View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

07/11/26

Melalui Subuh Keliling, Wakapolda Papua Ajak Masyarakat Cegah Narkoba dan Jaga Keamanan

  


Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta meningkatkan kepedulian dalam menjaga keamanan lingkungan. 


Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Quick Wins 1.7 Subuh Keliling bersama jemaah Masjid Al-Hidayah, Entrop, Kota Jayapura, Sabtu (07/11/2026) dini hari.


Kegiatan tersebut diawali dengan salat Subuh berjamaah dan dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Papua, Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Zakaruddin, S.H., M.H., pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta jemaah Masjid Al-Hidayah.


Dalam sambutannya, Ketua DKM Masjid Al-Hidayah, H. Laode, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakapolda Papua beserta jajaran. 


Ia berharap kegiatan Subuh Keliling dapat mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kota Jayapura.


Sementara itu, Wakapolda Papua menjelaskan bahwa program Subuh Keliling merupakan upaya Polda Papua untuk membiasakan personel melaksanakan salat berjamaah, memakmurkan masjid, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.


“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami ingin membangun kebiasaan bagi personel Polri untuk melaksanakan salat berjamaah dan memakmurkan masjid. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara langsung kepada masyarakat,” ucap Wakapolda.


Pada kesempatan tersebut, Wakapolda menyampaikan sejumlah imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. 


Wakapolda mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga serta menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya peredaran narkoba. 


Dalam penyampaiannya, Wakapolda juga menyebutkan bahwa sekitar 60–70 persen warga binaan di lembaga pemasyarakatan terkait dengan kasus narkoba.


Selain itu, Wakapolda mengingatkan masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan berkendara, terutama bagi para orang tua agar memberikan perhatian serta mengingatkan anak-anaknya untuk tidak melakukan pelanggaran lalu lintas. Imbauan tersebut disampaikan sehubungan dengan pelaksanaan Operasi Patuh.


Terkait antisipasi tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kendaraan diparkir di tempat aman dan terkunci dengan baik. 


Wakapolda juga mengingatkan adanya potensi pencurian kendaraan bermotor yang dibawa hingga ke wilayah perbatasan Papua Nugini serta pentingnya kewaspadaan terhadap penyelundupan ganja.


“Apabila masyarakat mengetahui adanya pelanggaran yang dilakukan anggota Polri, silakan disampaikan melalui layanan pengaduan online atau kepada Kapolsek setempat. Masukan dan laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi dan perbaikan pelaksanaan tugas kepolisian,” ungkapnya.


Pengurus DKM Masjid Al-Hidayah menyambut baik pelaksanaan program Subuh Keliling Polda Papua dan mendukung upaya membangun komunikasi antara masyarakat dengan kepolisian. 


Masyarakat juga diajak menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup serta memanfaatkan kegiatan silaturahmi dan Curhat Kamtibmas untuk menyampaikan aspirasi maupun permasalahan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan.


Melalui program Subuh Keliling, Polda Papua berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara Polri, tokoh agama, keluarga, dan masyarakat dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan. 


Dengan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Jayapura diharapkan dapat terus terpelihara.



Melalui Gotong Royong, TNI Pererat Kedekatan dengan Masyarakat


HULU SUNGAI TENGAH – Semangat kebersamaan dan gotong royong terus ditunjukkan anggota TNI bersama masyarakat.


Kali ini, anggota Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan bersama warga dan Karang Taruna Desa Tandilang melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan Kantor Koramil 1002-09/Batang Alai Timur, Sabtu (7/11/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat.


Dalam kegiatan itu, anggota Koramil bersama warga bahu-membahu membersihkan halaman kantor, merapikan lingkungan sekitar serta mengangkat sampah dan material yang dapat mengganggu kebersihan.


Plh. Danramil 1002-02/Batang Alai Selatan, Peltu A. Turidi, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Menurutnya, kebersamaan seperti ini perlu terus dipelihara karena selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, juga menjadi sarana memperkuat hubungan kekeluargaan antara anggota TNI dan masyarakat.


"Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian dan kekompakan. TNI tidak bisa dipisahkan dari rakyat, sehingga kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga dan tingkatkan," ujarnya.


Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dan Karang Taruna Desa Tandilang yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan tersebut.


