View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

22/09/26

Kembali Mengamuk Saat Diperiksa, WN Belanda Ditempatkan di Rudenim Denpasar

 


DENPASAR – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar memindahkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda berinisial FMMM (perempuan, 67 tahun) ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar pada Senin (21/9). Pemindahan tersebut dilakukan oleh Tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.


Sebelumnya, WNA tersebut dilaporkan mengamuk di hotel tempatnya menginap. Pihak Kepolisian setempat yang menerima laporan langsung melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan dan menyerahkannya ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar untuk penanganan keimigrasian lebih lanjut.


Namun, saat menjalani proses pemeriksaan di Kantor Imigrasi Denpasar, FMMM kembali mengamuk tanpa alasan yang jelas. Demi menjaga keamanan, petugas mengambil langkah tegas dengan memindahkan yang bersangkutan ke Rudenim Denpasar.


Atas perbuatannya, FMMM melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Ketentuan ini memberikan wewenang kepada Pejabat Imigrasi untuk mengenakan Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap orang asing yang melakukan kegiatan berbahaya, diduga membahayakan keamanan umum, atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.


Proses penyerahan deteni berlangsung di Rudenim Denpasar setelah Tim Inteldakim menyelesaikan seluruh rangkaian pemeriksaan administrasi. Pada pukul 12.00 WITA, FMMM secara resmi diserahterimakan dan ditempatkan di Rudenim Denpasar untuk menunggu proses keimigrasian selanjutnya.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, menyampaikan apresiasinya atas keterpaduan penanganan kasus ini.


“Setiap warga negara asing yang berada di Indonesia wajib menaati hukum dan norma yang berlaku. Kami mengapresiasi pihak Kepolisian yang bergerak cepat mengamankan WNA tersebut. Sinergi antarinstansi seperti ini sangat penting agar penanganan WNA yang bermasalah berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan,” tegas R. Haryo Sakti.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Ramdhani, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga kondusivitas wilayah Bali.


“Setiap orang asing yang berkunjung ke Bali harus menghormati peraturan yang berlaku. Setiap bentuk pelanggaran akan kami tindak tegas demi menjaga keamanan dan menjaga Bali, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sebagai wujud komitmen Imigrasi untuk Rakyat,” ujar Ramdhani. ::::

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Pasuruan Kota Teguhkan Komitmen Keselamatan

 


PASURUAN KOTA — Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Polres Pasuruan Kota menggelar Apel Ikrar Keselamatan Berlalu Lintas di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H. dan diikuti personel Polres Pasuruan Kota. Apel turut dihadiri unsur lima pilar keselamatan berlalu lintas serta komunitas ojek online.


Dalam apel tersebut, seluruh peserta menyampaikan Ikrar Keselamatan Berlalu Lintas sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.


Ikrar tersebut memuat empat komitmen, yakni senantiasa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas dan angkutan jalan demi keselamatan bersama; selalu mengutamakan keselamatan berkendara; serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas bagi diri sendiri, keluarga, dan sesama.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo mengatakan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dan kepatuhan dari seluruh pengguna jalan.


“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita semua. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus dimulai dari kesadaran diri sendiri, kemudian kita tularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar AKBP Arief.


“Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, saling menghormati sesama pengguna jalan, dan yang paling utama mengutamakan keselamatan,” tambahnya.


Selain ikrar, Polres Pasuruan Kota memberikan penghargaan kepada komunitas ojek online atas dedikasi, partisipasi, dan peran aktif dalam membantu menjaga Kamtibmas serta Kamseltibcarlantas di wilayah Kota Pasuruan.


Perwakilan komunitas ojek online, Lisa Rosilawati, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan tersebut.


“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi penghargaan yang diberikan Polres Pasuruan Kota. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berpartisipasi dalam menjaga Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas di wilayah Kota Pasuruan,” ujar Lisa Rosilawati.


“Kami akan terus berupaya mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta mengajak sesama pengemudi dan masyarakat untuk bersama-sama tertib dan menjaga keselamatan di jalan,” tambahnya.


