View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

19/03/26

Apel Pagi Hari Ketujuh Operasi Ketupat Cartenz 2026, Personel Polda Papua Ditekankan Humanis dan Siap Siaga



Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua melaksanakan apel pagi hari ketujuh Operasi Ketupat Cartenz 2026 di Lapangan Command Center Polda Papua, Kamis (19/03/2026).


Apel dipimpin oleh Kasubbid Tekinfo Bid Tik Polda Papua, Kompol Irianto John, S.Sos., M.H., serta diikuti personel yang terlibat dalam Surat Perintah (Sprin) Operasi Ketupat Cartenz 2026.


Dalam arahannya, Kompol Irianto menekankan pentingnya semangat pelayanan serta kesiapsiagaan personel dalam mendukung pengamanan rangkaian kegiatan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. 


Ia mengingatkan bahwa meskipun patroli dilaksanakan oleh unit kegiatan lapangan (UKL), seluruh personel tetap memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemantauan situasi dan siap siaga setiap saat.


“Pelaksanaan tugas harus dilandasi semangat pelayanan. Seluruh personel diharapkan tetap aktif melakukan pemantauan dan siap merespons setiap potensi gangguan kamtibmas,” ucap Kompol Irianto.


Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Selain menerapkan prinsip 3S (salam, sapa, dan senyum), personel diminta mengedepankan sikap ramah, sopan, dan empati kepada masyarakat.


“Citra Polri sangat ditentukan oleh perilaku anggota di lapangan. Oleh karena itu, kedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pola kegiatan UKL ke depan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, serta mengapresiasi pelaksanaan tugas personel yang telah berjalan dengan baik.


Polda Papua mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026. 


Masyarakat diharapkan mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan dalam berkendara, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.


Kapolda Papua Hadiri Buka Puasa Bersama Gubernur dan Forkopimda, Perkuat Sinergi dan Toleransi di Tanah Papua


Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama Gubernur Provinsi Papua dan Forkopimda yang berlangsung di Aula Lukmen Gedung Negara Provinsi Papua, Rabu (18/03/2026) sore.


Kegiatan yang dihadiri sekitar 350 undangan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Papua Kojen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H., Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen, S.P., M.Eng., Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur Forkopimda lainnya.


Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ketua MUI Provinsi Papua KH. Syaiful Islam Al Payage. Dalam tausiah tersebut disampaikan bahwa ibadah puasa tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga mengandung makna kemanusiaan dan kesehatan, serta menjadi sarana untuk menumbuhkan empati terhadap sesama.


Selain itu, disampaikan pula pentingnya menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Papua yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat kerukunan yang tinggi. Seluruh elemen masyarakat juga diajak untuk terus mendukung kepemimpinan daerah dalam membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera.


Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Papua. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa momentum bulan suci Ramadan menjadi sarana mempererat kembali silaturahmi dan kebersamaan pasca dinamika pesta demokrasi.


Gubernur juga memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Provinsi Papua, khususnya di sektor kelautan dan pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen menjaga ketersediaan stok pangan dan BBM agar tetap aman menjelang hingga pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Selain itu, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat serta mendukung program pembangunan yang sejalan dengan kebijakan nasional.


Sementara itu, Kapolda Papua menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan terhadap upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.


“Momentum ini sangat penting untuk mempererat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolda Papua.


Kegiatan ini juga menjadi simbol kuatnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Tanah Papua, sekaligus momentum konsolidasi dalam menyongsong Hari Raya Idul Fitri.

Jaga Stabilitas Pangan Jelang Idulfitri, Bulog Merauke Salurkan Bantuan untuk Masyarakat



Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Perum Bulog Kabupaten Merauke melaksanakan peluncuran bantuan pangan alokasi Februari hingga Maret 2026, Rabu (18/03).


