View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

02/11/26

Bangun Generasi Muda Berkualitas, Polda Papua Gelar Edukasi Narkoba dan Keselamatan Berkendara


Jayapura – Polda Papua terus memperkuat upaya pembinaan generasi muda melalui program Quick Wins 1.2 Polisi Peduli Pendidikan dengan memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar SMA Hikmah YAPIS Jayapura, Kota Jayapura, Senin (2/11/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., didampingi Dirresnarkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., dan Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., serta KBO Ditlantas Polda Papua , AKBP Marthin W. Asmuruf, S.Sos., M.M. 


Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun kesadaran generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan perilaku berlalu lintas yang berisiko.


Dalam arahannya, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi pendidikan, kedisiplinan, kesehatan maupun karakter.


“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus yang nantinya akan memimpin bangsa ini, termasuk Papua. Karena itu, manfaatkan masa muda untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan melakukan kegiatan positif. Jangan pernah mencoba narkoba karena dampaknya sangat merusak, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masa depan kalian,” ujar Muhajir.


Ia juga mengingatkan para pelajar agar memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan bukan semata-mata untuk menghindari penindakan polisi, melainkan untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.


“Gunakan helm standar, lengkapi surat-surat kendaraan, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, dan selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas. Kami melaksanakan Operasi Patuh bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi lebih mengutamakan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas,” tambahnya.


Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda karena dapat merusak kesehatan, sistem saraf, serta masa depan seseorang. 


Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh ajakan teman maupun lingkungan yang dapat menjerumuskan pada penyalahgunaan narkotika.


“Jangan pernah mencoba narkoba, sekalipun hanya karena rasa ingin tahu atau ajakan teman. Sekali terjerumus, dampaknya dapat merusak kehidupan dan masa depan. Kami mengajak para pelajar untuk berani menolak narkoba serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar,” tegas Alfian.


Di kesempatan yang sama, Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., mengingatkan pentingnya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. 


Menurutnya, keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan dan tanggung jawab setiap pengguna jalan.


“Kami mengimbau adik-adik agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Gunakan helm standar, jangan menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, lengkapi SIM dan STNK, serta periksa kondisi kendaraan sebelum digunakan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” ungkap Rahman.


Selain membahas bahaya narkoba dan keselamatan berlalu lintas, Wakapolda Papua juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi minuman keras, tidak terlibat perkelahian atau tawuran, serta menyalurkan energi dan kemampuan melalui kegiatan positif seperti olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler.


Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Wakapolda memberikan kesempatan kepada sejumlah siswa untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum. 


Para pelajar juga diberikan pemahaman agar tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Melalui program Quick Wins 1.2 Polisi Peduli Pendidikan, Polda Papua berharap edukasi tersebut dapat membentuk generasi muda Papua yang cerdas, disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya narkoba dan pentingnya keselamatan berlalu lintas.


Polda Papua berkomitmen untuk terus hadir di lingkungan pendidikan melalui pendekatan edukatif dan humanis guna menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba.



Wakapolda Papua Hadir di Tengah Masyarakat, Pastikan Keselamatan Pelajar di Jalan Raya



Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., turun langsung melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi (Gatur Pagi) di kawasan Pos Yapis Dok V, Kota Jayapura, Senin (2/11/2026). 


Kegiatan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Polri QW 1.1 sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Papua bersama personel Polda Papua melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar kawasan Dok V, khususnya di depan SD Hikmah 1 Yapis. 


Selain memastikan kelancaran arus lalu lintas, Wakapolda juga membantu menyeberangkan para pelajar melalui zebra cross guna memastikan keselamatan mereka saat berangkat ke sekolah.


Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas pagi merupakan bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat, sekaligus wujud kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota Polri di jalan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan bantuan dan memastikan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang hendak menyeberang menuju sekolah,” ujar Muhajir.


Ia juga mengimbau para pengendara agar selalu tertib berlalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan sekolah, serta memberikan prioritas kepada pejalan kaki dan pelajar yang menyeberang jalan.


Kehadiran Wakapolda Papua yang berinteraksi langsung dengan para pelajar, orang tua, dan pengguna jalan menjadi wujud pelayanan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat. 