Kegiatan tersebut turut menjadi wujud sinergi antara kepolisian, lima pilar keselamatan berlalu lintas, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Pasuruan Kota mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan kepatuhan terhadap aturan dan keselamatan sebagai bagian dari budaya berlalu lintas sehari-hari.


Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri.

Cegah Peredaran Narkoba, TNI Bersama APH Perkuat Pengawasan di Rutan Barabai

 



BARABAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melaksanakan razia gabungan dan tes urine dalam rangka deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan, Senin (21/9/2026).malam


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkotika.


Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Barabai Nanang Badruzzaman. Apel diikuti petugas gabungan dari Rutan Kelas IIB Barabai, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Balangan, Polres Hulu Sungai Tengah (HST), serta Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah.


Usai apel, tim gabungan melakukan penggeledahan secara menyeluruh di seluruh blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Penggeledahan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan adanya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.


Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di kamar hunian WBP, di antaranya satu tali, satu ikat pinggang, 24 botol parfum, 30 korek gas, tujuh paku, satu gunting, dua alat cukur kumis, lima koil obat nyamuk, satu cermin, enam silet, satu peniti, empat amplas, 10 jarum, satu benang, satu tongkat sapu, serta dua cerutu.

Seluruh barang temuan kemudian diamankan dan diinventarisasi untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain penggeledahan, tim gabungan juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap petugas dan WBP. Sebanyak 31 petugas dan 86 WBP mengikuti pemeriksaan tersebut.


Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine dinyatakan negatif narkotika. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator komitmen bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Rutan Barabai.

Kepala Rutan Kelas IIB Barabai, Nanang Badruzzaman, mengatakan razia dan tes urine merupakan langkah konkret untuk menjaga keamanan sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi.


“Razia dan tes urine ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami untuk memastikan Rutan Barabai tetap aman, tertib, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. Alhamdulillah, dari hasil tes urine terhadap petugas dan WBP, seluruhnya menunjukkan hasil negatif,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, mengapresiasi pelaksanaan razia gabungan dan tes urine tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus memperkuat komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah penyalahgunaan narkotika.

Erwedi juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi bersama APH sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Pasiopsdim 1002/HST Kapten Inf Bajuri menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.


“Pada prinsipnya Kodim 1002/HST mendukung kegiatan deteksi dini dan pencegahan terhadap segala bentuk gangguan keamanan, termasuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Sinergi antara Rutan, TNI, Polri, BNN, dan seluruh APH harus terus diperkuat agar situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Kapten Inf Bajuri.


Ia menambahkan, kegiatan bersama seperti razia dan tes urine tidak hanya menjadi langkah pencegahan, tetapi juga memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.


“Dari hasil kegiatan hari ini, seluruh sampel urine yang diperiksa dinyatakan negatif. Ini tentu menjadi hasil yang baik, namun upaya pencegahan dan pengawasan harus tetap dilakukan secara konsisten. Kodim 1002/HST siap mendukung sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Hulu Sungai Tengah,” tegasnya.


Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Barabai bersama seluruh unsur APH menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan deteksi dini, memperkuat pengawasan, serta melakukan langkah-langkah preventif guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.(pen1002hst).

21/09/26

Cegah Dengue Sejak Dini, KOBAR Soroti Peran Vaksinasi dan Pengendalian Vektor

 


Jakarta, 16 September 2026 – Dengue tidak hanya menjadi persoalan kesehatan, tetapi juga memberikan tekanan besar terhadap perekonomian dan keuangan keluarga. Studi yang dipresentasikan pada Asia Dengue Summit ke-9 memperkirakan beban ekonomi dengue di Indonesia mencapai USD 550,9 juta atau hampir Rp9 triliun pada 2024, dengan lebih dari 2 juta kunjungan rawat inap.


Temuan tersebut mendorong Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue agar pencegahan dengue menjadi bagian dari prioritas nasional. Indonesia sebagai negara tropis dengan kondisi hiperendemis menghadapi risiko penularan sepanjang tahun.


Peneliti senior Universitas Gadjah Mada, Dr. Diah Ayu Puspandari, Apt., MBA., M.Kes., mengatakan beban dengue tidak hanya ditanggung sistem kesehatan, tetapi juga keluarga.


