View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

07/11/26

Jumat Keliling di Masjid Nur Rahmat, Kapolres Sarmi Serap Aspirasi dan Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas


 

Jayapura – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat, Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Nur Rahmat, Kabupaten Sarmi, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, tidak hanya melalui tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tetapi juga dengan membuka ruang dialog untuk mendengarkan aspirasi, masukan, serta keluhan warga.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sarmi menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Keliling menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya umat Muslim di Kabupaten Sarmi.


“Kami dari Polres Sarmi hadir bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga mengajak seluruh jamaah dan masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan di Kabupaten Sarmi. Kami berharap adanya kerja sama dan kepedulian dari seluruh masyarakat sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ungkap Kapolres.


Kehadiran Kapolres Sarmi bersama jajaran mendapat sambutan positif dari para jamaah Masjid Nur Rahmat. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.


Selain bersilaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan para jamaah untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang dirasakan di lingkungan mereka. Salah satu masukan yang disampaikan adalah permintaan agar kepolisian meningkatkan patroli guna menertibkan anak-anak yang bermain petasan atau mercon, khususnya pada waktu pelaksanaan ibadah karena dapat mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan jamaah.


Menanggapi aspirasi tersebut, AKBP Ruben Palayukan menyambut baik masukan masyarakat dan menyampaikan bahwa Polres Sarmi akan menindaklanjutinya melalui peningkatan patroli serta langkah-langkah pencegahan di lingkungan sekitar masjid.


Ia menegaskan bahwa setiap informasi dan keluhan masyarakat menjadi perhatian kepolisian sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban.


Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama antara kepolisian, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat harus terus dijaga.


Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, Polres Sarmi berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin erat, sekaligus memastikan berbagai aspirasi warga dapat didengar dan ditindaklanjuti.


Polantas Karib Sambangi SMA 2 YPK Mandala, Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini



Jayapura – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Biak Numfor melalui program Polantas Karib melaksanakan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar SMA 2 YPK Mandala, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan edukatif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.


Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas Polres Biak Numfor memberikan pemahaman secara langsung kepada para pelajar dan dewan guru mengenai berbagai aturan serta etika berlalu lintas di jalan raya.


Adapun materi yang disampaikan meliputi kewajiban menggunakan helm berstandar SNI, larangan menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, larangan berkendara bagi anak di bawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta pentingnya mematuhi rambu-rambu dan marka jalan.


Para pelajar tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain menyimak materi yang disampaikan, mereka juga aktif mengajukan pertanyaan terkait aturan lalu lintas dan keselamatan berkendara.


Kasat Lantas Polres Biak Numfor Iptu Yunia Setioningrum, S.Tr.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi melalui program Polantas Karib merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 yang mengedepankan langkah preemtif dan preventif, khususnya bagi kalangan pelajar.


“Melalui Polantas Karib ini, kami ingin menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini kepada para pelajar. Mereka merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi atau tilang, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Pihak SMA 2 YPK Mandala turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sat Lantas Polres Biak Numfor atas edukasi yang diberikan. Kegiatan tersebut dinilai bermanfaat dalam menambah wawasan serta membangun kesadaran pelajar mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.


Melalui kegiatan Polantas Karib ini, Polres Biak Numfor berharap para pelajar semakin memahami aturan lalu lintas, tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, serta mampu menjadi contoh dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas.

 

Wujud Kepedulian Hari Bakti Kemenimipas, Imigrasi Ponorogo Bantu Warga Dusun Sidowayah

 


PONOROGO – Memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2 Tahun 2026, Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ponorogo bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyaluran air bersih dan pembagian sembako di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/11/2026).


Kegiatan ini melibatkan perwakilan pegawai Kantor Imigrasi Ponorogo, petugas BPBD Kabupaten Ponorogo, camat, perangkat desa, serta relawan. Kolaborasi lintas instansi dan unsur masyarakat tersebut menjadi wujud kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.


Dalam sambutannya, Kepala BPBD Kabupaten Ponorogo yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Agung Prasetyo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi yang terjalin bersama Kantor Imigrasi Ponorogo.


Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan keterlibatan dan peran aktif seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pihak swasta, organisasi masyarakat, relawan, hingga masyarakat.


Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pengisian tandon air, pembagian air bersih secara langsung, serta penyerahan paket sembako kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.


Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Ponorogo berupaya memaknai peringatan Hari Bakti Kemenimipas tidak hanya sebagai momentum pengabdian dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.


“Kami berharap bantuan air bersih dan sembako ini dapat meringankan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Terima kasih kepada BPBD Kabupaten Ponorogo, pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta seluruh pihak yang telah bersinergi. Semoga kolaborasi dan semangat gotong royong ini terus terjaga sehingga kehadiran kami dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo. :::

06/11/26

Bersama Masyarakat, Siswa Seskoad Dorong Pencegahan Karhutla di HST

 


HULU SUNGAI TENGAH – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun 2026 kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (6/11/2026).


