View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

07/05/26

Patroli Jalan Kaki di Malam Hari, Polres Tolikara Hadirkan Rasa Aman bagi Warga Karubaga

 


Jayapura – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Regu Siaga III Polres Tolikara melaksanakan patroli malam dengan metode jalan kaki di wilayah Ampera, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Rabu (06/05/2026) malam.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Tolikara, Iptu Febri Y. Asmara, S.H., selaku Perwira Pengendali (Padal), didampingi Kasat Narkoba, Ipda Muh. Suryanto dan Kasi Humas Ipda Michel M. Simopiaref, serta melibatkan 25 personel Regu Siaga III.


Dalam arahannya, Iptu Febri menekankan pentingnya tanggung jawab anggota Polri dalam menjaga situasi kamtibmas, serta mengingatkan personel untuk tetap disiplin dalam pelaksanaan tugas, termasuk pengaturan piket dan pengamanan perlengkapan dinas.


“Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan. Laksanakan patroli dengan penuh tanggung jawab guna memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ucap Iptu Febri.


Usai apel, personel mulai menyusuri wilayah Desa Ampera dengan berjalan kaki. Setibanya di Pertigaan Ampera Atas, personel melakukan pemantauan situasi guna memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Tolikara, dalam keterangannya menyampaikan bahwa patroli malam merupakan langkah preventif yang rutin dilaksanakan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.


“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada malam hari. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas maupun beristirahat,” kata Kasi Humas.


Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis terus dikedepankan oleh jajaran Polres Tolikara dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.


“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar terjalin hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga,” pungkasnya.


Polres Tolikara berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli rutin sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tolikara.


Polsek Numfor Barat Musnahkan Puluhan Botol Miras Hasil Sitaan Operasi Lilin 2025

 



Jayapura – Kepolisian Resor Biak Numfor melalui Polsek Numfor Barat memusnahkan puluhan botol minuman keras (miras) berbagai merek hasil sitaan dari razia gabungan dalam rangka Operasi Lilin 2025 dan pengamanan Tahun Baru 2026. 


Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolsek Numfor Barat, Kabupaten Biak Numfor, Rabu (06/05/2026).


Kegiatan pemusnahan ini turut dihadiri unsur pemerintah distrik, TNI, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan gereja dari GKI Klasis Pulau Numfor.


Kapolsek Numfor Barat, Iptu Yan Wambrauw, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut. 


Ia menjelaskan bahwa barang bukti miras yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan dari operasi kepolisian yang dilaksanakan selama pengamanan Natal dan Tahun Baru, khususnya di wilayah Pelabuhan Laut Saribi, Distrik Orkeri.


“Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Numfor Barat dalam menindak peredaran minuman keras ilegal yang tidak memiliki izin distributor,” ucap Iptu Yan.


Ia menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya preventif dan represif secara rutin dan berkelanjutan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, sebagaimana arahan Kapolres Biak Numfor.


“Upaya ini kami lakukan untuk menekan angka kriminalitas dan gangguan kamtibmas yang kerap dipicu oleh pengaruh minuman keras,” jelasnya.


Kapolsek juga mengharapkan dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam memberantas peredaran miras, khususnya di wilayah Distrik Numfor Barat.


“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tuturnya.


Pemusnahan miras ini merupakan tindak lanjut atas penanganan barang bukti hasil razia kepolisian, sekaligus sebagai bentuk transparansi dan upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri.


Adapun barang bukti yang dimusnahkan meliputi 15 botol whisky Robinson ukuran 650 ml, 7 botol anggur merah ukuran 250 ml, 2 botol whisky Dome ukuran 700 ml, 1 botol vodka Dome ukuran 700 ml, serta 40 botol minuman tradisional jenis cap tikus dengan rincian 34 botol ukuran 1,5 liter dan 6 botol ukuran 600 ml.


Negara Hadir untuk Keadilan Fiskal, Papua Pegunungan Didorong Lebih Sejahtera

  


Jayapura – Dalam upaya mewujudkan pemerataan pembangunan, negara dituntut untuk menghadirkan kebijakan fiskal yang berkeadilan, khususnya bagi wilayah Papua Pegunungan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan. 


Keadilan fiskal menjadi salah satu kunci penting dalam memastikan setiap daerah memperoleh hak yang setara dalam pembangunan.


