View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

14/01/26

Soroti Arah Pembangunan Papua, Senator DPD Minta Fokus Sekolah dan Rumah Sakit

  


Jayapura - Dalam Rapat Paripurna DPD RI masa sidang 2025–2026, seorang senator asal Papua Barat Daya, yakni Paul Finsen Mayor menyampaikan interupsi yang menyoroti arah kebijakan pembangunan di wilayah Papua. Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua hingga kini masih sangat membutuhkan fasilitas dasar, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, dibandingkan pembangunan infrastruktur yang bersifat militer.


Paul Finsen menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat adat Papua secara tegas menolak sejumlah rencana pemerintah pusat, termasuk pembukaan lahan perkebunan skala besar serta penambahan satuan atau markas TNI yang dikaitkan dengan program ketahanan pangan. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.


Ia menekankan bahwa rakyat Papua lebih membutuhkan kehadiran sekolah yang layak dan rumah sakit yang memadai untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 


“Papua tidak kekurangan aparat, tetapi kekurangan akses pendidikan dan layanan kesehatan,” ujarnya dalam forum sidang, sembari meminta agar pesan tersebut dapat disampaikan langsung kepada Presiden dan jajaran pemerintah pusat.


Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa semangat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua seharusnya menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan, yakni dengan memprioritaskan peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, bukan dengan memperluas pendekatan keamanan. 


“Papua hari ini tidak membutuhkan penambahan markas atau batalion, tetapi membutuhkan sekolah dan rumah sakit yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas senator asal Papua tersebut saat menyampaikan interupsi dalam Rapat Paripurna DPD RI.


“Yang dibutuhkan rakyat Papua adalah pendidikan yang layak dan layanan kesehatan yang mudah dijangkau, bukan pembangunan yang justru menambah jarak antara negara dan masyarakat,” lanjutnya.


Menanggapi interupsi tersebut, pimpinan DPD RI menyatakan bahwa seluruh aspirasi anggota akan dicatat dan ditindaklanjuti. DPD RI juga membuka peluang untuk menyampaikan langsung masukan tersebut kepada Presiden dalam agenda pertemuan dan konsultasi yang akan datang.

Pegawai Bank Papua Tewas Dihakimi Massa di Yalimo, Tokoh Adat Kecam Aksi Main Hakim Sendiri

  


Yalimo — Seorang sopir sekaligus pegawai Bank Papua (BPD) Cabang Yalimo, Michael Valentino Rumbekwan, dilaporkan meninggal dunia setelah dihakimi massa di Kampung Paspale, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Sabtu (11/1/2026). Peristiwa ini memicu kecaman dan keprihatinan luas karena dinilai sebagai tindakan kejahatan kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan.


Tokoh Adat Elelim, Musa Yare, saat ditemui di Wamena, menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan agar masyarakat tidak bertindak main hakim sendiri dan tetap menyerahkan setiap persoalan kepada aparat penegak hukum.


“Jika ada permasalahan, harus diselesaikan berdasarkan fakta hukum oleh pihak berwenang, bukan masyarakat menghakimi sendiri. Tindakan itu tidak berperikemanusiaan,” tegasnya.


Kematian Michael Valentino Rumbekwan menambah daftar peristiwa kekerasan yang terjadi di Tanah Papua. Masyarakat Papua mengutuk keras kejadian ini dan menilai pembunuhan terhadap sesama warga Papua sebagai tindakan yang tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun.


Seruan untuk menghentikan kekerasan dan mengedepankan hukum pun menguat. Warga dan tokoh masyarakat meminta aparat keamanan menindak tegas pelaku serta menjamin keselamatan warga sipil agar tragedi serupa tidak kembali terulang.


“Membunuh rakyat sendiri adalah pengkhianatan terhadap Papua. Kami ingin damai, bukan darah,” ujar Yare.


Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Papua hanya dapat maju melalui kedamaian, pembangunan, dan perlindungan terhadap warga sipil. Masyarakat berharap Papua dapat terus melangkah dengan aman, bermartabat, dan bebas dari tindakan kekerasan.