Melalui tindakan sederhana tersebut, diharapkan tumbuh rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Melalui program Quick Wins QW 1.1, Polda Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian melalui kehadiran personel di tengah masyarakat, sehingga tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah Papua.

Patroli Malam, Polres Mamberamo Tengah Jaga Keamanan dan Imbau Warga Cegah Karhutla



Jayapura – Polres Mamberamo Tengah meningkatkan kewaspadaan melalui patroli jalan kaki di lingkungan Markas Komando (Mapolres) sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (01/11/2026) malam.


Patroli tersebut dipimpin Pamapta II, Ipda Barnabas Awoitaw dengan melibatkan 14 personel gabungan piket penjagaan dan piket fungsi. 


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya pada malam hari.


Dengan menyusuri sejumlah titik di sekitar Mapolres, personel melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan sekaligus memastikan kesiapsiagaan pengamanan markas. 


Patroli jalan kaki juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan serta tanggung jawab personel dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja.


Kapolres Mamberamo Tengah, Kompol Sigit Susanto, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel harus senantiasa dijaga melalui pelaksanaan tugas yang disiplin dan bertanggung jawab, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap potensi gangguan keamanan maupun ancaman kebakaran hutan dan lahan.


“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga setiap saat. Saya mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada dan mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang membahayakan lingkungan dan kehidupan masyarakat,” tegasnya.


Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan di kawasan yang rawan terbakar. 


Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi meluas.


Menurut Kapolres, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. 


Melalui kesadaran bersama, potensi kebakaran dapat ditekan sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari dampak buruk asap maupun kerusakan ekosistem.


Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan kepedulian setiap anggota terhadap kondisi lingkungan sekitar. 


“Patroli tidak hanya menjadi bagian dari pengamanan markas, tetapi juga mencerminkan kesiapan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas serta mendukung upaya pencegahan karhutla di wilayah hukum Polres Mamberamo Tengah,” tutupnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Mamberamo Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama mencegah karhutla demi melindungi lingkungan dan keselamatan bersama.

Hari Ketujuh Operasi Patuh Cartenz, Satlantas Polres Sarmi Edukasi Pengendara Ojek



Jayapura – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sarmi terus mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan berkendara, Minggu (01/11/2026).


Kegiatan sosialisasi kali ini menyasar para pengemudi ojek di pangkalan ojek Pasar Sentral Mararena, Kabupaten Sarmi, yang dipimpin oleh KBO Lantas Polres Sarmi, Ipda Mulyadi, S.Sos., bersama personel Satlantas.


Dalam kegiatan tersebut, Ipda Mulyadi menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. 


Ia mengimbau para pengendara, khususnya pengemudi ojek, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Personel juga mengingatkan pengendara untuk melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar keselamatan, serta memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, personel Satlantas membagikan selebaran berisi informasi mengenai program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor. 


Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai program tersebut sehingga dapat memanfaatkannya sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.


Sementara itu, Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Patuh Cartenz 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pengemudi ojek, agar semakin disiplin dalam berlalu lintas,” ujarnya. 


“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, mulai dari menggunakan helm, melengkapi dokumen kendaraan, hingga mematuhi rambu dan aturan lalu lintas,” tambahnya.


Kapolres juga berharap masyarakat dapat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan semata-mata karena adanya operasi kepolisian. 


Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan pengendara, diharapkan risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.




Ops Sikat Cartenz II 2026, Polres Merauke Ungkap Jambret Gelang Emas, Empat Terduga Pelaku Teridentifikasi


Jayapura – Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Merauke berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) berupa penjambretan gelang emas milik seorang perempuan di Jalan Martadinata, Kabupaten Merauke, Minggu (01/11/2026).


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah mengidentifikasi empat orang yang diduga terlibat, masing-masing berinisial ZFA (30), NG (24), D (41), dan MAP (20). Dari empat orang tersebut, satu terduga pelaku berinisial ZFA berhasil diamankan, sementara tiga lainnya masih dalam pendalaman penyidik. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/10/2026).


Tim Resmob Polres Merauke yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Gema Brajaksono, S.Tr.K., S.I.K., M.H., melakukan penangkapan pada Sabtu (31/10/2026), setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di kawasan Jalan Lampu Satu, Kabupaten Merauke.


Setelah memastikan informasi tersebut, personel Resmob bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial ZFA. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke ruang Satreskrim Polres Merauke untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.