“JKN belum menghapus beban ekonomi di tingkat rumah tangga. Pasien yang tercakup JKN tetap mengeluarkan biaya mandiri rata-rata Rp1,09 juta hingga Rp1,33 juta per episode, sementara pasien tanpa asuransi dapat mencapai Rp4,27 juta hingga Rp5,60 juta. Karena itu, pencegahan dengue menjadi cara nyata untuk mengurangi tekanan ekonomi keluarga,” ujarnya.


Selain pengendalian vektor melalui PSN 3M Plus, Jumantik, surveilans dan deteksi dini, vaksinasi juga dinilai dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan. Studi Universitas Gadjah Mada menunjukkan vaksinasi dengue pada anak usia sekolah berpotensi cost-effective serta memberikan manfaat ekonomi melalui pengurangan biaya perawatan, kehilangan produktivitas, dan absensi sekolah.


Ketua KOBAR Lawan Dengue, dr. H. Suir Syam, M.Kes., M.M.R., menegaskan bahwa dengue dapat dikendalikan melalui kolaborasi berbagai pihak.


“Dengue bukan penyakit yang tidak dapat dikendalikan. Pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat perlu membangun gerakan bersama melalui pencegahan, deteksi dini, pengendalian vektor, inovasi kesehatan, dan edukasi berkelanjutan,” katanya.


KOBAR juga menyambut penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue 2026–2029 oleh Kementerian Kesehatan sebagai langkah memperkuat pencegahan dan pengendalian dengue secara terintegrasi.


Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, menyampaikan komitmen pemerintah untuk mencapai Zero Dengue Deaths 2030.


“Pencegahan dengue harus dipandang sebagai investasi bagi kesehatan masyarakat dan ketahanan bangsa. RAN Pengendalian Dengue 2026–2029 disusun untuk memperkuat surveilans, pencegahan, deteksi dini, tata laksana klinis, serta kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.


KOBAR mengajak pemerintah pusat dan daerah, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam pengendalian dengue. Upaya tersebut mencakup edukasi, PSN 3M Plus, surveilans, deteksi dini, penguatan layanan kesehatan, serta pemanfaatan inovasi seperti Wolbachia dan vaksinasi sesuai kebijakan pemerintah.

2,5 Hektare Semak Belukar Terbakar, Tim Gabungan Tuntaskan Penanganan Karhutla di Pandawan

 


HULU SUNGAI TENGAH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Jatuh, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Senin (21/9/2026).


Kebakaran yang melanda kawasan semak belukar tersebut ditangani secara cepat oleh Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan Sertu Sholikin bersama Bhabinkamtibmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST, petugas pemadam kebakaran dan relawan.


Penanganan dilakukan sejak sekitar pukul 12.30 WITA. Tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dikendalikan pada pukul 14.05 WITA.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2,5 hektare, dengan kondisi lahan didominasi semak belukar.


Danramil 1002-05/Pandawan Kapten Inf M. Fadillah mengatakan, keterlibatan personel gabungan merupakan bentuk respons cepat untuk mencegah api meluas ke kawasan lainnya.


“Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, personel langsung bergerak bersama unsur terkait untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.


Dalam penanganan tersebut, TNI mengerahkan satu personel, Polri satu personel, BPBD HST lima personel, Damkar satu personel serta tim relawan sebanyak delapan orang.


Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.


Salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan adalah berkurangnya debit air, sehingga proses pemadaman membutuhkan koordinasi dan upaya lebih lanjut.


“Yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air. Karena debit air berkurang, kami bersama tim harus mengatur penggunaannya secara efektif selama proses pemadaman,” kata Kapten Inf M. Fadillah.


Hingga penanganan selesai, kondisi api dinyatakan sudah padam dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Personel gabungan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi lahan dan vegetasi kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.(pen1002hst).

HUT ke-81 TNI di Malang, Fun Run 5K Dirangkai Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan

 


Malang – Semangat kebersamaan mewarnai peringatan HUT ke-81 TNI di wilayah Jawa Timur. Melalui Fun Run 5K yang digelar serentak di 30 lokasi Indonesia, TNI mengajak masyarakat berolahraga sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung, Minggu (20/9/2026).