Polda Papua Gelar Lomba Nyanyi Solo dan Vocal Grup dalam Rangka Perayaan Natal 2025

 


Jayapura – Dalam rangka memeriahkan Perayaan Natal Polda Papua Tahun 2025, Panitia Natal Polda Papua menggelar Lomba Nyanyi Solo dan Vocal Grup Antar Satuan Kerja (Satker) Polda Papua dan Polres Jajaran yang berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua Lama, Rabu (14/01/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh 5 peserta Vocal Grup dan 12 peserta Nyanyi Solo dari berbagai Satker Polda Papua. Perlombaan ini dinilai langsung oleh Dewan Juri eksternal yang terdiri dari Exnocrates Nanthi, Sandy Rudamaga, dan Ishak Mofu, guna menjamin penilaian yang objektif dan profesional.


Hadir dalam kegiatan ini antara lain Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si, Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K, Ketua Panitia Natal Polda Papua Kombes Pol. Herzoni Saragih, S.I.K., M.H, serta Wakil Ketua Panitia Natal Polda Papua Kombes Pol. Ramses Sianipar, S.I.K., M.H, didampingi panitia Natal dan personel Polda Papua.


Dalam sambutannya, Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jermias Rontini menyampaikan bahwa lomba nyanyi solo dan vocal grup ini merupakan wujud komitmen Polda Papua dalam memberikan ruang ekspresi dan pengembangan kreativitas, khususnya di bidang seni dan musik rohani.


Ia menegaskan bahwa Papua memiliki potensi besar dalam bidang olah vokal yang perlu difasilitasi secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Polda Papua berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus sarana membangun kepercayaan diri dan kreativitas personel.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap lomba nyanyi solo dan vocal grup dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang membanggakan Polda Papua dan masyarakat,” ujar Irwasda.


Sementara itu, Ketua Dewan Juri Exnocrates Nanthi dalam arahannya menjelaskan bahwa penilaian lomba didasarkan pada empat aspek utama, yakni kualitas suara, teknik bernyanyi, ekspresi dan penjiwaan, serta penampilan. Khusus kategori vocal grup, penilaian difokuskan pada harmonisasi dan kekompakan sebagai satu kesatuan suara.


Untuk tingkat Polres jajaran, juara pertama kategori vocal grup diraih Polres Merauke, disusul Polresta Jayapura Kota sebagai juara kedua dan Polres Jayapura sebagai juara ketiga. Sementara kategori nyanyi solo tingkat Polres diraih oleh Polres Merauke, yang menjadi satu-satunya Polres pengirim video lomba nyanyi solo.


Sedangkan untuk tingkat Satker Polda Papua, kategori nyanyi solo dimenangkan oleh Bripda Guntur Womsiwor dari Sat Brimob Polda Papua, juara kedua Briptu Resmol dari Bidkum Polda Papua, dan juara ketiga Aipda Indri Barens dari Ditreskrimsus Polda Papua. Pada kategori vocal grup, SPN Polda Papua keluar sebagai juara pertama, diikuti Sat Brimob Polda Papua sebagai juara kedua, dan Setum Polda Papua sebagai juara ketiga.


Wakil Ketua Panitia Natal Polda Papua Kombes Pol. Ramses Sianipar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan dewan juri atas dedikasi dan profesionalisme selama perlombaan. Ia juga menegaskan bahwa Juara I nyanyi solo dan vocal grup akan ditampilkan untuk mengisi pujian pada Perayaan Natal Polda Papua yang akan dilaksanakan pada 20 Januari 2026.

Hari Pertama Pencarian Korban Laka Sungai Di Kali Asue, Tim Sar Gabungan Terus Upayakan Penyisiran

 


Jayapura – Polres Asmat melalui Satuan Polairud bersama TNI AL dan Basarnas Agats melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang warga yang hilang akibat kecelakaan sungai di Kali Asue, perbatasan antara Kampung Amanamkai dan Kampung Bipim, Distrik Atsj.


Peristiwa naas ini terjadi pada hari Selasa, (13/01/25). Sebanyak 7 (tujuh) warga Kampung Bagaer, Distrik Aswi, sedang dalam perjalanan dari Kampung Sogoni menuju Ibukota Distrik Atsj menggunakan perahu ketinting. Sekira pukul 13.00 WIT, saat melintasi Kali Asue, perahu tersebut dihantam gelombang tinggi hingga kemasukan air dan tenggelam.