Kasus tersebut bermula pada Jumat (30/10/2026), ketika korban berinisial AB (44) sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Martadinata, tepatnya di sekitar Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Merauke.


Saat itu, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Fino mendekati korban, kemudian mengambil secara paksa gelang emas yang sedang dikenakan di tangan kanan korban. 


Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha mengejar pelaku. Sejumlah anggota kepolisian yang berada di sekitar lokasi turut membantu melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil melarikan diri.


Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu buah gelang emas bermotif bola-bola dengan berat sekitar 10 gram. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.


Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Gema Brajaksono, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil tindak lanjut atas informasi yang diperoleh personel Resmob serta penyelidikan di lapangan.


“Tim Resmob Polres Merauke bergerak cepat menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Dari hasil kegiatan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, satu orang berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap peran pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara ini,” jelas AKP Gema.


Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan kekerasan yang menyasar barang berharga milik masyarakat.


“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara maupun menggunakan perhiasan di tempat umum. Apabila mengalami atau mengetahui tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.


Saat ini, satu orang terduga pelaku berinisial ZFA telah diamankan bersama barang bukti berupa satu buah gelang emas. Penyidik Satreskrim Polres Merauke masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman perkara, termasuk menelusuri keterlibatan tiga orang lainnya yang berinisial NG, D, dan MAP guna melengkapi proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026, Polda Papua bersama jajaran terus mengintensifkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kejahatan konvensional, termasuk pencurian dengan kekerasan, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif..

01/11/26

CEGAH PEREDARAN MIRAS ILEGAL, SAT RESNARKOBA POLRES LANNY JAYA GELAR PATROLI DAN RAZIA DI KOMPLEKS DUKOM



LANNY JAYA


 –Dalam upaya mencegah peredaran minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Lanny Jaya, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan patroli dan razia pada Sabtu (31/10/2026) malam.


Kegiatan yang dimulai pukul 23.00 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Lanny Jaya, IPTU Rany Pieris, S.IP., bersama personel gabungan dari Sat Resnarkoba, Provos, Sat Intelkam, Dalmas, dan Sat Reskrim.


Patroli dan razia menyasar Kantor DPR Lama, Kompleks Dukom, Desa Ninek, Distrik Yiginua, Kabupaten Lanny Jaya.


Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sekitar pukul 23.30 WIT, personel Sat Resnarkoba menerima informasi dari masyarakat terkait adanya seorang pemuda yang diduga membuat dan mengedarkan minuman keras oplosan jenis ballo di wilayah Kompleks Dukom.


Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung melakukan pemeriksaan di lokasi dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan pembuatan minuman keras oplosan.


Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu buah tong berwarna biru ukuran sedang berisi cairan campuran fermentasi (ballo), satu buah jerigen putih bekas Bimoli berukuran 5 liter yang berisi cairan fermentasi (ballo), serta satu buah senjata tajam berupa kapak.


Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pendataan terhadap seorang pemuda berinisial W.K. (19), warga Desa Ninek, Distrik Yiginua, Kabupaten Lanny Jaya, yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembuatan minuman keras oplosan tersebut.


Selanjutnya, barang bukti diamankan untuk proses penanganan lebih lanjut. Terhadap yang bersangkutan, petugas memberikan teguran tegas, menyampaikan edukasi mengenai larangan pembuatan dan peredaran minuman keras ilegal, serta meminta yang bersangkutan membuat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.


Dengan mempertimbangkan penanganan yang dilakukan, yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan dan diserahkan kepada pihak keluarga maupun tokoh masyarakat setempat untuk mendapatkan pembinaan serta pengawasan.


Kasat Resnarkoba Polres Lanny Jaya IPTU Rany Pieris, S.IP., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan razia tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Lanny Jaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah dampak negatif akibat peredaran minuman keras ilegal.


Polres Lanny Jaya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak memproduksi, mengonsumsi, maupun mengedarkan minuman keras ilegal serta turut berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.


HUMAS POLRES LANNY JAYA

Polri hadir untuk masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lanny Jaya.

Tekan Kejahatan 3C, Satgas Ops Sikat Cartenz II 2026 Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Sentani


Jayapura – Tim Subsatgas Pidana Umum (Pidum) Polres Jayapura bersama Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengamankan seorang pria berinisial JMW (18) yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Minggu (1/11/2026).


Pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut laporan polisi tertanggal 30 Oktober 2026 terkait kasus pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi PA 3909 DE milik korban berinisial HMS.


Berbekal informasi mengenai keberadaan terduga pelaku, Tim Subsatgas Pidum Polres Jayapura bersama Tim Opsnal Polsek Sentani Timur bergerak menuju kawasan tower pemancar Kampung Nendali. Petugas kemudian berhasil menemukan dan mengamankan JMW di bawah tower tersebut.


Selanjutnya, terduga pelaku bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dibawa ke Mapolsek Sentani Timur untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait perkara tersebut.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, JMW mengaku bahwa sepeda motor tersebut diambil oleh rekannya berinisial YD. Sementara itu, JMW mengaku hanya meminjam kendaraan tersebut dengan alasan hendak menjemput keluarganya. Namun, keberadaan YD hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian.


Kasubsatgas Pidum Polres Jayapura, AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas Gakkum Ops Sikat Cartenz II 2026 dalam mengantisipasi dan menekan tindak pidana 3C, khususnya pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Jayapura.


“Personel bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang diterima hingga berhasil mengamankan seorang terduga pelaku beserta satu unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan kasus curanmor. Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan pihak lain serta menelusuri keberadaan rekan terduga pelaku yang disebutkan dalam pemeriksaan awal,” jelas AKP Axel.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan dengan meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan, selalu menggunakan kunci pengaman tambahan, dan memastikan kendaraan terparkir di tempat yang aman. Kelalaian kecil dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Apabila mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.


Saat ini, terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Sentani Timur. Tim gabungan juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan YD serta mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026, Polda Papua bersama jajaran terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap kejahatan konvensional, khususnya pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian dengan kekerasan (3C), guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Ops Sikat Cartenz II 2026, Polres Jayapura Ringkus Dua Terduga Pelaku Curanmor


Jayapura – Tim Subsatgas Pidana Umum (Pidum) Polres Jayapura bersama Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Jayapura, Minggu (01/11/2026).


Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial DJPM (19) dan AP (20). Keduanya diamankan di lokasi berbeda setelah personel memperoleh informasi mengenai keberadaan para terduga pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor hasil curian.


Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut laporan polisi tertanggal 24 Oktober 2026 terkait pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat Street berwarna hitam dengan nomor polisi PA 6409 Q milik korban berinisial HO.


Berawal dari informasi jaringan Tim Opsnal Polsek Sentani Timur mengenai keberadaan terduga pelaku, Tim Subsatgas Pidum Polres Jayapura bersama personel Polsek Sentani Timur kemudian melakukan pemantauan dan pencarian.


Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa salah satu terduga pelaku berada di kawasan Padang Bulan, Distrik Heram, Kota Jayapura. Tim kemudian bergerak dan berhasil mengamankan terduga pelaku pertama. Selanjutnya, berdasarkan informasi mengenai keberadaan pelaku lainnya, petugas kembali melakukan penindakan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku kedua di lokasi berbeda.


Dari hasil penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam dengan nomor polisi PA 6409 Q, nomor rangka MH1JM821XMK332335 dan nomor mesin JME-1330439.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengakui keterlibatan mereka dalam pencurian kendaraan tersebut. Terduga pelaku DJPM mengaku berperan mematahkan standar sepeda motor, sedangkan AP membantu mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian serta mendorong kendaraan hasil curian.


Kasubsatgas Pidum Polres Jayapura, AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama dan koordinasi antara Tim Subsatgas Pidum Polres Jayapura dengan Tim Opsnal Polsek Sentani Timur dalam menindaklanjuti informasi yang diterima.


“Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026. Berbekal informasi yang diperoleh, personel melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat beserta barang bukti kendaraan hasil curian,” jelas AKP Axel.


Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor serta mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga kendaraan miliknya.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dengan aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta tidak memarkir kendaraan di tempat yang rawan. Apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.


Saat ini, kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan dan selanjutnya diserahkan kepada penyidik Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026, Polda Papua bersama jajaran terus mengintensifkan penindakan terhadap kejahatan konvensional, khususnya pencurian kendaraan bermotor, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Papua.