View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

01/04/26

POLRES LANNY JAYA BERSAMA TNI DAN PEMDA LAKSANAKAN GERAKAN INDONESIA ASRI DI KOTA TIOM

   


LANNY JAYA, RABU (1/4) – Polres Lanny Jaya bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia Asri pada hari Rabu, 1 April 2026 pukul 09.25 WIT bertempat di areal Kota Tiom. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Republik Indonesia.

 

Berbagai pejabat utama hadir dalam kegiatan ini, antara lain Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd; Kapolres Lanny Jaya AKBP. Frans D. Tamaela; Plh. Sekda Lanny Jaya Tendien Wenda, S.Pd; serta pejabat dari dinas terkait, personel Polres Lanny Jaya sebanyak 47 orang, 15 personel Satgas 511, 15 personel Koramil 1713/LJ, serta ASN dan PNS Kabupaten Lanny Jaya.

 

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.05 WIT dengan apel bersama di lapangan Kantor Bupati, yang dipimpin langsung oleh Bupati Lanny Jaya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel TNI/POLRI yang terlibat dan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan bersama. Sebagai bagian dari kegiatan, telah disiapkan sebanyak 5 ret batu karang untuk ditimbun di areal pasar Tiom.

 

Pukul 09.10 WIT, peserta kegiatan bergeser dari lapangan Kantor Bupati menuju depan Kantor Bank Papua. Pada pukul 09.25 WIT dilakukan kerja bakti bersama, kemudian dilanjutkan dengan menimbun batu karang di areal pasar Tiom mulai pukul 09.40 WIT.

 

Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 12.25 WIT, setelah itu personel Polres Lanny Jaya kembali ke Markas Polres Lanny Jaya.

 

 

KAPOLRES LANNY JAYA HADIRI MUSYAWARAH OLAHRAGA LUAR BIASA KAB.LANNY JAYA (MUSORKABLUB) KONI KAB.LANNY JAYA 2026

 



Lanny Jaya - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lanny Jaya menggelar Musyawarah Olahraga Luar Biasa (MUSORKABLUB) pada Rabu (1/4/2026) di Aula Pemda Lanny Jaya. Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan agenda kegiatan KONI Lanny Jaya dalam mempersiapkan PRA PON tahun 2027 dan PON tahun 2028.


MUSORKABLUB ini dihadiri oleh Bupati Lanny Jaya, Aletinus Jigibalom, S.Pd, Kapolres Lanny Jaya, AKBP F. Daniel Tamaela, dan Ketua Harian KONI Provinsi Papua Pegunungan, Adi Wetipo, S.Ip.


Dalam sambutannya, Ketua Harian KONI Provinsi Papua Pegunungan mengapresiasi Lanny Jaya sebagai kabupaten pertama yang melaksanakan Musyawarah Olahraga Luar Biasa. Ia juga menekankan pentingnya menentukan cabang olahraga unggulan untuk mewakili Provinsi Papua Pegunungan di tingkat nasional.


Bupati Lanny Jaya, Aletinus Jigibalom, S.Pd, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari KONI Provinsi Papua Pegunungan dan menginstruksikan kepada Kepala Distrik dan Kepala Kampung untuk berkolaborasi dengan KONI dalam membangun fasilitas olahraga di Kampung dan Distrik.


Kegiatan MUSORKABLUB ini diakhiri dengan pengukuhan pengurus KONI Lanny Jaya Tahun 2026.

Hendarsam Marantoko Jabat Dirjen Imigrasi, Ini Pesan Menteri Agus


Jakarta — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, melantik dua Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kemenimipas, Rabu (1/4). Pejabat yang dilantik yakni Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dan Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.


Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan serah terima jabatan Plt. Dirjen Imigrasi dari Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, setelah Yuldi menjabat selama kurang lebih satu tahun.


Dalam sambutannya, Menteri Agus menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam profesionalisme dan etika kerja. Ia mengingatkan bahwa kewenangan kementerian merupakan mandat langsung dari Prabowo Subianto, sehingga harus dijalankan demi kepentingan bangsa dan negara.


Selain itu, ia menekankan bahwa seluruh anggaran berasal dari rakyat, sehingga penggunaannya harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak para pejabat untuk memaknai jabatan sebagai sarana memberi manfaat dan meninggalkan jejak kebaikan, bukan sekadar pencapaian karier.