Enam penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan mendapat pertolongan dari warga Kampung Amanamkai yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. Namun, satu korban atas nama Abraham Aitu (50) dilaporkan hilang setelah terpisah dari rekan-rekannya akibat arus sungai yang sangat deras.


Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Asmat, TNI AL, dan Basarnas melaksanakan operasi pencarian dengan menggunakan speed boat 85 PK, dilengkapi alat komunikasi dan perlengkapan keselamatan.


Tim telah melakukan penyisiran mulai dari wilayah perairan Distrik Atsj, Kampung Amanamkai, hingga Kampung Bipim di Distrik Aswi. Namun, hingga pukul 16.30 WIT, pencarian harus dihentikan sementara dikarenakan faktor cuaca di lapangan yang kurang bersahabat dan jarak pandang yang terbatas.


“Pencarian hari pertama belum menemukan korban dan dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali esok hari,” ujar Ps. Kasat Polairud Iptu Rizeth S. Paotonan, S.H.


Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap satu korban yang dinyatakan hilang. Tim SAR Gabungan saat ini bersiaga di Mako Polsek Atsj dan akan melanjutkan operasi pencarian pada esok hari, Kamis (15/01), dengan memperluas area penyisiran.


Polres Asmat menghimbau kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas di perairan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan mengutamakan penggunaan alat keselamatan.

Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota Monitoring Rapat Pembahasan Anggaran Dana Desa

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota, Serma Ebeng, melaksanakan monitoring kegiatan rapat pembahasan Anggaran Dana Desa (ADD) terkait adanya pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Batu Lidung, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Rabu (14/01/2026).


Rapat tersebut dihadiri oleh aparat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait. Pembahasan difokuskan pada penyesuaian program dan prioritas pembangunan desa akibat pengurangan anggaran, agar pelaksanaannya tetap efektif dan tepat sasaran.


Dalam kesempatan itu, Serma Ebeng menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam rapat desa merupakan bentuk pendampingan dan pengawasan guna memastikan proses perencanaan serta penggunaan anggaran desa berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Babinsa hadir untuk memastikan setiap keputusan yang diambil melalui musyawarah desa benar-benar mempertimbangkan kepentingan masyarakat serta tetap mengedepankan asas kebersamaan dan keterbukaan,” ujarnya.


Ia juga mengimbau seluruh unsur desa agar terus menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik, sehingga meskipun terjadi pengurangan anggaran, program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap dapat direalisasikan secara optimal.


Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.


(Pendim 0910)

Patroli Jalan Kaki, Polres Tolikara Hadirkan Rasa Aman dan Nyaman di Tengah Masyarakat

 


Jayapura – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, personel Polres Tolikara melaksanakan patroli cipta kondisi dengan metode patroli jalan kaki di wilayah Kota Karubaga dan sekitarnya, Rabu (14/01/2026).


Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tolikara Iptu Marcelino Hengky Rumambi, S.H., M.H., didampingi Kasiwas Polres Tolikara Iptu Charles M. Mansumber, dengan melibatkan Regu Siaga II. Patroli dilaksanakan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.


Dalam pelaksanaannya, personel patroli menyusuri jalan-jalan utama, pemukiman warga, serta titik-titik keramaian. Petugas juga melaksanakan dialog dan komunikasi langsung dengan masyarakat, pengendara sepeda motor, serta warga yang sedang beraktivitas.


Pada kesempatan tersebut, personel memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban umum, tidak membawa senjata tajam, tidak mengonsumsi minuman keras, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.


Selain itu, patroli turut menyasar area rumah ibadah dan fasilitas umum guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri di lapangan mendapatkan respons positif dari masyarakat yang merasa lebih aman dan terlindungi dengan adanya patroli rutin.


Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., melalui Padal Regu II Kasat Reskrim Iptu Marcelino Hengky Rumambi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi ini merupakan agenda rutin Polres Tolikara sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.


“Patroli jalan kaki ini kami laksanakan secara rutin sebagai upaya Polri untuk mencegah gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Tolikara,” ujar Iptu Marcelino Hengky Rumambi.