Kegiatan penyuluhan tersebut menjadi salah satu langkah edukatif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai faktor penyebab terjadinya Karhutla, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.


Mayor Kav Yudhi Adam, mewakili para Perwira Siswa (Pasis) Seskoad  melaksanakan program penyuluhan Karhutla di wilayah Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Nateh atas sambutan serta partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.


Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan, khususnya terkait teknis pencegahan, faktor penyebab, hingga dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menerima kedatangan kami dengan baik. Kami juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang aktif bertanya dan mengikuti penyuluhan ini," ungkapnya.


Lebih lanjut, Mayor Kav Yudhi Adam berharap melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen masyarakat, TNI, dan aparat kewilayahan dapat bersinergi dalam mencegah terjadinya Karhutla.


Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama karena mencegah terjadinya kebakaran jauh lebih baik dibandingkan harus melakukan penanganan setelah kebakaran terjadi.


"Harapan besar kami, melalui kegiatan ini kita semua dapat bersama-sama mencegah Karhutla. Karena lebih baik mencegah daripada menangani. Secepat apa pun kita menyelesaikan suatu permasalahan atau kebakaran, tentu akan lebih baik apabila kebakaran itu tidak sampai terjadi," tegasnya.


Sementara itu, Sekretaris Desa Nateh, Sahruji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Seskoad atas pelaksanaan sosialisasi yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.


Ia mengatakan, masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut karena mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai cara mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Seskoad yang telah memberikan materi tentang sosialisasi Karhutla. Alhamdulillah, masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena menjadi tambahan ilmu dan pengetahuan bagi kami tentang bagaimana cara menangani kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.


Sahruji berharap, pengetahuan yang telah diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat.


"Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami cara mencegah Karhutla sehingga ke depannya tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Nateh," harapnya.


Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan wilayah Hulu Sungai Tengah yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(pen1002hst).

Jaga Ketertiban Umum, Wabup Jayapura Ajak Masyarakat Tolak Pemalakan dan Pemalangan


Jayapura – Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., mengimbau masyarakat untuk menghentikan segala bentuk aksi pemalakan dan pemalangan jalan yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Jayapura.


Ia menegaskan bahwa tindakan pemalakan dan pemalangan jalan tidak hanya merugikan pengguna jalan, tetapi juga dapat menghambat aktivitas perekonomian, pelayanan publik, serta mobilitas masyarakat yang membutuhkan akses transportasi secara aman dan lancar.


Menurut Haris, setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan dialog yang baik, bukan dengan melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum.


“Masyarakat harus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan lagi melakukan aksi pemalakan maupun pemalangan jalan karena tindakan tersebut dapat mengganggu aktivitas orang lain dan merugikan masyarakat secara luas. Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan cara-cara yang baik,” tegas Haris.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pemerintah kampung untuk berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.


Lebih lanjut, Haris berharap adanya kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum dan akses jalan sebagai sarana yang digunakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.


Pemerintah Kabupaten Jayapura mengharapkan dukungan seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan serta aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan dengan baik.


Melalui imbauan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga toleransi, serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.

Jumat Keliling di Masjid Al-Amin, Wakapolda Papua Ajak Jamaah Bersama Jaga Kamtibmas dan Kerukunan


 

Jayapura – Polda Papua kembali melaksanakan program Quick Wins 1.6 Polisi Bersama Masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al-Amin, Jalan Krisna No. 3B, Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Papua, yakni Karo Logistik Kombes Pol. Ronny Tri Prasetyo N, S.I.K., M.Si., Dir Lantas Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., dan Dir Resnarkoba Kombes Pol. Dr. Alfian, S.I.K., M.Si.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan ibadah Salat Jumat bersama jamaah Masjid Al-Amin. Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Mukhlis Daud, S.Pd.I., bertindak sebagai khatib dengan mengangkat tema “Keutamaan, Hakikat, dan Cara Merawat Keistiqamahan (Istiqamah) di Jalan Allah SWT.”


Dalam khutbahnya, khatib mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga keimanan dan ketakwaan serta konsisten menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.


Ia juga menjelaskan bahwa istiqamah merupakan keteguhan hati dalam menjalankan kebaikan secara berkesinambungan. Mengacu pada Q.S. Fussilat ayat 30, orang-orang yang beriman dan istiqamah akan memperoleh ketenangan jiwa, dijauhkan dari rasa takut dan kesedihan, serta mendapatkan kabar gembira berupa balasan surga.


Selain itu, jamaah diajak membiasakan amalan-amalan kecil yang dilakukan secara rutin, menjaga keikhlasan, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta memperkuat ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.


