View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

27/03/26

Satgas Pangan Papua Pantau Harga Komoditas di Pegunungan Bintang, Dipicu Biaya Transportasi Udara



Pegunungan Bintang — Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Pangan Provinsi Papua melaksanakan pemantauan terhadap kios/outlet/toko pangan sebagai pengendali inflasi di wilayah Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Berdasarkan laporan, terdapat tiga kios atau outlet pangan yang menjadi titik pemantauan, berlokasi di Jalan PKT, Distrik Oksibil. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta memantau perkembangan harga di wilayah tersebut.


Hasil pengecekan menunjukkan bahwa sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi, khususnya melalui transportasi udara.


Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat mencapai Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng bersubsidi Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter.


Komoditas gula juga mengalami kenaikan, dengan harga gula kiloan mencapai Rp40.000 per kilogram. Pada sektor daging, ayam potong dijual Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp195.000 per kilogram.


Selain itu, harga telur ayam lokal tercatat sebesar Rp120.000 per rak. Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah dijual Rp100.000 per kilogram dan bawang putih Rp90.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit mencapai Rp100.000 per kilogram.


Penanggung jawab kios/outlet tersebut, Variati Darwis, menyampaikan bahwa kenaikan harga terjadi akibat tingginya biaya angkut, mengingat sebagian besar pasokan bahan pangan didistribusikan melalui jalur udara.


Satgasda Pangan Papua menegaskan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di wilayah Pegunungan Bintang.


Secara umum, stok bahan pangan masih tersedia, meskipun harga cenderung mengalami kenaikan. Kegiatan pemantauan berlangsung dengan lancar dan didukung dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Sat Reskrim Polres Yalimo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Elelim, Harga Masih di Atas HET

 


Yalimo — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Yalimo melaksanakan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Sentral Elelim, Kabupaten Yalimo, Jumat (27/3/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Yalimo, IPTU Nur Kholis, S.H., M.H., bersama tiga personel lainnya ini bertujuan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah hukum Polres Yalimo.


Tim berangkat menuju lokasi sekitar pukul 08.50 WIT dan tiba di Pasar Sentral Elelim lima menit kemudian untuk melakukan pengecekan di sejumlah kios, salah satunya Kios Mitra 78.


Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras premium merek 99 tercatat sebesar Rp27.000 per kilogram, sementara beras medium merek Bunga dijual Rp25.000 per kilogram. Gula pasir premium merek Gulaku berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, daging ayam ras Rp50.000 per kilogram, minyak goreng kemasan premium (Bimoli) Rp40.000 per liter, serta minyak goreng bersubsidi Minyakita Rp30.000 per liter.


Kasat Reskrim Polres Yalimo IPTU Nur Kholis menyampaikan bahwa secara umum stok bahan pokok di Pasar Sentral Elelim masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


“Pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Yalimo, khususnya menjelang Lebaran,” ujarnya.


Namun demikian, hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga sejumlah komoditas masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi, terutama ongkos angkut yang relatif mahal. Selain itu, harga pembelian komoditas dari wilayah Wamena juga sudah melebihi HET.


Kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 09.45 WIT dalam situasi aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Sat Reskrim Polres Nduga Cek Harga Bahan Pokok di Kenyam, Harga Masih di Atas HET

  


Nduga — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nduga melaksanakan pengecekan harga bahan pokok di wilayah Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Jumat (27/3/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Nduga, IPTU Sampurno Nugroho, S.H., bersama lima personel lainnya ini dilakukan di Kios Ginting Mandiri Berjaya yang berlokasi di Jalan Bandara Kenyam.


Tim berangkat menuju lokasi sekitar pukul 10.00 WIT dan tiba pada pukul 10.10 WIT untuk langsung melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok.


Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras medium tercatat sebesar Rp20.000 per kilogram. Sementara itu, komoditas hortikultura seperti tomat dijual Rp80.000 per kilogram dan cabai mencapai Rp170.000 per kilogram. Untuk bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp80.000 per kilogram.


Harga minyak goreng bersubsidi Minyakita tercatat Rp120.000 untuk kemasan 5 liter. Selain itu, air mineral merek Aqua ukuran 1,5 liter dijual seharga Rp20.000 per botol.


Kasat Reskrim Polres Nduga IPTU Sampurno Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok di wilayah hukum Polres Nduga, khususnya di Kios Ginting Mandiri Berjaya.


“Secara umum, stok bahan pokok masih mencukupi dan belum terdapat lonjakan harga yang signifikan,” ujarnya.


Namun demikian, hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga sejumlah komoditas masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi, terutama ongkos angkut yang masih relatif mahal.


Kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 11.05 WIT dalam situasi aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Biak Numfor Pantau Harga Beras di Samofa dan Pasar Impres

  


Biak Numfor — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Biak Numfor melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kabupaten Biak Numfor, Kamis (26/3/2026).


Kegiatan ini dilakukan di dua lokasi, yakni retail modern dan pasar tradisional, guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Jusms yang berlokasi di Kampung Yafdas, Distrik Samofa. Toko milik Abd. Rahman tersebut menjual beras medium dengan harga Rp16.000 per kilogram dan beras premium Rp17.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia.