Papua Pegunungan sebagai daerah dengan tantangan geografis yang kompleks masih merasakan adanya ketimpangan dalam distribusi anggaran dan pembangunan infrastruktur. 


Kondisi ini berdampak pada terbatasnya akses layanan publik serta lambatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.


Melalui kebijakan fiskal yang tepat sasaran, pemerintah diharapkan mampu memberikan perhatian lebih, baik dalam bentuk transfer anggaran yang proporsional maupun program afirmatif yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. 


Pendekatan ini tidak hanya berbasis angka, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial, budaya, dan karakteristik wilayah.


Sejumlah pihak menilai bahwa kehadiran negara harus diwujudkan secara nyata melalui kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. 


Ketua Analisis Papua Strategis (APS) Provinsi Papua Pegunungan Sonni Lokobal, SIP, M.Si menyampaikan bahwa Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran menjadi faktor penting agar setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


“Negara harus memastikan bahwa kebijakan fiskal tidak hanya berhenti pada tataran perencanaan, tetapi mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di daerah, termasuk Papua Pegunungan,” demikian disampaikan dalam pandangan terkait pentingnya keadilan fiskal.


Selain itu, partisipasi masyarakat lokal juga menjadi elemen penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan. 


Dengan melibatkan masyarakat, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.


Dengan demikian, keadilan fiskal bukan sekadar konsep, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua Pegunungan.

Kapolda Papua Terima Audiensi Pangkogabwilhan III, Sinergi TNI-Polri Diperkuat Hadapi Dinamika Keamanan

 


 

Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menerima audiensi Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., dalam rangka memperkuat sinergi TNI-Polri guna menghadapi dinamika keamanan di wilayah Papua. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Papua, Mapolda Baru Koya Koso, Rabu (06/05/2026).


Audiensi tersebut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., S.H., M.H., para Pejabat Utama Polda Papua, serta jajaran Kogabwilhan III TNI. 


Kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan dan silaturahmi, dilanjutkan dengan perkenalan pejabat dari kedua institusi sebagai bentuk penguatan soliditas dan koordinasi lintas sektor.


Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Papua dan Pangkogabwilhan III membahas berbagai isu strategis terkait situasi keamanan di Papua. Salah satu fokus utama adalah pengamanan objek vital, termasuk Stadion Lukas Enembe yang akan digunakan dalam pertandingan Liga 3 Zona 4. 


Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan serta menjamin kegiatan masyarakat berjalan aman dan kondusif.


Selain itu, dibahas pula restrukturisasi komando operasi yang kini terpusat dalam satu kendali untuk wilayah Papua dan Papua Barat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempercepat respons terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan. 


Saat ini, sebanyak 124 pos pengamanan telah tergelar untuk mengawasi wilayah dari perbatasan hingga pemukiman masyarakat.


Terkait dinamika keamanan, kedua pihak menyoroti perkembangan aktivitas kelompok OPM/KKB yang dinilai semakin dinamis. Sebagai langkah antisipatif, disepakati peningkatan pengamanan di sejumlah wilayah rawan, khususnya di Papua Selatan. Strategi penanganan dilakukan melalui pendekatan terpadu, meliputi operasi intelijen, langkah preventif, serta pendekatan humanis kepada masyarakat.


Sinergi intelijen juga diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BIN dan BAIS, guna mendeteksi pola pergerakan kelompok bersenjata yang kini memanfaatkan berbagai moda, termasuk transportasi udara. Pertukaran informasi secara terbuka menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.


Di bidang pengembangan sumber daya manusia, TNI dan Polri turut membahas upaya peningkatan kualitas putra-putri asli Papua melalui program pendidikan, pembinaan, serta rekrutmen yang selektif dan berintegritas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan stabilitas keamanan melalui pendekatan kesejahteraan.


Pertemuan juga menegaskan komitmen bersama antara TNI dan Polri untuk terus memperkuat kerja sama, termasuk dalam optimalisasi dukungan sarana dan prasarana guna menunjang pelaksanaan tugas di wilayah Papua.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menegaskan bahwa audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor di tengah dinamika keamanan yang terus berkembang.


“Sinergi TNI-Polri yang solid merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Kami terus mendorong penguatan koordinasi, baik dalam aspek operasional maupun pertukaran informasi intelijen, sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat, tepat, dan terukur,” ucap Kabid Humas.


