View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

06/11/26

Bersama Masyarakat, Siswa Seskoad Dorong Pencegahan Karhutla di HST

 


HULU SUNGAI TENGAH – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun 2026 kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (6/11/2026).


Kegiatan penyuluhan tersebut menjadi salah satu langkah edukatif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai faktor penyebab terjadinya Karhutla, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.


Mayor Kav Yudhi Adam, mewakili para Perwira Siswa (Pasis) Seskoad  melaksanakan program penyuluhan Karhutla di wilayah Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Nateh atas sambutan serta partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.


Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan, khususnya terkait teknis pencegahan, faktor penyebab, hingga dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menerima kedatangan kami dengan baik. Kami juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang aktif bertanya dan mengikuti penyuluhan ini," ungkapnya.


Lebih lanjut, Mayor Kav Yudhi Adam berharap melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen masyarakat, TNI, dan aparat kewilayahan dapat bersinergi dalam mencegah terjadinya Karhutla.


Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama karena mencegah terjadinya kebakaran jauh lebih baik dibandingkan harus melakukan penanganan setelah kebakaran terjadi.


"Harapan besar kami, melalui kegiatan ini kita semua dapat bersama-sama mencegah Karhutla. Karena lebih baik mencegah daripada menangani. Secepat apa pun kita menyelesaikan suatu permasalahan atau kebakaran, tentu akan lebih baik apabila kebakaran itu tidak sampai terjadi," tegasnya.


Sementara itu, Sekretaris Desa Nateh, Sahruji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Seskoad atas pelaksanaan sosialisasi yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.


Ia mengatakan, masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut karena mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai cara mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Seskoad yang telah memberikan materi tentang sosialisasi Karhutla. Alhamdulillah, masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena menjadi tambahan ilmu dan pengetahuan bagi kami tentang bagaimana cara menangani kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.


Sahruji berharap, pengetahuan yang telah diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat.


"Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami cara mencegah Karhutla sehingga ke depannya tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Nateh," harapnya.


Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan wilayah Hulu Sungai Tengah yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(pen1002hst).

Jaga Ketertiban Umum, Wabup Jayapura Ajak Masyarakat Tolak Pemalakan dan Pemalangan


Jayapura – Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., mengimbau masyarakat untuk menghentikan segala bentuk aksi pemalakan dan pemalangan jalan yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Jayapura.


Ia menegaskan bahwa tindakan pemalakan dan pemalangan jalan tidak hanya merugikan pengguna jalan, tetapi juga dapat menghambat aktivitas perekonomian, pelayanan publik, serta mobilitas masyarakat yang membutuhkan akses transportasi secara aman dan lancar.


Menurut Haris, setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan dialog yang baik, bukan dengan melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum.


“Masyarakat harus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan lagi melakukan aksi pemalakan maupun pemalangan jalan karena tindakan tersebut dapat mengganggu aktivitas orang lain dan merugikan masyarakat secara luas. Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan cara-cara yang baik,” tegas Haris.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pemerintah kampung untuk berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.


Lebih lanjut, Haris berharap adanya kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum dan akses jalan sebagai sarana yang digunakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.


Pemerintah Kabupaten Jayapura mengharapkan dukungan seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan serta aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan dengan baik.


Melalui imbauan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga toleransi, serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.

Jumat Keliling di Masjid Al-Amin, Wakapolda Papua Ajak Jamaah Bersama Jaga Kamtibmas dan Kerukunan


 

Jayapura – Polda Papua kembali melaksanakan program Quick Wins 1.6 Polisi Bersama Masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al-Amin, Jalan Krisna No. 3B, Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Papua, yakni Karo Logistik Kombes Pol. Ronny Tri Prasetyo N, S.I.K., M.Si., Dir Lantas Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., dan Dir Resnarkoba Kombes Pol. Dr. Alfian, S.I.K., M.Si.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan ibadah Salat Jumat bersama jamaah Masjid Al-Amin. Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Mukhlis Daud, S.Pd.I., bertindak sebagai khatib dengan mengangkat tema “Keutamaan, Hakikat, dan Cara Merawat Keistiqamahan (Istiqamah) di Jalan Allah SWT.”


Dalam khutbahnya, khatib mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga keimanan dan ketakwaan serta konsisten menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.


Ia juga menjelaskan bahwa istiqamah merupakan keteguhan hati dalam menjalankan kebaikan secara berkesinambungan. Mengacu pada Q.S. Fussilat ayat 30, orang-orang yang beriman dan istiqamah akan memperoleh ketenangan jiwa, dijauhkan dari rasa takut dan kesedihan, serta mendapatkan kabar gembira berupa balasan surga.