Selanjutnya, pemantauan juga dilakukan di pasar tradisional, tepatnya di salah satu kios di Pasar Impres, yakni Kios Futukunawe. Hasil pengecekan menunjukkan harga beras medium sebesar Rp16.000 per kilogram dan beras premium Rp17.000 per kilogram, serta tidak ditemukan penjualan beras curah.


Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Kabupaten Biak Numfor masih relatif stabil di kedua lokasi tersebut.


Satgas Pangan Polres Biak Numfor menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Polres Mamberamo Tengah Pantau Harga Beras di Pasar Sentral Kobakma

  


Mamberamo Tengah — Polres Mamberamo Tengah melaksanakan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional, khususnya komoditas beras, di Pasar Sentral Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.


Kegiatan pengecekan dilakukan di Kios Mitra 78 yang berlokasi di area Pasar Kobakma dan dikelola oleh Gunawan. Pemantauan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok di wilayah tersebut serta memastikan ketersediaannya bagi masyarakat.


Berdasarkan hasil pengecekan, harga beras premium tercatat sebesar Rp27.000 per kilogram, sedangkan beras medium dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram. Untuk beras curah, tidak ditemukan di kios tersebut.


Polres Mamberamo Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.


Secara keseluruhan, kegiatan pemantauan berlangsung dengan aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Yahukimo Pantau Harga Beras di Dekai, Harga Masih Stabil

  


Yahukimo — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Yahukimo kembali melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (27/3/2026).


Pemantauan dilakukan di dua titik, yakni retail modern dan pasar tradisional, guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Berkat Anugerah yang berlokasi di Perempatan BRI, Distrik Dekai. Toko milik Yandi tersebut menjual beras medium dengan harga Rp20.000 per kilogram dan beras premium Rp25.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia.


Selanjutnya, di pasar tradisional, pemantauan dilakukan di salah satu kios milik Mama Nandes yang berada di Jalur Satu, Distrik Dekai. Kios yang dikelola oleh Rita tersebut mencatat harga beras medium sebesar Rp20.000 per kilogram dan beras premium Rp25.000 per kilogram, serta tidak menyediakan beras curah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Distrik Dekai masih relatif stabil di kedua lokasi tersebut.


Satgas Pangan Polres Yahukimo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.


Kegiatan pemantauan berlangsung dalam situasi aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bahan laporan di lapangan.

Polres Jayawijaya Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Pootikelek

  


Jayawijaya — Polres Jayawijaya melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, melalui pengecekan di retail modern dan pasar tradisional.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Usaha Baru yang berlokasi di Jalan Safri Darwin, Wamena. Toko milik Karim tersebut menjual beras premium dengan harga Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia di lokasi tersebut.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di pasar tradisional, tepatnya di Pasar Pootikelek pada Kios Yayan yang beralamat di Jalan SD Percobaan. Kios milik Sardhan tersebut mencatat harga beras premium sebesar Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram, serta tidak menyediakan beras curah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Jayawijaya relatif stabil di kedua lokasi tersebut, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Polres Jayawijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bahan laporan di lapangan.

Patroli Polres Tolikara Jaga Stabilitas Kamtibmas di Karubaga Tetap Kondusif

 


Jayapura – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran Polres Tolikara melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan berlangsung dengan aman serta lancar. Kamis (26/3/2026)


Patroli ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tolikara, IPDA Kasrim, S.E, didampingi Kanit Provos AIPTU Enos Waroi, serta melibatkan sekitar 20 personel Polres Tolikara.


Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel untuk memastikan kesiapan anggota di lapangan. Sepuluh menit kemudian, patroli dimulai menggunakan dua kendaraan dinas roda empat dengan menyisir sejumlah titik strategis di Distrik Karubaga. 


Rute patroli meliputi Jalan Ampera Bawah, Jalan Pemuda, Jalan Giling Batu, Jalan Kogome, Perempatan Tugu Salib, Jalan Kota Baru yang kemudian melakukan pemantauan aktivitas masyarakat sekaligus mengamati situasi keamanan di lokasi tersebut.


Selanjutnya tim patroli kembali bergerak menuju ke wilayah Kota Baru, Perempatan Tugu Salib, Jalan Irian, Pertigaan Bank Papua, Jalan Kodim 1716/Tolikara, Jalan Pemuda, Jalan Ebenhaizer hingga Jalan Atas Ampera. 


Dari hasil pemantauan selama patroli berlangsung, situasi di wilayah Kota Karubaga dan sekitarnya secara umum dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.


Kasat Binmas Polres Tolikara, IPDA Kasrim, S.E, menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kegiatan patroli ini merupakan upaya preventif untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga. Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.


Lanjut IPDA Kasrim menambahkan bahwa kesiapsiagaan personel akan terus ditingkatkan.


“Kami akan terus melaksanakan patroli secara rutin dan terukur, serta memastikan seluruh personel selalu siap siaga dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Tolikara,” tegasnya.


Dengan terlaksananya kegiatan patroli ini, Polres Tolikara berharap kehadiran polisi di lapangan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga di Karubaga dan sekitarnya.