Dengan adanya kegiatan kerja bakti ini, diharapkan budaya gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat serta semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat dalam kehidupan bermasyarakat.(pen1002hst).

Semangat Gotong Royong Tak Luntur, Babinsa dan Warga Bersatu Perbaiki Jalan Desa


Lumajang – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, Babinsa Pasrujambe Koramil 0821-17/Pasrujambe, Sertu Amil Fahrudin, bersama warga melaksanakan kerja bakti memperbaiki akses jalan desa yang berlubang di Dusun Ngampo RT 004 RW 017, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata peran Babinsa dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan, khususnya dalam menjaga kondisi infrastruktur desa agar tetap layak dan aman digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.


Melalui kerja bakti secara gotong royong, Babinsa bersama warga bahu-membahu melakukan perbaikan pada sejumlah bagian jalan yang berlubang. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan, baik untuk kepentingan sosial maupun perekonomian.


Dalam kesempatan itu,bBabinsa Pasrujambe, Sertu Amil Fahrudin, menyampaikan bahwa keterlibatan dirinya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat.


"Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan desa. Dengan adanya kepedulian bersama, perbaikan fasilitas umum dapat dilakukan secara lebih cepat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," ujar dia.


Sementara itu, Kepala Dusun Ngampo, Suwan Ibrahim, mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang turut membantu warga dalam kegiatan perbaikan jalan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kondisi jalan yang berlubang perlu mendapat perhatian karena merupakan akses yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat.


"Kami berharap melalui kerja bakti pengecoran jalan yang berlubang dengan swadaya warga, sehingga kondisi jalan menjadi lebih baik sehingga aktivitas warga dapat berjalan lebih lancar dan aman," pungkasnya.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya memperkuat hubungan silaturahmi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam membangun serta menjaga fasilitas umum di wilayah pedesaan. (Pendim0821)

Wujud Kepedulian terhadap Keamanan Lingkungan, Babinsa Sumberanyar Bersama Warga Renovasi Pos Kamling


Lumajang – Sebagai wujud kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan, Babinsa Sumberanyar Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Imam Munandar, turut membantu warga melaksanakan kerja bakti renovasi Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Dusun Srambekan RT 017 RW 006, Desa Sumberanyar, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Melalui semangat gotong royong, Babinsa bersama warga bahu-membahu mengerjakan renovasi Pos Kamling agar fasilitas tersebut kembali layak dan nyaman digunakan.


Babinsa Sumberanyar, Sertu Imam Munandar, mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap fasilitas keamanan lingkungan.


"Renovasi Pos Kamling ini bertujuan menyediakan tempat yang lebih memadai bagi warga dalam melaksanakan kegiatan ronda malam. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama," kata dia.


Menurutnya, Pos Kamling bukan sekadar tempat berkumpul warga saat ronda malam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, komunikasi, dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.


Sementara itu, Kasun Srambekan, Abdul Nanang Budianto, menyambut baik keterlibatan Babinsa yang turut membantu proses renovasi. Ia menyampaikan bahwa dukungan dan kebersamaan tersebut memberikan motivasi bagi warga untuk terus menghidupkan semangat gotong royong dalam membangun lingkungan.


"Melalui kegiatan ini, kami berharap dalam renovasi Pos Kamling dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara berkelanjutan," pungkasnya. (Pendim0821)

Hadir untuk Gizi Anak Bangsa, Babinsa Supiturang Dampingi MBG di Pronojiwo


LUMAJANG - Babinsa Desa Supiturang, Sertu Sigit Andi Irawan melaksanakan kegiatan pendampingan program Makan Bergizi Gratis (MBG) NAGAREMA di SPPG Dusun Mulyoharjo, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (7/11/2026).


Kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses penyiapan hingga penyaluran makanan bergizi kepada anak-anak berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai standar kebersihan serta kandungan gizi.


Sejak pagi, Sertu Sigit Andi Irawan terlihat aktif membantu petugas SPPG dalam memeriksa kesiapan dapur, kualitas bahan makanan, hingga proses pengemasan. Ia juga turut mengawasi pendistribusian agar makanan sampai ke penerima dengan kondisi baik dan tepat waktu.


"Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak di wilayah binaan. Kami ingin memastikan program MBG NAGAREMA ini benar-benar dirasakan manfaatnya," ujar Sertu Sigit Andi Irawan di sela kegiatan.