Selain itu, jamaah diajak membiasakan amalan-amalan kecil yang dilakukan secara rutin, menjaga keikhlasan, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta memperkuat ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.


Usai pelaksanaan Salat Jumat yang dipimpin oleh Ustaz Dr. H. Muhammad Abdul Muki, S.MA., Wakapolda Papua bersama para pejabat utama melaksanakan silaturahmi dengan pengurus masjid dan jamaah.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


Masyarakat juga diharapkan terus meningkatkan kepedulian sosial, mempererat hubungan antarsesama, menjaga kerukunan, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat memecah belah persatuan.


Kegiatan Jumat Keliling ini sekaligus menjadi sarana komunikasi langsung antara Polri dengan masyarakat, sehingga berbagai pesan kamtibmas dapat disampaikan melalui pendekatan keagamaan dan silaturahmi yang penuh kekeluargaan.


Melalui Quick Wins 1.6, Polda Papua berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis.

 

Gerak Cepat Polres Merauke dan Warga, Kebakaran Lahan di Distrik Semangga Berhasil Dipadamkan

  


Jayapura – Respons cepat ditunjukkan personel Polsubsektor Semangga bersama masyarakat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di RT 09 Kampung Marga Mulya, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Kamis (05/11/2026).


Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 15.30 WIT setelah Kapolsubsektor Semangga Aiptu Suradi bersama personel piket, Briptu Muhamad Syahri Ramadan, menerima informasi dari Serma Ahmad Daeng mengenai adanya kebakaran lahan di wilayah tersebut.


Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsubsektor Semangga segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.


Setibanya di lokasi, personel kepolisian bersama masyarakat setempat, khususnya warga RT 09, langsung bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, berupa lima tangki semprot dan ranting pohon.


Berkat respons cepat serta kerja sama seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIT. Berdasarkan perkiraan di lapangan, luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 4 hektare.


Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M., menyampaikan apresiasi kepada personel Polsubsektor Semangga dan masyarakat yang telah bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran tersebut.


Menurutnya, sinergi dan kepedulian bersama sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas serta meminimalkan dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan.


“Respons cepat terhadap setiap informasi kebakaran sangat penting agar api dapat segera ditangani sebelum meluas. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolres.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele kebakaran lahan, karena api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak lebih besar apabila tidak segera ditangani.


Kehadiran personel kepolisian dalam penanganan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan Polri dalam merespons laporan masyarakat, sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.


Melalui kejadian ini, Polres Merauke mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan mudah terbakar.


Masyarakat juga diminta untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga.


Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya kebakaran lahan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sedini mungkin.


Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah serta menangani Karhutla. Dengan kepedulian dan tindakan cepat bersama, lingkungan tetap terjaga dan masyarakat dapat terhindar dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

 

Manunggal dan Tanggap, Kodim 1002/HST Dukung Gerakan Peduli Lingkungan

 


BARABAI – Wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) bersama pemerintah daerah, pemuda, relawan, dan masyarakat melaksanakan aksi bersih-bersih Sungai Barabai dan sekitarnya dalam rangka Festival Pemuda Menyala sekaligus memperingati World Cleanup Day 2026. 


Kegiatan berlangsung di Siring Juwita Barabai, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (6/11/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 hingga 09.00 WITA tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur, sebagai bentuk nyata sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan aliran Sungai Barabai.


Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda HST H. M. Pajaruddin, S.T., Ketua TP PKK Kabupaten HST Deny Era Yulyantie, Ketua KNPI Kabupaten HST Nadea Rizky Ananda, A.Md.Kom., para asisten dan staf ahli bupati, kepala SOPD, para camat, anggota TNI-Polri, perwakilan instansi pemerintahan, serta relawan peduli lingkungan.


Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang aliran Sungai Barabai dan kawasan sekitarnya. Sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diangkut menggunakan truk Dinas Lingkungan Hidup untuk penanganan lebih lanjut.


Aksi tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga merupakan ajakan nyata kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan sungai. Terlebih, sampah plastik yang sulit terurai berpotensi mencemari lingkungan, merusak ekosistem perairan, serta menghambat aliran sungai yang dapat meningkatkan risiko banjir.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Kav Perri Pujarama, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa keterlibatan Kodim 1002/HST dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.


Menurutnya, menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kesadaran seluruh elemen masyarakat.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap lingkungan. Sungai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sehingga harus kita jaga kebersihan dan kelestariannya. Jangan sampai sungai menjadi tempat pembuangan sampah," ungkapnya.


Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan dengan membiasakan perilaku hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, serta turut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai.


"Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan. Lingkungan yang bersih dan sungai yang terjaga akan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang," tambahnya.


Melalui kegiatan Festival Pemuda Menyala dan World Cleanup Day 2026 ini, diharapkan semangat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemuda, relawan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang bersih, sehat, dan lestari.(pen1002hst).

