View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

24/01/26

Belum Sepekan Menjabat, Kasat Narkoba Polres Pasuruan Kota Langsung Ungkap Peredaran Sabu 45,76 Gram

 


Pasuruan – Komitmen pemberantasan narkotika langsung ditunjukkan Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan Kota. Belum genap satu minggu menjabat sebagai Kasat Resnarkoba, AKP Ronny Margas, S.H., langsung “tancap gas” memimpin pengungkapan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu seberat 45,76 gram di wilayah Kecamatan Grati.


Pengungkapan tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, di pinggir jalan depan KUTT Suka Makmur Grati, Dusun Semambung, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Dua orang tersangka masing-masing berinisial J (43) dan M (51) berhasil diamankan oleh petugas.


Kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu di lokasi tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota dengan melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya dilakukan penindakan di lokasi kejadian.


Dari hasil penangkapan, petugas menemukan barang bukti dari tersangka J berupa 1 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 45,76 gram, 1 buah lampu bohlam warna putih, serta 1 unit handphone OPPO A31 warna hitam. Sementara dari tersangka M, petugas mengamankan 1 unit mobil Daihatsu Terios warna putih dan 1 unit handphone Vivo Y12s 2021 warna biru muda.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sabu tersebut merupakan milik tersangka J dan rencananya akan diedarkan kepada seseorang berinisial I di wilayah Grati dengan harga Rp650.000. Selanjutnya, kedua tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polres Pasuruan Kota guna proses penyidikan lebih lanjut.


Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal terkait lainnya sesuai penyesuaian dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 dan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana berat.


Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota, AKP Ronny Margas, S.H., menyampaikan bahwa pengungkapan ini menjadi langkah awal dalam upaya serius memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


“Walaupun saya baru menjabat, kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat. Tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba di wilayah Pasuruan Kota. Ini adalah komitmen kami untuk terus menekan peredaran narkotika sampai ke jaringan teratasnya,” ujar AKP Ronny Margas.


Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi atas kinerja cepat jajaran Satresnarkoba.


“Saya mengapresiasi langkah cepat Kasat Narkoba dan jajarannya. Belum genap satu minggu menjabat sudah mampu mengungkap kasus besar. Ini menunjukkan semangat dan keseriusan Polres Pasuruan Kota dalam memerangi narkoba demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda,” tegas AKBP Titus Yudho Uly.


Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota terus melaksanakan langkah-langkah lanjutan berupa pelengkapan administrasi penyidikan, pemeriksaan saksi dan tersangka, pengiriman barang bukti ke laboratorium forensik, serta koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Perkuat Sinergi dengan SMA Negeri 1 Sarmi melalui Kunjungan Kamtibmas

 


Jayapura – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis dengan lingkungan pendidikan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena, Ipda Syarifuddin, S.Sos., melaksanakan kunjungan ke SMA Negeri 1 Sarmi pada Jumat (23/01/2026).


Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Sarmi, Bapak Ely Mapling, serta Ibu Herlinda selaku Sekretaris Dinas (Sekdis) Sarmi Kota. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan ketua komite sekolah guna membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekolah.


Adapun tujuan kunjungan ini adalah untuk menjalin komunikasi yang baik antara Kepolisian dan pihak sekolah, mengecek secara langsung kondisi keamanan di lingkungan SMA Negeri 1 Sarmi, serta menyerap aspirasi berupa saran dan masukan dari pihak sekolah terkait potensi gangguan kamtibmas.


Dalam pertemuan tersebut, Ipda Syarifuddin menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada pihak sekolah, para guru, dan siswa agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Ia juga mengimbau para siswa untuk menjauhi minuman keras (miras), narkoba, serta menghindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Selain itu, Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya penyelesaian setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekolah secara arif dan bijaksana melalui musyawarah sesuai dengan aturan yang berlaku, serta mengajak pihak sekolah untuk segera berkoordinasi dengan Kepolisian apabila terjadi gangguan kamtibmas.


Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan beberapa permasalahan yang sering terjadi, di antaranya keributan antar siswa yang dipicu pengaruh minuman keras, serta pencurian dua unit mesin pompa air di lingkungan sekolah. Menyikapi hal tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Sarmi Bapak Ely Mapling meminta dukungan pengamanan dari pihak Kepolisian, khususnya pada jam sekolah pukul 07.00 WIT hingga 15.00 WIT, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.


Menutup kunjungannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena mengimbau kepada pihak sekolah, para guru, orang tua, dan seluruh siswa untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, serta tidak ragu melaporkan setiap kejadian atau potensi gangguan keamanan kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui Call Center Polri 110, demi terwujudnya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.


“Kami siap bersinergi dengan pihak sekolah untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Sarmi dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Ipda Syarifuddin.


Polsek Elikobel Dukung Program Ketahanan Pangan dengan Pembersihan Lahan Jagung Seluas 2 HA

 


Jayapura – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Elikobel, Polres Merauke, melaksanakan kegiatan pengecekan, pembersihan lahan, serta pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsistan) pada Jumat (23/01/2026) di lahan binaan milik Bapak Organes, Kampung Sipias, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Elikobel Bripka I Putu Sujatmika Hadi Permana bersama Kanit Provos Polsek Elikobel Aiptu Dedi Yudha Manggala Supit, dengan lokasi lahan berada di Jalan Poros Trans Papua, tepatnya di depan simpang PT APM. Lahan seluas 2 HA tersebut direncanakan akan ditanami jagung hibrida sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pangan di wilayah Distrik Elikobel.


Kapolsek Elikobel, IPTU Muchsin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.


“Polsek Elikobel terus berupaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukum kami. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan hasil produksi pertanian sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi,” ujar IPTU Muchsin.


Ia menambahkan, pembersihan lahan jagung tersebut telah selesai dilaksanakan dan saat ini lahan siap untuk dilakukan penanaman. Selain itu, Polsek Elikobel juga memberikan bantuan alsistan guna mendukung kelancaran kegiatan pertanian masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polsek Elikobel menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan serta mendorong pemanfaatan lahan produktif secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Merauke.


Danrem 083/Bdj Lepas Kepulangan Wapres Ke-13 RI K.H. Ma’ruf Amin dari Malang

 


Malang — Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, melepas kepulangan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, usai melaksanakan rangkaian kunjungan kerja di wilayah Malang Raya. Prosesi pelepasan berlangsung di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (23/01/2025).


Pelepasan tersebut menjadi penutup dari agenda kenegaraan K.H. Ma’ruf Amin di Malang, yang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Danrem 083/Bdj hadir langsung memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan sesuai prosedur pengamanan VVIP.


Kolonel Inf Kohir menyampaikan bahwa TNI bersama unsur terkait telah melaksanakan pengamanan secara maksimal sejak kedatangan hingga kepulangan Wakil Presiden ke-13 RI. Seluruh personel disiagakan dengan pendekatan profesional guna menjamin kenyamanan dan keamanan selama berada di wilayah Malang Raya.


“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan Bapak K.H. Ma’ruf Amin, termasuk kepulangan dari Malang, berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung tugas-tugas kenegaraan,” ujar Danrem.


Usai prosesi pelepasan, rombongan Wakil Presiden ke-13 RI bertolak meninggalkan Bandara Abdulrachman Saleh dengan pengamanan ketat namun tetap humanis. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa kendala berarti.


Kehadiran dan kunjungan K.H. Ma’ruf Amin di Malang diharapkan memberikan energi positif bagi masyarakat serta memperkuat nilai kebangsaan, persatuan, dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.(Penrem 083)

23/01/26

Polres Yahukimo Gelar Sosialisasi DIPA dan Penandatanganan Pakta Integritas TA 2026

  


Dekai – Polres Yahukimo menggelar kegiatan Sosialisasi DIPA dan Penyerahan RKA-K/L, Rencana Pendistribusian Anggaran serta Penandatanganan Pakta Integritas Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Aula Braza Polres Yahukimo, Jumat (23/1/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino, S.H., M.H., dan dihadiri oleh Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, perwira, hingga bamin dan operator satfung Polres Yahukimo.