Selain mendampingi, Babinsa juga memberikan imbauan kepada petugas SPPG agar selalu menjaga kebersihan, ketepatan porsi, dan kualitas menu yang disajikan setiap harinya.


Pihak pengelola SPPG dan masyarakat menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Menurut mereka, kehadiran TNI memberikan rasa aman dan menambah semangat para petugas dalam melayani.


"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir dan mendampingi kegiatan di SPPG. Kehadiran beliau membuat kegiatan berjalan lebih tertib dan lancar," ujar salah satu pengelola SPPG.


Kegiatan pendampingan MBG NAGAREMA berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Babinsa Desa Supiturang berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan gizi dan kesehatan anak di wilayah binaannya.

(Pendim0821)

Polsek Asiki Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Kelestarian Lingkungan


Jayapura – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Asiki, Polres Boven Digoel, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Imbauan tersebut disampaikan melalui kegiatan patroli dan pemantauan rutin di wilayah hukum Polsek Asiki, Sabtu (07/11/2026).


Kegiatan diawali dengan pemantauan situasi Markas Komando (Mako) dan kerja bakti atau kurvei di lingkungan Polsek Asiki. Selanjutnya, personel melaksanakan patroli di sejumlah titik wilayah hukum Polsek Asiki guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif.


Dalam pelaksanaan patroli, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mencegah Karhutla. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan hutan dan lahan kering.


Personel Polsek Asiki juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api, terutama saat kondisi cuaca panas dan lingkungan sekitar mengalami kekeringan. Apabila menemukan asap atau indikasi kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian atau aparat setempat agar dapat ditangani sedini mungkin.


Polsek Asiki menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Dampak kebakaran tidak hanya merusak hutan dan ekosistem, tetapi juga dapat menimbulkan pencemaran udara, mengganggu kesehatan, serta mengancam aktivitas dan keselamatan warga.


Melalui kegiatan patroli dan edukasi secara berkelanjutan, Polsek Asiki berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi kelestarian lingkungan di Kabupaten Boven Digoel.


Polsek Asiki mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, segera melaporkan apabila menemukan titik api, serta bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan agar tetap lestari demi keselamatan generasi mendatang.



Wamendagri Ribka Haluk Dukung Penguatan Satgas MBG di Wilayah Tanah Papua


Jayapura – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, mengapresiasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) 100 persen untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua. 


Pembentukan Satgas tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan program prioritas pemerintah berjalan optimal hingga ke daerah.


Ribka Haluk menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda.


Menurutnya, keberadaan Satgas MBG memiliki peran penting dalam mengoordinasikan pelaksanaan program, melakukan pengawasan, serta memastikan berbagai kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.


“Kami mengapresiasi pembentukan Satgas MBG untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua. Ini merupakan langkah penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga pelaksanaan program dapat berjalan secara optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ribka.


Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program MBG.


Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan, terutama dalam memastikan kesiapan pelaksanaan, ketersediaan bahan pangan, distribusi makanan, serta pengawasan kualitas dan pemenuhan standar gizi.


Ribka berharap pembentukan Satgas tersebut dapat mempercepat pemerataan pelaksanaan program MBG, termasuk di wilayah pelosok dan daerah dengan tantangan geografis, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.


Melalui penguatan koordinasi dan pengawasan, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di kawasan Indonesia Timur.

Pemkot dan Polres Pasuruan Kota Tertibkan Peredaran Miras, Dua Kafe Jadi Sasaran Operasi

  


Pasuruan kota - Menindaklanjuti keluhan masyarakat, ulama, dan tokoh masyarakat terkait masih maraknya peredaran minuman keras (miras), Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bersama Polres Pasuruan Kota menggelar operasi penertiban di sejumlah lokasi di wilayah Kota Pasuruan, Jumat (6/11/2026) malam.


Operasi yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut melibatkan sejumlah unsur gabungan, mulai dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, hingga jajaran Polres Pasuruan Kota yang terdiri dari Satreskrim, Satsamapta, dan Sipropam.


Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas instansi dalam menjaga ketertiban masyarakat sekaligus menindaklanjuti keresahan warga terhadap peredaran minuman keras di Kota Pasuruan.