Operasi Patuh Cartenz 2026 Hari ke-12, Polda Papua Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan


Jayapura – Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan edukasi dan imbauan kepada para pengendara kendaraan bermotor di depan Mako Polda Papua, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh KBO Ditlantas Polda Papua AKBP Martin W. Asmuruf, S.Sos., M.M., didampingi Kasi SIM Ditlantas Polda Papua Kompol La Liwuto, S.Sos., serta personel Ditlantas Polda Papua.


Sebelum kegiatan berlangsung, personel terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan yang dipimpin AKBP Martin W. Asmuruf. Selanjutnya, dilakukan pembagian tugas dan penempatan personel di sejumlah titik untuk memberikan edukasi secara langsung kepada para pengguna jalan.


Dalam arahannya, AKBP Martin W. Asmuruf menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan semangat dalam menjalankan tugas selama Operasi Patuh Cartenz 2026.


Ia juga mengingatkan agar seluruh personel senantiasa menjaga kesehatan, kondisi fisik, serta keselamatan selama bertugas di lapangan.


“Jangan sampai rasa lelah mengurangi kualitas pelayanan kita kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendekatan humanis harus tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan operasi. Personel diminta mengedepankan edukasi dan imbauan yang santun agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.


“Kita harus memberikan pemahaman bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.


Menurutnya, keberhasilan Operasi Patuh Cartenz 2026 tidak hanya dilihat dari penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.


Ia turut mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kekompakan, soliditas, dan koordinasi selama pelaksanaan tugas agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap para pengendara semakin disiplin dalam berlalu lintas, mulai dari melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, hingga mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.

 

Wakapolda Papua Pimpin Aksi Bersih-Bersih di Jembatan Merah Holtekamp, Wujudkan Green Policing Bersama Masyarakat

 


Jayapura – Polda Papua melaksanakan kegiatan program Green Policing dengan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Ujung Jembatan Merah Holtekamp, Kota Jayapura, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh personel Polda Papua.


Aksi bersih-bersih ini diawali dengan apel pengecekan personel, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan membersihkan lingkungan dan jalan di sekitar kawasan Jembatan Merah Holtekamp. 


Dalam arahannya, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir menyampaikan bahwa kegiatan Quick Wins 1.5 Green Policing merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.


“Quick Wins adalah langkah nyata kita untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, membangun kebersamaan, dan menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya.


Ia menjelaskan, Green Policing memiliki makna penting, yakni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekaligus menghadirkan sosok polisi yang humanis, ramah, dan bekerja berdampingan dengan masyarakat.


“Bersih-bersih hari ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kepercayaan antara Polri dengan masyarakat Papua,” ungkapnya.


Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pengabdian dan cerminan pelayanan kepada masyarakat.


“Kerendahan hati kita saat memungut sampah di jalanan merupakan bukti bahwa kita adalah pelayan masyarakat yang tulus. Mari laksanakan kegiatan ini dengan semangat, senyum, dan hati yang tulus,” pesannya.


Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan Green Policing, kesadaran menjaga kebersihan lingkungan semakin tumbuh sehingga tercipta lingkungan yang sehat serta suasana Papua yang aman dan damai.


Melalui kegiatan Green Policing, Polda Papua mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Sebab, menjaga kebersihan bukan hanya tentang menciptakan lingkungan yang indah, tetapi juga merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan, kenyamanan, dan masa depan Papua.

 

Polres Pasuruan Kota Imbau Masyarakat Waspadai Bahaya Tenggelam, Keselamatan Anak Jadi Tanggung Jawab Bersama

 


PASURUAN KOTA – Polres Pasuruan Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun perairan terbuka. Imbauan ini disampaikan menyusul musibah tenggelamnya seorang anak di Sungai Welang, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Kamis (5/11/2026).


Atas peristiwa tersebut, Polres Pasuruan Kota menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan pengawasan orang tua guna mencegah terulangnya musibah serupa.


Polres Pasuruan Kota mengingatkan masyarakat agar selalu mengawasi anak-anak ketika berada di sekitar sungai dan tidak membiarkan mereka bermain di perairan tanpa pendampingan orang dewasa.


Selain itu, anak-anak perlu diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko di sungai, seperti arus air yang deras, kedalaman yang tidak merata, serta tepian sungai yang licin.


Masyarakat juga diimbau untuk mengarahkan anak-anak bermain di tempat yang lebih aman serta saling mengingatkan apabila menemukan anak bermain di lokasi yang berisiko.


Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110 untuk mendapatkan bantuan.


Polres Pasuruan Kota mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan demi melindungi keselamatan anak-anak.


Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai musibah serupa kembali terjadi.