Kepada Dirjen Imigrasi yang baru, Menteri Agus berpesan agar menjadikan program kerja Kemenimipas sebagai pedoman untuk meningkatkan pelayanan publik. Sementara kepada Staf Ahli Menteri, ia menegaskan peran strategis dalam membantu perumusan kebijakan.


Menutup arahannya, Menteri Agus menekankan pentingnya soliditas, kolaborasi, dan komunikasi di tengah dinamika global. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yuldi Yusman atas dedikasi dan capaian selama menjabat, serta berharap prestasi tersebut dapat dilanjutkan oleh kepemimpinan yang baru. (*)

KENAIKAN PANGKAT, motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, profesionalisme anggota Kodim 0910/Mln


 

Malinau, 1 April 2026 — Pada hari Rabu, tanggal 1 April 2026, bertempat di Lapangan Makodim 0910/Malinau, telah dilaksanakan kegiatan upacara dan syukuran kenaikan pangkat bagi anggota Kodim 0910/Mln.


Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur, diikuti oleh seluruh personel Kodim 0910/Mln. Upacara kenaikan pangkat merupakan tradisi satuan yang memiliki makna penting sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja prajurit dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.


Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf M. Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hal yang diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dilandasi oleh disiplin, kerja keras, serta pengabdian yang tulus kepada bangsa dan negara. Oleh karena itu, kenaikan pangkat harus dijadikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, profesionalisme, serta semangat dalam menjalankan tugas ke depan.


Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan syukuran ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan soliditas antar anggota, sehingga diharapkan seluruh prajurit Kodim 0910/Mln dapat terus menjaga kekompakan serta meningkatkan kinerja dalam menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kenaikan pangkat yang diterima, serta harapan agar seluruh personel senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas.


Kodim 0910/Malinau

Tangguh, Profesional, dan Dicintai Rakyat

Satgas Saber Pangan Polda Papua Sidak Pasar Hamadi dan Hypermart Jayapura

 


Jayapura — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua bersama Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga Pangan (Saber) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Jayapura, Rabu (1/4/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda Papua, KBP. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., didampingi Direktur Kewaspadaan Pangan, Nita Yulianis. Sidak dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Sentral Hamadi dan Hypermart Mall Matahari Jayapura.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Sri Utami, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua Antoni Imbenai, Kepala Bulog Wilayah Papua Ahmad Mustari, personel Satgas Pangan, serta perwakilan Badan Pangan Nasional dan Dinas Perdagangan.


Di Pasar Sentral Hamadi, tim menemukan harga cabai rawit atau rica padi berkisar antara Rp90.000 hingga Rp110.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting dijual Rp60.000 per kilogram. Harga telur ayam berada pada kisaran Rp68.000 hingga Rp70.000 per rak.


Sementara itu, ayam potong dijual dengan harga bervariasi berdasarkan ukuran, yakni Rp70.000 per ekor untuk ukuran besar, Rp60.000 per ekor untuk ukuran sedang, dan Rp55.000 hingga Rp65.000 per ekor untuk ukuran kecil. Tomat dijual Rp15.000 per kilogram, bawang merah Rp60.000 per kilogram, dan daging sapi Rp140.000 per kilogram.


Untuk minyak goreng bersubsidi Minyakita, pedagang menjual kemasan 2 liter dengan harga Rp36.000.


Di lokasi kedua, yakni Hypermart Mall Matahari Jayapura, harga sejumlah komoditas tercatat lebih tinggi dibandingkan pasar tradisional. Daging sapi untuk kebutuhan rendang dijual Rp159.000 per kilogram, sedangkan daging ayam dijual Rp47.900 per kemasan untuk ukuran di bawah satu kilogram dan sekitar Rp61.000 per kilogram untuk kemasan di atas satu kilogram.


Adapun cabai keriting dan cabai rawit di ritel modern tersebut dijual Rp129.900 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek Bimoli dipasarkan dengan harga Rp47.590 per liter.


Dirreskrimsus Polda Papua KBP. Dr. Rama Samtama Putra mengatakan, hasil sidak menunjukkan bahwa harga bahan pokok di Pasar Hamadi masih bervariasi, terutama pada komoditas cabai dan ayam.