Kegiatan yang berlangsung di Gudang Bulog Maro, Jalan Gudang Arang, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Merauke, serta jajaran TNI-Polri. Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M. diwakili oleh Wakapolres Merauke KOMPOL Dr. Nuryanty, S.H., M.H. turut hadir dalam kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke, Kerenmu, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung percepatan pelaksanaan program bantuan pangan tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah membantu percepatan program ini. Penyaluran bantuan tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami, mengingat jumlah bantuan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Merauke Yoseph B. Gebze, S.H., LL.M. juga menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat.


“Kami berterima kasih atas upaya pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu di Kabupaten Merauke. Program ini telah disalurkan sesuai dengan data riil yang ada,” ungkapnya.


Melalui peluncuran bantuan pangan ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan, baik menjelang maupun setelah perayaan Idulfitri.


Pererat Kebersamaan, Warga Aspol Dok VII Atas Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Asrama Polisi



Jayapura – Wujud kepedulian terhadap kebersihan sekaligus mempererat kebersamaan, warga Asrama Polisi (Aspol) Dok VII Atas, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar asrama, Rabu (18/03).


Kegiatan ini melibatkan warga penghuni asrama, Ketua RT 05 RW IX Kelurahan Imbi, serta petugas kebersihan. Seluruh peserta bahu-membahu membersihkan semak belukar, memangkas rumput, hingga menebang pohon yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan di lingkungan asrama.


Ketua RT setempat, AKP Djadik, di sela kegiatan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh warga yang terlibat.


“Gotong royong ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara warga penghuni asrama dan masyarakat sekitar. Kami sangat mengapresiasi kepedulian semua pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di tengah suasana kebersamaan, di mana sebagian warga tengah menjalankan ibadah puasa, serta memanfaatkan momen libur bersama dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026.


Salah satu warga, Supri, mengungkapkan bahwa kegiatan gotong royong ini menjadi wujud nyata sinergi antara masyarakat dan anggota Polri yang tinggal di asrama.


“Kami merasa senang bisa bekerja sama dalam kegiatan seperti ini. Semoga kebersamaan antara warga dan pihak kepolisian terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kebersamaan dapat terus terjaga, tidak hanya dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dalam memperkuat persatuan dan keharmonisan antara Polri dan masyarakat.

18/03/26

Hari Ke-6 Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polda Papua Intensifkan Patroli di Jalur Rawan dan Pusat Keramaian Entrop


Jayapura – Polda Papua melalui Operasi Ketupat Cartenz-2026 kembali melaksanakan Apel dan Patroli Unit Kecil Lengkap (UKL) 3 Hari ke-6 sebagai upaya memperkuat pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.


Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Command Center Polda Papua pada Rabu (18/03) tersebut dipimpin oleh Kasubsatgas Rekayasa Lalu Lintas, AKP Novilus Yoku, S.Sos, dan diikuti oleh personel yang terlibat operasi.


Dalam arahannya, AKP Novilus Yoku menekankan pentingnya pemahaman personel terhadap titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan, serta lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan arus lalu lintas, baik di jalur utama maupun jalur alternatif dan pusat keramaian.


“Seluruh personel harus memahami wilayah tugasnya, khususnya titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Koordinasi antar subsatgas juga harus ditingkatkan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat merasa aman,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan agar seluruh personel mengutamakan keselamatan dalam bertugas, menggunakan perlengkapan sesuai standar, serta tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan maupun faktor cuaca.


Selain itu, pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama dengan mengedepankan sikap humanis, responsif, dan profesional, sehingga kehadiran Polri di lapangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli mobile yang menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya Terminal Entrop, Masjid Al Mahdi Lantamal X, serta Pos Pelayanan Operasi Ketupat Cartenz-2026.


Patroli ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas, khususnya menjelang waktu ibadah dan peningkatan mobilitas sore hingga malam hari.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz-2026.