Di Malang, lebih dari 3.300 peserta mengikuti Fun Run di Lapangan Brawijaya Rampal, sementara secara nasional, kegiatan dipusatkan di Monumen Nasional, Jakarta.


Kegiatan juga dirangkaikan dengan Gelar UMKM, Bakti Sosial Kesehatan dan pembagian paket sembako. Bakti kesehatan mencakup donor darah, pengobatan umum, pengobatan gigi, khitan massal, operasi katarak serta operasi bibir sumbing. 


Untuk operasi katarak dan bibir sumbing dilaksanakan di Rumah Sakit Soepraoen Malang. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.


Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., mengatakan bahwa tema HUT ke-81 TNI harus diwujudkan melalui kegiatan yang membangun kedekatan dan memberikan manfaat bagi rakyat.


“TNI kuat bersama rakyat bukan sekadar tema, tetapi harus diwujudkan melalui kebersamaan, kepedulian dan pengabdian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Danrem. (Penrem 083/Bdj)

Jembatan Garuda Desa Taras Jadi Harapan Baru Petani, Kodim 0910/Malinau Dorong Kemudahan Akses dan Perekonomian Warga

 


Malinau – Kehadiran Jembatan Garuda di Desa Taras, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, menjadi harapan baru bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini mengalami kesulitan dalam mengakses kawasan perkebunan serta membawa hasil panen.


Melalui peran dan kepedulian Kodim 0910/Malinau, pembangunan dan keberadaan Jembatan Garuda menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat dalam membuka akses yang selama ini sulit dilalui. Jembatan tersebut kini memberikan kemudahan bagi warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama para petani dalam mengangkut hasil kebun.


Sebelum adanya jembatan, kondisi akses yang sulit menjadi salah satu kendala bagi masyarakat. Para petani harus menghadapi medan yang cukup sulit ketika membawa hasil panen dari kebun menuju permukiman maupun lokasi pemasaran.


Dengan hadirnya Jembatan Garuda, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan lancar. Hasil pertanian dan perkebunan dapat diangkut dengan lebih efektif, sehingga diharapkan mampu mendukung peningkatan aktivitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Desa Taras.

20/09/26

HUT TNI KE-81, Kodim 0904/Paser Gelar Bakti Kesehatan Bersama Masyarakat

 



Kodim 0904/Paser, Tanah Grogot - Dalam rangka memperingati HUT TNI ke - 81, Kodim 0904/Paser menggelar Bakti Sosial Kesehatan (Baksoskes) gratis bagi masyarakat. Minggu (20/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan dan kegiatan ini dilaksanakan secara Serentak seluruh jajaran TNI di Indonesia.


Kegiatan tersebut melibatkan Kodim 0904/Paser, Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Polkes 06.10.03 Paser dan PMI Paser. Dimana kegiatan pagi hari ini juga dilaksanakan secara live melalui daring bersamaan seluruh jajaran TNI di Indonesia.


Kolaborasi tersebut menghadirkan sejumlah layanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat secara gratis. 


Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan mata, pemeriksaan kesehatan jantung, Pengecekan Tekanan Darah, Gula Darah, kolesterol, kesehatan jantung dan donor darah. 


Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut secara gratis sesuai kebutuhan dalam kegiatan yang digelar di Aula Panglima Sentik Makodim 0904/Psser sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 ini.


Ratusan warga beserts instansi gabungan se Kabupaten Paser mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Selain memberikan pelayanan kesehatan, Baksos Kesehatan TNI menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI, Instansi lain dan masyarakat melalui kegiatan sosial yang dapat dirasakan secara langsung.


Salah seorang warga, Andi (42 tahun), menyampaikan bahwa  merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan dalam kegiatan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada TNI khususnya Kodim 0904/Paser karena menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.


PMI Paser juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar oleh Kodim 0904/Paser, dimana dengan adanya kegiatan ini Bank Darah di PMI Paser dapat terisi untuk memberikan stok Darah bagi yang membutuhkan.


Dim 0904/Psr