Ia juga menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui pendekatan humanis kepada masyarakat.


“Kami bersama TNI dan seluruh stakeholder berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua, sekaligus mendukung pembangunan melalui stabilitas yang berkelanjutan,” pungkasnya.


Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata sebagai simbol keharmonisan dan soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.

Sentuhan Humanis dan Patroli Dialogis, Satgas Damai Cartenz Hadir Jaga Keamanan di Sinak

  


Sinak — Upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz 2026. Pada Rabu (6/5/20206), personel Satgas Ops Damai Cartenz melaksanakan kegiatan patroli dialogis serta kegiatan humanis berbagi makanan dan keceriaan kepada masyarakat di Distrik Sinak.


Kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada aspek penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari pendekatan persuasif Polri dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat kususnya Papua. Personel menyapa warga secara langsung, berdialog, serta memberikan makanan ringan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat setempat.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi salah satu strategi utama dalam pelaksanaan operasi.


“Selain penegakan hukum, kami juga mengedepankan pendekatan humanis sebagai upaya membangun kepercayaan masyarakat. Kehadiran personel di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi solusi atas kebutuhan sosial warga,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa patroli dialogis akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


“Kami terus mendorong personel di lapangan untuk aktif berinteraksi dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih dini dan dicegah sebelum berkembang,” jelasnya.


Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan bahwa kegiatan patroli dan aksi sosial akan terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah-wilayah rawan. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Papua.

06/05/26

Tinjau TMMD Ke-128 di Wilayah Perbatasan, Tim Wasev Soroti Dampak Nyata bagi Masyarakat

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) melaksanakan peninjauan langsung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di wilayah perbatasan, tepatnya di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Rabu (6/5/2026).


Kegiatan peninjauan tersebut dipimpin oleh Brigjen TNI Tyas Koesharjadi, P.Sc., S.I.P., selaku Ketua Tim Wasev. Kehadiran tim bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan sesuai rencana sekaligus menilai dampak yang dirasakan masyarakat di wilayah perbatasan.


Dalam peninjauan itu, Tim Wasev melihat langsung berbagai sasaran fisik yang telah dikerjakan, mulai dari pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), fasilitas MCK, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Selain itu, tim juga berinteraksi dengan warga guna menyerap aspirasi serta mengetahui manfaat nyata dari program TMMD.


Ketua Tim Wasev menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD di wilayah perbatasan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam memperkuat ketahanan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Program TMMD ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kehadiran TNI mampu mempercepat pembangunan sekaligus mempererat hubungan dengan warga, terutama di daerah perbatasan,” ujarnya.


Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menegaskan bahwa seluruh personel Satgas terus bekerja maksimal demi menyelesaikan setiap sasaran tepat waktu tanpa mengesampingkan kualitas pekerjaan.


“Kami berkomitmen menuntaskan seluruh sasaran TMMD dengan hasil yang optimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan TMMD di wilayah perbatasan.


Kehadiran Tim Wasev di lokasi TMMD diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi personel Satgas serta masyarakat untuk terus bersinergi dalam menyukseskan program tersebut.


Melalui program TMMD, diharapkan pembangunan di wilayah perbatasan semakin merata, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus memperkuat rasa kebangsaan di wilayah NKRI.


(Pendim 0910)

Polres Pasuruan Kota Intensifkan Pemeriksaan Higienitas MBG

 


KOTA PASURUAN – Dalam rangka memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman, sehat dan layak konsumsi, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim melalui Seksi Kedokteran Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan pemeriksaan higienitas makanan sebelum didistribusikan kepada penerima.


Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uli mengatakan, kegiatan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari proses pengolahan makanan, kebersihan peralatan masak, kondisi dapur, hingga kualitas bahan makanan yang digunakan.


"Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh menu MBG memenuhi standar kesehatan dan higienitas pangan, sehingga aman untuk dikosumsi," kata AKBP Titus, Rabu (6/5/26).


Ia menambahkan pemeriksaan yang melibatkan Sidokkes Polres Pasuruan Kota juga meliputi pengecekan suhu makanan, kebersihan tempat penyimpanan, serta penggunaan perlengkapan sanitasi oleh petugas pengolah makanan. 


Langkah tersebut menjadi bentuk antisipasi terhadap potensi kontaminasi makanan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.