Usai pelaksanaan Salat Jumat yang dipimpin oleh Ustaz Dr. H. Muhammad Abdul Muki, S.MA., Wakapolda Papua bersama para pejabat utama melaksanakan silaturahmi dengan pengurus masjid dan jamaah.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


Masyarakat juga diharapkan terus meningkatkan kepedulian sosial, mempererat hubungan antarsesama, menjaga kerukunan, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat memecah belah persatuan.


Kegiatan Jumat Keliling ini sekaligus menjadi sarana komunikasi langsung antara Polri dengan masyarakat, sehingga berbagai pesan kamtibmas dapat disampaikan melalui pendekatan keagamaan dan silaturahmi yang penuh kekeluargaan.


Melalui Quick Wins 1.6, Polda Papua berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis.

 

Gerak Cepat Polres Merauke dan Warga, Kebakaran Lahan di Distrik Semangga Berhasil Dipadamkan

  


Jayapura – Respons cepat ditunjukkan personel Polsubsektor Semangga bersama masyarakat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di RT 09 Kampung Marga Mulya, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Kamis (05/11/2026).


Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 15.30 WIT setelah Kapolsubsektor Semangga Aiptu Suradi bersama personel piket, Briptu Muhamad Syahri Ramadan, menerima informasi dari Serma Ahmad Daeng mengenai adanya kebakaran lahan di wilayah tersebut.


Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsubsektor Semangga segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.


Setibanya di lokasi, personel kepolisian bersama masyarakat setempat, khususnya warga RT 09, langsung bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, berupa lima tangki semprot dan ranting pohon.


Berkat respons cepat serta kerja sama seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIT. Berdasarkan perkiraan di lapangan, luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 4 hektare.


Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M., menyampaikan apresiasi kepada personel Polsubsektor Semangga dan masyarakat yang telah bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran tersebut.


Menurutnya, sinergi dan kepedulian bersama sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas serta meminimalkan dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan.


“Respons cepat terhadap setiap informasi kebakaran sangat penting agar api dapat segera ditangani sebelum meluas. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolres.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele kebakaran lahan, karena api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak lebih besar apabila tidak segera ditangani.


Kehadiran personel kepolisian dalam penanganan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan Polri dalam merespons laporan masyarakat, sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.


Melalui kejadian ini, Polres Merauke mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan mudah terbakar.


Masyarakat juga diminta untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga.


Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya kebakaran lahan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sedini mungkin.


Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah serta menangani Karhutla. Dengan kepedulian dan tindakan cepat bersama, lingkungan tetap terjaga dan masyarakat dapat terhindar dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

 

Manunggal dan Tanggap, Kodim 1002/HST Dukung Gerakan Peduli Lingkungan

 


BARABAI – Wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) bersama pemerintah daerah, pemuda, relawan, dan masyarakat melaksanakan aksi bersih-bersih Sungai Barabai dan sekitarnya dalam rangka Festival Pemuda Menyala sekaligus memperingati World Cleanup Day 2026. 


Kegiatan berlangsung di Siring Juwita Barabai, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (6/11/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 hingga 09.00 WITA tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur, sebagai bentuk nyata sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan aliran Sungai Barabai.


Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda HST H. M. Pajaruddin, S.T., Ketua TP PKK Kabupaten HST Deny Era Yulyantie, Ketua KNPI Kabupaten HST Nadea Rizky Ananda, A.Md.Kom., para asisten dan staf ahli bupati, kepala SOPD, para camat, anggota TNI-Polri, perwakilan instansi pemerintahan, serta relawan peduli lingkungan.


Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang aliran Sungai Barabai dan kawasan sekitarnya. Sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diangkut menggunakan truk Dinas Lingkungan Hidup untuk penanganan lebih lanjut.


Aksi tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga merupakan ajakan nyata kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan sungai. Terlebih, sampah plastik yang sulit terurai berpotensi mencemari lingkungan, merusak ekosistem perairan, serta menghambat aliran sungai yang dapat meningkatkan risiko banjir.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Kav Perri Pujarama, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa keterlibatan Kodim 1002/HST dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.


Menurutnya, menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kesadaran seluruh elemen masyarakat.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap lingkungan. Sungai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sehingga harus kita jaga kebersihan dan kelestariannya. Jangan sampai sungai menjadi tempat pembuangan sampah," ungkapnya.


Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan dengan membiasakan perilaku hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, serta turut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai.


"Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan. Lingkungan yang bersih dan sungai yang terjaga akan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang," tambahnya.


Melalui kegiatan Festival Pemuda Menyala dan World Cleanup Day 2026 ini, diharapkan semangat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemuda, relawan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang bersih, sehat, dan lestari.(pen1002hst).