligus pamitan kepada prajurit, PNS, dan anggota Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang, bertempat di Aula Raden Wijaya Makodim 0821/Lumajang, Sabtu (21/2/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0821/Lumajang, para Perwira Staf, Danramil jajaran, prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Dim 0821/Lumajang.


Dalam arahannya, Kolonel Inf Kohir menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja seluruh prajurit serta PNS Kodim 0821/Lumajang dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial maupun tugas pengabdian kepada masyarakat.


Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas satuan, meningkatkan profesionalisme, serta tetap memegang teguh disiplin dan integritas sebagai prajurit TNI AD. Menurutnya, tantangan tugas ke depan semakin dinamis sehingga menuntut kesiapan mental, fisik, dan kemampuan adaptif dari seluruh personel.


“Jaga kehormatan satuan, tingkatkan kepekaan terhadap perkembangan situasi wilayah, serta terus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi. Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan utama dalam menjaga ketahanan wilayah,” tegasnya.


Selain memberikan pengarahan, momen tersebut juga menjadi ajang pamitan Kolonel Inf Kohir kepada seluruh keluarga besar Kodim 0821/Lumajang. Ia menyampaikan terima kasih atas sinergi dan dukungan selama masa kepemimpinannya di Korem 083/BDJ. (Pendim 0821).