Petugas menyasar sejumlah tempat yang diduga menjadi lokasi peredaran maupun konsumsi minuman keras. Dua lokasi yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut yakni Kafe Lovestory dan De Paravan.


Dalam pemeriksaan di kedua kafe tersebut, petugas gabungan menemukan sejumlah barang bukti berupa minuman keras. Temuan itu menjadi perhatian karena minuman tersebut tidak hanya ditemukan di lokasi, tetapi juga diduga dikonsumsi secara langsung di tempat.


Penertiban tidak hanya difokuskan pada dua kafe tersebut. Petugas juga melakukan kegiatan serupa di sejumlah lokasi lainnya di wilayah Kota Pasuruan sebagai bagian dari upaya menekan peredaran minuman keras secara lebih luas.


Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan, penertiban tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta mendukung pembangunan Kota Pasuruan.


“ Malam hari ini kita bersama Bapak Kapolres dan jajaran, pihak kepolisian, kita melaksanakan operasi untuk ketertiban. Kita hari ini di dua kafe, jadi teman-teman Polres di Lovestory dan De Paravan,” ujarnya saat memberikan keterangan di sela kegiatan.


Menurutnya, petugas melakukan pengecekan langsung ke lapangan dan mendapati sejumlah minuman keras. Apalagi, minuman tersebut tidak hanya ditemukan, tetapi juga diduga dikonsumsi di tempat.


Adi menegaskan, Kota Pasuruan yang mengusung julukan Kota Madinah memiliki aturan yang melarang peredaran dan konsumsi minuman keras. Karena itu, setiap bentuk pelanggaran terhadap ketentuan tersebut harus menjadi perhatian serius.


“Ini kita cek kondisi lapangan dan kita dapatkan beberapa bukti berupa minuman keras yang jelas melanggar untuk Kota Pasuruan, apalagi ini juga dikonsumsi di tempat,” tegasnya.


Dalam pemeriksaan di Kafe De Paravan, wali kota juga menyoroti aspek perizinan usaha. Berdasarkan penjelasan yang disampaikan, tempat tersebut diketahui mengantongi izin sebagai distributor minuman keras. Namun, izin itu bukan untuk kegiatan penjualan secara eceran (retail), terlebih menyediakan fasilitas konsumsi minuman keras di tempat.


“Secara administrasi, De Paravan ini memegang izin untuk distributor. Tapi bukan untuk sebagai tempat penjualan retail, apalagi dikonsumsi di tempat. Ini jelas-jelas melanggar, maka ini perlu kita tegaskan, tidak bisa ditolerir hal-hal seperti itu,” lanjutnya.


Adi meminta agar temuan tersebut menjadi peringatan bagi pengelola usaha maupun tempat hiburan lainnya. Pemkot Pasuruan, kata dia, tidak ingin pelanggaran serupa kembali terjadi.


Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan bersama Pemkot Pasuruan sebagai langkah penegakan aturan sekaligus upaya pencegahan terhadap potensi jatuhnya korban akibat konsumsi minuman keras yang tidak diketahui kandungannya.


“Pada malam hari ini kita berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pasuruan. Kita tahu bahwa Kota Pasuruan ini Kota Madinah, ya, sudah ada perdanya, tidak boleh ada penjualan minuman keras di Kota Pasuruan,” katanya.


Menurut Arief, penertiban dilakukan untuk memastikan tidak ada peredaran minuman keras yang berpotensi membahayakan masyarakat. Sebab, petugas tidak mengetahui secara pasti kandungan maupun tingkat keamanan minuman keras yang beredar dan dikonsumsi.


“Jadi hari ini kita tertibkan untuk antisipasi supaya tidak ada korban, karena tidak tahu minuman kerasnya berbahaya atau tidak,” jelasnya.


Dia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan Kota Pasuruan yang bebas dari peredaran minuman keras, terutama menjelang malam pergantian tahun.


“Dan pastinya kita tertibkan untuk Kota Pasuruan bebas dari minuman keras pada malam tahun baru ini,” pungkasnya.


Operasi gabungan tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menjawab keresahan masyarakat, ulama, dan tokoh masyarakat terhadap peredaran miras di Kota Pasuruan.


Melalui kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, pengawasan serta penertiban diharapkan dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat Kota Pasuruan.