H-3 Lebaran, Satgas Operasi Ketupat Cartenz Polda Papua Perketat Pengamanan di Pusat Keramaian dan Tempat Ibadah


Jayapura – Menjelang H-3 Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Daerah Papua melalui Satuan Tugas (Satgas) Operasi Ketupat Cartenz-2026 semakin mengintensifkan kegiatan patroli keamanan dan kelancaran lalu lintas di sejumlah titik vital wilayah Jayapura dan sekitarnya, Rabu (18/03/2026).


Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat serta memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif. Patroli dilakukan oleh personel gabungan Unit Kecil Lengkap (UKL) 3 yang terdiri dari berbagai subsatgas teknis.


Kasubsatgas Rekayasa Lantas, Novilus Yoku, S.Sos., menyatakan bahwa intensitas kehadiran Polri di tengah masyarakat ditingkatkan secara signifikan, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian yang menjadi titik kumpul masyarakat.


"Sore hari ini, kami dari tim gabungan UKL 3 mulai memperketat patroli menjelang H-3 Lebaran. Kami mendatangi langsung tempat-tempat keramaian seperti terminal, mal-mal, hingga tempat hiburan untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga," ujar Novilus Yoku.


Selain pusat keramaian, pengamanan ketat juga dilakukan di tempat-tempat ibadah. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Muslim yang sedang menjalankan rangkaian ibadah menjelang hari raya.


"Kami juga memberikan perhatian khusus pada pengamanan tempat ibadah. Personel dikerahkan agar saudara-saudara kita umat Muslim dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk," tambahnya.


Polda Papua berharap dengan adanya peningkatan patroli ini, seluruh rangkaian kegiatan masyarakat menjelang lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan bekerja sama dengan petugas di lapangan demi terciptanya situasi yang harmonis di tanah Papua.

Takeda, IFRC, dan PMI Luncurkan Aliansi “United Against Dengue” untuk Perkuat Pencegahan Dengue di Indonesia


Jakarta, 12 Maret 2026 – Takeda, International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), dan Palang Merah Indonesia (PMI) hari ini secara resmi meluncurkan aliansi “United Against Dengue: Penguatan Kemitraan untuk Pencegahan Dengue dan Peningkatan Ketangguhan Masyarakat” di Indonesia.


Peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari kemitraan United Against Dengue (UAD) di tingkat regional yang diluncurkan pada Juni 2025, sekaligus menandai langkah penting dalam memperluas kolaborasi regional menjadi aksi nyata yang dipimpin secara lokal. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap dengue di Indonesia, dan Indonesia menjadi negara pertama yang mengaktifkan kemitraan ini di tingkat nasional, menunjukkan bagaimana komitmen regional dapat diterjemahkan menjadi aksi berbasis komunitas.


Dengue Masih Menjadi Ancaman Serius

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan global. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), terdapat 14,6 juta kasus dan 12.000 kematian akibat dengue pada tahun 2024.


Di Indonesia, data BPJS Kesehatan tahun 2024 mencatat sebanyak 1.055.255 kasus rawat inap akibat dengue (di luar Kejadian Luar Biasa), dengan beban ekonomi mencapai hampir Rp3 triliun. Hal ini menegaskan bahwa dengue merupakan ancaman serius bagi masyarakat luas, baik secara langsung maupun tidak langsung.


Komitmen Takeda dalam Mendukung Target Nol Kematian Dengue

“Sebagai mitra jangka panjang bagi Indonesia, Takeda berkomitmen untuk melawan DBD/dengue melalui kemitraan publik-swasta yang kuat guna mendukung tercapainya tujuan besar pemerintah Indonesia untuk mencapai nol kematian akibat dengue pada tahun 2030. Melalui aliansi United Against Dengue, kami ingin mendorong penguatan upaya pencegahan melalui edukasi yang menjangkau berbagai elemen masyarakat dan komunitas di Indonesia bersama dengan para pemangku kepentingan terkait. Kami berharap, komitmen bersama ini dapat memperkuat aksi di tingkat komunitas, di tengah masyarakat, dalam menghadapi ancaman DBD/dengue yang ada sepanjang tahun di Indonesia,” ujar Andreas Gutknecht, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines.


Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Masyarakat

United Against Dengue dirancang untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan intervensi berbasis masyarakat melalui kolaborasi multisektor, strategi berbasis bukti, peningkatan keterlibatan komunitas, serta pemanfaatan inovasi.


Kathryn Clarkson, Head of Delegation and Representative to ASEAN, Country Cluster for Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapore and Timor-Leste, IFRC, “Kami mengapresiasi komitmen kuat Takeda dalam upaya pencegahan dengue di Indonesia dan secara global. Melalui inisiasi United Against Dengue ini, IFRC bersama para mitra berupaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan menghubungkan pemerintah, organisasi kemanusiaan, sektor swasta, dan masyarakat untuk mendorong upaya pencegahan dengue yang berkelanjutan. Dengan jejaring luas Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di Indonesia dan di berbagai negara serta dukungan relawan di tingkat masyarakat, IFRC berkomitmen untuk memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis masyarakat, peningkatan kesadaran, dan kesiapsiagaan terhadap dengue. Kami percaya bahwa melalui kemitraan yang kuat di tingkat regional maupun nasional, kita dapat bersama-sama mengurangi beban dengue dan melindungi generasi mendatang.”


Peran PMI dalam Penguatan Implementasi di Tingkat Masyarakat

Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes., Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial Pengurus Pusat PMI, “PMI meyakini pentingnya kolaborasi multipihak yang menyeluruh agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi populasi terdampak. Bagi PMI, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus berkontribusi dalam mendukung agenda kesehatan masyarakat serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko penyakit menular. Program ini juga mendukung strategi nasional pengendalian dengue Kementerian Kesehatan RI, di mana PMI berperan sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat implementasi di tingkat masyarakat."


Dukungan Luas dari Pemangku Kepentingan

Peluncuran ini turut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai institusi, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), WHO Indonesia, Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Tentang United Against Dengue

United Against Dengue merupakan kolaborasi regional multi-tahun yang bertujuan memperkuat pencegahan dan pengelolaan dengue di kawasan Asia-Pasifik. Inisiatif ini berfokus pada peningkatan ketahanan komunitas, advokasi kebijakan, serta dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi dengue.


Diinisiasi oleh IFRC dan Takeda, kolaborasi ini mendukung target WHO dan ASEAN untuk mengeliminasi kematian akibat dengue yang dapat dicegah pada tahun 2030. Program ini didasarkan pada tiga pilar strategis: Mendidik, Mengadvokasi, dan Memberikan Dukungan.

Siswa SIP Polda Papua Gelar Bakti Sosial di Pondok Pesantren Nurul Anwar Sentani


Jayapura, 18 Maret 2026 — Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55 Tahun Anggaran 2026 Resimen Desaka Dhira Pradhipa asal pengiriman Polda Papua melaksanakan kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Nurul Anwar, Kampung Komba, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (18/3/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Dalam kegiatan itu, para siswa SIP menyerahkan bantuan sosial yang diperuntukkan bagi kebutuhan operasional pondok pesantren.


Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Anwar, Ustaz KH Mansyur Alkaf, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh para siswa SIP Polda Papua.


“Ini merupakan bukti kehadiran dan kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan siswa SIP, Jusmar, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter calon perwira Polri agar memiliki jiwa sosial, kepedulian, serta kedekatan dengan masyarakat.


“Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi kami untuk lebih peka terhadap kondisi masyarakat serta menumbuhkan empati dalam pelaksanaan tugas ke depan,” katanya.


Hal senada disampaikan siswa lainnya, Haryadi, yang berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi pondok pesantren sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


“Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan operasional pondok pesantren serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” ucapnya.


Di akhir kegiatan, siswa Makinudin Fadholi menambahkan bahwa momentum Ramadhan menjadi pengingat pentingnya nilai-nilai kemanusiaan melalui aksi nyata berbagi kepada sesama.


“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan,” tuturnya.