Ia juga menilai terdapat perbedaan harga yang cukup mencolok antara pasar tradisional dan ritel modern, terutama pada komoditas daging dan cabai.


Meski demikian, secara umum ketersediaan bahan pokok di Kota Jayapura masih dalam kondisi aman dan terkendali.


Kegiatan sidak Satgas Saber Pangan Polda Papua berlangsung aman dan lancar. Hasil sidak selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dan pengambilan langkah pengendalian harga pangan di wilayah Papua.

Respons Cepat Kapolda Papua, Warga Adat Kampung Yoge Apresiasi Dukungan untuk Pesta Budaya

 


Jayapura – Masyarakat adat Kampung Yoge menyampaikan apresiasi atas respons cepat Kapolda Papua dalam mendukung persiapan Pesta Budaya yang akan digelar dalam waktu dekat. 


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Tim Kerja Pesta Budaya Masyarakat Adat Kampung Yoge, Simson Niki Mehue, usai pertemuan dengan Kapolda Papua.


Dalam keterangannya, Simson menjelaskan bahwa pihaknya bersama kepala suku dan ondoafi telah bertemu langsung dengan Kapolda Papua, baik saat kunjungan di Kampung Yoge maupun saat diundang ke Mapolda Papua.


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas respons yang sangat baik dari Bapak Kapolda Papua. Ketika kami menyampaikan kebutuhan kami, beliau langsung merespons dan bahkan mengundang kami ke Mapolda untuk membahas lebih lanjut,” ucap Simson, Selasa (31/03/2026).


Ia menuturkan, Pesta Budaya Masyarakat Adat Kampung Yoge yang akan digelar dalam waktu sekitar dua minggu ke depan melibatkan tiga kampung, yakni Kampung Yoge, Kampung Ifale, dan Kampung Atamali. Namun, dalam persiapannya, panitia menghadapi kendala, terutama terkait infrastruktur akses masuk kampung.


“Kami sebelumnya belum mendapatkan dukungan sponsor, khususnya untuk memperbaiki jembatan masuk ke kampung yang kondisinya sudah rusak,” jelasnya.


Menanggapi hal tersebut, Kapolda Papua disebut langsung menyatakan kesiapannya untuk membantu perbaikan jembatan, termasuk memperkuat konstruksinya. 


Selain itu, bantuan juga akan diberikan untuk pembangunan panggung serta penyediaan tenda guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan budaya tersebut.


“Bapak Kapolda sudah menyanggupi untuk membantu pembuatan dan penguatan jembatan masuk ke Kampung Yoge, serta mendukung fasilitas seperti panggung dan tenda. Ini tentu sangat membantu kami,” tambah Simson.


Ia berharap dukungan tersebut dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kelancaran kegiatan budaya, tetapi juga memperkuat hubungan antara masyarakat adat dengan aparat kepolisian.


“Atas nama tim kerja dan masyarakat adat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Papua dan jajaran yang telah merespons cepat dan menerima kami dengan baik,” pungkasnya.

Antusiasme Tinggi, 1.171 Calon Pendaftar Ikuti Seleksi Penerimaan Polri T.A. 2026 di Polresta Jayapura Kota

 


Jayapura – Polresta Jayapura Kota melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) secara resmi menutup rangkaian pendaftaran dan verifikasi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak 9 Maret hingga 30 Maret 2026 ini mencatat tingginya animo masyarakat, khususnya generasi muda Papua, untuk mengabdikan diri sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Pelaksanaan verifikasi akhir yang digelar pada Senin (30/03) hingga dini hari Selasa (31/03/2026) di Ruangan Bag SDM Polresta Jayapura Kota berjalan dengan tertib, lancar, serta dalam situasi yang aman dan kondusif. Proses tersebut dilakukan oleh operator penerimaan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.


Kapolresta Jayapura Kota KBP Frederickus W. A. Maclarimboen melalui Kabag SDM Polresta Jayapura Kota AKP Suhardi Syahailatua, S.Sos ketika dikonfirmasi diruang kerjanya menyampaikan bahwa data rekapitulasi, jumlah total pendaftar mencapai 1.171 orang, terdiri dari 1.133 pendaftar Bintara dan 38 pendaftar Tamtama. Dari jumlah tersebut, sebanyak 901 peserta dinyatakan terverifikasi, sementara 270 peserta lainnya belum memenuhi syarat administrasi.