Melalui patroli yang dilaksanakan secara berkelanjutan, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tolikara senantiasa terjaga dalam keadaan aman, damai, dan kondusif.

Sat Binmas Polres Mamberamo Tengah Perkuat Sinergi dan Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat Distrik Kobakma

 


Jayapura – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Mamberamo Tengah melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Distrik Kobakma, Bapak Bogol Mabel, pada Rabu (14/01/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Mamberamo Tengah Iptu Wilhelma Kurut, didampingi Briptu Emil Entong, Bripda Ismail S, serta dua personel Polres Mamberamo Tengah lainnya.


Dalam kesempatan itu, Ketua LMA Distrik Kobakma menyampaikan apresiasi atas kunjungan Sat Binmas Polres Mamberamo Tengah dan menilai bahwa komunikasi serta hubungan antara kepolisian dan masyarakat selama ini telah terjalin dengan sangat baik.


Kasat Binmas Polres Mamberamo Tengah turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 serta mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kesediaan Ketua LMA menerima kunjungan tersebut. Selain itu, Iptu Wilhelma Kurut mengimbau kepada seluruh masyarakat Distrik Kobakma agar senantiasa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Kami berharap sinergi antara Polri dan tokoh masyarakat di Distrik Kobakma terus terjalin dengan baik guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” ujar Iptu Wilhelma Kurut.


Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian apabila terdapat permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan, sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan damai.


Melalui kegiatan ini, Polres Mamberamo Tengah terus berkomitmen memperkuat hubungan sinergis dengan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Distrik Kobakma.

Ciptakan Keamanan Tetap Kondusif, Sat Binmas Polres Sarmi Ajak Warga Aktifkan Kembali Regu Siskamling

  


Jayapura - Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif, Satuan Binmas Polres Sarmi melaksanakan kegiatan sambang kamtibmas di kawasan Pasar Sentral Kelurahan Mararena, Kabupaten Sarmi, Selasa (13/1/2026). 


Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri sekaligus sarana memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui komunikasi langsung di lapangan.


Pada kegiatan tersebut, KBO Binmas Polres Sarmi, IPDA Syarifuddin, S.Sos., didampingi dua personel Sat Binmas, menyambangi para pedagang dan penjual di Pasar Mararena sembari melakukan pendataan serta dialog kamtibmas secara langsung. Suasana komunikasi berlangsung santai namun tetap informatif, sehingga pesan-pesan keamanan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.


Sambang kamtibmas ini difokuskan pada ajakan kepada warga untuk kembali mengaktifkan regu siskamling sebagai bentuk pengawasan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. 


IPDA Syarifuddin menyampaikan bahwa peran aktif warga melalui siskamling dan Pam Swakarsa sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya di kawasan pasar yang memiliki tingkat aktivitas cukup tinggi. Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.


Dalam kesempatan tersebut, warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan, termasuk hal-hal kecil yang kerap dianggap sepele namun dapat berdampak besar apabila dibiarkan. Kesadaran dan kepedulian bersama diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang aman, tertib, dan terpantau.


Selain itu, KBO Binmas Polres Sarmi juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan sosial dan kebersamaan antarwarga. Menurutnya, hubungan sosial yang baik akan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus menumbuhkan rasa saling peduli di tengah masyarakat.


Melalui kegiatan sambang ini, Sat Binmas Polres Sarmi berharap dapat terus menjalin kemitraan yang kuat dengan masyarakat dalam menjaga kamtibmas, khususnya di wilayah Pasar Sentral Mararena. Warga juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah sederhana dalam pengawasan lingkungan sehari-hari, seperti melakukan cek dan pantau secara rutin terhadap situasi sekitar.


IPDA Syarifuddin menekankan pentingnya pelaporan cepat apabila ditemukan adanya indikasi gangguan kamtibmas. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian melalui pos polisi terdekat, Call Center 110, maupun layanan WhatsApp Lapor Kapolres Sarmi.


“Kami mengajak seluruh warga untuk mengaktifkan kembali siskamling sebagai bentuk kepedulian bersama, serta segera melaporkan setiap potensi kerawanan melalui layanan resmi kepolisian agar dapat ditangani sedini mungkin,” tutupnya.