Dalam sambutannya, Kapolres Yahukimo menekankan pentingnya sosialisasi DIPA sebagai pedoman pelaksanaan program dan kegiatan di lingkungan Polres Yahukimo selama Tahun Anggaran 2026. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar mengelola anggaran secara akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab, sesuai dengan peraturan yang berlaku.


“Anggaran yang diberikan negara harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Yahukimo,” tegas Kapolres.


Selanjutnya, Kabag Ren Polres Yahukimo AKP Taufik memaparkan materi terkait DIPA dan RKA-K/L Tahun Anggaran 2026, termasuk rencana pendistribusian anggaran kepada masing-masing satuan fungsi. Paparan tersebut bertujuan agar seluruh satker memahami alokasi anggaran serta mekanisme penggunaannya secara tepat sasaran.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh para pejabat terkait, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang bersih, profesional, dan bebas dari penyimpangan. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Rencana Distribusi Anggaran (Rendisgar).


Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam menyongsong pelaksanaan tugas Polres Yahukimo di Tahun Anggaran 2026.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Fakhiri: Papua Bukan Ujung Negeri, tapi Gerbang Pasifik

 


Jayapura — Gubernur Papua Mathius Fakhiri mendorong penguatan pengelolaan kawasan perbatasan melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan peningkatan konektivitas wilayah. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Panja Perbatasan Wilayah Negara bersama Komisi II DPR RI, Rabu (21/1/2026).


Dalam forum tersebut, Mathius menegaskan bahwa pengelolaan kawasan perbatasan harus menjadi bagian integral dari strategi pembangunan nasional. Menurutnya, wilayah perbatasan bukan sekadar garis terluar negara, melainkan beranda depan yang menentukan kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat.


“Pengelolaan kawasan perbatasan merupakan bagian integral yang tidak terpisahkan dari kepentingan pembangunan suatu negara,” ujar Mathius.


Ia menjelaskan, Papua memiliki karakteristik perbatasan yang unik karena mencakup perbatasan darat dan laut. Perbatasan darat Indonesia–Papua New Guinea (PNG) berada di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom. Sementara perbatasan laut meliputi wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Supiori yang berbatasan langsung dengan Republik Palau.


Dalam rapat tersebut, Gubernur Papua mengusulkan pembangunan dua Pos Lintas Batas Negara, yakni di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, dan di Kota Jayapura. Pembangunan PLBN dinilai penting untuk memperkuat pengawasan wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan.


Selain itu, Mathius menyoroti pentingnya pembukaan akses menuju kampung-kampung perbatasan yang selama ini masih terisolasi. Pengembangan konektivitas diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi.


Menurutnya, keterhubungan antarwilayah juga akan memperkuat interaksi sosial masyarakat lintas batas serta mendukung stabilitas kawasan perbatasan.


Di luar pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Papua juga mendorong kerja sama sister province dan sister city dengan wilayah di PNG dan kawasan Pasifik. Kerja sama tersebut mencakup bidang olahraga, kepemudaan, kebudayaan, dan pendidikan, termasuk dengan mengundang delegasi PNG dalam berbagai festival budaya di Papua.


Mathius menegaskan posisi strategis Papua dalam konstelasi regional Pasifik.

“Papua adalah pintu gerbang Pasifik,” tegasnya.

Gubernur Papua Temui Menteri HAM, Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Pusat–Daerah

 


Jakarta — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan audiensi dengan Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka percepatan pembangunan di Tanah Papua.