"Untuk kategori Bintara Polri, jalur Polisi Tugas Umum (PTU) menjadi yang paling diminati dengan 976 pendaftar, diikuti jalur Intelijen, Tenaga Kesehatan, hingga bidang-bidang keahlian lainnya seperti Humas, Pertanian, dan Teknik Sipil. Sementara pada kategori Tamtama, minat terbesar terdapat pada jalur Tamtama Brimob," ujar Kabag SDM.


Lanjut Kabag SDM, selama proses verifikasi, seluruh peserta menjalani tahapan pemeriksaan secara menyeluruh, meliputi pengecekan kelengkapan berkas, batas usia, tinggi badan, nilai akademik, serta kesesuaian jurusan pendidikan dengan jalur seleksi yang dipilih. Peserta yang dinyatakan lolos verifikasi selanjutnya dihimpun dalam grup komunikasi untuk memperoleh arahan dan informasi terkait tahapan seleksi berikutnya.


"Antusiasme yang tinggi ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri terus meningkat. Kami berkomitmen untuk melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, sehingga dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas," ungkapnya.


Kabag SDM juga mengimbau kepada seluruh peserta yang telah terverifikasi untuk mempersiapkan diri secara optimal dalam menghadapi tahapan seleksi selanjutnya, baik dari segi fisik, mental, maupun akademik.


Dengan berakhirnya tahap pendaftaran dan verifikasi ini, Polresta Jayapura Kota memastikan seluruh data peserta telah terinput dalam sistem penerimaan pusat. Diharapkan, proses seleksi ke depan dapat berjalan lancar dan menghasilkan generasi Polri yang profesional serta siap melayani masyarakat.

Kapolda Papua Terima Aspirasi Ondofolo Yobeh, Siap Bantu Perbaikan Jembatan dan Dukung Festival Kampung

 


Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menerima audiensi Ondofolo Yobeh bersama tokoh adat dan panitia Pesta Kampung Yobeh di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2026) sore. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan festival budaya sekaligus kondisi infrastruktur yang menjadi perhatian masyarakat.


Dalam audiensi tersebut, Ondofolo Yobeh, Bernard Sokoy menyampaikan apresiasi atas bantuan sosial yang telah diberikan Polda Papua kepada masyarakat. 


Ia juga memaparkan rencana pelaksanaan Pesta Kampung Yobeh yang dijadwalkan berlangsung pada 14–16 April 2026, sebagai upaya mendorong sektor pariwisata lokal.


“Kami mengapresiasi perhatian Bapak Kapolda. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta berdampak pada perekonomian masyarakat,” ucap Bernard Sokoy.


Selain itu, Bernard juga menyampaikan kondisi jembatan menuju lokasi kegiatan yang saat ini dinilai tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun pengunjung.


Menanggapi hal tersebut, Kapolda Papua menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, khususnya terkait perbaikan jembatan.


“Aspirasi yang disampaikan akan kami tindak lanjuti. Kami siap membantu penyediaan material kayu sesuai kebutuhan agar jembatan dapat segera diperbaiki,” kata Kapolda.


Ia menambahkan, bantuan material direncanakan akan disalurkan pada 5 April 2026, sehingga proses perbaikan dapat segera dimulai sebelum pelaksanaan festival.


Kapolda Papua juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pesta Kampung Yobeh sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan pariwisata daerah.


Sementara itu, Ketua Panitia Pesta Kampung Yobeh, Nicky Mehuwe, mengatakan bahwa kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai atraksi budaya, seperti pertunjukan tari tradisional, stan kuliner khas, serta partisipasi pelaku UMKM lokal.


“Kami memperkirakan akan ada kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 300 orang. Oleh karena itu, dukungan semua pihak, termasuk kesiapan infrastruktur, sangat kami harapkan,” ungkapnya.


Audiensi ini mencerminkan sinergi antara Polri dan masyarakat adat dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menjaga keamanan, Polri juga berperan aktif dalam mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan, khususnya di sektor budaya dan pariwisata.