Selain pemeriksaan fisik makanan, petugas juga melakukan pengujian keamanan makanan menggunakan beberapa jenis parameter uji, di antaranya Cyanide Test, Nitrite Test, Formaldehyde Test, dan Arsenic Test.


"Ini guna memastikan makanan MBG bebas dari zat berbahaya serta aman untuk dikonsumsi masyarakat," tegas AKBP Titus.


Sementara itu, Kasi Dokkes Polres Pasuruan Kota Aiptu Azharudin  menyampaikan pemeriksaan makanan juga dilakukan dengan menggunakan beberapa parameter meliputi pengecekan kebersihan bahan makanan, kualitas air yang digunakan, sanitasi peralatan masak, hingga kondisi kesehatan petugas pengolah makanan guna memastikan makanan MBG aman dan layak konsumsi.


Ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Pasuruan Kota Polda Jatim dalam mendukung program pemerintah sekaligus memastikan makanan yang disalurkan benar-benar aman dikonsumsi masyarakat.


“Pemeriksaan higienitas ini kami lakukan secara rutin guna memastikan seluruh makanan MBG memenuhi standar kesehatan, aman dikonsumsi serta terhindar dari potensi kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala SPPG Polres Pasuruan Kota Moch Rudy Khoirudin menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga kualitas pelayanan dalam program MBG, khususnya pada aspek keamanan dan kebersihan makanan sebelum disalurkan kepada masyarakat.


“Kami berkomitmen menjaga kualitas makanan MBG mulai dari proses pengolahan hingga pendistribusian," ujarnya.


Dengan adanya pemeriksaan dari Sidokkes, diharapkan makanan yang diterima masyarakat benar-benar sehat, higienis dan layak konsumsi.


Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim melalui Sidokkes berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala terhadap kualitas makanan MBG.


Diharapkan, melalui langkah preventif tersebut, program MBG dapat berjalan optimal, aman, serta memberikan manfaat nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Bhabinkamtibmas Mararena Hadiri Pelepasan Siswa SMA Negeri 1 Sarmi, Imbau Rayakan Kelulusan Secara Bijak


Jayapura – Dalam rangka menandai berakhirnya proses pembelajaran Tahun Ajaran 2025/2026, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena, IPDA Syarifuddin, S.Sos., menghadiri kegiatan kelulusan dan pelepasan peserta didik kelas XII Angkatan ke-39 SMA Negeri 1 Sarmi. Acara tersebut berlangsung di halaman sekolah, Kelurahan Mararena, Distrik Sarmi Kota, Kabupaten Sarmi, Selasa (05/05/2026).


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sarmi Domingus Catuwe, S.KM., M.Kes., perwakilan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Sarmi, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sarmi, unsur OPD, Danramil Sarmi, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sarmi, dewan guru, orang tua siswa, serta para undangan lainnya.


Kepala SMA Negeri 1 Sarmi, Ely, M.Ed., M.AppLing., menjelaskan bahwa dari total 218 peserta didik, sebanyak 217 siswa dinyatakan lulus, sementara satu siswa tidak lulus karena tidak mengikuti ujian. Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah juga langsung menyerahkan rapor dan Surat Keterangan Lulus (SKL) kepada para siswa.


“Ijazah masih menunggu proses dari sistem Dapodik Kementerian Pendidikan dan diperkirakan akan diserahkan pada awal Juni 2026,” jelasnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa sejumlah siswa telah berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui berbagai jalur seleksi. Sebanyak 22 siswa diterima melalui jalur prestasi (SNBP), 12 siswa melalui jalur SLSB, serta lebih dari 10 siswa melalui jalur UTBK, dengan sebagian besar diterima di Universitas Cenderawasih dan beberapa lainnya di perguruan tinggi di luar Papua. Selain itu, terdapat pula siswa yang mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri dan TNI.


Kepala sekolah berharap para siswa yang telah lulus dapat segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal masing-masing perguruan tinggi, serta terus menjaga semangat dalam meraih cita-cita.


Di sela kegiatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena turut memberikan imbauan kepada para siswa agar merayakan kelulusan secara bijak dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.


“Kami mengimbau agar para siswa tidak melakukan euforia berlebihan, tidak mengonsumsi minuman keras, serta tetap tertib berlalu lintas dengan tidak berkendara secara ugal-ugalan,” tegas IPDA Syarifuddin.