Dalam audiensi itu, Gubernur Fakhiri menyampaikan apresiasi atas kesediaan Menteri HAM meluangkan waktu untuk berdiskusi mengenai berbagai dinamika pembangunan di Papua. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan seluruh elemen masyarakat guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Menteri HAM Natalius Pigai memberikan sejumlah masukan strategis, khususnya terkait pentingnya penerjemahan kebijakan nasional agar selaras dengan nilai budaya, kearifan lokal, serta karakteristik masyarakat Papua. Menurutnya, kesesuaian kebijakan dengan konteks lokal menjadi kunci agar program pemerintah dapat diterima dan dirasakan manfaatnya secara optimal.


Gubernur Papua menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah pusat diimplementasikan secara kontekstual sesuai dengan potensi dan kebutuhan riil masyarakat Papua. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan serta memperoleh dukungan luas dari masyarakat.


Audiensi dengan Menteri HAM ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan Gubernur Papua dengan sejumlah menteri di Jakarta. Langkah tersebut dilakukan mengingat masa kepemimpinannya yang masih relatif baru, yakni sekitar tiga bulan, sebagai upaya membangun fondasi komunikasi yang kuat dengan pemerintah pusat.


Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua berencana melanjutkan audiensi dengan beberapa kementerian lain guna memperkuat kolaborasi lintas sektor demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Tanah Papua.

Sinergi Polri dan TVRI Luncurkan Program "Rasa Bhayangkara Nusantara" Guna Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengikuti rapat koordinasi terpusat bersama Mabes Polri dan TVRI terkait rencana peluncuran program tayangan televisi bertajuk “Rasa Bhayangkara Nusantara”. 


Program ini merupakan langkah strategis Polri dalam mendukung program unggulan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat yang dilaksanakan secara daring via Zoom Meeting pada Jumat (23/01/2026) ini, berpusat di Mako Polda Papua Koya Koso.


Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. Lemdiklat Polri, Irjen Pol Nurworo Danang, S.I.K., dalam arahannya menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif antara Wakapolri dengan Direktur TVRI. Inti dari kerja sama ini adalah mempublikasikan peran aktif Polri dalam membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini telah tersebar di seluruh pelosok Indonesia.


“Polri berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat. Lewat program 'Rasa Bhayangkara Nusantara', kita akan mengedukasi masyarakat mengenai proses pengolahan makanan yang higienis dan bergizi yang dilakukan di SPPG Polri,” ujar Irjen Pol Nurworo Danang.


Selain sebagai sarana publikasi, program ini didasari oleh buku menu dengan judul yang sama, yang memuat 80 menu terbaik hasil produksi 330 SPPG Polri dari Aceh hingga Papua. Menu-menu tersebut disusun dengan melibatkan ahli kuliner, pakar gizi dari Universitas Indonesia, dan ahli komunikasi untuk memastikan kualitas nutrisi serta daya tarik rasa khas daerah masing-masing.


Tim Produksi TVRI memaparkan bahwa "Rasa Bhayangkara Nusantara" akan dikemas dalam format variety show berdurasi 26 menit. Program ini tidak hanya menampilkan demo masak (cooking show), tetapi juga memberikan edukasi nilai gizi, wawancara narasumber kompeten, hingga testimoni langsung dari penerima manfaat seperti pelajar dan ibu hamil.


Pada musim pertama (Season 1), sebanyak 20 episode akan diproduksi dengan menonjolkan 40 menu pilihan. Proses pengambilan gambar direncanakan akan dimulai serentak pada 27 Januari 2026.


Dalam rapat tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. yang diwakili PS. Paur Urpullahinfodok, IPTU Agus Hadiyanto, S.Kom., M.H. menyatakan kesiapannya untuk mendukung penyediaan data visual dan dokumentasi lapangan (footage) terkait aktivitas SPPG di wilayah Papua. Hal ini bertujuan agar peran Polri di tanah Papua dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui gizi yang baik dapat tersampaikan dengan luas ke seluruh masyarakat Indonesia.


Melalui program ini, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan tangguh.